Anda di halaman 1dari 11

PROPOSAL

PENAWARAN
EKSPLORASI ANDESIT DENGAN
METODA GEOLISTRIK
[You can add an abstract or other key statement here. An abstract is
typically a short summary of the document content.]
PMC-Indonesia
Perumahan Permata Kopo No. B6A, RT 007 RW 011, Desa Sayati, Kecamatan Margahayu,
Kabupaten Bandung, 40228
Tel +6285323766396
E-mail : purnamaminingconsulting@gmail.com
TABLE OF CONTENTS
Daftar Isi
USULAN TEKNIS ________________________________________________________________________________________ 1
SPESIFIKASI DAN DETAIL PEKERJAAN _________________________________________________________ 2
PROSEDUR PEKERJAAN ________________________________________________________________________________ 5
Rencana Kerja & ANGGARAN BIAYA ______________________________________________________________ 8
KONTAK INFORMASI ____________________________________________________________________________________ 9
Company Information __________________________________________________________________________________ 9

USULAN TEKNIS
Page 1
USULAN TEKNIS
EKSPLORASI BATUANDESIT
DENGAN METODE GEOLISTRIK

I. PENDAHULUAN
Batuan dan mineral yang ada di bumi memiliki sifat-sifat listrik seperti : potensial listrik
alami, konduktivitas listrik, dan konstanta dielektrik. Ada berbagai metode yang dilakukan
untuk mengetahui kondisi di bawah permukaan tanah. Salah satunya adalah metode
geolistrik. Metode ini dapat dijadikan cara untuk menyelidiki sifat listrik di dalam bumi melalui
respon yang ditangkap dari dalam tanah berupa beda potensial, arus listrik, dan medan
elektromagnetik.
Metode geolistrik resistivitas atau tahanan jenis adalah salah satu dari jenis metode
geolistrik yang digunakan untuk mempelajari keadaan bawah permukaan dengan cara
mempelajari sifat aliran listrik di dalam batuan di bawah permukaan bumi. Berdasarkan pada
tujuan penyelidikan metode resistivitas dibedakan menjadi dua yaitu mapping dan sounding.
Metode geolistrik resistivitas mapping merupakan metode resistivitas yang bertujuan
mempelajari variasi resistivitas lapisan bawah permukaan secara horizontal. Sedangkan
metode resistivitas sounding bertujuan untuk mempelajari variasi resistivitas lapisan bawah
permukaan bumi secara vertikal.
Terdapat banyak aturan penempatan elektrode (konfigurasi elektrode) yang digunakan
dalam metode resistivitas. Beberapa konfigurasi elektrode pada penerapan metode
resistivitas diantaranya adalah konfigurasi Wenner, konfigurasi Schlumberger dan konfigurasi
Dipole-dipole.

II. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dari dilakukannya penyelidikan batuandesit dengan metode geolistrik
konfigurasi wennerini adalah untuk mengetahui pola sebaran dari batuandesit tersebut serta
untuk mendapatkan zonasi batuandesit yang potensial yang berguna untuk rekomendasi
penyelidikan lanjutan.
SPESIFIKASI DAN DETAIL PEKERJAAN
Page 2
SPESIFIKASI DAN DETAIL PEKERJAAN
1. Pekerjaan Pengukuran Geolistrik Andesit
a. Lingkup Pekerjaan
Pengukuran Geolistrik untuk kepentingan eksplorasi;
Panjang lintasan yang dapat dicapai dalam satu hari maksimum 800 m
( total luasan KP +50Ha ). Jarak antar lintasan pengukuran 25-50meter
( optimal ).
Metoda Pengukuran menggunakan metoda Wenner.

b. Hasil yang Diserahkan
Data Pengukuran Lapangan,
Peta PenampangTahanan Jenis,
Elevation & Grid Survey,
Foto Dokumentasi,
Laporan Hasil Pekerjaan.

c. Peralatan
Satu unit Naniura NRD 300 High Frequency (beserta pendukungnya),
Satu unit Switch Box 48 Channel,
Satu unit GPS Garmins 60CSX, digunakan untuk mengukur posisi titik
amat,
Satu unit laptop, digunakan untuk input data dan pengolahan data
lapangan,
Satu unit kamera digital, digunakan untuk dokumentasi foto kegiatan,
Dua set Handy Talky, digunakan untuk koordinasi saat pengukuran,
Pemancar ( Transmitter ),
Catu daya ( Power supply ) : 12 / 24 Volt, minimal 6 AH ( untuk
power maksimum gunakan aki basah ),
Daya ( Power output ) : 200 watt untuk catu daya 12 Volt dan 300
Watt untuk catu daya 24 Volt ( otomatis ),
SPESIFIKASI DAN DETAIL PEKERJAAN
Page 3
Tegangan keluar ( output voltage) : 350 V maksimum untuk catu
daya 12 Volt dan 450 Volt untuk catu daya 24 Volt Arus keluar
( output current ) : 2000 mA maksimum,
Ketelitian arus ( current accuracy ) : 1 mA,
Sistim pembacaan : Digital,
Catu daya digital meter : 9 Volt, baterai kering,
Fasilitas : Current loop indikator,
Penerima ( receiver ),


Foto 1
Alat Geolistrik NANIURA -NRD 300
High Frequency + Switch box 51 @ 10 meter (multi-Chanel)

Impendansi masukan ( input imp.) : 10 M-ohm
Batas ukur pembacaan ( range ) : 0, 1 mV hingga 500 Volt
Ketelitian ( accuracy ) : 0, 1 mVolt
Kompensator : - kasar
10 x putar ( precision multi turn potensiometer)
SPESIFIKASI DAN DETAIL PEKERJAAN
Page 4
halus
1 x putar ( wire wound resistor)
Sistem pembacaan : Digital ( auto range )
Catu daya digital meter : 3 Volt ( 2 buah baterai kering ukuran AA)
Fasilitas pembacaan data : HOLD ( data disimpan di memori )
Berat alat : 4 Kg

Satu unit alat ukur tahanan jenis NANIURA NRD 300hf terdiri dari :
1. Satu unit pemancar dan penerima ( Main Unit ),
2. SwitchBox 48 Channel,
3. Kabel 10 gulungan @ 100-250 meter,
4. Elektroda 51 Buah,
5. Aki 12 Volt, 30 AH 1 buah,
6. Pengisi aki ( charger) 1 buah,
7. Kabel-kabel penghubung,


PROSEDUR PEKERJAAN
Page 5
Foto 2.2
Lintasan Geolistrik Yang Sudah Dibuka
PROSEDUR PEKERJAAN
a. Rintisan
Membuat lintasan geolistrik. Jika lintasan pengukuran ini masih ditutupi
ilalang dan tanaman liar, maka harus dibersihkan terlebih dahulu agar dapat
dilalui ketika pelaksanaan pengukuran geolistrik.
Memasang patok titik pengukuran listrik (stasiun pengukuran) dengan jarak
antar lintasan100 meter.










b. Pengukuran Geolistrik Konfigurasi Wenner
Pada konfigurasi Wenner, elektrode arus dan elektrode potensial diletakkan
seperti pada gambar

Foto 2.1
Lintasan Geolistrik Yang Masih Tertutup
Tanaman Liar
PROSEDUR PEKERJAAN
Page 6
Dalam hal ini, elektrode arus dan elektrode potensial mempunyai jarak yang sama
yaitu C1P1= P1P2 = P2C2 = a. Jadi jarak antar elektrode arus adalah tiga kali jarak
antar elektrode potensial. Perlu diingat bahwa keempat elektrode dengan
titik datum harus membentuk satu garis. Jarak spasi elektrode tidak berubah-ubah
untuk setiap titik datum yang diamati (besarnya a tetap).
Dari gambar, dapat diperoleh besarnya Faktor Geometri untuk Konfigurasi
Wenner adalah :

sehingga pada konfigurasi Wenner berlaku hubungan

c. Hasil Pengolahan Data
Contoh hasil pengolahan data dari pengukuran geolistrik konfigurasi wenner ditunjukkan
oleh gambar berikut :

Gambar 1.1
Penampang Resistivity Line Section

PROSEDUR PEKERJAAN
Page 7

Gambar 1.2
Gambaran Lintasan Geolistrik (Situasional Bukan Sebenarnya)
RENCANA KERJA & ANGGARAN BIAYA
Page 8
Rencana Kerja & ANGGARAN BIAYA
a. Rencana Kerja
Rencana kerja dalam pengerjaan eksplorasi dengan menggunakan metoda Geolistrik
ini, antara lain:
No Keterangan
Hari
1 2 3 4 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 23 30
1
Mobilisasi
2
Orientasi Lapangan
3
Akuisisi Data
4
Pengolahan Data
Sementara
5
Pengolahan Data
Lanjutan
6
Pembuatan Laporan
* Keterangan :
1. Akuisisi data tergantung dengan medan dan cuaca
2. Pada saat orientasi lapangan, tenaga lokal sudah siap.

b. Anggaran Biaya
Anggaran biaya untuk pengerjaan eksplorasi dengan menggunakan metoda Geolistrik
ini terlampir di data Axel ( Nama File : RAB Geolistrik Lampung selatan 50 Ha ).

KONTAK INFORMASI
Page 9
KONTAK INFORMASI

INDRA PURNAMA
DIREKTUR UTAMA



Phone +6285323766396
purnamaminingconsulting@gmail.com
indrapurnama90@gmail.com
Company Information
PMC-Indonesia
Perumahan Permata Kopo No. B6A, RT 007 RW 011, Desa Sayati, Kecamatan Margahayu,
Kabupaten Bandung, 40228
Phone +6285323766396