Anda di halaman 1dari 24

ASUHAN KEPERAWATAN KEGAWATDARURATAN

PADA TN. H DENGAN FRAKTUR PELVIS


DI RUANG IGD BEDAH MINOR
RSUD Dr. MOEWARDI
SURAKARTA
Disusun untuk memenuhi tugas mata ajar Keperawatan Dewasa IV
Pembimbing Akaemik
Ns. RENI SULUNG U., S.Kep., M.Sc
Di!"!"n #$e%&
uwani !k"antari #G$%&&'&($)
Li*tia Sa+masuci ,. #G$%&&'&-.)
raset"awan %a"u /.%. #G$%&&'&&0)
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS DIPONEGORO
'()'
ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. H
DENGAN FRAKTUR PELVIS
I. PENGKA*IAN
1angga+ masuk 2 ' !kt34er $&5$ jam66
1angga+ pengkajian 2 ' !kt34er $&5$ jam66
A. Ien+i+a! Pa!ien
5. Nama 2 1n.7
$. Usia 2 $. 1ahun
8. N3. Register 2 &55(-0&(
-. 9enis Ke+amin 2 Laki:+aki
(. Suku %angsa 2 9awa
0. ekerjaan 2 Swasta
.. /gama 2 Is+am
;. Status erkawinan 2 %e+um menikah
'. /+amat 2 :
5&. Diagn3sa Me<is 2 =raktur e+>is
B. Pengka,ian Primer
)
5. Airway
Mu+ut 4ersih, ti<ak ter<apat sum4atan pa<a ja+an na*as.
$. Breathing
RR2 $0?@menit, na*as cepat <an <angka+, ti<ak ter<apat na*as cuping
hi<ung, <ipasang nasa+ kanu+ <engan !
$
se4an"ak 8 +iter per menit,
8. Circulation
1D ti<ak <apat <ikaji, Na<i2 ti<ak tera4a, capi+arr" re*i++ A $<etik, akra+
<ingin, turg3r ku+it e+astis, wajah pucat, k3njungti>a anemis.
-. Disability
1ingkat kesa<aran c3mp3smentis, <engan ni+ai GBS 5( #E-M0V().
(. Exposure
1er<apat +uka g3res +e4ar <engan <iameter ;cm pa<a +utut, <an +uka
g3res pa<a ank+e
-. Pengka,ian Sek"ner
5. Ke+uhan Utama
asien <atang ke IGD RS.Dr.M3ewar<i <engan menge+uh n"eri pa<a
4agian panggu+.
2 N"eri terasa pa<a saat menggerakkan panggu+
C 2 Rasan"a seperti <itusuk:tusuk.
R 2 anggu+ <an perut
S 2 0
1 2 N"eri 4erke+anjutan
asien ter+ihat cemas, ni+ai ska+a kecemasan 7/RS2 $. #kecemasan
4erat)
$. Riwa"at en"akit Sekarang
asien p3st kece+akaan +a+u +intas <ita4rak truk, jatuh <engan p3sisi
<u<uk, seketika pasien merasa kesakitan <an ti<ak mampu saat akan
4er<iri
8. Riwa"at en"akit Dahu+u
asien ti<ak memi+iki riwa"at hipertensi, DM, pen"akit jantung, ginja+
<an 4e+um pernah <i4awa ke IGD rumah sakit.
-. Riwa"at en"akit Ke+uarga
Ke+uarga pasien mengatakan <i <a+am ke+uargan"a ti<ak a<a "ang
mempun"ai riwa"at pen"akit jantung, DM, maupun asma atau pen"akit
4awaan "ang +ain.
(. emeriksaan =isik
Bagian Ke+erangan
Kepa+a
%entuk mes3chepa+, ram4ut hitam, pen"e4aran
rata, ti<ak ter<apat +uka.
Mata
K3njungti>a anemis, sk+era ikterik, ti<ak ter<apat
per<arahan pa<a mata, ukuran pupi+ ti<ak simetris
ka@ki, (mm@8mm
1e+inga 1e+inga 4ersih, ti<ak ter<apat sekret "ang ke+uar,
te+inga kanan <an kiri simetris, ti<ak a<a +uka <an
4engkak pa<a te+inga.
Mu+ut D Gigi %i4ir kering pucat, ti<ak pecah:pecah, ti<ak
ter<apat sariawan, mu+ut 4ersih, ti<ak a<a
per<arahan pa<a gusi.
Leher 1i<ak a<a +uka, ti<ak ter<apat pem4esaran
ke+enjar tir3i<.
9antung I 2Ictus c3r<is ti<ak nampak
a2 ictus c3r<is tera4a <i SIB V
e 2 %un"i pekak
/ 2 1i<ak ter<apat suara jantung tam4ahan
aru
I 2 engem4angan paru simetris antara kanan <an
kiri, ti<ak ter<apat retraksi <in<ing <a<a,
menggunakan 3t3t 4antu perna*asan.
a2 takti+ *remitus ti<ak <ikaji.
e 2 ter<engar 4un"i s3n3r <i se+uruh +apang paru
/ 2 66666666@@
/4<3men
I 2<atar, ti<ak a<a +esi pa<a a4<3men
/ 2 %U #E) 0?@menit.
a2 ter<apat n"eri tekan pa<a a4<3men regi3n
kanan 4awah, ti<ak ter<apat massa
e 2 %un"i t"mpani
Ekstremitas
atas
1er<apat +uka g3res pa<a siku tangan kanan <an
kiri, kekuatan 3t3t ti<ak <ikaji.
Ekstremitas
4awah
1er<apat +uka g3res +e4ar pa<a +utut <an ank+e
kaki kanan <an kiri, kekuatan 3t3t ti<ak <ikaji
Geneta+ia 1i<ak <ikaji
0. Bairan
Tg$. INPUT OUTPUT
'@5&
@5$
%e+um a<a 5. Urin 2 8&& cc
$. I,L #5( ? .(? 5$9am)
$-
F 58(&&
$-
F (0$,( BB
13t 2;0$,( cc
BC :
In-Out-Iwl: 0-8562,5-562,5
::8&&cc
(Defisit volume cairan)
.. E+iminasi
1erpasang kateter urin, <engan >3+ume urin 4ag se4an"ak G 8&& cc,
warna urin kuning, ter<apat 4ercak <arah pa<a urin.
D. Pemerik!aan Pen"n,ang
5. La43rat3rium #pr3ses)
$. R3ntgen
1er<apat c+3se *rakturH cr3ss *raktur tu+ang pe+>is regi3n kanan 4awah,
curiga per<arahan <i <a+am.
E. TERAPI MEDIS
.
NAMA
OBAT
DOSIS
-ARA
PEMBERIAN
INDIKASI
KONTRA
INDIKASI
EFEK SAMPING
1rane?ame< !ra+ 2 8?$(
mg@kg44@hari
IV 2 8?5&
mg@kg44@hari
!ra+ <an IV 7ematuria "ang 4erasa+ <ari
kan<ung kemih,uretra,
pr3statH hematuria pasca
4e<ah, per<arahan seusai
ekstrasi gigi ataupun karena
trauma pa<a pen<erita
hem3*i+ia.
Gangguan
peng+ihatan,
per<arahan
su4arakn3i<
Mua+
muntah,hip3tensi,
gangguan peng+ihatan
Raniti<in D3sis stan<ar 2 $ ?
sehari 5(& mg atau
8&& mg pa<a
ma+am hari
se4a+um ti<ur.
Intra>ena Menghi+angkan geja+a:
geja+a keti<akmampuan
mencerna asam <an <an rasa
panas p<a u+u hati, u+kus
+am4ung jinak <an u+kus
<u3<enum, re*+uks
es3*agitis, sin<r3ma
I3++inger:e++is3n, <ispepsia
"ang menahun #kr3nis),
mencegah per<arahan
1i<ak <ianjurkan
untuk anak 4erusia
kurang <ari 50
tahun
/<aka+an"a
terja<ihepatitis "ang
4ersi*at re>ersi4e+
9arang2 agranu+3sis,
hipersensiti*itas, ruma
ku+it, +euk3penia D
tr3m43sit3penia "ang
4ersi*at re>ersi4e+,
sakit kepa+a, pusing.
karena u+serasi aki4at sters
atau u+serasi peptikum,
sin<r3ma men<e+s3n, u+kus
peptikum.
Ket3r3+ac Dewasa J 0( tahun,
8& mg se4agai
<3sis tungga+ atau
8& mg tiap 0 jam
sampai maksima+
5$& mg sehari.
Dewasa A 0( tahun
<engan kerusakan
ginja+ <an atau
4erat 4<an J(& kg,
5( mg se4agai
<3sis tungga+ atau
5( mg tiap 0 jam
sapai maksima+ 0&
mg sehari.
Intra>ena eng34atan jangka pen<ek
pa<a n"eri akut pasca
3perasi m3<erat sampai
he4at.
/+ergi #seperti
nasa+ p3+"p,
angi3<ema,
4r3nch3pasm,
asma s"n<r3m
ste>ens jh3ns3n,
ruam
>esicu+34u+3us)
U+kus peptik akut
atau per<arahan
gastr3intestina+.
Kerusakan ginja+
4erat
Kasus 34stetrik,
kehami+an,
men"usui
D"spepsia, sakit
kepa+a, mengantuk,
n"eri pa<a tempat
suntikan, n"eri
gastr3intestina+, <iare,
4erkeringat, mua+
pusing e<ema,
k3nstipasi,me+ena,
st3matitis, +emah,
<epresi, euph3ria,
parasthesia, <"spnea,
gangguan peng+ihatan,
4engkak, u+kus
+am4ung, muntah,
mia+gia, mu+ut kering,
>ertig3, pruritis,
/nak J50 tahun
7ip3>3+emia atau
<ehi<rasi
Rute epi<ura+ atau
spina+
en"akit
cere4r3>ascu+ar
Gangguan
k3agu+asi
7em3statis
>as3<i+atasi, 3+iguria,
pen<arahan c3+3n,
asma, urtikaria, muka
pucat.
Be*taIi<ime Dewasa <an anak A
5$ tahun <an anak
%% A(& kg 2 5:$
hram satu ka+i
sehari. pa<a in*eksi
4erat "ang
<ise4a4kan
3rganisme m3<erat
sensiti*, <3sis <apat
Intra>ena In*eksi:in*eksi "ang
<ise4a4kan 3+eh pat3gen
"ang sensiti* terha<ap
ce*tria?3ne, seperti in*eksi
sa+uran na*as, in*eksi 171,
in*eksi sa+uran kemih,
sepsis, meningitis, in*eksi
tu+ang, sen<i <an jaringan
+unak, in*eksi intra
7ipersensiti* terha<ap
cepha+3sp3rin <an
penici+in #se4agai
reaksi a+ergi si+ang)
K3m4inasi <engan
amin3g+ik3si< <apat
menghasi+kan e*ek
a<iti* atau sinergis,
khususn"a pa<a
in*eksi 4erat "ang
<ise4a4kan 3+eh
.aerugin3sa
strept3c3ccus *aeca+is.
<inaikkan <sampai
- gram satu ka+i
sehari.
%a"i 5- hari 2 $&:
(& mg@ kg %% i<ak
43+eh +e4ih <ari (&
mg@kg %%, satu
ka+i sehari
%a"i 5( hari: 5$
tahun 2 $&:;&
mg@kg %% satu ka+i
sehari. D3sis
intra>ena A (&
mg @kg %% harus
<i4erikan me+a+ui
in*us pa+ing se<ikit
8& menit
a4<3mina+, in*eksi genita+
#termasuk g3n3re),
pr3*i+aksis peri3perati*, <an
in*eksi pa<a pasien <engan
gangguan pertahanan tu4uh.
II. ANALISA DATA
NO. DATA MASALAH ETIOLOGI
5. DS2
asien mengatakan +emas
asien mengatakan kesemutan pa<a kaki
asien mengatakan tengg3r3kann"a terasa kering
D!2
,ajah <an se+uruh tu4uh ter+ihat pucat
1urg3r ku+it kurang 4aik.
Suhu 80
3
B
Na<i ti<ak tera4a
1D ti<ak ter<eteksi
V3+ume urin <i <a+am urin 4ag 8&& cc
Bapi++ar" re*i+ A$<etik
/kra+666, a<a sian3sis t<k66
Keti<ake*ekti*an per*usi jaringan 7ip3>3+emi
$. DS&
asien mengatakan perut <an panggu+n"a terasa sakit
Ska+a N"eri 2
2 N"eri terasa pa<a saat menggerakkan panggu+
C 2 Rasan"a seperti <itusuk:tusuk.
N"eri De*3rmitas tu+ang
R 2 anggu+ <an perut
S 2 0
1 2 4erke+anjutan
DO&
Na<i ti<ak tera4a
,ajah k+ien ter+ihat se<ang menahan sakit, RR66
8. DS2
asien mengatakan +emas
D!2
asien pucat
K3njungti>a anemis
erna*asan ch"ne st3ke
RR2$0?@menit
1ingkat kesa<aran c3mp3smentis, GBS E-M0V(
Keti<ake*ekti*an p3+a na*as /nsietas
III. DIAGNOSA KEPERAWATAN
'
5. Keti<ake*ekti*an per*usi jaringan 4.< hip3>3+emi
$. N"eri 4.< <e*3rmitas tu+ang
8. Keti<ake*ekti*an p3+a na*as 4.< ansietas
IV. PEREN-ANAAN / INTERVENSI
012
TANGGAL
NO.
D3
TU*UAN REN-ANA TINDAKAN TTD
'@5&@5$ 5 Sete+ah <i+akukan tin<akan keperawatan se+ama
5?$- jam ti<ak a<a gangguan per*usi jaringan
peri*er pasien <engan kriteria hasi+ 2
5. 1ekanan <arah <a+am 4atas n3rma+ 55&@.&
mm7g : 5$&@;& mm7g
$. Na<i <a+am 4atas n3rma+ 0& K 5&& ka+i per
menit
8. 1i<ak a<a tan<a tan<a <ehi<rasi,
E+astisitas turg3r ku+it 4aik, mem4ran
muk3sa +em4a4, ti<ak a<a rasa haus "ang
4er+e4ihan.
-. Intake 3ra+ <an intra>ena a<ekuat
(. engisian kapi+er J $ <etik
0. ,arna ku+it ti<ak pucat
.. Suhu ku+it hangat
;. 1i<ak a<a n"eri ekstremitas
5. ertahankan catatan intake <an 3utput "ang
akurat
$. M3nit3r status hi<rasi # ke+em4a4an
mem4ran muk3sa, na<i a<ekuat)
8. Kaji secara k3mprehensi* sirku+asi peri*er
#na<i peri*er, e<ema, kapi+ar" re*i++, warna
<an temperatue ekstremitas)
-. E>a+uasi na<i peri*er <an e<ema
(. Inspeksi ku+it a<an"a +uka
0. M3nit3r hasi+ +a4 "ang sesuai <engan retensi
cairan #%UN , 7t , 3sm3+a+itas urin,
a+4umin, t3ta+ pr3tein )
.. M3nit3r >ita+ sign setiap 5( menit K 5 jam
;. K3+a43rasi pem4erian cairan IV
'. M3nit3r status nutrisi
5&. %erikan cairan 3ra+
55. /tur kemungkinan tran*usi apa66
5$. ersiapan untuk tran*usi
58. asang kateter jika per+u
5-. M3nit3r intake <an urin 3utput setiap ; jam
'@5&@5$ $ Sete+ah <i+akukan tin<akan keperawatan se+ama
5?$- jam, n"eri pasien <apat 4erkurang <engan
kriteria hasi+ 2
5. ,ajah tampak ri+eks
$. 11V n3rma+
8. Ke4utuhan ti<ur pasien tercukupi #.:;
jam@hari)
-. asien ti<ak ter4angun <i ma+am hari
asien me+ap3rkan n"eri 4erkurang
5. engkajian n"eri CRS1
$. !4ser>asi 11V <an ska+a n"eri secara
teratur
8. /jarkan teknik re+aksasi <an <istraksi
-. 9e+askan kepa<a ke+uarga peran "ang <apat
<i+akukan jika pasien merasakan n"eri
(. 9e+askan se4a4 <an aki4at n"eri pa<a k+ien
serta ke+uargan"a
K3+a43rasi <engan <3kter 2 pem4erian
ana+getik
'@5&@5$ 8 Sete+ah <i+akukan tin<akan keperawatan se+ama
5?8& menit ke4utuhan 3ksigen pasien <apat
terpenuhi <engan kriteria hasi+ 2
5. asien ti<ak +agi sesak na*as
$. asien ti<ak +agi menggunakan 3t3t 4antu
perna*asan untuk 4erna*as.
8. 1i<ak +agi ter<apat retraksi <a<a.
5. antau irama, ke<a+aman <an p3+a na*as
$. Batat pergerakan <a<a, kaji
kesimetrisann"a, penggunaan 3t3t 4antu
perna*asan, <an retraksi 3t3t <a<a
8. antau suara na*as tam4ahan
-. antau p3+a na*as
(. a+pasi kesimetrisan ekspansi paru
0. Batat p3sisi trakea
.. /usku+tasi suara na*as
;. %erikan terapi 3ksigen sesuai <engan
k3n<isi pasien
'. %agaimana <g penata+aksanaan
eti3+3gin"a66 /pa4i+a <ise4a4kan 3+eh
ansietasL4agaimana cara penanganan
ansietasn"a terse4ut.
V. IMPLEMENTASI an EVALUASI
TANGGAL NO.
D3
WAKTU IMPLEMENTASI EVALUASI TTD
'@5&@5$ 5D$
5
5
5
5
$5.&& wi4
$5.&( wi4
$5.5& wi4
$5.5& wi4
$5.5( wi4
5. Memantau 11V 5( menit:5
jam
$. Memantau status hi<rasi
# ke+em4a4an mem4ran
muk3sa, na<i a<ekuat)
8. Mengkaji secara k3mprehensi*
sirku+asi peri*er #na<i peri*er,
e<ema, kapi+ar" re*i++, warna
<an temperatue ekstremitas)
-. Menginspeksi a<an"a +uka
pa<a ku+it
(. M3nit3r hasi+ +a4 "ang sesuai
<engan retensi cairan #%UN ,
S2 :
!2
1D2 ti<ak ter<eteksi, N2 ti<ak tera4a, RR2 ,
Suhu 2 80,-
!
B
S2 :
!2 mem4ran muk3sa +em4a4 D na<i ti<ak
tera4a
S2 :
!2 kapi+ar" re*i++ A$, warna ku+it pucat,
ektremitas <ingin, ter<apat e<ema pa<a
area panggu+
S2 :
!2 1er<apat +uka g3res +e4ar <engan
<iameter ; cm pa<a +utut, <an +uka g3res
pa<a ank+e
S2 :
!2 samp+e <arah su<ah <iam4i+ <an <ikirim
5
5
5
5
5
$$.&& wi4
$$.8& wi4
$5.&& wi4
$5.5( wi4
$5.8& wi4
7t , 3sm3+a+itas urin, a+4umin,
t3ta+ pr3tein )
0. K3+a43rasi pem4erian cairan
IV apa66 Kecepatann"a
4erapa66
.. /tur kemungkinan trans*usi
;. Mempersiapkan untuk tran*usi
'. Memasang kateter jika per+u
5&. M3nit3r intake <an urin 3utput
setiap ; jam
ke +a4,se<ang menunggu hasi+
S2 :
!2 mem4erikan cairan in*us $ +ine kanan 2
RL, kiri2 Nac+.
S2 pasien meraasa +emas
!2 74 ' g@<+, <ipr3gram untuk trans*usi
<arah RB
S2 :asien meraasa +emas
!2 :Dipr3gram untuk trans*usi <arah RB
S2 :
!2 asien terpasang kateter, 4erapa urin
"ang ke+uar66 ,arnan"a 4agaimana666
S2 asien meraasa +emas
!2 pasien men<apat intake cairan <ari in*us
$ +ine <an tran*usi <arah $(& m+ p
'@5&@5$ ' 5'.&& wi4 5. engkajian n"eri CRS1 S2
asien ter+ihat menahan rasa sakit
2 N"eri terasa pa<a saat menggerakkan
panggu+
C 2 Rasan"a seperti <itusuk:tusuk.
5'.5& wi4
5'.5( wi4
5'.$( wi4
5'.8( wi4
5'.&& wi4
$. !4ser>asi 11V <an ska+a n"eri
secara teratur
8. /jarkan teknik re+aksasi <an
<istraksi
-. 9e+askan kepa<a ke+uarga
peran "ang <apat <i+akukan
jika pasien merasakan n"eri
(. 9e+askan se4a4 <an aki4at
n"eri pa<a k+ien serta
ke+uargan"a
0. K3+a43rasi <engan <3kter 2
pem4erian ana+getik
R 2 anggu+ <an perut
S 2 0
1 2 N"eri 4erke+anjutan
!2 Na<i ti<ak tera4a
S2 :
!2 1D2 ti<ak ter<eteksi, N2 ti<ak tera4a,
RR2 , Suhu 2 80,-
!
B
S2 pasien marah:marah
!2 teknik tarik na*as <a+am su<ah
<i+akukan,pasien kurang k33perati*.
S2 pasien mengatakan akan me+akukan
anjuran <ari perawat
!2 :
S2
!2 ke+uarga memahami penje+asan <ari
pearwat
S2 :
!2 Mem4erikan injeksi ket3r3+ac me+a+ui
IV <sn <rip <i in*us RL
'@5&@5$ 8 5;.&& wi4 5. Memantau perna*asan, irama, S2 :
5;.&( wi4
5;.5& wi4
5;.5& wi4
5;.5( wi4
5'.&& wi4
5'.8& wi4
ke<a+aman <an p3+a na*as
$. Mencatat pergerakan <a<a,
kaji kesimetrisann"a,
penggunaan 3t3t 4antu
perna*asan, <an retraksi 3t3t
<a<a
8. Memantau suara na*as
tam4ahan
-. Memantau p3+a na*as
(. a+pasi kesimetrisan ekspansi
paru
0. Mencatat p3sisi trakea
.. /usku+tasi suara na*as
!2 RR2 $0?@menit, na*as cepat <an
<angka+.
S2 :
!2 ergerakan <a<a simetris, ti<ak ter<apat
retraksi <a<a, *ase inspirasi +e4ih panjang
<ari pa<a *ase ekspirasi
S2 :
!2 1i<ak ter<apat suara na*as tam4ahan
S2 :
!2 ter<engar 4un"i s3n3r <i se+uruh +apang
paru
S2 :
!2 ergerakan <a<a simetris
S2 :
!2 p3sisi trakea 4era<a <i tengah, ti<ak
terja<i pergeseran.
S2 :
!2 Suara na*as n3rma+, ti<ak a<a 4un"i
5;.8& wi4 ;. Mem4erikan terapi 3ksigen 8
+iter per menit sesuai <engan
k3n<isi pasien
Sete+ah an<a mem4erikan
terapi 3ksigenLm3nit3r
p3+a na*as k+ien,
*rekuensin"a,
ke<a+amann"a <s4
tam4ahan
S2 :
!2 <ipasang nasa+ kanu+ <engan !$
se4an"ak 8 +iter per menit,
VI. EVALUASI AKHIR/HASIL
TANGGAL/*AM NO. D3 EVALUASI TTD
4 Ok+#ber '()' ) S2
asien masih merasa +emas
!2
asien masih tampak pucat
K3njuncti>a anemis
Ekstremitas 4awah <ingin
Kaki pasien masih kesemutan
/2
Masa+ah teratasi se4agian
2
antau tan<a:tan<a >ita+
antau terapi cairan "ang se<ang <i4erikan,
pantau trans*usi <arah "ag se<ang <i 4erikan
4 Ok+#ber '()' ' S2
asien se<ikit +e4ih tenang
!2
asien masih merasa n"eri
Injeksi ket3r3+ac su<ah <i 4erikan
/2
Masa+ah teratasi se4agian
2
antau terapi 3ksigen "ang se<ang <i4erikan
4 Ok+#ber '()' 0 S2 :
!2
asien su<ah ti<ak sesak na*as, 4erapa RRn"a66
1i<ak terpantau retraksi <a<a
/2
Masa+ah teratasi se4agian
2
antau terapi 3ksigen "ang se<ang <i4erikan
PEMBAHASAN
1n. 7 <atang ke IGD RSUD Dr. M3ewar<i pa<a puku+ 5..(& ,I% rujukan
<ari RS KU Karangan"ar <engan ke+uhan n"eri aki4at kece+akaan +a+u +intas.
erawat me+akukan pengkajian <an <itemukan a<an"a tan<a:tan<a *raktur "aitu pain
#n"eri), pa++3r #pucat), pu+se #na<i) ti<ak tera4a, parestesia #terasa panas) <an
para+isis. Sete+ah <itemukann"a tan<a:tan<a terse4ut, <i+akukan pemeriksaan r3ntgen
untuk memastikan kecurigaan a<an"a *raktur. 7asi+ pemeriksaan r3ntgen
menunjukkan a<an"a c+3se *raktur 2 cr3ss *raktur tu+ang pe+>is regi3n kanan 4awah
curiga per<arahan <i <a+am. %er<asarkan e>i<ence 4ase< practice@re*erensi, /pa
aspek kegawatan pa<a k+ien <engan *raktur pe+>is kemu<ian ha+ terse4ut terja<i pa<a
pasien ini66
7asi+ pemeriksaan r3ntgen pa<a 1n. 7 men"e4utkan a<an"a curiga
per<arahan <i <a+am. =raktur pe+>is #panggu+) seringka+i <isertai per<arahan "ang
4erat, 3+eh karena a<an"a ga"a "ang mem4uka r3ngga pe+>is men"e4a4kan
kerusakan k3mp+eks +igament <an mer34ek *+eksus >ena <i pe+>is <an ka<ang
mer34ek arteri i+iaka interna. %i+a per<arahan pe+>is 4an"ak maka akan terja<i cepat
penurunan tekanan <arah <itan<ai <engan +emas, kehi+angan kesa<aran secara
per+ahan, ka<ang ge+isah. 1n. 7 ter+ihat +emas, pucat, na<i ti<ak tera4a, tekanan
<arah menurun, k3njungti>a anemis <an hasi+ pemeriksaan +a43rat3rium
menunjukkan 74 ' g@<+. Maka <ari itu <i+akukan pem4erian trans*use <arah RB $
kant3ng. 1rans*usi <arah RB <i4erikan pa<a pasien "ang sa+ah satun"a menga+ami
per<araha kr3nis "ang a<a tan<a 3ksigen nee< #rasa sesak, mata 4erkunang, pa+pitasi,
pusing <an ge+isah). RB <i4erikan sampai tan<a 3ksigen nee< hi+ang. RB
<i4erikan 4iasan"a pa<a 74 ;:5& gr@<+. Untuk menaikkan ka<ar 74 se4an"ak 5 gr@<+
<iper+ukan RB - m+@kg%% atau 5 unit <apat menaikkan ka<ar hemat3krit 8:( M.
0
Se+ain itu, <i4erikan terapi in*use Ringer Laktat <engan <igu"ur untuk memenuhi
ke4utuhan cairan intra>asku+er, mengatasi jika terja<i asi<3sis, mencegah k3+aps
>ena.
=raktur a<a+ah patah tu+ang atau terputusn"a k3ntinuitas jaringan tu+ang "ang
<itentukan sesuai <engan jenis <an +uasn"a. a<a *raktur <apat mengaki4atkan
terputusn"a k3ntinuitas jaringan sen<i, tu+ang 4ahakan ku+it pa<a *raktur ter4uka
sehingga merangsang n3cisept3r sekitar untuk menge+uarkan histamin, 4ra<ikinin
<an pr3statg+an<in "ang akan merangsang sera4ut /:<e+ta untuk menghantarkan
rangsangan n"eri ke sum:sum tu+ang 4e+akang, kemu<ian <ihantarkan 3+eh sera4ut:
sera4ut sara* a*eren "ang masuk ke spina+ me+a+u Ndorsal root <an sinaps pa<a
dorsal horn. Impu+s:impu+s n"eri men"e4erangi sum:sum 4e+akang pa<a
interneuroninterneuron <an 4ersam4ung <engan ja+ur spina+ asen<ens, "aitu
spinothalamic tract #S11) <an spinoreticuler tract #SR1). S11 merupakan sistem
"ang <iskriminati* <an mem4awa in*3rmasi mengenai si*at <an +3kasi <ari stimu+us
kepa<a tha+amus kemu<ian ke k3rteks untuk <iinterpretasikan se4agai n"eri.
(
N"eri
terus menerus <an 4ertam4ah 4eratn"a samapi *ragmen tu+ang <iim34i+isasi. 1n. 7
<iajarkan teknik re+aksasi na*as <a+am <an <i4erikan 34at ana+gesic untuk
mengurangi n"eri. 1eknik re+aksasi <apat mengurangi ketegangan <an mem4uat
perasaan +e4ih n"aman. !4at ana+getik 4erguna untuk mengurangi n"eri sehingga
pasien menja<i +e4ih n"aman.
1n. 7 ter+ihat cemas 4erat, sk3r $. <engan ska+a 7ars. /<an"a kecemasan
4erat "ang <ia+ami 1n. 7 men"e4a4kan keti<ake*ekti*an p3+a na*as. =rekuensi na*as
1n. 7 "aitu $0 ka+i@per menit, *ase inspirasi +e4ih panjang <aripa<a *ase ekspirasi.
!+eh karena itu <i4erikan tin<akan keperawatan pem4erian terapi 3ksigen 8
+iter@menit <engan menggunakan nasa+ kanu+. 1ujuan <ari pem4erian terapi 3ksigen
ini "aitu mem4erikan a+iran gas 3ksigen +e4ih <ari $& M pa<a tekanan satu atm3s*ir
sehingga k3nsentrasi 3ksigen meningkat <a+am <arah.
Inter>ensi "ang te+ah <i4erikan 4e+um <apat mencapai kriteria hasi+ "ang
sesuai <ikarenakan inter>ensi terse4ut harus <i+akukan <engan estimasi waktu "ang
+e4ih +ama sehingga inter>ensi "ang te+ah <i+akukan perawat harus <i +ap3rkan
kepa<a perawat jaga se+anjutn"a untuk <itin<ak+anjuti. Sehingga tin<akan
keperawatan "ang te+ah <i+akukan <engan waktu imp+ementasi 5$ jam 4e+um <apat
mengatasi masa+ah keperawatan pa<a 1n. 7 secara tuntas.
9/NG/N LU/ MENB/N1UMK/N RE=ERENSI DI SE1I/
%EL/K/NG K/LIM/1 /1/U ERNO/1//N O/NG K/LI/N BI1/SI.
LE/SE /V!ID L/GI/RISMPPP
KEPUSTAKAAN
5. 9acks3n, mari+"nn, +ee. #$&55).!eri "anduan "ra#tis $eperawatan $linis.
9akarta2 Er+angga
$. 7er<man, 7eather.E<.$&5&. %anda &nternational' Diagnosis #eperawatan
Definisi dan $lasifi#asi ())*()++.9akarta2 EGB
8. 93hns3n,mari3n,<++ E<.$&&&.%ursing outcomes classification #N!B) !econd
Edition.US/ 2 M34" Inc
-. Mcc+3ske", j3anne BDG+3ria M. %u+echek.$&&&. %ursing &nterventions
classification #NIB). ,hird edition.US/ 2 M34" Inc
(. Sme+tIer, S.B D %are, %.G. #$&&$). Bu#u A-ar $eperawatan .edi#al
BedahE<isi ; >3+ 8. 9akarta2 EGB
0. /n3nim. $&&;. "ac#ed /ed Cell0 http2@@www.je>uska.c3m. Diakses tangga+ 5-
!kt34er $&5$.
.. 1he3<3rus,<r.enuntun praktis peresepan 34at.jakarta2 EGB