Anda di halaman 1dari 1

PENYAKIT HATI POLIKISTIK: LAPORAN KASUS

Nursuniwati, Miro S, Arnelis, Zubir N, ulius


Sub !a"ian #astroentero$e%atolo"i !a"ian Il&u Pen'a(it )ala&, *a(ultas
Ke+o(teran Uni,ersitas An+alas-RS )r. M. )/a&il Pa+an"
Latar !ela(an"
Penyakit hati polikistik merupakan salah satu penyakit fibrokistik yang bersifat
herediter, dapat ditemukan berdiri sendiri atau bersamaan dengan penyakit kistik lainnya.
protein yang berperan pada penyakit hati polikistik disebut hepatocystin yang dikode oleh
gen PRKCRH yang terdapat pada kromosom 19p dan gen SPC! pada kromosom ".
Penyakit hati polikistik ini merupakan kasus yang #arang, dan biasanya dikaitkan
dengan polikistik gin#al autosomal dominan. Se#umlah $% & pasien dengan kista gin#al
mempunyai kista hati dan akan meningkat men#adi '$ & pada usia lebih dari %
tahun. pada penelitian biopsi dilaporkan insiden penyakit hati polikistik %,%$& ( %,1!&.
Penderita penyakit hati polikistik dapat hidup normal,fungsi hati baik, prognosis
tergantung ditemukan kista gin#al secara bersamaan.)indakan bedah pada kista yang
disebabkan pembesaran hati yang massif dapat dilakukan operasi *fenestrasi sampai ke
kista+ dengan atau tanpa reseksi hati sehingga dapat memperbaiki keluhan.)indakan
transplantasi hati dapat dilakukan,tetapi kedua pendekatan tersebut mempunyai komplikasi.
Kasus
Seorang pasien ,anita $- tahun dira,at dengan keluhan bengkak pada perut kanan
atas, perut terasa penuh, mual dan kadang muntah. Pasien #uga mengeluhkan cepat letih,
sesak. Pada pemeriksaan fisik di temukan tekanan darah 1%.9%, anemia, hepar yang
teraba - #ari /0C dan 1 #ari /P2 bernodul dengan perabaan kistik dan ditemukan
ballotemen positif pada kedua gin#al. 3aboratorium di dapatkan4 hemoglobin 1,1 gr.dl, ureum
15% mg.dl, kreatinin $,1 mg.dl, S67) 51.'' u.l, S6P) 9.' u.l, HbS0g negatif, analisa gas
darah kesan asidosis metabolik. Pada 8S6 0bdomen di temukan gambaran multiple cyst di
seluruh lobus hepar dan kedua gin#al. Pada C) Scan di temui gambaran multiple cyst di
seluruh lobus hepar dan kedua gin#al dengan ukuran ber9ariasi, dan tidak tampak batu.
pasien ini di diagnosa dengan penyakit hati polikistik dan gagal gin#al kronik ec penyakit
gin#al polikistik. Pada pasien ini ter#adi perbaikan klinis dan laboratorium setelah diberikan
terapi konser9atif dan hemodialisis.
Kesi&%ulan:
Penyakit hati polikistik ini merupakan kasus yang #arang. Pada pasien dengan
penyakit hati polikistik ini sudah ter#adi komplikasi gagal gin#al. 8ntuk tindakan terapi
dilakukan tindakan konser9atif dan simptomatis.
(ata (un0i: penyakit hati polikistik, penyakit gin#al polikistik, gagal gin#al kronis