Anda di halaman 1dari 14

Fisiologi Kardiovaskuler

M.Pasca Yogatama
0918011058
KARDIOVASKULAR
Terdiri atas jantung , pembuluh darah dan
darah
Fungsi :
Menghantarkan perfusi jaringan demi
tercukupinya kebutuhan akan oksigen dan
nutrisi.
Elektrisitas Jantung

Kontraksi Jantung
Kontraksi jantung akan adekuat jika preload
cukup untuk meregangkan jantung ( Hukum
Frank Sterling )
Preload = EDV ( end diastolik volume )
Jika venous return berkurang , stroke volume
juga berkurang,dan curah jantung juga akan
berkurang
Autoregulasi Jantung
Fungsi Sistolik
Fungsi jantung kiri dilihat dari fungsi sistolik
CO = SV X HR
SV ( stroke volume ) adalah volume darah
yang dikeluarkan ventrikel perkontraksi
SV= EDV ESV ( end sistolik volume )
ESV adalah volume akhir di ventrikel setelah
ventrikel berkontraksi
Fungsi Diastolik
Fase jantung mengalami relaksasi
Jantung kanan menerima darah dari vena kava
sedangkan jantung kiri menerima darah dari
vena pulmonalis

Pembuluh Darah
2 sirkulasi utama
Sirkulasi sistemik dan sirkulasi pulmonal
Pembuluh darah merupakan saluran tak
terputus yang membawa nutrisi dan oksigen
ke segenap jaringan
Setiap arteri selalu berdampingan dengan
vena
Perbedaan arteri dan vena
Dinding arteri lebih tebal daripada vena
Dinding arteri memungkinkan berkontraksi
dan relaksasi
Arteri tidak mempunyai katup, satu satu nya
vena yang tidak memiliki katup ialah vena
pulmonalis
Autoregulasi Pemb. Darah
Arteriol dapat berdilatasi dan konstriksi sesuai
dengan kondisi perfusi jaringan
Tekanan darah ialah tekanan yang diperlukan
aliran darah untuk melawan resistensi
pembuluh darah
Semakin kecil pembuluh darah, semakin tinggi
resistensi dan semakin besar tekanan yang
diperlukan untuk melalui lumen pembuluh
darah
Resistensi pembuluh darah periver ( SVR ,
sistemik vascular resistance )berhubungan
langsung dengan tekanan pada jantung kiri
Ketika SVR meningkat , tegangan di dinding
ventrikel meningkat, tekanan darah
meningkat, miokard akan berkontraksi lebih
kuat untuk memompakan aliran yang adekuat
.
Pengaruh Anestesia Terhadap
Kardiovaskuler
Anestesia mendepresi sistem kardiovaskular
Anestesia inhalasi menurunkan tonus
simpatis, menyebabkan turunya laju jantung
dan kontraktilitas jantung. Kebutuhan oksigen
menurun, tonus arteri turun, SVR menurun.
Bila depresi berlebihan akan merugikan
Oleh karena itu obat inotropik positif untuk
mempertahankan kontraksi miokard
diperlukan
Penutup
CO
HR
SV