Anda di halaman 1dari 10

LINGKUNGAN BISNIS DAN HUKUM KOMERSIAL

THE THREE GORGES DAM




TUGAS KELOMPOK 6

Oleh:
LISDAWATI
M. ARIEF RAKHMAN NOOR


Pendidikan Profesi Akuntansi(PPAk)
Fakultas Ekonomi UNLAM
Banjarmasin
2014


KASUS

Ketika selesai pada tahun 2008, The Three Gorges Dam merupakan
bendungan proyek PLTA terbesar di dunia yang berada di Sungai Yangtze di Cina
tengah. Salah satu dari segelintir struktur buatan manusia yang cukup besar
terlihat di ruang angkasa, danau diciptakan dibelakang bendungan lebih dari 400
mil dan mencakup area yang lebih luas daripada swiss.
Ketika beroperasi penuh pada tahun 2011, The Three Gorges Dam
diharapkan memiliki kapasitas untuk menghasilkan 22.500 megawatt listrik,
sekitar 22 kali lebih banyak sebagai PLTN standar. Energi ini akan menjadi
sangat penting untuk perekonomian cina yang cepat berkembang, di mana
permintaan listrik diproyeksikan meningkat dua kali lipat setiap 15 tahun.
Bendungan ini akan membuat hidup lebih baik bagi anak-anak kita, kata salah
seorang pekerja konstruksi. Mereka akan memiliki lampu listrik, tv, mampu
untuk memahami pelajaran mereka. Dengan beruntung mereka akan pergi ke
Universitas.
Kunci dan lift kapal yang berdekatan dengan bendungan mengijinkan
kapal laut menavigasi 1500 km ke daratan ke kota chongqing, membuka pasardi
pedalaman besar cina. Banyak yang berharap bahwa bendungan ini akan
mengakhiri bencana banjir yang telah menggenangi wilayah tersebut setiap 5
tahun atau lebih disepanjang sejarah. Di abad ke 20 saja, 300.000 jiwa telah hilang
dan jutaan rumah hancur. Pada tahun 1998, banjir telah menewaskan 3.656 orang
dan negara rugi $38 miliar.
Tetapi, baik disisi dalam dan luar cina, mengkritik proyek ini. Untuk
membuat proyek tersebut, seperempat juta hektar lahan pertanian yang subur
terkena banjir. Sedikitnya 1.3 juta masyarakat cina, terutama yang berada di kota-
kota pedesaan dan desa-desa yang berada di sepanjang sungai, secara terpaksa
dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi. Sebuah studi oleh peneliti cina
menemukan bahwa sebagian buruk dampaknya adalah aktifitas para masyarakat.
ketika saya memiliki sebuah tanah yang bisa ditanami oleh tumbuhan sendiri dan
saya bebas untuk bekerja ketika saya menginginkannya. Saya senang, kata
seorang petani dipemukiman.
Seperti diisi, air menggenangi bendungan yang bernama The Three Gorges
Dam itu, hal itu dianggap untuk menjadi salah satu pemandangan paling indah di
dunia. Di bagian ini, Yangtze dulunya melewati sebuah lorong sempit, dengan
dinding batu kapur yang dramatis menjulang setinggi 3000 meter di atas sungai.
Bendungan ini juga meliputi banyak situs arkeologi, warisan kuno yang tak
hancur.
Bendungan The Three Gorges Dam radikal mengubah ekologi sungai.
Beberapa lingkungan menunjukkan bahwa ikan bermigrasi akan diblokir, dan
tanaman dan hewan disesuaikan dengan habitat sungai akan mati. Selain itu,
beberapa berpikir bahwa ketentuan untuk mengobati miliaran ton limbah industri
dan kota diharapkan mengalir ke reservoir tidak memadai. (Di masa lalu, sungai
yang bergerak cepat telah membawa limbah yang tidak diolah ke laut) menjadi
perhatian terkait adalah panjang jangka berpengaruh pada kualitas air dari pabrik-
pabrik yang ada, tempat pembuangan sampah, dan kesedihan-banyak
mengandung racun limbah yang telah dibanjiri oleh reservoir.
Tapi lingkungan lain pikir proyek ini memiliki manfaat. PLTA, dari jenis
yang dihasilkan oleh tiga ngarai bendungan, itu nonpolluting. Pembangkit listrik
berbahan bakar batubara adalah sumber utama listrik di cina, memasok lebih dari
80 persen dari energi bangsa. Pembakaran batubara yang diproduksi sulfur
dioksida acause hujan asam, dan karbon dioksida, penyumbang utama pemanasan
global. Udara di banyak cina dilanggar oleh debu batubara dan asap, dan
seperempat dari seluruh kematian disebabkan oleh penyakit paru-paru.

MASALAH
1. Apakah para stakeholder telah dibantu dengan adanya bendungan The
Three Gorges Dam ? Apakah para stakeholder telah disalahkan karena itu?
2. Bagaimana TGD berhubungan dengan isu pemanasan global, biodiversity,
dan polusi air yang dibahas dalam bab ini ?
3. Apakah anda setuju dengan keputusan pemerintah cina untuk membangun
TGD ? Kenapa atau kenapa tidak ?
4. Ke depan, strategi apa yang dipercaya yang terbaik untuk mempromosikan
pembangunan ekonomi di cina tanpa merusak sumber daya ekologi pada
generasi mendatang ?

PEMBAHASAN

Ketika China membutuhkan energi terbarukan sebesar 120.000 megawatt
hingga tahun 2020, pemerintah mulai membangun bendungan di banyak sungai.
Menurut China, ini adalah strategi yang aman untuk menekan polusi, mengontrol
banjir dan meminimalkan perubahan iklim. Namun tidak semua ahli lingkungan
dan ilmuwan di dunia setuju dengan strategi pemerintah China. Pemerhati
lingkungan menegaskan bahwa China sebaliknya telah menghalangi aliran bebas
sungai, menghancurkan ekologi, memindahkan jutaan orang, meningkatkan
kemungkinan gempa bumi dan akhirnya, menjual jiwa negara mereka untuk
pertumbuhan ekonomi .
Dalam membangun energi listrik terbarukan, insinyur China telah
membangun mega bendungan pada tingkat yang tak tertandingi dalam sejarah
manusia. Jauh lebih besar dari Bendungan Hoover di Sungai Colorado yang
memiliki ketinggian 221 meter dan mampu menghasilkan listrik lebih dari 2.000
megawatt sedang dibangun di sungai terbesar China. Bendungan yang dikenal
dengan sebutan adalah Three Gorges Dam, selesai dibangun tahun 2008,
membentang satu mil di Sungai Yangtze dan dapat menghasilkan sepuluh kali
tenaga listrik daripada dari Bendungan Hoover. Namun Three Gorges hanya
sebagian kecil program bendungan China saat ini.
Bendungan atau dam adalah konstruksi yang dibangun untuk menahan laju
air menjadi waduk, danau, atau tempat rekreasi. Seringkali bendungan juga
digunakan untuk mengalirkan air ke sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Air.
Kebanyakan dam juga memiliki bagian yang disebut pintu air untuk membuang
air yang tidak diinginkan secara bertahap atau berkelanjutan.
Three Gorges Dam adalah bendungan air terbesar di dunia. Hal ini terletak di
tengah-tengah pohon ngarai di Sungai Yangtze, terpanjang ketiga di dunia, di
Provinsi Hubei Cina. Sungai Yangtze Dam telah disetujui oleh pemerintah China
pada tahun 1992. Namun, pembangunan tidak dimulai sampai 1994. Hal ini
dijadwalkan akan selesai tahun 2009. Proyek senilai US $ 25 miliar sedang
internasional didanai oleh perusahaan, lembaga kredit ekspor, dan bank dari
Kanada, Swiss, Jerman, Perancis, Swedia, dan Brasil. Kontroversi tentang proyek
ini muncul dari masalah hak asasi manusia (sebanyak 1,3-1.900.000 orang telah
dipaksa untuk pindah) dan dampak lingkungan.
Three Gorges Dam (Bendungan Tiga Ngarai) saat ini merupakan
bendungan sekaligus pembangkit listrik tenaga air (PLTA) terbesar di dunia.
Dibangun sepanjang 2.3 km menyebrangi Sungai Yangtze, China. Proyek
ambisius ini dinilai sebagai proyek terbesar Cina sejak dibangunnya Tembok
Besar Cina. Proyek pembangunan bendungan terbesar di dunia ini telah banyak
menuai pro dan kontra. Kritik yang muncul terutama datang dari para ahli geologi,
ahli biologi dan pemerhati lingkungan.

ANALISIS MANFAAT DAN DAMPAK
Manfaat
1. Pengendalian Banjir
Pengendalian banjir merupakan alasan utama dibangunnya The Three Gorges
Dam ini. Terhitung selama abad ke 20 saja telah terjadi lima kali banjir besar
yang menewaskan total 327.394 jiwa, menghancurkan lebih dari 3 juta hektar
lahan pertanian, rumah-rumah penduduk dan jutaan penduduk terkena
dampak banjir tersebut. Tentunya diharapkan setelah bendungan ini sukses
beroperasi dan terbukti dapat mengendalikan banjir, tidak ada lagi kerugian
materi dan biaya jutaan dollar yang harus dikeluarkan pasca banjir.
2. Clean Energy Production
Disamping bendungan terbesar didunia, The Three Gorges Dam Hydropower
Plant (TGHP) merupakan yang terbesar didunia, menghasilkan listrik dengan
kapasitas 22,500 MW, mengalahkan pembangkit listrik Itaipu di perbatasan
Brazil-Paraguay (12,500 MW) yang selama ini menyandang predikat yang
terbesar di dunia. Dengan kapasitas sebesar itu, TGHP akan memasok kurang
lebih 10% dari total ketersediaan energi di Cina. Dibandingkan dengan
pembangkit listrik batubara dengan kapasitas daya listrik yang sama, TGHP
akan mengurangi emisi dan beberapa partikulat lainnya. Hal ini akan
mencegah hujan asam dan mengurangi efek rumah kaca di Asia Timur dan
Central Cina. Listrik tenaga air yang dihasilkan dari TGHP setiap tahunnya
akan menggantikan 50 juta ton batubara mentah yang digunakan dalam
pembangkit listrik batubara.
3. Manfaat Ekonomi
Kerugian jutaan dollar akibat banjit dapat dihindari dengan adanya TGD.
Tidak hanya itu, dengan adanya pasokan listrik dari pembangkit listrik ini
akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kota-kota yang tersuplai listrik
dari The Three Gorges Dam Hydropower Plant. Saat ini, listrik TGHP
dikirim tanpa henti ke Central Cina, Cina Timur, Guangdong, dan Chongqing
dengan jangkauan transmisi maksimum 1000 km. Selain hal itu tersebut
diatas, pembangunan The Three Gorges Dam juga bertujuan untuk
meningkatkan kapasitas pelayaran di Sungai Yangtze, memperluas jangkauan
pengiriman barang dan rute pelayaran ke daratan Cina. TGD juga
menciptakan akses langsung dari Samudera Pasifik ke daratan Cina, sehingga
kapal-kapal besar akan dapat langsung menuju daratan Cina dengan populasi
yang besar sehingga pada akhirnya akan menyebabkan munculnya pasar baru,
penciptaan lapangan kerja, dan vitalitas ekonomi.
4. Transfer Teknologi
Transfer teknologi akan membawa manfaat yang sangat besar walaupun
berupa intangible benefit. Dalam proses pembangunannya, TGD banyak
melibatkan vendor-vendor besar Eropa diantaranya Alstom, ABB, Kvaerner,
Voith General Electric dan Siemens yang bekerja sama dengan perusahaan
Cina yaitu Harbin Power Equipment and Dongfang Electrical Machinery.
Faktanya baru-baru ini, Harbin Harbin Electric Machinery, berhasil
memproduksi ultra-critical steam generator turbine dengan kapasitas 1000
MW yang diproduksi di Cina.
Dampak
Yang paling menarik perhatian dalam proyek pembangunan Three Gorges Dam
ini adalah begitu banyaknya dampak-dampak negatif yang harus dihindari dan
diminimalisir pada saat proyek pembangunan maupun sesudah bendungan ini
beroperasi. Menarik untuk dicermati, bagaimana para top management proyek
tersebut membuat pilihan-pilihan yang sulit dengan pertimbangan ekonomi, sosial
budaya, lingkungan dan lain-lain yang akhirnya menghasilkan keputusan-
keputusan yang harus mengorbankan beberapa hal yang kemudian menimbulkan
kritik dari masyarakat dunia. Pada dasarnya tidak ada satupun teknologi hasil
karya manusia yang tidak menimbulkan dampak negatif disamping manfaat besar
dari keberadaan teknologi tersebut.
1. Dampak Sosial dan Budaya
Proyek besar ini telah menorehkan catatan jumlah pengungsi lebih dari 1.2
juta jiwa dengan daerah terendam air untuk reservoir bendungan sebanyak
140 kota dan 1.350 desa. Keengganan untuk pindah dari tanah yang mereka
tempati sejak jaman nenek moyang mereka, tidak memadainya kompensasi
yang diberikan, kurangnya lapangan pekerjaan di tempat yang baru, masalah
korupsi dan lain-lain merupakan dampak sosial yang sangat luar biasa akibat
dari proyek ini. Reservoir sepanjang 600 kilometer yang membentuk
bendungan The Three Gorges Dam menyebabkan tenggelamnya banyak
bangunan bersejarah dan artefak-artefak yang telah ada sejak 800 tahun yang
lalu.
2. Sedimentasi
Sedimentasi lumpur pada hulu bendungan dapat mengakibatkan
berkurangnya efisiensi pembangkitan listrik karena berkurangnya pasokan
dan juga mempengaruhi kesuburan tanah di wilayah hilir sungai karena
lumpur tersebut mengandung unsur-unsur yang baik untuk kesuburan tanah.
Terobosan teknologi untuk mengatasi sedimentasi di hulu bendungan yaitu
dengan instalasi jalur flushing lumpur pada bagian bawah bendungan,
sehingga lumpur yang mengendap pada hulu bendungan dapat dialirkan ke
hilir bendungan. Teknologi ini dapat mengurangi 30-60% sedimentasi di hulu
bendungan sehingga bagian hilir sungan masih tersuplai oleh unsur-unsur
hara yang tekandung dalam lupur sungai.
3. Kekeringan di Hilir Sungai
Kesuksesan proyek Three Gorges Dam yang diyakini dapat mencegah banjir
di hilir sungai pada kenyataannya sekarang malah menyebabkan masalah baru
yaitu memacu kekeringan di pusat dan timur Cina. Pada bulan Januari, China
Daily melaporkan bahwa level permukaan sungai Yangtze telah mencapai
tingkat terendah dalam 142 tahun terakhir sehingga menyebabkan lusinan
kapal terdampar di sepanjang sungai di provinsi Hubei dan Jiangxi.
4. Ancaman Biodiversity
Sementara itu, di di mulut sungai Yangtze penduduk shanghai, kota terbesar
di cina, mengalami kekurangan air. Penurunan aliran air tawar juga berarti
bahwa air laut dari air laut cina Timur kini merangkak lebih jauh ke arah
hulu. Hal ini, pada gilirannya menyebabkan peningkatan jumlah ubur-ubur,
yang bersaing untuk mencari makan dengan ikan-ikan sungai dan
mengkonsumsi telur dan larva ikan-ikan sungai, sehingga mengancam
populasi aslinya.

Three Gorges Dam di cina mutlak merupakan bendungan terbesar di dunia.
Pembanguan bendungan ini memiliki dampak besar pada kehidupan masyarakat
cina sekitar bendungan, sehingga tidak hanya menyebabkan relokasi puluhan desa
tetapi juga relokasi monumen-monumen dan pemandangan. Karena ketinggian
bendungan Three Gorges ini, gunung yang biasanya terlihat tinggi menjulang
sekarang terlihat sedikit lebih rendah dari biasanya.

DAFTAR PUSTAKA

id.scribd.com/doc/99321031/three-Gorges-Dam.

lyeta12.blogspot.com/2008/12/3-gorges-dam-n-itis.html.

Lawrence, A.T dan Weber, J. (2008). Business and Society : Stakeholders, Ethics
and Public Policy, 12th ed. USA : McGraw Hill.

rockypanjaitan.blogspot.com/.../bendungan-terbesar-di-duniathr.