Anda di halaman 1dari 14

Aliran Modern dalam Islam (AMDI)

FAI UMSB Jrs PAI, Semester Ghasal 2007/2008

Email shofwan.karim@gmail.com
Homepage: http://shofwankarim-
resources.blogspot.com
http://shofwankarim.multiply.com

Transformasi Pembaharuan Pemikiran

03/20/08
I. Deskripsi Mata Kuliah
• “Innallaha yab’atsu lihazihil ummati ‘ala ra’si kulli miatin sanatin man yujaddidu laha
dinaha” . (HR. Abu Dawud, sunan dari Abu Hurairah). Sesungguhnya Allah
senantiasa akan membangkitkan untuk umat ini pada setiap akhir seratus tahun (satu
abad), seorang yang memperbarahui dinnya. (agamanya). (Lihat, Busthami
Muhammad Said, 1984: 2) Pada setiap zaman ada tokoh yang menjadi pembaharu
pemikiran Islam.Bagaikan kelanjutan dari pembaharuan sebelumnya, di periode
moderen, sejak awal abad ke-19 , peralihan, awal dan sepanjang abad ke-20,
wacana dan gerakan pembaruan pemikiran di dunia Islam berlangsung amat
propgresif dan massif (lihat, http://hilmanlatief.blogspot.com/). Kemunculan
pembaharu di abad modern ini dapat ditinjau dari kehadiran tokoh, gerakan dan
organisasi pada beberapa kawasan di antaranya Timur Tengah, meliputi Saudi
Arabia, Turki dan Mesir serta di anak benua India (Indo-Pakistan) dan Asia Tenggara
di antaranya Indonesia.
• Gagasan, wacana dan implementasi pembaharuan itu diteorikan oleh berbagai
kalangan sebagai revivalisme, reformisme, modernisme dan post modernisme. Baik
yang bersifat pemurnian (purifikasi) yang berhubungan dengan aqidah dan ibadah,
maupun rasionalisasi yang berhubungan dengan lapangan ijtihad muamalat fi
dunniya.
• Mata kuliah ini, mengenalkan kepada mahasiswa gerakan modern dalam Islam yang
dipelopori oleh tokoh, gerakan dan organisasi ummatg Islam di beberapa negara
pada beberapa kawasan.

03/20/08
II. TUJUAN
A. Umum:
Mahasiswa dapat mengetahui perkembangan modern di dunia
Islam dalam upaya mereka menguasai dan memperdalam ilmu
pengetahuan dan wawasan keilmuan untuk menjawab tantantangan
dan tuntutan zaman.

B. Khusus/Instruksional:
Dengan melakukan studi terhadap isu-isu moderen dan kontemporer serta
persoalan-persoalan aktual yang berkaitan
dengan Islam dan modernisasi, mahasiswa diharapkan dapat:
· Memahami dasar-dasar pemikiran gerakan pembaruan dalam Islam yang dipelopori oleh tokoh dan organisasi
Islam modern.
· Memahami tema-tema pokok dan metodologi yang ditawarkan oleh tokoh maupun organisasi pembaru di dunia
Islam modern..
· Memberikan analisis terhadap isu-isu strategis yang berkaitan dengan gerakan pembaruan pemikiran
keagamaan di dunia Islam, umumnnya, dan Indonesia pada khususnya. .
· Memberikan solusi pemikiran alternatif terhadap geraka pembaruan Islam modern dalam konteks ke
Indonesiaan.

03/20/08
II. Sumber/ Rujukan

• Ahmad Amin, Zu’ama al-Ishlah fi ‘ashr al-hadist


• Niyazi Berkes, The Development of Secularism in Turkey
• Harun Nasution, Pembaharuan dalam Islam
• Harun Nasution, Pembaharuan dalam Islam: Serjarah Pemikiran dan Gerakan
• (Jakarta : Bulan Bintang, 1975);
• ----------------------, Islam Ditinjau dari Berbabagai Aspek
• ----------------------, Islam Rasional
• Mukti Ali, Alam Pikiran Islam Modern di India-Pakistan
• ----------------, Alam Pikiran Islam Modern di Timur Tengah
• Adam, C, Islam and Modernism in Egypt
• Albert Hourani, Arabic Thought in The Liberal Age
• Iqbal, The Reconstruction of Religious Thought in Islam
• Deliar Noer, Gerakan Moderen Islam di Indonesia 1900-1942, (Jakarta: LPES, 1980)
• Nurcholish Madjid Khasanah Intelektual Islam (Jakarta: Bulan Bintang, 1994);
• Fazlur Rahman, “Gerakan Pembaharuan dalam Islam di Tengah Tantangan Dewasa ini,” dalam
Harun Nasution dan Azyumardi Azra (eds.) (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1985)
• Mitsuo Nakamura, The Crescent Arises over the Banyan Tree: A Study of the Muhammadiyah
Movement in a Central Javanese Town (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1993);
• Dan sumber-sumber lain yang relevan

03/20/08
II. TOPIK INTI
A. INTRODUKSI :
1. lahirnya peradaban modern; latar
belakang munculnya perkembangan
modern; beberapa terminologi yang
berkaitan dengan perkembangan
modern: tradisionalisme, pemurnian,
pembaharuan, reformisme, tajdid,
ishlah, modernisme, westernisme,
sekularislme dll.

03/20/08
B. REVIVALISME DAN MODERN ISME
2. Muhammad ibn Abdul Wahab dan Gerakan al-Muwahhidun : pemurnian ajaran
Islam
3. Jamaluddin al-Afghani : Pan Islamisme.
4. Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha: Akal, Wahyu serta pembaharuan
pendidikan Islam.
5.Tiga Aliran pembaharuan di Turki: Islam, Barat dan Nasionalisme .
6.Mustafa Kamal: Sekularisme di Turki.
7.Pemikiran Moderen Islam di India-Pakistan :Gerakan Mujahiddin dan Sekolah
Deoband; Sayid Ahmad Khan dan Gerakan Aligarch. Pemikiran Iqbal dan Ali
Jinnah (Hubungannya dengan kemerdekaan Pakistan);

03/20/08
C. ISLAM, POLITIK DAN
MASALAH KENEGARANAN

8. Abul A'la Al-Maududi


9. Fazlur Rahman
10. M. Natsir, Nurcholish Madjid, Amien
Rais, Abdul Rahman Wahid dan Ahmad
Syafii Maarif.

03/20/08
D. EMANSIPASI WANITA DAN
WACANA GENEDER
11. Qasim Amin dan Riffat Hassan
12. Ali Asghar Enggineer, Fatima Mernisi,
Amina Wadud Muhsin, dan Leila Ahmed.

03/20/08
E. ISLAM, PERADABAN MODERN
DAN POSMODERNISME

13. Mohammad Arkoun


14. Hassan Hanafi
15. Malek bin Nabi
16. Samuel P. Hunttington
17. Islam dan Postmodernisme

03/20/08
Introduksi: Modern,
Modernisme dan Modernisasi
Kata-kata "modern", "modernisme", dan "modernisasi",
seperti kata lainnya yang berasal dari Barat, telah
dipakai dalam Bahasa Indonesia. Dalam masyarakat
Barat "modernisme" mengandung arti pikiran, aliran,
gerakan dan usaha-usaha untuk mengubah paham-
paham, adat-istiadat, institusi-institusi lama dan lain
sebagainya, agar semua itu menjadi sesuai dengan
pendapat-pendapat dan keadaan-keadaan baru yang
ditimbulkan oleh ilmu pengetahuan dan teknologi
modern. Pikiran dan aliran itu muncul antara tahun
1650 sampai tahun 1800 M., suatu masa yang terkenal
dalam sejarah Eropa sebagai The Age of Reason atau
Enlightenment, yakni masa pemujaan akal. (Harun
Nasution, Pembaharuan dalam Islam: Sejarah
Pemikiran dan Gerakan, 1975:11)

03/20/08
• Paham ini mempunyai pengaruh besar pada
masyarakat Barat, dan segera memasuki
lapangan agama yang dipandang di Barat
sebagi penghalang kemajuan. Modernisasi
dalam hidup keagamaan di Barat mempunyai
tujuan untuk menyesuaikan ajaran-ajaran yang
terdapat dalam agama Katolik dan Protestan
dengan ilmu pengetahuan dan filsafat modern.
Di Barat aliran ini akhirnya melahirkan
sekularisme. (Ibid)

03/20/08
Yang dimaksud dengan Islam klasik terutama
adalah Islam yang mencapai kernajuannya, dan
yang menjadi pusat perhatian studi ialah
peradaban Islam yang terdapat pada masa itu. Ini
mencakup studi atas sejarah Islam, Al-Quran,
hadis, syariat, teologi, filsafat, tasawuf, ketata-
negaraan, institusi-institusi kemasyarakatan seperti
madrasah, pengadilan, pertahanan, pemerintahan,
dan sebagainya. (Harun Nasution, Islam Rasional,
1980)

03/20/08
Perbandingan Nilai Tradisional dan
Modern[1]
Tradisional Modern
Tidak menjaga waktu Menjaga waktu

Statis Dinamis
Fanatik Toleran
Tertutup Terbuka
Orientasi pada masa lalu Orientasi pada masa depan
Status otomatis (ascriptive) Status karena prestasi
Keterikatan primordial, seperti Keterikatan pada lingkungan
famili, suku, (sering juga yang lebih luas berupa
disebut agama) bangsa, pergaulan
internasional; penipisan dan
kenetralan terhadap agama
Tidak lugas Lugas[2]

[1]
Deliar Noer, Ideologi, Politik dan Pembangunan, (Jakarta: Yayasan Pengkhidmatan, 1983), hal. 6.
[2]
Bagian dari kuliah PMDI (1) FU IAIN IB SM Ganjil 2006

03/20/08
Jadwal
rABU, Pk 10.30-11.10

03/20/08