Anda di halaman 1dari 19

TUGAS EKONOMI PRODUKSI PERTANIAN

FUNGSI PRODUKSI COBB DOUGLAS


DAN MODIFIKASINYA
Oleh:
M ROFIUD ROZAK
20102503019
PROGRAM STUDI AGRIBISNIS
PASCASARANA
UNI!ERSITAS SRI"IAYA
PALEMBANG
2011
FUNGSI COBB#DOUGLAS DAN MODIFIKASINYA
Fungsi Cobb Douglas merupakan salah satu bentuk fungsi produksi yang sering
digunakan dalam analisa produktivitas. Menurut Muthmainah beberapa alasan
praktis dalam menggunakan fungsi produksi Cobb Douglas ini yaitu :
a. Bentuk fungsi Cobb Douglas bersifat sederhana dan mudah penerapannya.
b. Fungsi produksi Cobb Douglas mampu menggambarkan keadaan skala
hasil (return to scale) apakah sedang meningkat tetap atau menurun.
c. !oefisien"koefisien fungsi Cobb Douglas secara langsung
menggambarkan elastisitas produksi dari setiap input yang dipergunakan
dan dipertimbangkan untuk dika#i dalam fungsi produksi Cobb Douglas
tersebut.
d. !oefisien intersep dari fungsi Cobb Douglas merupakan indeks efisiensi
produksi yang secara langsung menggmbarkan efisiensi penggunaan input
dalam menghasilkan output dari sistem produksi yang sedang dika#i.
$ada dasarnya fungsi produksi Cobb"Douglas asli hanya terdiri dari dua
input yaitu input pertama berupa tenaga ker#a (labor) disingkat dengan simbol %
dan input kedua berupa modal (capital) disingkat dengan simbol ! (%aila &usein
'(()). !edua input ini dikatagorikan sebagai variabel bebas (independent
variables) sedangkan #umlah produk disingkat dengan * atau + dikatagorikan
sebagai variabel terikat (dependent variabel). ,eringkali variabel bebas tenaga
ker#a (%) dan modal (!) dinyatakan sebagai input -
.
(input pertama) dan -
'
(input kedua). Bentuk fungsi produksi yang asli dinyatakan sebagai persamaan
berikut ini (Debertin ./)0).
* 1 2 -
.
3
-
.
(."3)
44444444444444444444444.. (.)
Dimana : * 1 #umlah produk (output)
2 1 tingkat teknologi dari masyarakat (intercept)
-
.
1 input tenaga ker#a
-
'
1 input modal
2 1 paramaeter yang akan diperoleh dari hasil regresi
Fungsi produksi Cobb"Douglas dapat #uga dinyatakan dengan simbol variabel
dan parameter yang berbeda dalam bentuk persamaan berikut (Semaoen.//').
+ 1 2 !

.

%

'
4444444444444444 ( ')
2tau + 1 2 -
.

.

-
'

'
444444444444444 (5)
Dimana :
+ 1 produk (output)
-
.
atau ! 1 input modal
-
'
atau % 1 input tenaga ker#a

.
dan
'
1 koefisien regresi atau parameter dimana nilai setiap
parameter adalah 6.
(
.
7
'
) 1 . dan nilai koefisien regresi ( 6 (
.

'
) 6 .
!eunggulan fungsi Cobb"Douglas ini dapat #uga dilihat dari karakteristik
utama yang dimiliki. $ada uraian berikut ini akan dibahas beberapa karakteristik
fungsi Cobb"douglas dan fungsi bertipe Cobb"Douglas.
K$%$&'e%()'(& F*+,)( C-..#D-*,l$) /$+ Be%'(0e C-..#D-*,l$)
Beberapa karakteristik fungsi Cobb"Douglas yang terpenting adalah
(Debertin, 1986 dan Semaoen, 1992) :
(1) Mempunyai tingkat8dera#at keragaman satu (homogenous of degree one)
terhadap penggunaan kedua inputnya atau skala perolehan hasil bersifat
konstan (constant returns to scale). &al ini disebabkan fungsi Cobb"
Douglas mempunyai dua variabel bebas (-
.
atau % dan -
'
atau !) dengan
bentuk perkalian dimana #umlah koefisien regresinya (
.
dan
'
) sama
dengan satu.
(catatan : ,kala pengembalian usaha (return to scale) dapat diperoleh
dengan men#umlahkan semua koefisien regresinya).
(') $roduk Mar#inal ($M) untuk input ke 9: ($M1 f
i
) lebih besar dari nol
(f
i
1;+8;-
.
< ()
(3) =lastisitas produksi dari masing"masing input (=p
i
) akan sama dengan
nilai koefisien regresinya (
i
) dimana
>ilai =p
i
adalah (6 6 . karena $M. 1 f. < (
Bukti : ?ika i 1 . maka $Mi 1 f. adalah $M. 1 f. < (
f
.
1 1 $M . dan =p
.
1 1 1
.
4444444444 (@)
=$
.
1 atau ' 1 $M
.
1 . +8-
.
444444444 (A)
!arena output (+) dan input (-
.
) tidak mungkin negatif (selalu positif)
sedangkan
.
#uga positif maka $M
.
1 f
.
< ( (positif).
(4) ,kala pengembalian usaha (return to scale) dapat #uga diperoleh dengan
men#umlahkan semua elastisitas produksinya atau . $ada
bentuk fungsi Cobb-Douglas sudah dibuktikan bahBa :
=p
i
1 koefisien regresinya (
.
) maka skala pengembalian usaha (return to
scale adalah
(A) $roduk mari#inal yang positif ($M
i
<() akan semakin kecil nilainya
dengan makin besarnya #umlah input yang digunakan. ?adi $M
i
Balaupun
selalu positif tetapi makin menurun nilainya dengan makin besarnya
#umlah input yang digunakan atau berlaku hukum kenaikan hasil yang
semakin berkurang (the la of diminishing mariginal returns) untuk setiap
input yang digunakan. &al ini sesuai dengan sifat produksi pertanian
dimana produkrifitas hasil penggunaan inputnya makin lama makin turun
untuk setiap penambahan satu"satuan input yang sama.
(0) Daya substitusi mar#inal (!ar"inal #ate of $echnical Substitution) adalah
rasio derivatif parsial dari kedua input untuk pembahasannya sebagai
berikut :
D,MC
.
C
'
1 MDE, C
.
C
'
1 1 " 1 444444444 (0)
2tau :
D,MC
'
C
.
1 MDE, C
'
C
.
1 1 " 1 444444444 (F)
Gntuk kasus fungsi produksi Cobb-Douglas maka Daya substitusi mar#inal
men#adi :
D,MC
.
C
'
1 1 4444444444444444......... ())
2tau
D,MC
'
C
.
1 1 4444444444444444......4(/)
Catatan : $M
. 1
H
.
(+8-
.
)

(F) =lastisitas substitusi selalu sama dengan satu
4444444............
(.()
Dimana :D,M C.C' 1 44444444444444..............
(..)
4444444444444.....
(.')
Ke*+,,*l$+ /$+ Kele1$h$+ F*+,)( C-..#D-*,l$)
Beberapa keunggulan dan kelemahan fungsi Cobb"Douglas dapat dipakai
sebagai bahan pertimbangan peneliti untuk menggunakan fungsi ini sebagai
penduga model (matematis) penelitiannya :
213 Ke*+,,*l$+#&e*+,,*l$+ 4*+,)( C-..#D-*,l$) $+'$%$ l$(+ :
(a) Bentuk fungsi sederhana dan ekonomis dalam perhitungan pendugaan
parameter yaitu dapat digunakan peralatan sederhana atau canggih
tergantung kemampuan peneliti. &asil u#i statistik seringkali
menghasilkan dugaan yang nyata.
(b) $roduk mar#inal ($M
i
) yang semakin menurun #ustru memudahkan
memperoleh estimasi skala ekonomi dan sumbangan setiap input yang
digunakan.
(c) 2pabila sudah diperoleh fungsi penduga Cobb"Douglas maka peneliti
tidak perlu menghitung besaran =lastisitas produksi dari masing"
masing input (=$
i
) karena nilai =$
i
langsung dapat dibaca dari
koefisien regresinya (
.
). >ilai =$ dari masing"masing input
menggambarkan tingkat produktifitas dari penggunaan input tersebut
sehingga dapat diketahui apakah penggunaan setiap input tersebut
sudah optimum atau belum.
223 Kele1$h$+#&ele1$h$+ .e+'*& 4*+,)( C-..#D-*,l$)5 $+'$%$ l$(+ :
(a) >ilai elastisitas substitusi (=s) sama dengan satu dan #alur perluasan
usaha berbentuk garis linier pada fungsi CD nampaknya tidak realistis
terutama pada sektor pertanian. &al ini disebabkan nilai =s
menun#ukan kemampuan mensubstitusikan kedua input yang
digunakan. Bila nilainya satu berarti daya substitusinya persis sama
antara input yang digantikan dengan yang menggantikan.
(b) &asil pendugaan dengan fungsi Cobb"Douglas tidak memuaskan
bilamana data yang digunakan mencakup produk mar#inal yang
bertambah dan menurun atau $M < ( dan $M 6 (. Fungsi Cobb"
Douglas adalah fungsi pangkat dan akan menghasilkan kurva yang
makin mendatar dengan bertambahnya pemakaian input karena $M
akan makin kecil sehingga produksi fisik yang maksimum akan dapat
didefinisikan.
(c) =lastisitas produksi dan :socline (garis yang menghubungakn titik"titik
dengan D,M yang konstan8sama) dari fungsi Cobb"Douglas adalah
konstan dan linier pada bidang kurva isoproduk. Bentuk ini tidak
sesuai dengan perubahan kadar substitusi dengan makin besarnya
pemakaian input. $erubahan dalam kadar substitusi konstan men#adi
tidak konsisten apabila menggunakan asumsi teknologi netral tanpa
memperhatikan skala usaha (usaha besar atau kecil dianggap sama).
2pabila peneliti ingin mengestimasi model penelitiannya dengan fungsi
prodouksi Cobb-Douglas atau bertipe Cobb-Douglas dengan bantuan peralatan
sederhana maka fungsi Cobb"Douglas in mula"mula ditransformasikan ke
dalam bentuk logaritma sebagai berikut :
* 1 2 -
.

.
-
'

'
Bentuk asli
%og * 1 log 2 7 H
.
log -
. 7
H
'
log -
'
Bentuk %ogaritma
$ersamaan yang dihasilkan adalah persamaan linier sederhana dengan dua
variabel bebas (-
.
-
'
) dan parameternya log 2
.

'
. Gntuk selan#utnya
dengan teknik regrasi sederhana seperti menggunakan metode kuadrat terkecil
dapat diestimasi fungsi produksi yang dikehendaki.
Menurut ,oekartaBi .//() penyelesaian fungsi Cobb-Douglas dengan
cara transformasi kedalam bentuk logaritma agar men#adi bentuk fungsi linier
pada dasarnya memerlukan persyaratan"persyaratan antara lain :
(.) >ilai pengamatan yang diperoleh dari lapangan (data primer atau
sekunder) tidak boleh bernilai nol. &al ini disebabkan pada Baktu
ditransformasikan kedalam bentuk logaritma maka nilai nol akan
men#adi suatu bilangan yang besarnya tidak diketahui (infinite
number). Gntuk mengatasinya nilai nol tersebut diubah men#adi suatu
nilai positif meskipun sangat kecil (mendekatia nol).
(') $erlu asumsi bahBa tidak ada perubahan teknologi pada setiap
pengamatan. &al ini berarti bila analisis memerlukan lebih dari satu
model maka perbedaan model tersebut terletak pada intercept bukan
pada kemiringan (slope) fungsi tersebut.
(5) ,etiap variabel bebas (-
.
) mempunyai daya saing sempurna
(@) 2pabila terdapat perbedaan lokasi (pada fungsi produksi) seperti faktor
:iklim sudah tercakup pada pengganggu (faktor kesalahan) I.
,elan#utnya menurut Soe%artai&199') disamping kelebihan"kelebihan
fungsi Cobb"Douglas dibandingkan fungsi"fungsi lain terdapat kelemahan"
kelemahan atau kesulitan"kesulitan dalam penggunaanya antara lain :
(.) ,pesifikasi variabel yang keliru pada model penelitian akan
menghasilkan nilai elastisitas produksi (=p
i
) yang negatif terlalu besar
atau terlalu kecil. ,elain itu spesifikasi yang keliru #uga akan memicu
ter#adi multikolinearitas pada variabel bebasnya (-
i
).
(') !esalahan pengukuran variabel (tergantung pada validitas data) akan
menyebabkan nilai elastisitasnya men#adi terlalu tinggi atau terlalu
rendah.
(5) Faktor mana#emen merupakan faktor penting dalam meningkatkan
produksi tetapi kadang"kadang variabel ini sulit diukur karena erat
hubungannya dengan penggunaan variabel bebas lain. ,edangkan
penggunaan variabel mana#emen akan meningkatkan efisiensi teknik
atau menggeser fungsi produksi ke atas sehingga melupakan variabel
ini dalam fungsi pendugaan akan menghasilkan estimasi yang bias.
(@) ,ulitnya menghindari mukltikoliniaritas antara variabel"variabel bebas
yang digunakan dalam prakteknya.
(A) !esulitan"kesulitan dalam penggunaan data dibidang pertanian antara
lain :
(a) Jariasi data input (seperti : harga pupuk benih) relatif kecil karena
diatur8dikontrol oleh pemerintah.
(b) $engukuran atau definisi data yang dipakai sulit dilakukan (misal :
upah tenaga ker#a menggunakan upah riil atau upah yang
diperhitungkan (ooportunit( cost).
(c) Data tidak boleh bernilai nol atau negatif sehingga perlu
penanganan bila ingin dipehitungkan dalam model.
(d) Beberapa asumsi dalam menggunakan fungsi Cobb"Douglas ini
tidak selalu mudah dipakai dalam prakteknya misal : asumsi
teknologi netral sulit ditemukan di lapangan
M-/(4(&$)( F*+,)( C-..#D-*,l$)
,ebagaimana diuraikan sebelumnya bahBa fungsi Cobb Douglas asli
hanya terdiri dari dua variabel bebas dan #umlah koefisien regresinya harus
bernilai sama dengan satu. $enggunaan fungsi penduga dengan sifat"sifat seperti
dia atas mempunyai banyak kelemahan dan sulit diterapkan pada penelitian.
Gntuk itu dilakukan modifiaksi bentuk Cobb Douglas dengan tetap
memperhatikan beberapa kriteria utamanya terutama yang mempunyai
kelebihan dalam penggunaannya. Beberapa modifikasi dilakukan sehingga
dihasilkan fungsi bertipe (mirip) Cobb Douglas. Melalui modifikasi dari fungsi
Cobb"Douglas dapat diperoleh fungsi"fungsi sebagai berikut :
* 1 2 -
.

.
-
'

'
444444444444444 (.5)
Dimana :
* 1 output yang dihasilkan
-
.
dan -
'
1 input yang digunakan
2
.

'
1 parameter dimana (
.
7
'
1 k)
k 1 konstanta dimana nilainya tidak harus ,atu
Berikut seperti ini tidak memenuhi semua kriteria utama yang harus ada
pada bentuk fungsi Cobb"Douglas dimana nilai k bisa lebih besar atau lebih
kecil dari satu sehingga tingkat keragaman fungsi tidak sama dengan satu (bisa
lebih besar atau lebih kecild ari satu). ,elain itu fungsi ini mempunyai skala
perolehan hasil yang semakin meningkat atau menurun bukan konstan.
Meskipun demikian fugnsi ini masih bisa ditransformasikan ke dlaam bentuk
logaritma dan parameternya #uga bisa diestimasi dengan teknik regresi dengan
menggunakan metode kuadrat terkecil ()*S !ethod) dimana fungsi yang
diregresi tersebut mempunyai dua vaariabel bebas yaitu -
.
dan -
'
.
* 1 2 -
.

.
-
'

'
-
5

544
-
i

i
.............................................................
(.@)
Dimana :
* 1 output
-
.
4-
i
1 input variabel
2
.
4.
i
1 parameter dimana #umlah parameter (i7.)
i 1 .'44444.dst
Bentuk fungsi seperti ini #uga bisa ditransformasikan kedalam bentuk
logaritma parameter"parameternya bisa diestimasikan dari data lapangan dengan
menggunakan teknik refresi seperti bentuk fungsi"fungsi diatas. ?ika #umlah
input variabel ditingkatkan (ditambah) maka otomatis #umlah parameternya #uga
akan bertambah dengan asumsi setiap input variabel mempunyai produk
mar#inal bernilai positif ($M<(). =lastisitas produksi dari masing"masing input
(=p
i
) dicerminkan oleh koefisien regresinya (
i
).
>ilai =pi bisa lebih bear dari satu ( =pi

< .) #ika fungsinya meningkat
pada tingkat kenaikan hasil yang semakin bertambah atau lebih kecil dari satu (
=pi 6 .) #ika fungsinya meningkat dengan tingkat kenaikan yang semakin
berkurang. >ilai gabungan dari elastisitas produksi ini ( =pi) #uga
mencerminkan pada daerah produksi mana fungsi produksi tersebut berada
dimana #ika :
=pi 1 =p total < . berada pada daerah produksi pertama
=pi 1 =p total 6 . tetapi =p total < ( berada pada daerah produksi
kedua
=pi 1 =p total 6. berada pada daerah produksi ketiga
Be.e%$0$ K%('e%($ U'$1$ F*+,)( P%-/*&)( Be%'(0e C-..#D-*,l$)
Beberapa kriteria utama fungsi produksi bertipe Cobb Douglas dapat
dibahas berikut ini :
(1) Mempunyai dera#at keragaman (homogenous of degree) sebesar #umlah
koefisien regresinya
(') =lastisitas parsial dari setiap input adalah sama dengan nilai koefisien
regresi dari masing"masing input (variabel bebasnya) yaitu
=p
i
1
i
1
(i 1 input ke i)
(5) ,etiap input harus digunakan untuk output yang dihasilkan #ika salah satu
input tidak digunakan (-
i
1 () maka fungsi bertipe Cobb Douglas dengan
bentuk perkalian ini akan menghasilkan output bernilai nol.
(@) ?umlah variabel bebas bisa lebih kecil atau lebih besar dari dua dan #umlah
koefisien regresi tidak harus sama dengan satu. >ilai ini mencerminkan
daerah produksi diamana proses produksi tersebut berlangsung sehingga
bisa diketahui tingkat produksi yang di#alankan sudah optimum atau
belum.
F*+,)( I)-0%-/*& /$+ $l*% Pe%l*$)$+ *)$h$
Fungsi isoproduk (iso+uant) dari fungsi produksi bertipe Cobb Douglas
dapat diturunkan sebagai berikut :
* 1 2 -
.

.
-
'

'

$M
.
1 f
.
1 H
.
2-
.

.
"

.
-
'

'

$M
'
1 f
'
1 H
'
2-
.

.
-
'

'
"

.

Maka rumus daya substitusi men#adi :
D,MC.C' 1 " 1 " 1
>ilai D,MC
.
C
'
menyatakan kemiringan (slope) fungsi isoproduk -
'
1 f (-
.
)
sedangkan D,MC'C. 1 1 " adalah kemiringan (slope) fungsi
isoproduk -
.
1 g (-
'
).
Gntuk memperoleh persamaan (fungsi) isoproduk dapat diperoleh dengan
menetapkan output pada tingkat tertentu (misal : * 1 *
o
) dan merubah
persamaan diatas dalam bentuk :
-
'
1 f (-
.
) atau -
.
1 g (-
'
) 44444444444444444.(.A)
?adi : *
o
1 2 -
.

.
-
'

'
dinyatakan dalam -
'
1 f (-
.
)
C(%(#6(%( &*%7$ ()-0%-/*& 0$/$ 4*+,)( .e%'(0e C-.. D-*,l$) $/$l$h :
(.) Merupakan kurva yang turun dari kiri atas ke kanan baBah atau kurva
bersudut negatif (D,M bernilai negatif)
(') !urva cembung terhadap titik nol yang dicerminkan dari nilai D,M makin
kecil.
(3) !urva yang mendekati sumbu -
.
dan -
'
(asimtot terhadap sumbu absis
dan ordinat). $osisi kurva akan lebih mendekati sumbu -
.
daripada -
'
#ika
nilai
.
<
'
maka =p
.
< =p
'
,ebaliknya akan lebih mendekati sumbu -
'
#ika nilai
'
<
.
maka =p
'
< =p
.
(ingat : bentuk kurva seperti ini hanya
berlaku #ika =p
i
< ()
Gntuk mencari fungsi #alur perluasan usaha (,-pansion .ath) maka dapat
diperoleh dengan menetapkan fungsi ?$G ini dalam bentuk -
'
1 f (-
.
) Caranya
adalah dengan mencari D,M sebagai syarat untuk menentukan kombinasi
optimum selan#utnya nyatakan dalam persamaan -
'
1 f (-
.
)
M$&)(1$)( F*+,)( P%-/*&)( /$+ Ke*+'*+,$+
Fungsi produksi Cobb Douglas dan bertipe Cobb Douglas dengan ciri khas
bentuk perkalian ternyata tidak akan pernah mencapai tingkat produksi
maksimum untuk penggunaan input -
.
dan -
'
tertentu. &al ini dapat
dibuktikan sebagai berikut.
,yarat pertama (/irst )rder Condition).
* 1 f (-
.
-
'
) derivatif pertama parsial atau f
i
1 (
1 f. 1 ( 44444444444444444444................(.0)
1 f' 1 ( 44444444444444444444.................(.F)
&al ini hanya berlaku bila tidak ada input yang digunakan berarti tidak
ada output yang dihasilkan (* 1 (). $en#elasan mengapa fungsi Cobb Douglas
atau bertipe Cobb Douglas tidak mempunyai tingkat produksi maksimum karena
tidak mempunyai garis punggung (ridge line). ,edangkan tingkat produksi
maksimum baik pada masing"masing isoproduk maupun pada peta isoproduk
harus terletak pada garis punggung. ,elain itu fungsi Cobb Douglas dan bertipe
Cobb Douglas mempunyai keuntungan maksimum #ika koefisien fungsinya lebih
kecil dari satu (
i
6 .) berarti produksi berada pada daerah dua dengan
elastisitas produksi total kurang dari satu ( =p
i
6 .).
?ohn F Klson menyatakan bahBa transformasi logaritmatik dari fungsi
produksi disa#ikan dalam bentuk log"linear dimana bentuk tersebut umum
digunakan dalam analisa ekonometrika dengan menggunakan tekniok regresi
linear. Bentuk tersebut dapat digunakan untuk mengestimasi dari nilai koefisien
dan u#i hipotesa statistic tentang tingkat skala pengembalian.
$enerpan fungsi poduksi Cobb Douglas dalam penelitian salah satunya
telah dilakukan oleh ,yafrudin Mandaka dan M. $arulian &utagaol dalam
penelitiannya yang ber#udul L2nalisis Fungsi !euntungan =fisiensi =konomi
dan !emungkinan ,kema !redit Bagi $engembangan ,kala Gsaha $eternakan
,api $erah Dakyat di !elurahan !ebon $edes !ota BogorM.
,yafrudin dan $arulian dalam penelitiannya melakukan penurunan dari fungsi
produksi Cobb Douglas men#adi fungsi keungan Cobb Douglas sebagai berikut :
ln NO 1 ln 2O 1 3.O ln PiO 7 H#O ln Q# 7 R Dsk8sb
dimana :
2 : :ntersep
N O : !euntungan pSeternak yang dinormalkan (Dp. 8hari)
PiO : &arga yang dinormalkan (Dp. 8kg)
3.O : !oefisien input tidak tetap
H#O : !oefisien input tetap
R Dsk8sb : !oefisien peubah dummy skala usaha Dsb 1 . untuk skala usaha
sedang D sk 1 ( untuk usaha kecil
,elan#utnya dari formula tersebut dibuktikan apakah usaha peternakan sapi
perah rakyat di !elurahan !ebon $edes mempunyai kondisi :D, CD, atau DD,
diu#i dengan menggunakan koefisien input tetap dari fungsi keuntungan Cobb
Douglas.
?ika ?umlah Hi 1 . maka usaha peternakan sapi perah rakyat mempunyai kondisi
CD,
?ika ?umlah Hi < . maka usaha peternakan sapi perah rakyat mempunyai kondisi
:D,
?ika ?umlah Hi 6 . maka usaha peternakan sapi perah rakyat mempunyai kondisi
DD,.
&asil penelitian ,yafrudin dan $arulian tersebut ditampilkan pada Eabel .
Eabel .. &asil $enelitian $arameter $enduga Fungsi !euntungan GK$ $eternak
,api $erah di !elurahan !ebon $edes
Jariabel
!oef.
Degresi
>ilai t"
hitung
>ilai $"
Jalue
!onstanta .5. (@. (0)0
&arga pakan konsentrat ..'OO ()@ (@.'
&arga pakan hi#auan "(5'5 "(50 (F'5
Gpah tenaga ker#a "('AF "(0. (A@)
&arga riil perlengkapan kandang untuk pemeliharaan (.5) (5A (F'F
&arga 8 >ilai obat"obatan "(0./ "(FA (@A/
?umlah induk produktif (/'FOOO '.5 ((@A
$engalaman beternak "((A) "(') (F)A
Dummy skala usaha (@AFO (F/ (@5F
D"sT 1 0F' U
!eterangan : OOO >yata pada tingkat kenyataan /A persen
OO >yata pada tingkat kepercayan 0( persen
O >yata pada tingkat kepercayan A0 persen
Dari hasil penelitian tersebut terlihat bahBa :
.. >ilai D' sebesar 0F' persen dikategorikan hubungan variabel tak bebas dan
variabel bebas telah dimodelkan dengan baik.
2. !ondisi ekonomi skal usaha menun#ukkan decreasing return to scale dimana
kenyataan tersebutb diukung oleh nilah #umlah H# lebih kecil dari . (()0/).
&al tersebut berarti bahBa setiap penambahan input tetap dalam #angka
pan#ang selalu diikuti oleh kenaikan output dengan hasil yang semakin
berkurang.
D2FE2D $G,E2!2
Devbertin David %../)0. 2gricultural $roduction =conomics. Gniversity of
!entucky.
&usin %aila '((). =konomi $roduksi $ertanian (2nalisis ,ecara Eeoritis dan
!uantitatif). Fakultas $ertanian Gniversitas ,riBi#aya :nderalaya.
Mandaka ,yafrudin V &utagaol M.$arulian. ?urnal L2nalisa Fungsi
!euntungan =fisiensi =konomi dan !emungkinan ,kema !redit Bagi
$engembangan ,kala Gsaha $eternakan ,api $erah Dakyat di !elurahan
!ebon $edes !ota BogorM $rogram ,tudi Mana#emen 2gribisnis
Departemen :lmu":lmu ,osial =konomi Fakultas $ertanian :nsitut
$ertanian Bogor.
Mutmainah. 2nalisa $roduksi Diklat 2nalisa $roduktivitas Modul J:: $usat
$engembangan Bahan 2#ar GMB
>icholson Palter Eer#emahan oleh &utabarat Danny..//. Mikroekonomi
:ntermediate dan $enerapannya =disi ketiga. =rlangga ?akarta.
Klson ?ohn F. =con 555. Macro =conomic Eeory : ,upplemnentary >otes on
Ehe Cobb Douglas $roduction Function.