Anda di halaman 1dari 36

1

2
3
MENGATUR JUMLAH CAIRAN TUBUH
MENGATUR KADAR ION-ION PENTING
DALAM TUBUH
MENGATUR OSMOLARITAS CAIRAN
EKSTRASEL
MENGATUR KESEIMBANGAN ASAM
BASA
MENGHASILKAN HORMON UNTUK
MENGATUR TEKANAN DARAH DAN
PRODUKSI SEL DARAH
SANGAT PENTING
UNTUK MENGATUR
KESEIMBANGAN
FISIOLOGIS TUBUH
4
EPO ATAU ERYTHROPOITIN,
MERANGSANG SUMSUM TULANG
GUNA MEMBENTUK SEL-SEL DARAH
MERAH
RENIN, MENGATUR TEKANAN DARAH
VITAMIN D AKTIF, MEMPERTAHANKAN
KALSIUM DALAM TULANG & MENOR-
MALKAN KOMPOSISI KIMIAWI
MINERAL DALAM TUBUH
5
SIND.GAGAL GINJ AL
GAGAL GINJAL AKUT
GAGAL GINJAL KRONIS
SIND.GLOMERULO VASKULAR
NEFRITIS AKUT
SINDROMA NEFROTIK
HIPERTENSI
PROTEINURIA TANPA
KELUHAN
SIND.TUBULOINTERSTISIAL
NEFRITIS INTERSTITIAL
INFEKSI & PYELONEFRITIS
NEFROPATI OBSTRUKSI
BATU GINJAL
TUMOR GINJAL
NEFROPATI DIABETIC
6
NYERI PINGGANG & PERUT
BAWAH TERUTAMA SAAT
KENCING
KENCING KELUAR DARAH
KENCING KERUH,
BERBUSA
DEMAM, SESAK NAPAS,
ANEMIA
KENCING SANGAT
BERKURANG / TIDAK ADA
BENGKAK PADA KAKI,
TANGAN, WAJAH
HIPERTENSI
7
PENGERTIAN
PENURUNAN SECARA TIBA-TIBA FUNGSI
GINJAL PADA INDIVIDU YG SEMULA
NORMAL, DITANDAI DG KENAIKAN UREUM
DAN KREATININ DARAH SECARA
PROGRESIF
RENAL
PRARENAL
POSTRENAL
8
PRARENAL :
PERDARAHAN
MUNTABER
LUKA BAKAR
INFEKSI BERAT
(SEPSIS)
GAGAL
JANTUNG
KONGESTIF
SYOK
ANAFILAKTIF
POST RENAL :
BATU
SALURAN
KENCING
TUMOR
SUMBATAN
LAIN (BEKUAN
DARAH,
KRISTAL)
RENAL :
NEKROSIS
TUBULAR AKUT
GLOMERULONE-
FRITIS AKUT
PENY. KOLAGEN
DRUG INDUCED
NEFRITIS
9

PENGERTIAN :
PENURUNAN FUNGSI
GINJAL MENAHUN,
PROGRESIF &
IREVERSIBEL DGN
AKIBAT PENUMPUKAN
SISA METABOLIK (TOKSIN
UREMIK) DLM TUBUH
10
SISTEM
KARDIOVASKULER :
HTPERTENSI, ANEMIA,
NYERI DADA, SESAK,
GGN IRAMA JANTUNG,
EDEMA
SISTEM PENCERNAAN :
MUAL, MUNTAH, ANO-
REKSIA, NAPAS BAU,
CEGUKAN, GASTRITIS
KULIT :
PUCAT, KUNING
(UROKROM), GATAL,
PERDARAHAN BAWAH
KULIT, KERING
BERSISIK
11
SISTEM SARAF & OTOT :
INSOMNIA,
KONSENTRASI TURUN,
KEJANG, TREMOR,
KESEMUTAN, RASA
TERBAKAR, PEGAL &
LEMAH OTOT
SISTEM HORMON :
GGN FUNGSI SEKS
(LIBIDO & EREKSI)
GGN MENSTRUASI
AMENORHE.
GGN METAB. LEMAK
& GLUKOSA
12
PEMERIKSAAN FUNGSI
GINJAL
LABORATORIS :
URIN LENGKAP, KULTUR URIN, KLIRENS
KREATININ, SERUM KREATININ.
RADIOLOGIS :
FOTO POLOS ABDOMEN, IVP,
ARTERIOGRAFI, PIELOGRAFI, CT SCAN
USG
ENDOSKOPI (RENOSKOPI, SITOSKOPI,
URETEROSKOPI)
BIOPSI GINJAL
13
INFEKSI SALURAN KENCING
OBTRUKSI SALURAN KENCING
HIPERTENSI
GANGGUAN ALIRAN DARAH
GINJAL (GAGAL JANTUNG,
DEHIDRASI, DIARE, MUNTAH
DG GANGGUAN ELEKTROLIT)
OBAT-OBAT NEFROTOKSIK
GIZI BURUK
14
KONSERVATIF, BILA :
DILAKUKAN PD TAHAP AWAL
FUNGSI GINJAL MSH 10-50 %
SERUM KREATININ 2-10 mg/dl
TIDAK MEMUNGKINKAN
DILAKUKAN HEMODIALISA
15
PENGATURAN CAIRAN
PEMBATASAN PROTEIN
MENGATASI ANEMIA
PEMBATASAN NATRIUM
MENGATUR
METABOLISME Ca, P
MENGENDALIKAN
HIPERKALEMIA
MENGENDALIKAN
HIPERTENSI
MENGOBATI PENY.
DASAR :
DISLIPEDEMIA
DIAB.MELITUS
HIPERURICEMIA
PEMILIHAN OBAT
YANG TEPAT
MENGATASI GGN
NEUROMUSKULER
PERSIAPAN
PSIKOLOGIS UNTUK
DIALISIS/
TRANSPLANTASI
16
SUATU TERAPI
PENGGANTI DGN
MENGALIRKAN
DARAH MELALUI
SUATU ALAT
(ARTIFICIAL KIDNEY)
UNTUK DILAKUKAN
PROSES DIFUSI DG
CAIRAN DIALISIS
KAPAN DILAKUKAN
DIALISIS PADA
PENDERITA GGK ?
LABORATORIUM :
KK < 5 ML/MENIT
KALIUM > 7 meq/l
pH < 7,1
UREUM > 200 mg/dl
KLINIS
ANURIA BERAT
KEADAAN UMUM
MEMBURUK, SESAK
KONDISI TSB DI ATAS
DISEBUT
GAGAL GINJAL TERMINAL
17
DARAH
CAIRAN DIALISA
POMPA
PEMBU-
ANGAN
ARTIFICIAL
KIDNEY
MEMBRAN
PRINSIP
DIALISA
18
BEE POLLEN
KANDUNGAN :
VITAMIN, ASAM
AMINO ( SLRH A.A
ESSENSIAL),
MINERAL, KOENZYM,
HIDRAT ARANG,
ASAM LEMAK
ESSENSIAL
ROYAL J ELLY
KANDUNGAN:
A. AMINO TERUTAMA
CYSTEIN, LYSIN &
ARGININE
VIT B KOMPLEK
ACETYLCHOLINE
GAMMA GLOBULIN
AS. DECANOIC
19
ASAM AMINO ESENSIAL,
VITAMIN, MINERAL YANG
TERKANDUNG DALAM BEE
POLLEN SANGAT SESUAI UNTUK
DIET PENDERITA GANGGUAN
GINJAL
BEE POLLEN MEMBANTU
PERBAIKAN FUNGSI YANG
TERGANGGU AKIBAT
PENUMPUKAN ZAT TOKSIK
AKIBAT GANGGUAN GINJAL
BEE POLLEN MEMPERBAIKI
GANGGUAN ANEMIA,
MENINGKATKAN ALIRAN DARAH
KE JARINGAN GINJAL
BEE POLLEN MEMPERKUAT
DAYA TAHAN TUBUH TERHADAP
INFEKSI DAN GANGGUAN
KESEIMBANGAN FAAL TUBUH
ROYAL JELLY
MENGATASI GANGGUAN
NEUROLOGIS &
PSIKOLOGIS (SPT
FATIQUE, DEPRESI,
INSOMNIA, PARESTESIA,
DLL)
KEMAMPUANNYA SBG
KATALISATOR &
STIMULATOR
METABOLISME TUBUH
DIHARAPKAN MAMPU
MEREGENERASI
KERUSAKAN SEL
JARINGAN GINJAL
KEMAMPUANNYA
MEMPERBAIKI FUNGSI
HORMONAL AKAN
SANGAT MEMBANTU
PEND GANGGUAN GINJAL
20
DENGAN
KANDUNGAN
BIOFLAVONOIDNYA
BERGUNA UNTUK
PENYAKIT
KERADANGAN &
INFEKSI PADA
GINJAL & SALURAN
KENCING

21
AGAR DPT BERFUNGSI
BAIK, GINJAL SBG SISTEM
EKSRESI TERPENTING
TUBUH MEMERLUKAN AIR
YANG SEHAT
SETIAP HARI TUBUH KITA
MEMBUTUHKAN MINIMAL
6 8 GLS (1,5 2 L) AIR
UNTUK MENJALANKAN
METABOLISME NORMAL
AIR BERSIH SAJA TIDAK
CUKUP, TAPI DIPERLUKAN
AIR MINUM YG MEMENUHI
SYARAT TERTENTU (FISIK,
KIMIA & BIOLOGIS)
KERUSAKAN GINJAL
DAPAT TERJADI
AKIBAT ZAT-ZAT KIMIA
YG TERKANDUNG
DALAM AIR MINUM
SEPERTI : TIMBAL,
MERKURI, CHLORIN &
PESTISIDA
ZAT KONTAMINAN
LAIN MIS : BAKTERI,
VIRUS, PARASIT
DAPAT MENIMBULKAN
PENYAKIT SALURAN
CERNA
22
PEMURNI AIR HDI-Pure PCT
2000 mengunakan Iodinated
Resin sbg aplikasi tehnologi
NAZA
Iodine mampu menembus
dinding bakteri-virus,
merusak struktur DNA-RNA
Menyerap 99 % kontaminan,
menyerap chlorin,
baktericidal, bakteriostatik
DG 6 TAHAPAN
PROSES PEMURNIAN
AIR MENJAMIN
KUALITAS AIR MINUM
YG SEMPURNA
23
MEDICAL CHECK
UP RUTIN
AMATI AIR SENI
ANDA
KEMBANGKAN
POLA HIDUP SEHAT
PERHATIKAN APA
YANG MASUK
MULUT
HATI-HATI THD
SUPLEMEN, JAMU
TANPA IJIN (BPOM)
HATI-HATI PEMB.
OBAT BERLEBIHAN
(MENGEBOM)
HATI-HATI MINUM
OBAT PELANGSING
BAK JNGN DITAHAN
24
SUMBER PROTEIN : TELUR, SUSU, IKAN,
DAGING SAPI DAN AYAM.
SUMBER ENERGI : NASI, LONTONG,
BIHUN, MIE, SPAGHETI, MAKARONI,
JAGUNG, ROTI, MADU, SIRUP, SELAI,
PERMEN.
VITAMIN & MINERAL : SEMUA SAYUR &
BUAH KECUALI PADA HIPERKALEMIA.
25
SUMBER PROTEIN : SEMUA KACANG2AN
& SEMUA HASIL OLAHANNYA (KADAR
FOSFORNYA TINGGI)
PADA HIPERKALEMIA : BAYAM, TAOGE,
KELAPA, PISANG, APEL
BAHAN MAKANAN AWETAN : KORNET,
SARDEN, IKAN ASIN, MIE / BIHUN AWETAN
26
MEMPERTAHANKAN KEADAAN GIZI
YANG OPTIMAL AGAR KUALITAS
HIDUP & REHABILITASI DAPAT
DICAPAI MAKSIMAL.
MENGURANGI GEJALA SINDROMA
UREMIK.
MENGURANGI PROGRESIFITAS
GAGAL GINJAL.
27
TERKENDALINYA ASUPAN NATRIUM
TENSI & EDEMA TERKONTROL.
CUKUPNYA ASUPAN KALORI TIDAK
ADANYA PROSES PENGHANCURAN
(KATABOLISME).
ASUPAN PROTEIN SESUAI
MENURUNNYA KADAR UREUM DARAH.
TERKENDALINYA ASUPAN KALIUM
KADAR DALAM DARAH TERKONTROL.
28
29
SISTOLIK : ANGKA YG TINGGI YAITU
TEKANAN YG DIHASILKAN PADA SAAT
JANTUNG BERDETAK MEMOMPA DARAH KE
SELURUH TUBUH.
DIASTOLIK : ANGKA YG RENDAH YAITU
TEKANAN YG DIHASILKAN PADA SAAT
JANTUNG BERISTIRAHAT.
CONTOH : 120 / 80 mm Hg
30
HIPERTENSI SISTOLIK : BILA
HANYA TEKANAN SISTOLIK
YANG NAIK (> 140 mmHg)
HIPERTENSI DIASTOLIK :
BILA HANYA TEKANAN
DIASTOLIK YANG NAIK
(> 85 mmHg)
HIPERTENSI : TEKANAN
SISTOLIK MAUPUN
DIASTOLIK NAIK
(> 140/85 mmHg)
#*#@*
$!$?!
HIPERTENSI
31
WHO-ISH
TH 1999
SISTOLIK
(mmHg)
DIASTOLIK
(mmHg)
T.D. OPTIMAL < 120 < 80
T.D. NORMAL 120 129 80 84
T.D. NORMAL TINGGI 130 139 85 89
HIP. RINGAN 140 159 90 99
HIP. SEDANG 160 179 100 109
HIP. BERAT > 180 > 110
32
HIPERTENSI PRIMER
HIPERTENSI YANG
BELUM DIKETAHUI
PENYEBABNYA (90-95)%
HIPERTENSI
SEKUNDER
1. KARENA ADANYA GGN
GINJAL
2. KARENA ADANYA GGN
PEMBULUH DARAH
33
34
JAGA BB ANDA TETAP
IDEAL
UBAH GAYA HIDUP
MALAS ANDA O.R
HINDARI ROKOK,
ALKOHOL & KOPI
KENDALIKAN STRES
BANYAK BERIBADAH
KURANGI GARAM
BANYAK MAKAN BUAH
& SAYURAN
MEROKOK
35
36