Anda di halaman 1dari 40

Cara merujuk informasi dan menulis

daftar pustaka
CARA MERUJUK INFORMASI
Bila menggunakan informasi yang telah dikemukakan
penulis lain :

nyatakan dengan jelas penulis sumber aslinya
nyatakan pula nomor halaman yang dikutip
tuliskan dalam daftar pustaka sitasi lengkap
sumber aslinya

Hal tersebut di atas diperlukan untuk menghindari
tuduhan penjiplakan / plagiarisme



Plagiarisme : mengambil gagasan / pendapat /
hasil karya orang lain yang tidak disertai dengan
pengungkapan secara jelas sumber aslinya (sitasi
bibliografi: penulis, judul, sumber informasi)

Tindakan itu dikategorikan sebagai melanggar hak
cipta orang lain / HAKI : Hak Atas Kekayaan
Intelektual

Setiap kali anda menggunakan informasi yang
berasal dari hasil karya orang lain, harus
disebutkan sumber yang dikutip dengan jelas

Tindakan plagiarisme
Menyatakan tulisan penulis lain sebagai karya sendiri
Menyatakan gagasan penulis lain sebagai gagasan
sendiri
Menyatakan hasil temuan penulis lain sebagai temuan
sendiri
Menyatakan fakta, data statistik, grafik, gambar dan
segala jenis informasi yang bukan pengetahuan umum
tanpa penyebutan sumber asli
Menyatakan karya bersama (grup) sebagai karya sendiri
Mengutip tulisan orang lain secara langsung dan identik
tanpa mencantumkan sumber aslinya dan tanpa tanda
petik
Tindakan plagiarisme
Tulisan yang sama disajikan dalam kesempatan yang
berbeda, tanpa penyebutan sumber informasi tulisan
pertama
Mengutip tidak langsung tanpa menyatakan sumber
informasinya
Mengutip dengan hanya mengganti beberapa kalimat
penulis asli tanpa menyatakan sumber informasinya
Meringkas dan mengutip karya orang lain secara tidak
langsung tanpa menyebutkan sumbernya
( Pedoman Proses dan Penulisan Karya Ilmiah Fakultas
Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2007 )
Jenis-jenis plagiarisme
Plagiarisme ide : mengulang penelitian orang lain: disain
& analisis sama tidak menyebutkan sumber aslinya
Plagiarisme isi : mengambil data orang lain tanpa
menyebutkan sumber aslinya / merubah data untuk
kepentingan sendiri sesuai dengan hasil yang
diharapkan
Plagiarisme kata demi kata : mengutip seluruh atau
sebagian kecil makalah milik orang lain
Plagiarisme Mosaik : Menyambung. Menggabungkan
atau menyisipkan kata, frase atau kalimat yang diambil
dari beberapa penulis tanpa rujukan

Kutipan
Kutipan:
Bagian dari pernyataan, pendapat, buah pikiran, definisi, rumusan atau
hasil penelitian dari penulis lain atau miliknya sendiri yang telah
terdokumentasi untuk dibahas dan ditelaah sehubungan dengan
materi penulisannya.
Kutipan diletakkan dalam teks atau lampiran
Pencantuman sumber kutipan dapat ditiadakan apabila:
Pengetahuan yang bersifat umum
Fakta yang dapat dengan mudah diperiksa atau diteliti
kebenarannya
Tujuan :
1. Memperlihatkan materi yang digunakan penulis
2. Menguji interpretasi penulis terhadap bahan yang
digunakan
3. Menunjukkan bagian / aspek topik tertentu yang
dibahas
4. Mencegah pengakuan tulisan orang lain sebagai
kepunyaan sendiri

Sistem Pencatatan Dokumen
Terdapat 2 macam sistem pencatatan sumber kutipan :
Sistem catatan (note-bibliography): mencantumkan sumber
informasi pada catatan kaki (footnotes), catatan akhir
(endnotes) dan dalam Daftar Pustaka (bibliography).
Sistem langsung (parenthetical-reference) : mencantumkan
sumber informasi dalam kurung setelah teks tulisan yang
dikutip
Bentuk : Penulis Tahun Halaman (Author-Date-Page)
(lebih praktis dan sederhana serta lebih mudah dipahami)
Penulis : nama keluarga/ akhir (tanpa gelar)



Mengutip dibenarkan baik secara langsung
maupun tidak langsung asalkan:


Mencantumkan tanda petik di antara kalimat yang
dikutip (kutipan langsung)
Menyebutkan nama penulis asli ( dapat pula
disebutkan judul tulisannya ) dan tahun serta
nomor halaman yang dikutip : dengan
menggunakan kalimat sendiri (kutipan tidak
langsung)


Kutipan Langsung
Kutipan Langsung Pendek :
Kutipan langsung tidak melebihi tiga baris dan digabungkan
pada teks penulis dengan memisahkannya dalam dua tanda
kutip. Jarak antar baris tetap sama dengan jarak teks
penulis (2 spasi)

Kutipan Langsung Panjang :
Kutipan langsung yang panjangnya melebihi tiga baris.
Kutipan dipisahkan dari teks penulis dan membentuk satu
alinea baru. Jarak antar baris kutipan satu spasi. Kalimat
yang mendahului kutipan diakhiri dengan tanda baca titik
dua, koma atau titik tergantung susunan kalimatnya.


Cara merujuk tulisan dalam teks
Umum :
Kutipan langsung :
Menurut Sutrisna Pada keadaan dimana prevalence
penyakit rendah dan dimana tidak ada maksud untuk
mengadakan pemastian terhadap diagnosa, maka
penggunaan tes yang mempunyai spesifitas yang tinggi
tapi sensitivitas rendah adalah tepat (1986: p.64)
atau
Pada keadaan dimana prevalence (Sutrisna,1986 :
p. 64)
Kutipan Tidak Langsung
Kutipan yang dituliskan dengan menggunakan kalimat penulis,
disesuaikan dengan gaya bahasa dan cara penyampaian serta
penyajian penulis sendiri. Kutipan tersebut merupakan ringkasan
dari persepsi penulis atas tulisan yang akan dikutipnya.
Terdiri dari :
Kutipan Tidak Langsung Pendek :
Tidak melebihi satu alinea
Dinyatakan dalam karya penulis pada alinea bersangkutan
Kutipan Tidak Langsung Panjang :
Panjang kalimat melebihi satu alinea
Kutipan dicantumkan dalam alinea tersendiri
Jarak antar baris tetap 2 spasi

- Kutipan tidak langsung
Sutrisna menyatakan bahwa tes yang memiliki
kekhususan tinggi tetapi kepekaan yang rendah lebih
tepat digunakan untuk kondisi prevalensi penyakit
rendah, tanpa dimaksudkan untuk memastikan diagnosa
(1986: p. 64)
Dalam bukunya Pengantar metoda epidemiologi (1986:
p.64) Sutrisna menyatakan bahwa ..

(Catatan : untuk kutipan yang tidak ada nama pengarang
tuliskan judul serta tahun terbitnya)

Khusus :Vancouver :

Kutipan langsung :
Sutrisna, (p.64) menyatakan bahwa Pada
keadaan di mana prevalence
atau
Pada keadaan di mana prevalence (Sutrisna,
p.64)
Kutipan tidak langsung :
atau
Sutrisna menyatakan bahwa tes yang memiliki
kekhususan tinggi tetapi kepekaan yang rendah
lebih tepat digunakan untuk kondisi prevalensi
penyakit rendah, tanpa dimaksudkan untuk
memastikan diagnosa ()
Sutrisna menyatakan bahwa tes yang memiliki
kekhususan tinggi tetapi kepekaan (2)

Cara penulisan kutipan dan nomor pustaka
Kutipan ditulis dengan nomor (angka Arab) sesuai dengan urutan
pengutipan dalam teks
Bila ada 2 nomor berurutan, sebutkan nomor awal dan akhir,
dipisahkan dengan tanda hubung. Mis. (2-3)
Nomor kutipan ditempatkan sedekat mungkin dengan kutipan atau
nama penulis aslinya
Bila mengutip dari beberapa penulis, nomor diletakkan sedekat
mungkin dengan masing-masing penulisnya. Contoh : Sutrisna,
Tarigan, dan Adisasmita,

Penulisan daftar pustaka
Terdapat beberapa cara penulisan daftar pustaka,
antara lain :
Format :
Chicago (Univ. of Chicago Press)
ADP (Author-Date-Page)
MLA (Modern Language Assoc. of America)
APA (American Psychological Assoc.)
Harvard
Vancouver

Cantuman dalam Daftar Pustaka :
Umum :
Nama penulis (nama belakang mendahului nama depan) :
Universal
Judul :
Buku, artikel dan karya tulis lainnya
Jurnal / surat kabar
Keterangan edisi dan atau editor
Data penerbit ( kota, nama penerbit )
Tahun terbit / volume & nomor (issue)
Nomor halaman yang digunakan (artikel Jurnal / surat
kabar)
Urutan Cantuman
Abjad :
Penulis
Perorangan / kelompok penulis
Nama Institusi / lembaga
Judul (bila tidak ada nama penulis)
Nomor :
Urutan pemunculan dalam karya tulis

Konsistensi :
- Selalu gunakan salah satu format untuk keseluruhan
tulisan (untuk satu karya)


Ketentuan Umum
Format Vancouver :
Buku :
Nama penulis dan editor: Nama belakang disusul initial (tanpa tanda
baca)
Nama penulis lebih dari satu dipisahkan dengan koma
Antara penulis & judul dipisahkan titik
Judul : hanya huruf kata pertama yang berhuruf besar
Keterangan edisi diletakkan setelah judul
Kota terbit (titik dua), penerbit (titik koma), tahun




Ketentuan Umum
Format Vancouver :
Artikel Jurnal :
Judul artikel ditulis lengkap
judul jurnal disingkat menurut National Library of
Medicine. http://www.nlm.nih.gov/tsd/serials/lji html
Bulan, tanggal dan nomor jurnal dapat dihilangkan bila
nomor halaman berlanjut (Jan-Des). Nama bulan hanya
dituliskan 3 huruf pertama
Nomor jurnal diletakkan dalam kurung
Halaman yang dikutip diletakkan setelah titik dua (tidak
ada pengulangan nomor)




Contoh Format Daftar Pustaka
Buku :
Format Vancouver :
1. Kerr C, Taylor R, Heard G, editors. Handbook of public health
methods. Sydney: McGraw-hill; 1998

(dituliskan sampai 6 penulis, lebih dari itu 3* penulis
pertama ditulis diikuti : et al ) [ *Cygnet online : the
University of Western Australia Library
http://www.library.uwa.edu.au/guides/citingsources/
vancouver.html ]


Satu bab dalam buku :
Format Vancouver :
2. Weinberg CR, Wilcox AJ. Reproductive epidemiology. In:
Rothman KJ, Greenland S. Modern epidemiology. 2
nd
.ed.
Philadelphia: Lippincott-Raven; 1998. p. 585-608.

(catatan : untuk format Vancouver halaman dalam buku ditulis p.
bukan tanda baca titik dua. Nomor halaman bila angka pertama
sama tidak perlu diulang)
Artikel jurnal
Format Vancouver :
3. Markum HMS, Suhardjono, Pohan HT, Suhendro, Lydia A, Inada
K. Endotoxin in patients with terminal renal failure undergoing
dialysis with re-processing dialyser. Ind J Intern Med 2004; Apr-
Jun;36 (2): 93-6.
4. Adams J, White M. When the population approach to prevention
puts the health of individuals at risk. Int J Epidemiol. 2005;Feb;
34(1): 40-3

Makalah dalam kongres
Format Vancouver :
5. Aloewie TF. Sertifikasi kelayakan tempat kerja (sertifikasi
K3LK di perusahaan). Seminar standarisasi & sertifikasi
keselamatan & kesehatan kerja: Manajemen ergonomi &
promosi kesehatan pekerja menyongsong era perdagangan
bebas; 1996 Des 5-6; Jakarta, Indonesia. Depok: FKM UI;
1996
Disertasi / Tesis & Publikasi Resmi
Format Vancouver :
6. Sundoro J. Respons antibodi dan kejadian ikutan pascaimunisasi
pada bayi sehat yang diimunisasi DPT/HB kombinasi
dibandingkan dengan DPT+HB terpisah [disertasi]. Jakarta:
Program Pascasarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat UI; 2003.
7. Indonesia. Departemen Kesehatan. Pedoman penyusunan profil
kesehatan Propinsi, revisi 1. Jakarta: Pusat Data Kesehatan;
1993
Bahan dari Internet (artikel jurnal)
Format Vancouver :
Basis data :
6. Shaffer ER, Waitzkin H, Brenner J, Jasso-Aguilar R. Ethics in public
health research: global trade and public health.[serial online] 2005
95 (1) 23-34. [Diakses 7 Apr 2005]. Dari: URL http://www.
proquest.com
- Jurnal Online :
7. Blanaru JL, Kohut JR, Fitzpatrick-Wong SC, Weiler HA. Dose response
of bone mass to dietary arachidonic acid in piglets fed cow milk-based
formula
1-4
Am J Clin Nutr 2004;79:13947. [Diakses 7 April 2005].
Dari :http://www.ajcn.org/cgi/reprint/79/1/139
Bahan dari Internet (artikel jurnal)
CATATAN :
Cantunmkan sumber informasi secara lengkap :
Sumber / alamat file ditulis sesuai dengan alamat yang ada
pada alamat URL di ( sudut kiri atas )
Contoh :
Sanders AE, Lim S, & Sohn W. Resilience to urban
poverty: theoretical and empirical considerations for
population health, AJPH 2008, 98 (6) : 1101-6 [diakses 2
Jun 2008] dari
http://www.ajph.org/cgi/reprint/98/6/1101
Bahan Internet (buku)
Format Vancouver :
7. BIOSIS. Thesaurus used in Zoological Record. [book
online] [Diakses 2003 Jul 30] Dari:
URL:http://www.biosis.org/.
8. Klimartin M. Women in GP: a strategy for women GPs.
RACGP [Online]. [Diakses 30 Jul 2003]
Dari:URL:http://www.racgp.org.au/.
Bahan CD-ROM

Format Vancouver :
9. Economist Intelegence Unit. Investing, licensing,
and trading. [CD-ROM] London: Economist
Intelegence Unit; 1998



DAFTAR PUSTAKA
1. Avoiding plagiarism: mastering the art of scholarship.
[Diakses Feb 18 2005]. Dari: http://sja.ucdavis.edu

2.Pratomo H, Kusnoputranto H, Masjkuri NMK. Pedoman pencegahan
& penanganan (P2) plagiarisme di Universitas
Indonesia. (Dewan Guru Besar / DGB UI 2004)

3. Suseno LS, Sungkar S. Cara penulisan daftar pustaka. Maj
Kedokt Indon 1999; 49 (1): 28-30

4.The University of Melbourne Library Vancouver (numbered)
citation style. [Diakses 1 Apr 2005]. Dari:
http://www.lib.unimelb.edu.au/cite/van/van_wwwt.html.



(format Vancouver)
Cara Penulisan KUTIPAN
Khusus (Harvard)
Kutipan langsung :
Ilyas, (2003: 27) menyatakan bahwa Salah satu peran penting
target
atau

Salah satu peran penting target (Ilyas, 2003: 27)

Kutipan tidak langsung :
Ilyas (2003: 27) menyatakan bahwa penentuan prioritas dan
pemusatan perhatian pada kegiatan yang akan dilakukan
berperan dalam mencapai target.
Ketentuan Umum
Buku :
Nama belakang penulis diikuti koma nama depan
& tengah (initial).
Lebih dari satu penulis dipisahkan dengan koma
atau & sebelum nama penulis terakhir
Penulis lebih dari 3, setelah nama 1 diberi
keterangan et al
Tahun terbit
Keterangan penerbit dan kota terbit


Ketentuan Umum
Artikel Jurnal :
Judul artikel diberi tanda petik tunggal
Judul jurnal digaris bawahi atau dicetak miring (pilih
salah satu)
Judul jurnal ditulis lengkap
Volume, nomor dan halaman artikel berada
Antara tahun dan judul artikel dan jurnal diberi koma
Antara judul jurnal dan volume, nomor dan halaman
juga diberi koma
Khusus untuk artikel surat kabar dicantumkan
tanggal dan bulan penerbitan

Format Harvard
Buku :
Nama (pengarang, editor, pengumpul, lembaga yang
bertanggung jawab)
Tahun terbit
Judul dan sub judul (bila ada): seluruh judul harus digaris
bawah atau cetak miring
Judul seri dan volume (bila ada)
Keterangan edisi: bila bukan edisi pertama
Penerbit
Tempat/kota terbit
Nomor halaman (bila perlu)

Contoh Format Harvard
Buku :

Kusharisupeni. 1999. Peran Berat Lahir dan Masa Gestasi
Terhadap Pertumbuhan Linier Bayi di Kecamatan Sliyeg dan
Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat
1995-1997, [Disertasi]. Depok: Program Pascasarjana Fakultas
Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Format Harvard
Artikel Jurnal :
Nama pengarang artikel (nama akhir diikuti inisial)
Tahun
Judul artikel dalam tanda kutip tunggal ()
Judul jurnal (digaris bawah atau cetak miring)
Volume, nomor
Keterangan bulan (bila disebutkan)
Nomor issue (bila ada)
Nomor halaman

Contoh Format Harvard
Artikel Jurnal :
Laurent, D. et al. 2005. Structure-Activity Relationships
of Dengue Antiviral Polycyclic Quinones,The Southeast
Asian Journal of tropical Medicine and Public Health, vol.
36, no. 4, Jul., pp. 901-905

Format Harvard

Sumber elektronik :
Nama pengarang
Tahun
Judul publikasi
Penerbit / organisasi
Edisi
Jenis media
Alamat web site
Tanggal akses

Contoh Format Harvard
Sumber elektronik :
BIOSIS. Thesaurus used in Zoological Record. [online] Dari:
URL:http://www.biosis.org/ [30 Jul 2003]
Grossman, M. 2001. Technology and Diplomacy in the 21
st

Century. [on line], U.S. Department of State. Dari:
http:www.state.gov/p/6580.htm. [21 May 2002]

Daftar Pustaka
Azahari, A. 1998. Karya Tulis Ilmiah. Jakarta: Penerbit Universitas
Trisakti.

Curtin University of Technology. 2006. Harvard Referencing 2006 [on
line]. Dari : http://www.library.curtin.edu.au. [21 Jun 2006]

Djuharie, O. S. dan Suheru. 2001. Panduan Membuat Karya Tulis.
Bandung: Yrama Widya.

Rifai, M. A. 1997. Pegangan Gaya Penulisan, Penyuntingan dan
Penerbitan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

The University of Western Australia. 2005. Citing Your Sources
Harvard Style [on line]. Dari:
http://www.library.uwa.edu.au/guides/citing
sources/harvard.html. [14Okt.2005]