Anda di halaman 1dari 3

Tugas Mata Kuliah Pneumatik Dan Hidrolik

Kelompok Ganjil
NAMA : Anton Wicaksana
NIM : 5202412073
Prodi : Pend. Teknik Otomotif, S1
Mata Kuliah : Pneumatic Hidrolik Rombel 1
Dosen : Drs. Wirawan Sumbodo M.Pd

A. RANGKAIAN ELEKTROPNEUMATIK A+B+A-B-

Cara kerja :
Udara di tampung dalam bejana ruang / kompressor, udara ini sudah memiliki energi
tekan yang cukup guna mengoperasikan rangkaian.
Pada kondisi sebelum diaktifkan, posisi piston A pada posisi Negatif dan menekan S1
sehingga S1 ON, maka arus listrik mengalir ke S1 dan K4. K4 aktif akan mengaktifkan K4
ON dan arus mengalir ke K4 dan Y4.
Ketika sekring diaktifkan, kemudian saklar diaktifkan pula. Maka arus listrik akan
mengalir ke sekering, ke S3 dan ke K1. Relay K1 akan mengaktifkan saklar K1 sehingga arus
listrik mengalir ke K1 dan ke Y1. Aktifnya Y1, akan mengaktifkan katup A 5/2 tertarik ke
kanan sehingga akan membuka jalur udara dari compressor ke katup Y1. Y1 akan
menonaktifkan S1, sehingga arus berhenti mengalir ke k4. K4 akan nonaktif dan arus tidak
mengalir ke Y4. Udara bertekanan akan mengalir dari kompresor ke Y1 dan menekan piston
ke posisi A+.
Posisi piston A+, akan menekan S2, S2 aktif, arus mengalir ke S2 dan K3. K3 akan
relay akan mengaktifkan K3 dan arus mengalir ke Y3. Y3 aktif akan mengaktifkan katup Y3
B ke Kanan. Akan menonaktifkan S3, sehingga arus berhenti mengalir ke K1 dan
menonaktifkan arus ke Y1, piston B akan bergerak B+.
B+ akan mengaktifkan S4, sehingga arus mengalir ke K2 relay dari S4, aruspun akan
mengalir ke Y2 dari K2 saklar. Hal ini kan mengkatifakn Y2, sehingga S2 OFF dan arus ke
K3 OFF dan menonaktifkan K3 dan Y3. Piston A akan bergerak ke A-.
A- akan mengaktifkan S1, sehingga arus mengalir ke relay K4 dan mengkatifkan Y4,
Y4 katup akan bergerak ke kiri, dan menonaktifkan S4. S4 OFF akan menonaktifkan K2 dan
Y2. Piston akan bergerak B- dan akan menngaktifkan S3.
Kemudian arus akan kembali mengalir menuju S3 sehingga aktif, begitu siklus
tersebut terjadi terus menerus, sehingga akan terbentuk siklus elektropneumatik A+ B+A- B-.

B. RANGKAIAN FULL HIDROLIK A+ B+ A- B-

Cara kerja :
Fluida ditampung dalam tangki penampungan, saat aliran awal, fluida mengalir dari
tangki menuju saklar rol S3, kemudian menuju katup pengendali 5/3 sehingga fluida masuk
ke silinder A menggerakkan piston ke arah +(ke kanan).
Ketika piston maksimal mencapai A+, maka saklar roll S2 tertekan kemudian aktif,
mengakibatkan fluida mengalir menuju silinder B, sehingga menekan piston B kearah +.
Ketika piston maksimal mencapai B+, maka saklar roll S4 tertekan kemudian aktif,
mengakibatkan fluida mengalir menuju silinder A, sehingga menekan piston ke arah (ke
kiri).
Ketika piston maksimal mencapai B-, maka saklar roll S1 tertekan kemudian aktif,
mengakibatkan fluida mengalir menuju silinder B, sehingga menekan piston ke arah (ke
kiri). Kemudian aliran kembali menuju S3 sehingga aktif, begitu siklus tersebut terjadi terus
menerus.