Anda di halaman 1dari 22

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

UJI AKTIFITAS AFRODISIAKA EKSTRAK AIR RIMPANG SOM JAWA (Talinum


paniculatum (jacq.) Gaertn.) DAN EKSTRAK AIR RIMPANG NAMPU (Homalomena
occulta (Lour.) Schott. ) TERHADAP AKTIFITAS SEKSUAL TIKUS JANTAN PUTIH
GALUR WISTAR


PKM-P


Diusulkan Oleh :
Muhamad Ridwan Adi Putra (3311101033 2010)
Rengga Brata Arisa Yudha (3311101005 2010)
Firmansyah (3311121057 2012)


UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI
CIMAHI
2013


i

ii

DAFTAR ISI

HALAMAN PENGESAHAN .............................................................................. i
DAFTAR ISI ....................................................................................................... ii
DAFTAR GAMBAR ......................................................................................... iii
DAFTAR TABEL .............................................................................................. iii
RINGKASAN .................................................................................................... iv
BAB 1. PENDAHULUAN ................................................................................. 1
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA ........................................................................ 3
BAB 3. METODE PENELITIAN ...................................................................... 5
3.1 Penyiapan Sampel ......................................................................................... 5
3.2 Pemeriksaan Karakteristik Simplisia ............................................................. 5
3.2.1 Pemeriksaan Makroskopik ..................................................................... 5
3.2.2 Pemeriksaan Mikroskopik ..................................................................... 5
3.2.3 Penetapan Kadar Abu Total ................................................................... 6
3.2.4 Penetapan Kadar Air .............................................................................. 6
3.3 Ekstraksi Rimpang Som Jawa Dan Rimpang Nampu. 6
3.4 Pengamatan Perilaku Seksual ........................................................................ 7
3.5 Analisis Statistik ............................................................................................ 7
BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN .................................................. 7
4.1 Anggaran Biaya ............................................................................................ 7
4.2 Jadwal Kegiatan ............................................................................................ 8
DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................... 9
LAMPIRAN LAMPIRAN
Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota ......................................................... 10
Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan ...................................................... 13
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan
Pembagian Tugas .............................................................................................. 16
Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Kegiatan ................................................. 17


iii

DAFTAR GAMBAR
GAMBAR
1. Tanaman Nampu ............................................................................... 3
2. Tanaman Som Jawa ........................................................................... 4

DAFTAR TABEL
TABEL
1. Bar Chart KegiatanPenelitian.......................... 8
























iv

RINGKASAN

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian ekstak air rimpang nampu dan
rimpang som jawa terhadap perilaku seksual tikus jantan.Penelitian masing-masing
menggunakan 50 ekor tikus jantan galur wistar yang dibagi kedalam 5 kelompok, dan masing-
masing kelompok diberikan 5 perlakuan yaitu kontrol, dosis 1, dosis 2, dosis 3, dan pembanding.
Untuk tikus yang diberi ekstrak air rimpang nampu, kelompok kontrol diberi aquadest, kelompok
dosis 1 diberi ekstrak air rimpang nampu 50 mg/kg, , kelompok dosis 2 diberi ekstrak air
rimpang nampu 100 mg/kg, kelopok 3 diberi ekstrak air rimpang nampu dengan dosis 150
mg/kg. Sementara untuk tikus yang diberi ekstrak air rimpang som jawa, kelompok kontrol
diberi aquadest, kelompok dosis 1 diberi ekstrak air rimpang som jawa 100 mg/kg, , kelompok
dosis 2 diberi ekstrak air rimpang som jawa 200 mg/kg, 3 diberi ekstrak air rimpang som jawa
dengan dosis 300 mg/kg. Untuk kelompok Pembanding digunakan yaitu hormone testosterone.
Perilaku seksual diamati pada hari ke-1, 3, 5, 7, 9, 11, 13, 15, 17, 19, 21, 23, 25, 27 dan 29
dengan parameter introduction, climbing, dan coitus. Data dianalisis secara statistik dengan
ANOVA.










1


BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Goncangan bahtera kehidupan rumah perkawinan dapat terjadi seiring
dengan perjalanan wktu, tuntutan kebutuhan hidup, situasi yang tergilas dengan
rutinitas keseharian serta penurunan kondisi kesehatan (Gunawan,1999). Kaum
lelaki sebagai pemimpin rumah tagga memiliki tanggung jawab besar untuk
mencapai tujuan hidup keluarganya. Hal itu terkadang tanpa disadari
mempengaruhi kondisi kesehatannya termasuk penurunan gairah seksualatau
libido sehinggamempengaruhi keharmonisan rumah tangga (Asrori,1996). Pada
umumnya kebanyakan kaum pria menunjukan kekhawatirandalam hidupnya
apabila mereka kehilangan kemauan untuk ereksi yang dikenal dengan impotensi
(Feldman and MacCulloch,1986).
Impotensi merupakan ketidakmampuan seseorang pria untuk ereksi atau
ketidakmampuan mempertahankan ereksi. Kebanyakan penderita impotensi segan
atau merasa alu untuk menceritakan permasalahanya kepada orang lain, karena
dianggap membuka aib diri dan keluarga, ssehingga lebih memilih mencari
pengobatan sendiri (Feldman and MacCulloch,1986).Hal ini yang
mendorongpenggunaan afrodisiakasebagai alternative pengobatan semakin diinati,
terlebih afrodisiaka tradisional yang berasal dari bahan-bahan alamiseperti
tumbuhan, binatang dan lain-lain.Selain itu, obat tradisional relative murah juga
mudah diperoleh dengan efek samping yang relative kecil, apabila digunakan
secara tepat dan rasional.
Rimpang nampu (Homalomena occulta (Lour.) Schott.) diketahui secara empirik
digunakan oleh masyarakat di daerah jawa sebagai afrodisiaka yaitu Akar
Homalomena javanica berkhasiat sebagai perangsang nalsu seks lelaki. Untuk
perangsang seks lelaki dipakai 10 gram akar segar Homalomena javanica, dicuci
kemudian diparut. Hasil parutan ditambah garam dapur 1 gram dan kelapa yang
telah diparut 10 gram dikukus selama 20 menit kemudian dimakan sekaligus.
2


Dari penelitian sebelumnya, ekstrak akar som jawa (Talinum paniculatum
(jacq) Gaertn.) terbukti dapat meningkatkan kadar testosterone (Tetri widiyani,
2006), sehingga berpotensi menjadi agen afrodisiaka

1.2 Tujuan Khusus
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi terbaik dalam
pengobatan kelainan seksual pada laki-laki, sehingga didapatkan terapi yang
efektif dan aman dalam mengatasi masalah seksual pada laki-laki, karena selama
ini obat sintetik yang digunakan sebagai peningkat aktifitas seksual sangat
memiliki efek samping yang membahayakan. Selain itu, penelitian ini bertujuan
untuk mengembangkan potensi bahan alam lokal yangterdapat di Indonesia.
Dari penelitian ini diharapkan:
a. Mengetahui pengaruh pemberian ekstrak air daun nampu dan som jawa
terhadap aktifitas seksual tikus jantan.
b. Daun nampu dan som jawa dapat dijadikan salah satu pilihan obat herbal yang
aman dalam terapi meningkatkan aktifitas seksual pada laki-laki.

1.3 Luaran yang diharapkan
Dari penelitian ini diharapkan akan diperoleh informasi dan bukti ilmiah
mengenai aktivitas ekstrak air rimpang nampu (Homalomena occulta (Lour.)
Schott.) dan rimpang som jawa (Talinum paniculatum (jacq) Gaertn.) sebagai
agen peningkat aktifitas seksual yang aman dan tidak berefek samping serta dapat
dipublikasikan dalam bentuk jurnal ilmiah.

1.4 Urgensi penelitian
Penelitian ini penting dilakukan karena daun nampu (Homalomena occulta
(Lour.) Schott.) dan som jawa (Talinum paniculatum (jacq) Gaertn.) merupakan
obat herbal yang memiliki potensi besar sebagai afrodisiaka, yang apabila
dilakukan penelitian yang lebih lanjut lagi bisa dibuat sediaan yang dapat menjadi
paten.
3


BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Tanaman Nampu

(Gambar diunduh dari http://www.iptek.net.id)
Gambar 1. Gamabar tanaman nampu
2.1.1 Taksonomi Tanaman
Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas : Arecidae
Ordo : Arales
Famili : Araceae (suku talas-talasan)
Genus : Homalomena
Spesies : Homalomena javanica V.A.V.R

2.1.2 Nama Daerah
Tanaman Nampu dikenal juga dalam beberapa nama daerah, yaitu :
Cariyang Codas (Bogor), Cariyang beureum (Sunda), Nampu (Jawa Tengah)
2.1.3 Kegunaan Tanaman
Rimpang Nampu berkhasiat sebagai meningkatkan nafsu seks pada laki-
laki, Cuci rimpang segar nampu (100 g), lalu parut. Tambahkan garam dapur dan
kelapa parut secukupnya, lalu kukus selama 20 menit. Makan hasil kukusannya.
4


2.1.4 Kandungan kimia
Rimpang nampu mengandung saponin, flavonoid, tanin, dan polifenol.
Daunnya mengandung saponin dan flavonoid

2.2 Tanaman Som Jawa

(Gambar diunduh dari http://www.iptek.net.id)
(Gambar 2. Gambar tanaman som jawa)
2.2.1 Taksonomi Tanaman
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiosperma
Kelas : Dicotyledonae
Bangsa : Caryophyllales
Suku : Portulacaceae
Marga : Talinum
Jenis : talinum paniculatum Gaertn.

2.2.2 Nama Daerah
Tanaman som jawa dikenal juga dengan sebutan gingseng jawa.

2.2.3 Kegunaan Tanaman
5


Akar talinum paniculatum berkhasiat sebagai obat lemah syahwat.

2.2.4 Kandungan kimia
Daun talinum paniculatum mengandung saponin, flavonoid, dan tannin.

BAB 3. METODE PENELITIAN

3.1 Penyiapan simplisia
Tahap penyiapan simplisia ini meliputi proses panen, sortasi, pengeringan
dan tahap selanjutnya adalah memperkecil ukuran partikel dengan menggunakan
blender denganmaksud untuk memperbesar luas permukaan bahan serta
menyeragamkan ukuran partikelagar mempermudah kontak antara bahan dengan
pelarutnya, sehingga ekstraksiberlangsung dengan baik.

3.2 Pemeriksaan karakteristik simplisia
Pemeriksaan karakteristik simplisia daun cabe jawa dan daun pasak
bumimeliputi pemeriksaan makroskopik danmikroskopik, penetapan kadar abu
total, kadar abu larut air, kadar abu tidak larut asam,kadar sari larut air, kadar sari
larut etanol dan penetapan kadar air.

3.2.1 Pemeriksaan Makroskopik
Pemeriksaan makroskopik dilakukan pada rimpang som jawa dan rimpang
nampu yang masih segar, utuh, meliputi karakteristik fisik berupa bentuk, ukuran,
warna, bau dan rasa.

3.2.2 Pemeriksaan Mikroskopik
Pemeriksaan secara mikroskopik dilakukan terhadap serbuk simplisia
rimpang som jawa dan ripang nampu dengan tujuan untuk melihat karakteristik,
penanda yang khas yang dimiliki oleh simplisia meliputi tipe stomata, rambut
penutup, bentuk kristal, epidermis dan lain-lain.
6


3.2.3 Penetapan Kadar Abu Total
Sejumlah 3 g serbuk simplisia yang telah digerus dan ditimbang seksama,
dimasukkan kedalam krus silikat atau krus platina yang telah dipijarkan dan
ditara, lalu serbuk diratakan.Krus dipijarkan perlahan-lahan hingga suhu 500-600
0

C hingga arang habis, didinginkandan ditimbang. Jika dengan cara ini arang tidak
dapat hilang, ditambahkan air panas,disaring melalui kertas saring bebas abu.
Pijarkan sisa kertas dan kertas saring dalam krusyang sama. Masukkan filtrat ke
dalam krus, uapkan.Dipijarkan kemudian ditimbanghingga bobot tetap. Dihitung
kadar abu dalam persen terhadap simplisia yang telahdikeringkan di udara.

3.2.4 Penetapan Kadar Air
Dimasukkan serbuk simplisia yang ditimbang seksama sebanyak 5 g yang
diperkirakan mengandung 2 4 mL air kedalam labu kering.Dimasukan lebih
kurang 200 ml toluen Pyang dijenuhkan dengan air kedalam labu. Tabung
pendingin dan tabung penerima yangsudah dibersihkan dan dikeringkan,
dihubungkan dengan labu, kemudian labu dipanaskanselama 15 menit dengan hati
- hati.Setelah toluen mendidih, disuling dengan kecepatanlebih kurang 2
tetes/detik, hingga sebagian besar air tersuling.Kemudian dinaikkankecepatan
penyulingan hingga 4 tetes/detik.Setelah semua air tersuling, dicuci bagiandalam
pendingin dengan toluen, sambil dibersihkan dengan sikat tabung yang
disambungpada sebuah kawat tembaga dan telah dibasahi dengan toluen.
Dilanjutkan penyulingan selama 5 menit.Tabung penerima dibiarkan hingga suhu
kamar. Setelah air dan toluene memisah sempurna, volume air dibaca.Jika ada
tetesan air yang melekat pada dindingtabung penerima, digosok dengan karet
yang diikat pada sebuah kawat tembaga dandibasahi dengan toluen hingga tetesan
air turun.Kadar air dihitung terhadap bahan awaldalam % v/b.

3.3 Ekstraksi Rimpang Som Jawa Dan Rimpang Nampu
Sebanyak 500 gram serbuk simplisia rimpang som jawa dan rimpang
nampu masing-masing diekstraksi menggunakan cara dingin yaitu di maserasi
selama 24 jam dengan menggunakan pelarut etanol 96% dengan perbandingan
7


simplisia : pelarut sekitar 1 : 3, dilakukan pengadukan selama 6 jam pertama,
kemudian dibiarkan selama 18 jam. Setelah 24 jam filtrat disaring, dan
residudimaserasi kembali dengan pelarut baru yang sama. Proses ini dilakukan
berulang kalihingga diperoleh filtrat yang bening. Filtrat yang diperoleh
dikumpulkan sebagai ekstrak total. Ekstrak dipekatkan dengan rotavapor sampai
dihasilkan ekstrak pekat. Ekstrak pekat kemudian diuapkan diatas penangas air
sampai diperoleh ekstrak kental, kemudian ditimbang.

3.4 Pengamatan Perilaku Seksual
Tikus betina estrus dimasukkan ke dalam kotak yang digunakan untuk
kawin setelah tikus jantan diadaptasikan selama 10 menit. Hewan uji diamati
perilaku seksualnya pada hari ke -1, 3, 5, 7, 9, 11, 13, 15, 17, 19, 21, 23, 25, 27
dan 29 pada jam 18.00-21.00. Pengamatan dilakukan selama 1 jam, dicatat
frekuensi introduction dimana tikus jantan mendekati tikus betina dan melakukan
kissing vagina serta frekuensi climbing yaitu keadaan tikus jantan menindih tikus
betina dari belakang baik ada atau tidak ada penetrasi dan ejakulasi (Siti
Muslichah, 2011).

3.5 Analisis Statistik
Data pengamatan perilaku seksual yaitu jumlah introduction dan climbing
disajikan dalam bentuk Mean SE. Untuk perilaku seksual dibuat kurva frekuensi
vs waktu lalu dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji LSD
dengan taraf kepercayaan 95%.P<0.05 dianggap signifikan. Analisis statistik
menggunakan SPSS versi 19, sementara grafik dibuat dengan menggunakan
program excel (Siti Muslichah, 2011).
.
BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1 Anggaran Biaya
8


No. Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)
1. Peralatan penunjang 5.500.000
2. Bahan habis pakai 5.600.000
3. Transport 400.000
4. Lain lain 1.000.000
Total 12.500.000

4.2 Jadwal Kegiatan
Waktu dan tempat penelitian
Waktu : 5 bulan
Tempat : Laboratorium Farmasi Universitas Jenderal Achmad Yani
Tabel 1.Bar Chart Kegiatan Penelitian
No. Jenis Kegiatan Bulan
1 2 3 4 5
1. Tahap Persiapan :
a. Studi Pustaka
b. Determinasi Tanaman
c. Pengumpulan Bahan


2. Pelaksanaan
a. Pemeriksaan Karakteristik dan
Penapisan Fitokimia Simplisia Dan
Ekstrak
b. Preparasi Ekstrak
c. Penyiapan Dosis Uji
d. Uji Aktifitas Afrodisiaka


3. Tahap Penyelesaian
a. Pengumpulan dan Pengolahan Data
b. Analisis Data

9


c. Penyusunan Laporan Akhir
d. Penyelesaian Laporan Akhir


DAFTAR PUSTAKA

1. Asrori M., 1996. Problema Sexs Suami Istri, Pelita Dunia, Surabaya.
2. Feldman P, and MacCulloch M. 1986. Sexual behavior, John Willey &
Sons.,New York.
3. Gunawa, 1999. Ramuan Tradisional Keharmonisan Suami Istri, Penerbit
Swadaya, Jakarta.
4. Siti Muslichah, 2011.Pengaruh pemberian piperin dan fraksi tak larut
heksan bebas piperin ekstrak etanolik buah cabe jawa(Piper retrofractum
Vahl) terhadap perilaku seksual dan kadar testosterone tikus jantan, UGM,
Yogyakarta.


















10



LAMPIRAN-LAMPIRAN

Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota
BIODATA KETUA PENELITI

A. IdentitasDiri
1 Nama lengkap Muhamad Ridwan A
2 Jenis kelamin Laki-laki
3 Program studi Farmasi
4 NIM 3311101033
5 Tempat dan tanggal lahir Bandung, 15 Februari 1992
6 E-mail ridwanmuhamad999@gmail.com
7 Nomor telepon/HP 085624385723

B. RiwayatPendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN Babakan
Ciparay 6
SMP N 3
Bandung
SMK F Bumi
Siliwangi Bandung
Jurusan - - Farmasi
Tahun masuk-lulus 1998-2004 2004-2007 2007-2010

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan PKM Penelitian


Cimahi, 20 Oktober 2013

Pengusul,



( Muhamad Ridwan A)




11


BIODATA ANGGOTA PENELITI 1
A. IdentitasDiri
1 Nama lengkap Rengga Brata Arisa Yudha
2 Jenis kelamin Laki Laki
3 Program studi Farmasi
4 NIM 3311101005
5 Tempat dan tanggal lahir Purwakarta, 22 Februari 1993
6 E-mail renggabrata.apoteker@yahoo.com
7 Nomor telepon/HP 089656639165

B. RiwayatPendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SD N 2 Sadang
Purwakarta
SMP N 3
Purwakarta
SMA n 2
Purwakarta
Jurusan - - -
Tahun masuk-
lulus
1998-2004 2004-2007 2007-2010

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan PKM Penelitian.

Cimahi, 20 Oktober 2013

Pengusul,


( Rengga Brata A.Y )

12


BIODATA ANGGOTA PENELITI 2
A. IdentitasDiri
1 Nama lengkap Firmansyah
2 Jenis kelamin Laki-Laki
3 Program studi Farmasi
4 NIM 3311121057
5 Tempat dan tanggal lahir Bandung, 31 Maret 1995
6 E-mail Firman_syah131365@rocketmail.com
7 Nomor telepon/HP 02293505959

B. RiwayatPendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SD N Puspa
Negara 1
Citeureup
SMP N 1
Babakan Madang
Bogor
SMK F Bogor
Jurusan - - Farmasi
Tahun masuk-
lulus
2000-2006 2006-2009 2009-2012

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan PKM Penelitian.

Cimahi, 20 Oktober 2013

Pengusul,

(Firmansyah)

13


Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan

1. Peralatan Penunjang
Material Justifikasi
pemakaian
Kuantitas Harga
satuan
(Rp)
Keterangan
Rotary
Evorator
Pemekatan
Ekstrak
50 L 22.000 1.100.000
Sonde oral Pemberian Oral 10 Buah 40.000 400.000
Suntikan Pemberian Oral 200 Buah 2.000 400.000
Kandang
Tikus
Penempatan
Tikus
20 Buah 100.000 2.000.000
Tutup
Kandang
Penutup
Kandang Tikus
20 Buah 60.000 1.200.000
Tempat
Minum
Pemberian
minum hewan
uji
20 Buah 12.500 250.000
Botol jamu Tempat hasil
ekstrak bahan
uji
15 buah 10.000 150.000
SUB TOTAL (Rp) 5.500.000


2. Bahan habis pakai
Material Justifikasi
pemakaian
Kuantitas Harga
satuan (Rp)
Keterangan
Simplisia
daun nampu
dan som
jawa
Bahan Uji 4 kg 200.000 800.000
14


Aquadest Pelarut
Ekstrak
100 L 1.000 100.000
Tikus Jantan Hewan Uji 60 ekor 35.000 2.100.000
Tikus Betina Hewan Uji 40 ekor 35.000 1.400.000
hormone
testosterone.
Pembanding 500.000 500.000
Kertas
Saring
Ekstraksi 10 lembar 6.000 60.000
Tissue 8 pak 5.000 40.000
Kertas
whatman
no.41 bebas
abu
Karekterisasi
simplisia
1 set 100.000 100.000
Kertas
perkamen
Penimbangan
bahan
2 pak 25.000 50.000
Slide glass
dan Cover
glass
Karakterisasi
simplisia
1 set 100.000 100.000
Pakan Tikus Pakan hewan
uji
20 kg 15.000 300.000

Sekam Pengisi
kandang
hewan uji
10 kg 5.000 50.000
SUB TOTAL (Rp) 5.600.000






15


3. Perjalanan
Material Justifikasi
perjalanan
Kuantitas Harga
satuan (Rp)
Keterangan
Cimahi
ITB (PP)
Pengambilan
Tanaman Uji
dan
Determinasi
Tanaman
2 kali 150.000 300.000
Cimahi -
Bandung
Pengambilan
Hewan Uji
1 kali 100.000 100.000
SUB TOTAL (Rp) 400.000

4. Lain-lain
Material Justifikasi
pemakaian
Kuantitas Harga
satuan (Rp)
Keterangan
Kertas Penyusunan
Laporan
2 Rim 35.000 70.000
Tinta printer Penyusunan
Laporan
2 Set 200.000 400.000
Fotocopy
dan
Penjilidan
Penyusunan
laporan
5 Set 100.000 500.000
map Penyusunan
Laporan
30 buah 3.000 30.000
SUB TOTAL (Rp) 1.000.000
Total (keseluruhan) (Rp) 12.500.000





16


Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas
No. Nama NIM Program
studi
Bidang Ilmu Alokasi
watu
(minggu)
Uraian Tugas
1. Muhamad
Ridwan A
3311101033 Farmasi Farmakologi 4 Uji aktifitas
afrodisiaka
2. Rengga Brata
Arisa Yudha
3311101005 Farmasi Bahan Alam 4 Ekstraksi dan
pemeriksaan
karakteristik
simplisia
3. Firmansyah (3311121057)


Farmasi Bahan Alam 4 Pemberian oral
kepada hewan uji
















17