Anda di halaman 1dari 15

Oleh : Apsari Setiawati

Enterprise Enviromental Factors


Salah satu atau semua faktor lingkungan eksternal atau internal untuk proyek
yang dapat meningkatkan atau membatasi pilihan manajemen proyek dan
mungkin memiliki pengaruh yang positif atau negatif pada hasil.
Meliputi
Struktur dan budaya organisasi
Fasilitas / peralatan
SDM
Stake holder, dll
Enterprise Enviromental Factors

Direktur
Pelaksana
Quality
Control
K3 Pengemasan
Wakil
Direktur
Scope Statement
Mempersiapkan suatu dokumen yang berisi deskripsi bagaimana tim akan
mempersiapkan project scope statement, membuat WBS, memastikan
penyelesaian dari proyek yang dikerjakan dan mengontrol perubahan pada
scope proyek.
1. Pemilihan Jenis Kayu Berkualitas
2. Pemotongan kayu sesuai desain
3. Pemahatan secara manual
4. Pengamplasan
5. Pengecatan
6. Pemberian Vernis
Project Management Plan
Dokumen yang menjelaskan bagaimana proyek akan dilaksanakan, dimonitor,
dan dikendalikan.

Project Management Plan


No Unit Pekerjaan Bobot Durasi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 Pemilihan Jenis Kayu 10 1 10
2 Pemotongan Kayu 15 1 15
3 Pemahatan 50 5 10 10 10 10 10
4 Pengamplasan 10 1 10
5 Pengecatan 10 1 10
6 Pemberian Vernis 5 1 5
0 10 25 35 45 55 65 75 85 95 100
Project Management Plan


Cuaca:
No Item Pekerjaan Keterangan





No Tenaga Kerja Jumlah No Peralatan Jumlah





Cost Benefit Analysis
analisis yang digunakan untuk mengetahui besaran keuntungan atau kerugian
serta kelayakan suatu proyek.
Mengurangi pengulangan pekerjaan
Meningkatkan produktifitas
Meningkatkan kepuasan stakeholder
Contoh
1. Setiap pekerjaan dikerjakan dengan rasa memiliki.
2. Setiap pekerjaan harus dikontrol kualitas nya agar tepat mutu.
Benchmarking
Menandai dan membandingkan aktifitas proyek dengan proyek sejenis
Contoh:
1. Metode pelaksanaan CV. Sakti Gallery dibandingkan dengan CV. Pipitong
yang sama-sama bergerak dalam bidang meubel.
Didapat bahwa CV. Sakti Gallery lebih unggul dalam metode pelaksanaan dan
quality control.
Design of Experiment
Melakukan uji coba terhadap design dan melakukan analisis kondisi
optimal
setiap item yang telah dirancang sebelumnya harus melewati uji coba
untuk menganalisis kondisi optimal.
Contoh: Kayu yang dipilih untuk dipahat harus melalui proses uji coba
secara visual maupun menggunakan alat.
Cost of Quality
Prevention cost:
Uji Coba Kayu Pilihan
Preventive Maintenance (Pemberian Vernis)
Appraisal cost:
In process inspect
Quality audits
Internal failure:
-
External Failure:
-
Quality Management Plan
Quality Matrix
Tingkat kegagalan
Tingkat penyelesaian
Quality Checklist
Prcocess Improvement Plan
Quality Baseline
Project Management Plan Updates