Anda di halaman 1dari 13

Efek Sistemik

Cara penggunaan obat yg memberi


efek sistemik:
Oral
Subligual
Bukal
Injeksi
Impalntasi subkutan
Rektal

Efek Lokal
Cara penggunaan obat yg memberi
efek lokal:
Inhalasi
Mukosa
Kulit

Efek Obat
Efek Terapi
Adalah efek atau aksi yg merupakan
satu2nya pd letak primer.
Efek terapi ada 3: kausal, simptomatik,
substitusi

Efek Samping
Efek obat yg tdk diinginkan utk tujuan efek
terapi dan tdk ikut pd kegunaan terapi.

Lanjutan
Efek Toksik
Efek tambahan dr obat yg lebih berat
dibanding efek samping dan
merupakan efek yg tdk diinginkan.

Efek Teratogen
efek yg pd dosis terapetik utk ibu hamil
menyebabkan cacat pd janin, misal
fokomelia (kaki dan tangan bayi seperti
punya anjing laut).


Lanjutan
Idiosinkrasi
Efek suatu obat yg secara kwalitatif
berlainan sekalidg efek terapi
normalnya.

Fotosensitasi
Efek kepekaan yg berlebihan terhadap
cahaya yg timbul akibat penggunaan
obat. Cth: Bithionol.

EFEK PENGULANGAN/PENGGUNAAN
OBAT YANG LAMA
Rx Hipersensitivitas
Rx alergi mrpkn respon abnormal thd suatu
obat/zat dimn px sebelumnya telah kontak dg
obat tsb hingga berkembang timbulnya
antibodi.

Kumulasi
suatu fenomena pengumpulan obat dalam
badan sebagai akibat pengulangan
penggunaan obat, dimn obat diekskresikan
lebih lambat dibanding kec absorpsinya.

Lanjutan
Toleransi yaitu suatu fenomena
berkurangnya respon thd dosis obat yg
sama, untuk memperoleh respon yg sama
dibutuhkan dosis yg lebih besar.

Ada 3 toleransi:
Toleransi Primer
Toleransi Sekunder
Toleransi Silang

Lanjutan
Takhifilaksis yaitu fenomena berkurangnya kec
respon thd aksi obat pd pengulangan penggunaan
obat dlm dosis yg sama. Respon mula-mula tdk
terulang meskipun dg dosis yg lebih besar.

Habituasi yaitu gejala ketergantungan psikologik
thd suatu obat. Menurut WHO:
Sll ingin menggunakan obat
Tanpa/sedikit kecenderungan utk menaikkan dosis
Timbul ketergantungan psikik
Memberi efek yg merugikan pd suatu individu.

Lanjutan
Adiksi yaitu suatu gejala ketergantungan
psikologik dan fisik thd obat. Menurut WHO:
Ada dorongan utk sll menggunakan obat
Ada kecenderungan utk menaikkan dosis
Timbul ketergantungan psikik dan biasanya diikuti
ketergantungan fisik.
Merugikan thd individu maupun masyarakat.

Resistensi yaitu ketidakmampuan lagi antibiotik
utk membunuh atau mengahambat perkembangan
bakteri tertentu.
EFEK PENGGUNAAN OBAT
CAMPURAN
Adisi : Campuran obat atau obat yg
diberikan bersama-sama menimbulkan efek
yg merupakan jumlah dari efek masing2 obat
scr terpisah pd pasien.
Cth: Acetosal + Acetaminofen; Trisulfa

Sinergisme : Campuran obat atau obat yg
diberikan bersama-sama dg aksi proksimat
sama, menimbulkan efek yg lbh besar dari
jumlah efek msg2 obat scr terpisah pd
pasien. (sulfametoksazol+trrimetoprim)

Lanjutan
Potensiasi : Campuarn obat aksi tidak sama efek lebih
besar dari pada jumlah efek masing2 scr terpisah.
Cth: analgetika+chlorpromazin
Antagonisme: Campuarn obat aksi berlawanan
(histamin+antihistamin)
Interaksi obat
- Interaksi kimia (fenitoin diikat oleh kalsium)
- Kompetisi protein plasma (Acetosal mendesak ikatan obat lain
pada protein, hingga memperkuat obat tersebut).
- Induksi enzim ( Hipnotika memperlancar biotransformasi
antikoagulansia dan antidepresif, hingga memperlemah obat
tersebut).

FAKTOR YANG MEMODIFIKASI OBAT
Berat Badan
Umur
Jenis kelamin
Kondisi patologik
Idiosinkrasi.