Anda di halaman 1dari 24

Bryopsida

Oleh kelompok 5:
1. Rocky Kalvadema(RSA1C412017)
2. Dian Pradita(RSA1C412012)
3. Efni Roza Julia L(RSA1C412020)
4. Nirma Sufitra(RSA1C412022)
Dosen Pengampu :
Dra. Hj. Muswita, M.Si
Dr. Upik Yelianti, M.S
Pendahuluan
Bryopsida adalah kelas yang paling besar dan paling
tinggi tingkat perkembangan di antara ketiga kelas dari
briophyta. Kelas ini di kenal sebagai lumut daun karena
tubuhnya sudah jelas di bedakan antar batang, daun dan
rhizoid meskipun menurut Koch (1956) batang dan daun
tersebut sifatnya masih semu dan lebih tepat di sebut
Couloid dan Philloids.
klasifikasi
Kingdom : plantae
Divisio : Bryophta
Class : Bryopsida
Ordo : Bryopceales
Family : Bryopceae
Genus : Bryopsida
Spesies : Bryopsida sp
Ciri-ciri umum
Bryopsida
Sporogonium terdiri atas kaki, seta, dan kapsul spora
1. Bagian kaki seperti pada lumut hati dan lumut
tanduk merupakan bagian yang termasuk kedalam
jaringan gametofit dan berfungsi sebagai
Haustorium.
2. Seta atau tangkai Sporogonium umumnya panjang
dan berwarna kuning agak coklat atau agak merah.
3. Kapsul spora lumut daun dapat di bedakan menadi
bagian-bagian yang di sebut:
Ciri-ciri umum Bryopsida
a. Apofise yang merupakan penggelembungan ujung seta.
b. Kotak atau teka dimana di dalamnya di bentuk spora. Pada
golongan yang telah maju dindingnya terdiri dari jaringan-
jaringan epidermis, jaringan air dan jaringan yang sel-
selnya kaya akan kloroplas. Di dalam kotak spora terdapat
kolumela yang letaknya sentral, dan arkespora hanya
membentuk spora saja, jadi tidak terbentuk alatera.
c. Tutup atau operculum, ini tidak selalu ada pada lumut daun.
Antara tutup dan dinding kotak terdapat annulus.

Ciri-ciri umum Bryopsida
Reproduksi secara Seksual dan Aseksual
A. Seksual

Ciri-ciri umum Bryopsida
B. Aseksual

1. Beberapa lumut daun yang
mempunyai batang merayap
membentuk cabang-cabang
yang tegak. Bila bagian yang
tua mati, maka cabang-
cabang tadi dapat
menjadi individu baru yang
jumlahnya lebih banyak.
2. Pada pangkal batang lumut
dapat terbentuk beberapa
tunas yang tumbuh
mejadi cabang-cabang. Bila
cabang tersebut terpisah dari
batang pokok maka dapat
membentuk individu baru
Pembentukan stolon dari pangkal batang. Stolon tersebut dapat
bersisik atau tidak dan tumbuh merayap atau di bawah permukaan
tanah. Kemudian jung dari tiap stolon dapat tumbuh tegak seperti
induknya.
Protonema primer yang bersal dari perkecambahan dari satu spora
dapat membentuk beberapa tunas untuk kemudian tumbuh
menjadi tumbuhan lumut yang berdaun.
Protonema terputus-putus menjadi banyak protonema yan lebih
pendek, akhirnya masing-masing potongan akan membentuk tunas
tumbuhan lumut

Ciri-ciri umum Bryopsida
Protonema primer yang bersal dari perkecambahan
dari satu spora dapat membentuk beberapa tunas
untuk kemudian tumbuh menjadi tumbuhan lumut
yang berdaun.
Protonema terputus-putus menjadi banyak protonema
yan lebih pendek, akhirnya masing-masing potongan
akan membentuk tunas tumbuhan lumut
Tumbuhan lumut mempunyai daya regenerasi yang
sangat besar setiap bagian dari tumbuhan baik batang,
daun mauapun protonema dalam kondisi lingkungan
yang sesuai dapat berkembang menkadi benag-
benang yang hijau seperti ganggang, bercabang
cabang dan dinamakan
Ciri-ciri umum Bryopsida
Melalui pembentukan umbi (tuber) pada protonema
baru pada rhizoid yan sekaligus sebagai cara untuk
mempertahankan diri terhadap perubahan
laingkunagan yang tidak menguntungkan.
Pada lumut daun juga dapat di bentuk kuncup
(gemma), misalnya pada ketiak daun.
Lumut yang tumbuhnya merayap pada waktu
kekeringan bagian ujungnya masih dapat bertahan.
Bila lingkungan tidak lagi kering maka dapat
tumbuh kembali dengan jumlah individu yang lebih
banyak.
Habitat :
- lumut daun dapat tumbuh di atas tanah- tanah
gundul yang periodik mengalami masa
kekeringan, bahkan di atas pasir yang bergerak
pun tumbuhan ini dapat hidup.
- Lumut daun dapat pula kita temukan di antara
rumput rumput , diatas batu cadas
- lumut daun atau sejati dapat ditemukan di
daerah kutub,tropis atau gurum
- di tanah-tanah hutan lumut membentuk lapisan
seperti permadani


Bentuk dari bagian lumut daun
Sprogonium adalah badan
penghasil spora dengan
bagian- bagian sebagai
berikut:
vanigula (kaki)
seta (tangkai)
apofisis (ujung seta yang
melebar)
kotak spora: kaliptra
(tudung) dan kolumela(
jaringan dalam kotak
spora yang tidak ikut
membentuk spora). Spora
bersifat haploid.
Andreaeales






Peranan/Manfaat Lumut Daun