Anda di halaman 1dari 2

Manfaat Analisis Prospektif

Analisis Prospektif Merupakan peramalana hasil dimasa depan-biasanyan laba,arus kas, atau
keduanya. Output analisis prospektif adalah hasil yang diharapkan dimasa depan yanngn
digunakan untuk mengestimasi nilai perusahaan.
Analisis prospektif dapat dilakukan hanya setelah laporan keuangan historis disesuaikan untuk
mencerminkan kinerja ekonomis perusahaan secara akurat . analisis prospektif merupakan inti
penilaian efek. Manfaat dari analisis prospektif adalah menguji ketepatan rencana strategis
perusahaan . untuk itu perlu diananlsiis apakah perusahaan mampu menghasilkan arus kas yang
cukup utnuk mendanai pertumbuhan yang diharapkan atau apakah perusahaan memerlukan
pendanaan utang atau ekuitas dimasa mendatang. Perlu diananlisis pula apakah rencana strategis
kini akan menghasilkan manfaat seperti yang diramalkan oleh manajemen perusahaan. Dan
akhirnya analisis prosepektif berguna bagi kreditor untuk menilai kemampuan perusahaan untuk
memenuhi kewajibannya.
2) Rasio Likuiditasmerupakan rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam
memenuhi kewajiban (utang) jangka pendek. Artinya apabila perusahaan ditagih, perusahaan
akan mampu untuk memenuhi utang tersebut terutama utang yang sudah jatuh tempo.
Pentingnya likuiditas Bagi perusahaan adalah kurangnya likuiditas menghalangi perusahaan
untuk memperoleh keuntungan dari diskon atau kesempatan mendapatkan keuntungan.
Ketidakmampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban lancarnya merupakan masalah
likuiditas yang lebih ekstrem. Masalah ini dapat mengarah pada penjualan investasi dan aset
lainnya yang dipaksakan, dan kemungkinna yang paling parah mengarah pada insolvabilitas dan
kebangkrutan.
Bagi pemegang saham: kurangnya likuiditas dapat meramalkan hilangnya kendali pemilik atau
kerugian investasi modal. Saat pemilik perusahaan memiliki kewajiban tak terbatas (pada
perusahaan perorangan atau persekutuan) kurangnya likuiditas membahayakan aset pribadi
mereka
Bagi kreditor perusahaan: kurangnya likuiditas dapat menyebabkan penundaan pembayaran
bunga dan pokok pinjaman atau bahkan tidak dapat ditagih sama sekali
Pelanggan serta pemasok produk dan jasa perusahaan juga merasakan masalah likuiditas jangka
pendek. Dampaknya mencakup ketidakmampuan perusahaan untuk memenuhi kontrak serta
merusak hubungan dengan pelanggan dan pemasok.
Dari uraian diatas memmperlihatkan penyebab ukuran ukuran likuiditas sangat penting dalam
perusahaan. Jika perusahaan gagal memenuhi kewajiban lancarnya maka kelangsungan usahanya
dipertanyakan. Jadi pentingnya analisis likuiditas dalam analisis laporan keuangan adalah 1.
Untuk mengukur kemampuan perusahaan membayar kewajiban atau utang yang segera jatuh
tempo pada saat ditagih. Artinya, kemampuan untuk membayar kewajiban yang sudah waktunya
dibayar sesuai jadwal batas waktu yang telah ditetapkan (tanggal dan bulan tertentu).
2. Untuk mengukur kemampuan perusahaan membayar kewajiban jangka pendek dengan aktiva
lancar secara keseluruhan.
3. Untuk mengukur kemampuan perusahaan membayar kewajiban jangka pendek tanpa
memperhitungkan sediaan atau piutang,
4. Untuk mengukur atau membandingkan antara jumlah sediaan yang ada dengan modal
kerjaperusahaan.5. Untuk mengukur seberapa besar uang kas yang tersedia untuk membayar
utang.

4) Hubungan antara nilai aset dgn laba yang di laporkan sangat erat karena laba yang
akan di laporkan berdasarkan atas perhitungan nilai aset yang ada
Hubungan antara nilai kewajiban dgn laba yang di laporkan juga sangat erat karena laba
yang akan di laporkan berdasarkan atas perhitungan nilai kewajiban yang diperoleh

Karakteristik aktivitas litbang menimbulkan kesulitan dalam akuntansi, maka adanya
kewajiban perusahaan untuk membebankan biaya litbang saat terjadi. Hanya biaya
material, peralatan, dan fasilitas yang memiliki kegunaan alternatif di masa depan (pada
proyek litbang atau yang lainnya) yang dikapitalisasi sebagai aktiva berwujud.
Apa yang dapat kita asumsikan dengan aman adalah membebankan pengeluaran litbang
menghasilkan neraca yang lebih konservatif. Kemungkinan hanya ada sedikit kejutan
tidak enak dari aktivitas litbang yang dilakukan dengan perlakuan akuntansi saat ini.
Namun analisis kita harus menyadari bahwa dengan kurangnya informasi mengenai
potensi manfaat, kita juga tidak menyadari akan poteni kerugian yang memaksa
perusahaan untuk menghabiskan banyak dana pada proyek litbang yang sangat
menjanjikan namun kegagalannya tidak terelakkan.