Anda di halaman 1dari 14

PROMOSI

KESEHATAN
dr. Kristiani, S.U
PROMOSI KESEHATAN ADALAH:
Proses Membuat Orang Mampu Meningkatkan Kontrol Terhadap, Dan
Memperbaiki, Kesehatan Mereka (WHO).

TUJUAN:
Memberdayakan orang (individu) atau kelompok agar mempunyai kontrol
yang lebih besar terhadap aspek-aspek kehidupan yang mempengaruhi
kesehatan, sehingga mendapatkan kesehatan yang lebih tinggi.

LIMA PENDEKATAN PROMOSI KESEHATAN

Medikal
Perubahan Perilaku
Edukasional
Berpusat Pada Klien
Perubahan Sosietal
5 PENDEKATAN PROMOSI KESEHATAN
TUJUAN KEGIATAN PROMOSI
KESEHANA
NILAI YG PENTING
MEDIKAL Bebas dari penyakit dan
kecacatan yang didefinisikan
secara medik
Promosi intervensi kedokteran untuk
mencegah atau mengurangi
gangguan kesehatan
Kepatuhan pasien terhadap
prosedur kedokteran
pencegahan
PERUBAHAN
PERILAKU
Perilaku individu yg
mendukung bagi keadaan
bebas penyakit
Perubahan sikap dan perilaku yang
mendorong penerimaan gaya hidup
yg lebih sehat
Gaya hidup sehat seperti yg
didefinisikan oleh promotor
kesehatan
EDUKASIONAL Induvidu dgn pengetahuan dan
pengertian yg mampu membuat
mereka mengambil keputusan-
keputusan dan sikap atas dasar
informasi yg memadai
Informasi sebab dan akibat dari
faktor-faktor yg menurunkan derajat
kesehatan
Explorasi nilai-nilai dan sikap
Pengembangna ketrampilan yg
diperlukan untuk kehidupan yg sehat
Hak asasi individu dalam hal
kebebasan memilih.
Tanggung jawab promotor
kesehatan adalah
mengidentifikasi isi
pendidikan kesehatan.
BERPUSAT PADA
KLIEN
Berkerja bersama klien untuk
kepentingan pihak klien
Bekerja dalam hal-hal kesehatan,
membuat pilihan, dan melakukan
tindakan yg diidentifikasi oleh klien.
Memberdayakan klien
Klien dan provider adalah
sejajar.
Adalah hak asasi klien untuk
menetapkan agenda.
Pemberdayaan diri klien
PERUBAHAN
SOSIETAL
Lingkungan fisik dan sosial yg
memungkinkan pemilihan
terhadap gaya hidup yg lebih
sehat
Aksi politik/sosial untuk mengubah
lingkungan fisik dan sosial
Hak asasi dan kebutuhan akan
penciptaan lingkungan yg
meningkatkan derajat
kesehatan
PRAKTIK PROMOSI KESEHATAN:

Evaluasi yang memadai adalah komponen yang penting, dan
harus dilakukan dalam integritas yang baik. Mencakup pem-
berian perhatian pada validitas dan pentingnya hasil-hasil
yang negatif. Memperhatikan input, proses, dan outcome
jangka pendek dan jangka panjang, untuk membantu me-
modifikasi kegiatan di masa yang akan datang.

Promotor kesehatan harus mendorong semua pelayanan dan
organisasi untuk mempertimbangkan peran promosi keseha-
tan dan mengadopsi kode etik praktek.

Promotor kesehatan mempunyai tanggung jawab untuk me-
mastikan arus informasi yang akurat dan tepat tentang hal-
hal kesehatan antara masyarakat umum, profesional, lem-
baga-lembaga lokal dan nasional.

4 MACAM KEBUTUHAN:

1. Kebutuhan Normatif
2. Kebutuhan Yang Dirasakan
3. Kebutuhan Yang Dinyatakan
4. Kebutuhan Komparatif
4 KUNCI DALAM MENGIDENTIFIKASI KEBUTUHAN PROMOSI

Ruang lingkup dari tugas anda.

Perimbangan pekerjaan anda antara yang bersifat reaktif & proaktif.

Sejauh mana anda menempatkan kepentingan klien anda lebih dulu.

Manfaat mengadopsi filosofi pemasaran.
HEALTHY PEOPLE 2000 PRIORITY AREAS

Health Promotion
Physical Activity and Fitness
Nutrition
Tobacco
Alcohol and Drugs
Family Planning
Mental Health and Mental Disorders
Violent and Abusive Behavior
Educational and Community-Based Programs

Health Protection
Unintentional Injuries
Occupational Safety and Health
Environmental Health
Food and Drug Safety
Oral Health
Preventive Services

Maternal and Infant Health
Heart Disease and Stroke
Cancer
Diabetes and Chronic Disabling Conditions
HIV Infection
Sexually Transmitted Diseases
Immunization and Infectious Diseases
Clinical Preventive Services

Surveillance and Data Systems

Surveillance and Data Systems
PERAN PETUGAS KESEHATAN DALAM PROMOSI KESEHATAN:

Sesuai tugas dan fungsinya, maka petugas kesehatan sebagai pe-
nanggung jawab teknis di bidang pelayanan kesehatan yang mem-
berikan pelayanan komprehensif mulai dari kegiatan promotif,
preventif, kuratif, maupun rehabilitatif di wilayah kerjanya

Secara langsung berperan sebagai promotor kesehatan di wilayah
kerjanya

Sebagai koordinator yang menggalang kerja-sama dan kemitraan
dengan lintas sektoral atau dengan badan-badan lain (misal: LSM)
yang bergerak di bidang promosi kesehatan

Menggerakkan peran serta aktif masyarakat dalam kegiatan promosi
kesehatan
BIDANG PROMOSI KESEHATAN:
Program pendidikan kesehatan (primer, sekunder, dan tersier)

Pelayanan kesehatan preventif

Kegiatan berbasis pada masyarakat

Pengembangan organisasi

Kebijakan publik yang sehat

Tindakan kesehatan enviromental

Kegiatan ekonomi & peraturan
KOMPETENSI INTI DALAM PROMOSI KESEHATAN:
Mengelola, merencanakan, & mengevaluasi

Komunikasi

Memasarkan & publikasi

Mempengaruhi kebijakan & praktik

Memfasilitasi jaringan

Menyuluh
Match Phases and Steps Of Health Promotion Activities
Phase I Goals Selection

Step 1 : Select health status goals
Step 2 : Select high priority target population(s)
Step 3 : Identify health behavior goals
Step 4 : Identify environmental factor goals
Phase II Intervention Planning

Step 1 : Identify the targets of the intervention
Step 2 : Select intervention objectives
Step 3 : Identify mediators of the intervention objectives
Step 4 : Select intervention approaches
Phase IV Implementation Preparations

Step 1 : Facilitate adoption, implementation, and
maintenance
Step 2 : Select and train implementers
Phase V Evaluation

Step 1 : Conduct process evaluation
Step 2 : Measure impact
Step 3 : Monitor outcomes
Phase III Program Development

Step 1 : Create program units or components
Step 2 : Select or develop curricula & create intervention
guides
Step 3 : Develop session plans
Step 4 : Create or acquire instructional materials,
products, and resources
(Morton, et al., 1995)
PRORAM KESEHATAN UNGGULAN
1. Program Kebijakan Kesehatan, Pembiayaan Kesehatan dan Hukum
Kesehatan
2. Program Perbaikan Gizi
3. Program Pencegahan Penyakit Menular termasuk imunisasi
4. Program Peningkatan Perilaku Hidup Sehat dan Kesehatan Mental
5. Program Lingkungan Pemukiman, air dan udara sehat
6. Program Kesehatan Keluarga, Kesehatan Reproduksi dan Keluarga
Berencana
7. Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja
8. Program Anti Tembakau, Alkohol, dan Madat
9. Program Pengawasan Obat, bahan berbahaya dan Makanan
10.Program Pencegahan Kecelakaan dan Rudapaksa, termasuk
Keselamatan Lalu Lintas

TOPIK DISKUSI KELOMPOK :
1. SUSUN LANGKAH-LANGKAH (BERDASARKAN 5
LANGKAH) UNTUK PROMOSI KESEHATAN PADA ANAK
SEKOLAH DASAR, DALAM UPAYA PENCEGAHAN
CARRIES DENTIS PADA ANAK
2. SUSUN LANGKAH-LANGKAH (BERDASAR 5 LANGKAH),
UNTUK PROMOSI KESEHATAN BAGI MASYARAKAT
DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT GIGI DAN
MULUT
3. SUSUN LANGKAH-LANGKAH (BERDASAR 5 LANGKAH),
UNTUK PROMOSI KESEHATAN DI POSYANDU DALAM
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT
ANAK BALITA