Anda di halaman 1dari 27

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kabupaten Mamuju Utara merupakan salah satu bagian dari
Provinsi Sulawesi Barat yang secara geografis terletak pada 0 S dan
!!"o !#$%&' B( sampai dengan !!" Kabupaten Mamuju Utara
berbatasan dengan Sebelah utara ) Kabupaten *onggala Sulawesi
(engah+ Sebelah selatan ) Kabupaten Mamuju Sebelah barat ) Selat
Makassar+ Sebelah timur ) Kabupaten uwu Utara, P*-B Kabupaten
Mamuju Utara menurut apangan Usaha .tas *asar /arga Konstan+
didominasi dari sektor pertanian dengan peranan sebesar &0+01 2
pada tahun 100& dan %"+33 2 pada tahun 100#, Kabupaten Mamuju
Utara memiliki luas wilayah 00%,04& ha+ yang terdiri dari empat
wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Sarudu+ Pasangkayu+
Bambalamotu dan Baras, Kecamatan yang memiliki wilayah paling
luas adalah Sarudu dengan luas wil ha, Sedangkan kecamatan yang
memiliki luas wilayah paling kecil adalah Bambalamotu dengan luas
wilayah %0,33! ha, Secara umum wilayah di Kabupaten Mamuju Utara
di dominasi oleh penggunaan lahan untuk perkebunan yang terdiri dari
perkebunan ke coklat+ jeruk dan kelapa dalam, Selain untuk
perkebunan seluas !00,!"4 ha atau %0+4#2 dari luas wilayah
kabupaten Mamuju Utara+ sebagian kecil lahan digunakan untuk
!
persawahan seluas !,1!! ha atau 0,%02+ pemukiman seluas 1,0!& ha
atau 0+4#2+ dan sebagai lahan tambak seluas !,13! ha atau 0+%12,
Meskipun demikian sampai saat ini masih terdapat wilayah hutan yang
cukup luas+ yang meliputi area seluas !#&,!34 wilayah Kabupaten
Mamuju Utara,
Salah satu kecamatan di kabupaten mamuju utara yakni
Kecamatan Pedongga yang mengembangkan tanaman kedelai
sehingga perlu adanya pasar yang dapat menjadi pengolah hasil
kedelai tersebut, Begitu banyak industri di Kabupaten Mamuju Utara
ini yang baru berkembang yang memilki masalah kompleks sehingga
mengalami kerugian yang besar hingga gulung tikar, 5leh karna itu
perlu adanya perhatian dari pemerintah dengan memberikan
pendampingan atau binaan khusus,
Salah satu industri kecil yang mengolah tanaman kedelai tersebut
adalah industri yang terletak di *esa Polewali yang diberi nama
pemiliknya yaitu (./U UM.6.7+ sebagai tempat penulis
melaksanakan Kuliah Kerja Praktek 8KKP9, (ujuan dari tugas ini
adalah untuk melakukan pendampingan di :KM+ mengaplikasikan
teori;teori+ menambah pengalaman dan wawasan penulis serta
mengidentifikasi kendala;kendala yang dihadapi oleh :KM (./U
UM.6.7, Penulis mencoba untuk memberikan solusi atas
permasalahan tersebut yang akan dipaparkan pada bab selanjutnya,
1
B. Maksud dan Tujuan
Kuliah Kerja Praktek 8KKP9 ini bertujuan untuk memberikan
gambaran kepada mahasiswa mengenai tempat dan teori < teori yang
telah dipaparkan selama perkuliahan berlangsung, Kegiatan ini
memberikan pembelajaran aplikatif kepada mahasiswa untuk lebih
mengenal dan mendekatkan diri pada dunia kerja dan dalam hal ini
adalah industri kecil dan menengah 8:KM9 yang ada di Kota
Kabupaten Mamuju Utara+ Sulawesi Barat, *iharapkan penulis
mampu mengobservasi langsung kegiatan;kegiatan di :KM+ mampu
mengidentifikasi kendala;kendala yang dihadapi :KM dan mampu
membahas permasalahan yang ada di :KM dengan memberikan
solusi yang tepat,
C. Tempat Dan Waktu Pelaksanaan
Kuliah kerja Praktek 8KKP9 dilaksanakan di :KM (ahu umayan
yang terletak di *esa Polewali Kecamatan Bambalamotu Kabupaten
Mamuju Utara, =aktu pelaksanaan dimulai pada tanggal !3 Maret
sampai pada bulan .pril,
0
D. Metode Pengam!lan Data
*alam pelaksanaan Kuliah Kerja Praktek 8KKP9 menggunakan
metode pengambilan data secara langsung pada tempat praktek dan
mengambil data dari pustaka,
E. Man"aat
Manfaat dari kegiatan Kuliah Kerja Praktek 8KKP9 ini adalah )
!, Memberikan pengalaman penulis untuk lebih mengenal lebih
mendalam mengenai :KM,
1, Menambah wawasan penulis mengenai :KM khususnya di
Kabupaten Mamuju Utara,
0, Meningkatkan pemahaman penulis tentang :KM dengan
melakukan pengamatan langsung pada salah satu :KM yang ada
di Kabupaten Mamuju Utara,
%
BAB II
#AMBA$AN UMUM I%M TAHU LUMA&AN
A. 'ejara( dan pro"!l I%M
Pendiri>pemilik ) Pak -ohman
7ama :KM ) (ahu umayan
?enis usaha ) Pengolahan Kedelai menjadi (ahu
.lamat ) ?ln, (rans Sulawesi+ -( 1>-= 1 7o, ## *esa
Bambalamotu+ Kabupaten Mamuju Utara,
?umlah karyawan ) 1 orang,
(ahun berdiri ) 1004
Pemasaran ) Para pedagang sayuran
=aktu kerja ) Setiap hari
&
:ndustri (./U UM.6.7 dirintis sekitar pada tahun 100% tetapi
usaha ini pada saat itu belum terlalu digeluti, Barulah pada tahun 1004
usaha ini mulai diperhatikan dan digeluti sebagai mata pencaharian
keluarga Pak -ohman, Pemilik usaha memberikan nama usahanya
(./U UM.6.7,
Usaha ini didirikan juga karena tuntutan untuk menyediakan
pasar untuk para petani kedelai sebagai bentuk untuk meningkatkan
pendapatan masyarakat yang selama ini tanaman kedelai dianggap
kurang menguntungkan, Berkat adanya industry ini cukup
memberikan respon posotif kepada masyarakat mamuju utara untuk
membudidayakan tanaman kedelai dilahan mereka karena
menganggap tanaman kedelai cukup memberikan keuntungan dan
memiliki pasar yang jelas, Bahan baku industry (ahu umayan ini di
ambil dari petani ; petani kedelai yang tersebar di Kabupaten mamuju
utara, Bahan baku tersebut biasanya pemilik :KM yang dating ke
tempat Petani dan biasa juga para petani sendiri yang dating ke :KM
(ahu umayan, *i samping mendirikan usaha ini Pak -ohman juga
bertani sawit sehingga usahanya ini sebagai usaha sampingan yang
diberikan kepada istri dan adiknya untuik mengelola, Produk usaha ini
berupa (ahu yang masih memerlukan satu 8!9 kali proses untuk tahap
penyajian, Produk (ahu ini di ?ual kepada para pedagang sayur <
sayuran untuk mengecerkan kepada konsumen atau masyarakat,
Produk (ahu umayan ini dijual dengan harga -p #&,000>cetakan
#
yang berisikan "! potong dan pengecer menjualnya dengan harga -p
!000>buah,
Usaha (ahu umayan ini belum memilki surat i@in usaha+ dan
surat surat i@in lainnya yang dikarenakan industri ini baru berdiri,
*engan tidak lengkapnya surat;surat i@in sehingga pemasaran belum
terlalu luas,
B, Perkembangan :KM (ahu umayan
.walnya :km ini dirintis ketika pak -ohman masih bujang+ dia
memulai usaha ini dengan modal pribadi+ alat < alatnya pun dirancang
sendiri oleh pak -ohman yamg masih banyak berbahan kayu, Karena
pada waktu itu pak -ohman belum memiliki lokasi untuk usahanya
maka dia meminjam rumah warga pada waktu itu yang dekat dengan
jalan raya untuk dijadikan tempat usaha pak rohman,
Perjalanan awal usaha pak -ohman masih belum kontinu
kerena pesanan belum setiap hari+ ini diakibatkan karena para
pedagang atau pengecer masih banyak yang belum mengetahui
keberadaan usaha ini,Setelah Pak -ohman menikah barulah dia
memiliki tempat usaha sendiri dan mulai berproduksi secara kontinu,
C. )en!s Produk dan )umla( Produks!.
4
Usaha (ahu umayan merupakan industri yang bergerak
dalam pengolahan Kedelai menjadi (ahu, (ahu ini berbentuk balok
yang memiliki ukuran yang lumayan besar dibandingkan dengan (ahu
lainnya, Selain itu tahu ini masih sangat murni+ belum ada tambahan
bahan pengawet
Produk ini dijual melalui pesanan ataupun dijual langsung ke
pedagang < pedagang sayur < sayuran, Usaha ini selalu berproduksi
setiap hari tetapi dengan jumlah produk yang berbeda < beda,
Kapasitas produksi usaha ini+ satu kali produksi sekitar %0 kilo
sampai &0 kilo+ dan juga tergantung permintaan pelanggan,
D. 'truktur *rgan!sas!
Manajemen organisasi usaha (ahu umayan ini masih sangat
rancu dan tidak terstruktur karena jabatan dan tidak adanya
pembagian tugas yang tidak sesuai pada umunya, Berikut ini
manajemen organisasi dan pembagian tugas yang tidak terdapat pada
:KM (./U UM.6.7 )
!9 *irektur+ sebagai pemilik dan pimpinan perusahaan yang
mengatur dan bertanggung jawab atas perusahaan, *i :KM
3
ini pemimpin yang merupakan pemilik :KM ini juga sebagai
biasanya menjadi karyawan yang ikut langsung dalam
pengolahan proses produksi karena kurangnya tenaga kerja
yang terampil,
19 Bagian produksi+ bagian produksi merupakan bagian
terpenting dalam usaha ini, Bagian produksi bertugas
sebagai pelaku produksi yang mengolah produk+ juga
bertanggungjawab mulai dari pembelian bahan baku+
pengolahan bahan baku+ hingga produk siap untuk di
pasarkan,
09 Bagian pemasaran+ karyawan pada bagian pemasaran
bertugas membantu proses pengolahan dan melayani
konsumen yang datang untuk membeli produk (ahu,
E. 'arana dan Prasarana
.lat < alat yang digunakan pada :KM (ahu umayan dalam
memproduksi masih menggunakan beberapa alat tradisional yang
kebanyakan dibuat sendiri oleh pemilik :KM, .dapun alat ; alat yang
digunakan+ yaitu )
a, Mesin penggiling
"
b, Panci besar untuk perebusan
c, Amber>baskom
d, Saringan
e, Pengepresan
f, Betakan
g, Pemotong
!0
BAB III
PEMBAHA'AN
Pada bab ini penulis akan membahas permasalahan yang telah
diidentifikasi oleh penulis di :KM (./U UM.6.7 tempat penulis
melakukan Kuliah Kerja Praktek, Permasalahan yang ada meliputi
permasalahan pada aspek material+ aspek peralatan dan mesin+ aspek
finansial hingga pada aspek kesehatan dan lingkungan, Penulis juga akan
mencoba memberikan solusi dengan memberikan rancangan perbaikan
untuk meminimalisir permasalahan yang ada,
A. Permasala(an pada I%M TAHU LUMA&AN
!, (idak memilki distributor dan kurangnya promosi kepada
konsumen,
*istributor dibutuhkan sebagai jembatan antara produsen
dengan konsumen, *istributor biasanya lebih paham keinginan dan
keluhan konsumen terhadap suatu produk, :KM ini belum memilki
distributor sehingga penjualan produk pun tidak maksimal, Karena
belum memilki distributor produk :KM ini belum terlalu dikenal oleh
masyarakat,
1, Pengolahan limbah yang belum ada,
!!
imbah :KM ini adalah air pencucian Kedelai dan perebusan,
Saat ini limbah tersebuat dibuang ditempat pembuangan yang ada
disamping rumah yang sekaligus tempat usaha sehingga tidak
menuntut kemungkinan akan mengganggu para warga disekitar
tempat usaha,
0, Proses produksi yang belum efisien,
Penggunaan peralatan yang sebagian besar masih manual
sehingga :KM ini tidak mampu memenuhi permintaan dalam jumlah
banyak, /al ini dapat mempengaruhi perkembangan dan kemajuan
:KM kedepannya,
%, .lat < alat yang digunakan masih banyak yang terbuat dari kayu
ataupun dari bahan yang belum memenuhi standard sehingga
produk tahu yang dihasilkan belum terlalu higienis masih
terkontaminasi oleh bakteri yang menyebabkan daya simpan bahan
menjadi pendek,
B. 'olus!
!, (idak memilki distributor dan kurangnya promosi kepada
konsumen,
Melakukan perekrutan karyawan untuk bagian distributor
dengan membuat brosur kemudian dibagikan di tempat;tempat
!1
umum seperti pasar ataupun di tempat keramaian lainnya,
Memasang iklan di radio yang ada di kota bau;bau, Bara lainnya
adalah bekerja sama dengan toko < toko yang menjual produk <
produk pangan sehingga produk lebih banyak yang mengenal
1, Pengolahan limbah yang belum ada,
Sebaiknya dalam meminimalisir dampak bau yang dihasilkan
limbah dari (ahu+ bak atau penampungan dibuat sedikit menjauh
dari lingkungan warga sekitar, (etapiuntuk limbah ampas dari tahu
sudah bias dimanfaatkan karena memiliki pemesan untuk pakan
ternak
0, Proses produksi yang belum efisien,
Menambah tenaga kerja tetap untuk bagian produksi agar
proses produksi dapat menghasilkan kapasitas produksi yang
optimal, Membuat tataletak proses produksi agar dapat
memudahkan karyawan dalam bekerja,
%, .lat < alat yang masih manual
Untuk permasalahan ini sudah dilaporkan kepada dinas
yang terkait untuk memberikan bantuan peralatan yang sesuai
standard,
C. Proses Produks! I%M Ta(u Luma+an
!0
Proses pembuatan tahu terdiri beberapa tahap yaitu)
,. Perendaman
Pada tahapan perendaman ini+ kedelai direndam dalam
sebuah baskom berisi air, angkah pertama adalah memasukan
kedelai ke dalam karung plastik kemudian diikat dan direndam
selama kurang lebih 0 jam 8untuk ! karung berisi & kg biji kedelai9,
?umlah air yang dibutuhkan tergantung dari jumlah kedelai+ intinya
kedelai harus terendam semua, (ujuan dari tahapan perendaman
ini adalah untuk mempermudah proses penggilingan sehingga
dihasilkan bubur kedelai yang kental, Selain itu+ perendaman juga
dapat membantu mengurangi jumlah @at antigi@i 8.ntitripsin9 yang
ada pada kedelai, Cat antigi@i yang ada dalam kedelai ini dapat
mengurangi daya cerna protein pada produk tahu sehingga perlu
diturunkan kadarnya,
-. Pen.u.!an kedela!
Proses pencucian merupakan proses lanjutan setelah
perendaman, Sebelum dilakukan proses pencucian+ kedelai yang di
dalam karung dikeluarkan+ dibuka+ dan dimasukan ke dalam ember
plastik untuk kemudian dicuci dengan air mengalir, (ujuan dari
tahapan pencucian ini adalah membersihkan biji;biji kedelai dari
kotoran;kotoran supaya tidak mengganggu proses penggilingan
dan agar kotoran;kotoran tidak tercampur ke dalam adonan tahu,
!%
Setelah selesai proses pencucian+ kedelai ditiriskan dalam saringan
bambu berukuran besar,
/. Pengg!l!ngan
Proses penggilingan dilakukan dengan menggunakan mesin
penggiling biji kedelai dengan tenaga penggerak dari motor lisrik,
(ujuan penggilingan yaitu untuk memperoleh bubur kedelai yang
kemudian dimasak sampai mendidih, Saat proses penggilingan
sebaiknya dialiri air untuk didapatkan kekentalan bubur yang
diinginkan,
0. Pereusan1Pemasakan
Proses perebusan ini dilakukan di sebuah bak berbentuk
bundar yang dibuat dari semen yang di bagian bawahnya terdapat
pemanas uap, Uap panas berasal dari ketel uap yang ada di bagian
belakang lokasi proses pembuatan tahu yang dialirkan melalui pipa
besi, Bahan bakar yang digunakan sebagai sumber panas adalah
kayu bakar yang diperoleh dari sisa;sisa pembangunan rumah,
(ujuan perebusan adalah untuk mendenaturasi protein dari kedelai
sehingga protein mudah terkoagulasi saat penambahan asam, (itik
akhir perebusan ditandai dengan timbulnya gelembung;gelembung
panas dan mengentalnya larutan>bubur kedelai, Kapasitas bak
perebusan adalah sekitar & kg kedelai,
!&
2. Pen+ar!ngan
Setelah bubur kedelai direbus dan mengental+ dilakukan
proses penyaringan dengan menggunakan kain saring, (ujuan dari
proses penyaringan ini adalah memisahkan antara ampas atau
limbah padat dari bubur kedelai dengan filtrat yang diinginkan,
Pada proses penyaringan ini bubur kedelai yang telah mendidih
dan sedikit mengental+ selanjutnya dialirkan melalui kran yang ada
di bagian bawah bak pemanas, Bubur tersebut dialirkan melewati
kain saring yang ada diatas bak penampung,
Setelah seluruh bubur yang ada di bak pemanas habis lalu
dimulai proses penyaringan, Saat penyaringan secara terus;
menerus dilakukan penambahan air dengan cara menuangkan
pada bagian tepi saringan agar tidak ada padatan yang tersisa di
saringan, Penuangan air diakhiri ketika filtrat yang dihasilkan sudah
mencukupi, Kemudian saringan yang berisi ampas diperas sampai
benar;benar kering, .mpas hasil penyaringan disebut ampas yang
kering+ ampas tersebut dipindahkan ke dalam baskom, .mpas
tersebut dimanfaatkan untuk makanan ternak ataupun dijual untuk
bahan dasar pembuatan tempe gembus>bongkrek,
3. Pengendapan dan Penama(an Asam Cuka
*ari proses penyaringan diperoleh filtrat putih seperti susu
yang kemudian akan diproses lebih lanjut, Diltrat yang didapat
!#
kemudian ditambahkan asam cuka dalam jumlah tertentu, Dungsi
penambahan asam cuka adalah mengendapkan dan
menggumpalkan protein tahu sehingga terjadi pemisahan
antara whey dengan gumpalan tahu, Setelah ditambahkan asam
cuka terbentuk dua lapisan yaitu lapisan atas 8whey9 dan lapisan
bawah 8filtrat>endapan tahu9, Andapan tersebut terjadi karena
adanya koagulasi protein yang disebabkan adanya reaksi antara
protein dan asam yang ditambahkan, Andapan tersebut yang
merupakan bahan utama yang akan dicetak menjadi tahu, apisan
atas 8whey9 yang berupa limbah cair merupakan bahan dasar yang
akan diolah menjadi Nata De Soya,
4. dan Pengepresan
Proses pencetakan dan pengepresan merupakan tahap
akhir pembuatan tahu, Betakan yang digunakan adalah terbuat dari
kayu berukuran 40E40cm yang diberi lubang berukuran kecil di
sekelilingnya, ubang tersebut bertujuan untuk memudahkan air
keluar saat proses pengepresan, Sebelum proses pencetakan yang
harus dilakukan adalah memasang kain saring tipis di permukaan
cetakan, Setelah itu+ endapan yang telah dihasilkan pada tahap
sebelumnya dipindahkan dengan menggunakan alat semacam
wajan secara pelan;pelan, Selanjutnya kain saring ditutup rapat
dan kemudian diletakkan kayu yang berukuran hampir sama
dengan cetakan di bagian atasnya, Setelah itu+ bagian atas cetakan
!4
menggunakan dongkrak untuk membantu mempercepat proses
pengepresan tahu, =aktu untuk proses pengepresan ini tidak
ditentukan secara tepat+ pemilik usaha hanya memperkirakan dan
membuka kain saring pada waktu tertentu, Pemilik mempunyai
parameter bahwa tahu siap dikeluarkan dari cetakan apabila tahu
tersebut sudah cukup keras dan tidak hancur bila digoyang,
5. Pemotongan ta(u
Setelah proses pencetakan selesai+ tahu yang sudah jadi
dikeluarkan dari cetakan dengan cara membalik cetakan dan
kemudian membuka kain saring yang melapisi tahu, Setelah itu
tahu dicetak dipapan cetak, Sebelum siap dipasarkan tahu terlebih
dahulu dipotong sesuai ukuran,
!3
D. 6lo7.(art
!"
BAB I8
%E'IMPULAN
A. %es!mpulan.
*emikian hasil Kuliah Kerja Praktek 8KKP9 yang telah penulis
lakukan di :KM (ahu umayan Selama melaksanakan tugas ini
10
penulis berupaya melakukan identifikasi dan menganalisa setiap
permasalahan yang ada di :KM ini, Beberapa hal yang masih harus
dibenahi pada :KM ini meliputi pembenahan pada bahan bakar dalam
perebusan+ kurangnya promosi+ pengolahan limbah yang belum ada+
proses produksi yang belum efektif,
Kegiatan Kuliah Kerja Praktek ini diharapkan mampu
membarikan manfaat baik bagi penulis untuk menambah pengetahuan
dan pengalaman maupun pihak :KM untuk terus melakukan
pembenahan+ meningkatkan produktifitas dan terus berjuang untuk
kemajuan :KM (ahu umayan,
Berdasarkan analisa dari permasalahan yang dihadapi oleh :KM
(ahu umayan penulis mencoba memberikan solusi dengan
merekomendasikan beberapa hal yang bisa dijadikan acuan bagi
pemilik :KM ini untuk meningkatkan produktifitasnya agar nantinya
produk ini mampu bersaing di pasar lokal hingga pasar nasional
sehingga dapat membantu perekonomian nasyonal,
B. 'aran
!, Pemilik :KM diharapkan dapat menjalin komunikasi yang baik
dengan berbagai pihak instansi dalam rangka perkembangan :KM,
1!
1, Pemilik :KM harus mampu mengatur kegiatan produksi dan
menjaga kebersihan alat;alat yang digunakan pada saat
berproduksi,
0, Meningkatkan motivasi kerja dengan mengikuti pelatihan atau
diklat tentang industri,
%, Meningkatkan kreatifitas produk baik isi maupun kemasan,
11
DA6TA$ PU'TA%A
.kademi (eknik :ndustri Makassar, 10!%, Buku Pedoman
Penulisan (ugas .khir .kademi (eknik :ndustri Makassar,
Penerbit .(: Makassar+ Makassar,
.kademi (eknik :ndustri Makassar, 10!%, Modul pedoman
Pelaksanaan Kuliah kerja Praktek dan (ugas .khir, Penerbit
.(: Makassar+ Makassar,
*inas UKM;PA-:7*.F kab Mamuju Utara, 10!0, B, Penerbit
*inas UKM;PA-:7*.F+ Mamuju Utara,
10
LAMPI$AN 9 LAMPI$AN
Proses Perendaman setelah direndam
1%
Proses penggilingan bubur kedelai
Proses perebusan proses penyaringan
1&
*ipindahkan ke cetakan proses pengepresan
1#
Proses pemotongan
*alam kemasan
14