Anda di halaman 1dari 29

Oleh :

NENI LIDIA, M.Pd


Workshop Pelayanan Pendidikan
Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Kab. Bungo
Swarna Bhumi Muara Bungo
Selasa, 24 Juni 2014
Biodata Singkat

NENI LIDIA, M.Pd Ibu Rumah Tangga
Pengawas SMP/SMA/SMKTPK JAMbi
Perempuan Minang Kelahiran Kota Jambi
Pengalaman Sebagai Guru :
SMAN 3 Jambi Luar Kota; SMKN 2 Kota Jambi
SMAN 1 Muara Bungo, SMAN 4 Muara Bungo
Pengalaman Sebagai Pemimpin:
Mantan Kepala SMAN 4 Muara Bungo
Saat ini masih Ketua APSI
Pengalaman Luar Negeri:
Pertukaran Pemuda Indonesia Canada
Program Persahabatan Indonesia Jepang Menyonsong Abad 21
Diklat Guru B. Inggris Berprestasi di New Zealand
Visi Kab. Bungo: MAJU, AMAN, SEJAHTERA
Visi Dinas Pendidikan Kab. Bungo
Terselenggaranya
Layanan Prima Pendidikan
untuk Mewujudkan
Pendidikan Berkualitas
dan Berkarakter
Tugas Pokok dan Fungsi
Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan
Kabupaten Bungo (Perbub Nomor 27b tahun
2010, Bab V Pasal 5)
2. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) UPTD Pendidikan
Kecamatan mempunyai tugas:
a.Penyelenggaraan Ketatausahaan UPTD
Pendidikan Kecamatan
b.Pembinaan TK, SD, dan SDLB
c.Menyelenggarakan dan membina pendidikan
masyarakat.
1. UPTD Pendidikan Kecamatan mempunyai Tugas
melaksanakan tugas Dinas Pendidikan di Kecamatan
pada Bidang TK, SD, SDLB, dan PLS
Transitional Page
Transitional Page
Diskriminasi:
setiap pembatasan, pelecehan,
atau pengucilan yang langsung ataupun tak langsung
didasarkan pada pembedaan manusia atas dasar agama, suku, ras,
etnik, kelompok, golongan, status sosial, status ekonomi, jenis
kelamin, bahasa, keyakinan politik, yang berakibat pengurangan,
penyimpangan, atau penghapusan pengakuan, pelaksanaan, atau
penggunaan hak asasi manusia dan kebebasan dasar dalam
kehidupan baik individual maupun kolektif dalam bidang politik,
ekonomi, hukum, sosial, budaya dan aspek kehidupan lainnya.
DEFINISI
DISKRIMINASI
adalah usaha melayani kebutuhan
orang lain.
1. Pelayanan
2. Standar Pelayanan
adalah ukuran yang telah ditentukan sebagai
suatu pembakuan pelayanan yang baik.
3. Pelayanan Prima [Excellent Service]
berarti Pelayanan Terbaik.
TUJUAN
Memberikan pelayanan yang dapat memenuhi
dan memuaskan pelanggan sesuai dengan
kebutuhan dalam rangka :
memberdayakan masyarakat sebagai
pelanggan pelayanan publik dan
membangun
menumbuhkan kembali kepercayaan
masyarakat terhadap pemerintah
MANAJEMEN PELAYANAN
System
Pelayanan,
kemudahan/
fasilitas
Kultur Organisasi/
kebiasaan baik, nilai
Pengguna
jasa
Pelayanan
PUAS
MANAJEMEN PELAYANAN
System
Pelayanan,
kemudahan/
fasilitas
Kultur Organisasi/
kebiasaan baik, nilai
Pengguna
jasa
Pelayanan
PUAS
.

KELEMAHAN PADA LAYANAN PUBLIK
Kurang responsif
Kondisi ini terjadi pada hampir semua tingkatan unsur pelayanan,
mulai pada tingkatan petugas pelayanan (front line) sampai
dengan tingkatan pnanggungjawab instansi. Respon terhadap
berbagai keluhan, aspirasi, maupun harapan masyarakat seringkali
lambat atau bahkan diabaikan sama sekali.
Kurang informatif
Berbagai informasi yang seharusnya disampaikan lambat
atau bahkan tidak sampai kepada masyarakat.
Kurang accessible.
Berbagai unit pelaksana pelayanan terletak jauh dari jangkauan
masyarakat, sehingga menyulitkan bagi mereka yang memerlukan
pelayanan tersebut.
Kurang koordinasi.
Berbagai unit pelayanan yang terkait satu dengan lainnya sangat kurang
berkoordinasi. Akibatnya, sering terjadi tumpang tindih ataupun
pertentangan kebijakan antara para instansi pelayanan dengan instansi
pelayanan lain yang terkait. birokratis.
Gambar: Alur Siklus Penjaminan Mutu Pendidikan
1) Karut-marut ujian nasional (UN),
2) Biaya sekolah yang katanya gratis
tetapi masih ada pungutan,
3) Kuliah mahal tetapi lulusan belum
siap kerja.
4) Kekerasan seksual terhadap anak
dibawah umur
MASALAH PENDIDIKAN
INDONESIA SAAT INI
Gambar: Kaitan antar Standar Nasional Pendidikan (SNP)
16

1. Kejelasan
2. Kepastian waktu
3. Akurasi
4. Keamanan
5. Tanggung jawab
6. Kesederhanaan
7. Kelengkapan sarpras
8. Kemudahan akses
9. Kedisiplinan,
kesopanan, dan
keramahan
10. Kenyamanan
PRINSIP PELAYANAN PUBLIK
(Kep. Menpan No. 63/KEP/M.PAN/7/2004)
Suatu tolok ukur yang digunakan untuk acuan penilaian
kualitas pelayanan sebagai komitmen atau janji dari pihak
penyedia pelayanan kepada pelanggan untuk memberikan
pelayanan yang berkualitas
Berguna sebagai pedoman kerja dari batasan mutu
yang harus dipenuhi oleh para pelaksana layanan

Berguna sebagai jaminan mutu pelayanan yang
seharusnya diterima oleh pelanggan
STANDARD PELAYANAN
STANDAR PELAYANAN MEMUAT
18
Visi dan Misi Pelayanan
Jenis pelayanan yang ditawarkan
Spesifikasi pelayanan
Prosedur pelayanan
Pengawasan dan pengendalian mutu
Lampiran yang memuat denah lokasi,
formulir, hasil kesepakatan, dll.
MANFAAT STANDAR
PELAYANAN
Mengetahui hubungan kerja antar unit-
unit dalam organisasi
Menghilangkan keraguan pegawai dalam
pengambilan keputusan
Menjelaskan sarana dan prasarana yang
digunakan dalam pelayanan
Menjelaskan kompetensi yang harus
dimiliki oleh petugas
Sebagai acuan dalam mengevaluasi
kinerja aparatur
STANDAR PELAYANAN
(Kep. MENPAN No.63 Tahun 2004)
Prosedur Pelayanan
Dibakukan pemberi dan penerima pelayanan termasuk
pengaduan
Waktu Penyelesaian
Ditetapkan sejak saat permohonan sampai dengan
penyelesaian termasuk pengaduan
Biaya Pelayanan
Ditetapkan biaya/tarif pelayanan termasuk rinciannya
Produk Pelayanan
Hasil pelayanan yang akan diterima pelanggan harus sesuai
dengan ketentuan yang telah ditetapkan
Sarana dan Prasarana
Memadai dalam proses pemberian layanan
Kompetensi Petugas Pemberi Pelayanan
Ditetapkan berdasarkan pengetahuan,
keahlian,keterampilan,sikap, dan perilaku yang
dibutuhkan

20
MUTU PELAYANAN PRIMA
a. Mendahuhukan Kepentingan
Pelanggan
b. Pelayanan dengan sepenuh hati
c. Budaya Pelayanan Prima
d. Sikap Pelayanan Prima
e. Sentuhan Pribadi Pelayanan
f. Pelayanan Prima sesuai dengan
Pribadi Prima
21
22
Sensitif dan responsif terhadap
peluang dan tantangan yang
dihadapi
Dapat mengembangkan fungsi
instrumental
Berwawasan futuristik dan
sistemik
Berkemampuan dalam
mengoptimalkan sumber
daya.
Pada Level Birokrat/Aparatur, sosok yang hendak
diwujudkan guna mendukung Pelayanan Prima adalah :
23



1. Restrukturisasi organisasi dengan
berdasarkan visi peningkatan
Pelayanan Publik
2. Peningkatan kemampuan manjerial
3. Peningkatan kualitas SDM sesuai
tuntutan perwujudan Visi kualitas aparat
4. Peningkatan sarana dan prasarana.
STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS
PELAYANAN PUBLIK
INDIKATOR PELAYANAN PUBLIK
DI BIDANG PENDIDIKAN
24
1. Alokasi Anggaran :
Pengembangan software
Pengembangan hardware
2. Akses Terhadap Pendidikan :
Pendidikan bagi setiap anggota
masyarakat
Sistem
Pendidikan
Pemberdayaan
Masyarakat
3. Pendidikan dan Latihan bagi
Tenaga Pendidik :
Mengembangkan kapasitas
tenaga pengajar
Pelayanan
Prima
4. Pendidikan dan Latihan Manajerial
bagi para Pengelola Sekolah :
Mengembangkan kapasitas tenaga administrasi
atau manajemen sekolah

Pelayanan
Prima
SISTEM PENDIDIKAN di JERMAN
menjadi peneliti dan
pengembang ilmu sampai
pada tingkatan Doctor of
Philosophy (Ph.D)
University
Pembelajaran kaidah-kaidah
ilmiah yang dapat diterapkan
pada tingkatan profesional



University
of Applied
Science
mempelajari materi yang
beriorientasi pada desain,
seperti college of art,
college of music dan
sejenisnya.

COLLEGE

DISCUSSION TOPIC
Elements