Anda di halaman 1dari 8

MANAJEMEN STRES

Anya Karina MPS (170610120027)


Stephanie Angeline (170610120031)
Achmad Ridwan (170610120049)
Dinda Rizki O (170610120085)
Rizky Amalia (170610120119)

Menurut Ivancevich dan Matteson, tahun
1980 (dalam Kreitner dan Kinicky, 2005) stres
didefinisikan sebagai suatu respon adaptif,
dihubungkan oleh karakteristik dan atau
proses psikologis individu yang merupakan
suatu konsekuensi dari setiap tindakan
eksternal, situasi atau peristiwa yang
menempatkan tuntutan psikologis dan atau
fisik khusus pada seseorang.

Penyebab Stres
Sumber stres atau yang disebut dengan stressor
adalah faktor-faktor lingkungan yang
menimbulkan kondisi stres.
stressor adalah suatu prasyarat untuk
mengalami respon stres.
Diketahui bahwa terdapat empat jenis stressor,
yaitu:
Stressor Individual
Stressor Kelompok
Stressor Organizational
Stressor Lingkungan

Dampak dan akibat dari stress dikelompokkan
menjadi tiga gejala, yaitu :

Gejala Fisiologis
Gejala Psikologis
Gejala Perilaku
Gejala Fisiologis,
meliputi sakit kepala,
tekanan darah tinggi,
dan sakit jantung.
Gejala Psikologis,
meliputi kecemasan,
depresi, dan
menurunnya tingkat
kepuasan kerja.
Gejala Perilaku,
meliputi perubahan
produktivitas,
kemangkiran dan
perputaran karyawan.
Manajemen Stres atau Cara
Mengatasi Stress

Ada dua pendekatan dalam manajemen stres,
yaitu:
1. Pendekatan Individual
- Penerapan manajemen waktu
- Penambahan waktu olah raga
- Pelatihan relaksasi
- Perluasan jaringan dukungan social




2. Pendekatan Organisasional
- Menciptakan iklim organisasional yang mendukung.
- Adanya penyeleksian personel dan penempatan
kerja yang lebih baik.
- Mengurangi konflik dan mengklarifikasi peran
organisasional.
- Penetapan tujuan yang realistis.
- Pendesainan ulang pekerjaan.
- Perbaikan dalam komunikasi organisasi.
- Membuat bimbingan konseling