Anda di halaman 1dari 9

KWU 4 R

Asah Kebijakan Nasional


Terhadap
Bidang Usaha
Manfaat bagi usaha X
Menguntungkan
Tidak ada
Merugikan
Tingkat Kebijakan
Internasional
Nasional
Regional
Segi Kebijakan
Regulasi ----- perijinan dll
Perbankan ------ modal
Industri ----- bantuan teknis
departemen terkait, dll
SDM ----- kualitas, upah, dll
Keamanan ----- terkendali
Dll ?
Pemerintah - Regulasi
Perijinan
Pengelompokan (sentra)
Promosi (pameran UKM, ke LN)
Perpajakan
Perlindungan (bea masuk )
Hukum
Sinergi
Tenaga kerja dlm dan LN
Jaringan Export LN
Contoh segi perbankan
1. KUR (Kredit Usaha Rakyat), jaminan fix
asset 30%, 70% oleh Asuransi kredit,
minimal sdh berjalan 1thn, kemudahan
administratif,
2. Kredit mikro , menjangkau sampai
pedesaan, syarat sederhana, bunga lbh
tinggi.
Idg-2009 7
Business Environment
Nasional/Specific
Demographic / Cultural Forces
Internasional/General
Environmental Forces
Economic Forces
Technological Forces
International Forces
Political Forces
Customers
Government
Suppliers Unions
Distributors
Competitors
Regional
BUSINESS
Keuntungan Ber partner
Prawirokusumo (1999):
1. Meningkatkan keuntungan atau penjualan pihak
pihak yang terlibat dalam kemitraan
2. Mendapatkan pengetahuan yang lebih baik
tentang pasar
3. Meningkatkan jumlah pelanggan atau pemasok
baru
4. Membantu peningkatan pengembangan produk
5. Memperbaiki proses produksi
6. Meningkatkan perbaikan kualitas produk
7. Meningkatkan akses terhadap teknologi

Info HIPMI 2 Okt 2013
Sekadar informasi, selama 2011 - 2012 terjadi
pertumbuhan UKM dari 55.206.444 unit menjadi
56.534.592 unit. Pertumbuhan tersebut telah
mampu mengembangkan kesempatan kerja dari
101.722.548 orang pada tahun 2011 menjadi
107.657.509 pada tahun 2012.

Pada 2011, UKM menyumbang ekspor nasional
hingga Rp 187 Triliun di mana sebagian besar
kontribusi terbesarnya adalah dari sektor
handicraft sebesar 30%, fashion and accessories
sebesar 29% dan furniture sebesar 27%.