Anda di halaman 1dari 4

TUGAS KIE

Review APhA 2012 NPCC National


Winner- Stacey Pascoe
Dibuat Oleh :
ROHDIYA WAHYUNI (051011173
KE!AS"A (RA#U
$AKU!TAS $AR%ASI UNI&ERSITAS AIR!ANGGA
DE'ARTE%EN $AR%ASI KO%UNITAS
SURA#AYA
(01)
Dari percakapan antara apoteker yang bernama Stacey Pascoe dan
pasiennya Joe diperoleh beberapa hasil review berikut ini:
Taha* 'e+bu,a
Apoteker Stacey memperkenalkan dirinya sebagai apoteker yang bertugas
hari itu, apoteker juga melakukan verifikasi identitas pasien dengan bertanya Resep
untuk Joe, apakah anda yang bernama Joe?! Sebelum memulai menjelaskan obat,
apoteker Stacey juga meminta ijin dulu kepada pasien bahwa dia membutuhkan
waktu untuk menjelaskan mengenai penggunaan obat yang akan diterima pasien
sehingga menghindari terjadinya kesalahan penggunaan oleh pasien! Apoteker juga
menjelaskan tujuan diadakannya konseling sehingga pasien memahami pentingnya
konseling ini demi tercapainya efek terapi yang diinginkan! "ahasa yang digunakan
apoteker sangat ramah kepada pasien, apoteker juga menyebut nama panggilan
pasien sehingga percakapan berlangsung lancar dan bersahabat, pasien juga tidak
berkeberatan dalam menjawab pertanyaan dan juga bertanya kepada apoteker!
Taha* Di-,u-i u.tu, %e./u+*ul,a. I.012+a-i 3 %e./i4e.ti0i,a-i Kebutuha.
'a-ie.
Apoteker memulai penjelasan dengan mengecek pasien record yang dimiliki
apotek untuk memastikan kebenaran data pasien, seperti memastikan alamat dan
nomor telepon pasien! #emudian apoteker melakukan assesment tentang riwayat
alergi pasien ternyata pasien memang punya alergi terhadap Penisilin! $engenai
riwayat penyakit pasien, dapat diketahui bahwa pasien menderita kolesterol dan
hipertensi dari konsumsi obat simvastatin dan %&' yang dilakukan pasien secara
teratur! Apoteker sempat mengulas sedikit bahwa obat simvastatin dan %&' tersebut
memang harus diminum secara teratur! Pasien juga mengkonsumsi (buprofen bila
sakit kepala! Apoteker juga menanyakan pada pasien apakah sedang
mengkonsumsi vitamin atau suplemen tertentu, jika akan mengkonsumsi vitamin
atau suplement tertentupasien diharapkan melaporkan hal tersebut kepada apoteker
untuk mencegah terjadinya interaksi obat!
Apoteker kemudian mulai menjelaskan resep yang diterima pasien, yaitu
kapsul (ndocin )* mg, yang diberikan pada pasien adalah obat generiknya
(ndometacin, apoteker juga menunjukkan bentuk dan warna pilnya dan memastikan
apakah sebelumnya pasien pernah mengkonsumsi obat tersebut atau belum,
ternyata belum! Apoteker juga menyakan info yang diperoleh pasien dari Dokter
yang memberikan resep, pasien menjelaskan sakitnya bahwa kakinya sangat
sakit+nyeri! sehingga dia pergi ke dokter dan dokter memberi resep itu untuk
mengurangi sakitnya! (ndometacin adalah obat yang diindikasikan untuk mengurangi
nyeri, inflamasi dan demam karena remathoid arthritis atau gout, jadi kemungkinan
besar pasien menderita gout sehingga memperoleh resep tersebut! 'etapi dokter
tidak menjelaskan tentang cara penggunaan obat sehingga apotekerlah yang harus
menjelaskan agar pasien memahami cara menggunakan obat yang baik!
Taha* Di-,u-i u.tu, %e.5ele-ai,a. %a-alah 3 %e+buat Re.6a.a Te2a*i
Dari skrining resep dan hasil asesment dengan pasien dilakukan evaluasi
mengenai kesesuaian obat dan kesesuaian dosis! #arena obatnya sudah sesuai
dengan gejala yang dialami pasien, serta dosisnyapun sudah sesuai serta tidak ada
permasalahan seperti kontraindikasi dengan kondisi+obat yang sedang dikonsumsi
pasien maka diputuskan untuk melayani resep tersebut dengan memberikan #(,
yang sesuai!
Taha* Di-,u-i u.tu, %e+be2i,a. I.012+a-i 4a. E4u,a-i
Apoteker dengan jelas menerangkan tentang resep yang diterima pasien
mulai dari nama obat, kekuatan obat, nama generik obat, bentuk dan warna kapsul,
apoteker juga menjelaskan tentang tujuan terapi obat (ndometacin ini adalah obat
antiinflamasi kuat yang digunakan untuk mengurangi inflamasi dan nyeri yang
dialami pasien hingga sakitnya hilang! Apoteker juga menjelaskan bahwa obat ini
memiliki cara kerja yang sama dengan ibuprofen jadi pasien diberitahu untuk tidak
mengkonsumsi ibuprofen ketika mengkonsumsi (ndometacin! Apoteker menjelaskan
penggunaan obat (ndometacin kepada pasien sambil menunjukkan label pada botol
obat sehingga pasien lebih mudah memahami dan bila lupa bisa melihat info
penggunaan obat pada label botol obat! -bat diminum ./sehari satu kapsul,
bersama makan dengan air putih sampai tidak nyeri lagi kakinya! Apoteker juga
menyebutkan jumlah obat yang diterima pasien serta mengatakan kalau obat di
resep ini hanya sekali pakai tidak boleh diisi ulang 0refill1 jika obatnya habis! 2ang
terpenting karena pasien sudah tua apoteker mengingatkan bahwa jika pasien lupa
minum obat jika jarak waktunyanya tidak jauh maka obat boleh langsung diminum
saat ingat, namun jika selang waktunya sangat jauh dan hampir mendekati waktu
minum obat selanjutnya pasien diminta menskip dan lanjut minum obat di jadwal
selanjutnya saja, pasien dilarang mendobel dalam minum obatnya untuk
menghindari terjadinya over dose! 3ntuk memastikan pasien paham mengenai
pemaikan obatnya apoteker meminta pasien untuk mengulang penjelasan apoteker!
Apoteker menjelaskan D'P terkait efek samping obat yaitu dapat mengiritasi
lambung sehingga diberi solusi obat perlu diminum bersama makanan! #emudian
ada juga efek samping yang sebenarnya jarang terjadi yaitu kepala sedikit pusing
setelah minum obat namun apoteker menjelaskan bahwa hal itu akan hilang dengan
sendirinya hanya cukup istirahat dan mengurangi aktivitas berat! Jangan minum
ibuprofen jika pusing! "ila terjadi reaksi alergi semacam muntah hebat dan sakit
perut hebat dan sebagainya pasien diminta waspada, segera menghentikan obat dan
hubungi dokter! Apoteker juga memberitaukan tentang cara penyimpanan obat yang
benar, yaitu taruh ditempat sejuk dan jauhkan dari jangkauan anak4anak
Taha* 'e.utu*
Selain memberikan semua penjelasan tersebut apoteker juga
mempersilahkan pasien untuk bertanya, pasien menanyakan berapa lama obatnya
bisa segera bereaksi dalam menghilangkan sakitnya, apoteker bisa menjawab
dengan meyakinkan bahwa jika pasien meminum obat teratur sakitnya akan
berkurang sedikit demi sedikit, pada keesokan harinya sekitar pada minum dosis
ketiga sakitnya akan berkurang, apoteker juga memperkirakan bahwa pasien akan
benar4benar hilang nyerinya setelah . atau 5 hari kemudian! Apoteker juga
memastikan pemahaman pasien sekali lagi bahwa pasien benar4benar memahami
seluruh informasi penting yang telah dijelaskan! Jika pasien ada pertanyaan lagi,
pasien diminta untuk menelepon nomer telepon apotek yang ada pada label obat!
Apoteker menjabat tangan pasien dan mengatakan kalimat penutup dengan sangat
sopan
Ke-i+*ula.
Apoteker tersebut telah menjelaskan dengan sangat baik tentang informasi obat
yang diperoleh pasien, cara penyampaiannya baik, ramah, bersahabat dan mudah
dipahami oleh pasien! (nformasi yang diberikan juga sangat lengkap dan detail!
6amun ada sedikit hal yang sepertinya belum disampaikan oleh apoteker kepada
pasien yaitu tentang 'ahap keempat : yaitu apabila sakit pasien tak kunjung sembuh
hingga obatnya habis, maka pasien harus segera menghubungi dokter dan karena
sepertinya pasien menderita gout maka perlu dihimbau tentang life style yang baik
dan sesuai untuk pasien! $ungkin sebagai tambahan apoteker bisa menyarankan
pasien untuk follow up atau check up untuk kolesterolnya dan tekanan darahnya,
serta rekomendasi untuk cek kadar asam urat jika memang pasien menderita gout!

Anda mungkin juga menyukai