Anda di halaman 1dari 5

Cara Mudah Mengerjakan Soal SBMPTN

Cara Mudah Mengerjakan Soal SBMPTN - Seperti kita ketahui bersama bahwa rata-rata
satu soal SBMPTN harus bisa diselesaikan kurang dari 2 menit, bahkan ada bagian tes
dimana kita harus kurang dari satu menit dalam menjawab soal SBMPTN. Rasanya perlu trik
jitu untuk menghadapi soal SBMPTN sehingga bisa cepat menyelesaikan banyak soal dengan
tepat.

Soal SBMPTN terdiri dari 3 jenis, pertama adalah pilihan ganda A, B, C, D, dan E. Kedua,
pernyataan sebab-akibat, dan yang terakhir adalah bentuk empat pernyataan jawaban (1), (2),
(3), dan (4).

Pada bagian pertama yakni pilihan ganda, rata-rata jawaban tersebar secara merata. Jawaban
A, B, C, D, atau E memiliki kemungkinan yang sama sebagai jawaban benar. Untuk bagian
pernyataan sebab akibat, berdasarkan pengalaman SNMPTN tahun-tahun sebelumnya jarang
sekali menemukan jawaban E.

Sementara tips untuk menjawab soal SBMPTN pada bagian empat pernyataan (1), (2), (3),
dan (4) adalah sebagai berikut:

Bila kita yakin salah satu dari jawaban (1) atau (3) adalah BENAR atau SALAH:
1. Perhatikan setiap ada jawaban (1) maka jawaban (3) juga ada. Artinya jawaban (1)
dan (3) adalah jawaban paralel, jika jawaban (1) benar, maka jawaban (3) otomatis
benar. Begitu juga sebaliknya, jika jawaban (1) salah, maka jawaban (3) juga salah.
Jadi adik-adik hanya perlu mengecek kebenaran salah satu diantara (1) atau (3).
2. Nah, jika (1) atau (3) ada yang benar, maka langsung periksa jawaban (4).
3. Jika jawaban (4) benar, maka jawabannya pasti E.
4. Jika jawaban (4) salah, maka periksa jawaban (2).
5. Jika jawaban (2) benar, maka jawabannya A. Tapi jika jawaban (2) salah, maka
jawabannya pasti B.
6. Terakhir, jika (1) atau (3) ada yang salah, maka langsung periksa jawaban (2).
7. Jika jawaban (2) benar, maka jawabannya C. Tapi jika jawaban (2) salah, maka
jawabannya pasti D.

Untuk melihat bagaimana tips dan trik mengerjakan soal SBMPTN secara lengkap bisa
diunduh pada tautan di bawah.


Berikut Tips dan Trik Mengerjakan Soal SBMPTN

PETUNJUK A

Mari kita amati petunjuk pada tipe soal ini:
Pilih jawaban yang paling benar (A, B, C, D atau E)
Sudah jelas bahwa kita hanya memilih satu jawaban saja di antara kelima jawaban.
Khusus untuk mata pelajaran Matematika Dasar dan Matematika IPA, tipikal soal yang selalu
muncul
memiliki pilihan jawaban yang sangat penuh jebakan. Karena ketika adik-adik melewatkan
satu konsep dasar yang penting maka akan jatuh terpeleset pada jawaban yang kurang tepat.
Sangat disarankan untuk menguasai konsep dasarnya dulu sebelum menelan mentah-mentah
metode
cara cepatnya. Karena SBMPTN (dulu bernama SNMPTN) sangat berbeda dengan UN yang
adik-adik jalani kemarin.
Kalau soal-soal di UN kemarin memang memberikan peluang untuk bisa diselesaikan dengan
cara cepat yang sangat melimpah. Hal ini dikarenakan indikator soal UN yang diujikan sudah
jelas tertera pada kisi-
kisi SKL UN yang selalu dibagikan tiap tahun. Rata-rata dalam setiap soal UN hanya memuat
satu konsep dasar saja.
Sementara itu, tipikal soal SBMPTN adalah dapat memuat lebih dari satu konsep yang saling
terkait.
Misalnya, dalam topik soal Barisan dan Deret ternyata masih memuat konsep Logaritma.
Hal tersebut tidak hanya berlaku pada pelajaran IPA seperti Fisika, Kimia maupun Biologi,
namun juga berlaku untuk beberapa pelajaran IPS lainnya.
Berdasarkan pengalaman pada SBMPTN tahun-tahun sebelumnya bahwa porsi jawaban atau
perbandingan banyaknya jawaban soal SBMPTN hampir selalu sama. Artinya jika pada
pelajaran KIMIA terdapat 15 soal, maka kurang lebih akan terdapat masing-masing 3 buah
jawaban A, B, C, D, atau E.
Begitu juga untuk pelajaran yang lain.


PETUNJUK B
Mari kita lihat petunjuk soal pada tipe ini:
Soal terdiri atas tiga bagian yaitu PERNYATAAN, SEBAB, dan ALASAN yang disusun
secara berurutan.

Pilihlah:
A. Jika pernyataan benar, alasan benar, keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat.
B. Jika pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab
akibat.
C. Jika pernyataan benar, alasan salah.
D. Jika pernyataan salah, alasan benar.
E. Jika pernyataan dan alasan , keduanya salah.

Pada bagian ini, menurut pengalaman jarang sekali terdapat jawaban E.

PETUNJUK C
Selain soal-soal pilihan ganda A, B, C, D, dan E, SBMPTN juga memberikan soal yang
berupa 4 (empat)
pernyataan, yang terdiri dari pernyataan (1), (2), (3) dan (4). Nah, khusus untuk soal ini adik-
adik harus
terbiasa melihat bagaimana cara mudah untuk menyelesaikan soal dengan waktu yang
sesingkat-
singkatnya tetapi juga tidak meninggalkan aspek keakuratan jawaban benar.
Mari kita amati petunjuk tipe soal ini:

Pilihlah:
A. Jika jawaban (1), (2) dan (3) benar
B. Jika jawaban (1) dan (3) benar
C. Jika jawaban (2) dan (4) benar
D. Jika jawaban (4) benar.
E. Jika semua jawaban (1), (2), (3) dan (4) benar

TRIK SUPERKILAT:
Bila kita yakin salah satu dari jawaban (1) atau (3) adalah BENAR atau SALAH:
1. Perhatikan setiap ada jawaban (1) maka jawaban (3) juga ada. Artinya jawaban (1)
dan (3) adalah jawaban paralel, jika jawaban (1) benar, maka jawaban (3) otomatis
benar. Begitu juga sebaliknya, jika jawaban (1) salah, maka jawaban (3) juga salah.
Jadi adik-adik hanya perlu mengecek kebenaran salah satu diantara (1) atau (3).
2. Nah, jika (1) atau (3) ada yang benar, maka langsung periksa jawaban (4).
3. Jika jawaban (4) benar, maka jawabannya pasti E.
4. Jika jawaban (4) salah, maka periksa jawaban (2).
5. Jika jawaban (2) benar, maka jawabannya A. Tapi jika jawaban (2) salah, maka
jawabannya pasti B.
6. Terakhir, jika (1) atau (3) ada yang salah, maka langsung periksa jawaban (2).
7. Jika jawaban (2) benar, maka jawabannya C. Tapi jika jawaban (2) salah, maka
jawabannya pasti D.

Berikut ini adalah diagramnya:



Selain TRIK SUPERKILAT tersebut, masih ada dua kemungkinan pola diagram jawaban.
Hal ini dapat terjadi mengingat seringkali diantara jawaban (1), (2), (3), dan (4) terkadang
ada satu jawaban yang diantara (2) atau (4) yang sudah sangat yakin kita tahu jawaban
BENAR SALAH-nya.
Artinya kita keluar dari format pengerjaan TRIK SUPERKILAT yang sebelumnya.

Berikut ini adalah dua kemungkinan pola jawabannya:

1. Bila kita yakin jawaban (2) adalah BENAR atau SALAH.



2. Bila kita yakin jawaban (4) adalah pasti BENAR atau SALAH.


Contoh:

1. (SNMPTN 2011 FISIKA IPA)
Tiga buah kapasitor dengan kapasitansi masing-masing 1 mF, 2 mF, dan 3 mF dirangkai
secara seri dan diberi tegangan 1 volt pada ujung-ujungnya.
Pernyataan berikut yang benar adalah ....
(1) Masing-masing kapasitor memiliki muatan listrik yang sama banyak.
(2) Kapasitor yang besarnya 1 mF menyimpan energi listrik terbesar.
(3) Pada kapasitor 3 mF bekerja tegangan terkecil.
(4) Ketiga kapasitor bersama-sama membentuk sebuah kapasitor ekuivalen dengan muatan
tersimpan sebesar 6/11.

Pembahasan:
Nah, perhatikan jawaban (1) atau (3).
Rangkaian seri kapasitor membuat besar muatan listrik masing-masing kapasitor sama. Dan
ternyata jawaban (1) BENAR.
Sekarang periksa jawaban (4).
Lho-mana satuannya? Masa kapasitor ekuivalennya cuman angka saja tanpa satuan... Padahal
masing masing satuan memiliki satuan mF. Jadi jawaban (4) SALAH.
Sehingga jawabannya adalah A.

2. (SNMPTN 2007 SEJARAH)
Kebudayaan Eropa yang berpengaruh di Indonesia:
(1) Cara berpakaian
(2) Cara makan
(3) Pendidikan
(4) Gotong-royong

Pembahasan Pembahasan:
Nah, perhatikan jawaban (1) atau (3).
Ya! Cara berpakaian Eropa memberikan pengaruh di Indonesia. Jadi jawaban (1) BENAR.
Sekarang periksa jawaban (4).
Gotong-royong adalah sifat luhur yang sudah ada sebelum Eropa datang. Jadi jawaban (4)
SALAH.
Sehingga jawabannya adalah A.

3. (SNMPTN 2003 SOSIOLOGI)
Jenis lembaga pendidikan sosial berikut ini yang kurang efektif adalah .
(1) Pendidikan
(2) Hukum
(3) Teguran
(4) Gosip

Pembahasan:
Hati-hati yang ditanyakan adalah lembaga yang KURANG EFEKTIF.
Nah, perhatikan jawaban (1) atau (3).
Pendidikan jelas efektif lah! Jawaban (1) SALAH.
Karena jawaban (1) atau (3) salah, maka sekarang periksa jawaban (2).
Hukum juga lembaga pendidikan sosial yang efektif. Jadi jawaban (2) SALAH.
Sehingga jawabannya adalah D.

Dan tambahan jg nih yang menentukan kelulusan kita di SBMPTN bukan hanya faktor ilmu
dan menjawab soal tetapi juga termaksud faktor X yaitu dari orang tua, jadi sebelum kita
menghadapi tes SBMPTN terlebih dahuli kita meminta maaf kepada orang tua serta minta
doa dari org tua agar bisa lulus ujian SBMPTN.

Sekian..

Anda mungkin juga menyukai