Anda di halaman 1dari 9

Masuk ke langkah flashingnya. Pertama install driver, dan langsung restart PC setelah selesai.

Siapkan folder TWRP yang sudah kamu extract.


Jalankan SP Flash Tool. Tekan tombol Scatter-loading File dan pilih
MT6577_Android_scatter_emmc.txt dari folder TWRP. Lanjutkan dengan menekan
tombol Download (ada di sebelah kiri ikon Stop) dan pilih Yes ketika muncul peringatan bahwa
tidak semua images di-load.

UPDATE: Maaf ada yang tertinggal langkahnya. Di S890-mu, aktifkan USB debugging (Debugging
USB) yang bisa kamu akses di menu Setting/Setelan->Developer options/Opsi pengembang. Dan
juga aktifkan Unknown sources (Sumber tidak dikenal) di menu Setting/Setelan-
>Security/Keamanan.
Hubungkan Lenovo S890-mu yang masih dalam keadaan ON, dan setelah terhubung dengan PC,
matikan si Lenny.
Jika semua langkah benar (driver ter-install, dan muncul notifikasi di layar jika kamu sukses
meng-install driver ketika menghubungkan Lenny dengan PC, seperti gambar di bawah), kamu
bakal langsung melihat ada progress bar warna merah bergerak di bagian bawah SP Flash Tool,
dan diikuti dengan progress bar warna kuning dan berlanjut dengan lingkaran hijau, yang
menandakan suksesnya keseluruhan operasi flashing.

Masuk TWRP Recovery dan Flash Super User

Matikan Lenovo S890-mu sampai benar-benar off. Untuk memastikan, bisa cabut baterai dan
kemudian pasang kembali (langkah opsional). Kemudian untuk masuk ke TWRP, tekan dan tahan
tombol Power sekitar 1 detik, dan tepat sebelum tulisan Lenovo muncul di layar, langsung tekan
dan tahan bersamaan tombol Volume (+) dan (-). Terus tahan ketiga tombol tersebut sampai
muncul tulisan Team Win Recovery.
Jika kamu gagal masuk recovery, matikan lagi S890 dan ulangi langkah di atas, tekan tombol
Power 1-2 detik dan sebelum tulisan Lenovo muncul, tahan kedua tombol volume. Oh ya, jika
terlanjur booting dan S890 masuk ke Home Screen, sekalian saja kamu kopikan
file Root_s890_by_Xakep.zip ke memory micro SD atau USB Storage (jika belum).
Namun jika kamu berhasil masuk TWRP, langkah pertama yang mutlak kamu lakukan adalah
membuat Backup ROM orisinal Lenovo S890, untuk jaga-jaga jika terjadi sesuatu nanti, jadi
kamu bisa memulihkan dari file backup tersebut. Langkah ini opsional, namun penulis sarankan
kamu melakukannya.

Lanjut ke proses rooting dengan meng-klik menu install dan pilih Root_s890_by_Xakep.zip dari
root folder micro SD-mu (atau dikenali sebagai SD Storage/Kartu Memori), dan flash saja file
tersebut untuk mendapatkan akses Super User. Selesai, tekan tombol Back (ikon panah ke
belakang), lalu pilih ikon Reboot.

Panduan Partisi Internal Storage
Setelah melakukan flashing Super User di atas, seharusnya Lenovo S890-mu sudah ber-status ROOT, dan
kamu bisa mulai mengembalikan data-data lama yang mungkin di-backup dari Android sebelumnya.
Selain itu, ada satu lagi manfaat TWRP, yaitu meng-install MTK 6577 Data Repartition. Guna file tersebut
adalah mempartisi ulang internal storage S890, sehingga Internal Storage yang seharusnya hanya tersisa
sekitar 755 MB saja, di-swap dengan USB Storage yang default-nya tersisa sekitar 2 GB.

Jatah 755 MB jelas kurang! Cek gambar kanan, di sana melalui data Titanium Backup tertulis internal
jatahnya 792 MB, sedangkan Ext. SD Card (atau default-nya disebut USB Storage/Penyimpanan USB) ada
1.69 GB. Jatah USB Storage itu biasanya tidak berguna setelah kamu memasukkan kartu micro SD/SD
Storage (penulis memiliki kartu micro dengan kapasitas 31.9 GB).
Salah satu ciri khas chipset MTK 6577 adalah internal storage-nya yang terbatas. Jatahnya biasanya
hanya 512 MB saja. Sedangkan pada kasus S890 ini kamu mendapatkan 755 MB (lihat gambar di atas).
Walaupun ketika dilihat di sistem tertulis internal storage ada sekitar 2 GB, namun sebagian besar sudah
di-reserve oleh ROM-nya. Jelas jatah 755 MB tersebut amat sangat kurang. Kamu install beberapa
aplikasi yang tidak bisa dipindahkan ke SD Storage, jatah 755 MB akan cepat terkuras. Apalagi jika kamu
tidak rajin membersihkan data cache aplikasi. Apa yang terjadi jika internal storage menipis? Biasanya
sih Android akan melambat kinerjanya, dan muncul notifikasi jika kamu kehabisan memory.

Dengan internal storage selega ini, tidak perlu kepikiran kehabisan jatah memori internal
Solusinya, kamu bisa meng-install MTK 6577 Data Repartition melalui TWRP. Sebelum melakukan hal
ini, perlu penulis tekankan, melakukan repartisi ulang berpotensi mengembalikan Lenovo S890-mu ke
kondisi default. Jadi pastikan kamu backup dulu data penting seperti Kontak dan SMS ke SD Card. Mulai
prosesnya, kopikan file MTK 6577 Data Repartition tersebut ke SD Storage / Kartu Memori atau USB
Storage / Penyimpanan USB-mu. Masuk ke TWRP, dan lakukan flashing yang sama seperti ketika mem-
flash file ROOT. Setelah selesai, jangan langsung Reboot S890-mu, namun pilih Wipe baik Dalvik
Cache/Cache/Factory Reset (langkah ini opsional, seandainya kamu mendapati Lenovo-mu stuck di layar
dengan tulisan simbol Lenovo) , dan kemudian Reboot. Jika kamu merasa booting-nya agak lama, itu
wajar. Saat sudah selesai booting dan masuk ke sistem, cek jatah internal storage-mu yang kini sudah
membengkak menjadi 1.8 GB!
UPDATE!!
Pada beberapa kasus saya mendapat laporan sepertinya metode flash di atas agak menyusahkan, karena
kendala driver yang tidak terdeteksi. Bahkan banyak yang menjadi korban wipe ROM (maaf, karena
kesalahan saya menuliskan Factory Reset sebagai Format System). Bukanya Format System, yang benar
Factory Reset. Jadi kuncinya setelah repartition dan stuck, wipe saja dalvik cache, cache dan factory
reset. Dan prosesnya memang agak lama, tapi tidak sampai 5 menit. Jika masih stuck, cabut baterai,
tunggu beberapa menit, masukkan lagi baterai, dan coba nyalakan.
Seandainya kamu sudah terlanjur ke-wipe ROM-nya setelah proses Format System, tinggal restore saja
dari file Backup Ada bakcup-nya kan?
Seandainya tidak ada file Backup ROM-nya, install saja firmware orisinil versi terbaru v111 dari link
http://lenovo-forums.ru/Files/OS/S890/S890_ROW_S111_130201.rar

Atau jika kamu pengen yang langsung merasakan Android 4.2.1 yang sangat fungsional, dan begitu cepat
kinerjanya dengan status ROOT serta internal storage REPARTITION, install saja custom ROM LeWa, yang
bisa di-download dari sini:
http://www.needrom.com/wp-
content/uploads/2013/04/LeWa_Lenovo_S890_JB_ROM_13.04.02_d4ce4.zip
(perlu register terlebih dahulu), atau dari sini:
http://static.lewatek.com/yun/Lenovo_S890_JB/LeWa_Lenovo_S890_JB_ROM_13.04.02_d4ce4.zip
Untuk firmware orisinil v111, di dalam file .rar-nya sudah ada flash tool-nya. Untuk meng-installnya,
sama seperti metode install TWRP, bedanya di sini kamu pilih saja file scatter yang ada dalam firmware
v111 (extract dulu firmware-nya). Cara alternatif seperti ini:
1. buka flash tool (dari firmware v111), siapkan saja
2. buka device manager full screen-kan window-nya.
3. kembali ke flash tool, jadi window flash tool ada di depan device manager, dan kamu msh bisa lihat
jika ada driver mtk preloader aktif di tree ports & com di dev. manager.
4. matikan lenny, cabut baterai, tahan tombol vol atas, lalu hubungkan ke usb.
5. lihat di device manager driver mtk preloader akan ke load, dan akan segera ilang lagi (karena itulah di
tutorial sebelumnya saya minta hubungkan ke PC dalam keadaan hidup, lalu dimatikan).
6 saat itu hanya 2 detik aja kesempatannya segera tekan tombol download.
Namun seandainya kamu memutuskan meng-install LeWa, kopikan file ZIP LeWa OS tadi ke SD Card, dan
tinggal flash via TWRP. Atau, bisa juga melalui flash tool dan memilih file scatter yang ada di dalam
ROM-nya. Namun jika kamu kesulitan meng-install custom LeWa melalui TWRP, update dulu TWRP-mu
ke versi 2440, dengan mendownloadnya dari sini. Kamu bisa meng-install TWRP baru itu melalui
aplikasi semacam Mobileuncle Tools. Namun extract dulu file recovery-img-nya dan tempatkan di
microSD.
Enaknya pakai custom ROM LeWa, langsung dalam kondisi ROOT, dan sudah repartisi memory-nya
Semoga cara alternatif ini lebih membantu.
- See more at: http://www.duniaku.net/2013/03/30/underground-panduak-root-dan-partisi-internal-
storage-lenovo-ideaphone-s890/#sthash.LXPdQIfu.dpuf