Anda di halaman 1dari 19

PROFIL PROYEKTOR

OLEH: AKHSANU TAKWIM


Definisi
Profil proyektor adalah suatu alat ukur YG
berfungsi untuk mengukur dan memeriksa
dimensi, sudut, kontour dari komponen-
komponen
Profil proyektor dapat mengukur suatu bentuk
benda yang kecil yang tidak dapat diukur dengan
alat ukur langsung maupun alat ukur tak
langsung, misalnya mikrometer, jangka sorong,
gauge block atau alat ukur lainnya yang sejenis.

Bagian utama

Bagian utama
Lensa proyeksi (projection lens) : Fungsi alat ini adalah
untuk memproyesikan benda ukur dengan pembesarn
10x, 20x, 50x dan 100x. lensa ini dilengkapi dengan
lensa setengah rasa (half reflekting mirror) yang
mempunyai karakteristik dapat meneruskan sinar dan
dapat memantulkannya. Selain itu, dilengkapi dengan
sinstem pemfokusan bertingkat .
Lensa setengah rasa (half reflektif mirror):Alat ini
berfungsi sebagai pemantul sinar dari surface
illuminator) menuju ke banda ukur dan lensa ini dapat
memantulkan cahaya dan meneruskan bayangan
Bagian utama (lanjut)
Penerangan contour (contour illuminator)
Alat ini berfungsi untuk memfocuskan gambar benda
ukur, sehingga tampak jelas pada layar. Alat ini berupa
lampu yang mempunyai tegangan 12 volt, daya 100
watt yang terletak di bawah benda ukur, sehingga
bayangan benda ukur tampak jelas bagian-bagian sisi
yang kosong. Selan itu, alat ini dilengkapi dengan
kecemerlangan (brightness) yang dapat diatur pada
posisi penuh, cukup atau dimatikan. Untuk
mendapatkan penerangan kontour dapat dilakukan
dengan menaikkan dan menurunkan meja benda ukur
sampai betul-betul tampak jelas (fokus).

Bagian utama (lanjut)
Saklar pengatur lensa konsdensor : Alat ini berfungsi untuk
mengatur penerangan dari lensa kontour. Pengaturan ini
berdasarkan skala pembesaran dari lensa proyeksi yang bertujuan
untuk menyesuaikan bayangan supaya tampak jelas.
Penerangan permukaan (surface illuminator) :Alat ini, berfungsi
untuk memberikan penerangan pada permukaan benda ukur
sehingga benda ukur kelihatan tanpak jelas permukaannya.
Penerangan bersumber dari sebuah lampu yang tegangan 12 v dan
mempunyai daya 150 W yang mampu bekerja selama 100 jam terus
menerus dan terletak sejajar dengan benda ukur. Untuk
mendapatkan bayangan permukaan yang jelas, maka perlu
mengaturnya dengan ccara menurunkan dan menaikkan lampu
melalui tuas. Hal ini dimaksudkan supaya tepat dengan posisi benda
ukur.

Bagian Utama (lanjut)
Tuas posisi penerangan permukaan :Tuas ini
berfungsi sebagai tuas pengatur penyinaran
permukaan atau untuk mengatur posisi lensa
konvergen yang berfungsi untuk penerangan
permukaan benda ukur.
Lensa kondensor untuk penerangan permukaan
(condensor lens for surface illuminator): Alat ini
berfungsi memproyeksi sinar dari lampu yang
berasal dari lampu permukaan, sehingga sinar
tepat mengenai lensa setengah rasa.


Bagian Utama (lanjut)
Layar proyeksi (projection sceen) :Layar proyeksi berbentuk
lingkaran dengan sumbu x-y dan dapat diputar ke kiri dan
ke kanan serta dilengkapi dengan skala nonius pada sudut
dalam menit untuk mengatur besarnya derajad, menit
pergeseran posisi benda ukur terhadap posisi horizontal.
Alat ini yang utama berfungsi untuk menangkap bayangan
hasil proyeksi benda ukur. Selain dapat dikatuhi ukuran
benda dengan pembacaan pada digimatic head atau dapat
pula untuk dikopi.
Meja kerja (work table) : Meja kerja berfungsi untuk
meletakkan benda ukur. Meja kerja ini berupa kaca/lensa
dengan jenis kaca plan paralel yang dilengkapi dengan
penjepit. Tujuannya adalah agar benda ukur tidak goyang
dan tidak bergerak pada waktu pengukuran.

Bagian Utama (lanjut)
Pengatur fokus (focusing whell)
Pengaur fokus berfungsi untuk mengatur fokus penerangan
kontur atau untuk mendapatkan titik terang maksimal dari
bayangan benda ukur pada layar.
Panel kontrol (control panel)
Panel berfungsi untuk mengatur keadaan atau posisi alat
ukur dan dilengkapi dengan lampu indikator berwarna yang
berupa sebuah pelat yang berisi petunjuk-petunjuk.
Switch (saklar ON OFF).
Saklar contour.
Untuk kondisi terang, mati dan redup.
Saklar ON - OFF untuk surface (permukaan)

Bagian utama
Meja untuk mencatat (table for memo) :Meja
ini berfungsi untuk memudahkan pencatatan
data hasil pengukuran bagi operator.
Kaca pelindung sinar (douser) :Kaca ini
berfungsi sebagaipelindung penerangan
permukaan (surface illuminator) untuk
operator dari sinar yang berasal dari mesin.
Bagian ini berupa kaca tipis berwarna hijau.

Kelengkapan lain
Kepala digimatis (digimatic head) berfungsi untuk mengetahui
dimensi benda ukur yang dijalankan secara manual pada arah
sumbu X Y atau absis dan ordinat, yang hasilnya dapat terbaca
pada layar digital (=0). Alat ini merupakan alat ukur langsung yang
mempunyai prinsip mikrometer yang mempunyai ketelitian 0,005
mm.
Layar digit (digital display) berfungsi sebagai alat bantu ukur pada
digimatic head. Data pengamatan/pengukuran akan langsung dapat
terlihat pada layar digital, sehingga operator tinggal membaca pada
angka yang tertulis di layar digital.
Panel masukan (input panel) berfungsi sebagai penghubung dengan
sumber tenaga. Panel masukan ini terdapat selektor yang berfungsi
memilih tegangan yang dilengkapi dengan sekring pengaman. Selain
itu, dilengkapi dengan ground untuk penghubungan dengan arde
(netral) yang berguna untuk memperkecil resiko kerusakan.

Prinsip Kerja
Profil proyektor adalah jenis alat ukur yang
didasrkan pada aplikasi hukum pantulan
cahaya serta hukum pembiasan atau dikenal
dengan hukum Snellius. Alat ini dilengkapi
dengan sinar sebagai sumber cahaya, lensa
setengah rasa yang berfungsi sebagai media
pemantulan cahaya serta membiaskan cahaya
serta layar sebagai media penggambaran
bayangan.

Prinsip kerja (lanjutan)
alat ini dapat memperbesar bayangan benda
ukur yang diterima oleh layar karena
penyinaran dari sumber cahaya, sehingga akan
memudahkan untuk mengetahui ukurannya.
Profil proyektor juga dilengkapi dengan
microhead contour serta ukuran sudut pada
layar sebagai alat bantu dalam pengukuran
bayangan benda ukur.

Cara Kerja penerangan permukaan
Sumber cahaya yang datang dari lampu permukaan
(surface lamp) diteruskan ke lansa condenser yang
sebelumnya sudah diredam penasnya oleh peredam panas
yang ada di depan lensa condencer. Sinar yang datang dari
lensa condencer diteruskan ke lensa setengah rasa (half
reflecting mirror) yang posisinya 45 dan lensa ini dapat
memantulkan cahaya dan dapat ditembus cahaya. Cahaya
yang datang dari lensa condencer dipantulkan ke
permukaan benda ukur, sedangkan bayangan dari benda
ukur menembus lensa setengah rasa dan akan diperbesar
oleh lensa proyeksi. Selanjutnya, bayangan permukaan
yang sudah diperbesar dan diperjelas oleh lensa proyeksi
diteruskan ke layar (screen).

Gambar penerangan permukaan

Cara kerja penerangan kontur
Sumber cahaya yg datang dari lampu contour
difokuskan oleh lensa condencer, selanjutnya sinar
yang sudah mengumpul diteruskan ke lensa
pembesaran 50x, 100x, cahaya dari lensa pembesar
diteruskan ke meja tempat meletakkan benda ukur.
Bayangan benda ukur diteruskan ke lensa proyeksi
supaya bayangan benda ukur sesuai dengan benda
ukur yang sebanrnya. Selanjutnya, bayangan lensa
proyeksi diteruskan ke cermin No. 1, bayangan dari
cermin No. 1 diteruskan ke cermin No. 2 untuk
dipantulkan ke layar (screen). Pada layar ini dapat
dilihat bayangan benda ukur yang sudah diperbesar
dan dapat diukur dimensinya.

Gambar penerangan kontur

Metode pengukuran
Metode sudut (analitis):Metode sudut adalah metode
yang digunakan untuk mengukur jarak sebenarnya dari
suatu benda ukur (posisi benda ukur pada layar
horizontal).
Metode copy (jiplak):Pada metode ini hanya
menggambarkan bayangan benda ukur yang ada pada
layar kertas gambar. Kemudian, gambar bayangan
benda ukur yang sudah dipindah ke kertas gambar
tersebut diukur dengan alat ukur langsung, misalnya
jangka sorong, mikrometer dan lain-lain. Selanjutnya,
hasil pengukuran dari gambar pada kertas gambar
tersebut dikalibrasikan dengan skala perbesaran pada
profil proyektor.


Metode sudut
Pengukuran dapat menggunakan alat ukur microhead
ataupun tampilan digital yang dapat dibaca langsung
(merupakan alat ukur langsung), pembacaan pada
microhead ataupun pada tampilan digital belum
merupakan ukuran sebenarnya benda ukur jika posisi
benda tidak 0 atau 90 terhadap posisi layar, karena
gerakan pengukuran akan bergerak sejajar terhadap
sumbu x dan terhadap sumbu y saja. Pembacaan
sebenarnya adalah pembacaan pada tampilan digital
atau microhead dikalibrasikan dengan sudut yang
dibentuk terhadap posisi benda ukur pada layar.