Anda di halaman 1dari 13

Laporan Psychological Motivation Outbound

Laporan ini dibuat untuk memenuhi tugas matakuliah Psikologi Industri


Organisasi
Dosen : Laila Meiliyandrie Indah Wardani, PhD
















Disusun Oleh
Mia Wardatunnida
46113210017



FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS MERCU BUANA
BEKASI
2014
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke-hadirat Tuhan Yang Maha Esa,
karena atas berkat, rahmat dan karuniaNyalah, tugas ini dapat terselesaikan
dengan baik dan tepat pada waktunya. Adapun tujuan penulisan tugas ini
adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Psikologi Industri dan
Organisasi, pada semester II, di tahun ajaran 2014 dengan judul Tugas
Out Bound - Achievement Motivation Outbond Psychology . Dengan
membuat tugas ini kami diharapkan mampu untuk lebih mengetahui,
mengenal, dan mengerti segala aspek tentang acara Out Bound yang
berhubungan dengan Psikologi Industri dan Organisas, yang akan kami
bahas dalam makalah ini.
Kami sadar, sebagai seorang pelajar yang masih dalam proses
pembelajaran, penulisan tugas ini masih banyak kekurangannya. Oleh
karena itu, kami sangat mengharapkan adanya kritik dan saran yang
bersifat positif, guna penulisan tugas yang lebih baik lagi di masa yang
akan datang.
Harapan kami, semoga tugas yang sederhana ini, dapat
memberimanfaat bagi kami dan semua yang membacanya.

Bekasi, 20 Juni 2014


Penulis



BAB I
PENDAHULUAN

I. Latar Belakang.

11 April 2014 yang lalu, Mahasiswa Psikologi Universitas Mercu Buana
kampus D yang berada di Kranggan. Melakukan kegiatan Motivasi Outbond
Psikologi yang diadakan didaerah Cicatih Sukabumi dan menyatukan
Mahasiswa - Mahasiswi antara Kelas Karyawan (PKK) dan Kelas Reguler dari
masing masing angkatan. Berbagai macam permainan yang telah di buat oleh
panitia untuk setiap kelompok yang dapat mencerminkan sifat atau karakteristik
setiap individu terhadap individu, dan individu terhadap kelompok.
Dalam hal ini saya akan mengkaitkan acara Outbond ini dengan beberapa
teori yang ada dalam Psikologi Industri dan Organisasi : Pengembangan Diri,
Pelatihan Kepemimpinan, Organisasi, Budaya Organisasi, dan Kelompok Kerja.
Dengan adanya teori tersebut, banyak permainan kelompok yang mengkaitkannya
dengan bagaimana cara memecahkan masalah yang terjadi didasari dengan Teori
Budaya Organisasi. Bukan hanya yang ada didalam kegiatan Outbond ini saja
tetapi juga didalam kehidupan berkelompok lainnya, seperti dalam Keluarga,
Kelompok Kerja Perusahaan dan berbagai macam Organisasi organisasi lainnya
yang tidak dapat kita kerjakan sendiri.
Sehingga setidaknya kita harus mengerti bagaimana caranya jika kita
dihadapkan pada situasi dalam Organisasi ataupun Kelompok dengan mempelajari
PIO ( Psikologi Industri dan Organisasi ) agar kita mendapatkan tujuan organisasi
dan tujuan individu yang tercapai secara selaras dan harmonis.



BAB II
PEMBAHASAN
Maksud dan Tujuan
1. Untuk memberikan motivasi kepada Mahasiswa Psikologi kelas
Reguler dan PKK Universitas Mercu Buana Bekasi.
2. Menghimbau kepada Mahasiswa Psikologi kelas Reguler dan PKK
Universitas Mercu Buana Bekasi agar tidak cepat putus asa.
3. Merekatkan kebersamaan seluruh Mahasiswa Psikologi kelas Reguler
dan PKK Universitas Mercu Buana Bekasi.
Waktu dan Tempat Kegiatan
Acara ini dilaksanakan pada:
Hari / Tanggal : Jumat Sabtu Minggu, 11 12 13 April 2014
Tems Kegiatan : The Winner Never Give Up
Tempat : Chiroke Sukabumi

Ruang Lingkup Kegiatan
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas
Mercu Buana Bekasi kelas Reguler dan kelas karyawan angkatan 2012 dan
2013.

Susunan Panitia

Penasihat : -
Penanggung Jawab : Laila Meiliyandrie I Wardani, PhD
Ketua Pelaksana : Lubna Fadhilah
Wakil Ketua Pelaksana : Eky Yohana
Sekretaris 1 : Abigail Charolyn
Sekretaris 2 : De Ani Cyntya
Bendahara 1 : Yuko Bagus Febriyanto
Bendahara 2 : Ibu Sharnie
Sie. Humas : Winda (Koord)
Mutiara Ristiyani Devi
Sie. Acara : Ellenoor Tasya Warouw (Koord)
Irfan
Sie. Konsumsi : Ibu Pinkan (Koord)
Sie. Perlengkapan : Hegi Aditya (Koord)
Sie. Dokumentasi : Aviza Ananta Bhakti (Koord)
Lamidia Sandra Irene
Yunanda Budi W
Sie. PPPK : Lailatul Syifa (Koord)
Hasna Zulfa
Sie. Keamanan : Mia Wardatunnida (Koord)
Sie. Transportasi : Mauren Jessica Glorya (Koord)
Mala Sari
Mentor : - (Koord)

Susunan Acara

Selasa, 18 April 2014
12.00 14.00 : Mengumpulkan peserta di atrium
Absensi peserta
Pemeriksaan barang bawaan
14.00-17.00 : Perjalanan
17.00-18.00 : Tiba di tujuan (Puncak)
Absensi peserta
Pemeriksaan barang bawaan peserta
Pembagian kamar dan merapihkan barang bawaan
Sholat Magrib
19.00-19.40 : Sambutan Ketua Penyelenggara
Arfi Naluri
Sambutan Ketua HMF Psikologi UMB
Ganea Pangastoko
Sambutan Wakil Dekan
Sulistiyono
19.45-19.55 : Yel-yel LOP + Yel-yel masing-masing kelompok
20.00-21.00 : Makan malam
Istirahat dan Tidur

Rabu, 5 Februari 2014
03.30 - 05.00 : Membangunkan Peserta
Bersih-bersih
Persiapan Sholat subuh
05.00 - 06.30 : Olahraga
06.30 - 07.15 : Sarapan
07.15 - 07.30 : Sambutan Pembina Kemahasiswaan
Rah Madya Handaya, M.Psi
Sambutan Direktur Kemahasiswaan
Endi Rekarti, SE., ME
07.30-07.50 : Yel-yel LOP dan Yel-yel Kelompok
07.55 - 08.50 : Materi I oleh Wakil Dekan Fakultas Psikologi
S. S. Sulistiyono, M.Si mengenai Sejarah dan Profil
Fakultas Psikologi Universitas Mercubuana
08.50- 08.55 : Jeda istirahat
08.55-10.15 : Materi II oleh Ketua dan Wakil Ketua HIMA periode
2012/2013 Muh. Ifham Fuadi & Lilis Suryani mengenai
Organisasi
10.15-10.20 : Jeda istirahat
10.20-11.40 : Materi III oleh Pembina Kemahasiswaan Fak. Psikologi
UMB Rah Madya Handaya, M.Psi mengenai Motivasi
11.40-12.55 : ISHOMA
12.55-16.45 : Out Bound (Permainan 1; Permainan 2; Permainan 3;
Permainan 4; Permainan 5; Permainan 6)
16.45- 18.15 : Mandi
Sholat ashar & Sholat magrib
18.15-19.00 : Makan malam
19.00-22.15 : Kreasi Seni Kelompok
22.15-01.30 : Istirahat, tidur
Kamis, 6 Februari 2014
01.30 - 02.00 :Membangunkan peserta
Persiapan jurit malam
Mengumpulkan peserta ke lapangan
02.00 - 04.30 : Night Field Trip
Pos 1 : Psikologi Umum
Pos 2 : Organisasi
Pos 3 : Motivasi
Pos 4 : Tema acara
Pos 5 : Studi kasus
Pos 6 : Mental
04.30 - 06.00 : Shalat subuh berjamaah
Renungan
06.00 - 07.00 : Bersih-bersih, mandi, istirahat, packing
07.00 08.00 : Sarapan
08.00 - 10.00 : Apresiasi seni senior & bincang-bincang
10.00 12.00 : Acara bebas
12.00 13.00 : ISHOMA
13.00-Selesai : Persiapan pulang









BAB III
Analisis 6 Permaianan Psychological Motivation
Outbound

Game 1 : Rafting
a. Persiapan
seorang pemandu untuk memberikan aba-aba kepada anggota yang berada
didalam perahu untuk mendayung, berhenti dan berbelok. Disini
dibutuhkan kerjasama anggota kelompok dan pemimpin atau pemandu
untuk mengendalikan perahu agar tidak terbalik atau terbawa arus.
b. Intruksi dan petunjuk permainan
Tugas pendayung sebelah kanan akan terus mendayung ketika perahu
hendak berbelok ke kanan
Pendayung sebelah kiri akan berhenti mendayung dan menjaga
keseimbangan agar perahu tidak terbalik
Diperlukannya kerjasama yang baik dan solid dalam tim
c. Value Permainan :
Menambah kekompakkan dalam mengerjakan suatu perkerjaan secara
bersamaan, juga bisa melatih kecepatan dalam menunjukkan
kemampuannya di dalam suatu kelompok dan memperkuat ketahanan
mental seseorang dalam menghadapi situasi dan kondisi tersebut.
Pada games pertama ini dapat dikaitan dengan teori Kelompok Kerja
Robbins (1988:71) yang mengatakan bahwa: (kelompok kerja terdiri dari
dua atau lebih orang, yang saling mempengaruhi dan saling tergantung,
yang datang bersama-sama untuk mencapai suatu sasaran tertentu).

Game 2 : Bola Perkenalan
a. Value Permainan :
Pada games kedua ini dapat dikaitkan dengan teori Budaya
Organisasi. Budaya oraganisasi adalah cara-cara berpikir, berperasaan dan
bereaksi berdasarkan pola-pola tertentu yang ada dalam organisasi atau
yang ada pada bagian-bagian organisasi. Budaya merupakan faktor yang
sangat penting dalam menentukan keberhasilan atau kegagalan perusahaan
dimasa depan melalui komitmen bersama karyawan untuk memenuhi nilai-
nilai bagi kepuasan pelayanan pelanggan.

Game 3 : Oper Sarung
a. Intruksi dan petunjuk permainan
Para anggota tim membentuk lingkaran dengan kedua tangan yang
saling menggenggam tangan teman yang berada disebelah atau
dibelakangnya
Sarung mulai dilingkarkan dibadan peserta pertama
Saat aba-aba dimulai sarung segera dioper kepada teman disebelahnya
tanpa harus melepas genggaman tangan
b. Value Permainan :
Permainan oper sarung ini dapat dikaitkan dengan teori Pelatihan
dan Pengembangan. Pelatihan adalah proses pendidikan jangka pendek
yang mempergunakan prosedur sistematis dan terorganisir, sehingga
tenaga kerja nomajerial mempelajari pengetahuan dan keterampilan teknis
untuk tujuan tertentu (Sikula, 1976). Sedangkan pengembangan adalah
proses pendidikan jangka panjang yang mempergunakan prosedur
sistematis dan terorganisir, sehingga tenaga kerja material mempelajari
pengetahuan konseptual dan teoritis untuk tujuan umum.

Game 4 : Mengoper Bola Kecil Menggunakan Potongaan Bentuk Pipa
a. Intruksi dan petunjuk permainan
Dalam satu kelompok dibagi menjadi dua bagian kelompok kecil
Dibuat satu baris jalur yang dibatasi oleh dua tali ravia disebelah kiri
dan kanan sebagai batas
Masing-masing peserta memegang satu potongan pipa dengan bentuk
yang berbeda beda
Dengan potongan pipa tersebut peserta harus mengalirkan bola sampai
pada garis finish

b. Value Permainan :
Permainan ini dapat dikaitkan dengan teori Kelompok Kerja.
Robbins (1988:71) mengatakan bahwa: (kelompok kerja terdiri dari dua
atau lebih orang, yang saling mempengaruhi dan saling tergantung, yang
datang bersama-sama untuk mencapai suatu sasaran tertentu).

Setalah permainan tersebut selesai, kami melanjutkan dengan
evaluasi / saling bertukar pendapat tentang permainan bersama ketua
pembimbing setiap masing-masing kelompok tentang apa saja yang kita
dapat dari serangkaian permainan yang sudah kita lewati bersama.
Kemudian malamnya dilanjutkan lagi dengan berkumpul kembali
dilapangan untuk acara kreasi seni dan api unggun. Pada malam ini masing
masing angkatan mulai dari kelas Reguluer sampai PKK menunjukan kreasi
seni setiap angkatannya. Setelah acara malam penghiburan, kami kembali ke
kamar kami masing-masing untuk beristirahat.

Pada pagi harinya, 13 April 2014. Jam 05.00 pagi, kami berkumpul
dilapangan untuk senam pagi bersama. Setelah senam dilanjutkan dengan
games outbound. Nama permainannya
adalah Mengumpulkan Bola Dengan
Merangkak.


a. Intruksi dan petunjuk permainan
Peserta mengumpulkan bola yang terpencar dengan cara merangkak
diatas lumpur
Peserta diharapkan mengumpulkan bola sebanyak-banyaknya untuk
menambah point
Setiap anggota kelompok hanya diberi kesempatan satu kali merangkak



c. Value Permainan :
Dalam permainan ini dapat dikaitkan dengan teori Motivasi Kerja.
Kaitan motivasi kerja dengan unjuk-kerja dapat diungkapkan sebgai berikut:
Unjuk-kerja (performance) adalah hasil dari interaksi antara motivasi kerja,
kemampuan (abilities), dan peluang (opportunities), dengan kata lain unjuk-
kerja adalah fungsi dari motivasi kerja dikali kemampian dikali peluang
(Robins, 2000).
Tujuan games ini adalah agar kita dapat berusaha sendiri bagaimana
bersusah payah untuk mengumpulkan sesuatu agar tujuan yang ingin kita
capai dapat terwujud dengan baik dan maximal.
Setelah selesai permainan merangkak lalu lanjut lagi dengan permainan
menyusun bambu dan semua anggota kelompok sebisa mungkin berada didalam
sususnan bambu tersebut dan tidak boleh keluar dari bambu tersebut.
Permainan selanjutnya, Peserta diminta untuk duduk antar kelompok dan
memindahkan tepung dari atas kepala dan kepala lain tanpa melihat dan tanpa
suara.
Tujuan : untuk melatih kepercayaan antar sesama kelompok, menetapkan
strategi, kekompakan, kerja sama kelompok, rela berkorban. Teori : organisasi dan
kelompok kerja, penilaian kerja, motivasi.
Setelah semua permainan selesai, dan sudah kotor-kotoran semua
pemimpin acara mempersilahkan kepada mahasiswa untuk segera membersihkan
diri, selanjutnya berkumpul lagi masing-masing kelompok untuk bercerita apa
yang didaptkan dalam permainan tersebut. Selanjutnya, semua mempersiapkan
bawaannya untuk bersiap-siap pulang.









Penutup

Demikian Laporan Psychological Motivation Outbound ini saya buat
dengan senang hati. Banyak pelajaran yang dapat diambil dalam kegiatan
outbound tersebut. Kita dapat mengetahui apa gunanya kelompok kita dapat saling
membantu antar kelompok dan kegiatan tersebut dapat menumbuhkan rasa
solidaritas antar sesama.


Wassalamualaikum Wr. Wb





















Daftar Pustaka

Aprinto, Jacob Arisandy. (2013). Pedoman Lengkap Profesional SDM Indonesia.
Jakarta: PPM
Munandar, Sunyoto. (2001). Psikologi Industri Organisasi. Jakarta: Universitas
Indonesia