Anda di halaman 1dari 6

A.

Alasan memilih materi Sifat Koligatif Larutan (Penurunan Titik Beku Larutan) untuk
dibelajarkan dengan metode inkuiri
1. Materi Sifat Koligatif Larutan (Penurunan Titik Beku Larutan) mengandung konsep yang
sederhana.
2. Materi Sifat Koligatif Larutan (Penurunan Titik Beku Larutan) ini dapat dieksperimenkan
dengan peralatan yang sederhana misalnya gelas beaker, tabung reaksi dan termometer.
3. Langkah-langkah pada eksperimen penurunan titik beku larutan ini cukup sederhana.
4. Eksperimen ini dapat menarik perhatian siswa dan memancing siswa untuk berfikir kreatif.

B. Langkah-langkah Pembelajaran
Pembukaan:
Membuka pelajaran
Bertanya kepada siswa tentang:
a. Pengertian larutan, pelarut, zat terlarut dan titik beku.
b. Contoh larutan
Mengaitkan materi yang akan dipelajari dengan kehidupan sehari-hari dengan memberikan
pertanyaan:
a. Jika kita memasukkan satu plastik air sirup dan satu plastik air minum ke dalam freezer,
manakah yang akan membeku terlebih dahulu?
Menarik perhatian dan memotifasi siswa untuk belajar

Kegiatan inti:
Fase 1: Pemberian Masalah
Membagikan Lembar Kerja Siswa (LKS), kemudian mengajukan pertanyaan Pada temperatur
berapakah :
a) 5 ml air suling (aquades) membeku?
b) 5 ml larutan garam (NaCl) membeku?
c) 5 ml larutan sirup membeku?
d) Manakah yang akan membeku terlebih dahulu?
Fase 2: Membuat Hipotesis
Siswa membuat hipotesis terhadap masalah yang diberikan dan menuliskannya pada LKS yang
diberikan.
Fase 3: Percobaan
Siswa melakukan pengujian terhadap hipotesis yang mereka ajukan dengan melakukan percobaan
Sifat Koligatif Larutan (Penurunan Titik Beku Larutan)
Siswa melakukan pengamatan dan mencatat dengan cermat dan teliti hasil observasi percobaan
mereka.
Fase 4: Mengevaluasi Hipotesis
- Siswa menganalisis data hasil percobaan, membuat pembahasan atas hasil yang mereka peroleh
dengan membandingkan pada literatur yang ada untuk membuktikan kebenaran hipotesis yang
mereka buat, dan menjawab pertanyaan yang ada di LKS.
- Meminta siswa untuk melaporkan hasil percobaan mereka dengan mempresentasikannya (pada
kegiatan ini dibuka forum tanya jawab terhadap hasil percobaan), kemudian diskusi diarahkan
oleh guru agar siswa mendapatkan konsep-konsep berikut:
a.) Larutan adalah suatu campuran homogen dari molekul, atom ataupun ion dari dua zat atau lebih.
b.) Pelarut adalah komponen utama suatu larutan yang berwujud cairan.
c.) Zat terlarut adalah komponen lain yang dapat berbentuk gas, cairan ataupun zat padat yang
terlarut kedalam komponen utama.
d.) Titik beku adalah temperatur pada saat zat padat dan cair suatu zat berada dalam kesetimbangan
( suhu saat suatu zat mulai membeku).
Penutup
Fase 5: Membuat Keputusan
Siswa menyimpulkan hasil pembelajaran.
Meminta siswa untuk menyusun laporan tertulis sebagai tugas.



C. Skenario Pembelajaran:
Kegiatan Pembukaan
G: selamat siang anak-anak!
Bagaimana kabar kalian hari ini? Harus tetap semangat ya.
Ehm biar tambah semangat kita bahas minuman saja y. Siapa yang suka minum air sirup??
S: saya, Bu
G: Air sirup rasa apa yang kalian suka?
Sa: melon dan jeruk
Sb dan Sc: strawberry
G: Banyak yang suka minum air sirup strawberry ya kalau begitu pasti kalian semua tahu,
bagaimana cara membuat air sirup? Ada yang mau menceritakan bagaimana cara membuat air
sirup?
Sd: saya, Bu
G: ya yang angkat tangan dibelakang itu, tolong ceritakan pada teman-temannya bagaimana
membuat air sirup?
Sd: 3 sendok sirup dimasukkan ke gelas kemudian ditambah air dan diaduk sampai tercampur semua
G: ya, benar sekali jawaban teman kalian tadi.
Sesudah sirup dan air diaduk apakah kalian dapat membedakan, mana yang sirup dan mana yang
airnya seperti sebelum kalian mencampurnya tadi?
S: tidak tahu, Bu kan sudah bercampur
G: berarti, apakah saya boleh menyebutnya larutan sirup? Pengertian larutan itu apa sih?
Sz: campuran air dan sirup, Bu
G: ada pendapat yang lain?
St: campuran dua zat yang tidak bisa dibedakan lagi..
G: ya..., bagus,.. Terus, komponen larutan itu apa saja??
S: (diam)
G: larutan itu tersusun dari apa saja?
Sa: air dan zat yang dilarutkan, Bu
G: nah, air itu berfungsi sebagai apa?
Sb: pelarut, Bu..
G: kalau saya punya plastik A yang berisi air sirup dan plastik B yang berisi air minum, kemudian
keduanya saya masukkan ke dalam freezer, mana yang akan membeku dulu ataukah keduanya
membeku pada saat bersamaan??
Se: air minum, Bu
Si: air sirup, Bu
Sg dan Sk: bareng, Bu kan kompakan
G: ow gitu ya jawaban kalian sangat beragam
Untuk membuktikan jawaban mana yang benar mari kita lakukan praktikum.

Kegiatan Inti
Fase 1: Perumusan Masalah
G: coba kalian perhatikan! ( guru menunjukkan 3 tabung reaksi yang masing-masing berisi 5ml air
suling, 5 ml larutan garam, dan 5 ml larutan sirup) sambil bertanya: pada temperatur berapakah :
a. 5 ml air suling (aquades) membeku?
b. 5 ml larutan garam (NaCl) membeku?
c. 5 ml larutan sirup membeku?
d. Manakah yang akan membeku terlebih dahulu?

Fase 2: Membuat Hipotesis
G: tuliskan hipotesis kalian pada LKS yang ibu berikan !
Sl: hipotesis itu apa, Bu?
G: ada yang sudah tahu apa itu hipotesis?
Sj: hipotesis itu dugaan sementara Bu
G: ya jawaban yang bagus.., ayo sekarang ditulis hipotesisnya.
S: (menulis hipotesisnya )


Fase 3: Eksperimen
G: ya sudah mari kita mulai eksperimennya, ayo semua berkumpul dengan masing-masing
kelompoknya. Prosedur percobaannya silakan dibaca, kalau ada yang tidak dimengerti silakan
ditanyakan. Kalau sudah tidak ada yang ditanyakan, mari kita mulai praktikumnya.

Fase 4: Mengevaluasi Hipotesis
G: semua kelompok sudah selesai praktikumnya? Datanya dianalisis yacara menganalisisnya
dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan di dalam LKS itu pertanyaan-pertanyaan itu nanti
bisa membimbing kalian mengevaluasi hipotesis kalian tadi.. untuk tambahan materi, kalian juga
boleh membaca literatur lain yang relevan didiskusikan masing-masing kelompok ya saya
beri waktu10 menit untuk diskusi dengan kelompoknya masing-masing
S: (siswa menganalisis data percobaan yang mereka peroleh)
( sepuluh menit kemudian)
G: sekarang silakan dipresentasikan hasil laporan percobaan yang sudah kalian lakukan. Setelah
perwakilan salah satu kelompok mempresentasikan, siswa lain boleh menanggapi, jika ada
pendapat yang berbeda atau ada tanggapan. Ada yang mau mempresentasikan hasil
percobaaannya?
Sg: ( angkat tangan, guru mempersilakan)(pada sesi presentasi ini, guru berperan sebagai moderator)
G: ok.. presentasi yang bagus sekali.. ada yang punya pendapat lain?
(siswa yang memiliki jawaban yang berbeda mengajukan pendapat)
(guru memberikan bimbingan ketika terjadi perbedaan pendapat)
G: Ada yang ingin bertanya?
Sx: kenapa ketika mendinginkan air, larutan gula dan larutan garam digunakan campuran es batu dan
garam sebagai pendingin?
G: pertanyaan yang bagus, ada yang bisa menjawab ?
Sr: karena ketika es batu ditambah garam, maka suhu es tersebut akan turun di bawah 0
o
C (pada
STP). sehingga jika diberi air yang memiliki titik beku 0
o
C (pada STP) maka air tersebut akan
membeku karena suhunya melewati di bawah titik bekunya.
G: ada pertanyaan lagi?
S: (diam)

Kegiatan Penutup
Fase 5: Membuat Kesimpulan
G: baiklah karena diskusi kita sudah selesai, mari kita simpulkan hasil praktikum hari ini.
Kesimpulan apa yang bisa kalian ambil?
Sa: larutan adalah suatu campuran homogen dari molekul, atom ataupun ion dari dua zat atau lebih.
Sv: Pelarut adalah komponen utama suatu larutan yang berwujud cairan.
Sw: Zat terlarut adalah komponen lain yang dapat berbentuk gas, cairan ataupun zat padat yang
terlarut kedalam komponen utama.
Ss: Titik beku adalah temperatur pada saat zat padat dan cair suatu zat berada dalam kesetimbangan (
suhu saat suatu zat mulai membeku).
Sg: titik beku larutan lebih rendah dari titik beku pelarut murninya.
G: kesimpulan yang bagus sekali.. tapi, apa yang menyebabkan titik beku larutan lebih rendah
daripada titik beku pelarutnya?
Sr: karena partikel-partikel dari zat terlarut akan menghalangi pergerakan molekul-molekul pelarut,
sehingga untuk lebih mendekatkan jarak antarmolekul diperlukan suhu yang lebih rendah.
G: jawaban yang bagus sekali.. Baik, tolong dicatat di buku masing-masing hasil pembelajaran kita
hari ini agar bias dipelajari lagi bila nanti lupa. Ok, hari ini cukup sekian. Tetap semangat! And
Have a nice day!
S: have a nice day too, mom.