Anda di halaman 1dari 22

1

VERBATIM WAWANCARA KONSELING


Verbatim adalah skenario wawancara ( dalam hal ini wawancara konseling ) yang terpadu antara keterampilan, teknik, dan langkah-
langkah konseling secara sistematis. Wawancara berikut adalah salah satu sebuah wawancara antara konselor dengan konseli mengenai
masalah Kris yang merasa cemas untuk mengungkapkan perasaannya kepada keluarga.
No
Langkah
Konseling
Pernyataan Klien Respons Konselor
Teknik
yang Digunakan
Keterampilan
yang Digunakan
Tujuan
1.




















Pengantaran




















Selamat Pagi, Pak,
Om Swastyastu

Selamat PagiOm
Swastiastu...,
Bagaimana kabarnya
dik Kris ?

Membuka wawancara
konseling ( rapport ) :
Menyambut kehadiran
konseli, memberi salam,
mempersilahkan masuk,
dan mempersilakan
duduk.
Keterampilan
Menerima ( Rapport )
Attending:
Melakukan kontak
mata yang baik dengan
melihat konseli saat
konseli sedang
berbicara.
Melakukan respon
verbal terhadap ucapan
konseli.
Menampakkan ekspresi
wajah yang
menyambut
kedatangan konseli
Posisi badan yang baik
Membentuk
hubungan awal
yang baik yaitu,
untuk
mengakrabkan dan
menanamkan
kepercayaan
kepada konseli
serta membangun
hubungan yang
hangat antara
konselor dan
konseli dalam
wawancara
konseling.
Baik . . .
Ohh . . . Ada kegiatan
apa saja hari ini ?
Teknik rapport (
penerimaan / acceptance )
Keterampilan attending Membentuk
hubungan awal

2

































































yang akrab antara
konselor dengan
konseli
Ohh . . hanya
bimbingan dengan
dosen . . .

Oo.. apakah setelah itu
ada kegiatan lain ?
Teknik rapport
Membicarakan topik-topik
netral
Keterampilan attending Membentuk
hubungan awal
yang akrab antara
konselor dengan
konseli
Tidak ada . . .
Bagaimana dengan
skripsinya apakah
sudah selesai ?
Membuka wawancara
konseling ( rapport ) :
Membicarakan topik-
topik netral.
Keterampilan attending

Membentuk
hubungan awal
yang baik yaitu,
untuk
mengakrabkan dan
menanamkan
kepercayaan
kepada konseli
Belum . . .masih
bimbingan . .

Ohh . . . Kris tau tidak
kenapa saya
mengundang Kris ke
ruangan ini ?
Membuka wawancara
konseling ( rapport )

Keterampilan attending Membentuk
hubungan awal
yang baik
Belum tau . . .
Nah Ian sebelumnya
Kris telah mengatakan
Membuka wawancara
konseling ( rapport )
Keterampilan attending Membentuk
hubungan awal

3





























































bahwa Kris memiliki
masalah komunikasi
dengan keluarganya
Kris . . . .


yang baik
Ooo ....
Jadi dalam kesempatan
kali ini saya akan
mencoba membantu
Kris melalui proses
konseling ini. Saya
akan menjelaskan
sedikit mengenai
layanan Konseling itu
adalah bantuan yang
diberikan oleh seorang
ahli yang disebut
dengan konselor
melalui hubungan tatap
muka kepada individu
yang memiliki masalah
yang disebut konseli
yang bermuara pada
terpecahkannya
masalah yang dialami
oleh konseli dan nanti
Kris tidak perlu
sungkan ataupun ragu
untuk mengungkapkan
semua masalah yang
Kris hadapi, karena
Membuka wawancara
konseling ( rapport )

Penstrukturan ( sructuring )

Menyampaikan asas
kerahasiaan
Keterampilan attending Membentuk
hubungan awal
yang baik dan
menanamkan
kepercayaan pada
diri konseli.

4






































saya akan menjamin
kerahasiaan masalah
yang Kris hadapi.
Namun, saya hanya
akan menceritakan
masalah ini kepada
orang lain jika
mendapat izin dari
Kris sendiri. Apakah
Kris mengerti maksud
saya?
Ya, Pak. Saya
mengerti.....

Nah, sekarang
ceritakanlah masalah
yang Kris alami ...
Penstrukturan ( structuring
) melalui pembatasan peran
Open Question


Keterampilan attending Menjelaskan
peranan konseli
maupun peranan
konselor dalam
proses konseling.

5

2





























Penjajagan





























Mmm masalah
saya ini bisa
dikatakan masalah
adat, karena saya di
Gianyar punya
saudara perempuan
semua. Keluarga
saya berharap saya
dapat ngidih sentana
dan malah ini sudah
diberi tahu kepada
saya sejak masih
SMP . . . namun hati
kecil saya tetap tidak
menerimanya toh di
rumah ada sepupu
yang cowok.

Hati memberontak
seperti apakah yang
Kris rasakan ?
Eksplorasi perasaan.

Keterampilan Merespon
Keterampilan attending
Membuka bidang-
bidang diskusi
yang dapat
digunakan untuk
membantu konseli
meneliti dan
mengeksplorasi
aspek-aspek
masalahnya.
Saya merasa tidak
bisa menyampaikan
isi hati saya . . . dan
saya juga tidak bisa


6





























































berontak dengan
orang tua saya ....
saya tidak berani
berkomunikasi
dengan keluarga.
Hmm,..
Apakah Kris sudah
pernah mencoba
berkomunikasi dengan
keluarga ?
Menerima apa adanya (
acceptance ). Persetujuan
atau pernyataan yang
menunjukkan persetujuan
tetapi tidak mengandung
arti membenarkan apa yang
dinyatakan oleh konseli.
Open question
Keterampilan attending Memberi
keyakinan kepada
konseli bahwa
konselor menerima
atau
memperhatikan
apa yang
dikemukakannya.

Kalau mencoba
sudah pernah saya . .
. tapi karena saya
orangnya perasaan
pengen magis jadi . .
. tidak jadi
ngomongnya.

Perasaan cemas
tersebut apakah
disebabkan
sebelumnya karena ada
pengalaman tertentu
atau Kris sendiri yang
memang merasa cemas
?
Eksplorasi perasaan.

Keterampilan attending
dan keterampilan
mengundang
pembicaraan terbuka
Untuk mengetahui
perasaan yang
sebenarnya dialami
konseli.

Ya sebenarnya itu

7



























































dari diri saya sendiri
. . .
Apakah di keluarga
ada orang yang dekat
dengan anda misalnya
sepupu atau ibu . . ?
Open question

Keterampilan attending
dan keterampilan
mengundang
pembicaraan terbuka
Untuk menggali
informasi lebih
dalam tentang
konseli.
Iya di keluarga saya
ibu saya yang paling
dekat. . .

Kemudian apakah Kris
sudah pernah berbicara
dengan ibunya Kris ?
Eksplorasi pengalaman Keterampilan attending

Untuk menggali
pengalaman-
pengalaman
konseli tentang
masalah yang
dihadapinya.

Belum pernah. . .
Kemudian bagaimana
dengan calon suaminya
Kris apakah sudah
diajak bicara ?
Eksplorasi pengalaman Keterampilan attending Untuk menggali
pengalaman yang
dialami oleh
konseli.
Sudah . . . dan dia
bilang memang tidak
bisa untuk keluar
dari keluarganya.

Ya . . . . Dorongan minimal Keterampilan attending

Untuk mendorong
konseli
mengungkapkan
segala sesuatu

8




































yang ia pendam /
agar konseli
terdorong untuk
terbuka.
Lalu apakah Kris
sudah berbicara
dengan sepupu Kris
yang cowok itu tentang
keadaan Kris ?
Eksplorasi pengalaman Keterampilan attending Untuk menggali
pengalaman yang
dialami oleh
konseli.
Belum. . .karena
mereka masih SMP
dan masih SMA dan
mereka masih belum
ada pemikiran
tentang hal seperti
itu.

3





Penafsiran Jadi dari penjelasan
Kris tadi itu, Kris
merasa cemas
melakukan komunikasi
dengan keluarga antara
apa yang Kris inginkan
dan keinginan
keluarga. Nah ketika
Kris mengalami
kecemasan itu apakah
ada efek lain yang Kris
Menyimpulkan sementara.
Pertanyaan terbuka ( open
question )
Keterampilan attending Untuk
mengumpulkan
informasi,
menjernihkan atau
memperjelas
sesuatu.

9

alami ?



























Ada seperti rasa
berdebar, canggung,
keringetan dan ingin
menangis seperti itu
, . . . .

Lalu bagaimana
dengan keluarga
apakah keluarga
apakah tau keinginan
Kris ke depannya ?
Pertanyaan terbuka ( open
question )
Keterampilan attending Untuk
mengumpulkan
informasi,
menjernihkan atau
memperjelas
sesuatu.
Sebenarnya sudah
membahas tapi
hanya sekedar
mengobrol biasa
saja.

Apakah ada lagi hal
lain yang
menyebabkan Kris
takut untuk berbicara
dengan keluarga ?
Pertanyaan terbuka ( open
question )
Keterampilan attending Untuk
mengumpulkan
informasi,
menjernihkan atau
memperjelas
sesuatu.
Tidak hanya itu saja
yang saya rasa . . . .



Jadi yang
menyebabkan
Clarification.
Pertanyaan terbuka ( open
Keterampilan attending Untuk
mengumpulkan

10

























ketakutan Kris untuk
berkomunikasi karena
adanya kecemasan
dalam dirinya Kris.
Lalu bagaimana
rencana Kris ke
depannya ?
question ) informasi,
menjernihkan atau
memperjelas
sesuatu.
Ya saya berharap
orang tua dapat
mengerti dengan
keadaan saya ke
depannya . . .dan
keberanian saya
untuk bicara masih
belum.

Sebelumnya apakah
sudah ada usaha untuk
mengurangi
kecemasan yang Kris
alami ?
Eksplorasi pengalaman Keterampilan attending Untuk
mengumpulkan
lebih banyak
informasi
berdasarkan apa
yang dialami klien
Bercerita dengan
teman dekat sudah
saya lakukan

4

Pembinaan Ya bagus sekali karena
Kris sudah pernah
mencoba mengurangi
kecemasan yang Kris
alami. Selain dari pada
itu saya juga memiliki
Dorongan minimal.
Reinforcement.
Teknik pemberian
informasi
Keterampilan
memberikan dorongan
minimal
Keterampilan attending
Agar konseli
semakin terbuka
mengungkapkan isi
pikirannya kepada
konselor.

11

sebuah teknik yang
dapat mengurangi
kecemasannya Kris
yang disebut dengan
teknik desentisisasi
sistematis. Namun
teknik ini tidak akan
efektif jika Kris tidak
mempraktekkannya di
rumah.
\ Mmmmm . . .
Desentisasi sistematis
adalah suatu teknik
dalam teori konseling
behavioral yang
digunakan untuk
mengurangi
ketegangan pada
konseli, dan sangat
tepat diberikan kepada
konseli yang
mengalami kecemasan
terhadap hal tertentu.
Teknik pemberian
informasi.
Keterampilan
memberikan informasi
Keterampilan attending
Memberikan
informasi kepada
konseli dan
mengurangi
kesalahpahaman
konseli.

Ohh . . . .
Apakah Kris sudah
mengerti ?
Pertanyaan tertutup ( close
question )

Keterampilan attending
Keterampilan bertanya
dan meminta umpan balik
Memperjelas
tingkat
pemahaman
konseli terhadap
informasi yang
diberikan.

12

Iya sudah . . .
Baiklah kalau begitu
apakah bisa kita mulai
?
Pertanyaan tertutup ( close
question )
Keterampilan attending
Keterampilan bertanya
dan meminta umpan balik
Untuk mengetahui
kesiapan konseli
mengikuti kegiatan
selanjutnya.
Baik,
Saya siap . . . .

Baiklah, Kris silakan
mengambil posisi yang
rileks pada tempat
duduk yang sudah saya
sediakan, Kris boleh
posisi tidur atau duduk
namun dengan posisi
yang rileks dan sambil
memejamkan mata
Kris.
Pengarahan ( directing ) Keterampilan
mengarahkan
Keterampilan attending
Meminta konseli
untuk melakukan
sesuatu dalam
proses konseling.

Ya, .....
Baiklah, Kris
Sekarang kamu
rilekskan syaraf dan
otot-otot kamu
terutama pada syaraf
muka . . . . Sudah ?

Pengarahan ( directing )
Close question
Keterampilan bertanya
Keterampilan attending
Meminta konseli
melaksanakan
sesuatu.
Untuk menanyakan
kepada konseli
apakah telah
melaksanakan
perintah konselor.
Sudah . . .
Jika sudah, sekarang
rilekskan syaraf dan
otot tangan, kepala,
Mengarahkan ( directing ) Keterampilan
mengarahkan
Keterampilan attending
Meminta konseli
melakukan sesuatu.

13

leher dan bahu,
punggung, perut dan
dada dan diikuti
anggota tubuh bagian
bawah.
. . . . . . ( diam dan
mulai rileks )

Baiklah jika kamu
sudah benar-benar
rileks anggukkan
kepalamu yah . . . saya
akan menunggu
sampai Kris benar-
benar rileks.
Mengarahkan ( directing ) Keterampilan
mengarahkan
Keterampilan attending
Meminta konseli
melakukan sesuatu.

. . . ( mengangguk )
Baiklah Kris, sekarang
kamu bayangkan
bahwa kamu sedang
berjalan-jaan bersama
pacar Kris.
Mengarahkan ( directing ) Keterampilan
mengarahkan
Keterampilan attending
Meminta konseli
melakukan sesuatu.

. . . . ( diam namun
rileks )


14

Sekarang kamu
bayangkan bahwa
kamu diajak pacar
kamu bertemu
keluarga untuk
berbincang-bincang.
Mengarahkan ( directing ) Keterampilan
mengarahkan
Keterampilan attending
Meminta konseli
melakukan sesuatu.

. . . . ( diam dan
rileks )

Selanjutnya bayangkan
kamu mulai akan
membahas masalah
kamu dengan pacar
kamu . . .
Mengarahkan ( directing ) Keterampilan
mengarahkan
Keterampilan attending
Meminta konseli
melakukan sesuatu.

. . . ( mulai gelisah )
Hmmm . . .
nampaknya kamu
mulai gelisah . . . coba
kamu kembali
rilekskan tubuh kamu
seperti di awal tadi
namun ketika kamu
berada pada situasi itu
. . . . . Lakukan terus
sampai kamu benar-
benar rileks . . . .
Mengarahkan ( directing ) Keterampilan
mengarahkan
Keterampilan attending
Meminta konseli
melakukan sesuatu.

. . . . . ( diam
mencoba untuk


15

rileks )
Rilekskan syaraf dan
otot kamu sampai
benar-benar rileks . . .
Mengarahkan ( directing ) Keterampilan
mengarahkan
Keterampilan attending
Meminta konseli
melakukan sesuatu.

5 menit kemudian . .
. ( diam dan rileks )

Nampaknya kamu
sudah bisa rileks ketika
akan melakukan
obrolan dengan
keluarga Kris berkaitan
dengan masa depan
Kris bersama sang
pacar.
Mengarahkan ( directing ) Keterampilan
mengarahkan
Keterampilan attending
Meminta konseli
melakukan sesuatu.

. . . . . ( diam dan
agak gelisah, raut
muka tidak tenang,
keluar keringat ).

Rilekskan tubuhmu
seperti sebelumnya
dari syaraf kepala
sampai ke organ tubuh
paling bawah . . . .
begitu juga ototnya . . .
anggap seperti obrolan
biasa yang tidak perlu
dicemaskan. . . .
Mengarahkan ( directing ) Keterampilan
mengarahkan
Keterampilan attending
Meminta konseli
melakukan sesuatu.

. . . . . ( diam
mencoba rileks dan
mengendorkan


16

syaraf dan ototnya )
Jika kamu masih
merasa tegang,
lakukan terus
pengendoran syaraf
dan otot kamu . . .
anggap saja itu hanya
pembicaraan biasa
sehari-hari . . . sambil
berbincang-bincang
sang pacar membawa
sebuah hadiah kejutan
buat Kris.
Mengarahkan ( directing ) Keterampilan
mengarahkan
Keterampilan attending
Meminta konseli
melakukan sesuatu.

. . . ( mulai tampak
rileks )

Dan bayangkan
semakin berlanjut
obrolan semakin
menyenangkan
rasanya, orang tua
sudah mulai mengerti
dengan kondisi Kris . .
.
Mengarahkan ( directing ) Keterampilan
mengarahkan
Keterampilan attending
Meminta konseli
melakukan sesuatu.

( 10 menit kemudian
) . . . . . . hhhhhh (
mulai rileks )

Bagaimana apakah
kamu sudah merasa
rileks ketika
berbincang dengan
Pertanyaan tertutup ( close
question )
Keterampilan bertanya
Keterampilan attending
Untuk menanyakan
kepada klien
dampak dari
perlakuan yang

17

keluarga ? diberikan
Iya sudah. . .
Bagus . . . nampaknya
kamu sudah mampu
untuk rileks
sepenuhnya ketika
berbicara dengan
keluarga . . . namun
perlu diingat karena
tadi Kris hanya
membayangkan Kris
dalam kondisi seperti
yang saya katakan dan
bukan dalam kondisi
real menghadapi
situasi hal tersebut.
Nah untuk semakin
memperkokoh hasil
latihan rileksasi yang
barusan Kris
laksanakan, saya akan
memberikan kamu
tugas rumah . . . .
Penguatan
Pemberian tugas rumah
Keterampilan dalam
memberikan
reinforcement
Keterampilan attending
Memberikan
penghargaan
kepada konseli atas
apa yang telah ia
capai
Untuk semakin
memperkokoh
perilaku baru yang
terbentuk setelah
pemberian layanan.
Tugas seperti apa itu
?

Jadi nanti ketika di
rumah kamu
laksanakan relaksasi
dan pengendoran
tersebut berulang kali
Pemberian informasi Keterampilan
memberikan informasi
Keterampilan attending
Memberikan
informasi yang
berkaitan dengan
tugas yang
diberikan oleh

18

agar sikap tenang
tersebut semakin kuat
dan kamu benar-benar
tenang dan rileks
ketika menghadapi
UN. Tapi ingat jangan
lupa belajar dan
berlatih soal-soal agar
semakin mantap
menghadapi ujian.
konselor kepada
konseli.
Ohh baik-baik akan
saya laksanakan. . . .

Bagus . . . saya sangat
setuju dengan rencana
kamu tersebut untuk
berlatih relaksasi dan
belajar di rumah . . . . .
Mendukung ( reassurance )
Penguatan hasrat
Keterampilan mengulang
kembali ( paraphrase )
Keterampilan attending
Memberikan
dorongan untuk
merangsang
timbulnya
kepercayaan diri
konseli dan
melakukan
persetujuan
(approval)
terhadap tindakan
konseli.
Kapan Kris akan mulai
melaksanakan hal
tersebut ?
Kontrak Keterampilan attending Menyetujui
rencana yang akan
dilakukan konseli,
mengikat konseli
agar bersungguh-
sungguh dan
mempunyai

19

rencana terstruktur
tentang rencana
keputusan yang
diambilnya.
Baik . . . saya akan
melaksanakan
relaksasi mulai nanti
sore setelah saya
pulang sekolah dan
berlatih dan belajar
mulai nanti . . .

Baiklah Kris jika kamu
sudah yakin untuk
melaksanakan rencana
tersebut, saya senang
sekali dan harapan
saya Kris benar-benar
melaksanakannya
dengan baik sehingga
apa yang menjadi
harapan saya dan
harapan Kris pada
khususnya dapat
tercapai.
Peneguhan hasrat Keterampilan attending Mendukung dan
menguatkan
rencana konseli

Ya . . saya akan
berusaha dan
bersungguh-sungguh
melaksanakannya.

5. Penilaian Iya bagus, setelah
mengikuti proses


20

konseling tadi bisakah
Kris mengungkapkan
bagaimana perasaan
Kris saat ini ?
Perasaan saya sudah
terasa lebih tenang,
saya merasa sudah
lebih siap dalam
mengungkapkan isi
perasaan saya
kepada orang tua
saya . .

Baiklah Kris, kita
sudah mencapai akhir
pertemuan ini, namun
sebelum saya
mengakhiri
pembicaraan kita saya
akan menyimpulkan
tentang apa yang telah
kita bicarakan
sebelumnya bahwa
sumber masalah Kris
yaitu Kris merasa
cemas ketika akan
melakukan komunikasi
dengan orang tua Kris
atau keluarga Kris
tentang keadaan Kris
yang tidak bisa
Teknik menyimpulkan /
ringkasan
Keterampilan meringkas./
menyimpulkan
Keterampilan attending


21

mengajak pacar Kris
untuk bergabung
dengan keluarga Kris.
Dan kecemasan
tersebut bersumber
dari dirinya Kris
sendiri.
Ya . .
Baiklah . . . saya rasa
konseling hari ini
cukup sampai di sini . .
Silakan Kris
laksanakan rencana
yang telah kita
bicarakan tadi . .
Dan apabila Kris
mengalami kendala
dan hambatan, jangan
takut atau malu untuk
menemui saya lagi,
karena saya akan
selalu siap untuk
mendengarkan dan
mengarahkan kamu
untuk memecahkan
masalahmu jika kamu
memerlukan saya lagi.
Mengakhiri Keterampilan attending Menutup
wawancara
konseling
Baik,
Semoga semuanya
berjalan dengan


22

lancar.
Terima kasih karena
telah meluangkan
waktu untuk saya.
Kalau begitu saya
permisi dulu
Selamat siang, . . . .
Iya, Kris
Selamat siang