Anda di halaman 1dari 1

Nama : Fauzan Adam

TUGAS PERPAJAKAN

Jawab :

Apabila PT ABC ingin kegiatan Impor bahan peledak tetap berjalan maka, PT ABC bisa
menyerahkan License ( barang tidak berwujud) kepada Afiliasinya yaitu PT PQR yang memiliki
working capital untuk dapat membayar terms dari Xco penjual bahan peledak (n/30) , dengan
cara memanfaatkan barang tidak berwujud milik PT ABC yang berupa License untuk mengimpor
bahan peledak. Maka atas kegiatan yang dilakukan oleh PT ABC dan PT PQR merupakan Objek
pajak PPN sebesar 10% sesuai dengan Pasal 4 ayat 1 huruf (a) UU PPN :
a. Penyerahan Barang Kena Pajak di dalam Daerah Pabean yang dilakukan oleh pengusaha
Penjelasan huruf (a) : pengusaha yang melakukan kegiatan penyeraan barang kena pajak
meliputi baik pengusaha yang telah dikukuhkan menjadi pengusaha kena pajak sebagaimana
dimaksud dalam pasal 3A ayat (1) maupun pengusaha yang seharusnya dikukuhkan.
Penyerahan barang yang dikenakan pajak harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
a. Barang berwujud yang diserahkan merupakan barang kena pajak
b. Barang tidak berwujud yang diserahkan merupakan barang kena pajak tidak berwujud
c. Penyerahan dilakukan didalam daerah pabean
d. Penyerahan dilakukan dalam rangka kegiatan usaha atau pekerjaanya
Seperti penjelasan diatas penyerahan lisensi atau BKP tidak berwujud oleh PT ABC kepada PT
PQR merupakan objek PPN 10% (Pasal 4 ayat 1 huruf b UU PPN)
Setelah penyerahan tersebut maka PT PQR dapat mengimpor bahan Peledak tersebut dan
dikenakan PPN 10% impor serta PPh impor pasal 22. Selanjutnya PT PQR menjual bahan
peledak tersebut kepada PT ABC dan dikenakan lagi atas penyerahan BKP tersebut sebesar
10% .(kemungkinan adanya hubungan istimewa antar perusahaan dapat mengecilkan harga
yang dijual namun DJP menetapkan pengenaan pajak sesuai harga pasar). Sehingga PT ABC
menjual kepada Perusahaan- perusahaan tambang lainya dengan terms n/90 dan dikenakan
juga tarif PPN 10% atas penyerahan BKP tersebut,