Anda di halaman 1dari 15

Karsinoma Parotis

Patricia Hapsari Jusuf


Fakultas Kedokteran UKRIDA, Jl. Arjuna Utara No. 6, Jakarta Barat
Patricia-11!"#indo#sli$e.co%
Pendahuluan
&u%or adala' setia( )enjolan a)nor%al (ada tu)u' tan(a %eli'at (en*e)a)n*a, %isaln*a
)enjolan karena trau%a. &u%or, dala% arti se%(it, dise)ut ju+a neo(las%a, *akni
(ertu%)u'an sel atau jarin+an )aru di luar kendali tu)u'. Neo(las%a +anas atau kanker
terjadi karena sel )erke%)an+)iak secara tidak terkendali se'in++a tu%)u' terus dan
%erusak )entuk serta ,un+si or+an te%(at tu%)u'n*a.
1
Kelenjar liur terdiri atas - (asan+ kelenjar )esar, *aitu kelenjar (arotis,
su)%andi)ula, dan su)lin+ual, selain itu terda(at ratusan kelenjar liur kecil. .landula
(arotidea /(ara0 disa%(in+, ous0 telin+a1 (arotis0 di sa%(in+ telin+a2 %en+'asilkan liur
serosa, kelenjar su)%andi)ula %en+'asilkan cairan *an+ le)i' kental3%ukus.
1

Kelenjar (arotis dan su)%andi)ula %asin+-%asin+ %en+alirkan sekretn*a %elalui
saluran tun++al dan (anjan+ di %ulut. Kelenjar su)lin+kual %en+eluarkan cairann*a
%elalui )er)a+ai saluran 'alus *an+ (endek *an+ )er%uara di %ukosa se)ela' kiri dan
kanan ,renulu% lida'.
1

Kelainan (ada kelenjar liur )esar %eli(uti tu%or jinak %au(un +anas, )atu di
duktur, in,eksi )akteria %au(un $irus, dan )er)a+ai +an++uan autoi%un *an+ jaran+
dite%ukan.
1

Anatomi Kelenjar Saliva
Kelenjar sali$a %a*or adala' kelenjar (arotis, su)%andi)ular, dan su)lin+ual *an+
)er(asan+an secara si%etris, *an+ %en+eluarkan sali$a ke dala% ron++a %ulut %elalui
duktus 4tensen, duktus 5'arton, dan seju%la' ori,isu% kecil (ada dasar %ulut. 6olu%e
nor%al sekresi sali$a (ada laki-laki de#asa )erkisar dari 1777 sa%(ai 177 %83'ari,
teruta%a se)a+ai cairan serosa dari kelenjar (arotis dan su)%andi)ular. I%uno+lo)ulin A,
., dan 9, al)u%in, liso:i% dan en:i%-en:i% lainn*a ju+a disekresikan. Di sa%(in+
si,atn*a *an+ %e%)asa'i, *an+ %e%un+kinkan %akanan da(at di+erakkan %elalui %ulut,
1
sali$a ju+a %e%(un*ai si,at anti)akterial dan anti$iral *an+ %elindun+i jarin+an lunak
ron++a %ulut dan ju+a +i+i.
!
Kelenjar (arotis )erlokasi di )elakan+ %andi)ula di se)ela' %uskulus (teri+oideus
dan %ele)ar ke daera' (raaurikular di )a#a' an+ulus %andi)ula. Ke ara' %edial kelenjar
)iasan*a %ele#ati %uskulus %aseter dan ra%us $ertikal %andi)ula. Kelenjar di)a+i
%enjadi lo)us (ro,unda dan su(er,isial ole' ner$us ,asialis *an+ keluar dari ,ora%en
st*lo%astoideus. &uju' (ulu' (ersen kelenjar (arotis )erada di su(er,isial dari (er%ukaan
ner$us ,asialis. Duktus 4tensen, duktus (arotis, )erasal dari duktus intralo)ular *an+ )esar
dan le#at dekat ra%us )ukalis ner$us ,asialis. 8alu %asuk ron++a %ulut dekat (ada +i+i
%olar II atas.
!
Ner$us ,asialis %e%(ersara,i iner$asi %otorik ke otot %i%ik #aja'. Karena
%ele#ati kelenjar (arotis, ner$us di)a+i %enjadi di$isi su(erior dan in,erior. Di$isi
su(erior )iasan*a ter%asuk ra%us te%(oralis, :i+o%atikus, dan )ukal. Di$isi in,erior
ter%asuk ra%us %ar+inalis %andi)ularis dan ser$ikalis.
!
Kelenjar su)%andi)ular )erada di )a#a' %uskulus (latis%a dikelilin+i ole' $enter
anterior dan (osterior %uskulus di+astrikus dan %andi)ula. Duktus 5'arton %e%)a#a
sekresi kelenjar %andi)ular ke dala% ron++a %ulut.
!
Kelenjar sali$a su)lin+ual )erada te(at di )a#a' %ukosa ke dala% dasar %ulut
*an+ teruta%a )er'u)un+an den+an arteri lin+ualis dan %ele(askan sekresin*a ke dala%
ron++a %ulut %elalui )e)era(a ori,isiu%n*a.
!
Anamnesis
Jika seoran+ (asien %en+elu' %e%(un*ai %assa intraoral atau %assa di daera' suatu
kelenjar luda', (entin+ untuk %enan*akan la%an*a %enderita (en*akit terse)ut dan
a(aka' %assa itu n*eri. A(aka' ada +ejala-+ejala *an+ )erkaitan se(erti (en+eluaran air
luda' *an+ )erle)i'an, *an+ dise)ut (tialis%e, atau %ulut kerin+, *an+ dise)ut ;erosto%ia.
A(aka' ada dis,a+ia /sulit %enelan2<
-
RPD0 A(aka' diketa'ui ada ri#a*at ke+anasan, (en*e)aran lokal, atau %etastasis<
Adaka' ri#a*at tera(i atau (e%)eda'an< Adaka' ri#a*at (ajanan karsino+en /%isaln*a
rokok, as)estos2<
=
Ri#a*at (e%akaian o)at0 Perna'ka' (asien %enda(at ke%otera(i, radiotera(i atau
tera(i 'or%onal< Jika *a, a(a e,ek sa%(in+n*a< A(aka' (asien %enjalani tera(i
si%to%atik /%isaln*a anal+esia2<
=
!
Ri#a*at keluar+a0 Adaka' ri#a*at keluar+a *an+ jelas akan suatu kanker tertentu<
Perti%)an+kan sindro% kanker turunan /%isaln*a $on >i((el 8indau, BR?AI2.
=
Ri#a*at sosial0 Ba+ai%ana (asien dan keluar+an*a di(en+aru'i ole' (en*akit ini<
A(aka' %ereka )isa %en+atasin*a<
=
Pemeriksaan Fisik
Pe%eriksaan ke(ala dilakukan den+an (asien duduk %en+'ada( (e%eriksa. Pe%eriksaan
terdiri atas ins(eksi dan (al(asi.
-
Ins(eksi0 /12 A%ati (osisi ke(ala. A(aka' ke(ala dite+akkan< A(aka' ada )a+ian
%uka *an+ asi%etris< A(aka' )esar ke(ala (ro(orsional ter'ada( )a+ian tu)u' lain< /!2
Periksa kulit ke(ala ter'ada( adan*a lesi. Perikan ra%)utn*a. /-2 A(aka' tera)a %assa<
Jika *a, (erikan ukuran, konsistensi dan si%etrin*a. /=2 A%ati %ata ter'ada( ke%un+kinan
(ro(tosis /%enonjoln*a )ola %ata2, (ada kasus dis,un+si tiroid atau %assa dala% or)ita,
selain itu (ada kasus kanker (arotis dida(atkan %ata kanan *an+ tidak da(at %enutu(
se%(urna.
-
Pal(asi0 Pal(asi %e%astikan keteran+an *an+ tela' di(erole' dari ins(eksi. Ke(ala
dala% sika( sedikit ,leksi dan ter)uai dala% tan+an si (e%eriksa. 4e%ua daera' ten+korak
'arus di(al(asi ter'ada( adan*a )a+ian *an+ n*eri atau %assa. Bantalan jari-jari (e%eriksa
'aru %era)a kulit di atas kraniu% secara %elin+kar-lin+kar untuk %enilai konturn*a dan
%encari adan*a kelenjar li%,e atau %assa. Di%ulai dari daera' oksi(ital, tan+an
di+erakkan ke daera' aurikularis (osterioris, *an+ terda(at su(er,isial ter'ada( (rosesus
%astoideus1 ke )a#a' tri+onu% (osterior untuk %era)a untai ser$ikalis (osterior1
se(anjan+ %.sternokleido%astoideus untuk %era)a untai ser$ikalis su(er,isialis dan
ser$ikalis (ro,unda di se)ela' dala% %uskulus1 se(anjan+ ra'an+ untuk %era)a rantai
su)%aksilaris1 dan ke atas ke untai aurikularis anterior di de(an telin+a. 4etia( kelenjar
*an+ di)eriksa 'arus di(er'atikan %o)ilitas, konsistensi, dan n*eri tekan. Kelenjar li%,e
*an+ n*eri tekan %e%)eri (etunjuk ke%un+kinan radan+, se%etara kelenjar *an+ (adat dan
sukar di+erakkan serin+kali terda(at (ada ke+anasan.
-
Pe%eriksaan Kelenjar 4ali$a0 @ri,isiu% duktus kelenjar (arotis dan kelenjar
su)%andi)ula 'arus terli'at. Ins(eksi keadaan (a(ila. A(aka' ada aliran sali$a< 4e)aikn*a
di(eriksa den+an %en+erin+kan (a(ila den+an ka(as lidi dan %en+a%ati aliran sali$a *an+
di'asilkan den+an %elakukan tekanan eksternal (ada kelenjar itu sendiri.
-
-
Kelenjar luda' )iasan*a tidak da(at dili'at. Pen+a%atan #aja' seara cer%at akan
%e%(erli'atkan adan*a asi%etri *an+ dise)a)kan ole' (e%)esaran kelenjar luda'
unilateral. @)struksi ter'ada( aliran atau in,iltrasi kelenjar akan %en*e)a)kan (e%)esaran
kelenjar. Pal(asila' kelenjar (arotis dan su)%andi)ula. &entukan konsistensi setia(
kelenjar. A(aka' ada n*eri tekan<
-
Pal(asi Kelenjar 4u(rakla$ikularis0 Pal(asi adan*a kelenjar su(rakla$ikulkaris
%en+ak'iri (e%eriksaan ke(ala dan le'er. Pe%eriksa )erdiri di )elakan+ (asien dan
%eletakkan jari-jarin*a ke dala% ,osa su(rakla$ikularis %edialis, di )a#a' kla$ikula dan di
sa%(in+ %uskulus sternokleido%astoideus. Pasien di%inta %enarik na(as *an+ dala%
se#aktu (e%eriksa %enekan ke dala% dan di )elakan+ kla$ikula. 4etia( kelenjar
su(rakla$ikularis *an+ %e%)esar akan tera)a se#aktu (asien %enarik na(as.
-
Pemeriksaan Penunjang
9assa tersendiri (ada kelenjar sali$a 'arus di(erti%)an+kan se)a+ai suatu ke%un+kinan
ke+anasan. Ri#a*at dan (e%eriksaan ,isik %e%)erikan tanda-tanda (entin+ a(aka' suatu
lesi kelenjar sali$a adala' ke+anasan. As(irasi jaru% 'alus da(at %e%)antu untuk
%erencanakan )eda' eksisi, %eru(akan (e%eriksaan sitolo+i %eli(uti as(irasi sel dan
cairan dari jarin+an tu%or atau %assa *an+ terda(at (ada te%(at *an+ %uda' di(al(asi. 4el
*an+ teras(irasi dias(uskan (ada kaca o)jek, di#arnai dan di(eriksa.
!.
4elain itu, kanker da(at dideteksi %elalui dia+nosis %olecular, (redis(osisi
'erediter ter'ada( jenis-jenis tu%or tertentu /%isaln*a, kanker (a*udara dan neo(las%a
endokrin2 da(at dideteksi %elalui analisis %utasional +en BR?A-1, BR?A-! dan RA&.


Pencitraan disarankan untuk se%ua lesi kelenjar liur untuk %en+eta'ui ukuran dan
(en*e)aran tu%or, teruta%a (ada n.,asialis. Indikasi s(esi,ik untuk (encitraan anato%is
*aitu ketidak(astian klinis tentan+ (en*e)aran tu%or, e$aluasi (en*e)aran kedala%an
lo)us atau ekstra+landular, identi,ikasi in$asi n.,asialis, identi,ikasi %etastasis (ada
kelenjar li%, *an+ )er(otensi, dan da(at %en+e$aluasi (en*akit *an+ rekuren di%ana sulit
di)edakan tu%or dan lesi.
6
?& scan dan 9RI )er+una untuk %en+e$aluasi tu%or kelenjar liur. 9eski(un ada
kele)i'an dan kekuran+ann*a, kedua teknik terse)ut da(at %e%)erikan in,or%asi *an+
)er+una. ?& scan da(at %en+identi,ikasi )atu (ada duktus kelenjar sali$a, se%entara 9RI
tidak )isa. ?& scan ju+a )aik untuk %en+e$aluasi erosi %astoid atau %andi)ula. 9RI )aik
dala% %en++a%)arkan keterli)atan su%su% tulan+. ?& scan le)i' %ura' di)andin+ 9RI
=
dan suda' )an*ak tersedia. ?& scan den+an kontras le)i' )aik untuk %ende%onstrasikan
area nekrosis dala% tu%or *an+ san+at ter$askularisasi. 4e%entara 9RI le)i' )aik untuk
%eli'at jarin+an lunak dan le)i' )aik %e%(resentasikan )entuk tu%or di)andin+ ?& scan,
serta (en*e)aran (erineuraln*a. 9RI le)i' )aik untuk %e%)edakan lo)us dala% dari
tu%or (arotis. 9aka le)i' direko%endasikan 9RI di)andin+ ?& scan (ada kasus
ke+anasan tu%or kelenjar sali$a.
6
4ialo+ra,i, atau injeksi )a'an kontras ke dala% duktus 4tenson atau 5'arton,
)er+una untuk %e%(erli'atkan (er)edaan (eru)a'an stenotik kronis (ada lesi-lesi
li%,oe(itelial dari (en*u%)atan karena )atu. Dela(an (ulu' (ersen )atu kelenjar (arotis
)ersi,at radiolusen. Dela(an (ulu' (ersen )atu kelenjar su)%andi)ular adala' radioo(ak.
!
Diagnosa Kerja: Karsinoma Parotis / Tumor Maligna Primer
&u%or %ali+na kelenjar sali$a 'a%(ir selalu %uncul se)a+ai %assa tersendiri. Ukuran
tu%or %enca(ai B c%, disertai ka(sul *an+ )er)atas tidak te+as. N*eri di'u)un+kan den+an
ke+anasan (ada !7C kasus. .ejala-+ejala lain se(erti kese%utan, dis,un+si ner$us ,asialis,
atau (aresis ner$us len+ka(. Kelu%(u'an ner$us ,asialis 'a%(ir tidak (erna' terli'at (ada
(en*akit jinak dan 'arus di(erti%)an+kan se)a+ai tanda-tanda ke%un+kinan adan*a
ke+anasan. Risiko %etastasis klinis dan su)klinis ke li%,onodus ser$ikal ter+antun+ (ada
'istolo+i dan stadiu% tu%or (ri%er. Karsino%a %ukoe(ider%oid derajat tin++i,
adenokarsino%a, dan karsino%a sel skua%osa %e%(un*ai risiko tin++i %enjadi (en*akit
%etastatik.
!
Jenis-jenis tu%or +anas (ri%er0
D
1. Karsino%a 9ukoe(ider%oid
&u%or +anas +landula (arotidea terla:i% jenis karsino%a %ukoe(ider%oid, *an+
secara 'istolo+i %en*eru(ai karsino%a sel skua%osa +landula (arotidea *an+ kuran+
serin+ terli'at. &u%or ini %uncul dala% )entuk tin+kat renda' *an+ )iasan*a teta(
terlokalisata. Kanker %ukoe(ider%oid tin+kat tin++i )er%etastasis ke nodi li%,atisi
ser$ikalis dan secara 'e%ato+en ke (aru.
D
!. Karsino%a Kistik Adenoid 3 Karsino%a Adenosistik 3 4ilindro%a
9eru(akan )entuk terse%)un*i kanker +landula sali$aria den+an kecenderun+an
untuk in$asi se(anjan+ sara,, (alin+ serin+ dite%ukan di kelenjar su)%andi)ular. Ini
ditandai ole' tin++in*a an+ka keke%)u'an lokal dan (erluasan se(anjan+ n.,asialis dan

tri+e%inus ke )asis ten+korak. 9etastasis 'e%ato+en ke (aru %enonjol dan da(at ta%(il
sela%a )e)era(a ta'un tan(a +ejala.
!, D
-. Karsino%a 4el Asinus
9eru(akan !--C dari se%ua tu%or kelenjar sali$a dan (alin+ serin+ tu%)u' (ada
kelenjar (arotis1 sel tu%or terse)ut %en*eru(ai sel asinus serosa (ada kelenjar sali$a *an+
nor%al. 17-1C )er%ani,estasi ke li%,onodi.
D
=. &u%or +anas lainn*a se(erti adenokarsino%a1 tu%or +anas ca%(uran1 dan tu%or
+anas (ada kelenjar liur kecil /san+at in$asi,, %enjalar le#at (erineural den+an
aki)at rasa n*eri dan serin+ %etastasis dini re+ional atau siste%ik2.
1,!,D
Posisi ner$us ,asialis di antara lo)us su(er,isialis dan (ro,unda +landula (arotidea,
%e%)uat ner$us ini %enjadi (erti%)an+an (entin+ dala% %ani,estasi dan tera(i +landula
(arotidea. .an++uan ner$us ,asialis tidak (erna' terli'at %en*ertai tu%or jinak (ada
+landula (arotidea, )a'kan jika tu%or tu%)u' %enjadi %asi,. .an++uan ner$us ,asialis
*an+ %en*ertai %assa dala% (arotidea %eru(akan tanda ke+anasan dan ti%)ul dala% B-
--C kanker (arotidea. Perti%)an+an (entin+ lain dala% dia+nosis ke+anasan terletak (ada
adan*a n*eri.
D

Diagnosa Diferensiasi / Pembanding
1 Parotitis !"idemi#a
Parotitis e(ide%ika %eru(akan (en*akit in,eksi *an+ dise)a)kan ole' $irus (ara%ikso,
*an+ %en*e)a)kan (e%)esaran se%ua kelenjar liur uta%a, teruta%a kelenjar (arotis. 6irus
ini )iasan*a %en*e)a)kan (eradan+an interstisiu% di,us *an+ ditandai den+an ede%a dan
se)ukan sel radan+ %ononukleus dan terkadan+ terda(at nekrosis ,okal. 5alau(un (ada
anak )ersi,at s#asirna dan jaran+ %eni%)ulkan sekuele, +ondon+an (ada oran+ de#asa
da(at disertai (ancreatitis atau orkitis *an+ da(at %en*e)a)kan sterilitas (er%anent.
Ke)an*akan (arotitis terjadi unilateral.
1,B
Parotisis akut (aska)eda' )iasan*a dite%ukan (ada %in++u ke !. Kelainan ini
teruta%a %en+enai oran+ lanjut usia *an+ '*+iene %ulutn*a kuran+ )aik dan aki)at
(e%asan+an (i(a la%)un+ se'in++a (enderita tidak %en+un*a' den+an aki)at liur
)erkuran+ dan %en+ental. Parotitis akut serin+ )erke%)an+ %enjadi (arotitis (urulenta.
1

Parotitis kronik atau (arotitis residi$ans *an+ jaran+ dite%ukan da(at ti%)ul setela'
(arotitis e(ide%ika, (arotitis akut, atau karena o)struksi salurann*a. Radan+ )erka%)u'
%en+aki)atkan dukektasia, ,i)rosis dan ke'ancuran asinus. Penurunan ju%la' sekret
6
%en+aki)atkan )erta%)a'n*a (ele)aran duktus, atro,i asinus dan ,i)rosis, se%uan*a
%eru(akan lin+karan setan.
1
.a%)aran klinis %enunjukkan (e%)en+kakan disertai seran+an n*eri, teruta%a
se#aktu %akan atau in+in %akan.
1
Pen+o)atan konser$ati, den+an sialo+o+ue. Penderita dianjurkan %en+un*a'
(er%en karet untuk %enin+katkan (en+aliran kelenjar liur, %enja+a 'i+ene %ulut disertai
%inu% )an*ak. Jika tindakan ini tidak %e%uaskan, da(at di)erikan anti)iotik atau
di(ikirkan (arotidekto%i su(er,isial.
1
$ Adenoma Submandibula
Adeno%a (leio%or,ik adala' (roli,erasi sel e(itel dan %ioe(itel duktus se)a+ai
%ana ju+a disertai (enin+katan ko%(onen stro%a, %eru(akan tu%or *an+ (alin+ serin+
dite%ukan di kelenjar liur, ke)an*akan (ada oran+ usia =7 ta'un ke atas1 tidak ada
(er)edaan kejadian antara laki-laki dan (ere%(uan. Na%a (leio%or, dia%)il )erdasarkan
+a%)aran 'istolo+i. Na%a la%a, tu%or ca%(ur, tidak di(akai la+i se)a) ada ju+a jenis
%ono%or,ik. 4ecara klinis dida(at )enjolan (ada kelenjar (arotis *an+ ditandai den+an
teran+katn*a cu(in+ telin+a ke atas. &u%or (leio%or, da(at tu%)u' %e%)esar tan(a
%en*e)a)kan +ejala-+ejala ner$us ,asialis dan tidak n*eri. >al itu dise)a)kan karena tu%or
terletak di su(er,isial. Adeno%a (leo%or,ik )iasan*a %uncul se)a+ai %assa tun++al.
De+enerasi %ali+na adeno%a (leio%or,ik terjadi (ada !C sa%(ai 17C. 9etastasisn*a
dida(atkan di kelenjar li%, le'er dan %un+kin ke (aru. Karsino%a (arotis serin+ %en*usu(
ke n.,asialis %en*e)a)kan (aral*sis. &u%or (arotis *an+ %en*e)a)kan (aral*sis n.,asialis
'arus dian++a( karsino%a (arotis.
1,!,B
&u%or ini tu%)u' la%)at, )er)atas te+as, ta%(ak )erka(sul /%enjadi dasar
tin++in*a keka%)u'an karena ka(sul serin+ disusu(i tu%or2, dan ukuran tidak %ele)i'i 6
c%.
B
!tiologi
Pen*e)a) neo(lasia u%u%n*a )ersi,at %ulti,aktorial. Be)era(a ,aktor *an+ dian++a(
se)a+ai (en*e)a)n*a *aitu )a'an ki%ia#i, ,isik, $irus, (arasit /ke+anasan )uli-)uli
nontransisional2, in,la%asi kronik /kolitis ulserati, atau (en*akit ?ro'n, karsino%a kulit2,
+enetik, 'or%on, +a*a 'idu(, serta (enurunan i%unitas. 4elain itu ri#a*at %enarc'e dini
dan %ulti(ara /%ela'irkan ! anak atau le)i'2 ju+a da(at %enin+katkan risiko kanker
kelenjar sali$a.
6, D
D
1. Karsino+en ki%ia#i
Ba'an ki%ia da(at )er(en+aru' lan+sun+ /karsino+en2 atau %e%erlukan akti$asi
terle)i' da'ulu /kokarsino+en2 untuk %eni%)ulkan neo(lasia. Ba'an ki%ia ini da(at
)eru(a )a'an ala%i /a,latoksin, ,u%onisin, %ikotoksin, (estisida ala%i2 atau )a'an
sintetik3se%isintetik *an+ %eru(akan )a'an antara. Ben:o/a2(iren, suatu (ence%ar
lin+kun+an )erasal dari (e%)akaran tak se%(urna (ada %esin %o)il dan atau %esin lain
/jela+a dan ter2, terkenal se)a+ai karsino+en )a+i 'e#an dan %anusia. Ada (enelitian *an+
%e%)uktikan )a'#a (ajanan de)u silika da(at %enin+katkan risiko kanker ini.
6, D
!. Karsino+en ,isik
4inar ionisasi da(at )ersi,at karsino+enik. Radiasi +elo%)an+ radioakti, serin+
%en*e)a)kan ke+anasan, ter)ukti den+an %enin+katn*a insidens ke+anasan di daera' *an+
terkena radiasi, se(erti >iros'i%a, Na+asaki dan ?'erno)*l. Pekerja industri radiu%
)an*ak %enderita sarko%a tulan+ dan karsino%a (aru. Para dokter *an+ %elakukan
(e%eriksaan sinar te%)us tan(a (elindun+ tan+an ju+a )an*ak %enderita karsino%a kulit
tan+an. 4u%)er radiasi lainn*a )eru(a (ajanan ultra$iolet *an+ )erta%)a' )esar den+an
'ilan+n*a la(isan o:on (ada 'e%is,er )u%i )a+ian selatan.
D
Radiasi didu+a se)a+ai (en*e)a) uta%a dari kanker ini. 4a%a se(erti kelenjar
endokrin dan tu%or solid lain (ada ke(ala dan le'er, sinar ionisasi3radiasi tela' ter)ukti
%enin+katan risiko terkenan*a kanker kelenjar sali$a. 4eoran+ (asien *an+ %enda(at
tera(i radiasi ter'ada( kanker ke(ala dan le'er, insiden kanker kelenjar sali$a %enin+kat
se)an*ak =, kali dala% 11 ta'un (era#atan, dan karsino%a %ukoe(ider%oid %eru(akan
ti(e terserin+.
6
-. Karsino+en $iral
Be)era(a (enelitian %enda(atkan (eranan $irus A(stein-Barr dala% (erke%)an+an
tu%or kelenjar sali$a. Na%un %asi' )elu% diketa'ui a(aka' (eranan AB6 dise)a)kan
karena tin++in*a (re$alensi atau )ukan.
6
=. Faktor +enetik
Ber(eran (ada ke+anasan tertentu. Prinsi(n*a se%ua )a'an karsino+enik
%en*e)a)kan kerusakan rantai DNA sel, jika tidak di(er)aiki, akan %en+'asilkan sel )aru
*an+ tela' )eru)a'. Ke+anasan dala% suatu keluar+a u%u%n*a di(en+aru'i ole' +a*a
'idu( dan lin+kun+an /,aktor ki%ia#i atau ,isik2. 4elain %utasi +en, )iasan*a ju+a terjadi
ketidaksta)ilan +eno% *an+ %en*e)a)kan ti%)uln*a )er)a+ai ke+anasan di atas dala%
#aktu sin+kat.
1
B
. Peranan 'or%on
>or%on da(at %eru(akan (ro%otor ke+anasan1 (ern*ataan ini ter)ukti secara
eks(eri%ental %au(un secara klinis.
1
6. Faktor +a*a 'idu(
.a*a 'idu(, k'ususn*a (ola %akan, %eru(akan sala' satu (en*e)a) %ein+katn*a
risiko kanker. Asu(an kalori )erle)i'an, teruta%a *an+ )erasal dari le%ak )inatan+ dan
ke)iasaan %akan kuran+ serat %enin+katkan risiko )er)a+ai ke+anasan, teruta%a
karsino%a (a*udara dan karsino%a kolon.
1
Asa( rokok %eru(akan )a'an *an+ %en+andun+ )er)a+ai %aca% karsino+en.
Aki)at )uruk asa( rokok tidak tertandin+i ole' asa( atau )a'an ki%ia lain *an+ %ence%ari
udara. Pada kanker kelenjar sali$a, tu%or 5art'in )an*ak dite%ukan (ada (erokok.
1
D. Penurunan i%unitas
Penurunan i%unitas karena tindak kedokteran /iatro+enik2, %isaln*a ke%otera(i,
kortikosteroid jan+ka la%a, atau (en*inaran luas da(at %en*e)a)kan ke+anasan setela' 17
ta'un atau le)i'. ?onto' terserin+ *aitu li%,o%a %ali+na, leuke%ia, tu%or Ka(osi (ada
(enderita >I6.
D
!"idemiologi
Neo(las%a kelenjar sali$a jaran+ terjadi, 'an*a --6C dari tu%or ke(ala le'er, ter+olon+
jaran+ dala% (re$alensi 1 (er 7.777 (er ta'un. Insiden karsino%a kelenjar sali$a di
A%erika 4erikat *aitu 1,! (er 177.777, rata-rata )erusia 67 ta'un, ju%la' (enderita #anita
dan (ria sa%a. &u%or kelenjar liur %en+enai (arotis /BC2, su)%andi)ula /B-1C2,
kelenjar liur %inor /-BC2, dan su)lin+ual /E1C2. 9akin kecil kelenjar liur *an+ terkena,
%akin )esar ke%un+kinan ke+anasan. &u%or +anas (ri%er dida(atkan (ada -7C dari
tu%or kelenjar (arotis, 7C dari tu%or kelenjar su)%andi)ula, D7C dari tu%or kelenjar
su)lin+ual, dan 'a%(ir 177C (ada tu%or kelenjar liur kecil.
1, 6

Dari se%ua tu%or kelenjar sali$a, D7C adala' (ada tu%or (arotis. Dari tu%or
kelenjar (arotis, D7C adala' tu%or )eni+na, dan dari tu%or )eni+na D7C adala' adeno%a
(leo%or,ik.
!
Patofisiologi
Neo(las%a di%ulai den+an kerusakan DNA *an+ %eni%)ulkan (enin+katan akti$itas,
onko+en, (eru)a'an +en *an+ %en+atur a(o(tosis, dan inakti$asi +en su(resor tu%or
F
se'in++a sel ter(acu untuk terus )er(roli,erasi, ke'ilan+an kendali ter'ada( (roli,erasi sel,
ke'ilan+an ke%a%(uan %en+'entikan siklus sel, dan ke%a%(uan a(o(tosis. 4in+kat kata,
(ertu%)u'an sel neo(las%a le)i' ce(at )ertu%)u' dan %e%(er)an*ak diri tan(a da(at
dikendalikan. 4el ju+a ke'ilan+an ke%a%(uan untuk %e%(er)aiki DNA *an+ rusak serta
%en+ala%i +an++uan telo%er. 9ekanis%e (er)aikan +en *an+ rusak di%ulai den+an
(en+'entian siklus sel, (er)aikan DNA, ke%)ali ke siklus atau a(o(tosis jika kerusakan
DNA tidak )er'asil di(er)aiki.
1
Pada a#aln*a, (erta%)a'an ju%la' sel )erjalan secara eks(onensial /deret ukur2.
Akan teta(i, den+an se%akin )an*akn*a ju%la' sel, nutrisi dan (asokan oksi+en se%akin
)erkuran+, se'in++a (ertu%u)'an sel %ela%)at dan %endatar /(lateauin+2. 4e%akin
)erkuran+n*a oksi+en dan nutrisi ini %en*e)a)kan se)a+ian sel kanker %asuk (ada ,ase
istira'at .7. 4e)a+aikan sel kanker lainn*a )a'kan %asuk (ada ta'a( a(o(tosis atau
%en+ala%i nekrosis. Nekrosis serin+ terjadi di )a+ian sentral tu%or, se'in++a ti%)ul tanda
seru(a a)ses *an+ serin+ kali sala' ditera(i se)a+ai a)ses. Aki)at iske%ia, terjadi
(enin+katan +an++uan nutrisi intratu%or se'in++a sel kanker %en+'asilkan (rotein
tertentu, se(erti 6A.F /$ascular endot'elial +ro#t' ,actors2 serta )e)era(a (rotein lain,
untuk %eran+san+ (e%)entukan (e%)ulu' dara' )aru /neoan+io+enesis2.
1
4ecara klinis, (ada ta'a( a#al, terjadi inisiasi karena ada inisiator /:at
karsino+enik2 *an+ %e%ulai (ertu%)u'an sel *an+ a)nor%al. Inisiasi da(at )erlan+sun+
sela%a (ulu'an ta'un se)elu% ti%)ul +ejala atau tanda (en*akit. Bersa%aan den+an atau
setela' inisiasi, terjadi (ro%osi *an+ di(icu ole' (ro%otor se'in++a ter)entuk sel-sel *an+
(oli%or,is dan ana(lastik. Pe%)a#a (ro%otor %un+kin %eru(akan karsino+en *an+ sa%a
den+an (e%)a#a inisiator, teta(i serin+ kali )er)eda. 4elanjutn*a, terjadi (ro+resi *an+
ditandai den+an in$asi sel-sel +anas ke %e%)ran )asalis atau ka(sul. 4e%ua (roses ini
terjadi (ad ta'a( induksi tu%or. Perjalanan klinis ini sesuai den+an ta'a(an tejradin*a
ke+anasan %enurut %odel 6o+elstein dan Fearon.
1
4ala' satu si,at neo(las%a +anas adala' %a%(u %en+in$asi dan )er%etastasis jau'.
Kanker )ertu%)u' %elalui in,iltrasi, in$asi, (en+'ancuran, dan (enetrasi (ro+resi, ke
jarin+an sekitar. 4etela' sel %en+ala%i trans,or%asi sa%(ai %enunjukkan %or,olo+i dan
si,at )iolo+i *an+ +anas dan k'as, terca(ai ta'a( klinis den+an %ani,estasi dini )eru(a
karsino%a in situ *an+ tidak3)elu% in$asi,. 4elanjutn*a, tu%or )erke%)an+ %enjadi
karsino%a in,iltrati, *an+ da(at %en*e)ar ke %ana-%ana. Penderita )aru %en*adara
adan*a karsino%a (ada ta'a( terak'ir setela' ti%)ul +ejala atau tanda (en*akit +anas ini.
1
17
Proses %etastasis %eli(uti in$asi tu%or (ada siste% li%,atik, (e%)ulu' dara', atau
ron++a tu)u' *an+ diikuti ole' trans(ortasi dan (ertu%)u'an %assa sel tu%or sekunder *an
tidak )er'u)un+an den+an tu%or (ri%er. Keadaan ini %eru(akan satu-satun*a ciri (alin+
(entin+ *an+ %e%)edakan tu%or jinak dan tu%or +anas. Kecuali tu%or (ada otak dan
karsino%a sel )asal (ada kulit, 'a%(ir se%ua tu%or +anas %e%iliki ke%a%(uan untuk
%en+adakan %etastasis. 9etastasis terjadi le#at - jalur0
!
1. Pen*e)aran ke dala% ron++a tu)u'
Per)eni'an sel-sel tu%or (ada (er%ukaan ron++a (eritoneu%, (leura, (erikardiu%
atau su)araknoid.
!
!. In$asi ke siste% li%,atik
Kejadian ini diikuti ole' trans(ortasi sel-sel tu%or ke li%,onodi re+ional dan
ak'irn*a ke )a+ian lain tu)u'1 in$asi ke siste% li%,atik u%u% serin+ terjadi (ada
(en*e)aran a#al karsino%a. 9eski(un tu%or tidak %en+andun+ siste% li%,atik *an+
)er,un+si, saluran li%,e (ada )a+ian te(i tu%or ta%(akn*a suda' cuku( untuk
%e%uda'kan (en*e)aran li%,atik. 8i%,onodi (ada siste% (en+aliran cairan li%,e tu%or
kera(kali %e%)esar1 keadaan ini (ada se)a+ian kasus terjadi karena (ertu%)u'an sel-sel
tu%or %etastatik, kendati (ada se)a+ian kasus terjadi karena (ertu%)u'an sel-sel tu%or
%etastatik, kendati (ada se)a+ian kasus lainn*a )isa dise)a)kan ole' 'i(er(lasia li%,onodi
se)a+ai reaksi ter'ada( anti+en tu%or.
!
-. Pen*e)aran 'e%ato+en
Karena dindin+n*a *an+ le)i' ti(is, (e%)ulu' $ena le)i' serin+ diin$asi dari(ada
(e%)ulu' arteri dan %etastasis terjadi den+an %en+ikuti (ola aliran dara' $ena, karena itu,
da(at di(a'a%i )a'#a (aru dan 'ati %eru(akan te%(at %etastatik 'e%ato+enosa *an+
(alin+ serin+ dite%ukan, ju+a (ada otak dan tulan+.
!

4ta+in+ (en*akit dilukiskan den+an %en++unakan siste% &N9. >uru, &, N, dan 9
*an+ di+unakan %ela%)an+kan ukuran tu%or (ri%er /&2, (en*e)aran ke kelenjar re+ional
/N2, dan adan*a %etastasis jau' /92. Penentuan &N9 (ada %ulan*a didasarkan (ada
(e%eriksaan ,isik, teta(i den+an se%akin dala%n*a (en+eta'uan )iolo+i %olekuler *an+
turut )er(eran se)a+ai ,aktor (ro+nostik dan (rediktor, ko%(onen )iolo+i %olekuler %ulai
di%asukkan ke dala% siste% &N9. 4tatus &N9 serin+kali 'arus dilen+ka(i den+an
(e%eriksaan lanjut dan 'isto(atolo+ik.
1
Penentuan derajat di)uat )erdasarkan derajat di,erensiasi dan ju%la' %itosis di
dala% tu%or. Kanker di(ila' %enjadi kanker derajat I 'in++a I6 den+an ana(lasia *an+
11
terus %enin+kat. 4ecara u%u%, tu%or den+an derajat *an+ tin++i le)i' a+resi, dari(ada
tu%or den+an derajat renda'. Na%un (enentuan derajat )ukan cara *an+ se%(urna karena0
Ber)a+ai )a+ian daru tu%or *an+ sa%a da(at %e%(erli'atkan )er)a+ai derajat di,erensiasi
*an+ )er)eda, derajat tu%or da(at )eru)a' ketika tu%or terse)ut tu%)u'.

&a)el 1. 4iste% &N9 untuk Kanker Kelenjar 8iur 9a*or
%
&u%or Pri%er /&2
&; &u%or (ri%er tidak da(at dinilai
&7 &idak ada )ukti terda(at tu%or (ri%er
&1 &u%or GE! c%
&! &u%or !-= c%
&- &u%or H=c% disertai (en*e)aran ekstra(arenki%al
&=a &u%or %en*eran+ kulit, %andi)ula, saluran telin+a, dan3atau
n.,asialis
&=) &u%or %en*eran+ )asis kranii dan3atau la%ina (ter*+oideus
dan3atau %elukai a.carotis
Kelenjar 8i%,e Re+ional /N2
N; Kelenjar li%,e re+ional tidak da(at dinilai
N7 &idak ada (en*e)aran ke kelenjar li%, re+ional
N1 9etastasis (ada kelenjar li%, i(silateral tun++al, GE- c%
N! 9etastasis (ada kelenjar li%, i(silateral, --6 c%, atau %en+enai
kelenjar li%, %ulti(le tidak H 6c%, atau kelenjar li%,
)ilateral3kontralateral, tidak H 6 c%
N!a 9etastasis (ada kelenjar li%, i(silateral tun++al, --6 c%
N!) 9etastasis (ada kelenjar li%, i(silateral %ulti(el, E 6c%
N!c 9etastasis (ada kelenjar li%, )ilateral3kontralateral, E 6 c%
N- 9etastasis (ada kelenjar li%, H 6 c%
Anak 4e)ar Jau' 3 Distant 9etastasis /92
9; &idak da(at di(erikirakan adan*a anak se)ar
97 &idak ada )ukti %etastase jau'
91 Ada %etastase jau'
Pen++olon+an 4tadiu%
4tadiu% I &1 N7 97
4tadiu% II &! N7 97
4tadiu% III &- N7 97
&1 N1 97
&! N1 97
&- N1 97
4tadiu% I6 A &=a N7 97
&=a N1 97
&1 N! 97
&! N! 97
&- N! 97
&=a N! 97
4tadiu% I6 B &=) N 97
& N- 97
4tadiu% I6 ? & N 91
1!
&ejala Klinis
Kanker (arotis di%ulai se)a+ai (e%)en+kakan di )a#a' sudut ra'an+ *an+ jika )erta%)a'
)esar, %e%)uat daun telin+a teran+kat. &idak ada rasa n*eri atau kelu'an lain. Ini karena
kanker %eru(akan sesuatu *an+ tu%)u' dia%-dia% tan(a rasa n*eri dan tidak
%eni%)ulkan kelu'an lain. 4a%(ai ak'i%*a %i%ik di )ela'an #aja' se)ela' )erkuran+
dan 'ilan+ sa%a sekali1 %ata tidak la+i da(at %enutu( den+an )aik1 sudut %ulut turun dan
+erakan di )ela'an *an+ terkena %en+'ilan+1 )ela'an #aja' *an+ terkena seakan-
akanI%atiI1 dise)a)kan ole' kelu%(u'an otot #aja'. 4ara, *an+ %e%asok otot #aja', sara,
otak ketuju' /sara, ,asialis2 *an+ )erjalan %elintan+ le#at kelenjar (arotis, suda'
di+ero+oti ole' kanker.
F
Penatalaksanaan
4esuda' (enentuan dia+nosis %elalui )io(si ditentukan, tera(in*a adala' )eda' radikal.
Pendekatan )eda' (ada kelenjar sali$a adala' )erdasarkan du+aan )a'#a lesi itu %ali+na.
9asala' uta%a iala' adan*a ner$us ,asialis (ada kelenjar (arotis. Jika tidak ada )ukti
keterli)atan ner$us, tu%or 'arus dieksisi den+an lo)ekto%i su(er,isialis den+an
%en*isakan ner$us. Jika tu%or adala' %ali+na, %aka dianjurkan (arotidekto%i total
den+an %en*isakan ner$us, #alau ini adala' (rosedur sedikit de%i sedikit. Keterli)atan
ra%us ner$us atau seluru' ner$us %e%)utu'kan (en+an+katan. &u%or )eni+na den+an
)atas *an+ te+as da(at dian+kat den+an lo)ekto%i su(er,isialis. Keterli)atan lo)us
(ro,unda %e%)utu'kan (arotidekto%i totalis. Ko%(likasi )eda' )eru(a0 ?edera ca)an+
n.,acialis. ?edera ca)an+ ke %.or)ikularis okuli %en+aki)atkan %ata tidak da(at %enutu(,
sedan+kan cedera ca)an+ ke %ulut %en*e)a)kan kelu%(u'an sudut %ulut *an+
%en*e)a)kan liur terus keluar dari sudut %ulut.
!, D
Rekonstruksi sara, da(at dilakukan den+an +ra,t sara, inter(osisi, *aitu (ene%(atan
se+%en ner$us *an+ direseksi %en++unakan can+kok sara,, untuk %ence+a' ti%)uln*a
sekuele *aitu kelu%(u'an ner$us ,asialis.
!
Pasien %ana(un *an+ ta%(il den+an li%,adeno(ati ser$ikalis 'arus
di(erti%)an+kan untuk diseksi le'er %au(un reseksi tu%or (ri%er. 8e'er *an+ secara
klinis nodusn*a (ositi, dio)ati den+an diseksi le'er *an+ sesuai. Diseksi le'er elekti, atau
(ro,ilakti, tidak serin+ di)utu'kan se(erti (ada ke+anasan le'er dan ke(ala lainn*a.
Karsino%a %ukoe(ider%oid derajat tin++i atau karsino%a sel skua%osa, dan
1-
adenokarsino%a derajat tin++i adala' (en+ecualian *an+ %e%erlukan diseksi le'er
i(silateral.
!, D
Ke%otera(i neoadju$an atau adju$an tela' ter)ukti e,ekti, (ada ke+anasan kelenjar
sali$a. Na%un, tera(i radiasi (ascao(erasi cuku( e,ekti,. .er)an+ radiasi 'arus ter%asuk
te%(at (e%)eda'an, ,ora%en o$ale, )asis kranii, dan le'er i(silateral. &era(i radiasi
(ascao(erasi adju$an ta%(akn*a %e%)antu karsino%a adenoid kistika dan adeno%a
(leo%or,ik.
!
Kom"likasi
1. Dis,un+si3kelu%(u'an n.,asialis, se'in++a %i%ik #aja' %en+'ilan+, tidak da(at
%enutu( %ata, dan 'ilan+n*a ,un+si n.,asialis lainn*a.
F
!. 9etastase
!
Prognosis
Reseksi adekuat lesi +landula sali$aria jinak %e%)erikan an+ka (en+endalian FD-FBC.
Kanker %ukoe(ider%oid tin+kat renda' dari +landula sali$aria dan karsino%a sel asinus
da(at ditera(i den+an )aik. Karsino%a sel skua%osa, tu%or +anas ca%(uran, serta kanker
%ukoe(ider%oid tin+kat tin++i kuran+ da(at dise%)u'kan, den+an kelan+sun+an 'idu(
ta'un dala% rentan+ 7C, an+ka rekurensi !C. Kanker kistik adenoid le)i' indolen,
teta(i kelan+sun+an 'idu( 17 ta'un keseluru'an renda' /17-!C2.
D
Pen#egahan
Pence+a'an untuk karsino%a kelenjar sali$a )elu% diketa'ui secara s(esi,ik, na%un
(ence+a'an kanker (ada u%u%n*a )eru(a0
17
1. 9en+onsu%si %akanan se'at0 Bua'-)ua'an, sa*uran, dan diet renda' le%ak
da(at %ence+a' ti%)uln*a kanker se)esar !7C.
17
!. Akti$itas ola'ra+a0 Jalan ce(at %ini%al -7 %enit (er'ari den+an ,rekuensi --
kali (er%in++u, da(at %ence+a' )er)a+ai (en*akit, ter%asuk kanker.
17

-. &idak %erokok0 Rokok %eru(akan 13- (en*e)a) kanker, conto'n*a kanker (aru,
ju+a kanker kelenjar sali$a *aitu tu%or 5art'in.
17
=. 6ita%in A, ?, dan A se)aikn*a dikonsu%si se)a+ai antioksidan.
17
1=
. Deteksi dini0 4elain :at karsino+enik, kanker ju+a da(at diturunkan secara
+enetik. 9aka jika %e%iliki kera)at *an+ terkena kanker, le)i' )aik seluru' an++ota
keluar+a di(eriksa untuk %endeteksi kanker secara dini.
17
6. 9en+'indari (a(aran radiasi. 9aka disarankan untuk %elakukan ront+en +i+i
se%ini%al %un+kin, teruta%a (ada anak kecil. Ke)an*akan tu%or +anas terjadi di (arotis,
karena kelenjar luda' (eka ter'ada( sinar (en+ion.
F

Kesim"ulan
Berdasarkan skenario, (asien terse)ut %enderita karsino%a kelenjar (arotis disertai
%etastase (ada kelenjar li%,, se'in++a (asien )erada di stadiu% I6A.
Karsino%a (arotis %eru(akan karsino%a daera' ke(ala dan le'er *an+ cuku(
jaran+ terjadi. .ejala klinis *an+ k'as )eru(a (e%)en+kakan (ada daera' kelenjar (arotis,
se'in++a terjadi ele$asi dari telin+a i(silateral. Bentuk ko%(likasi *an+ (alin+ ditakutkan
*aitu kerusakan n.,asialis, karena lokasi se)a+ian )esar kelenjar sali$a )erdekatan den+an
n.,asialis. Penatalaksanaan *an+ (alin+ te(at )eru(a tindakan )eda'.
Daftar Pustaka
1. 4ja%su'idajat R, Jon+ 5D. Buku ajar il%u )eda'. Adisi ke -. Jakarta0 A.?1 !717.
'.=6D-D7.
!. 4c'#art: 4I, 4'ires .&, 4(enser F?, >usser 5?. Intisari (rinsi(-(rinsi( il%u )eda'.
Adisi ke 6. Jakarta0 A.?1 !77=. '. !6-F.
-. 4#art: 9>. Buku ajar dia+nostik ,isik. Jakarta0 A.?1 !71!. '. B--, 1==.
=. .leadle J. At a +lance ana%nesis dan (e%eriksaan ,isik. Jakarta0 A.?1 !77. '.1FB.
. Ro))ins, ?otran. Buku saku dasar (atolo+is (en*akit ro))ins J cotran. Adisi ke D.
Jakarta0 A.?1 !77F. '. 1D=-,!7=-
6. .enden A9, 6ar$ares 9A. >ead and neck cancer. Ne# Kork0 &'ie%e 9edical
Pu)lis'er,Inc1 !77B. '.176,D,F.
D. 4a)iston D?. Buku ajar )eda'0 jilid !. Adisi ke Jakarta0 A.?1 !71-. '.-=!--.
B. Ku%ar 6, ?otran R4, Ro))ins 48. Buku ajar (atolo+i ro))ins0 $olu%e !. Adisi ke D.
Jakarta0 A.?1 !77D. '.61--.
F. Jon+ 5D. Kanker, a(aka' itu< Jakarta0 Pener)it Arcan1 !77. '. !=F-7.
17. &a(an A. Kanker, antioksidan dan tera(i ko%(le%enter. Jakarta0 P& Ale; 9edia
Ko%(utindo1 !77. '. 6-B.
1