Anda di halaman 1dari 20

Asma Bronkial pada

Anak
Kelompok A6
Skenario 4
Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dibawa ke
poliklinik RS karena sering batuk sejak 3 bulan yang lalu.
Batuk terutama terjadi pada malam hari dan tidak
disertai demam. Pasien telah sering dibawa berobat ke
puskesmas namun tidak banyak mengalami perubahan.
Seminggu terakhir, batuk pilek yang dialami anak
semakin sering. Pada pemeriksaan fisik ditemukan
takipneu dan pada auskultasi paru terdengar mengi
(wheezing).
Identifikasi Istilah yang Tidak
Diketahui
Tidak ada
Rumusan Masalah
Anak laki usia 6 tahun batuk sejak 3 bulan
yang lalu terutama pada malam hari, tidak
disertai demam, seminggu terakhir batuk
pilek semakin sering, ditemukan takipneu
dan mengi (wheezing).
Analisis Masalah

Batuk 3 bulan yg lalu
terutama malam hari,
idak disertai demam,
seminggu terakhir
batuk pilek semakin
sering, takipneu dan
wheezing (+)
Anamnesis
PF dan PP
Diagnosis
banding
Diagnosis
kerja
etiologi epidemiologi Patogenesis
Penatalaksanaan
Manifestasi klinis
Komplikasi
Pencegahan
Prognosis
Hipotesis
Anak laki-laki usia 6 tahun mengeluh batuk
sejak 3 bulan yang lalu, demam (-), batuk pilek,
takipneu dan wheezing (+) disebabkan oleh
asma bronkial.

Anatomi Pernafasan
Anamnesis
Auto-anamnesis
Allo-anamnesis
1. Identitas
2. Keluhan utama
3. Riwayat penyakit sekarang
4. Riwayat penyakit dahulu
5. Riwayat penyakit keluarga
6. Riwayat pribadi dan sosial

Pemeriksaan Fisik
Inspeksi
Bentuk dinding dada dan
tulang belakang
Jaringan parut (radioterapi
atau pembedahan)
Laju dan irama pernafasan
Pergerakan dinding dada
Palpasi
Periksa adanya nyeri tekan
Posisi denyut apeks
Ekpansi dinding dada

Perkusi
Periksa adanya bunyi
hiperresonansi
Auskultasi
Dengarkan suara nafas,
pernafasan bronkial dan
suara tambahan
Periksa resonansi vokal
dan fremitus vokal

Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan uji faal paru
Pemeriksaan radiologi (normal)
Pemeriksaan uji tuberkulin
Pemeriksaan tes kulit : untuk mencari faktor
alergi
Spirometri : menunjukkan adanya obstruksi
jalan nafas reversibel
Uji kecepatan aliran puncak ekspiratoir
(APE)

Asma bronkial Bronkiolitis akut Pneumonia
-Batuk
-Nafas sesak (dispnea)
terlebih pada saat
mengeluarkan nafas
(ekspirasi)
-Wheezing
-Nafas dangkal dan cepat
-Ronkhi
-Retraksi dinding dada
-Pernafasan cuping
hidung
-Hiperinflasi toraks (dada
seperti gentong)

-pilek encerbatuk
-bersin-bersin
-kadang-kadang demam
-batuk paroksimal
-mengi
-dispneu
-iritabel
-napas cuping hidung
-penggunaan otot
pernapasan tambahan
-retraksi
-kadang-kadang sianosis
-hiperinflasi paru (Hepar
dan lien teraba)
-ronki pada akhir inspirasi
dan awal ekpirasi
-Ekpirasi memanjang
-mengi kadang-kadang
terdengar dengan jelas

-demam
-sakit kepala
-gelisah, malaise
-penurunan nafsu makan
-keluhan gastrointestinal
seperti mual, muntah
atau diare
-batuk (nonproduktif /
produktif)
-sesak napas
-retraksi dada
-napas cepat/takipnea
-napas cuping hidung
-air hunger
-merintih/grunting
-sianosis.

Working Diagnosis
Asma Bronkial
Asma : mengi berulang atau batuk persisten.

Etiologi :
a. Faktor predisposisi : genetik
b. Faktor presipitasi : alergen, perubahan cuaca,
stress, olahraga.

Epidemiologi :
Tersering dijumpai pada anak-anak.
.
Patogenesis
Manifestasi Klinis
Gejala awal asma :
1.Adanya pencetus gejala
2.Gangguan ISPA ringan
3.Mengi pada ekspirasi

Gejala klasik dari asma :
sesak nafas, mengi ( wheezing ), batuk,
sebagian penderita merasa nyeri di dada.

Derajat Serangan Asma
Berdasarkan frekuensi :
1. Asma episodik yang jarang
2. Asma episodik sering
3. Asma kronik atau persisten

Berdasarkan beratnya serangan :
1. Ringan
2. Sedang
3. Berat

Penatalaksanaan
Quick relief :
mengatasi eksaserbasi akut asma (bronkodilator)
Beta agonis aksi pendek, antikolinergik dan kortikosteroid
sistemik
Pemulihan cepat dari eksaserbasi akut
Medikasi kontrol jangka panjang :
kortikosteroid inhalasi
cromolyn sodium
nedocromil
beta agonis jangka panjang
methylxantine
leukotrien antagonis

Komplikasi
1. Emfisema
2. Atelektasis
3. Bronkoekstasis
4. Bronkopneumonia
5. Asimatikus

Pencegahan
Menghindari faktor pencetus asma
Identifikasi dan penghindaran alergen
Penghindaran terhadap paparan tungau
debu rumah, hewan-hewan peliharaan,
dan faktor pekerjaan.


Kesimpulan
Hipotesis di terima, laki-laki usia 6 tahun batuk
sejak 3 bulan yang lalu terutama pada malam
hari dan tidak disertai demam, seminggu
terakhir batuk pilek yang dialami anak semakin
sering dan pada pemeriksaan fisik ditemukan
takipneu dan wheezing pada auskultasi
disebabkan oleh asma bronkial.