Anda di halaman 1dari 3

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK PADA LANSIA UNTUK MENCEGAH DIMENSIA

DENGAN SENAM OTAK


A. Tujuan :
1. Tujuan Umum
Setelah mengikuti kegiatan terapi aktivitas kelompok, lansia dapat meminimalaisir
demensia.
2. Tujuan Khusus
Setelah mengikuti kegiatan senam otak lansia mampu melatih konsentrasi untuk
memusatkan perhatian sesuai petunjuk yang diberikan.
B. Latar belakang
Berdasarkan hasil observes selama bertugas di Desa Karanglo Lor, Klien kelolaan
didapatkan 40% mempunyai resiko dimensia. Dari fenomena tersebut kelompok tertarik
untuk melakukan terapi aktivitas kelompok dengan terapi pendengaran.
C. Landasan Teori
Dimensia merupakan kondisi gangguan fungsi intelektual dan kemampuan ingatan.
Dimensia dianggap sebagai penyakit penuaan, banyak anggapan masyarakat bahwa lansia
itu cenderung akan pikun dan terjadi gangguan dalam berfikir sehingga tidak bisa
berproduktivitas lagi. Kondisi ini tentu saja menarik untuk dikaji dalam kaitannya dengan
masalah dimensia.betapa besar beban yang harus ditanggung oleh negara atau keluarga jika
masalah dimensia tidak disikapi secara tepat dan serius, sehubungan dengan dampak yang
ditimbulkannya. Mengingat bahwa masalah dimensia merupakan masalah masa depan
menyangkut kualitas hidup seseorang yang mau tidak mau akan dihadapi dan memerlukan
pendekatan holistik karena umumnya lanjut usia (lansia) mengalami gangguan berbagai
fungsi organ dan mental.
D. Kriteria klien
1. Klien yang cukup kooperatif.
2. Klien yang mengerti bahasa indoneesia.
3. Klien dengan usia diatas 50 tahun.
E. Proses seleksi
1. Berdasarkan kriteria klien yang telah ditetapkan.

2. Melakukan kontrak dengan klien untuk mengikuti aktivitas yang akan dilaksanakan serta
menanyakan kesediaaannya.
F. Uraian Struktur Kelompok
1. Hari/tanggal : Kamis, 27 Maret 2014
2. Tempat:
3. Waktu
:
4. Lama kegiatan :
a. Pembukaan dan perkenalan (5 menit)
b. Menjelaskan tujuan TAK (5 menit)
c. Menjelaskan aturan main TAK (5 menit)
d. Pelaksanaan TAK (30 menit)
e. Pemberian reinforcement (5 menit)
f. Evaluasi (5 menit)
g. Penutup (5 menit)
5. Jumlah peserta
: 9 orang
6. Perilaku yang diharapkan dari kelompok klien
a. Klien dapat melatih konsentrasi.
b. Klien dapat mengulangi kembali kalimat yang dibisikan dalam kelompok.
c. Klien dapat membina kekompakan kelompok selama kegiatan berlangsung.
d. Klien tidak meninggalkan kelompok pada saat kegiatan.
G. Pengorganisasian
Leader
: Ardika Andrianyah
Co-leader
: Evi Cerlina
Fasilitator
: 1. Yusiani
2. Angga Dita Pratama
Observer

: 1. Dian Meirani
2. Ernalda Adam F.

Operator

: Candra

Dokumentator

H. Metode dan Media


Metode
: ceramah dan senam otak
Alat dan media : laptop
I. Uraian Pembagian Tugas
1. Leader
a. Membacakan tujuan dan laporan kegiatan terapi aktivitas kelompok sebelum kegiatan
dimulai
2. Co-leader
3. Fasilitator

4. Observer
5. Operator
6. Dokumentator
J. Proses Pelaksanaan
K. Antisipasi Masalah
L. Denah Ruang
M. Kriteria Evaluasi