Anda di halaman 1dari 47

HUMAN REPRODUCTION

1. OBSTETRICS
2. GYNECOLOGY
3. FAMILY PLANNING
4. INFERTILITY
5. SOCIAL OBSTETRICS
ILMU YANG MEMPELAJARI ALAT DAN
FUNGSI REPRODUKSI, BAIK PADA
LAKI-LAKI MAUPUN PEREMPUAN,
YANG MERUPAKAN BAGIAN
INTEGRAL DARI SISTEM TUBUH
MANUSIA LAINNYA, SERTA
HUBUNGANNYA SECARA TIMBAL
BALIK DENGAN LINGKUNGANNYA

IRENE MARIA ELENA DR. SPOG.
FRIZAR IRMANSYAH DR. SPOG.
SETIAWAN ASLIM DR. SPOG.
EDWIN PERDANA DR. SPOG
EDWIN BONAVILLE DR, SPOG
1. Williams Obstetrics 23nd Ed.
McGraw Hill
2. Ilmu Kebidanan edisi terakhir.
Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Jakarta
3. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan
Neonatal
Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo
bekerjasama dengan JNPKKR/POGI dan JHPIEGO
4. Danforths Obstetrics and Gynecology 9th Ed.
Lippincot Williams & Wilkins
5. Berek & Novaks Gynecology 14th Ed.
Lippincott Williams & Wilkins
6. Williams Gynecology 1st Ed.
McGraw-Hill

OBSTETRI
OBSTETRICS IS THE BRANCH OF MEDICINE THAT
DEALS WITH PARTURITION, ITS ANTECEDENTS
AND ITS SEQUELS.

OBSTETRI ADALAH CABANG ILMU KEDOKTERAN
YANG MEMPELAJARI KEHAMILAN, PERSALINAN
DAN NIFAS.

(MANAJEMEN KEHAMILAN, PERSALINAN DAN
NIFAS, BAIK DALAM KEADAAN NORMAL MAUPUN
ABNORMAL).
EVERY PREGNANCY BE WANTED AND
THAT IT CULMINATE IN A HEALTHY
MOTHER AND A HEALTHY BABY.

MEMBAWA IBU DAN ANAK DENGAN
SELAMAT MELALUI KEHAMILAN,
PERSALINAN DAN NIFAS DENGAN
KERUSAKAN YANG SEKECIL-KECILNYA.
KEHAMILAN (GRAVIDITAS) ADALAH KEADAAN
YANG DIMULAI DENGAN PEMBUAHAN
(KONSEPSI) SAMPAI PERSALINAN.

PERSALINAN(PARTUS) ADALAH PROSES
PENGELUARAN BAYI DARI BADAN IBU.

NIFAS(PUERPERIUM) ADALAH MASA SETELAH
PERSALINAN YANG DIPERLUKAN UNTUK
PULIHNYA ALAT KANDUNGAN SAMPAI
KEADAAN SEBELUM HAMIL.
BIRTH RATE(ANGKA KELAHIRAN) =
JUMLAH KELAHIRAN HIDUP PER 1000
PENDUDUK 200(2010 = 2000)
FERTILITY RATE(ANGKA KESUBURAN)=
KELAHIRAN HIDUP SETIAP 1000 WANITA USIA 15-
44 TAHUN40(2005)
NEONATAL DEATH(ANGKA KEMATIAN
NEONATAL) = KEMATIAN ANAK LAHIR HIDUP
SAMPAI USIA 4 MINGGU
PERINATAL MORTALITY RATE=JUMLAH
KELAHIRAN MATI + KEMATIAN NEONATAL PER
1000 KELAHIRAN HIDUP......32(2013)
MATERNAL MORTALITY RATIO =
KEMATIAN IBU SEBAGAI AKIBAT
PROSES REPRODUKSI PER 100000
KELAHIRAN HIDUP.291(2005)
228(2008)
359 (2013)
LAJU PERTUMBUAN PENDUDUK
INDONESIA 1,49% (2000)
1.1 % (2010)

JUMLAH PENDUDUK INDONESIA TAHUN
2005 219,898,300
tahun 2010 ..............................237.560.000
JUMLAH KELAHIRAN HIDUP PER TAHUN
(2010)..........................................4,751,200
JUMLAH KEMATIAN IBU PER TAHUN
228X47,5=10,830
KEMATIAN IBU PER BULAN = 902,5
TIAP HARI : 30.08
PERTOLONGAN PERSALINAN
OLEH TENAGA MEDIK

Kehamilan (graviditas) : adalah keadaan
yang dimulai dengan pembuahan(konsepsi)
sampai persalinan.

Persalinan(partus) : adalah proses
pengeluaran bayi dari badan ibu.

Nifas(puerperium) : adalah masa setelah
persalinan yang diperlukan untuk pulihnya alat
kandungan sampai keadaan sebelum hamil.
Neonatal death (Kematian Neonatal) =
kematian anak lahir hidup sampai usia 4
minggu
Early neonatal death = kematian bayi sampai
umur 7 hari
Late neonatal death = kematian bayi sesudah
umur 7 hari sebelum umur 29 hari

Perinatal Mortality Rate (Angka Kematian
Perinatal) = jumlah kelahiran mati + kematian
neonatal per 1000 kelahiran hidup.
Di Indonesia ............................. 40(2005)
Maternal Mortality Ratio (Angka Kematian
Ibu) = kematian ibu sebagai akibat proses
reproduksi per 100000 kelahiran hidup
Angka Kematian Ibu di Indonesia....228(2008)
Mmr di Swedia ........................ 5,7(2008)
di Britania ............................. 12,1(2008)
di USA ................................ 20,8(2008)
di Sierra Leone ................ 12500(2008)
Population Growth (Laju pertumbuan penduduk) =
Jumlah kelahiran dikurangi kematian dalam persen
di Indonesia........................ 1,49% (2000)
1.1 % (2010)
Perinatal period = Periode antara lahirnya bayi
dengan berat 500 gram keatas sampai 28 hari. ( 20
minggu keatas)
Birth = Keluarnya badan bayi dari tubuh ibu tanpa
mempedulikan apakah tali pusat sudah dipotong atau
belum. Bila beratnya kurang dari 500 gram dianggap
sebagai abortus.
Birthweight = Berat neonatus yang ditentukan segera
setelah lahir atau secepatnya keadaan
memungkinkan. Dinyatakan dalam satuan gram.
Birth rate = Jumlah kelahiran hidup per 1000
penduduk.
Fertility rate = Jumlah kelahiran hidup per
1000 wanita berumur antara 15 sampai 44
tahun.
Live birth = Kelahiran hidup. Setelah lahir
ada tanda kehidupan yaitu bayi bernapas
atau jantung berdenyut atau gerakan spontan
otot volunter.
Stillbirth (Fetal Death=Kelahiran Mati) =
Tiadanya tanda kehidupan pada waktu anak
lahir
Infant Mortality Rate ( Angka Kematian Bayi) =
jumlah kematian bayi per 1000 kelahiran hidup
Low Birth-weight ( Bayi Berat Lahir Rendah) =
Bayi yang lahir dengan berat kurang dari 2500
gram.
Very-low-birthweight (Bayi Berat Lahir Sangat
Rendah) = Bayi yang lahir dengan berat kurang dari
1500 gram.
Extremely-low-birthweight (Bayi Berat Lahir
Extra Rendah) = Bayi yang lahir dengan berat
kurang dari 1000 gram.
Term Neonate ( Bayi lahir cukup bulan) = Bayi
lahir pada umur kehamilan 37 minggu sampai 42
minggu ( 260-294 hari).
Preterm neonate ( Bayi lahir prematur) =
Bayi yang lahir sebelum umur kehamilan 37
minggu (hari ke 259).
Postterm neonate ( Bayi lahir postmatur) =
bayi yang lahir setelah minggu ke 42 ( mulai
dengan hari ke 295.
Abortus = janin atau embryo yang dikeluarkan
dari uterus pada paruh pertama kehamilan -
kehamilan 20 minggu atau kurang - berat 500
gram atau kurang.

Induced termination of Pregnancy ( Penghentian
kehamilan dengan induksi) = Penghentian
kehamilan intra uterine dengan tujuan mengeluarkan
janin yang akan lahir mati. Dalam istilah ini tidak
termasuk pengeluaran sisa hasil konsepsi setelah
janin mati.
Direct Maternal Death ( Kematian Ibu Langsung )
= Kematian ibu akibat komplikasi kehamilan,
persalinan atau puerperium, serta akibat intervensi,
kelalaian, pengobatan yang salah atau serangkaian
kejadian sebagai akibat berbagai faktor diatas.
Sebagai contohnya ialah perdarahan akibat ruptura
uteri.
OBSTETRI SOSIAL ADALAH ILMU YANG
MEMPELAJARI HUBUNGAN TIMBAL BALIK
ANTARA PROSES REPRODUKSI DAN
LINGKUNGANNYA, TERUTAMA
LINGKUNGAN SOSIAL.
OBSTETRI GINEKOLOGI SOSIAL ADALAH
ILMU YANG MEMPELAJARI HUBUNGAN
TIMBAL BALIK ANTARA ALAT DAN FUNGSI
REPRODUKSI DAN LINGKUNGANNYA,
TERUTAMA LINGKUNGAN SOSIAL

TUJUANNYA ADALAH UNTUK MENING-
KATKAN DERAJAT KESEHATAN,
KHUSUSNYA KESEHATAN REPRO-
DUKSI PEREMPUAN, DAN MEMPER-
SIAPKAN GENERASI PENERUS (SDM)
YANG BAIK, DALAM RANGKA
MELESTARIKAN UMAT MANUSIA.


DEFINISI :
"A SET OF INTERVENTIONS THAT
AIM TO IDENTIFY AND MODIFY
BIOMEDICAL, BEHAVIORAL, AND
SOCIAL RISKS TO A WOMAN'S
HEALTH OR PREGNANCY OUTCOME
THROUGH PREVENTION AND
MANAGEMENT."

AGAR WANITA MEMASUKI MASA
KEHAMILAN DALAM KESEHATAN YANG
OPTIMAL
MENGURANGI RISIKO TERULANGNYA
HASIL KEHAMILAN YANG TIDAK BAIK
MENCEGAH HASIL KEHAMILAN YANG
TIDAK BAIK

Personal and Family History
Medical History
Genetic Diseases
Reproductive History
Social History

Definisi
Kehamilan resiko tinggi adalah suatu
kehamilan yang memiliki resiko lebih besar
dari biasanya (baik bagi ibu maupun
banyinya), akan terjadinya penyakit atau
kematian sebelum maupun sesudah
persalinan.


IBU DENGAN TINGGI BADAN KURANG DARI 145 CM
BENTUK PANGGUL IBU YANG TIDAK NORMAL
UMUR IBU KURANG DARI 20 TAHUN ATAU LEBIH DARI 35
TAHUN
JUMLAH ANAK LEBIH DARI 4 ORANG (KEHAMILAN KE-5
DST)
ADANYA KESULITAN PADA KEHAMILAN ATAU
PERSALINAN YANG LALU
SERING TERJADI KEGUGURAN SEBELUMNYA
PENGIDAP DIABETES MELITUS.
PENGIDAP ANEMIA. .
PENGIDAP PENYAKIT JANTUNG.

DIABETES MELLITUS
EPILEPSY
GENETIC DISEASES :
1. Neural-Tube Defects (NTDs)
2. Phenylketonuria (PKU)
3. Thalassemias
4. Tay-Sachs Disease



PEMAKAI OBAT-OBATAN SEPERTI
PHENITOIN, LITHIUM, STREPTOMICYN,
ALCOHOL, DAN OBAT-OBAT YANG
KERJANYA MELAWAN ASAM FOLAT
(MISALNYA TRIAMTEREN ATAU
TRIMETHOPRIM).
INFEKSI VIRUS SEPERTI HERPES
SIMPLEKS, HEPATITIS VIRUS, INFLUENZA,
GONDONGAN, SIFILIS, RUBELLA,
VARISELA, TOKSOPLASMOSIS.
-

TEKANAN DARAH TINGGI
DIABETES MELLITUS
INFEKSI VAGINA OLEH BAKTERI BISA
MENYEBABKAN PERSALINAN PREMATURE DAN
KETUBAN PECAH SEBELUM WAKTUNYA.
DEMAM PADA TRIMESTER PERTAMA
MENYEBABKAN MENINGKATNYA KEMUNGKINAN
TERJADINYA KEGUGURAN DAN KELAINAN
SISTEM SARAF PADA BAYI
DEMAM PADA TRIMESTER TERAKHIR
MENYEBABKAN MENINGKATNYA KEMUNGKINAN
TERJADINYA PERSALINAN PREMATURE.

MATERNAL AGE
ADOLESCENT PREGNANCY
PREGNANCY AFTER AGE 35
ASSISTED REPRODUCTIVE TECHNIQUES
PATERNAL AGE
RECREATIONAL DRUGS AND SMOKING

DIET

EXERCISE

DOMESTIC ABUSE

EXPOSURE TO ENVIRONMENTAL
HAZARD
BAYI LAHIR PREMATURE
BAYI LAHIR DENGAN BBLR
ABORTUS
PERSALINAN TIDAK LANCAR
PERDARAHAN SEBELUM DAN SESUDAH
PERSALINAN
JANIN MATI DALAM KANDUNGAN
IBU HAMIL/BERSALIN MENINGGAL DUNIA
EKLAMPSIA/KEJANG-KEJANG.

Seluruh alat reproduksi wanita terletak dalam
rongga pelvik.
Dinding rongga pelvik terdiri atas bagian keras
(bony pelvic), yaitu tulang-tulang pelvik dan
bagian lunak yang terdiri atas ligamentum dan
jaringan otot
Alat reproduksi wanita dibagi menjadi 2 bagian
yaitu alat reproduksi luar (genital externa) dan
alat reproduksi dalam (genital interna).

MENURUT CALDWELL MOLLOY :

1. PANGGUL GYNECOID
2. PANGGUL ANDROID
3. PANGGUL ANTHROPOID
4. PANGGUL PLATYPELLOID
Vulva terletak dibawah mons pubis, diantara diantara
kedua labia majora dan di anterior bulbus perinei .
Vulva merupakan muara dari vagina.
Disebelah medial labium majus terdapat dua buah
labium minus yang bersama labium majus bersatu
dibagian caudal sebagai comissura posterior.
Kedua labium minus bersatu disebelah anterior pada
comissura anterior yang melindungi clitoris.
GENITAL INTERNA
TERDIRI DARI
UTERUS,
TUBA FALOPII
OVARIUM DAN
LIGAMENT2.
Ovarium adalah tempat produksi sel
telur (ovum).
Ukuran ovarium bervariasi, pada
umumnya berukuran 3,2 x 2,5 x 1 cm3.
Kedudukan uterus tidaklah tetap,
tergantung dari posisi tubuh, posisi
usus dan bentuk uterus.
Kedudukan cervix uteri tetap karena terikat oleh
ligamentum cardinale (penebalan ligamentum
latum).
Kedudukan corpus uteri tidak tetap karena tidak
adanya ligamentum yang menarik dengan ketat.
Ligamentum yang melekat pada uterus adalah
ligamentum latum yang tipis, (dua lapis peritoneum
yang terlipat), ligamentum rotundum, ligamentum
uterosacralis dan ligamentum cardinale
(Mackenrodt) dibagian bawah.
Ligamentum latum beserta bangunan yang terliput
didalamnya (tuba falopii) disebut parametrium.
Semua ligamentum itu berpasangan secara simetris
dikanan kiri uterus.
OVULASI
SIKLUS MENSTRUASI : PERUBAHAN PADA
ENDOMETRIUM
FERTILISASI
NIDASI