Anda di halaman 1dari 9

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

PENENTUAN NILAI SPF (SUN PROTECTING FACTOR)


EKSTRAK ETANOL N-HEKSAN DARI RICE BRAN (Oryza sativa)
SECARA IN VITRO DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

BIDANG KEGIATAN :
PKM PENELITIAN
Diusulkan oleh:
Mulyani G70111083 / 2011 (Ketua Pelaksana)
Pramita Putri G70111056 / 2011 (Anggota 1)
Nurul Wahidatullail G70112106 / 2012 (Anggota 2)

LATAR
BELAKANG
LATAR
BELAKANG
Masyarakat perkotaan banyak
yang tidak mengenal bekatul
apalagi mengetahui asalnya.
Bekatul (bran) adalah lapisan luar dari
beras yang terlepas saat proses
penggilingan gabah. Bekatul
umumnya berwarna krem atau coklat
muda.
Bekatul memiliki kandungan gizi yang
cukup tinggi dan ditambah komponen
bioaktif oryzanol. Gamma-oryzanol
melindungi terhadap sinar UV berlebih
dari matahari
Pada paparan sinar
matahari yang
berlebihan, sistem
perlindungan alamiah
tubuh tidak mampu
menahan radiasi
tersebut, sehingga
diperlukan
perlindungan
tambahan, diantaranya
menggunakan sediaan
tabir surya. Tabir surya
adalah bahan yang
dapat memantulkan
atau menyerap radiasi
sinar UV
RUMUSAN
MASALAH
Apakah bekatul memiliki nilai SPF (Sun
Protection Factor) yang dapat
dimanfaatkan sebagai sunscreen / tabir
surya?
LUARAN
YANG
DIHARAPKAN
Dapat digunakan sebagai bukti
ilmiah dalam pemanfaatan bekatul
(Oryza sativa) yang merupakan
limbah dari gabah sebagai sunscreen
/ tabir surya.
METODE
PENELITIAN
METODOLOGI
KERJA
Penentuan nilai
SPF (Sun
Protecting Factor)
Diukur absorbansinya pada spektrofotometer UV dengan
panjang gelombang 290-400 nm. Dilakukan replikasi triplo.
Etanol absolut
Kosnsentrasi
10, 20, 30, 40,
50 ppm
HASIL
Konsentrasi
Nilai SPF
UV B UV A
10 ppm 100,230 100,230
20 ppm 100,461 100,461
30 ppm 100,925 100,461
40 ppm 101,859 100,925
50 ppm 102,093 100,925
PERMASALAHAN
YANG DIHADAPI
Teknis
Organisasi
Pelaksana
Keuangan
TERIMA KASIH
WASSALAMUALAIKUM WR.WB