Anda di halaman 1dari 19

PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN KEUANGAN

1. PENDAHULUAN
Di dalam keadaan / situasi yang maju dan tidak terelakkan di Inggris Raya
(United Kingdom), juga terjadi di banyak negara lain di dunia, ini menjadikan alat dan
tekhnik untuk perencanaan dan pengendalian keuangan memerlukan satu penelitian
yang cermat. idang!bidang khusus seperti anggaran, dana yang terbatas dan studi
e"isiensi dicakup / dijelaskan dalam buku ini. #ujuannya ialah memberikan
gambaran / rangkuman dalam perencanaan dan pengendalian keuangan yang secara
luas$ tetapi tidak menyajikan tinjuan yang lengkap, tetapi hanyalah menguji /
memeriksa issue yang selekti". %udul / topic yang diuji adalah & 'erencanaan
Keuangan, 'enilaian 'royek, 'engendalian (nggaran, dan 'enggunaan #eknologi
In"ormasi.
2. PERMASALAHAN
Dalam organanisasi sektor s)asta yang tujuannya berorientasi sosial,
lingkungan hidup, pendidikan atau ekonomi masyarakat, rumusan dan perencanaan
pengendalian keuangan berbeda dengan organisasi komersial. #entu saja, sektor
publik menekankan bisnis yang mecakup seperti industri nasional, biarpun dalam
bidang ini selalu mengutamakan laba dan rekening keuangannya sangat berpengaruh
secara luas. %uga pada sektor pemerintah lebih tepat terpaksa harus
mempertimbangkan pembiayaan di sektor lain daripada keuntungan. Dalam situasi
ekonomi yang tak terelakkan, kasus perencanaan keuangan tidak selalu jelas, maka
adil mengatakannya mengapa perlu ada perencanaan keuangan secara kontinyu.
*
3. PEMBAHASAN
+elama tahun *,-.an dan *,/.an telah terjadi peningkatan yang signi"ikan
mengenai perencanaan dan pengendalian pada sektor publik, dan telah nampak
peningkatan adanya tekhnik dan sistem baru untuk mempromosikan pendekatan yang
rasional pada manajemen sektor publik$ seperti& 'rogram +istem 'erencanaan
(nggaran, (nalisis 0aba, dan (nggaran erimbang. #elah ada eksperimen mengenai
pendekatan diatas khususnya di (merika dan Inggris Raya. anyak yang dipelajari
dari kesuksesan dan kegagalannya. (pa yang dianggap berman"aat sekarang ialah cara
dari beberapa pendapat mengenai sistem dan tekhnik yang ditetapkan pada tahun
*,-.an dimana belanja sektor publik meningkat sekarang tetap 1bergerak/berputar,
yang mana merupakan bentuk marginal sebagai solusi peningkatan belanja sektor
public pada era *,2.an. 3ungkin sebagai contoh yang jelas pada +istem In"ormasi
3ilik 3enteri, diperkenalkan oleh 3r 3ichael 4eseltine ketika menjabat +ekretaris
5egara bidang 0ingkungan 4idup, dan 3anajemen Keuangan 5egara. Keduanya
berjalan bersama sebagai satu proses selama *.!*6 tahun lebih cepat, khususnya pada
'emerintah 0okal.
+ebelum menandai pendekatan untuk meningkatkan perencanaan dan
pengendalian yang mungkin menjadi pertimbangan baik, perlu ditekankan bah)a satu
pelajaran penting dari eksperimentasi pada tahun *,-.an dan *,/.an, bah)a ada
beberapa jika ada obat mujarab. 'erubahan dalam struktur atau +istem 3anajemen
atau #ekhik dimana dalam hal semacam itu, nampaknya mempromosikan e"isiensi dan
e"ekti7itas yang besar yang sedang dicari. #entu, yang diperkenalkan dengan tepat
8
atau tidak cukup, maka hal ini mengurangi e"isien dan e"ekti7itas. 'erhatian perlu
diutamakan, untuk meninjau hal jangka pendek jika ada, dan berikutnya memutuskan
hal yang dilakukan, dan perubahan skala prioritas. (kan terjadi biaya yang besar
karena adanya perubahan, dan ini harus diseimbangkan dengan harapan tercapainya
laba.
+ehubungan dengan perencanaan dan pengendalian pemerintahan
seringkali diperdebatkan karena masa jabatan politisi adalah 9!6 tahun dan biasanya
pada pemerintah local )aktunya kurang daripada itu karena pemilihan umum, mereka
hanyalah jabatan jangka pendek. 4al inilah yang membuat keterbatasan untuk
meningkatkan perencanaan dan pengendalian. Ini sering terjadi tapi tidak dapat
disamaratakan. anyak politisi yang mempunyai tujuan jangka panjang, bisa
dimengerti pada beberapa jabatan. 'erlu juga dipaparkan bah)a pejabat apakah
kebetulan atau terencana berkonsentrasi pada kasus jangka pendek, dan membuat sulit
bagi mereka untuk meninjau ke jangka panjang.
Perencanaan Keuangan
Dalam situasi ekonomi yang tak terelakkan, kasus perencanaan keuangan
tidak selalu jelas, maka adil mengatakannya mengapa perlu ada perencanaan
keuangan secara kontinyu.
'erlu membuat pada tahap a)al perbedaan yang jelas antara perencanaan
keuangan dan anggaran. Ini merupakan dua proses yang terpisah yang berbeda tujuan
dan kebutuhannya. 5amun, keduanya mempunyai batasan )aktu, perencanaan
keuangan cenderung direncanakan lebih dari satu tahun kedepan, disamping itu
kebanyakan perencanaan anggaran hanya mencakup satu tahun dan bahkan lebih.
:
+ekalipun, perencanaan keuangan dan anggaran berbeda, namun sering
berhubungan, dan biasanya saling tumpah tindih dalam pelaksanaannya. +ecara lokasi
perencanaan keuangan memberi bingkai kerja dan kebijakan untuk merinci anggaran.
(nggaran bisa dilakukan tanpa melalui perencanaan keuangan yang e"ekti", tetapi
perencanaan keuangan perlu berhubungan/berdampak pada anggaran jika ini e"ekti".
Dengan "akta bah)a perencanaan keuangan melihat kedepan yang
dihadapkan dengan ketidakpastian, beberapa komentator memperdebatkan bah)a
perencanaan keuangan tidak berman"aat. Katanya dengan tegas, bah)a in"lasi tidak
dapat diprediksi *8 bulan kedepan, jadi kita tidak tahu sumber apa yang ada untuk
tahun berikutnya (;aransi 'emerintah, #ingkat +uku unga, 'ungutan/iaya,dll), dan
pengaruh politik secara lokal dan nasional bisa mempengaruhi arah kebijakan.
agaimana, seorang ahli melihat ke depan :,6 atau *. tahun secara tepat< (nggaran
harus ditetapkan sebagai salah satu kendaraan dalam perencanaan.
Ini merupakan argumentasi yang persuasi", tetapi melangkahi beberapa hal.
'ertama, sekalipun anggaran tahunan penuh dengan ketidak pastian dalam berbagai
hal (permintaan, in"lasi, tingkat suku bunga, iklim usaha, dll). Kedua, sekalipun
ketidakpastian cenderung menambah permasalahan kedepan, tetapi secara kenyataan
ketidakpastian ini berbeda tingkatnya. iasanya terjadi ketidakpastian dalam
penetapan 1tinggi, menengah, dan rendah=. Implikasi dari asumsi yang berbeda dapat
diuji dalam proses perencanaan. +trategi dapat dilakukan pada asumsi rata!rata,
daripada sekedar meramalkan satu keadaan ke depan pada satu asumsi saja.
9
#idak ada satu demonstrasi/ pengalaman untuk sebuah perencanaan
keuangan yang e"ekti" kecuali atau hanyalah pada Dinas 'endidikan dan Ilmu
'engetahuan yang pernah gagal pada bagian pendidikan dan pelatihan kebijakan.
Dokumen perencanaan yang diterbitkan pada tahun *,/.an hanya menggunakan satu
asumsi tentang angka kelahiran dan rasio guru dan murid. Dokumen internal Dinas
'endidikan > Ilmu 'engetahuan menggambarkan 7ariasi yang luas pada kedua
asumsi, tapi ini tidak pernah menjadi dasar untuk in"ormasi kebijakan yang
diperdebatkan pada a)al tahun *,/.an. +angat sulit dan mengherankan bah)a
kebijakan dan program modal gagal menunjukkan angka ketidakpastian.
'erencanaan yang e"ekti" harus mengakui ketidakpastian yang tidak
terelakkan dari pada melupakannya. Ini tentu menjamin keputusan yang tepat karena
penyesuaian masih harus dilakukan., tentu meengambil resiko. #api dapat dilihat
bah)a dan banyak cara., ketidakpastian memerlukan perencanaan daripada tetap
keberatan akan hal ini. 'erencanaan pada organisasi untuk menja)ab perubahan
keadaan dengan mengantisipasi potensi perubahan.
Tujuan Perencanaan Keuangan
(da - tujuan utama 'erencanaan Keuangan &
1. Menentukan Dan Melaksanakan Prioritas Pada Bagian Kebijakan Yang Penting
+alah satu keterbatasan penting dari anggaran sebagai perencanaan alat kebijakan
adalah sering kali terlihat hanya * tahun ke depan. 5amun perubahan yang besar
pada sektor publik jarang dapat dijalankan dengan baik dalam kurun )aktu
anggaran. Ini lebih 7isible pada kasus perencanaan modal. Dalam banyak hal pada
6
sektor publik ini hanya mena)arkan :!- tahun namun perubahan utama
perencanaan dapat dijad)al ulang dan diimplementasikan.
2. Untuk Menguji Dampak Yang Kemungkinan Terjadi Pada Permintaan Khususnya
Perubahan Demograi
#anggapan sektor publik berkembang apakah pada penagihan atau daerah rumah
sakit, tidak perlu memenuhi semua keperluan/permintaan$ biasanya terjadi
ketidakcocokan pada ukuran permintaan, dan bagian sektor publik dapat
mempengaruhi melalui harga dan kebijakan administrasi. agaimana untuk
membuat permintaan kedepan, keputusan harus diambil sekarang. +alah satu
contoh yang jelas ialah satu perkotaan yang berkembang memenuhi target
persediaan rumah dan lo)ongan kerja untuk beberapa tahun kedepan, in"rastruktur
harus disiapkan dengan baik sebelumnya.
anyak layanan publik dipengaruhi oleh perubahan demogra"i. eberapa aspek
pada hal demogra"i ialah angka kelahiran dan besarnya migrasi,ini sangat
mempengaruhi ketidakpastian sekalipun pada jangka pendek. +eperti pada tahun
*,29, jumlah umur *8!*- tahun dalam otoritas pendidikan dapat diramalkan
sampai tahun *,,- ini dengan teliti, angka migrasi tidak berarti pada umur
tersebut. %umlah murid sekolah menengah dalam tahun *,,.an yang telah lahir
dalam *,29. Implikasi keuangan dari angka demogra"ik ini kenaikannya dapat
diprediksi dengan menggunakan asumsi mengenai tingkat pelayanan dan
penggunaan besarnya modal.
-
!. Mengidentiikasi Dampak "angka Menengah Dari Proposan Modal Dan
Pendapatan
Dalam sistem anggaran tahunan hanya sering mungkin melaksanakan dampak
tahun pertama dari proposal peningkatan baru pada harga konstan ini bisa
langsung dapat mengetahui biaya jangka menengah pada satu program, dalam
banyak hal pembiayaan akan berasal dari pelaksanaan penilaian proyek. Didalam
program yang berubah!ubah atau yang sangat kompleks tingkat ketidakpastian
akan bertambah. +istem anggaran hanyalah memperlihatkan * tahun, katakanlah
a)al tahun (ketika satu program besar dilakukan dalam * tahun ) tidak akan
memberi satu komitmen ketika memasuki 6 tahun kedepan.
#. Menghubungkan Kebijakan Yang Dibuat $e%ara &asional Dengan
Pedoman'Petunjuk (ainnya
'ada sektor publik, elanja 3urni sektor ini berisi belanja publik dari 'emerintah
'usat, termasuk 'emerintah Daerah dan Korporasi 'ublik yang tidak langsung
'emerintah. #erlepas dari elanja 3urni 'emerintah tetap menjadi sumber penting
dalam pemikiran terhadap angka nasional untuk 8 tahun setelah anggaran tahunan.
). Menunjukkan eek'dampak kumulati dari tabungan dan pertumbuhan yang
ditetapkan
iaya terhadap kebijakan yang ditetapkan dan hal!hal penting lainnya pada
praktek perencanaan keuangan. 'ada )aktu tidak ada kemajuan, maka praktek
perencanaan keuangan terpaksa berjalan apa adanya.
*. Menyediakan Bingkai Kerja Untuk Peren%anaan +kti,itas -leh (ayanan .ndi,idu
/
?rientasi utama perencanaan keuangan terhadap keputusan sekarang
memperbolehkan sumber!sumber yang ada direncanakan tahun ini untuk mencapai
tujuan beberapa tahun kedepan. ukan saja alokasi sumber keuangan tapi juga
untuk perencanaan )aktu karya)an, kebutuhan pelatihan, ketersediaan lapangan
pekerjaan dan kebijakan pemeliharaan. 'erencanaan keuangan jangka menengah
tidaklah semata setinggi langit. 5amun diakhir pekerjaan harus ada pengaruh yang
langsung pada alokasi sumber terperinci, seperti anggaran tahunan. (nggaran
tahunan seharusnya jangka pendek, utamanya gambaran keuangan atau rencana
kebijakan. Dimasa lalu anggaran tahunan hanya perkiraan pada rencana kebijakan,
tetapi anggaran adalah orientasi jangka pendek yang menekankan kebutuhan
pengendalian dan akuntabilitas yang terperinci. Dalam beberapa organisasi ini
bekerja dengan cukup sebagai rencana kebijakan, tapi tidak secara khas dilihat
pada sektor publik.
Dalam situasi kebutuhan ekonomi memerlukan pengembangan pendekatan yang
selekti" saja tidak perlu secara komprehensi terhadap perencanaan keuangan.
3ungkin saja perlu atau tidak untuk memenuhi tujuan di atas secara sempurna,
tapi hal ini perlu untuk organisasi sektor public paling tidak memenuhi aspek
utama.
Tinjauan Dan Peniaian Pr!"e#
+elama tahun *,-.an dan *,/.an, ketika rencana rasional sistem
pengendalian dan anggaran diperkenalkan / dicoba oleh pemerintah local / nasional di
Inggris Raya, (merika, dan di negara lainnya. (da juga keperluan untuk
meningkatkan tekhnik penilaian proyek. +ebagian dari cara ini berasal dari
2
kemakmuran ekonomi dan khususnya pengembangan teori (nalisis Keuntungan
iaya ((@). %umlah yang cukup dipelajari dari eksperimentasi dan pengembangan
yang dilakukan pada kasus studi keuntungan biaya menemui peraturan pada proyek
dimana kuali"ikasi kedua biaya dan laba mungkin terjadi sekalipun jangka )aktu
keuangan tidak ditentukan. #ekhnik ini juga digunakan oleh ank Dunia untuk
menentukan )aktu pengambilan keputusan dari beberapa konsistensi terhadap
keadaan yang berubah!ubah. Di Inggris Raya studi Komisi (hli terhadap andara
0ondon juga mendapatkan biaya sosial dan lingkungan hidup, tapi tidak
diin"ormasikan pada debat public seperti semestinya.
Usaha lanjutan guna meningkatkan penilaian proyek bertujuan menguji
pendekatan yang luas. 'ada satu tingkat penilaian proyek harus hanya satu bagian saja
dari sistem manajemen nasional, di mana tujuannya jelas, strategi pilihan perlu diuji
secara seksama dan perencanaan indi7idu haruslah sesuai dengan cara ini.
Kenyataannya di dunia hal ini sangatlah cepat berjalan. Dimana strategi dan tujuan
tidak jelas, ini harus menekankan secara kuat perlunya metode penilaian proyek. #api
dalam prakteknya di sektor pemerintah berjalan tidak sesuai. (da bidang pada
pemerintah pusat dimana penilaian proyek sudah dikembangkan, tapi tidak pada
sektor kesehatan dan pemerintah daerah.
Dalam organisasi indi7idu, peningkatan penilaian proyek dilakukan dengan
banyak cara&
*. (nalisis +trategis, sangat susah membuat perkiraan pada program indi7idu karena
tidak adanya kebijakan.
,
8. %ad)al Aaktu yang tepat, penilaian proyek harus menunjukkan jumlah biaya dan
laba sejauh mungkin.
:. 'ernyataan Resiko, ketidakpastian ke depan, setelah membaca penilaian proyek
pejabat tidak selalu mengetahui hal ini.
9. 'resentasi Data dan +istem Bormal, penilaian proyek dipromosikan dengan sistem
"ormal.
Untuk program capital modal / proyek besar sistem - tahun digaris ba)ahi,
bisa bercabang pada rencana yang lebih kecil&
*. 6 #ahun +ebelum 'royek Dimulai (3engidenti"ikasi 'royek Dengan +emua
'elayanannya).
8. 9 #ahun +ebelum 'royek Dimulai (%usti"ikasi 'royek), menjelaskan rincian
pekerjaan.
:. : #ahun +ebelum 'royek Dimulai ('rogram Cang 'aling 3ungkin/Realistis),
perencanaan kerja dan penilaian jika perlu perubahan.
9. 8 #ahun +ebelum 'royek Dimulai ('enentuan 'rogram), program capital dengan
segala arsitekturnya direncanakan.
6. * #ahun +ebelum 'royek Dimulai (Komite 'rogram), program ini menyangkut
jangka menengah.
-. 'rogram Dimulai, program sudah disetujui dan siap dilaksanakan.
Pengen$aian Anggaran.
'engendalian anggaran adalah ialah salah satu instrumen yang tidak 7akum
tetapi merupakan bagian dari sistem dan "iloso"i manajemen dari satu organisasi. 'ada
sektor public hal ini dapat dilihat dengan banyaknya perubahan pada sistem dan
*.
"iloso"i manajemen dalam 8. tahun terakhir. 4al ini bisa sangat berbeda dengan yang
terjadi sebelumnya seperti yang terjadi pada industri nasional. eberapa dari industri
tersebut mempunyai sistem control yang canggih dalam setiap bagian pada sektor
s)asta dan public. Ini diharuskan oleh organisasi/perusahaan mereka spesialisasinya
dan sasarannya.
Kebanyakan organisasi public mempunyai rencana "ormal dan tidak "ormal
yang menggambarkan strateginya. (nggaran tahunan merupakan presentasi yang
berorientasi pada anggaran jangka pendek. 'elaksanaannya, in"ormasi pengendalian
akan dikeluarkan sesuai dengan jangka )aktu yang ditetapkan.
(da dua pokok yang bisa diambil, pertama bah)a tujuan utama organisasi
bukanlah semata!mata keuangan dan ini kebanyakan organisasi pada sektor public,
pengendalian anggaran hanyalah satu bagian masalah/pokok dari masalah dari
masalah yang luas pada 'engendalian 3anajemen.#ujuan pengendalian manajemen
dirangkum seperti& 'enggunaan D"ekti" dari sumber untuk mencapai target.
'engendalian anggaran merupakan unsur penting dari pengendalian
manajemen, tapi tidaklah hanya elemennya. +istem 'engendalian anggaran yang
bagus dapat membuat manajer segar dalam melaksanakan tugasnya.
Kedua ialah sistem pengendalian anggaran tidaklah berdiri sendiri. +eperti&
'enggajian/payroll, sistem pembayaran pada kreditur, dll. Data pengendalian
anggaran berasal dari sistem pemasukan$ ini penting dalam pembelian produk!produk
oleh manajemen dan administrasi keuangan dari organisasi. anyak sistem
cocok/masukan terhadap sistem pengendalian anggaran. ?leh karenanya hal ini tidak
bisa dioptimalkan lepas dari sistem masukan.
**
De"enisi ringkas sistem pengendalian anggaran adalah& Me%&eri#an
%a'u#an in(ee# "ang ree)an* in+!r%a'i "ang (ei(i $an (er&aru (er,a$a- 'e%ua
(ing#a( %anaje%en un(u# %enga%&i #e-u(u'an -a$a $aera, (anggung
ja.a&n"a %a'ing/%a'ing.
#ujuan ini sangat berhubungan dengan penggunaan manajemen pada
pengendalian anggaran. agaimanapun para akuntan menggunakan in"ormasi yang
sama dalam proses akuntansi seperti&
*. 3eyakinkan adanya otorisasi, akuntabilitas dan integritas.
8. 3enyiapkan statistik untuk disampaikan kepada dinas pemerintah (@I'B().
+istem pengendalian anggaran sering keluar dari sistem yang dirancang
untuk tujuan laporan keuangan. #etapi tujuan pengendalian anggaran lebih luas
daripada sekedar sistem akuntansi. Dalam beberapa organisasi akuntansi dan sistem
pengendalian anggaran berada dalam satu seksi. Untuk semua organisasi yang kecil
juga sistemnya seperti diatas. 'ada analitis diba)ah akuntansi yang dijelaskan diatas
sistem pengendalian anggaran dapat di lihat sebagai berikut&
*. Untuk membantu membuat keputusan
8. +emua tingkatan manajemen.
:. Dalam daerah tanggung ja)abnya mereka masing!masing
9. Rele7ansi
6. Kepandaian.
-. #erbaru
/. #eliti
2. In"ormasi.
*8
Te#n!!gi In+!r%a'i.
+ektor publik khususnya industri nasional dan pemerintah local telah
menjadi pemimpin dalam pengenalan teknologi baru$ pertama mesin akuntansi,
kemudian komputer dan semua bentuk alat!alat elektronik yang dipakai
menerima/memproses #eknologi In"ormasi (I#). #eknologi In"ormasi hanyalah sarana
dan bukan tujuan akhir, tetapi semua proses dari perencanaan dan pengendalian dapat
dianalisa, secara sempurna sesuai sistem yang telah diprogramkan, mengenai
in"ormasi masa lalu dan sekarang. 5amun pada kompleksnya dari kebutuhan sistem
perencanaan dan pengendalian dalam organisasi yang besar dimana teknologi
in"ormasi sangat penting untuk menciptakan e"ekti7itas sistem manajemen.
Untuk mendapatkan teknologi in"ormasi ialah mendapatkannya dengan
penggunaan yang e"ekti". Usaha perlu dipertimbangkan untuk memasukkan&
*. +pesi"ikasi Bungsional (apa yang sebenarnya kita butuhkan<)
8. +pesi"ikasi +istem (apa yang bisa kita lakukan secara praktis<)
:. 'engembangan +istem
9. Implementasi, dan
6. 'emeliharaan/pera)atan.
Kontribusi teknologi in"ormasi terhadap perencanaan dan pengendalian
keuangan dapat dibagi : bagian yang luas&
*. +kala (dministrasi Cang 0uas (ased +ystem)
8. Dkstraksi Data Dari +istem Cang (da ((rsip Aa)ancara/Interogasi)
:. 3enggunakan Untuk Kertas Kerja Cang +ekarang 3asih +istem 3anual.
*:
I'u I'u 0ang Ber#e%&ang.
Re+!r%a'i Penge!aan Keuangan Negara
'embahasan R('5 8..6 kemungkinan besar akan dipercepat sehingga
sudah bisa disahkan pada +eptember 8..9. 'ercepatan ini erat kaitannya dengan
proses pemilu, dimana sebagian besar anggota D'R dan pejabat pemerintah akan
disibukkan oleh proses pemilu.
+atu hal lagi yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan pembahasan
R('5 8..6 adalah habisnya masa 'ropenas pada tahun ini, sehingga untuk
anggaran pemerintah 8..6 diperlukan dasar baru lagi. eruntung, UU 'erbendaharaan
5egara (UU'5) sudah disahkan D'R akhir tahun lalu dan diharapkan UU'5 ini akan
menjadi dasar pelaksanaan R('5 8..6 melalui '' yang akan segera dikeluarkan.
Undang!undang tentang 'erbendaharaan 5egara ini dimaksudkan untuk
memberikan landasan hukum di bidang administrasi keuangan negara. Dalam
Undang!undang 'erbendaharaan 5egara ini ditetapkan bah)a 'erbendaharaan 5egara
adalah pengelolaan dan pertanggungja)aban keuangan negara, termasuk in7estasi dan
kekayaan yang dipisahkan, yang ditetapkan dalam ('5 dan ('D.
+esuai dengan pengertian tersebut, dalam Undang!undang 'erbendaharaan
5egara diatur ruang lingkup dan asas umum perbendaharaan negara, ke)enangan
pejabat perbendaharaan negara, pelaksanaan pendapatan dan belanja negara/daerah,
pengelola uang negara/daerah, pengelola piutang dan utang negara/daerah, pengelola
in7estasi dan barang milik negara/daerah, penatausahaan dan pertanggungja)aban
('5/('D, pengendalian intern pemerintah, penyelesaian kerugian negara/daerah,
serta pengelola keuangan badan layanan umum.
*9
+elain itu Undang!undang 'erbendaharaan 5egara ini juga mendorong
pro"esionalitas, serta menjamin keterbukaan dan akuntanbilitas dalam pelaksanaan
anggaran. Ketentuan yang diatur dalam Undang!undang 'erbendaharaan 5egara ini
dimaksudkan pula untuk memperkokoh landasan pelaksanaan desentralisasi dan
otonomi daerah.
'ejabat 'erbendaharaan 5egara
+ejalan dengan ketentuan yang diatur dalam Undang!undang 5omor */
#ahun 8..: tentang Keuangan 5egara, 3enteri Keuangan sebagai pembantu 'residen
dalam bidang keuangan pada hakikatnya adalah /hie 0inan%ial -i%er 1/P-2
'emerintahan Republik Indonesia, sementara setiap menteri/pimpinan lembaga pada
hakikatnya adalah /hie -perational -i%er untuk suatu bidang tertentu
pemerintahan.
Konsekuensi pembagian tugas antara 3enteri Keuangan dan para menteri
lainnya tercermin dalam pelaksanaan anggaran. Untuk meningkatkan akuntanbilitas
dan menjamin terselenggaranya saling!uji 1%he%k and balan%e2 dalam proses
pelaksanaan anggaran perlu dilakukan pemisahan secara tegas antara pemegang
ke)enangan administrati" dengan pemegang ke)enangan kebendaharaan.
'enyelenggaraan ke)enangan administrati" diserahkan kepada kementerian
negara/lembaga, sementara penyelenggara ke)enangan kebendaharaan diserahkan
kepada Kementerian Keuangan. Ke)enangan administrati" tersebut meliputi
melakukan perkaitan atau tindakan!tindakan lainnya yang mengakibatkan terjadinya
penerimaan atau pengeluaran negara, melakukan pengujian dan pembebanan tagihan
yang diajukan kepada kementerian negara/lembaga sehubungan dengan realisasi
*6
perikatan tersebut, serta memerintahkan pembayaran atau menagih penerima yang
timbul sebagai akibat pelaksanaan anggaran.
3enteri Keuangan selaku endahara Umum 5egara adalah pengelola
keuangan dalam arti seutuhnya, yaitu ber"ungsi sekaligus sebagai kasir, penga)asan
keuangan, dan manajer keuangan. Bungsi penga)asan keuangan disini terbatas pada
aspek re%hmatigheid dan 3etmatigheid dan "ungsi pre!audit yang dilakukan oleh
kementerian teknis atau post!audit yang dilakukan oleh aparat penga)asan "ungsional.
Dengan demikian, dapat dijalankan salah satu prinsip pengendalian intern yang sangat
penting dalam pelaksanaan anggaran, yaitu adanya pemisahan yang tegas antara
pemegang ke)enangan administrati" 1ordonnateur2 dan pemegang "ungsi penbayaran
1%omptable2.
Bungsi perbendaharaan tersebut meliputi, terutama perencanaan kas yang
baik, pencegahan agar jangan sampai terjadi kebocoran dan penyimpangan, pencarian
sumber pembiayaan yang paling murah dan peman"aatan yang menganggur 1idle
%ash2 untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya keuangan.
'ada hakikatnya, negara adalah suatu lembaga politik, Dalam
kedudukannya yang demikian, negara tunduk pada tatanan hukum publik. 3elalui
kegiatan berbagai lembaga pemerintah, negara berusaha memberikan jaminan
kesejahteraan kepada rakyat 13elare state2. 5amun, pengelolaan keuangan sektor
publik yang dilakukan selama ini dengan menggunakan pendekatan superioritas
negara telah membuat aparatur pemerintah yang bergerak dalam kegiatan pengelolaan
keuangan sektor publik tidak lagi dianggap berada dalam kelompok pro"esi
manajemen oleh pada pro"essional.
*-
+ehubungan dengan itu, perlu ditetapkan keperluan yang mengatur
mengenai hal!hal tersebut agar 0aporan Keuangan pemerintah dihasilkan melalui
proses akuntansi. 0aporan keuangan pemerintah disajikan sesuai dengan standar
akuntasi keuangan pemerintah, yang terdiri dari 0aporan Realisasi (nggaran (0R(),
5eraca, dan 0aporan (rus Kas disertai dengan catatan atas laporan keuangan. 0aporan
keuangan disajikan sebagi )ujud pertanggungja)aban setiap entitas pelapor yang
meliputi laporan keuangan pemerintah pusat, laporan keuangan kementerian
negara/lembaga, dan laporan keuangan daerah.
0aporan keuangan pemerintah pusat/daerah disampaikan kepada De)an
'er)akilan Rakyat/De)an 'er)akilan Rakyat Daerah selambat!lambatnya - (enam)
bulan setelah tahun anggaran yang bersangkutan berakhir. 0aporan keuangan
pemerintah diaudit oleh lembaga pemeriksa ekstern yang independent dan pro"esional
sebelum disampaikan kepada De)an 'er)akilan Rakyat.
0aporan Keuangan yang mengacu kepada manual +tatistik Keuangan
'emerintah 14o,ernment0inan%e$tatistik'40$2 sehingga dapat memenuhi analisis
kebijakan dan kondisi "iskal, pengelolaan dan analisis perbandingan antar negara
1%ross %ountry studies2, kegiatan pemerintahan, dan penyajian statistik keuangan
pemerintah.
'ada saat ini laporan keuangan pemerintah dirasakan masih kurang
transparan dan akuntabel karena belum sepenuhnya disusun mengikuti standar
akuntansi pemerintahan yang sejalan dengan standar akuntansi sektor publik yang
diterima secara internasioanal. +tandar akuntansi pemerintah tersebut.
*/
(gar in"ormasi yang disampaikan dalam laporan keuangan pemerintah
dapat memenuhi prinsip transparansi dan akuntanbilitas, perlu diselenggarakan +istem
(kuntansi 'emerintah 'usat (+('') yang terdiri dari +istem (kuntansi 'usat (+(')
yang dilaksanakan oleh kementerian negara/lembaga.
+elain itu, perlu pula diatur agar laporan pertanggungja)aban keuangan
pemerintah dapat disampaikan tepat )aktu kepada D'R/D'RD. 3engingat bah)a
laporan keuangan pemerintah terlebih dahulu harus diaudit oleh adan 'emeriksa
Keuangan ('K) sebelum disampaikan kepada D'R/D'RD, 'K memegang peran
yang sangat penting dalam upaya percepatan penyampaian laporan keuangan
pemerintah tersebut kepada D'R/D'RD.
4al tersebut sejalan dengan penjelasan 'asal :. dan 'asal :* undang!
undang 5omor */ #ahun 8..: tentang Keuangan 5egara yang menetapkan bah)a
audit atas 0aporan Keuangan 'emerintah harus diselesaikan selambat!lambatnya 8
(dua) bulan setelah 0aporan Keuangan tersebut diterima oleh 'K dari pemerintah.
+elama ini, menurut 'asal /. I@A, 'K diberikan batas )aktu 9 (empat) bulan untuk
menyelesaikan tugas tersebut. 'enyelesaian keruguan 5egara untuk menghindari
terjadinya kerugian keuangan negara/daerah akibat tindakan melanggar hukum atau
kelalaian seseorang, dalam Undang!undang 'erbendaharaan 5egara ini diatur
ketentuan mengenai penyelesaian kerugian negara/ daerah.
1. KESIMPULAN
#elah mungkin sampai disini hanyalah dapat menyentuh beberapa dari isu
yang terbaru yang signi"ikan dalam perencanaan dan pengendalian keuangan sektor
publik. 'erbedaan yang menyolok pada sektor public dari prinsip dan pelaksanaan
*2
perlu dicatat, tetapi ada beberapa bagian dimana tidak bisa dikembangkan, dan
dibagian lain pengembangan juga dapat dilakukan/dipertimbangkan.
2. DA3TAR PUSTAKA
*. Indra astian, 'h. D, 3(, (Kt, Si'(e% A#un(an'i Se#(!r Pu&i#, 3odul Untuk
pelatihan 'enyusunan 0aporan keuangan, uku , 'enerbit +alemba Dmpat
'atnership Bor ;o7ernance re"orm In Indonesia.
8. 3ardiasmo. Dr. 3(, (Kt, A#un(an'i Se#(!r Pu&i#, 'enerbit (ndi Cogyakarta,
8..8
:. Internet.
*,

Beri Nilai