Anda di halaman 1dari 9

SINKRONISASI

PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN


Tujuan:
- Membahas esensi pentingnya hubungan antara proses perencanaan dan anggaran
- Memahami bahwa perencanaan dan alokasi anggaran berhubungan erat
.1 PENDAHULUAN
.11. Latar Belakang
Dengan diterbitkannya Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan
Daerah dan Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara
Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah membuka lebar-lebar eluang bagi daerah
untuk mengembangkan dan membangun daerahnya sesuai dengan kebutuhan dan
rioritasnya masing-masing!
Namun hal di atas juga memba"a konsekuensi bagi daerah untuk bertanggungja"ab atas
engalokasian dana yang dimiliki dengan #ara yang e$isien dan e$ekti$% khususnya dalam
uaya eningkatan kesejahteraan dan elayanan umum keada masyarakat! &al tersebut
daat dienuhi dengan membangun suatu sistem enganggaran yang daat memadukan
eren#anaan kinerja dengan anggaran sehingga terlihat adanya keterkaitan antara dana
yang tersedia dengan hasil yang diharakan!
1.2. Dasar Hukum
Dasar hukum kebijakan eren#anaan dan enganggaran daerah adalah:
'! Undang-undang No! '( Tahun 2003 tentang Keuangan Negara
2! Undang-undang No! 2) Tahun 2004 tentang *istem Peren#anaan Pembangunan
Nasional+
3! Undang-undang No! 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah+
4! Undang-undang No! 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan ,ntara Pemerintah
Pusat dan Pemerintahan Daerah+
)! Peraturan Pemerintah No! )- tahun 200) tentang Pengelolaan Keuangan Daerah!
2. ESENSI PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN DAERAH
'
1
2.1. De!n!s! "an Esens! Peren#anaan Daera$
Pembangunan meruakan uaya yang dilaksanakan oleh semua komonen daerah dalam
men#aai tujuan! ,gar embangunan daat berjalan dengan baik tidak daat dileaskan
dari rinsi-rinsi enting yang tidak boleh diabaikan! Prinsi-rinsi tersebut adalah
kebersamaan% berkeadilan% berkelanjutan% ber"a"asan lingkungan% serta kemandirian
dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan! ,gar kegiatan embangunan
berjalan e$ekti$% e$isien% dan bersasaran dierlukan adanya suatu eren#anaan!
Peren#anaan sebagaimana termaktub dalam Undang-undang Nomor 2) tahun 2004
tentang *istem Pembangunan Nasional meruakan suatu roses untuk menentukan
tindakan masa dean yang teat% melalui urutan ilihan% dengan memerhitungkan sumber
daya yang tersedia!
Peren#anaan meruakan $ungsi yang sangat enting dalam manajemen emerintahan
daerah! Peren#anaan sangat enting dalam
.a/ mengurangi ketidakastian serta erubahan di masa datang+
.b/ mengarahkan semua akti0itas ada en#aaian 0isi dan misi organisasi+
.#/ meningkatkan e$isiensi dan e$ekti$itas enggunaan sumber daya yang tersedia+
.d/ memberikan arah bagi emda dalam memberikan elayanan yang lebih baik keada
masyarakat+
.e/ sebagai "ahana untuk mengukur tingkat keberhasilan atau kegagalan kinerja
organisasi!
2.2. De!n!s! "an Esens! Penganggaran Daera$
Penganggaran meruakan ren#ana keuangan yang se#ara sistematis menunjukkan alokasi
sumber daya manusia% material dan sumber daya lainnya! 1erbagai 0ariasi dalam sistem
enganggaran emerintah dikembangkan untuk melayani berbagai tujuan termasuk guna
engendalian keuangan% ren#ana manajemen% rioritas dari enggunaan dana dan
ertanggungja"aban keada ublik!
Pengganggaran meruakan $ungsi yang sangat enting dalam eren#anaan embangunan
daerah dalam hal:
.a/ enganggaran ber$ungsi sebagai edoman bagi emerintah dalam mengelola urusan
emerintahan untuk suatu eriode mendatang+
.b/ enganggaran juga ber$ungsi sebagai alat enga"as bagi masyarakat terhada
kebijaksanaan yang telah diilih emerintah daerah karena sebelum anggaran dijalan
2
2
harus mendaatkan ersetujuan terlebih dahulu dari DP2D+
.#/ enganggaran memunyai $ungsi sebagai alat enga"as masyarakat terhada
kemamuan emerintah daerah dalam melaksanakan kebijakan yang telah
diilihnya yang nantinya akan diertanggungja"abkan!
%. KONSEP HUBUNGAN PERENCANAAN & PENGANGGARAN DAERAH
%.1. S!stem Peren#anaan Daera$
Peren#anaan daerah diharakan daat menjamin ter#aainya 0isi% misi dan tujuan!
Peren#anaan daerah men#aku enyelenggaraan makro semua $ungsi emerintahan yang
meliuti semua bidang kehiduan se#ara teradu!
Untuk itu erlu adanya sistem eren#anaan embangunan daerah! *istem Peren#anaan
embangunan daerah adalah satu kesatuan tata #ara eren#anaan embangunan untuk
menghasilkan ren#ana-ren#ana embangunan dalam jangka anjang% jangka menengah%
dan tahunan yang dilaksanakan oleh unsur enyelenggara emerintahan daerah! Tujuan
*istem Peren#anaan Pembangunan Daerah adalah untuk:
'! 3enjamin koordinasi antarelaku embangunan+
2! 3enjamin ter#itanya intergrasi% sinkronisasi% dan sinergi baik antarruang% antar "aktu%
mauun antar$ungsi emerintahan daerah+
3! 3enjamin keterkaitan dan konsistensi antara eren#anaan% enganggaran% elaksanaan%
dan enga"asan+
4! 3engotimalkan artisiasi masyarakat+ dan
)! 3enjamin ter#aainya enggunaan sumber daya se#ara e$isien% e$ekti$%
berkeadilan % dan berkelanjutan!
4! *kema sistem eren#anaan daerah daat dilihat di ba"ah ini:
3
3
3.1.1. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah
2en#ana Pembangunan 5angka Panjang .2P5P/ Daerah meruakan suatu dokumen
4
4
eren#anaan embangunan daerah untuk eriode 20 .dua uluh/ tahun% selanjutnya akan
digunakan sebagai bahan a#uan dalam enyusunan 2en#ana Pembangunan 5angka
3enengah .2P53/ Daerah untuk setia jangka "aktu ) .lima/ tahunan! Dokumen
eren#anaan tersebut adalah bersi$at makro yang memuat 0isi% misi% dan arah
embangunan jangka anjang daerah% dengan roses enyusunannya harus dilakukan
se#ara artisiati$ dengan melibatkan seluruh unsur elaku embangunan!
3.1.2. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)
2en#ana Pembangunan 5angka 3enengah Daerah .2P53D/ Daerah meruakan arah
embangunan yang ingin di#aai daerah dalam kurun "aktu masa bakti Keala Daerah
terilih yang disusun berdasarkan 0isi% misi% dan rogram Keala Daerah% di mana rogram
dan kegiatan yang diren#anakan sesuai urusan emerintahan yang menjadi batas
ke"enangan daerah dengan memertimbangkan kemamuan6kaasitas keuangan daerah!
2P53D disusun untuk jangka "aktu ) .lima/ tahun yang beredoman keada 2P5P Daerah
dengan memerhatikan 2P53 Nasional dan standar elayanan minimal yang ditetakan oleh
emerintah!
Dokumen 2P53D memuat arah kebijakan keuangan daerah% strategi embangunan daerah%
kebijakan umum dan rogram *KPD% lintas *KPD% dan rogram ke"ilayahan!
2P53D ditetakan aling lambat 3 .tiga/ bulan setelah keala daerah dilantik!
3.1.3. Rencana Strategis SKPD
2enstra *KPD disusun sesuai dengan tugas dan $ungsi *KPD serta beredoman keada
2P53 Daerah dan bersi$at indikati$ sesuai tugas dan $ungsinya masing-masing!
3.1.4. Rencanan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)
2en#ana Kerja Pemerintah Daerah meruakan enjabaran dari ren#ana Pembangunan
5angka 3enengah Daerah .2P53D/ yang memuat ran#angan kerangka ekonomi daerah%
rioritas embangunan daerah% ren#ana kerja yang terukur dan endanaannya% baik yang
dilaksanakan langsung oleh emerintah mauun yang ditemuh dengan mendorong
artisiasi masyarakat!
2KPD disusun untuk menjamin keterkaitan dan konsistensi antara eren#anaan%
enganggaran% elaksanaan dan enga"asan! Penyusunan 2KPD diselesaikan selambat-
lambatnya akhir mei tahun anggaran sebelumnya dan ditetakan dengan eraturan keala
)
5
daerah!
3.1.5. Kebijakan Umum APBD
1erdasarkan 2en#ana Kerja Pemerintah Daerah .2KPD/ Pemerintah Daerah bersama-sama
DP2D menyusun Kebijakan Umum ,P1D! Kebijakan Umum ,P1D adalah dokumen yang
memuat kebijakan bidang endaatan% belanja% dan embiayaan serta asumsi yang
mendasarinya untuk eriode ' .satu/ tahun!
Keala daerah menyamaikan ran#angan kebijakan umum ,P1D tahun anggaran berikutnya
sebagai landasan enyusunan 2,P1D keada DP2D selambat-lambatnya ertengahan bulan
5uni tahun anggaran berjalan!
Keala daerah bersama DP2D dalam embi#araan endahuluan 2,P1D tahun anggaran
berikutnya% membahas dan menetakan ran#angan kebijakan umum ,P1D sebagai
landasan enyusunan ran#angan eraturan daerah tentang ,P1D tahun anggaran
berikutnya!
3.1.6. Prioritas dan Plaon Anggaran Sementara
1erdasarkan kebijakan umum ,P1D yang telah diseakati% emerintah daerah dan DP2D
membahas ran#angan rioritas dan la$on anggaran sementara yang disamaikan oleh
keala daerah! Prioritas dan Pla$on ,nggaran *ementara meruakan rogram rioritas dan
atokan batas maksimum anggaran yang diberikan keada *KPD untuk setia rogram
sebagai a#uan dalam enyusunan 2K,-*KPD!
Pembahasan rioritas dan la$on anggaran sementara dilakukan aling lambat minggu
kedua bulan 5uli tahun anggaran berjalan!
Pembahasan rioritas dan la$on anggaran sementara dilaksanakan dengan langkah-
langkah sebagai berikut:
'! menentukan skala rioritas dalam urusan "ajib dan urusan ilihan+
2! menentukan urutan rogram dalam masing-masing urusan+
3! menyusun la$on anggaran sementara untuk masing-masing rogram!
%.2. Pr'ses Peren#anaan
Peren#anaan terdiri dari emat .4/ tahaan yakni:
4
6
'! enyusunan ren#ana+
2! enetaan ren#ana+
3! engendalian elaksanaan ren#ana+ dan
4! e0aluasi elaksanaan ren#ana!
Keemat tahaan diselenggarakan se#ara berkelanjutan sehingga se#ara keseluruhan
membentuk satu siklus eren#anaan yang utuh! Taha enyusunan ren#ana dilaksanakan
untuk menghasilkan ran#angan lengka suatu ren#ana yang sia untuk ditetakan yang
terdiri dari 4 .emat/ langkah! 7angkah ertama adalah enyiaan ran#angan ren#ana
embangunan yang bersi$at teknokratik% menyeluruh% dan terukur! 7angkah kedua% masing-
masing instansi emerintah menyiakan ran#angan ren#ana kerja dengan beredoman ada
ran#angan ren#ana embangunan yang telah disiakan! 7angkah berikutnya adalah
melibatkan masyarakat .stakeholders/ dan menyelaraskan ren#ana embangunan yang
dihasilkan masing-masing jenjang emerintahan melalui musya"arah eren#anaan
embangunan! *edangkan langkah keemat adalah enyusunan ran#angan akhir ren#ana
embangunan! Taha berikutnya adalah enetaan ren#ana menjadi roduk hukum
sehingga mengikat semua ihak untuk melaksanakannya! 3enurut Undang-Undang ini%
ren#ana embangunan jangka anjang daerah ditetakan sebagai eraturan daerah%
ren#ana embangunan jangka menengah daerah ditetakan sebagai Keala Daerah% dan
ren#ana embangunan tahunan daerah ditetakan sebagai Peraturan Keala Daerah!
Pengendalian elaksanaan ren#ana embangunan dimaksudkan untuk menjamin
ter#aainya tujuan dan sasaran embangunan yang tertuang dalam ren#ana melalui
kegiatan-kegiatan koreksi dan enyesuaian selama elaksanaan ren#ana tersebut oleh
iminan 7embaga6*atuan Kerja Perangkat Daerah! *elanjutnya Keala 1aeda
menghimun dan menganalisis hasil emantauan elaksanaan ren#ana embangunan dari
masing-masing iminan 7embaga6*atuan Kerja Perangkat Daerah sesuai dengan tugas
dan ke"enangannya! 80aluasi elaksanaan ren#ana adalah bagian dari kegiatan
eren#anaan embangunan yang se#ara sistematis mengumulkan dan menganalisis data
dan in$orrnasi untuk menilai en#aaian sasaran% tujuan dan kinerja embangunan! 80aluasi
ini dilaksanakan berdasarkan indikator dan sasaran kinerja yang ter#antum dalam dokumen
ren#ana embangunan! 9ndikator dan sasaran kinerja men#aku masukan .inut/% keluaran
.outut/% hasil .result/% man$aat .bene$it/ dan damak .ima#t/! Dalam rangka eren#anaan
embangunan% setia 7embaga% baik Pusat mauun Daerah% berke"ajiban untuk
melaksanakan e0aluasi kinerja embangunan yang meruakan dan atau terkait dengan
$ungsi dan tanggungja"abnya! Dalam melaksanakan e0aluasi kinerja royek embangunan%
7embaga mengikuti edoman dan etunjuk elaksanaan e0aluasi kinerja untuk menjamin
(
7
keseragaman metode% materi% dan ukuran yang sesuai untuk masing-masing jangka "aktu
sebuah ren#ana!
%.%. Pr!ns!()(r!ns!( Umum Penganggaran
Penganggaran meruakan ren#ana keuangan yang se#ara sistematis menunjukkan alokasi
sumber daya manusia% material dan sumber daya lainnya! *ebagai salah satu bentuk
konkret eren#anaan di bidang keuangan% enganggaran memberikan arah edoman
engelolaan keuangan bagi berbagai rogram dan kegiatan yang menjadi muatan dan
substansi dalam eren#anaan! 1erbagai 0ariasi dalam sistem enganggaran emerintah
dikembangkan untuk melayani berbagai tujuan termasuk guna engendalian keuangan%
ren#ana manajemen% rioritas dari enggunaan dana dan ertanggungja"aban keada
ublik! Penganggaran berbasis kinerja diantaranya menjadi ja"aban untuk digunakan
sebagai alat engukuran dan ertanggungja"aban kinerja emerintah!
*e#ara umum% rinsi-rinsi enganggaran adalah sebagai berikut:
1. *rans(arans! "an Akunta+!l!tas Anggaran
,P1D harus daat menyajikan in$ormasi yang jelas mengenai tujuan% sasaran% hasil
dan man$aat yang dieroleh masyarakat dari suatu kegiatan atau royek yang
dianggarkan! ,nggota masyarakat memiliki hak dan akses yang sama untuk
mengetahui roses anggaran karena menyangkut asirasi dan keentingan
masyarakat terutama emenuhan kebutuhan-kebutuhan hidu masyarakat!
2. D!s!(l!n Anggaran
Penyusunan anggaran hendaknya dilakukan berlandaskan a:as e$isiensi% teat guna%
teat "aktu elaksanaan dan enggunaannya daat diertanggungja"abkan!
Pendaatan yang diren#anakan meruakan erkiraan yang terukur se#ara rasional
yang daat di#aai untuk setia sumber endaatan% sedangkan belanja yang
dianggarkan ada setia os6asal meruakan betas tertinggi engeluaran belanja!
%. Kea"!lan Anggaran
Pemerintah Daerah "ajib mengalokasikan enggunaan anggarannya se#ara adil agar
daat dinikmati oleh seluruh kelomok masyarakat tana diskriminasi dalam
emberian elayanan karena endaatan daerah ada hakekatnya dieroleh melalui
eran serta masyarakat!
,. E!s!ens! "an Eekt!!tas Anggaran
Dana yang tersedia harus diman$aatkan dengan sebaik mungkin untuk daat
menghasilkan eningkatan dan kesejahteraan yang maksimal untuk keentingan
masyarakat!
-
8
-. D!susun "engan (en"ekatan k!ner.a
,P1D disusun dengan endekatan kinerja% yaitu mengutamakan uaya en#aaian
hasil kerja .outut6out#ome/ dari eren#anaan alokasi biaya atau inut yang telah
ditetakan! &asil kerjanya harus seadan atau lebih besar dari biaya atau inut yang
telah ditetakan! *elain itu harus mamu menumbuhkan ro$esionalisme kerja di
setia organisasi kerja yang terkait!
%.,. Hu+ungan Peren#anaan "an Penganggaran Daera$
Dari aaran dimuka daat diambil gambaran bah"a eren#anaan dan enganggaran
daerah memunyai kaitan yang sangat erat dan tidak terisahkan! Penganggaran
meruakan bagian dari eren#anaan di bidang keuangan yang menjadi edoman dalam
alokasi sumber daya elaksanaan berbagai rogram dan kegiatan yang menjadi substansi
dan muatan eren#anaan!
;

Beri Nilai