Anda di halaman 1dari 2

BAB IV

PEMBAHASAN
Dari anamnesis didapatkan pasien, seorang perempuan, berumur 26 tahun
datang dengan keluhan nyeri pada telinga kiri sejak 4 hari yang lalu disertai rasa
gatal dan penuh. Pasien juga mengeluhkan pendengaran pada telinga kiri sedikit
terasa berkurang. Pada awalnya pasien merasakan gatal di telinga kiri. Pasien juga
merasakan nyeri jika bagian depan telinga kiri ditekan. Keluhan nyeri telinga kiri
juga dirasakan saat pasien mengunyah makanan dan membuka mulut. Pasien
mengaku keluhan timbul setelah pasien membersihkan telinganya dengan
menggunakan cotton bud. Pasien mengaku sebelumnya telinganya sering
kemasukan air terutama saat mandi. Riwayat sering berenang disangkal.
Pada pemeriksaan fisik telinga kiri pasien didapatkan adanya gejala klinis
otitis eksterna diffusa berupa nyeri tekan tragus selain itu terdapat peradangan
pada meatus akustikus telinga kiri yaitu terdapat edema, hiperemi, seret!"#
minimal, dan liang telinga sangat sempit.
Pada kasus ini diagnosis otitis eksterna diffusa sinistra ditegakkan
berdasarkan anamnesis gejala klinis dan pemeriksaan fisik pasien. Dari anamnesis
di dapatkan bahwa pasien mengeluh telinga kiri terasa penuh dan sedikit nyeri
yang dirasakan sejak $ minggu yang lalu, dimana sebelumnya pasien memiliki
kebiasaan mengkorek%korek telinga karena telinga terasa gatal dan berair. &al ini
yang kemungkinan dapat menyebabkan trauma ringan sehingga terjadi perubahan
pada kulit liang telinga yang memudahkan terjadinya infeksi kuman. Pasien juga
mengeluhkan sensasi gatal pada liang telinga serta terdapat penurunan
pendengaran yang dirasakan sejak keluhan utama munul. &al ini sesuai dengan
gejala otitis ekterna diffusa yaitu nyeri tekan tragus, liang telinga sangat sempit
akibat edema masif, terdapat seret yang yang awalnya serous dan terdapat
gangguan pendengaran yang terjadi karena liang telinga yang edema dan
menyumbat liang telinga.
32
&al ini kemungkinan terkait dengan adanya kelembaban yang berlebihan
karena kemasukan air saat mandi sehingga menambah maserasi kulit liang telinga
dan meniptakan kondisi yang ook untuk pertumbuhan bakteri.
Proses infeksi menyebabkan peningkatan suhu lalu menimbulkan
perubahan rasa nyaman dalam telinga dan juga nyeri. 'elain itu proses infeksi
akan mengeluarkan airan(nanah ! sekresi airan serosa#. 'ementara penyakit
makin berlanjut, terjadi edema yang kemudian menyumbat sebagian atau seluruh
liang telinga dan menutupi gendang telinga. )airan yang menumpuk dalam liang
telinga !meatus austikus eksterna# akan menyebabkan hantaran suara terhalang
dan terjadi penurunan pendengaran.
*titis eksterna merupakan peradangan liang telinga akut maupun kronis yang
disebabkan infeksi bakteri, jamur, dan +irus. ,aktor yang mempermudah radang
telinga luar ialah perubahan p& di liang telinga menjadi basa, keadaan udara yang
lembab dan hangat, serta faktor predisposisi yaitu trauma ringan ketika mengorek
telinga.
*titis ekterna difusa mengenai kulit liang telinga bagian dua pertiga dalam.
-ampak kulit liang telinga hiperemis dan edema yang tidak jelas batasannya.
.akteri penyebabnya yang tersering adalah Pseudomonas.
Pada otitis eksterna, pengobatannya amat sederhana tetapi membutuhkan
kepatuhan penderita terutama dalam menjaga kebersihan liang telinga.
Pembersihan liang telinga dengan mengorek%ngorek telinga dengan benda asing
seperti cotton bud tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan trauma atau iritasi.
Penatalaksanaannya dapat diberikan obat tetes telinga yang mengandung
neomisin, polimiksin . dan korikosteroid juga dapat menjadi pilihan. Kadang%
kadang diperlukan obat antibiotik sistematik.
33