Anda di halaman 1dari 177

LAMPIRAN A

PERHITUNGAN NERACA MASSA



Waktu Operasi : 340 hari / tahun
Produk Akhir : Susu Bubuk Kedelai
Kapasitas bahan Tangkiu Kacang Kedelai 5000 ton/tahun :
=5000
jam
hari
hari
tahun
ton
kg
tahun
ton
24
1
340
1
1
1000

=613 kg/jam

LA.1 Tangki Pencuci (M-201)
Kacang kedelai dicuci dengan air, dan dengan perbandingan massa antara air
dan kacang kedelai adalah 1 : 1.
M-201
Kedelai
F
1
=613 kg/jam
1
2
3
Air
F
2
=F
1

Kedelai
Air
F
3

Neraca Total : F
1
+ F
2
= F
S-101
Kedelai
Air
F
3
=1226 kg/jam
3
4
5
Air
F
4

Kedelai
Air =8 %
F
5
3
613 kg/jam + 613 kg/jam =1226 kg/jam

LA.2 Vibrating Screen Filter (S-101)
Alur 3 terdiri dari air dan kedelai dengan perbandingan massa 50 % kedelai
dan 50 % air. Dari Foust, Allan. 1979, air yang keluar 5-10 %. Maka diasumsikan air
yang keluar pada alur 5 adalah 8 %.

Universitas Sumatera Utara
Neraca Komponen :
Kedelai : 0,5 F
3
= 0,92 F
0,5 (1226 kg/jam) =0,92 F
5

5

F
5
Air : 0,5 F
=666 kg/jam
3
= F
4
+ 0,08 F
0,5 (1226 kg/jam) = F
5

4
+ 0,08 (666 kg/jam)
F
4
=560 kg/jam

Neraca Total : F
3
= F
4
+ F
5
1226 kg/jam = F
4
+ F
5
Kedelai 92 % F

1226 kg/jam =560 kg/jam + 666 kg/jam

Komposisi Pada Alur 5 :
5
Air 8% F
= 0,92 x 666 kg/jam =613 kg/jam
5

LA.3 Tangki Perendam (TT-201)
Kacang kedelai direndam dengan campuran air dan NaOH dengan
perbandingan massa 3 : 1. Digunakan NaOH 10 %.
= 0,08 x 666 kg/jam =53 kg/jam
TT -201
Kedelai
Air
F
5
=666 kg/jam
5
6
7
NaOH 10 %
Air 90 %
F
6
=3F
5

Kedelai
Air
NaOH
F
7

Neraca Total : F
5
+ F
6
= F
7
666 kg/jam + 3F
5
= F
7

666 kg/jam +3(666 kg/jam) = F
7
666 kg/jam + 1998 kg/jam = F
7

F
7

= 2664 kg/jam
Universitas Sumatera Utara
Komposisi Pada Alur 6 :
Air 90 % F
6
NaOH 10 % F
= 0,9 x 1998 kg/jam =1798 kg/jam
6

Neraca Komponen :
= 0,1 x 1998 kg/jam =200 kg/jam
Kedelai : F
5
= F
613 kg/jam =613 kg/jam
7

NaOH : F
6
= F
200 kg/jam = 200 kg/jam
7

Air : F
5
+ F
6
= F
53 kg/jam + 1798 kg/jam =1851 kg/jam

LA.4 Tangki Pencuci (M-201)
Kacang kedelai dicuci dan dibersihkan dengan menggunakan air bersih,
dengan perbandingan massa yang ada pada alur 8 dan yang ada pada alur 7 adalah
1 : 1.
7

M - 201 Kedelai
Air
NaOH
F
7
=2664 kg/jam
7
8
9
Air
F
8
=F
7

Kedelai
Air
NaOH
F
9

Neraca Total : F
7
+ F
8
= F
9
2664 kg/jam + 2664 kg/jam = F
9

F
9
Kedelai : F
= 5328 kg/jam
Neraca Komponen :
7
= F
613 kg/jam =613 kg/jam
9

NaOH : F
7
= F
200 kg/jam = 200 kg/jam
9


Universitas Sumatera Utara
Air : F
7
+ F
8
= F
1851 kg/jam + 2664 kg/jam = 4515 kg/jam

LA.5 Vibrating Screen Filter (S 202)
NaOH diasumsikan seluruhnya keluar pada alur 10. Dari Foust, Allan. 1979,
air yang keluar 5-10 %. Maka diasumsikan air yang keluar pada alur 11 adalah 9 %.
9

S - 202
Kedelai
Air
NaOH
F
9
=5328 kg/jam
9
10
11
Air
NaOH
F
10

Kedelai
Air =9%
F
11

Neraca Komponen :
Kedelai : F
9
= 91 % F
613 kg/jam =0,91 F
11

11
F
11
NaOH : F
= 674 kg/jam
9
= F
200 kg/jam = 200 kg/jam
10

Air : F
9
= F
10
+ F
11
4515 kg/jam = F

10
+ 61 kg/jam
F
10
= 4454 kg/jam
Kedelai 91 % F


Komposisi pada alur 11 :
11
Air 9 % F
=0,91 x 674 kg/jam =613 kg/jam
11

Neraca Total : F
=0,09 x 674 kg/jam = 61 kg/jam
9
= F
10
+ F
11
5328 kg/jam = F
10
+ 674 kg/jam
F
10
= 4654 kg/jam




Universitas Sumatera Utara
LA.6 Tangki Perendam (TT 202)
Kacang kedelai direndam dengan campuran air dan NaHCO
3
dengan
perbandingan massa 3 : 1. Digunakan NaHCO
3
TT - 202
Kedelai
Air
F
11
=674 kg/jam
11
12
13
NaHCO
3
30 %
Air 70 %
F
12
=3F
11

Kedelai
Air
NaHCO
3
F
13
30 %.

Neraca Total : F
11
+ F
12
= F
13
674 kg/jam + 3F
11
= F
13

674 kg/jam + 3(674 kg/jam) = F
13
674 kg/jam +2022 kg/jam = F
13

F
13
Air 70 % F
= 2696 kg/jam
Komposisi Pada Alur 12 :
12
NaHCO
= 0,7 x 2022 kg/jam =1415 kg/jam
3
30 % F
12

Neraca Komponen :
= 0,3 x 2022 kg/jam = 607 kg/jam
Kedelai : F
11
= F
613 kg/jam =613 kg/jam
13

NaHCO
3
: F
12
= F
607 kg/jam =607 kg/jam
13

Air : F
11
+ F
12
= F
61 kg/jam +1415 kg/jam = F
13

13

F
13
= 1476 kg/jam







Universitas Sumatera Utara
LA.7 Tangki Pencuci (M 303)
Kacang kedelai dicuci dan dibersihkan dengan menggunakan air bersih,
dengan perbandingan massa yang ada pada alur 14 dan yang ada pada alur 13 adalah
1 : 1.
M - 303 Kedelai
Air
NaHCO
3
F
13
=2696 kg/jam
13
14
15
Air
F
14
=F
13

Kedelai
Air
NaOH
F
15

Neraca Total : F
13
+ F
14
= F
15
2696 kg/jam + 2696 kg/jam = F
15

F
15
Kedelai : F
= 5392 kg/jam
Neraca Komponen :
13
= F
613 kg/jam =613 kg/jam
15

NaHCO
3
: F
13
= F
607 kg/jam = 607 kg/jam
15

Air : F
13
+ F
14
= F
1476 kg/jam +2696 kg/jam =4172 kg/jam

LA.8 Vibrating Screen Filter (S 303)
NaHCO
15

3
S - 303
Kedelai
Air
NaHCO
3
F
15
=5392 kg/jam
15
16
17
Air
NaHCO
3
F
16

Kedelai
Air =10 %
F
17
diasumsikan seluruhnya keluar pada alur 16. Dari Foust, Allan.
1979, air yang keluar 5-10 %. Maka diasumsikan air yang keluar pada alur 17 adalah
10 %.

Universitas Sumatera Utara
Neraca Komponen :
Kedelai : F
15
= 90% F
613 kg/jam =0,9 F
17

17
F
17
NaHCO
=681 kg/jam

3
: F
15
= F
607 kg/jam = 607 kg/jam
16

Air : F
15
= F
16
+ F
17
4172 kg/jam = F

16
+68 kg/jam
F
16
= 4104 kg/jam
Kedelai 90 % F


Komposisi pada alur 17 :
17
Air 10 % F
=0,9 x 681 kg/jam =613 kg/jam
17

Neraca Total : F
=0,1 x 681 kg/jam = 68 kg/jam
15
= F
16
+ F
17
5392 kg/jam = F
16
+ 681 kg/jam
F
16
TT - 401
Kedelai
Air
F
17
=681 kg/jam
17
21
Kedelai
Air
F
21
Air
F
18
= F
17

18
= 4711 kg/jam

LA.9 Tangki Perebusan (TT 401)
Kacang kedelai direbus dengan menggunakan steam. Perbandingan massa
antara alur 18 dan alur 17 adalah 1 : 1.


Neraca Total : F
17
+ F
18
= F
21
Kedelai : F


681 kg/jam + 681 kg/jam = 1362 kg/jam
Neraca Komponen :
17
= F
21

Universitas Sumatera Utara
613 kg/jam =613 kg/jam

Air : F
17
+ F
18
= F
68 kg/jam +681 kg/jam = F
21

19

F
21
= 749 kg/jam
RM - 401
Kedelai
Air
F
21
=1362 kg/jam
21
22
Pasta
Kedelai
F
22


LA.10 Roller Mill (RM-401)
Di dalam Roller Mill kacang kedelai digiling sampai halus hingga ukurannya
mencapai 100 mesh. (Sumber : Walas, Stanley. 1988)

Neraca Total : F
21
= F
22
M - 401
Pasta Kedelai
F
22
=1362 kg/jam
22
23
24
Air
F
23
=8F
22

Bubur
Susu Kedelai
F
24


1362 kg/jam = 1362 kg/jam

LA.11 Tangki Pencampuran (M-401)
Pasta kedelai diaduk dengan penambahan air. Perbandingan massa antara
pasta kedelai dengan air adalah 1 : 8.

Neraca Total : F
22
+ F
23
= F
24
F
22
+ 8F
22
= F
24

9 F
22
= F
24
9 (1362 kg/jam) = F
22

F
24
= 12258 kg/jam
F
23
= F
24
F
22

= 12258 kg/jam

1362 kg/jam
= 10896 kg/jam
Universitas Sumatera Utara
LA.12 Filter Press (P - 401)
Bubur kedelai kemudian dipress. Diasumsikan susu yang keluar pada alur 25
adalah 1% dan ampas yang ikut keluar pada alur 26 adalah 0,01%.
P - 401
Bubur
Susu Kedelai
F
24
=12258 kg/jam
24
25
26
Ampas
Susu Kedelai 1%
F
25
=0,1 F
24
Susu Kedelai
Ampas 0,01%
F
26


Neraca Total : F
24
= F
25
+ F
26
12258 kg/jam = 0,1 F
24
+ F
26

12258 kg/jam = 0,1 (12258 kg/jam ) + F
26

12258 kg/jam = 1226 kg/jam + F
26

F
26
= 11032 kg/jam

F
25
= F
24
F
26

= 12258 kg/jam

Ampas 99 % F
11032 kg/jam
= 1226 kg/jam

Komposisi pada alur 25 :
25
Susu 1% F
=0,99 x 1226 kg/jam =1214 kg/jam
25

Komposisi pada alur 26 :
=0,01 x 1226 kg/jam =12 kg/jam
Ampas 0,01 % F
26
Susu 99,99% F
=0,0001 x 11032 kg/jam =1 kg/jam
26





=0,9999 x 11032 kg/jam =11031 kg/jam
Universitas Sumatera Utara
LA.13 Tangki Pencampuran (M 402)
Susu kedelai mentah diaduk dengan penambahan santan sebanyak 15 % dari
jumlah massa pada alur 26. Digunakan santan kelapa dengan kadar 66,7 %. (Sumber:
Rindengan, Barlina. 2004)
M-402
Susu Kedelai
Ampas
F
26
=11032 kg/jam
26
27
28
Santan
F
27
=15 % F
26

Susu Kedelai
Homogen
F
28

Neraca Total : F
26
+ F
27
= F
28
11032 kg/jam + 15 % F
26
= F
28

11032 kg/jam + 15 % (11032 kg/jam) = F
28

11032 kg/jam + 1655 kg/jam = F
28

F
28
= 12687 kg/jam
F
27
= F
28
F
26

= 12687 kg/jam

Santan 1/3 F
11032 kg/jam
= 1655 kg/jam

Komposisi pada alur 27 :
27
Air 2/3F
=(1/3) x 1655 kg/jam =552 kg/jam
27

LA.14 Tangki Pasteurisasi (TT-402)
Di dalam Tangki Pasteurisasi susu kedelai homogen dipanaskan dengan suhu
70
=(2/3) x 1655 kg/jam =1103 kg/jam
0
TT_402 Susu Kedelai
Homogen
F
28
=12687 kg/jam
28
31
Susu Kedelai
Homogen
F
31
C.

Neraca Total : F
28
= F
31



12687 kg/jam = 12687 kg/jam
Universitas Sumatera Utara
LA.15 Evaporator (FE-401)
Di dalam Evaporator susu kedelai dikentalkan dengan cara mengurangi
kandungan air dalam susu kedelai, dimana asumsi effisiensi evaporator adalah
54,54%. (Sumber: Walas, Stanley. 1988)
FE-401
Susu Kedelai
Homogen
F
31
=12687 kg/jam
31
35 Susu Pasta
Kedelai
F
35
Uap Air
F
32
32

Neraca Total : F
31
= F
32
+ F
35
12687 kg/jam = 54,54 % F
31
+ F
35

12687 kg/jam =54,54 % (12687 kg/jam) + F
35

12687 kg/jam =6919 kg/jam + F
35

F
35
= 5768 kg/jam

F
32
= F
31
F
35
=12687 kg/jam 5768 kg/jam
=6919 kg/jam

L.A.16 Cooler ( TE-501 )
Di dalam Cooler susu pasta kedelai didinginkan hingga suhunya menjadi
50
0
TE-501 Susu Pasta
Kedelai
F
35
=5768 kg/jam
35
38
Susu Bubuk
Kedelai
F
38

C.


Neraca Total : F
35
= F

38
5768 kg/jam =5768 kg/jam


Universitas Sumatera Utara
LA.17 Spray Dryer ( SR-501 )
Di dalam Spray dryer susu pasta kedelai dikeringkan hingga menjadi susu
bubuk kedelai, diasumsikan kandungan air yang keluar pada alur 40 adalah 90 %.
SR-501
Susu Pasta
Kedelai
F
38
=5768 kg/jam
38
40
Susu Bubuk
Kedelai
F
40
39
Air
F
39
=90 %F
38


Neraca Total : F
38
= F
39
+ F
40

5768 kg/jam = 0,9 F
38
+ F
40


5768 kg/jam =0,9 (5768 kg/jam) + F
40

5768 kg/jam =5191 kg/jam + F
40

F
40
= 577 kg/jam

F
39
= F
38
F
TE-502 Susu Bubuk
Kedelai
F
40
=577 kg/jam
40
43
Susu Bubuk
Kedelai
F
43
40
=5768 kg/jam 577 kg/jam
=5191 kg/jam

L.A.18 Rotary Cooler ( TE-502 )
Di dalam Rotary Cooler susu bubuk kedelai didinginkan hingga suhunya
mencapai suhu kamar.


Neraca Total : F
40
= F
43
577 kg/jam =577 kg/jam
Universitas Sumatera Utara
LAMPIRAN B
PERHITUNGAN NERACA PANAS

Basis perhitungan : 1 jam operasi
Suhu referensi : 25
0
Satuan panas : kJ /jam
C

Neraca panas ini menggunakan rumus-rumus sebagai berikut :
Perhitungan panas untuk bahan dalam fasa cair/gas :
Q
i/o

=
T
K T
dT Cp n
298
. . = (Van Ness, 1987)

Tabel LB-1 Harga Cp Setiap Gugusan
Gugus Harga kkal/kmol
0
C
- CH 8,8
3

- CH
2
7,26 -
|
=CH -
5,10
- COOH 19,1

- C =
3,80
- C =O
|
H
12,66
- CH
2
17,5 OH
|
- CHOH
18,2
H
|
- N -
10,5
|
- N -
7,5
- N = 4,5
|
C =O
|
12,66
Sumber : Reid, 1977
Universitas Sumatera Utara
1. Nilai kapasitas panas (Cp) untuk Kacang Kedelai dan Susu Kedelai :
1. Lemak
A. Asam Oleat (C
18
H
34
O
2
) =CH
3
(CH
2
)
7
CH =CH(CH
2
)
7
COOH
Bm =282 g/mol ; = 1(-CH
3
) + 14(-CH
2
-) + 1(CH=CH) + 1(-COOH)
=1(8,8) +14(7,26) +1(5,10) +1(19,10)
=134,64 kkal/kmol
0
C =1,995 kJ /kg.K
B. Asam Linoleat (C
18
H
32
O
2
)=CH
3
(CH
2
)
4
CH =CHCH
2
CH =CH(CH
2
)
7
COOH
Bm =280 g/mol ; =1(-CH
3
) +12(-CH
2
-) +2(CH=CH) +1(COOH)
=1(8,8) +12(7,26) +2(5,10) +1(19,1)
=125,22 kkal/kmol
0
C =1,870 kJ /kg.K
C. Asam Palmitat (C
16
H
32
O
2
)=CH
3
(CH
2
)
14
COOH
Bm =256 g/mol ; =1(-CH
3
) +14(-CH
2
-) +1 (-COOH)
=1(8,8) +14(7,26) +1(19,1)
=129,54 kkal/kmol
0
C =2,117 kJ /kg.K
D. Asam Stearat (C
18
H
36
O
2
) =CH
3
(CH
2
)
16
COOH
Bm =284 g/mol ; =1(-CH
3
) +16(-CH
2
-) +1(-COOH)
=1(8,8) +16(7,26) +1(19,1)
=144,06 kkal/kmol
0
Karbohidrat (C
C =2,121 kJ /kg.K
2. Karbohidrat
6
H
12
O
6
) =CH
3
(CHOH)
4
Bm =180 g/mol ; =1(CH
COH
3
) +4(CHOH) +!(COH)
=1(17,5) +4(18,2) +1(12,66)
=102,96 kkal/kmol
0
Protein (C
C =2,393 kJ /kg.K
3. Protein
2
H
5
NO
2
) =CH
3
Bm =75 g/mol ; =1(CH
NHCOOH
3
) +1(NH) +1(COOH)
=8,8 +10,5 +19,1
=38,4 kkal/kmol
0
C =2,142 kJ /kg.K
4. Air
Air (H
2
O) =4,183 kJ /kg.K (Geankoplis, 1983)


Universitas Sumatera Utara
Tabel LB.2 Komposisi Susunan Lemak Kedelai
Komponen Kadar (%) Asumsi Kadar (%)
Asam Oleat 25 64 52
Asam Lilnoleat 11 60 36
Asam Palmitat 7 10 8
Asam Stearat 2 5 4
TOTAL 100
(sumber : Koswara Sutrisno, 1992)

Cp total lemak =0,52 (1,995) +0,36 (1,870) +0,08 (2,117) +0,04 (2,121)
= 1,965 kJ /kg.K

Tabel LB.3 Komposisi Kacang Kedelai per 100 gr bahan
Komponen Kadar (%) Asumsi Kadar (%)
Protein 35 45 40
Lemak 18 32 25
Karbohidrat 12 30 28
Air 7 7
TOTAL 100
(sumber : www.warintek.ristek.go.id. 2008)

Tabel LB.4 Komposisi Susu Kedelai per 100 gr bahan
Komponen Kadar (%)
Protein 4,6
Lemak 2,8
Karbohidrat 3,9
Air 88,7
TOTAL 100
(sumber : www.warintek.ristek.go.id. 2008)



Universitas Sumatera Utara
2. Nilai Kapasitas Panas (Cp) untuk santan :
Tabel LB.5 Komposisi Santan
Komponen Kadar (%)
Protein 2,8
Lemak 17
Air 70
Karbohidrat 10,2
TOTAL
(sumber : Suhardiyo, 1995)

Cp Kacang Kedelai =0,4 (2,142) +0,25 (1,965) +0,28 (2,393) +0,07 (4,183)
=2,311 kJ /kg.K
Cp Susu Kedelai =0,046(2,142) +0,028(1,965) +0,039(2,393) +0,887(4,183)
=3,957 kJ /kg.K
Cp santan =0,028 (2,142) +0,17 (1,965) +0,102 (2,393) +0,7 (4,183)
=3,566 kJ /kg.K
Cp Susu Kedelai Homogen / Steril :
=(X
Susu Kedelai
. Cp
Susu Kedelai
)

+(X
Santan
. Cp
Santan
)



=(85 % . 3,957) +(15 % .3,556)
=3,897 kJ /kg.K
3. Data Kapasitas Panas, dan Panas Laten
Tabel LB.6 Kapasitas Panas Gas, Cpg = a + bT + cT
2
+ dT
3
+ eT
4
(J/mol
o
K)
Komponen a b c d e
Air 3,40471E+01 -9,65064E-03 3,29983E-05 -2,04467E-08 4,30228E-12
Sumber : Reklaitis,1983.

Tabel LB.7 Kapasitas Panas Liquid (Cairan),Cp
l
= a + bT + cT
2
+ dT
3
(J/mol
o
K)
Komponen a b c d
Air 1,82964E+01 4,72118E-01 -1,33878E-03 1,31424E-06
Sumber : Reklaitis, 1983.

Panas Laten, H
VL air
=40656,2 (J /mol) (Reklaitis,1983)
Universitas Sumatera Utara
=2258,67 kJ /kg
LB.1 Tangki Perebusan (TT 401)
TT-401
Kedelai
Air
30
o
C ; 1 atm
17
21
Kedelai
Air
90
o
C ; 1 atm
Steam
180
o
C ; 1 atm
18
Air
30
o
C ; 1 atm
Kondensat
100
o
C ; 1 atm
19
20

Suhu referensi =25
o
( )


+ + =
303
298
3 6 2 3 1 1
303
298
10 . 31 , 1 10 . 34 , 1 10 . 72 , 4 10 . 83 , 1 dT T T T dT Cp
l
C =298 K


303
298
4
6
3
3
2
1
1
4
10 . 31 , 1
3
10 . 34 , 1
2
10 . 72 , 4
10 . 83 , 1
(

+ + =

T T T T
=
( )
( ) ( )
(
(
(
(

+
+

4 4
6
3 3
3
2 2
1
1
298 303
4
10 . 31 , 1
298 303
3
10 . 34 , 1
298 303
2
10 . 72 , 4
) 298 303 ( . 10 . 83 , 1

=((91,5) +(709,18) (605,03) +(177,75))
=(373,4) J /mol
= 20,74 kJ /kg

Panas Masuk (Q
i

+ +
303
298
18
303
298
303
298
17 17
. . dT Cp F dT Cp F dT Cp F
l
Air
l
Air Kedelai ) =
={(613 kg/jam).(2,311 kJ /kg.K).(303-298)K} +{(68 kg/jam).
(20,74 kJ /kg)} +{(681 kg/jam).(20,74 kJ /kg))}
={(7083,215 kJ /jam) +(1410,32 kJ /jam) +(14123,94 kJ /jam)}
=22617,47 kJ /jam

( )


+ + =
363
298
3 6 2 3 1 1
363
298
10 . 31 , 1 10 . 34 , 1 10 . 72 , 4 10 . 83 , 1 dT T T T dT Cp
l


363
298
4
6
3
3
2
1
1
4
10 . 31 , 1
3
10 . 34 , 1
2
10 . 72 , 4
10 . 83 , 1
(

+ + =

T T T T
Universitas Sumatera Utara
=
( )
( ) ( )
(
(
(
(

+
+

4 4
6
3 3
3
2 2
1
1
298 363
4
10 . 31 , 1
298 363
3
10 . 34 , 1
298 363
2
10 . 72 , 4
) 298 363 ( . 10 . 83 , 1

=((1189,5) +(10139,74) (10129,68) +(3272,71))
=(4472,27) J /mol
= 248,46 kJ /kg
Panas Keluar (Q
o

+
363
298
363
298
19 19
dT Cp F dT Cp F Air Kedelai ) =
={(613 kg/jam).(2,311 kJ /kg.K).(363-298)K}+{(749 kg/jam).
(248,46 kJ /kg)}
={(92081,79 kJ /jam) +(186096,54 kJ /jam)}
=278178,33 kJ /jam

Panas yang dilepas steam (Q) =Q
o
Q
i
=(278178,33 kJ /jam 22617,47 kJ /jam)
=255560,86 kJ /jam
Superheated steam pada 1 atm, 180
o
C, H(180
o
C) =2776 kJ /kg (Reklaitis, 1983)
Saturated steam pada 1 atm,100
o
C, Hv (100
o
C) =2676 kJ /kg (Reklaitis, 1983)
H
l
(100
o
C) =419 kJ /kg (Reklaitis, 1983)

=[H(180
o
C) H
v
(100
o
C)] +[(H
v
(100
o
C) H
l
(100
o
kg kJ
jam kJ
/ 2357
/ 86 , 255560
C)]
=[2776 2676] +[2676 419]
=2357 kJ /kg
J umlah steam yang diperlukan (m) =Q / =
=108,43 kg/jam






Universitas Sumatera Utara
LB.2 Tangki Pencampuran (M-401)
M-401
Pasta Kedelai
90
o
C ; 1 atm
22
23
24
Air
30
o
C ; 1 atm
Bubur
Susu Kedelai

m
1
Cp (T
3
-T
1
) +m
2
Cp (T
3
-T
2
) =0 (Saad, 1994)
(1362x 2,311 x (T
24
- 30)) +(10896 x 4,183 x (T
24
- 30) =0
3147,582 T
24
283282,38 +45577,968 T
24
1367339,04 =0
48725,55 T
24
=1650621,42
T
24
=34
0
C
Pasta Kedelai
Panas Masuk (Q
i
) =m Cp t
=1362 kg/jam . 2,311 kj/kg
0
C . (90-25)
0
C
=204592,83 kJ /jam
Air
Panas Masuk (Q
i
) =m Cp t
=10896 kg/jam . 4,183 kj/kg
0
C . (30-25)
0
C
=227889,84 kJ /jam

Panas Keluar (Q
o
) =m Cp t
=12258 kg/jam . 3,957 kj/kg
0
C . (34-25)
0
C
=436544,67 kJ /jam

Tidak ada panas yang dilepas =Q
o
=Q
i





Universitas Sumatera Utara
LB.3 Filter Press (P-401)

P-401
Bubur
Susu Kedelai
34
o
C : 1 atm
24
25
26
Ampas
Susu Kedelai
34
o
C : 1 atm
Susu Kedelai
Ampas

34
o
C : 1 atm


Q
out
Tangki Pencampuran =Q
in
filter press =436544,67 kJ /jam
Panas Keluar (Q
o
+ +

307
298
307
298
25 25
dT Cp F dT Cp F Kedelai Susu Ampas
) =


+
307
298
307
298
26 26
dT Cp F dT Cp F Kedelai Susu Ampas

={(1214 kg/jam).(2,311 kJ /kg.K).(307-298)K} +{(12 kg/jam)
(3,957 kJ /kg.K).(307-298)K} +{(1 kg/jam).(2,311
kJ /kg.K)(307-298)K} +{(11031 kg/jam).(3,957kJ /kg.K).
(307-298)K}
={(25249,986 kJ /jam) +(427,356 kJ /jam) +(20,799 kJ /jam) +
(392847,003 kJ /jam)}
=436544,67 kJ /jam

Tidak ada panas yang dilepas =Q
o
=Q
M-402
Susu Kedelai
Ampas
34
o
C ; 1 atm
26
27
28
Santan
30
o
C ; 1 atm
Susu Kedelai
Homogen
i

LB.4 Tangki Pencampuran (M-402)

Universitas Sumatera Utara
m
1
Cp (T
3
-T
1
) +m
2
Cp (T
3
-T
2
) =0 (Saad, 1994)
(11031x 2,311 x (T
28
- 34)) +(1655 x 3,566 x (T
28
- 30) =0
25492,641 T
28
866749,794 +5901,73 T
28
177051,9 =0
31394,371 T
28
=1043801,694
T
28
=33
0
C
Susu kedelai
Panas Masuk (Q
i
) =m Cp t
=11031 kg/jam . 2,311 kj/kg
0
C . (34-25)
0
C
=229433,769 kJ /jam
Ampas =m Cp t
=1 kg/jam . 2,311 kj/kg
0
C . (34-25)
0
C
=20,799 kJ /jam
Santan
Panas Masuk (Q
i
) =m Cp t
=1655 kg/jam . 3,566 kj/kg
0
C . (30-25)
0
C
=29508,65 kJ /jam

Panas Keluar (Q
o
) =m Cp t
=12687 kg/jam . 3,897 kj/kg
0
C . (33-25)
0
C
=258942,419 kJ /jam
Tidak ada panas yang dilepas =Q
o
=Q
TT-402
Susu Kedelai
Homogen
33
o
C ; 1 atm
28 31
Susu Kedelai
Homogen
70
o
C ; 1 atm
Steam
180
o
C ; 1 atm
Kondensat
100
o
C ; 1 atm
30
29
i

LB.5 Tangki Pasteurisasi ( TT-402 )


Panas Masuk (Q
i
) =Panas Keluar dari Tangki Pencampuran =258942,419 kJ /jam
Universitas Sumatera Utara
Panas Keluar (Q
o

+ +
343
298
343
298
tan
31
343
298
31 31
dT Cp F dT Cp F dT Cp F San Ampas Kedelai Susu
) =
={(12687 kg/jam).(3,897 kJ /kg.K).(343-298)K}
=2224855,75 kJ /jam

Panas yang diserap susu (Q) =Q
o
Q
i
=(2224855,75 kJ /jam ) (258942,419 kJ /jam)
=1965913,331 kJ /jam

Superheated steam pada 1 atm, 180
o
C, H(180
o
C) =2776 kJ /kg (Reklaitis, 1983)
Saturated steam pada 1 atm, 100
o
C, Hv (100
o
C) =2676 kJ /kg (Reklaitis, 1983)
H
l
(100
o
C) =419 kJ /kg (Reklaitis, 1983)
=[H(180
o
C) H
v
(100
o
C)] +[(H
v
(100
o
C) H
l
(100
o
kg kJ
jam kJ
/ 2357
/ 331 , 1965913
C)]
=[2776 2676] +[2676 419]
=2357 kJ /kg
J umlah steam yang diperlukan (m) =Q / =
=834,074 kg/jam

LB.6 Evaporator ( FE-401 )
FE-401
Steam
180
o
C ; 1 atm
31
35 Susu Pasta
Kedelai
102
o
C ; 1 atm
Susu Kedelai
Homogen
70
o
C ; 1 atm
Kondensat
100
o
C ; 1 atm
Uap Air
102
o
C ; 1 atm
32
34
33

Panas Masuk (Q
i
( )


+ + =
375
298
4 12 3 8 2 5 3 1
375
298
10 . 30 , 4 10 . 04 , 2 10 . 29 , 3 10 . 65 , 9 10 . 40 , 3 dT T T T T dT Cp
V
) =Panas Keluar dari Tangki Pasteurisasi =2224855,75 kJ /jam


Universitas Sumatera Utara
375
298
5
12
4
8
3
5
2
3
1
5
10 . 30 , 4
4
10 . 04 , 2
3
10 . 29 , 3
2
10 . 65 , 9
10 . 40 , 3
(

+ + =

T T T T T

=
( ) ( )
( )
(
(
(
(

+
+


) 298 375 (
5
10 . 30 , 4
298 375
4
10 . 04 , 2
298 375
3
10 . 29 , 3
298 375
2
10 . 65 , 9
) 298 375 ( . 10 . 40 , 3
5 5
12
4 4
8
3 3
5
2 2
3
1

=((2618) (250,04) +(288,10) (60,63) +(4,36)
=(2599,79) J /mol
=144,43 kJ /kg

Panas Keluar (Q
o

+ +
375
298
375
298
35 35 35
.
VL
Air
V
Air Kedelai Pasta Susu H F dT Cp F dT Cp F ) =
={(5768 kg/jam).(3,897 kJ /kg.K).(375-298)K}+{(6919
kg/jam).(144,43 kJ /kg )}+{(6919 kg/jam).(2258,67 kJ /kg)}
=(1730797,992 kJ /jam) +(999311,17 kJ /jam)+
(15627737,73 kJ /jam)
=18357846,89 kJ /jam

Panas yang dilepas steam (Q) =Q
o
Q
i

=18357846,89 kJ /jam 2224855,75 kJ /jam
=16132991,14 kJ /jam

Superheated steam pada 1 atm, 180
o
C, H(180
o
C) =2776 kJ /kg (Reklaitis, 1983)
Saturated steam pada 1 atm, 100
o
C, Hv (100
o
C) =2676 kJ /kg (Reklaitis, 1983)
H
l
(100
o
C) =419 kJ /kg (Reklaitis, 1983)

=[H(180
o
C) H
v
(100
o
C)] +[(H
v
(100
o
C) H
l
(100
o
kg kJ
jam kJ
/ 2357
/ 14 , 16132991
C)]
=[2776 2676] +[2676 419]
=2357 kJ /kg
J umlah steam yang diperlukan (m) =Q / =
=6844,714 kg/jam
Universitas Sumatera Utara
LB.7 Cooler ( TE-501 )
TE-501
Air Pendingin
20
o
C ; 1 atm
Susu Pasta
Kedelai
50
o
C ; 1 atm
Susu Pasta
Kedelai
102
o
C ; 1 atm
Air Pendingin Bekas
40
o
C ; 1 atm
35
38
36
37

Panas Masuk (Q
i
) =Panas Keluar dari Evaporator =1730797,992 kJ /jam
Panas Keluar (Q
o

323
298
38
dT Cp F Kedelai Pasta Susu ) =
={(5768 kg/jam).(3,897 kJ /kg.K).(323-298)K}
=561947,4 kJ /jam

Panas yang diserap air pendingin (Q) =Q
o
Q
i

= 561947,4 kJ /jam 1730797,992 kJ /jam
= 1168850,592 kJ /jam
H (20
o
C) =2538,2 kJ /kg (Reklaitis, 1983)
H (40
o
C) =2574,4 kJ /kg (Reklaitis, 1983)

=H [20
o
C] H [40
o
kg kJ
jam kJ
/ 2 , 36
/ 592 , 1168850

C]
=[2538,2 2574,4] =- 36,2 kJ /kg
J umlah air pendingin yang diperlukan (m) =Q / =
=32288,69 kg/jam







Universitas Sumatera Utara
LB.8 Spray Dryer ( SR-501 )
SR-501
Susu Pasta
Kedelai
50
o
C ; 1 atm
38
40
Susu Bubuk
Kedelai
80
o
C ; 1 atm
Udara Panas
180
o
C ; 1 atm
Uap Air +Udara
110
o
C ; 1 atm
39


Suhu udara panas yang masuk sekitar 180
Asumsi :
o
C dan suhu udara keluar sekitar
80
o
C (Koswara, 1992) .


T
Entalpi Bahan Masuk :
referensi
=25
o
C =298 K
T
bahan masuk
=50
o
C =323 K
T
udara panas
=180
o
C =453 K
H
38

Susu Pasta Kedelai

323
298
38
dT Cp F Kedelai Pasta Susu =
={(5768 kg/jam).(3,897 kJ /kg.K).(323-298)K}
=561947,4 kJ /jam

T
Entalpi Bahan Keluar :
referensi
=25
o
C =298 K
T
udara panas masuk
=180
o
C =453 K
T
udara panas keluar
=110
o
C =383 K
T
bahan keluar
=80
o
C =353 K

H
40
Susu Bubuk Kedelai
=F
40

Susu Bubuk Kedelai

353
298
dT Cp
=(577 kg/jam).(3,897 kJ /kg.K) (353 298) K
=123671,295 kJ /jam
Universitas Sumatera Utara

dT
T T
T T T
dT Cp
v

|
|
.
|

\
|
+
+
=

383
373
4 12 3 8
2 5 3 1 383
373
10 . 30228 , 4 10 . 04467 , 2
10 . 29983 , 3 10 . 65064 , 9 10 . 4047 , 3

=
383
373
5
12
4
8
3
5
2
3
1
5
10 . 30228 , 4
4
10 . 04467 , 2
3
10 . 29983 , 3
2
10 . 65064 , 9
10 . 4047 , 3
(
(
(
(

+
+


T T
T T T

=
( ) ( )
( ) ( )
(
(
(
(
(
(
(
(

+

+

) 373 383 (
5
10 . 30228 , 4
373 383
4
10 . 04467 , 2
373 383
3
10 . 29983 , 3
373 383
2
10 . 65064 , 9
373 383 10 . 4047 , 3
5 5
12
4 4
8
3 3
5
2 2
3
1

={(340,47) (36,47) +(47,15) (11,04) +(0,87)}
=(340,98) J /mol
=18,94 kJ /kg
H
39

air yang menguap
=F
39

air yang menguap

|
|
.
|

\
|
+

383
373
dT Cp H
v VL
.
=(5191 kg/jam). ((2258,67 +18,94) kJ /kg)
=(5191 kg/jam). (2277,61 kJ /kg)
=11823073,51 kJ /jam

Maka entalpi bahan keluar adalah :
H
out
=H
42

Susu Bubuk Kedelai
+H
41

dT
dQ
Air yang menguap

=(123671,295 kJ /jam) +(11823073,51 kJ /jam)
=11823073,51 kJ /jam
= H
out
- H
in
= 11823073,51 561947,4 =11384797,41 kJ /jam

Banyaknya kebutuhan udara yang diperlukan untuk proses adalah sebagai berikut :
Universitas Sumatera Utara

= =
453
383
453
383
41 , 11384797
dT Cp dT Cp
Q
m
Udara Udara
Udara

Dimana :
Cp
Udara
(110
o
C) =1,0115 kJ /kg.K (Geankoplis,1983)
Cp
Udara
(180
o
C) =1,0221 kJ /kg.K (Geankoplis,1983)
Sehingga Cp
rata-rata
jam kg
kg kJ
jam kJ
dT Cp
Q
m
Udara
Udara
/ 757 , 159952
/ ) 383 453 ( 0168 , 1
/ 41 , 11384797
453
383
=

= =

=1,0168 kJ /kg.K

Maka banyaknya udara yang dibutuhkan dalam proses adalah sebagai berikut :


LB.9 Rotary Cooler ( TE-502 )
TE-502
Air Pendingin
20
o
C ; 1 atm
Susu Bubuk
Kedelai
30
o
C ; 1 atm
Susu Bubuk
Kedelai
80
o
C ; 1 atm
Air Pendingin Bekas
40
o
C ; 1 atm
40
43
41
42


Panas Masuk (Q
i
) =Panas Keluar dari Spray Dryer =123671,295 kJ /jam
Panas Keluar (Q
o

303
298
43
dT Cp F Kedelai Bubuk Susu ) =
={(557 kg/jam).(3,897 kJ /kg.K).(303-298)K}
=10853,145 kJ /jam

Panas yang diserap air pendingin (Q) =Q
o
Q
i

= 10853,145 kJ /jam 123671,295 kJ /jam
= 112818,15 kJ /jam

Universitas Sumatera Utara
H (20
o
C) =2538,2 kJ /kg (Reklaitis, 1983)
H (40
o
C) =2574,4 kJ /kg (Reklaitis, 1983)

=H [204
o
C] H [40
o
kg kJ
jam kJ
/ 2 , 36
/ 15 , 112818

C]
=[2538,2 2574,4] =- 36,2 kJ /kg
J umlah air pendingin yang diperlukan (m) =Q / =
=3116,523 kg/jam

Universitas Sumatera Utara
LAMPIRAN C
SPESIFIKASI ALAT

LC.1 Gudang Bahan Baku (G 1)
Fungsi : Sebagai tempat untuk menyimpan bahan baku berupa
Kacang Kedelai yang akan digunakan untuk proses.
Bentuk : Prisma tegak segi empat.
Bahan konstruksi : Dinding beton dan atap seng.
J umlah : 1 unit.
Data kondisi operasi : - Temperatur : 30
o
Densitas Kedelai () =48 lb/ft
C
- Tekanan : 1 atm
Laju alir massa =613 kg/jam
3
= 768,88 kg/m
3
.(www.powderandbulk.com. 2008)
Faktor kelonggaran (fk) =20 % .......................................................(Perry, 1999)
Direncanakan gudang bahan baku dengan perbandingan :
Panjang gudang : Lebar gudang =1 : 1
Panjang gudang : Tinggi gudang =2 : 1
Lebar gudang : Tinggi gudang =2 : 1
Perhitungan :
Direncanakan kapasitas penyediaan selama 1 minggu (7 hari kerja) :
=613 kg/jam x 168 jam/minggu =102.984 kg/minggu
V =kapasitas/densitas
3
/ 88 , 768
min / 984 . 102
m kg
ggu kg
= =133,94 m
3
/minggu
V =(1 +0,2) x 133,94 =160,728 m
3
/minggu
Volume =p x l x t =2t x 2t x t =4t
3

160,728 m
3
=4t
3
1
4
728 , 160
(

3

t = =3,425 m
Maka diperoleh :
Tinggi gudang =3,425 m
Panjang gudang =2t =2 x 3,425 m =6,85 m
Lebar gudang =Panjang gudang =6,85 m
Universitas Sumatera Utara
LC.2 Bucket Elevator (C 101)
Fungsi : Mengangkut bahan baku Kacang kedelai untuk dimasukkan
ke dalam Tangki Pencuci (M 201)
J enis : Spaced Bucket Centrifugal Discharge Elevator
Bahan : Commercial Steel
Kondisi Operasi :
Temperatur (T) : 30
o
C
Tekanan (P) : 1 atm (14,696 psi)
Laju bahan yang diangkut : 613 kg/jam
Faktor kelonggaran, f
k
1. Ukuran Bucket =(6 x 4 x 4
: 12 %.......................................(Tabel 28-8, Perry,1999)
Kapasitas : 1,12 x 613 kg/jam =686,56 kg/jam =0,686 ton/jam
Untuk bucket elevator kapasitas < 14 ton / jam, spesifikasinya adalah sebagai
berikut: ...................................................................................(Tabel 21-8, Perry,1999)
1
/
4
2. J arak antar Bucket =12 in =0,305 m
) in
3. Kecepatan Bucket =225 ft/menit =68,6 m/menit =1,143 m/s
4. Kecepatan Putaran =43 rpm
5. Lebar Belt =7 in =0,1778 m =17,78 cm
Perhitungan daya yang dibutuhkan (P)
P =0,07 m
0,63
z
Dimana : P =daya (kW)
m =laju alir massa (kg/s)
z =tinggi elevator (m)
m =686,56 kg /jam =0,191 kg/s
z =20 m
Maka :
P =0,07 x (0,191)
0,63
x 20 =0,493 kW =0,661 Hp





Universitas Sumatera Utara
LC.3 Tangki NaOH (M 201)
Fungsi : Untuk membuat larutan NaOH 10 %
Bentuk : Silinder vertikal dengan dasar datar dan tutup ellipsoidal
Bahan : Stainless Steel, SA-316 grade C
J umlah : 1 unit
Kondisi operasi : T =30
o
C ; P =1 atm
Kebutuhan rancangan : 1 hari
Faktor keamanan : 20 %
Laju Alir NaOH : 200 kg/jam
Densitas NaOH 98 % : 2130 kg/m
3
.............................................(Perry, 1999)
Laju Alir Air : 1798 kg/jam
Densitas Air : 995,68 kg/m
3
( ) ( ) Air Air NaOH NaOH NaOH laru % % % 10 tan + =
...................................(Geankoplis,1997)
Laju total NaOH : 1998 kg/jam

=(2130 x 0,1) +( 995,68 x 0,9)
=1109,112 kg/m
3
=69,052 lb/ft
3

a. Volume Tangki
Perhitungan :
Volume larutan, V
l
3
3
234 , 43
/ 112 , 1109
1 / 24 / 1998
m
m kg
hari hari jam jam kg
=

=
Volume tangki, V

=1,2 x 43,234 m
3
=51,881 m
3
b. Diameter dan tinggi shell

Volume shell tangki (Vs) :
Vs =
4
1
Di
2
16
5
H
Direncanakan perbandingan diameter dengan silinder tangki ; D : H =4 : 5
Vs = Di
24

3
Volume tutup tangki (Ve) :
Ve = Di
3
.........................................................................(Brownell, 1959)



Universitas Sumatera Utara
Volume tangki (V) :
V =Vs +Ve
V =
48
17
Di
3

51,881 m
3
48
17
= Di
|
.
|

\
|
2
599 , 3
2
1
3

Di =3,599 m
H =4,498 m
c. Diameter dan tinggi tutup
Diameter tutup =diameter tangki =3,599 m
Rasio axis =2 : 1
Tinggi tutup = =0,899 m .....................................(Brownell, 1959)
d. Tebal shell tangki
t =
P SE
PD
2 , 1 2
.............................................................(Brownell, 1959)
Dimana :
t =tebal shell
D =Diameter dalam tangki
E =Joint effesiensi =0,8 .................................................(Brownell, 1959)
P =tekanan desain
S =allowable stress =12.650 psia =87.218,714 kPa............(Brownell, 1959)
P
o
=tekanan udara luar =1 atm =101,325 kPa
P =F/A =[(1998 kg/jam x 24 jam/hari x 1 hari)(9,8 m/s
2
)] / [/4 (3,599)
2
m
2
]
=(469.929,6 kg.m/s
2
)/(10,168 m
2
) =46.216,522 N/m
2
=46,216 kPa
P
operasi
=P
o
+P =101,325 kPa +46,216 kPa =147,541 kPa
Maka, P
design
P SE
PD
2 , 1 2
=(1,2) (147,541 kPa) =177,049 kPa
Tebal shell tangki :
t =
=
) 049 , 177 ( 2 , 1 ) 8 , 0 ).( 714 , 218 . 87 ( 2
) 599 , 3 ).( 049 , 177 (
kPa kPa
m kPa

=0,0046 m =0,181 in


Universitas Sumatera Utara
Faktor korosi =1/20 in
Maka tebal shell yang dibutuhkan =0,181 in +(1/20 in) =0,231 in
Tebal shell standar yang digunakan =1/5 in .........................(Brownell, 1959)
e. Tebal tutup tangki
Tutup atas tangki terbuat dari bahan yang sama dengan shell.
Tebal tutup atas =1/5 in.

Tenaga Pengaduk
J enis pengaduk : propeler.
J umlah baffle : 4 buah
Da/Dt =0,3 ; W/Da =1/5 ; L/Da = ; Dt/E =4.............................(Geankoplis, 1997)
Dt : Diameter tangki =3,599 m =11,807 ft
Da : Diameter pengaduk =0,3 Dt =0,3 x 11,807 ft =3,542 ft
W : Lebar pengaduk =1/5 x Da =1/5 x 3,542 ft =0,708 ft
L : Panjang daun pengaduk = Da = x 3,542 ft =0,885 ft
E : J arak daun dari dasar tangki = x Dt = x 11,807 ft =2,952 ft
Data Perhitungan :
n =1,0 putaran/detik

NaOH
=50 cp =0,033 lb/ft.sec ..........................(Geankoplis, 1997)
Bilangan Reynold (N
Re
) :
N
Re

. .
2
Da n
= ...................................(Geankoplis,1997)
N
Re
4
3 2
10 6251 , 2
sec . / 033 , 0
) / 052 , 69 ( . ) 542 , 3 ( . det) / 0 , 1 (
=
ft lb
ft lb ft put
=
Bilangan Daya (N
P
) :
N
p
5 3
. .
.
Da n
g P
c

=
............................................(Geankoplis,1997)
Untuk N
Re
= 2,6251 x 10
4
, N
P
sec / 203 , 957
174 , 32
542 , 3 . 0 , 1 . 052 , 69 . 8 , 0 . . .
5 3 5 3
ft lb
g
Da n N
c
P
= =

= 0,8 (Fig 3.4-4


Geankoplis,1997)
P =
Universitas Sumatera Utara
Efisiensi 80 %
P = Hp ft l
b
175 , 2 sec / 504 , 196 . 1
8 , 0
203 , 957
= =
Digunakan motor penggerak dengan daya 2,175 Hp

LC.4 Pompa NaOH (J 201)
Fungsi : untuk memompakan NaOH

ke tangki perendaman I
J enis : Pompa sentrifugal
J umlah : 1 buah
Bahan Konstruksi : Commercial steel
Densitas NaOH 10 % : 1109,112 kg/m
3
=69,052 lbm/ft
3
s ft
F
/ 0177 , 0
052 , 69
223 , 1
3
= = =

.....................(LC.3)
Viskositas () : 50 Cp =0,033 lbm/ft.s ...............(Geankoplis,1997)
Laju alir massa (F) : 1998 kg/jam =1,223 lbm/s ...............................(LA.3)

Laju alir volumetric, Q =0,0005 m
3
/ s
Desain Pompa :
D
i,opt
=0,363 Q
0,45

0,13
........................................................(Timmerhaus, 2004)
=0,363 (0,0005 m
3
/s)
0,45

(1109,112 kg/m
3
)
0,13

=0,029 m =1,142 in
Ukuran Spesifikasi Pipa : ..............................................................(Brownell,1959)
Ukuran pipa nominal =1 in
Schedule pipa =80
Diameter dalam (ID) =0,957 in =0,080 ft
Diameter luar (OD) =1,32 in =0,110 ft
Luas penampang dalam (A
t
) =0,005 ft
2
s ft
A
Q
t
/ 54 , 3
005 , 0
0177 , 0
= = =


Kecepatan linier, v
Bilangan Reynold ,
592 , 592
033 , 0
080 , 0 54 , 3 052 , 69
=

= =

D
N
RE

Universitas Sumatera Utara
Karena N
Re
000575 , 0 =
D

<2100, maka aliran laminar


Untuk pipa commercial steel dan pipa 1 in Sc.80, diperoleh :
Karena aliran laminar, maka f = 027 , 0
592 , 592
16 16
Re
= =
N
....................(Esposito,1994)

m f
f m
lb lb ft
s lb ft lb
ft s ft
/ . 459 , 14
) 080 , 0 ( ) . / . 174 , 32 (
) 55 ( ) / 54 , 3 ( ) 027 , 0 ( 2
2
2
=
Instalasi Pipa :
Pipa lurus 55 ft ; F
2 elbow 90
o
m f
f m
lb lb ft
s lb ft lb
s ft
/ . 2925 , 0
) . / . 174 , 32 ( 2
) / 54 , 3 (
2
2
= , F =(2)(0,75)
1 check valve, h
f
m f
f m
lb lb ft
s lb ft lb
s ft
/ . 39 , 0
) . / . 174 , 32 ( 2
) / 54 , 3 (
2
2
= =(1)(2,0)
1 kontraksi, F =(0,55) lbm lbf ft
s lb ft lb
s ft
f m
/ . 214 , 0
) . / . 174 , 32 ( ) 5 , 0 ( 2
) / 54 , 3 (
2
2
=
1 ekspansi, F =(1) lbm lbf ft
s lb ft lb
s ft
f m
/ . 389 , 0
) . / . 174 , 32 ( ) 5 , 0 ( 2
) / 54 , 3 (
2
2
=
Total Friksi : F =15,744 ft.lb
f
/lb
m

F
P
g
V
g
g
c c
+

+
|
|
.
|

\
|
+
2
2
Kerja Pompa :
W =Z ...(Peters, 2004)
Tinggi pemompaan, Z =10 ft
Static head, Z
c
g
g
=10 ft.lb
f
/lb
0
2
2
=

c
g
V

m

Velocity Head,
Pressure Head, 0 =

P

Maka, W =25,744 ft. lb
f
/lb

m



Universitas Sumatera Utara

Daya Pompa :
P =W Q =(25,744 ft.lb
f
/lb
m
)(0,0177 ft
3
/s)(69,052 lb
m
/ft
3
8 , 0 550
465 , 31
x
) =31,465 ft.lbf/s
Efisiensi pompa 80% : P = =0,071 Hp
Digunakan pompa dengan daya standar 0,1 Hp
Daya motor = Hp
hp
117 , 0
85 , 0
1 , 0
= , digunakan motor 0,2 Hp

LC.5 Tangki NaHCO
3
(M 302)
Fungsi : Untuk membuat larutan NaHCO
3
30 %
Bentuk : Silinder vertikal dengan dasar datar dan tutup ellipsoidal
Bahan : Stainless Steel, SA-316 grade C
J umlah : 1 unit
Kondisi operasi : T =30
o
C ; P =1 atm
Kebutuhan rancangan : 1 hari
Faktor kelonggaran : 20 %
Laju Alir NaHCO
3
: 607 kg/jam
NaHCO
3

98 % : 2159 kg/m
3
...........................................(Perry, 1997)
Laju Alir Air : 1415 kg/jam
Densitas Air : 995,68 kg/m
3
..................................(Geankoplis, 1997)
Laju total NaHCO
3
( ) ( ) Air Air NaHCO NaHCO NaHCO laru % % % 30 tan
3 3 3
+ =
: 2022 kg/jam


=(2159 x 0,3) +( 995,68 x 0,7)
=1344,676 kg/m
3
=83,945 lbm/ft.s
a. Volume Tangki
Perhitungan :
Volume larutan, V
l
3
3
089 , 36
/ 676 , 1344
1 / 24 / 2022
m
m kg
hari hari jam jam kg
=

=
Volume tangki, V

=1,2 x 36,089 m
3
=43,307 m
3
b. Diameter dan tinggi shell

Universitas Sumatera Utara
Volume shell tangki (Vs) :
Vs =
4
1
Di
2
16
5
H
Direncanakan perbandingan diameter dengan silinder tangki ; D : H =4 : 5
Vs = Di
24

3
Volume tutup tangki (Ve) :
Ve = Di
3
48
17
(Brownell, 1959)
Volume tangki (V) :
V =Vs +Ve
V = Di
3

43,307 m
3
48
17
= Di
|
.
|

\
|
2
389 , 3
2
1
3

Di =3,389 m
H =4,236 m
c. Diameter dan tinggi tutup
Diameter tutup =diameter tangki =3,389 m
Rasio axis =2 : 1
Tinggi tutup = =0,847 m (Brownell, 1959)
d. Tebal shell tangki
t =
P SE
PD
2 , 1 2
(Brownell, 1959)
Dimana :
t =tebal shell
D =Diameter dalam tangki
E =Joint effesiensi =0,8 (Brownell, 1959)
P =tekanan desain
S =allowable stress =12.650 psia =87.218,714 kPa (Brownell, 1959)
P
o
=tekanan udara luar =1 atm =101,325 kPa
P =F/A =[(2022 kg/jam x 24 jam/hari x 1 hari)(9,8 m/s
2
)] / [/4 (3,389)
2
m
2
]
=(475574,4 kg.m/s
2
)/(9,016 m
2
) =52.747,826 N/m
2
=52,748 kPa
P
operasi
=P
o
+P =101,325 kPa +52,748 kPa =154,073 kPa
Maka, P
design
=(1,2) (154,073 kPa) =184,888 kPa
Universitas Sumatera Utara

Tebal shell tangki :
t =
P SE
PD
2 , 1 2

=
) 888 , 184 ( 2 , 1 ) 8 , 0 ).( 714 , 218 . 87 ( 2
) 389 , 3 ).( 888 , 184 (
kPa kPa
m kPa

=0,0045 m =0,177 in
Faktor korosi =1/20 in
Maka tebal shell yang dibutuhkan =0,177 in +(1/20 in) =0,227 in
Tebal shell standar yang digunakan =1/5 in (Brownell, 1959)
e. Tebal tutup tangki
Tutup atas tangki terbuat dari bahan yang sama dengan shell.
Tebal tutup atas =1/5 in.

Tenaga Pengaduk
J enis pengaduk : propeler.
J umlah baffle : 4 buah
Da/Dt =0,3 ; W/Da =1/5 ; L/Da = ; Dt/E =4.............................(Geankoplis, 1997)
Dt : Diameter tangki =3,389 m =11,119 ft
Da : Diameter pengaduk =0,3 Dt =0,3 x 11,119 ft =3,336 ft
W : Lebar pengaduk =1/5 x Da =1/5 x 3,336 ft =0,667 ft
L : Panjang daun pengaduk = Da = x 3,336 ft =0,834 ft
E : J arak daun dari dasar tangki = x Dt = x 11,119 ft =2,779 ft
Data Perhitungan :
n =1,0 putaran/detik
NaHCO
3
=1,325 cp =0,00089 lb/ft.sec ........................(Timmerhaus, 2003)
Bilangan Reynold (N
Re
) :
N
Re

. .
2
Da n
= ...................................(Geankoplis,1997)
N
Re
6
3 2
10 0496 , 1
sec . / 00089 , 0
) / 945 , 83 ( . ) 336 , 3 ( . det) / 0 , 1 (
=
ft lb
ft lb ft put
=
Bilangan Daya (N
P
) :
Universitas Sumatera Utara
N
p
5 3
. .
.
Da n
g P
c

=
............................................(Geankoplis,1997)
Untuk N
Re
=1,0496 x 10
6
, N
P
sec / 203 , 970
174 , 32
336 , 3 . 0 , 1 . 945 , 83 . 9 , 0 . . .
5 3 5 3
ft lb
g
Da n N
c
P
= =

=0,9 (Fig 3.4-4 Geankoplis,1997)


P =
Efisiensi 80 %
P = Hp ft l
b
205 , 2 sec / 754 , 212 . 1
8 , 0
203 , 970
= =
Digunakan motor penggerak dengan daya 2,205 Hp

LC.6 Pompa NaHCO
3
(J 301)
Fungsi : Memompakan NaHCO
3
ke Tangki Perendam 2.
J enis : Centrifugal pump
Bahan Kontruksi : Commercial Steel
J umlah : 1 unit

Kondisi operasi :
Temperatur : 30
0
C
Densitas larutan () : 1344,676 kg/m
3
=83,945 lb
m
/ft
3
................................(LC.5)
Viskositas larutan () : 1,325 cp =0,00089 lb
m
/ft.s ...(Timmerhause, 2003)
Laju alir massa (F) : 2022 kg/jam =1,238 lb
m
s ft
F
/ 0147 , 0
945 , 83
238 , 1
3
= = =

/s ................................(LA.6)
Laju alir volumetric, Q =0,0004 m
3
/s
Desain Pompa :
D
i,opt
=0,363 Q
f

0,45

0,13
....................................................(Timmerhaus, 2004)
=0,363 (0,0004 m
3
/s)
0,45

(1344,676 kg/m
3
)
0,13

=0,027 m =1,063 in
Ukuran Spesifikasi Pipa : ..............................................................(Brownell,1959)
Ukuran pipa nominal =1 in
Schedule pipa =80
Diameter dalam (ID) =0,957 in =0,080 ft
Universitas Sumatera Utara
Diameter luar (OD) =1,32 in =0,110 ft
Luas penampang dalam (A
t
) =0,005 ft
2
s ft
A
Q
t
/ 94 , 2
005 , 0
0147 , 0
= = =

Kecepatan linier, v
Bilangan Reynold ,
117 , 184 . 22
00089 , 0
080 , 0 94 , 2 945 , 83
=

= =

D
N
RE

Karena N
Re
000575 , 0 =
D

>4100, maka aliran turbulen.


Untuk pipa commercial steel dan pipa 1,25 in Sc.80, diperoleh :
Karena aliran laminar, maka f = 00072 , 0
117 , 184 . 22
16 16
Re
= =
N
..........(Esposito,1994)
m f
f m
lb lb ft
s lb ft lb
ft s ft
/ . 266 , 0
) 080 , 0 ( ) . / . 174 , 32 (
) 55 ( ) / 94 , 2 ( ) 00072 , 0 ( 2
2
2
=
Instalasi Pipa :
Pipa lurus 55 ft ; F
2 elbow 90
o
m f
f m
lb lb ft
s lb ft lb
s ft
/ . 201 , 0
) . / . 174 , 32 ( 2
) / 94 , 2 (
2
2
= , F =(2)(0,75)
1 check valve, h
f
m f
f m
lb lb ft
s lb ft lb
s ft
/ . 267 , 0
) . / . 174 , 32 ( 2
) / 94 , 2 (
2
2
= =(1)(2,0)
1 kontraksi, F =(0,55) lbm lbf ft
s lb ft lb
s ft
f m
/ . 148 , 0
) . / . 174 , 32 ( ) 5 , 0 ( 2
) / 94 , 2 (
2
2
=
1 ekspansi, F =(1) lbm lbf ft
s lb ft lb
s ft
f m
/ . 269 , 0
) . / . 174 , 32 ( ) 5 , 0 ( 2
) / 94 , 2 (
2
2
=
Total Friksi : F =1,151 ft.lb
f
/lb
m

F
P
g
V
g
g
c c
+

+
|
|
.
|

\
|
+
2
2
Kerja Pompa :
W =Z (Peters, 2004)
Tinggi pemompaan, Z =10 ft
Static head, Z
c
g
g
=10 ft.lb
f
/lb
Velocity Head,
m

0
2
2
=

c
g
V


Universitas Sumatera Utara

Pressure Head, 0 =

P

Maka, W =11,151 ft. lb
f
/lb
m


Daya Pompa :
P =W Q =(11,151 ft.lb
f
/lb
m
)(0,0147 ft
3
/s)(83,945 lb
m
/ft
3
8 , 0 550
760 , 13
x
) =13,760 ft.lbf/s
Efisiensi pompa 80% : P = =0,031 Hp
Digunakan pompa dengan daya standar 0,05 Hp
Daya motor = Hp
hp
06 , 0
85 , 0
05 , 0
= , digunakan motor 0,10 Hp

LC.7 Tangki Santan (M - 402)
Fungsi : Untuk tempat membuat santan dengan kadar air
66,7 % guna kebutuhan proses.
Bentuk : Silinder vertikal dengan dasar datar dan tutup
ellipsoidal
Bahan : Stainless Steel, SA-316 grade C
J umlah : 1 unit
Kondisi operasi : T =30
o
C ; P =1 atm
Kebutuhan rancangan : 1 hari
Faktor kelonggaran : 20 %
Laju alir santan : 552 kg/jam.......................................................(LA.13)
Densitas santan : 1030 kg/m
3
...................................(Geankoplis,1997)
Laju Alir Air : 1103 kg/jam....................................................(LA.13)
Densitas Air : 995,68 kg/m
3
( ) ( ) Air Air san san san % tan % tan % 3 , 33 tan + =
...................................(Mc.Cabe, 1997)
Laju total santan : 1655 kg/jam

=(1030 x 0,333) +( 995,68 x 0,667)
=1007,108 kg/m
3
=62,871 lbm/ft
3


Universitas Sumatera Utara

a. Volume Tangki
Perhitungan :
Volume umpan
3
439 , 39
/ 108 , 1007
1 / 24 / 1655
m
jam kg
hari hari jam jam kg
=

=
Volume tangki, V =1,2 x 39,439 = 47,327 m
b. Diameter dan tinggi shell
3
Volume shell tangki (Vs) :
Vs =
4
1
Di
2
16
5
H
Direncanakan perbandingan diameter dengan silinder tangki ; D : H =4 : 5
Vs = Di
24

3
Volume tutup tangki (Ve) :
Ve = Di
3
48
17
(Brownell, 1959)
Volume tangki (V) :
V =Vs +Ve
V = Di
3

47,327 m
3
48
17
= Di
|
.
|

\
|
2
491 , 3
2
1
3

Di =3,491 m ; H =4,364 m
c. Diameter dan tinggi tutup
Diameter tutup =diameter tangki =3,491 m
Rasio axis =2 : 1
Tinggi tutup = =0,873 m (Brownell, 1959)
d. Tebal shell tangki
t =
P SE
PD
2 , 1 2
(Brownell, 1959)
Dimana :
t =tebal shell
D =Diameter dalam tangki
E =Joint effesiensi =0,8 (Brownell, 1959)
P =tekanan desain
Universitas Sumatera Utara
S =allowable stress =12.650 psia =87.218,714 kPa.(Brownell, 1959)
P
o
=tekanan udara luar =1 atm =101,325 kPa
P =F/A =[(1655 kg/jam x 24 jam/hari x 1 hari)(9,8 m/s
2
)] / [/4 (3,491)
2
m
2
]
=(389256 kg.m/s
2
)/(9,567 m
2
) =40687,363 N/m
2
=40,687 kPa
P
operasi
=P
o
+P =101,325 kPa +40,687 kPa =142,012 kPa
Maka, P
design
P SE
PD
2 , 1 2
=(1,2) (142,012 kPa) =170,414 kPa
Tebal shell tangki :
t = =
) 414 , 170 ( 2 , 1 ) 8 , 0 ).( 714 , 218 . 87 ( 2
) 491 , 3 ).( 414 , 170 (
kPa kPa
m kPa


=0,0043 m =0,168 in
Faktor korosi =1/20 in
Maka tebal shell yang dibutuhkan =0,168 in +(1/20 in) =0,218 in
Tebal shell standar yang digunakan =1/5 in .........................(Brownell, 1959)
e. Tebal tutup tangki
Tutup atas tangki terbuat dari bahan yang sama dengan shell.
Tebal tutup atas =1/5 in.

Tenaga Pengaduk
J enis pengaduk : propeler.
J umlah baffle : 4 buah
Da/Dt =0,3 ; W/Da =1/5 ; L/Da = ; Dt/E =4.............................(Geankoplis, 1997)
Dt : Diameter tangki =3,491 m =11,453 ft
Da : Diameter pengaduk =0,3 Dt =0,3 x 11,453 ft =3,436 ft
W : Lebar pengaduk =1/5 x Da =1/5 x 3,436 ft =0,687 ft
L : Panjang daun pengaduk = Da = x 3,436 ft =0,859 ft
E : J arak daun dari dasar tangki = x Dt = x 11,453 ft =2,863 ft
Data Perhitungan :
n =1,0 putaran/detik

santan
=2,12 cp =0,0014 lb/ft.sec......................(Geankoplis, 1997)
Bilangan Reynold (N
Re
) :
N
Re

. .
2
Da n
= ...................................(Geankoplis,1997)
Universitas Sumatera Utara
N
Re
5
3 2
10 54303 , 1
sec . / 0014 , 0
) / 871 , 62 ( . ) 436 , 3 ( . det) / 0 , 1 (
=
ft lb
ft lb ft put
=
Bilangan Daya (N
P
) :
N
p
5 3
. .
.
Da n
g P
c

=
............................................(Geankoplis,1997)
Untuk N
Re
= 1,54303 x 10
5
, N
P
sec / 274 , 842
174 , 32
436 , 3 . 0 , 1 . 871 , 62 . 9 , 0 . . .
5 3 5 3
ft lb
g
Da n N
c
P
= =

= 0,9 ..................(Fig 3.4-4


Geankoplis,1997)
P =
Efisiensi 80 %
P = Hp ft l
b
914 , 1 sec / 842 , 052 . 1
8 , 0
274 , 842
= =
Digunakan motor penggerak dengan daya 1,914 Hp

LC.8 Pompa Santan (J 403)
Fungsi : Memompakan santan ke tangki pencampuran 2.
J enis : Centrifugal pump
Bahan Kontruksi : Commercial Steel
J umlah : 1 unit
santan 33,3% : 1007,108 kg/m
3
s ft
F
/ 016 , 0
871 , 62
013 , 1
3
= = =

=62,871 lbm/ft ......................(LC.7)


Viskositas () santan : 2,12 cP =0,0014 lbm/ft.s..............(Geankoplis, 1997)
Laju Alir santan (F) : 1655 kg/jam =1,013 lbm/s..............................(LA.13)
Laju alir volumetric, Q =0,0004 m
3
/s
Desain Pompa :
D
i,opt
=0,363 Q
f

0,45

0,13
.......................................................(Timmerhaus, 2004)
=0,363 (0,0004 m
3
/s)
0,45

(1007,108 kg/m
3
)
0,13

=0,026 m =1,024 in

Ukuran Spesifikasi Pipa : ...........................................................(Geankoplis,1997)
Ukuran pipa nominal =1,25 in
Universitas Sumatera Utara
Schedule pipa =80
Diameter dalam (ID) =1,278 in =0,1065 ft
Diameter luar (OD) =1,66 in =0,1383 ft
Luas penampang dalam (A
t
) =0,0089 ft
2
s ft
A
Q
t
/ 798 , 1
0089 , 0
016 , 0
= = =

Kecepatan linier, v
Bilangan Reynold ,
271 , 599 . 8
0014 , 0
1065 , 0 798 , 1 871 , 62
=

= =

D
N
RE

Karena N
Re
00043 , 0 =
D

>4100, maka aliran turbulen.


Untuk pipa commercial steel dan pipa 1,25 in Sc.80, diperoleh :
Dari fig.2.10-3, Geankoplis, 1997 untuk N
Re
0014 , 0 =
D

= 8795,271 dan ,
diperoleh : f =0,0088

Instalasi Pipa :
- Panjang pipa lurus, L
1
=50 ft
- 1 buah gate valve fully open , L/D =13 .(App.C-2a, Foust, 1980)
L
2
=1 x 13 x 0,1065 =1,384 ft
- 2 buah standard elbow 90
o
, L/D =30 ...(App.C-2a, Foust, 1980)
L
3
=2 x 30 x 0,1065 =6,389 ft
- 1 buah sharp edge entrance , K =0,5 , L/D =27 ..(App.C-2a, Foust, 1980)
L
4
=0,5 x 27 x 0,1065 =1,438 ft
- 1 buah sharp edge exit , K =1,0 , L/D =55 ...(App.C-2a, Foust, 1980)
L
5
lbm lbf ft
D g
L v f
c
/ . 270 , 0
) 1065 , 0 )( 174 , 32 ( 2
) 068 , 65 ( ) 798 , 1 )( 0088 , 0 (
. 2
. .
2 2
= =

=
=1,0 x 55 x 0,1065 =5,8574 ft
Panjang pipa total : L =65,068 ft
Faktor gesekan ,
F
Tinggi pemompaan, Z =10 ft
Static head, Z
c
g
g
=10 ft.lb
f
/lb
m

Universitas Sumatera Utara
Velocity Head, 0
2
2
=

c
g
V


Pressure Head, 0 =

P

Maka,
W
s
L
P
g
V
g
g
c c
+

+
|
|
.
|

\
|
+
2
2
=Z =10,270 ft.lbf/lbm....(Peters, 2004)

550
. . Q W
s
Daya Pompa :
P = =
550
) 304 , 64 )( 016 , 0 )( 270 , 10 (
=0,019 Hp
Untuk efisiensi pompa 55 %, maka :
Tenaga pompa yang dibutuhkan : P =
55 , 0
019 , 0
=0,034 Hp
Digunakan pompa dengan daya standar 0,05 Hp
Daya motor = Hp
hp
06 , 0
85 , 0
05 , 0
= , digunakan motor 0,10 Hp

LC.9 Tangki Pencuci I (M 201)
Fungsi : Untuk mencuci kacang kedelai dari Bucket Elevator.
Bentuk : Silinder vertikal dengan dasar datar dan tutup
ellipsoidal
Bahan konstruksi : Carbon Steel, SA-283 grade C
Laju alir umpan : 613 kg/jam
Densitas kedelai () : 48 lb/ft
3
= 768,88 kg/m
................................ (
3

www.powderandbulk.com. 2008)
Laju alir air : 613 kg/jam
Densitas air() : 995,68 kg/m
3
( ) ( ) Air Air Kedelai kedelai
Campuran
% % + =
.................................(Geankoplis, 1997)
Faktor Keaamanan : 20%
Laju total umpan : 1226 kg/jam


Universitas Sumatera Utara
=(768,88 x 0,5) +( 995,68 x 0,5)
=882,28 kg/m
3

a. Volume Tangki
Perhitungan :
Diasumsikan waktu tinggal =1 jam
=
0
v
V

Dimana : =Waktu tinggal
V =Volume tangki yang ditempati bahan
v
o
jam
m kg
jam kg
1
/ 28 , 882
/ 1226
3

=Laju volumetrik umpan
V = =1,389 m
3

Volume tangki, V

=1,2 x 1,389 m
3
=1,667 m
3
b. Diameter dan tinggi shell

Volume shell tangki (Vs) :
Vs =
4
1
Di
2
16
5
H
Direncanakan perbandingan diameter dengan silinder tangki ; D : H =4 : 5
Vs = Di
24

3
Volume tutup tangki (Ve) :
Ve = Di
3
48
17
........................................................................ (Brownell, 1959)
Volume tangki (V) :
V =Vs +Ve
V = Di
3

1,667 m
3
48
17
= Di
|
.
|

\
|
2
144 , 1
2
1
3

Di =1,144 m
H =1,430 m
c. Diameter dan tinggi tutup
Diameter tutup =diameter tangki =1,144 m
Rasio axis =2 : 1
Tinggi tutup = =0,286 m .................................... (Brownell, 1959)
Universitas Sumatera Utara
d. Tebal shell tangki
t =
P SE
PD
2 , 1 2
............................................................ (Brownell, 1959)
Dimana :
t =tebal shell
D =Diameter dalam tangki
E =Joint effesiensi =0,8........................................................ (Brownell, 1959)
P =tekanan desain
S =allowable stress =12.650 psia =87.218,714 kPa............ (Brownell, 1959)
P
o
=tekanan udara luar =1 atm =101,325 kPa
P =F/A =[(1226 kg/jam x 1 jam)(9,8 m/s
2
)] / [/4 (1,144)
2
m
2
]
=(12014,8 kg.m/s
2
)/(1,027 m
2
) =11698,929 N/m
2
=11,699 kPa
P
operasi
=P
o
+P =101,325 kPa +11,699 kPa =113,024 kPa
Maka, P
design
P SE
PD
2 , 1 2
=(1,2) (113,024 kPa) =135,629 kPa
Tebal shell tangki :
t =
=
) 629 , 135 ( 2 , 1 ) 8 , 0 ).( 714 , 218 . 87 ( 2
) 144 , 1 ).( 629 , 135 (
kPa kPa
m kPa

=0,0011 m =0,044 in
Faktor korosi =1/8 in
Maka tebal shell yang dibutuhkan =0,044 in +(1/8 in) =0,169 in
Tebal shell standar yang digunakan =1/5 in ........................ (Brownell, 1959)
e. Tebal tutup tangki
Tutup atas tangki terbuat dari bahan yang sama dengan shell.
Tebal tutup atas =1/5 in.

Tenaga Pengaduk :
J enis pengaduk yang digunakan adalah propeler.
Da/Dt =0,3 ; W/Da =1/5 ; L/Da = ; Dt/E =4.............................(Geankoplis, 1997)
Dt : Diameter tangki =1,144 m =3,753 ft
Da : Diameter pengaduk =0,3 Dt =0,3 x 3,753 ft =1,126 ft
W : Lebar pengaduk =1/5 Da =1/5 x 1,126 ft =0,225 ft
Universitas Sumatera Utara
L : Panjang daun pengaduk = Da = x 1,126 ft =0,281 ft
E : J arak daun dari dasar tangki = x Dt = x 3,753 ft =0,938 ft
P
550 .
.
5 3
gc
m Da n Kt
=
Dimana:
Kt : Konstanta pengaduk =6,3................................................................. (Perry, 1999)
N : Kecepatan pengaduk =35 rpm =0,5833 rps
Da : Diameter pengaduk =1,126 ft
c : Densitas campuran (Kedelai +Air) =882,28 kg/m
3
=55,079 lbm/ft
3

..................................(Perhitungan pada LC.9)
gc : konstanta gravitasi =32,174 lbm.ft/lbf.det
Hp 007 , 0
550 174 , 32
079 , 55 126 , 1 5833 , 0 3 , 6
5 3
=


=
2

P

LC.10 Vibrating Screen (S 101)
Fungsi : Memisahkan kacang kedelai dengan air untuk dimasukkan
lagi kedalam Tangki Perendaman I .
J enis : Vibrating Screen
Bahan : Stainless Steel
J umlah : 1 unit
Kondisi Operasi :
- Temperatur (T) : 30
o
C
- Tekanan (P) : 1 atm (14,696 psi)
Laju umpan (F) : 1226 kg/jam
Faktor kelonggaran,f
k
: 20 %
(Perry,1999)
Kapasitas =(1 +f
k
1. No ayakan =18 (1,00 mm)
)F
=(1 +0,2) x 1226 kg/jam
=1471,2 kg/jam =1,471 ton/jam
Ayakan yang dipilih :... (Perry, 1999)
2. Bukaan ayakan =1 mm =0,0394 in
Universitas Sumatera Utara
3. Diameter wire =0,580 mm =0,0228 in
4. Tyler equivalent =16 mesh
Menghitung faktor bukaan area (F
oa
) :
F
oa
=100 a
2
.m
d a +
1
2

Dimana :
a =bukaan ayakan =0,0394 in
d =diameter wire =0,0228 in
m =
F
oa
=100 a
2
.
2
1
|
.
|

\
|
+ d a

=100 (0,0394)
2
.
2
) 0228 , 0 ( ) 0394 , 0 (
1
|
|
.
|

\
|
+

=40,125 %

Perhitungan luas screen

s oa u
t
F F C
C
.
4 , 0
(A) :
A =
Dimana :
C
t
=laju bahan yang lewat =1,471 ton/jam
C
u
=unit kapasitas =0,32 ton/h.ft
2
....................................... (Perry, 1999)
F
oa
=faktor bukaan-area =0,4012
F
s
) 5 , 1 )( 4012 , 0 )( . / 32 , 0 (
) / 471 , 1 .( 4 , 0
2
ft h ton
h ton
=faktor slotted area =1,5................................................ (Perry, 1999)

A =
=3,055 ft
2


Menentukan panjang (P) dan lebar (L) ayakan :
F
s
=P : L =1,5
P =1,5 L
A =P x L =1,5L x L =1,5 L
2

Universitas Sumatera Utara
L =
2
1
5 , 1
|
.
|

\
| A
=1,427 ft =0,435 m
P =1,5 (1,427 ft)
=2,1405 ft =0,652 m
Untuk kapasitas 1,471 ton/h, dipilih spesifikasi : ...............................(Mc.Cabe, 1985)
- Kecepatan getaran : 3600 vibrasi/menit
- Daya : 4 hp

Menentukan efisiensi pemisahan :
E =
) 100 (
) ( 100
100
v e
v e

.................................................................. (Perry, 1999)


Dimana :
E =Effisiensi
e =Persen bahan yang lewat
v =Persen bahan yang tertahan
E =
) 100 (
) ( 100
100
v e
v e

=
) 8 100 ( 92
) 8 92 ( 100
100

=99,24 %

LC.11 Tangki Perendaman I (TT 201)
Fungsi : Untuk merendam kacang kedelai dari Vibrating
Screen dengan NaOH.
Bentuk : Silinder vertikal dengan dasar datar tanpa tutup.
J umlah : 4 unit (continue setiap 2 jam)
Bahan Konstruksi : Carbon Steel SA-283 Grade C
Laju alir umpan : 666 kg/jam
Densitas kedelai () : 48 lb/ft
3
= 768,88 kg/m
3
.................................(

www.powderandbulk.com.2008)
Laju alir NaOH : 200 kg/jam
NaOH 30 % : 1109,112 kg/m
3
.................................................(LC.3)
Laju alir Air : 1798 kg/jam
Densitas Air () : 995,68 kg/m
3
..................................(Geankoplis, 1997)
Faktor Keaamanan : 20%
Universitas Sumatera Utara
Lama perendaman : 2 jam
Laju total umpan : 2664 kg/jam
( ) ( ) Air Air NaOH NaOH kedelai kedelai
Campuran
% % ) % ( + + =
=(768,88 x 0,45) +(1109,112 x 0,1) +( 995,68 x 0,45)
=904,963 kg/m
3


a. Volume Tangki
Perhitungan :
=
0
v
V

Dimana : =Waktu tinggal
V =Volume tangki yang ditempati bahan
v
o
jam
m kg
jam kg
2
/ 963 , 904
/ 2664
3

=Laju volumetrik umpan
Volume untuk setiap tangki secara continue adalah :
V = =5,887 m
3

Volume tangki, V

=1,2 x 5,887 m
3
=7,064 m
3
b. Diameter dan tinggi shell

Volume shell tangki (Vs) :
Vs =
4
1
Di
2
16
5
H
Direncanakan perbandingan diameter dengan silinder tangki ; D : H =4 : 5
Vs = Di
24

3
Volume tutup tangki (Ve) :
Ve = Di
3
48
17
........................................................................ (Brownell, 1959)
Volume tangki (V) :
V =Vs +Ve
V = Di
3

7,064 m
3
48
17
= Di

3

Di =1,852 m
H =2,315 m
Universitas Sumatera Utara


c. Tebal shell tangki
t =
P SE
PD
2 , 1 2
............................................................ (Brownell, 1959)
Dimana :
t =tebal shell
D =Diameter dalam tangki
E =Joint effesiensi =0,8........................................................ (Brownell, 1959)
P =tekanan desain
S =allowable stress =12.650 psia =87.218,714 kPa.............(Brownell, 1959)
P
o
=tekanan udara luar =1 atm =101,325 kPa
P =F/A =[(2664 kg/jam x 2 jam/hari x 1 hari)(9,8 m/s
2
)] / [/4 (1,852)
2
m
2
]
=(52214,4 kg.m/s
2
)/(2,692 m
2
) =19.396,137 N/m
2
=19,396 kPa
P
operasi
=P
o
+P =101,325 kPa +19,396 kPa =120,721 kPa
Maka, P
design
P SE
PD
2 , 1 2
=(1,2) (120,721 kPa) =144,865 kPa
Tebal shell tangki :
t =
=
) 865 , 144 ( 2 , 1 ) 8 , 0 ).( 714 , 218 . 87 ( 2
) 852 , 1 ).( 865 , 144 (
kPa kPa
m kPa

=0,0019 m =0,074 in
Faktor korosi =1/8 in
Maka tebal shell yang dibutuhkan =0,074 in +(1/8 in) =0,199 in
Tebal shell standar yang digunakan =1/5 in ........................ (Brownell, 1959)

LC.34 Bucket Elevator (C - 202)
Fungsi : Mengangkut Kacang kedelai untuk dimasukkan ke dalam
tangki Pencuci (M 202)
J enis : Spaced Bucket Centrifugal Discharge Elevator
Bahan : Malleable iron
Kondisi Operasi :
Temperatur (T) : 30
o
C
Universitas Sumatera Utara
Tekanan (P) : 1 atm (14,696 psi)
Laju bahan yang diangkut : 2664 kg/jam
Faktor kelonggaran, f
k
1. Ukuran Bucket =(6 x 4 x 4
: 12 % (Tabel 28-8, Perry,1999)
Kapasitas : 1,12 x 2664 kg/jam =2983,68 kg/jam =2,984 ton/jam
Untuk bucket elevator kapasitas < 14 ton / jam, spesifikasinya adalah sebagai
berikut: (Tabel 21-8, Perry,1999)
1
/
4
2. J arak antar Bucket =12 in =0,305 m
) in
3. Kecepatan Bucket =225 ft/menit =68,6 m/menit =1,143 m/s
4. Kecepatan Putaran =43 rpm
5. Lebar Belt =7 in =0,1778 m =17,78 cm

Perhitungan daya yang dibutuhkan (P)
P =0,07 m
0,63
z
Dimana : P =daya (kW)
m =laju alir massa (kg/s)
z =tinggi elevator (m)
m =2983,68 kg /jam =0,829 kg/s
z =20 m
Maka :
P =0,07 x (0,829)
0,63
x 20 =1,244 kW =1,668 Hp

LC.13 Tangki Pencuci II (M 202)
Fungsi : Untuk mencuci kacang kedelai dari Tangki
Perendaman (TT 201)
Bentuk : Silinder vertikal dengan dasar datar dan tutup
ellipsoidal
Bahan konstruksi : Carbon Steel, SA-283 grade C
Laju alir umpan : 2664 kg/jam
Densitas kedelai () : 48 lb/ft
3
= 768,88 kg/m
3
................................(

www.powderandbulk.com.2008)
Laju alir umpan air : 2664 kg/jam
Universitas Sumatera Utara
Densitas air() : 995,68 kg/m
3
( ) ( ) Air Air Kedelai kedelai
Campuran
% % + =
................................(Geankoplis, 1997)
Faktor Keaamanan : 20%
Laju total umpan : 5328 kg/jam

=(768,88 x 0,5) +( 995,68 x 0,5)
=882,28 kg/m
3


a. Volume Tangki
Perhitungan :
Diasumsikan waktu tinggal =1 jam
=
0
v
V

Dimana : =Waktu tinggal
V =Volume tangki yang ditempati bahan
v
o
jam
m kg
jam kg
1
/ 28 , 882
/ 5328
3

=Laju volumetrik umpan
V = =6,039 m
3

Volume tangki, V

=1,2 x 6,039 m
3
=7,247 m
b. Diameter dan tinggi shell
3

Volume shell tangki (Vs) :
Vs =
4
1
Di
2
16
5
H
Direncanakan perbandingan diameter dengan silinder tangki ; D : H =4 : 5
Vs = Di
24

3
Volume tutup tangki (Ve) :
Ve = Di
3
48
17
........................................................................ (Brownell, 1959)
Volume tangki (V) :
V =Vs +Ve
V = Di
3

7,247 m
3
48
17
= Di
H =2,335 m
3

Di =1,868 m
Universitas Sumatera Utara
c. Diameter dan tinggi tutup
Diameter tutup =diameter tangki =1,868 m
Rasio axis =2 : 1
Tinggi tutup =
|
.
|

\
|
2
868 , 1
2
1
=0,467 m .................................... (Brownell, 1959)
d. Tebal shell tangki
t =
P SE
PD
2 , 1 2
............................................................ (Brownell, 1959)
Dimana :
t =tebal shell
D =Diameter dalam tangki
E =Joint effesiensi =0,8........................................................ (Brownell, 1959)
P =tekanan desain
S =allowable stress =12.650 psia =87.218,714 kPa.............(Brownell, 1959)
P
o
=tekanan udara luar =1 atm =101,325 kPa
P =F/A =[(5328 kg/jam x 1 jam)(9,8 m/s
2
)] / [/4 (1,868)
2
m
2
]
=(52214,4 kg.m/s
2
)/(2,739 m
2
) =19063,308 N/m
2
=19,063 kPa
P
operasi
=P
o
+P =101,325 kPa +19,063 kPa =120,388 kPa
Maka, P
design
P SE
PD
2 , 1 2
=(1,2) (120,388 kPa) =144,466 kPa
Tebal shell tangki :
t =
=
) 466 , 144 ( 2 , 1 ) 8 , 0 ).( 714 , 218 . 87 ( 2
) 868 , 1 ).( 466 , 144 (
kPa kPa
m kPa

=0,0019 m =0,076 in
Faktor korosi =1/8 in
Maka tebal shell yang dibutuhkan =0,076 in +(1/8 in) =0,201 in
Tebal shell standar yang digunakan =1/5 in ........................ (Brownell, 1959)
e. Tebal tutup tangki
Tutup atas tangki terbuat dari bahan yang sama dengan shell.
Tebal tutup atas =1/5 in.

Tenaga Pengaduk :
Universitas Sumatera Utara
J enis pengaduk yang digunakan adalah propeler.
Da/Dt =0,3 ; W/Da =1/5 ; L/Da = ; Dt/E =4.............................(Geankoplis, 1997)
Dt : Diameter tangki =1,868 m =6,128 ft
Da : Diameter pengaduk =0,3 Dt =0,3 x 6,128 ft =1,838 ft
W : Lebar pengaduk =1/5 Da =1/5 x 1,838 ft =0,368 ft
L : Panjang daun pengaduk = Da = x 1,838 ft =0,459 ft
E : J arak daun dari dasar tangki = x Dt = x 6,128 ft =1,532 ft
P
550 .
.
5 3
gc
m Da n Kt
=
Dimana :
Kt : Konstanta pengaduk =6,3 ................................................................ (Perry, 1999)
N : Kecepatan pengaduk =35 rpm =0,5833 rps
Da : Diameter pengaduk =1,838 ft
c : Densitas campuran (Kedelai +Air) =882,28 kg/m
3
=55,079 lbm/ft
3

...........................................(Perhitungan pada LC.12)
gc : konstanta gravitasi =32,174 lbm.ft/lbf.det
Hp 082 , 0
550 174 , 32
079 , 55 838 , 1 5833 , 0 3 , 6
5 3
=


=
2

P

LC.14 Vibrating Screen I I (S202)
Fungsi : Memisahkan kacang kedelai dengan air untuk dimasukkan
lagi kedalam Tangki Perendam II.
J enis : Vibrating Screen
Bahan : Stainless Steel
J umlah : 1 unit
Kondisi Operasi :
- Temperatur (T) : 30
o
C
- Tekanan (P) : 1 atm (14,696 psi)
Laju umpan (F) : 5328 kg/jam
Faktor kelonggaran,f
k
: 20 %
.(Perry,1999)
Kapasitas =(1 +f
k
)F
Universitas Sumatera Utara
=(1 +0,2) x 5328 kg/jam
=6393,6 kg/jam =6,393 ton/jam
Ayakan yang dipilih :... (Perry, 1999)
1. No ayakan =18 (1,00 mm)
2. Bukaan ayakan =1 mm =0,0394 in
3. Diameter wire =0,580 mm =0,0228 in
4. Tyler equivalent =16 mesh

Menghitung faktor bukaan area (F
oa
) :
F
oa
=100 a
2
.m
d a +
1
2

Dimana :
a =bukaan ayakan =0,0394 in
d =diameter wire =0,0228 in
m =
F
oa
=100 a
2
.
2
1
|
.
|

\
|
+ d a

=100 (0,0394)
2
.
2
) 0228 , 0 ( ) 0394 , 0 (
1
|
|
.
|

\
|
+

=40,125 %
Perhitungan luas screen

s oa u
t
F F C
C
.
4 , 0
(A) :
A =
Dimana :
C
t
=laju bahan yang lewat =6,393 ton/jam
C
u
=unit kapasitas =0,32 ton/h.ft
2
....................................... (Perry, 1999)
F
oa
=faktor bukaan-area =0,4012
F
s
) 5 , 1 )( 4012 , 0 )( . / 32 , 0 (
) / 393 , 6 .( 4 , 0
2
ft h ton
h ton
=faktor slotted area =1,5 (Perry, 1999)
A =
=13,279 ft
2


Universitas Sumatera Utara
Menentukan panjang (P) dan lebar (L) ayakan :
F
s
=P : L =1,5
P =1,5 L
A =P x L =1,5L x L =1,5 L
2
1
5 , 1
|
.
|

\
| A
2

L = =6,393 ft =1,949 m
P =1,5 (6,393 ft)
=9,589 ft =2,923 m

Untuk kapasitas 6,393 ton/h, dipilih spesifikasi : ...(Mc.Cabe, 1985)
- Kecepatan getaran : 3600 vibrasi/menit
- Daya : 4 hp

Menentukan efisiensi pemisahan :
E =
) 100 (
) ( 100
100
v e
v e

.................................................................. (Perry, 1999)


Dimana :
E =Effisiensi
e =Persen bahan yang lewat
v =Persen bahan yang tertahan

E =
) 100 (
) ( 100
100
v e
v e

=
) 9 100 ( 91
) 9 91 ( 100
100

=99,02 %

LC.15 Tangki Perendaman II (TT 202)
Fungsi : Untuk merendam kacang kedelai dari Vibrating
Screen dengan NaHCO
3
.
Bentuk : Silinder vertikal dengan dasar datar dan tutup
ellipsoidal.
J umlah : 2 unit (Continue setiap 1,5 jam)
Bahan Konstruksi : Carbon Steel SA-283 Grade C
Laju alir umpan : 674 kg/jam
Universitas Sumatera Utara
Densitas kedelai () : 48 lb/ft
3
= 768,88 kg/m
3
......... .................................(

www.powderandbulk.com.2008)
Laju alir NaHCO
3
: 607 kg/jam
Densitas NaHCO
3
() : 1344,676 kg/m
3
.................................................(LC.5)
Laju alir Air : 1415 kg/jam
Densitas Air () : 995,68 kg/m
3
( ) ( ) Air Air NaHCO NaHCO kedelai kedelai
Campuran
% % ) % (
3 3
+ + =
..................................(Geankoplis, 1997)
Faktor Keaamanan : 20%
Lama perendaman : 1,5 jam
Laju total umpan : 2696 kg/jam


=(768,88 x 0,35) +(1344,676 x 0,3) +( 995,68 x 0,35)
=1020,999 kg/m
3

a. Volume Tangki
Perhitungan :
=
0
v
V

Dimana : =Waktu tinggal
V =Volume tangki yang ditempati bahan
v
o
jam
m kg
jam kg
5 , 1
/ 999 , 1020
/ 2696
3

=Laju volumetrik umpan
Volume untuk setiap tangki secara continue adalah :
V = =3,961 m
3

Volume tangki, V

=1,2 x 3,961 m
3
=4,753 m
3
b. Diameter dan tinggi shell

Volume shell tangki (Vs) :
Vs =
4
1
Di
2
16
5
H
Direncanakan perbandingan diameter dengan silinder tangki ; D : H =4 : 5
Vs = Di
3
Volume tutup tangki (Ve) :
Universitas Sumatera Utara
Ve =
24

Di
3
48
17
............................................................................. (Brownell, 1959)
Volume tangki (V) :
V =Vs +Ve
V = Di
3

4,753 m
3
48
17
= Di
P SE
PD
2 , 1 2
3

Di =1,623 m
H =2,029 m
c. Tebal shell tangki
t = ...................................................................... (Brownell, 1959)
Dimana :
t =tebal shell
D =Diameter dalam tangki
E =Joint effesiensi =0,8........................................................ (Brownell, 1959)
P =tekanan desain
S =allowable stress =12.650 psia =87.218,714 kPa............ (Brownell, 1959)
P
o
=tekanan udara luar =1 atm =101,325 kPa
P =F/A =[(2696 kg/jam x1,5 jam/hari x 1 hari)(9,8 m/s
2
)] / [/4 (1,623)
2
m
2
]
=(39631,2 kg.m/s
2
)/(2,068 m
2
) =19.164,023 N/m
2
=19,164 kPa
P
operasi
=P
o
+P =101,325 kPa +19,164 kPa =120,489 kPa
Maka, P
design
P SE
PD
2 , 1 2
=(1,2) (120,489 kPa) =144,587 kPa
Tebal shell tangki :
t =
=
) 587 , 144 ( 2 , 1 ) 8 , 0 ).( 714 , 218 . 87 ( 2
) 623 , 1 ).( 587 , 144 (
kPa kPa
m kPa


=0,0016 m =0,063 in
Faktor korosi =1/8 in
Maka tebal shell yang dibutuhkan =0,063 in +(1/8 in) =0,188 in
Tebal shell standar yang digunakan =1/5 in ........................ (Brownell, 1959)

LC.16 Bucket Elevator (C 303)
Universitas Sumatera Utara
Fungsi : Mengangkut Kacang kedelai dari Tangki perendaman II
ke Tangki Pencuci (M 303)
J enis : Spaced Bucket Centrifugal Discharge Elevator
Bahan : Malleable iron
Kondisi Operasi :
Temperatur (T) : 30
o
C
Tekanan (P) : 1 atm (14,696 psi)
Laju bahan yang diangkut : 2696 kg/jam
Faktor kelonggaran, f
k
1. Ukuran Bucket =(6 x 4 x 4
: 12 % (Tabel 28-8, Perry,1999)
Kapasitas : 1,12 x 2696 kg/jam =3019,52 kg/jam =3,019 ton/jam
Untuk bucket elevator kapasitas < 14 ton / jam, spesifikasinya adalah sebagai
berikut: (Tabel 21-8, Perry,1999)
1
/
4
2. J arak antar Bucket =12 in =0,305 m
) in
3. Kecepatan Bucket =225 ft/menit =68,6 m/menit =1,143 m/s
4. Kecepatan Putaran =43 rpm
5. Lebar Belt =7 in =0,1778 m =17,78 cm

Perhitungan daya yang dibutuhkan (P)
P =0,07 m
0,63
z
Dimana : P =daya (kW)
m =laju alir massa (kg/s)
z =tinggi elevator (m)
m =3019,52 kg /jam =0,839 kg/s
z =20 m
Maka :
P =0,07 x (0,839)
0,63
x 20 =1,253 kW =1,681 Hp

LC.17 Tangki Pencuci III (M 303)
Fungsi : Untuk mencuci kacang kedelai dari Tangki
Perendaman (TT 202)
Bentuk : Silinder vertikal dengan dasar datar dan tutup
Universitas Sumatera Utara
ellipsoidal
Bahan Konstruksi : carbon Steel SA-283 Grade C
Laju alir umpan : 2696 kg/jam
Densitas kedelai () : 48 lb/ft
3
= 768,88 kg/m
3
.................................(

www.powderandbulk.com. 2008)
Laju alir umpan air : 2696 kg/jam
Densitas air() : 995,68 kg/m
3
( ) ( ) Air Air Kedelai kedelai
Campuran
% % + =
..................................(Geankoplis, 1997)
Faktor Keaamanan : 20%
Laju total umpan : 5392 kg/jam

=(768,88 x 0,5) +( 995,68 x 0,5)
=882,28 kg/m
3


a. Volume Tangki
Perhitungan :
Diasumsikan waktu tinggal =1 jam
=
0
v
V

Dimana : =Waktu tinggal
V =Volume tangki yang ditempati bahan
v
o
jam
m kg
jam kg
1
/ 28 , 882
/ 5392
3

=Laju volumetrik umpan
V = =6,111 m
3

Volume tangki, V

=1,2 x 6,111 m
3
=7,333 m
3
b. Diameter dan tinggi shell

Volume shell tangki (Vs) :
Vs =
4
1
Di
2
16
5
H
Direncanakan perbandingan diameter dengan silinder tangki ; D : H =4 : 5
Vs = Di
24

3
Volume tutup tangki (Ve) :
Ve = Di
3
........................................................................ (Brownell, 1959)
Universitas Sumatera Utara
Volume tangki (V) :
V =Vs +Ve
V =
48
17
Di
3

7,333 m
3
48
17
= Di
|
.
|

\
|
2
875 , 1
2
1
3

Di =1,875 m
H =2,344 m
c. Diameter dan tinggi tutup
Diameter tutup =diameter tangki =1,875 m
Rasio axis =2 : 1
Tinggi tutup = =0,469 m .................................... (Brownell, 1959)
d. Tebal shell tangki
t =
P SE
PD
2 , 1 2
............................................................ (Brownell, 1959)
Dimana :
t =tebal shell
D =Diameter dalam tangki
E =Joint effesiensi =0,8........................................................ (Brownell, 1959)
P =tekanan desain
S =allowable stress =12.650 psia =87.218,714 kPa............ (Brownell, 1959)
P
o
=tekanan udara luar =1 atm =101,325 kPa
P =F/A =[(5392 kg/jam x 1 jam)(9,8 m/s
2
)] / [/4 (1,875)
2
m
2
]
=(52841,6 kg.m/s
2
)/(2,759 m
2
) =19152,446 N/m
2
=19,152 kPa
P
operasi
=P
o
+P =101,325 kPa +19,152 kPa =120,477 kPa
Maka, P
design
P SE
PD
2 , 1 2
=(1,2) (120,477 kPa) =144,572 kPa
Tebal shell tangki :
t =
=
) 572 , 144 ( 2 , 1 ) 8 , 0 ).( 714 , 218 . 87 ( 2
) 875 , 1 ).( 572 , 144 (
kPa kPa
m kPa

=0,0019 m =0,076 in
Faktor korosi =1/8 in
Maka tebal shell yang dibutuhkan =0,076 in +(1/8 in) =0,201 in
Universitas Sumatera Utara
Tebal shell standar yang digunakan =1/5 in (Brownell, 1959)
e. Tebal tutup tangki
Tutup atas tangki terbuat dari bahan yang sama dengan shell.
Tebal tutup atas =1/5 in.

550 .
.
5 3
gc
m Da n Kt
=
Tenaga Pengaduk :
J enis pengaduk yang digunakan adalah propeler.
Da/Dt =0,3 ; W/Da =1/5 ; L/Da = ; Dt/E =4.............................(Geankoplis, 1986)
Dt : Diameter tangki =1,875 m =6,151 ft
Da : Diameter pengaduk =0,3 Dt =0,3 x 6,151 ft =1,845 ft
W : Lebar pengaduk =1/5 Da =1/5 x 1,845 ft =0,369 ft
L : Panjang daun pengaduk = Da = x 1,845 ft =0,461 ft
E : J arak daun dari dasar tangki = x Dt = x 6,151 ft =1,538 ft
P
Dimana:
Kt : Konstanta pengaduk =6,3.......................................................(Perry, 1999)
N : Kecepatan pengaduk =35 rpm =0,5833 rps
Da : Diameter pengaduk =1,845 ft
m : Densitas Campuran (Kedelai +Air) =882,28 kg/m
3
=55,079 lbm/ft
3

...............................(Perhitungan pada LC.15)
gc : konstanta gravitasi =32,174 lbm.ft/lbf.det
Hp 083 , 0
550 174 , 32
079 , 55 845 , 1 5833 , 0 3 , 6
5 3
=


=
2

P

LC.18 Vibrating Screen I I I (S 303)
Fungsi : Memisahkan kacang kedelai dengan air untuk dimasukkan
lagi kedalam Tangki Perebusan.
J enis : Vibrating Screen
Bahan : Commercial Steel
Kondisi Operasi :
- Temperatur (T) : 30
o
C
Universitas Sumatera Utara
- Tekanan (P) : 1 atm (14,696 psi)
Laju bahan yang diangkut : 5392 kg/jam
Faktor kelonggaran,f
k
: 20 %
.(Perry,1999)
Kapasitas =(1 +f
k
1. No ayakan =18 (1,00 mm)
)F
=(1 +0,2) x 5392 kg/jam
=6470,4 kg/jam =6,470 ton/jam
Ayakan yang dipilih : (Perry, 1999)
2. Bukaan ayakan =1 mm =0,0394 in
3. Diameter wire =0,580 mm =0,0228 in
4. Tyler equivalent =16 mesh

Menghitung faktor bukaan area (F
oa
) :
F
oa
=100 a
2
.m
d a +
1
2

Dimana :
a =bukaan ayakan =0,0394 in
d =diameter wire =0,0228 in
m =
F
oa
=100 a
2
.
2
1
|
.
|

\
|
+ d a

=100 (0,0394)
2
.
2
) 0228 , 0 ( ) 0394 , 0 (
1
|
|
.
|

\
|
+

=40,125 %

Perhitungan luas screen

s oa u
t
F F C
C
.
4 , 0
(A) :
A =
Dimana :
C
t
=laju bahan yang lewat =6,470 ton/jam
C
u
=unit kapasitas =0,32 ton/h.ft
2
........................................(Perry, 1999)
Universitas Sumatera Utara
F
oa
=faktor bukaan-area =0,4012
F
s
) 5 , 1 )( 4012 , 0 )( . / 32 , 0 (
) / 470 , 6 .( 4 , 0
2
ft h ton
h ton
=faktor slotted area =1,5 .. (Perry, 1999)

A =
=13,439 ft
2


Menentukan panjang (P) dan lebar (L) ayakan :
F
s
2
1
5 , 1
|
.
|

\
| A
=P : L =1,5
P =1,5 L
A =P x L =1,5L x L =1,5 L
2

L = =6,470 ft =1,972 m
P =1,5 (6,470 ft)
=9,705 ft =2,958 m

Untuk kapasitas 6,470 ton/h, dipilih spesifikasi : ...(Mc.Cabe, 1999)
- Kecepatan getaran : 3600 vibrasi/menit
- Daya : 4 hp
Menentukan efisiensi pemisahan :
E =
) 100 (
) ( 100
100
v e
v e

.................................................................. (Perry, 1999)


Dimana :
E =Effisiensi
e =Persen bahan yang lewat
v =Persen bahan yang tertahan

E =
) 100 (
) ( 100
100
v e
v e

=
) 10 100 ( 90
) 10 90 ( 100
100

=98,76 %

LC.19 Tangki Perebusan (TT 401)
Fungsi : Untuk merebus kacang kedelai yang sudah dicuci
Universitas Sumatera Utara
Bentuk : Silinder vertikal dengan dasar datar dan tutup
ellipsoidal
Bahan : Carbon Steel, SA-283 grade C
J umlah : 1 unit
Kondisi operasi : T =90
o
Densitas Kedelai : 768,88 kg/m
C ; P =1 atm
Kebutuhan rancangan : 1 hari
Faktor keamanan : 20 %
Laju Alir Umpan : 681 kg/jam
3
..........(www.powderandbulk.com. 2008)
Laju Alir Air panas : 681 kg/jam
Densitas Air : 995,68 kg/m
3
( ) ( ) Air Air kedelai kedelai
Campuran
% % + =
.................................(Geankoplis, 1997)
Laju total umpan : 1362 kg/jam


=(768,88 x 0,5) +(995,68 x 0,5)
=882,28 kg/m
3

a. Ukuran tangki
Perhitungan :
Diasumsikan waktu tinggal =1 jam
=
0
v
V

Dimana : =Waktu tinggal
V =Volume tangki yang ditempati bahan
v
o
jam
m kg
jam kg
1
/ 28 , 882
/ 1362
3

=Laju volumetrik umpan
V = =1,544 m
3

Volume tangki, V

=1,2 x 1,544 m
3
=1,852 m
3
b. Diameter dan tinggi shell

Volume shell tangki (Vs) :
Vs =
4
1
Di
2
H
Direncanakan perbandingan diameter dengan silinder tangki ; D : H =4 : 5
Universitas Sumatera Utara
Vs =
16
5
Di
24

3
Volume tutup tangki (Ve) :
Ve = Di
3
48
17
........................................................................ (Brownell, 1959)
Volume tangki (V) :
V =Vs +Ve
V = Di
3

1,852 m
3
48
17
= Di
|
.
|

\
|
2
185 , 1
2
1
3

Di =1,185 m
H =1,482 m
c. Diameter dan tinggi tutup
Diameter tutup =diameter tangki =1,185 m
Rasio axis =2 : 1
Tinggi tutup = =0,296 m .................................... (Brownell, 1959)
d. Tebal shell tangki
t =
P SE
PD
2 , 1 2
............................................................ (Brownell, 1959)
Dimana :
t =tebal shell
D =Diameter dalam tangki
E =Joint effesiensi =0,8 ................................................ (Brownell, 1959)
P =tekanan desain
S =allowable stress =12.650 psia =87.218,714 kPa............ (Brownell, 1959)
P
o
=tekanan udara luar =1 atm =101,325 kPa
P =F/A =[(1362 kg/jam x 1 jam/hari x 1 hari)(9,8 m/s
2
)] / [/4 (1,185)
2
m
2
]
=(13347,6 kg.m/s
2
)/(1,102 m
2
) =12112,899 N/m
2
=12,112 kPa
P
operasi
=P
o
+P =101,325 kPa +12,112 kPa =113,437 kPa
Maka, P
design
P SE
PD
2 , 1 2
=(1,2) (113,437 kPa) =136,124 kPa
Tebal shell tangki :
t =
Universitas Sumatera Utara
=
) 124 , 136 ( 2 , 1 ) 8 , 0 ).( 714 , 218 . 87 ( 2
) 185 , 1 ).( 124 , 136 (
kPa kPa
m kPa

=0,0011 m =0,045 in
Faktor korosi =1/8 in
Maka tebal shell yang dibutuhkan =0,045 in +(1/8 in) =0,170 in
Tebal shell standar yang digunakan =1/5 in (Brownell, 1959)
e. Tebal tutup tangki
Tutup atas tangki terbuat dari bahan yang sama dengan shell.
Tebal tutup atas =1/5 in.

550 .
.
5 3
gc
m Da n Kt
=
Tenaga Pengaduk :
J enis pengaduk yang digunakan adalah propeler.
Da/Dt =0,3 ; W/Da =1/5 ; L/Da = ; Dt/E =4.............................(Geankoplis, 1997)
Dt : Diameter tangki =1,185 m =3,888 ft
Da : Diameter pengaduk =0,3 Dt =0,3 x 3,888 ft =1,166 ft
W : Lebar pengaduk =1/5 Da =1/5 x 1,166 ft =0,233 ft
L : Panjang daun pengaduk = Da = x 1,166 ft =0,292 ft
E : J arak daun dari dasar tangki = x Dt = x 3,888 ft =0,972 ft
P
Dimana:
Kt : Konstanta pengaduk =6,3..................................................................(Perry, 1999)
N : Kecepatan pengaduk =35 rpm =0,5833 rps
Da : Diameter pengaduk =1,166 ft
m : densitas campuran (Kedelai +Air) =882,28 kg/m
3
=55,079 lbm/ft
3
...............................(Perhitungan pada LC.17)
gc : konstanta gravitasi =32,174 lbm.ft/lbf.det
Hp 008 , 0
550 174 , 32
079 , 55 166 , 1 5833 , 0 3 , 6
5 3
=


=
2

P

LC.20 Roller Mill ( RM-401 )
Fungsi : Menghaluskan ukuran bahan baku kedelai dari Tangki Perebusan
(P-1) untuk dimasukkan ke dalam Tangki Pencampuran (M-401)
Universitas Sumatera Utara
J enis : Double Toothed Roll Crusher
Bahan : Commercial Steel
Kondisi Operasi :
Temperatur (T) : 30
o
C
Tekanan (P) : 1 atm (14,696 psi)
Laju bahan yang diangkut : 1362 kg/jam
Faktor kelonggaran, f
k
1. Diameter ukuran roll =18 in =1,5 ft ..(Tabel 12-8 (b), Walas ,1988)
: 20 %
Kapasitas : 1,2 x 1362 kg/jam =1634 kg/jam =1,634 ton/jam
Untuk Roller Mill kapasitas <39 ton / jam, spesifikasinya adalah sebagai berikut:
2. Face ukuran roll =18 in =1,5 ft
3. Ukuran maksimum umpan =4 in =10 cm
4. Kecepatan roll =150 rpm
5. Kapasitas =39 67 ton/jam
6. Daya motor yang digunakan =8 Hp
Kecepatan kritis 146 , 7
5 , 1
6 , 76 6 , 76
2
1
2
1
= |
.
|

\
|
=
|
.
|

\
|
=
D
rpm
Daya pada skala laboratorium (Ne) =2
2,26
3
10 2046 , 2

= D Nm
Hp..............................(Perry, 1999)
Diambil efisiensi =70 %
Kecepatan Mill (k)

3
10 2046 , 2 5 , 1 9584 , 30

=
102 , 0 = ton
Daya Penghancur (P) ( ) ( )
26 , 2 2
2 5 , 0 1 7 , 0 = D k l
( ) ( )
26 , 2 2
2 5 , 1 5 , 0 102 , 0 1 5 , 1 7 , 0 =
014 , 0 = kW =0,02 Hp

LC.21 Tangki Pencampuran (M 401)
Fungsi : Untuk mencampur pasta kedelai dengan air
Bentuk : Silinder vertikal dengan dasar datar dan tutup
ellipsoidal
Bahan : Carbon Steel, SA-283 grade C
Universitas Sumatera Utara
J umlah : 1 unit
Kondisi operasi : T =30
o
Densitas Susu Pasta : 1000 kg/m
C ; P =1 atm
Faktor kelonggaran : 20 %
Laju Alir Susu Pasta : 1362 kg/jam ...................................................(LA.11)
3
............(www.powderandbulk.com. 2008)
Laju Alir Air : 10896 kg/jam
Densitas Air : 995,68 kg/m
3
( ) ( ) Air Air kedelai pasta kedelai pasta
Campuran
% % + =
..................................(Geankoplis,1993)
Laju total umpan : 12258 kg/jam..................................................(LA.11)

=(1000 x 0,111) +( 995,68 x 0,889)
=111 +885,159
=996,159 kg/m
3
=62,188 lbm/ft
3

a. Volume Tangki
Perhitungan :
Diasumsikan waktu tinggal =1 jam
=
0
v
V

Dimana : =Waktu tinggal
V =Volume tangki yang ditempati bahan
v
o
jam
m kg
jam kg
1
/ 159 , 996
/ 12258
3

=Laju volumetrik umpan
V = =12,305 m
3

Volume tangki, V

=1,2 x 12,305 m
3
=14,766 m
3
b. Diameter dan tinggi shell

Volume shell tangki (Vs) :
Vs =
4
1
Di
2
16
5
H
Direncanakan perbandingan diameter dengan silinder tangki ; D : H =4 : 5
Vs = Di
24

3
Volume tutup tangki (Ve) :
Ve = Di
3
........................................................................ (Brownell, 1959)
Volume tangki (V) :
Universitas Sumatera Utara
V =Vs +Ve
V =
48
17
Di
3

14,766 m
3
48
17
= Di
|
.
|

\
|
2
368 , 2
2
1
3

Di =2,368 m
H =2,96 m
c. Diameter dan tinggi tutup
Diameter tutup =diameter tangki =2,562 m
Rasio axis =2 : 1
Tinggi tutup = =0,592 m .................................... (Brownell, 1959)
d. Tebal shell tangki
t =
P SE
PD
2 , 1 2
............................................................ (Brownell, 1959)
Dimana :
t =tebal shell
D =Diameter dalam tangki
E =Joint effesiensi =0,8........................................................ (Brownell, 1959)
P =tekanan desain
S =allowable stress =12.650 psia =87.218,714 kPa............ (Brownell, 1959)
P
o
=tekanan udara luar =1 atm =101,325 kPa
P =F/A =[(12258 kg/jam x 1 jam/hari x 1 hari)(9,8 m/s
2
)] / [/4 (2,368)
2
m
2
]
=(120128,4 kg.m/s
2
)/(4,402 m
2
) =27289,505 N/m
2
=27,289 kPa
P
operasi
=P
o
+P =101,325 kPa +27,289 kPa =128,614 kPa
Maka, P
design
P SE
PD
2 , 1 2
=(1,2) (128,614 kPa) =154,337 kPa
Tebal shell tangki :
t = =
) 337 , 154 ( 2 , 1 ) 8 , 0 ).( 714 , 218 . 87 ( 2
) 368 , 2 ).( 337 , 154 (
kPa kPa
m kPa


=0,0026 m =0,103 in
Faktor korosi =1/8 in
Maka tebal shell yang dibutuhkan =0,103 in +(1/8 in) =0,228 in
Tebal shell standar yang digunakan =1/5 in ........................ (Brownell, 1959)
e. Tebal tutup tangki
Universitas Sumatera Utara
Tutup atas tangki terbuat dari bahan yang sama dengan shell.
Tebal tutup atas =1/5 in.


Tenaga Pengaduk :
J enis pengaduk : propeler.
J umlah baffle : 4 buah
Da/Dt =0,3 ; W/Da =1/5 ; L/Da = ; Dt/E =4.............................(Geankoplis, 1997)
Dt : Diameter tangki =2,368 m =7,769 ft
Da : Diameter pengaduk =0,3 Dt =0,3 x 7,769 ft =2,331 ft
W : Lebar pengaduk =1/5 Da =1/5 x 2,331 ft =0,466 ft
L : Panjang daun pengaduk = Da = x 2,331 ft =0,583 ft
E : J arak daun dari dasar tangki = x Dt = x 7,769 ft =1,942 ft
Data Perhitungan :
n =1,0 putaran/detik

susu pasta
=2,12 cp =0,00142 lb/ft.sec ..........................(Geankoplis, 1997)
Bilangan Reynold (N
Re
) :
N
Re

. .
2
Da n
= ...................................(Geankoplis,1997)
N
Re
5
3 2
10 37959 , 2
sec . / 00142 , 0
) / 188 , 62 ( . ) 331 , 2 ( . det) / 0 , 1 (
=
ft lb
ft lb ft put
=
Bilangan Daya (N
P
) :
N
p
5 3
. .
.
Da n
g P
c

=
............................................(Geankoplis,1997)
Untuk N
Re
= 2,37959x10
5
, N
P
sec / 717 , 119
174 , 32
331 , 2 . 0 , 1 . 188 , 62 . 9 , 0 . . .
5 3 5 3
ft lb
g
Da n N
c
P
= =

= 0,9 (Fig 3.4-4


Geankoplis,1997)
P =
Efisiensi 80 %
P = Hp ft l
b
272 , 0 sec / 646 , 149
8 , 0
717 , 119
= =
Universitas Sumatera Utara
Digunakan motor penggerak dengan daya 0,2 Hp





LC.22 Pompa Tangki Pencampuran I (J 401)
Fungsi : Memompakan umpan ke Filter Press
J enis : Centrifugal pump
Bahan Kontruksi : Stainless Steel
J umlah : 1 unit
Kondisi operasi :
Temperatur : 50
0
C
cairan : 996,159 kg/m
3
=62,188 lb/ft
3
......................................(LC.19)
cairan : 2,12 cp =0,000142 lb/ft sec ..(Geankoplis, 1993)
Laju alir massa (F) : 12258 kg/jam =7,507 lb
m
s ft
F
/ 121 , 0
188 , 62
507 , 7
3
= = =

/s
Laju alir volumetric, Q =0,003 m
3
/s
Desain Pompa :
D
i,opt
=0,363 Q
f

0,45

c

0,13
.......................................... (Pers.12-15, Peters, 2004)
=0,363 (0,003 m
3
/s)
0,45

(996,159 kg/m
3
)
0,13

=0,065 m =2,559 in
Ukuran Spesifikasi Pipa : ............................................................. (Brownell,1959)
Ukuran pipa nominal =3 in
Schedule pipa =80
Diameter dalam (ID) =2,9 in =0,242 ft
Diameter luar (OD) =3,5 in =0,292 ft
Luas penampang dalam (A
t
) =0,046 ft
2
s ft
A
Q
t
/ 630 , 2
046 , 0
121 , 0
= = =

Kecepatan linier, v
Bilangan Reynold ,
Universitas Sumatera Utara
623 , 733 . 278
000142 , 0
242 , 0 630 , 2 188 , 62
=

= =

D
N
RE

Karena Nre .>4100, maka aliran turbulen.
Untuk pipa commercial steel dan pipa 3 in Sc.80, diperoleh : 00062 , 0 =
D


Harga f dapat dicari dari grafik f vs N
RE

Karena aliran turbulen, maka f =0,0077....................................... (Geankoplis, 1983)

m f
f m
lb lb ft
s lb ft lb
ft s ft
/ . 752 , 0
) 242 , 0 ( ) . / . 174 , 32 (
) 55 ( ) / 630 , 2 ( ) 0077 , 0 ( 2
2
2
=
Instalasi Pipa :
Pipa lurus 55 ft ; F
2 elbow 90
o
m f
f m
lb lb ft
s lb ft lb
s ft
/ . 161 , 0
) . / . 174 , 32 ( 2
) / 630 , 2 (
2
2
= , F =(2)(0,75)
1 check valve, h
f
m f
f m
lb lb ft
s lb ft lb
s ft
/ . 215 , 0
) . / . 174 , 32 ( 2
) / 630 , 2 (
2
2
= =(1)(2,0)
1 kontraksi, F =(0,55) lbm lbf ft
s lb ft lb
s ft
f m
/ . 059 , 0
) . / . 174 , 32 ( ) 0 , 1 ( 2
) / 630 , 2 (
2
2
=
1 ekspansi, F =(1) lbm lbf ft
s lb ft lb
s ft
f m
/ . 107 , 0
) . / . 174 , 32 ( ) 0 , 1 ( 2
) / 630 , 2 (
2
2
=
Total Friksi : F =1,294 ft.lb
f
/lb
m


F
P
g
V
g
g
c c
+

+
|
|
.
|

\
|
+
2
2
Kerja Pompa :
W =Z ...........................................(Peters, 2004)
Tinggi pemompaan, Z =10 ft
Static head, Z
c
g
g
=10 ft.lb
f
/lb
0
2
2
=

c
g
V

m

Velocity Head,
Pressure Head, 0 =

P

Maka, W =11,294 ft. lb
f
/lb
m

Universitas Sumatera Utara
Daya Pompa :
P =W Q =(11,294 ft.lb
f
/lb
m
)(0,121 ft
3
/s)( 62,188 lb
m
/ft
3
8 , 0 550
984 , 84
x
) =84,984 ft.lbf/s
Efisiensi pompa 80% : P = =0,193 Hp
Digunakan pompa dengan daya standar 0,2 Hp
Daya motor = Hp
Hp
227 , 0
85 , 0
193 , 0
= digunakan motor 0,3 Hp
LC.23 Filter Press (P-401)
Fungsi : Untuk memisahkan susu kedelai dengan ampas.
J enis : Plat and Frame Filter Press.
Bahan konstruksi : Carbon steel
Kondisi operasi : T =50
o
C ; P =1 atm
Dari neraca massa diperoleh:
Laju alir susu kedelai : 11032 kg/jam .................................................(LA.12)
susu kedelai : 996,159 kg/m
3
=62,188 lb/ft
3
........................ (LC.19)
susu kedelai : 2,12 cp =0,000142 lb/ft sec ..(Geankoplis, 1997)
Faktor kelonggaran : 20%
Tekanan filtrasi : 50 psi =7.200 lb/ft
3

J umlah cycle : 1 cycle
Waktu filtrasi : 26 menit
Laju alir padatan : 1215 kg =2678,63 lb

a. Volume cairan
Perhitungan :
Volume cairan tiap jam :
3
085 , 11
/ 159 , 996
11032
m
L kg
kg
= =391,465 ft
3

Volume per cycle =391,465 ft
b. Kandungan padatan per volume filtrat (C
3
s
filtrat ft lb
cairan vol
solid berat
Cs
3
/ 842 , 6
465 , 391
2678,63
= =
=
)

c. Menghitung luas filtrasi (A)
Universitas Sumatera Utara
Filtrasi pada tekanan tetap :
( ) ( )
( ) ( )
c
m
c
s
c
m
c
s
g P A
R
V
g P A
c
v
t
g P A
R
V
g P A
c
dV
dt
.
.
. 2
. .
.
.
.
. .
2
2

+

=

+

=


................................. (Geankoplis, 1997)
dimana : t =waktu filtrasi (s)
V =volume filtrat (ft
3
)
P =tekanan filtrasi (lbf/ft
2
)
= tahanan spesifik (ft/lb)
R
m
=tahanan filter mula-mula (ft
-1
)
A =luas filtrasi
C
s
=kandungan padatan/vol filtrat
t =26 menit =1560 detik
untuk P =50 psi, =3,70 x 10
11
ft/lb ....................... (Fig 13. Banchero, 1959)
R
m
=0,1 = 3,70 x 10
10
ft
2 2
2
11
2
11
611 , 25 683 , 275
805 , 226 579 , 303737
985 , 3
174 , 32 . 7200 .
10 7 , 3 . 000142 , 0
465 , 391
174 , 32 . 7200 . 2
842 , 6 . 10 7 , 3 . 000142 , 0
465 , 391
1560
m ft A
A A
A
x
A
x
= =
+ =
+ =
-1


Dipilih plate and frame dengan ukuran 1450 mm
Untuk plate and frame dari kayu dengan ukuran, 1450 mm
Luas filtering area =2,46 m
2
buah 411 , 10
46 , 2
611 , 25
= =
................................ (Tabel 11.11. Walas, 1988)
J umlah plate =11 buah

LC.24 Bak Penampung Cake ( TT-402 )
Fungsi : Menampung cake dari unit filter press
J umlah : 1 buah
Bahan konstruksi : Beton
Kondisi Operasi : - Tekanan : 1 atm
- Suhu : 30
0
C
Laju alir massa : 1226 kg/jam
Universitas Sumatera Utara
Ampas Kedelai : 36 lb/ft
3
=576,666kg/m
3
(www.powderandbulk.com.2008)
Faktor kelonggaran : 20%

Perhitungan :
a. Volume Bak
Volume cake, V
l
3
3
126 , 2
/ 666 , 576
1 / 1226
m
m kg
jam jam kg
=

=
Volume cake 1 hari proses =24 x 2,126 m
3
=51,024 m
3

Volume Bak, V
b
b. Ukuran Bak Penampung
=(1 +0,2) x 51,024 =61,229 m
3

Direncanakan, p : l : t =1 : 1 :
2
/
3

V
b
=p . l . t
maka :
61,229 =
2
/
3
X
3
3
61,229
2
3

panjang =4,512 m
X = lebar =4,512 m
X =4,512 m tinggi =3,008 m

LC.25 Tangki Pencampuran (M 402)
Fungsi : Untuk mencampur susu kedelai dengan santan
Bentuk : Silinder vertikal dengan dasar datar dan tutup
ellipsoidal
Bahan : Carbon Steel, SA-283 grade C
J umlah : 1 unit
Kondisi operasi : T =30
o
C ; P =1 atm
Faktor kelonggaran : 20 %
Waktu tinggal : 1 jam
Laju Alir susu kedelai : 11032 kg/jam
Densitas susu kedelai : 996,159 kg/m
3
.................................................(LC.19)
Laju Alir santan : 1655 kg/jam
Densitas santan : 1007,108 kg/m
3
.................................................(LC.7)

Laju alir total : 12687 kg/m
3

Universitas Sumatera Utara
( ) ( ) tan % tan % san san kedelai susu kedelai susu
Campuran
+ =
=(996,159 x 0,85) +(1007,108 x 0,15)
=997,801 kg/m
3

a. Volume Tangki
Perhitungan :
=
0
v
V

Dimana : =Waktu tinggal
V =Volume tangki yang ditempati bahan
v
o
jam
m kg
jam kg
1
/ 801 , 997
/ 12687
3

=Laju volumetrik umpan
V = =12,715 m
3

Volume tangki, V

=1,2 x 12,751 m
3
=15,301 m
3
b. Diameter dan tinggi shell

Volume shell tangki (Vs) :
Vs =
4
1
Di
2
16
5
H
Direncanakan perbandingan diameter dengan silinder tangki ; D : H =4 : 5
Vs = Di
24

3
Volume tutup tangki (Ve) :
Ve = Di
3
48
17
........................................................................ (Brownell, 1959)
Volume tangki (V) :
V =Vs +Ve

V = Di
3

15,301 m
3
48
17
= Di
3

Di =2,396 m
H =2,995 m
c. Diameter dan tinggi tutup
Diameter tutup =diameter tangki =2,396 m
Rasio axis =2 : 1
Universitas Sumatera Utara
Tinggi tutup =
|
.
|

\
|
2
396 , 2
2
1
=0,599 m .................................... (Brownell, 1959)
d. Tebal shell tangki
t =
P SE
PD
2 , 1 2
............................................................ (Brownell, 1959)
Dimana :
t =tebal shell
D =Diameter dalam tangki
E =Joint effesiensi =0,8........................................................ (Brownell, 1959)
P =tekanan desain
S =allowable stress =12.650 psia =87.218,714 kPa............ (Brownell, 1959)
P
o
=tekanan udara luar =1 atm =101,325 kPa
P =F/A =[(12687 kg/jam x 1 jam/hari x 1 hari)(9,8 m/s
2
)] / [/4 (2,396)
2
m
2
]
=(124332,6 kg.m/s
2
)/(4,506 m
2
) =27592,676 N/m
2
=27,593 kPa
P
operasi
=P
o
+P =101,325 kPa +27,593 kPa =128,918 kPa
Maka, P
design
P SE
PD
2 , 1 2
=(1,2) (128,918 kPa) =154,702 kPa
Tebal shell tangki :
t =
=
) 702 , 154 ( 2 , 1 ) 8 , 0 ).( 714 , 218 . 87 ( 2
) 396 , 2 ).( 702 , 154 (
kPa kPa
m kPa

=0,0026 m =0,104 in
Faktor korosi =1/8 in
Maka tebal shell yang dibutuhkan =0,104 in +(1/8 in) =0,229 in
Tebal shell standar yang digunakan =1/5 in ........................ (Brownell, 1959)
e. Tebal tutup tangki
Tutup atas tangki terbuat dari bahan yang sama dengan shell.
Tebal tutup atas =1/5 in.

Tenaga Pengaduk :
J enis pengaduk yang digunakan adalah propeler.
Da/Dt =0,3 ; W/Da =1/5 ; L/Da = ; Dt/E =4.............................(Geankoplis, 1997)
Dt : Diameter tangki =2,396 m =7,861 ft
Universitas Sumatera Utara
Da : Diameter pengaduk =0,3 Dt =0,3 x 7,861 ft =2,358 ft
W : Lebar pengaduk =1/5 Da =1/5 x 2,358 ft =0,472 ft
L : Panjang daun pengaduk = Da = x 2,358 ft =0,589 ft
E : J arak daun dari dasar tangki = x Dt = x 7,861 ft =1,965 ft
P
550 .
.
5 3
gc
m Da n Kt
=
Dimana :
Kt : Konstanta pengaduk =6,3 .................................................................(Perry, 1999)
N : Kecepatan pengaduk =35 rpm =0,5833 rps
Da : Diameter pengaduk =2,358 ft
m : campuran (susu kedelai +santan) =997,801 kg/m
3
=62,290 lbm/ft
3
...............................(Perhitungan pada LC.23)
gc : konstanta gravitasi =32,174 lbm.ft/lbf.det
Hp 321 , 0
550 174 , 32
290 , 62 358 , 2 5833 , 0 3 , 6
5 3
=


=
2

P

LC.26 Pompa Tangki Pencampuran II (J 402)
Fungsi : Memompakan cairan susu kedelai ke tangki Pasteurisasi
J enis : Centrifugal pump
Bahan Kontruksi : Commercial Steel
J umlah : 1 unit

Kondisi operasi :
Temperatur : 50
0
C
cairan susu kedelai : 997,801 kg/m
3
=62,290 lb/ft
3
...............................(LC.23)
cairan susu kedelai : 2,12 cp =0,00142 lb/ft sec................... (Geankoplis, 1997)
Laju alir massa (F) : 12687 kg/jam =7,769 lb
m
s ft
F
/ 124 , 0
290 , 62
769 , 7
3
= = =

/s
Laju alir volumetric, Q =0,003 m
3
/s
Desain Pompa :
D
i,opt
=0,363 Q
f

0,45

c

0,13
(Pers.12-15, Peters, 2004)
=0,363 (0,003 m
3
/s)
0,45

(997,801 kg/m
3
)
0,13

Universitas Sumatera Utara
=0,065 m =2,559 in

Ukuran Spesifikasi Pipa : (Brownell,1959)
Ukuran pipa nominal =2 in
Schedule pipa =80
Diameter dalam (ID) =1,939 in =0,1616 ft
Diameter luar (OD) =2,375 in =0,1979 ft
Luas penampang dalam (A
t
) =0,0205 ft
2
s ft
A
Q
t
/ 049 , 6
0205 , 0
124 , 0
= = =

Kecepatan linier, v
Bilangan Reynold ,
015 , 880 . 42
00142 , 0
1616 , 0 049 , 6 290 , 62
=

= =

D
N
RE

Karena Nre .>4100, maka aliran turbulen.
Untuk pipa commercial steel dan pipa 2 in Sc.80, diperoleh : 00028 , 0 =
D


Harga f dapat dicari dari grafik f vs N
Re

Karena aliran turbulen, maka f =0,009......................................... (Geankoplis, 1997)
Instalasi Pipa :
- Panjang pipa lurus, L
1
=50 ft
- 1 buah gate valve fully open ; L/D =13.. (App.C-2a, Foust,1980)
L
2
=1 x 13 x 0,1616 =2,1006 ft
- 2 buah standard elbow 90
o
; L/D =30 (App.C-2a, Foust,1980)
L
3
=2 x 30 x 0,1616 =9,6949 ft
- 1 buah sharp edge entrance ;K =0,5; L/D =27 (App.C-2a, Foust,1980)
L
4
=0,5 x 27 x 0,1616 =2,1814 ft
- 1 buah sharp edge exit ; K =1,0 ; L/D =55 . (App.C-2a, Foust,1980)
L
5
lbm lbf ft
D g
L v f
c
/ . 307 , 2
) 1616 , 0 )( 174 , 32 ( 2
) 8636 , 72 ( ) 049 , 6 ( ) 009 , 0 (
. 2
. .
2 2
=

=

=1,0 x 55 x 0,1616 =8,8870 ft


Panjang pipa total (L) =72,8636 ft
Faktor gesekan ,
F =
Kerja Pompa :
Universitas Sumatera Utara
Tinggi pemompaan, Z =10 ft
Static head, Z
c
g
g
=10 ft.lb
f
/lb
0
2
2
=

c
g
V

m

Velocity Head,
Pressure Head, 0 =

P

W =Z F
P
g
V
g
g
c c
+

+
|
|
.
|

\
|
+
2
2
.......................................... (Peters, 2004)
=10 +0 +0 +2,307
=12,307 ft. lb
f
/lb
m


Hp
Q W
s
172 , 0
550
) 190 , 62 ( ) 124 , 0 ( ) 307 , 12 (
550
=

=

Daya Pompa :
P =
Untuk efisiensi pompa 55 %, maka :
Tenaga pompa yang dibutuhkan =
55 , 0
172 , 0
=0,313 Hp

LC. 27 Tangki Pasturisasi ( TT-402 )
Fungsi : Untuk mensterilkan susu kedelai.
Bentuk : Silinder vertikal dengan dasar dan tutup ellipsoidal.
Bahan : Carbon Steel, SA-283 grade C
J umlah : 1 unit
Kondisi Operasi :
Temperatur =70
o
C =343
o
K
Tekanan =1 atm =14,696 psi =101,325 kPa
Kebutuhan rancangan =1 hari
Faktor kelonggaran =120 %
Beban Panas =1483237,17 kJ /jam............................................(LB.5)
Waktu tinggal =30 menit
Laju alir masuk =12687 kg/jam
Universitas Sumatera Utara
Densitas susu kedelai =996,801 kg/m
3
=62,290 lbm/ft
3
......................(LC.23)

a. Volume Tangki
Perhitungan :
=
0
v
V


Dimana : =Waktu tinggal
V =Volume tangki yang ditempati bahan
v
o
jam
m kg
jam kg
2
1
3
/ 801 , 997
/ 12687

=Laju volumetrik umpan


V = =6,357 m
3

Volume tangki, V

=1,2 x 6,357 m
3
=7,628 m
3
b. J umlah tube

Dari tabel 9 dan 10 hal 841 843 (Kern, 1950) direncanakan :
- Diameter luar (OD) = in =0,019 m
- Panjang tube =10 m =32,808 ft
- Pitch (P
T
- a =0,1963
) =1 in =0,025 m square pitch
T
1
=180
0
C =302
0
F
T
2
=100
0
C =212
0
F
t
1
=40
0
C =104
0
F
t
1
=70
0
C =158
0
F
t
2
=T
1
t
2
=302 158 =144
0
F
t
1
=T
2
t
1
=212 104 =108
0
F
t
2
- t
1
=144 108 =36
0
1
2
1 2
log 3 , 2
t
t
t t


F
LMTD = =
108
144
log 3 , 2
36
=125,279
0
1 2
2 1
t t
T T

F
R = =
104 158
212 302

=1,6

Universitas Sumatera Utara
S =
1 1
1 2
t T
t t

=
104 302
104 158

=0,3
Dari fig. 18 (Kern, 1950) diperoleh F
T
=0,905
t =LMTD x F
T
=125,279 x 0 ,905 =113,377
0
t U
Q
D

F
A = =
377 , 113 50
057 , 1405832

=247,992 ft
2

J umlah tube, N
t
" a L
A

= =
1963 , 0 10
992 , 247

=126,333 124
c. Tebal tube
- Faktor kelonggaran =5 %
Maka, P
rancangan
P sE
PD
t
2 , 1 2
=
=(1,05) (101,325) =106,391 kPa
- Joint efficiency =0,8
- Allowable stress =18870 psia =129276,75 kPa................. (Brownell, 1959)
Tebal tube :
) 391 , 106 ( 2 , 1 ) 8 , 0 )( 75 , 129276 ( 2
019 , 0 391 , 106
kPa kPa
m kPa

=
=0,0000097 m =0,0004 in
- Faktor korosi =1/8 in =0,125 in
- Tebal tube standar yang digunakan =0,125 in +0,0004 in =0,1254 in
- Tebal tube standar yang dipilih = in
d. Diameter dan Tinggi shell
Diameter shell (D) =0,794 2 +2 (0,025 0,019) =1,135 m
Tinggi shell (H) =panjang tube =10 m
e. Diameter dan Tinggi tutup =diameter tangki 1,135 m
Rasio axis =2 : 1
Tinggi tutup =
|
.
|

\
|
2
135 , 1
2
1
=0,284 m ......................................(Brownell, 1959)
f. Tebal shell dan tutup tangki
Tutup shell dan tutup tangki =tebal tube = in
Ditetapkan jarak jacket, = in, sehingga :
- Diameter dalam jacket (D1) =D +(2 x d)
=1,135 +(2 x 0,25 / 39,37) =1,147 m
Universitas Sumatera Utara
- Diameter luas jacket (D2) =2
=(2 x 0,5 / 39,37) +1,147 =1,172 m
- Tebal jacket bagian silinder (d)
d = n
P sE
D P
+


2 , 1 2
12

= 125 , 0
) 391 , 106 ( 2 , 1 ) 8 , 0 )( 75 , 129276 ( 2
12 019 , 0 391 , 106
+


=0,1251 in
Tebal plate standar yang dipilih = in
- Tebal jacket bagian dalam
Ditetapkan tebal jacket bagian dalam sama dengan tebal jacket pada silinder
yaitu in
g. Daya Pengaduk
Tipe pengaduk : Propeler
Da/Dt =0,6
Dt =1,135
Da =0,681 m =2,234 ft
- Kecepatan pengaduk, N =50 rpm =0,833 rps =3000 rev/jam
- Viscositas susu kedelai, =2,12cp =0,0014 lbm/ft.s...(Geankoplis, 1997)
- Densitas susu kedelai, =997,801 kg/m
3
=62,290 lbm/ft
3
Bilangan Renold,
Nre =
.........(LC.23)

2
. . Da N
=
0014 , 0
234 , 2 833 , 0 290 , 62
2

=1,8497 x 10
5

Dari gambar 3.4-4 (Geankoplis,1993), untuk Nre =1,8497 x 10
5
diperoleh
Np =0,9.
Sehingga :
P =Np . N
3
. . Da
5

=0,9 (0,833)
3
. (62,290) . (2,234)
- W =1/5 Da =1/5 (0,681)m =0,1362 m
5

=1803,066 W =1,803 kW =2,418 Hp
Effifiensi motor pengaduk =80 %
Daya motor penggerak =2,418 / 0,8 =3,02 Hp
Dari tabel 3.4-1(Geankoplis, 1993):
Universitas Sumatera Utara
- J =1/12 Dt =1/12 (1,135)m =0,095 m
- L = Da = (0,681) m =0,17 m
- C =1/3 Dt =1/3 (1,135)m =0,378 m
h. Jacket Vessel
L/D =0,17 m =0,55 ft
Re
j
137 , 11019
130 , 5
) 290 , 62 )( 3000 ( ) 55 , 0 ( . .
2 2
= =

N L
=
Dari Fig.20.4 (Kern,1950) hal 834 dengan Re
j
=11019,137 diperoleh j =42
Dari tabel A.2-11 (Geankoplis, 1993) dengan T =302
0
F air, harga k =
0,3948 Btu/hr.ft
2
.
0
F, dan C =1,0 Btu/lbm.
0
351 , 2
3948 , 0
130 , 5
1
.
3
1
3
1
= |
.
|

\
|
=
|
.
|

\
|
k
C
F.

Diameter jacket, D
j
14 , 0
|
|
.
|

\
|
W

=1,135 m =3,724 ft
=1 untuk air
h
j
468 , 10 1 351 , 2
724 , 3
3948 , 0
42 .
.
.
14 , 0
3
1
= =
|
|
.
|

\
|
|
.
|

\
|
W j
K
C
D
k
j


= Btu/hr.ft
2
.
0
F
Untuk steam di dalam Jacket sama dengan diameter dalam vessel
h
oi

=1500 Btu/hr.ft
2
.
0
F
U
C
395 , 10
1500 468 , 10
1500 468 , 10
=
+

=
+

hoi hj
hoi hj
=
Rd =0,005
hd = 200
005 , 0
1 1
= =
Rd

U
d
881 , 9
200 395 , 10
200 395 , 10
=
+

=
+

hd Uc
hd Uc
=
Rd = 025 , 0
881 , 9 395 , 10
881 , 9 395 , 10
=
+

=
+

Ud Uc
Ud Uc

i. Menghitung luas permukaan perpindahan panas dari bawah plate
A =( x Dj x N ) +( /4 x (Dj)
2

=( x 3,724 x 0,833 ) +( /4 x (3,724)
2
=20,59 ft
2
Universitas Sumatera Utara

LC.32 Pompa Tangki Pasteurisasi (J 404)
Fungsi : Memompakan cairan susu kedelai ke evaporator
J enis : Centrifugal pump
Bahan Kontruksi : Commercial Steel
J umlah : 1 unit

Kondisi operasi :
Temperatur : 70
0
C
cairan susu kedelai : 997,801 kg/m
3
=62,290 lb/ft
3
.....................................(LC.23)
cairan susu kedelai : 2,12 cp =0,00142 lb/ft sec (Geankoplis, 1997)
Laju alir massa (F) : 12687 kg/jam =7,769 lb
m
s ft
F
/ 124 , 0
290 , 62
769 , 7
3
= = =

/s
Laju alir volumetric, Q =0,003 m
3
/s
Desain Pompa :
D
i,opt
=0,363 Q
f

0,45

c

0,13
.. (Pers.12-15, Peters, 2004)
=0,363 (0,003 m
3
/s)
0,45

(997,801 kg/m
3
)
0,13

=0,065 m =2,559 in
Ukuran Spesifikasi Pipa : . (Brownell,1959)
Ukuran pipa nominal =2 in
Schedule pipa =80
Diameter dalam (ID) =1,939 in =0,1616 ft
Diameter luar (OD) =2,375 in =0,1979 ft
Luas penampang dalam (A
t
) =0,0205 ft
2
s ft
A
Q
t
/ 049 , 6
0205 , 0
124 , 0
= = =

Kecepatan linier, v

Bilangan Reynold ,
015 , 880 . 42
00142 , 0
1616 , 0 049 , 6 290 , 62
=

= =

D
N
RE

Karena Nre >4100, maka aliran turbulen.
Untuk pipa commercial steel dan pipa 2 in Sc.80, diperoleh : 00028 , 0 =
D


Universitas Sumatera Utara
Harga f dapat dicari dari grafik f vs N
Re

Karena aliran turbulen, maka f =0,009......................................... (Geankoplis, 1983)
Instalasi Pipa :
- Panjang pipa lurus, L
1
=50 ft
- 1 buah gate valve fully open ; L/D =13.. (App.C-2a, Foust,1980)
L
2
=1 x 13 x 0,1616 =2,1006 ft
- 2 buah standard elbow 90
o
; L/D =30 (App.C-2a, Foust,1980)
L
3
=2 x 30 x 0,1616 =9,6949 ft
- 1 buah sharp edge entrance ;K =0,5; L/D =27 .(App.C-2a, Foust,1980)
L
4
=0,5 x 27 x 0,1616 =2,1814 ft
- 1 buah sharp edge exit ; K =1,0 ; L/D =55 ...(App.C-2a, Foust,1980)
L
5
lbm lbf ft
D g
L v f
c
/ . 307 , 2
) 1616 , 0 )( 174 , 32 ( 2
) 8636 , 72 ( ) 049 , 6 ( ) 009 , 0 (
. 2
. .
2 2
=

=

=1,0 x 55 x 0,1616 =8,8870 ft


Panjang pipa total (L) =72,8636 ft
Faktor gesekan ,
F =
c
g
g
Kerja Pompa :
Tinggi pemompaan, Z =10 ft
Static head, Z =10 ft.lb
f
/lb
0
2
2
=

c
g
V

m

Velocity Head,
Pressure Head, 0 =

P

W =Z F
P
g
V
g
g
c c
+

+
|
|
.
|

\
|
+
2
2
. (Peters, 2004)
=10 +0 +0 +2,307 =12,307 ft. lb
f
/lb
m

Hp
Q W
s
172 , 0
550
) 290 , 62 ( ) 124 , 0 ( ) 307 , 12 (
550
=

=

Daya Pompa :
P =
Untuk efisiensi pompa 55 %, maka :
Universitas Sumatera Utara
Tenaga pompa yang dibutuhkan =
55 , 0
172 , 0
=0,313 Hp



LC-29 Evaporator ( FE-401 )
Fungsi : Menguapkan air dalam kandungan susu kedelai.
J enis : Tangki berpengaduk flat six blade open turbine dengan tutup
dan alas ellipsoidal
Bahan : Carbon steel,SA-283 grade C
J umlah : 1 unit
Laju total umpan masuk (F) =12687 kg/jam
Densitas susu kedelai () =997,801 kg/m
3
=62,290 lbm/ft
3

F
.........(LC.23)
Volume total umpan masuk (V) = =
801 , 997
12687
=12,715 m
3

A. Ukuran Tangki
Perhitungan :
Faktor kelonggaran =20 %
Volume tangki =1,2 x 12,715 m
3
=15,258 m
4
1
3

Volume
Volume shell tangki (Vs) :
Vs = Dt
2
24
8
Ht
Direncanakan perbandingan diameter dengan silinder tangki ; Dt : Ht =3 : 4
Vs = Dt
24

3
Volume tutup tangki (Ve) :
Ve = Dt
3
24
9
........................................................................ (Brownell, 1959)
Volume tangki (V) :
V =Vs +Ve
V = Dt
3

15,258 m
3
24
9
= Dt
3

Dt =2,349 m
Universitas Sumatera Utara
Ht =4,171 m
Tinggi tutup, H
e
587 , 0
4
349 , 2
4
= =
Dt
= m
Tinggi shell, H
s
=H
t
2H
e
=3,128 (2 x 0,587) =1,954 m
B. Tekanan Design
Volume tangki =15,258 m
3

Volume cairan =12,715 m
gki volume
gki tinggi gki dalam cairan volume
tan
tan tan
3

Tinggi tangki =4,171 m
Tinggi cairan dalam tangki =
=
258 , 15
171 , 4 751 , 12

=3,486 m
Tekanan hidrostatis = x g x tinggi cairan dalam tangki
=(997,801)(9,8)(3,486)
=34087,676 Pa
=34,087 kPa
Faktor keamanan =20 %
Tekanan design =(1,2)(34,087)
=40,904 kPa
C. Tebal Dinding Tangki
Joint effesiensi =0,8 ............................................................ (Brownell, 1959)
Allowable stress =12.650 psia =87.218,7140 kPa.................(Brownell, 1959)
Tebal shell tangki :
t =
P SE
PD
2 , 1 2
............................................................ (Brownell, 1959)
=
) 696 , 30 ( 2 , 1 ) 8 , 0 )( 714 , 87218 ( 2
) 346 , 2 )( 696 , 30 (
kPa kPa
m kPa


=0,0005 m =0,02 in
Faktor korosi =0,125
Maka tebal dinding tangki tang dibutuhkan =0,02 in +0,125 in =0,145 in
Tebal tutup =tebal dinding tangki =0,145 in
Universitas Sumatera Utara
D. Tenaga Pengaduk
J enis pengaduk : Propeller 3 Blades.
J umlah baffel : 4 buah
Untuk turbin standar (Geankoplis,1997), diperoleh :
Da/Dt =1/3 ; Da =1/3 x 2,349 m =0,783 m =2,568 ft
C/Dt =1/3 ; E =0,783 m =2,568 ft
L/Da = ; L = x 0,783 =0,195 m =0,639 ft
W/Da =1/5 ; W =1/5 x 0,783 =0,156 m =0,512 ft
J /Dt =1/12 ; J =1/12 x 2,349 =0,195 m =0,639
Kecepatan pengadukan , N =0,5 putaran / sec
Da =0,783 m =2,568 ft

Bilangan Reynold,
N
Re
sec . / 001425 , 0
) / 290 , 62 sec)( / 5 , 0 ( ) 568 , 2 ( .
3 2
2
ft lbm
ft lbm put ft N D
a
=


= =1,44133 x 10
5

Dari gambar 3.4-4 Geankoplis, untuk N
Re
=1,44133 x 10
5
5 3
. . Da N
P

maka diperoleh
Np=1.
Np = , maka :
P =Np..N
3
.Da
5
=(1)(997,801)(0,5)
3
(0,783)
5
=
8 , 0
06 , 0
=36,708 watt =0,06 Hp
Effisiensi motor penggerak =80 %
Daya motor penggerak = 0,075 Hp
E. Koil Pemanas
Beban panas (Q) =16.132.991,89 kJ /jam =15.291.065,81 Btu/jam......(LB.6)
Massa steam (m
s
) : 6844,714 kg/jam =15090,09 lb/jam
T
in
=70
o
C =158
o
F
T
out
=102
o
C =215,6
o
F
J enis koil pemanas yang digunakan adalah single helix
Densitas steam =953,58 kg/m
3.................................................
=
) 1 )( / 58 , 953 (
/ 714 , 6844
3
jam m kg
jam kg
(Geankoplis,1997)
Laju alir volumetrik steam = 7,178 m
3
/jam
Universitas Sumatera Utara
=0,002 m
3
/det
D
i,opt
=0,363 x Q
0,45

x
0,13

=0,363 x (0,002)
0,45
x (953,58)
0,13

=0,054 m
Ukuran spesifikasi pipa : .............................................. (Geankoplis,1997)
- Ukuran pipa nominal =1 in
- Schedule pipa =40
- Diameter dalam (ID) =1,0490 in =0,0874 ft
- Diameter luar (OD) =1,3150 in =0,1096 ft
- Luas penampang dalam (A
t
) =0,0060 ft
2
0060 , 0
/ 09 , 15090
ft
jam lbm
2

Mass velocity (G) = =2.515.015 lbm/ft
2
.jam
Properties uap dikoreksi pada suhu 150
o
C
Viskositas uap =0,1935 cp =0,4681 lbm/ft.jam ......(Geankoplis,1997)

- Bilangan Reynold
N
Re
087 , 584 . 469
4681 , 0
) 015 . 515 . 2 )( 0874 , 0 ( .
= =

G Di
=
Dari gambar 24 Kern, 1988 diperoleh j
H
=900
Cp uap =1,0299 btu/lbm.ft.
o
F
k =0,3949 btu/h.ft.
o
F
hi =j
H
14 , 0
3
1
|
|
.
|

\
|
|
.
|

\
|
W
k
c
Di
k



koreksi viskositas
14 , 0
|
|
.
|

\
|
W

1
hi =900 x 1
3949 , 0
4681 , 0 0299 , 1
0874 , 0
3949 , 0
3
1
|
.
|

\
|

=4346,107 btu/h.ft.
o
F

- Outside heat transfer coefficient
Universitas Sumatera Utara
hio =hi x
OD
ID
=4346,107 x
1096 , 0
0874 , 0
=3465,782 btu/h/ft
2
.
o
F
- Clean overall coefficient
U
C
782 , 3465 107 , 4346
782 , 3465 107 , 4346
+

=
+

hio hi
hio hi
= =1928,171 btu/h.ft
2
.
o
F
- Design overall coefficient
Dirt Factor (R
D
) =0,003 ; h
d
=1/0,003 =333,3
U
D
3 , 333 171 , 1928
3 , 333 171 , 1928
+

=
+

hd U
hd U
C
C
= =284,177 btu/h.ft
2
.
o
) 158 6 , 215 ( 177 , 284
81 , 065 . 291 . 15

=

=
t U
Q
A
D
F
- Luas permukaan perpindahan panas
=934,171 ft
0874 , 0 14 , 3 2
171 , 934
2
=
Di
A

2
- Panjang linier tube koil
L = =1701,983 ft =518,771 m
- Volume total koil
V
C
=At x L =0,0060 ft
2
x 1701,983 ft =10,212 ft
Dc
N n L
trial

) (
3

- J umlah dan tinggi lilitan
Diameter lilitan (Dc) =0,6 x Dt =0,6 x 2,325 =1,395 m
J arak vertikal antar lilitan (n) =1 in =0,0254 m
N =
N trial =50 lilitan
N =
395 , 1 14 , 3
) 50 0254 , 0 ( 771 , 518


=118,143 lillitan
Dipakai 118 lilitan
Panjang tube koil baru =(118 x 3,14 x 1,395) +(0,0254 x 118) =519,873 m
Tinggi lilitan (hi) =n(N-1)+N(OD) =(1 x 118) +(118 x 1,315) =273,17 in

LC.30 Cooler ( TE-501 )
Fungsi : Menurunkan suhu susu pasta kedelai dari 102
0
C menjadi 50
0
J umlah : 1 Unit
C
J enis : 1-2 Shell and tube
Universitas Sumatera Utara

Fluida panas
Dari perhitungan neraca panas pada lampiran A diperoleh:
Laju alir fluida masuk (W) =5768 kg/jam = 12.716,329 lb/jam
Temperatur masuk (T
1
) =102
o
C =215,6
o
F
Temperatur keluar (T
2
) =50
o
C =122
o
F

Fluida dingin
Laju alir fluida masuk (w) =32.288,69 kg/jam =71.184,748 lb/jam
Temperatur masuk (t
1
) =20
o
C =68
o
F
Temperatur keluar (t
2
) =40
o
C =104
o
F
Panas yang diserap (Q) =1.168.850 kJ /jam =1.107.851,686 Btu/jam

(1) t =beda suhu sebenarnya
t
2
=T
1
t
2
=215,6 104 =111,6
o
F
t
1
=T
2
t
1
=122 68 =54
o
F
t
2
t
1
=111,6 54 =57,6
o
F ,435 79
54
111,6
log 2,3
57,6
t
t
Log 2,3
t t
LMTD
o
1
2
1 2
=
|
.
|

\
|
=
|
|
.
|

\
|

=
F

Menentukan nilai t
244 , 0
68 6 , 215
68 104
6 , 2
68 104
122 6 , 215
1 1
1 2
1 2
2 1
=

=
=

=
t T
t t
S
t t
T T
R
:

Dari Fig. 18 Kern (1965), diperoleh nilai F
T
=0,905
T
LMTD
= LMTD x F
T
=79,435 x 0,905 =71,8892
0
F 168,8
2
122 215,6
2
T T
T
0 2 1
c
=
+
=
+
=
F

(2) Temperatur Kalorik

F 86
2
68 104
2
t t
t
0 2 1
c
=
+
=
+
=
Universitas Sumatera Utara
J enis pendingin Shell and Tube
Asumsi instalasi pipa dari tabel 9 dan tabel 10 hal 841 843 (Kern, 1965) :
Tube :
Diameter luar : in
BWG : 18
Pitch : 15/16 in. triangular pitch
Panjang tube : 15 ft
a : 0,1963 ft
2


a. Dari tabel 8 (Kern, 1965), U
D
=6-60, diambil U
D
=50 Btu/jam.ft
2
.
o
( )
2
o 0 2
D
ft ,212 308
F 71,889 F . Btu/jam.ft 50
Btu/jam 6 1107851,68
t U
Q
A = = =
x
F

b. J umlah tube,
( )
buah 104,674
ft
ft
0,1963 ft 15
ft 308,212
a x l
A
t N
2
2
=

= =
Yang paling mendekati : Nt =109
1 tube pass, in OD, 18 BWG pada 15/16 in triangular pitch
Sheel ID =12 in ... (Kern, 1965)
c. Koreksi U
D

A =L x Nt x a
=15 x 109 x 0,1963 =320,950 ft
2

U
D
F . ft jam.
Btu
8,0155 4
889 , 71 x 320,950
jam
Btu
6 1107851,68
t x A
Q
0 2
= = =

Shell side: Fluida Panas
(3) Flow Area
a
shell
Pt
B C ID


144
'
= =
9375 , 0 144
5 1875 , 0 12


=0,083 ft
2 ...
2
s
s
jam.ft
lbm
112 , 954 . 158
0,083
12716,329
a
W
G = = =

(Kern, 1965)
(4) Kecepatan massa (Gs)

Universitas Sumatera Utara
(5) Bilangan Reynold (Re)
Pada T
c
=168,8
o
F
= 2,12Cp =5,128 lbm/ft.jam ..(Geankoplis, 1997)
Dari Fig. 28 (Kern, 1965) dengan d
e
,676 1419
5,128
112 , 158954 0,0458

G D
R
s e
es
=

=
=0,55 in =0,0458 ft

(6) Dari Fig. 24 (Kern, 1965) dengan R
es
=1419,676 diperoleh jH =50
(7) Pada Tc =168,8
o
F
Cp =1,0038 Btu/lbm.
o
F ... (Geankop[lis, 1997)
k =0,387 Btu/jam.ft
2
.(
o
301 , 13
387 , 0
128 , 5 0038 , 1
k
Cp
3
1
= |
.
|

\
|
= |
.
|

\
|
F/ft).. (Geankop[lis, 1997)

(8) F ft jam Btu
k
c
De
k
jH
s
ho
0 2
3
1
. . / 527 , 5619 301 , 13
0458 , 0
387 , 0
50
.
. = =
|
.
|

\
|
=



Tubeside : Fluida Dingin
(3)Flow area
Dari tabel 10 (Kern, 1965) diperoleh at =0,334 in
0,126
2 x 144
109 x 0,334
n x 144
Nt x at'
at = = =
2


(4)Kecepatan massa, Gt

2
jam.ft
lbm
,317 958 . 564
0,126
71184,748
at
w
Gt = = =
(5)Bilangan Reynold
Tube ID =0,652 in Dt =0,652/12 =0,054 ft
Pada t
c
=86
o
,999 15749
1,937
317 , 564.958 0,054

Gt Dt
Ret =

=
F, diperoleh air =0,8007 cp =1,937 lbm/ft.jam

(6)Dari Fig. 24 (Kern, 1965) diperoleh jH =170
(7)Pada t
c
=86
Cp =0,9987 Btu/lbm.
0
F (Kern, 1965)
k =0,356 Btu/jam.ft
2
(
0
F/ft) (Kern, 1965)
Universitas Sumatera Utara
434 , 5
356 , 0
937 , 1 9987 , 0
k
cp.
3
1
= |
.
|

\
|
=
|
.
|

\
|

(8) F ft jam Btu
k
Cp
D
k
jH
h
t t
i 0 2
3
1
. . / 105 , 6090 434 , 5
054 , 0
356 , 0
170
.
. = =
|
.
|

\
|
=


=222,716

75 , 0
652 , 0
105 , 6090
OD
ID h

h
t
i
t
io
= =

=5294,331


Temperature Tube Wall
t
w
=t
c
) (
h h
h
t io s o
o
c c
s
t T
+

+
=86 + ) 86 8 , 168 (
331 , 294 5 797,973
797,973

+

=96,845
o
F
(9) Untuk Shell

s
789 , 0
83 , 27
128 , 5
14 , 0
14 , 0
= |
.
|

\
|
=
|
|
.
|

\
|
=
w
s
s

=11,5 cp =27,83 lb/ft.jam



h
o
807 , 4433 789 , 0 527 , 5619 = =
s
s
o
h

=
(9)Untuk Tube

w
945 , 0
904 , 2
937 , 1
14 , 0
14 , 0
= |
.
|

\
|
=
|
|
.
|

\
|
=
w
t
t

=1,2 cp =2,904 lb/ft.jam (Kern, 1965)



h
io
143 , 5003 945 , 0 331 , 5294 = =
t
t
io
h

=
(10) Koefisien Uc
F jam.ft
Btu
816 , 2350
4433,807 5003,143
4433,807 5003,143
ho hio
ho x hio
c U
0 2
=
+

=
+
=
(11) Faktor Pengotor Rd
Universitas Sumatera Utara
0196 , 0
999 , 49 816 , 2350
999 , 49 816 , 2350
=

=
D C
D C
U U
U U
Rd
Rd Ketentuan 0,003 hr.ft
2
.
o
F/Btu
Rd perhitungan >Rd ketentuan, maka design dapat diterima

Penurunan Tekanan
s s e 10 x 5,22
) 1 ( Gs f
P
10
2

+
=
D
N Ds
s
Shell
(1) Res =1419,676
f = 0,002 (Fig 29 Kern, 1965)
s =1,1983
(2) N +1 =12 x (L/B) =12 x (15/5) =36
Ds =12 in =0,999 ft
(3)
=
789 , 0 1983 , 1 0458 , 0 ) 10 22 , 5 (
36 999 , 0 112 , 954 . 158 002 , 0
10
2



=0,804 psi
Ps 10 Psia , maka desain dapat diterima

t s Dt 10 5,22
n L G f
P
10
2


=
t
Tube
(1)Ret =15749,999
f =0,00023 (Fig. 26 Kern, 1965 )
s =1,000
(2)
=
945 , 0 1 054 , 0 ) 10 22 , 5 (
2 15 317 , 958 . 564 00023 , 0
10
2



=0,827 psi
04 , 0
' 2
2
=
g
V
(Fig. 27 Kern,1965) Pada G
t
psi 0,32 04 , 0 .
1,000
2 4
' 2
.
. 4
P
2
=

= =
g
V
s
n
r
=564.958,317

Universitas Sumatera Utara
P
T
=P
t
+P
r
=0,827 +0,32 = 1,147 psi
P
T
10 psi , maka design dapat diterima

LC.31 Pompa Cooler (J501)
Fungsi : Memompakan cairan susu kedelai ke Spray Dryer
J enis : Centrifugal pump
Bahan Kontruksi : Commercial Steel
J umlah : 1 unit

Kondisi operasi :
Temperatur : 50
0
C
cairan susu kedelai : 997,801 kg/m
3
=62,290 lb/ft
3
....................................

(LC.23)
cairan susu kedelai : 2,12 cp =0,00142 lb/ft sec............ (Geankoplis, 1993)
Laju alir massa (F) : 5768 kg/jam =3,532 lb
m
s ft
F
/ 056 , 0
290 , 62
532 , 3
3
= = =

/s
Laju alir volumetric, Q =0,0016 m
3
/s
Desain Pompa :
D
i,opt
=0,363 Q
f

0,45

c

0,13
.......................................... (Pers.12-15, Peters, 2004)
=0,363 (0,0016 m
3
/s)
0,45

(997,801 kg/m
3
)
0,13

=0,049 m =1,929 in
Ukuran Spesifikasi Pipa : ............................................................. (Brownell,1959)
Ukuran pipa nominal =3 in
Schedule pipa =80
Diameter dalam (ID) =2,9 in =0,242 ft
Diameter luar (OD) =3,5 in =0,292 ft
Luas penampang dalam (A
t
) =0,046 ft
2
s ft
A
Q
t
/ 217 , 1
046 , 0
056 , 0
= = =

Kecepatan linier, v
Bilangan Reynold ,
209 , 919 . 12
00142 , 0
242 , 0 217 , 1 290 , 62
=

= =

D
N
RE

Universitas Sumatera Utara
Karena Nre .>4100, maka aliran turbulen.
Untuk pipa commercial steel dan pipa 3 in Sc.80, diperoleh : 00019 , 0 =
D


Harga f dapat dicari dari grafik f vs N
RE

Karena aliran turbulen, maka f =0,015......................................... (Geankoplis, 1997)
Instalasi Pipa :
- Panjang pipa lurus, L
1
=50 ft
- 1 buah gate valve fully open ; L/D =13.. (App.C-2a, Foust,1980)
L
2
=1 x 13 x 0,242 =3,146 ft
- 2 buah standard elbow 90
o
; L/D =30 (App.C-2a, Foust,1980)
L
3
=2 x 30 x 0,242 =14,52 ft
- 1 buah sharp edge entrance ;K =0,5; L/D =27 .(App.C-2a, Foust,1980)
L
4
=0,5 x 27 x 0,242 =3,267 ft
- 1 buah sharp edge exit ; K =1,0 ; L/D =55 ...(App.C-2a, Foust,1980)
L
5
lbm lbf ft
D g
L v f
c
/ . 120 , 0
) 242 , 0 )( 174 , 32 ( 2
) 243 , 84 ( ) 217 , 1 ( ) 015 , 0 (
. 2
. .
2 2
=

=

=1,0 x 55 x 0,242 =13,31 ft


Panjang pipa total (L) =84,243 ft
Faktor gesekan ,
F =

c
g
g
Kerja Pompa :
Tinggi pemompaan, Z =10 ft
Static head, Z =10 ft.lb
f
/lb
0
2
2
=

c
g
V

m

Velocity Head,
Pressure Head, 0 =

P

W =Z F
P
g
V
g
g
c c
+

+
|
|
.
|

\
|
+
2
2
. (Peters, 2004)
=10 +0 +0 +0,120 =10,120 ft. lb
f
/lb
m
Daya Pompa :
Universitas Sumatera Utara
P = Hp
Q W
s
064 , 0
550
) 290 , 62 ( ) 056 , 0 ( ) 120 , 10 (
550
=

=


Untuk efisiensi pompa 55 %, maka :
Tenaga pompa yang dibutuhkan =
55 , 0
064 , 0
=0,116 Hp

LC. 32 Spray Dryer ( SR-501 )
Fungsi :Menguapkan air dari pasta kedelai dengan menggunakan
udara panas.
J enis : Spray dryer with spray wheel
J umlah : 1 Unit

Dari lampiran B diproleh :
Laju alir udara : 159952,757 kg udara/ jam =81,737 lbm/s
Umpan masuk susu pasta : 5768 kg/jam
Udara masuk : 180
0
C =356
o
F
Udara keluar : 110
0
C =230
o
F
Volume spesifik udara pada 180
0
C =2,961 ft
3
/lbm....................... (Geankoplis, 1983)
Volume spesifik udara pada 110
0
C =19,386 ft
3
|
|
|
.
|

\
|
+
2
ft
19,386) (2,961
x
s
lbm 81,737
3
lbm
/lbm..................... (Geankoplis, 1983)
Laju alir volumetrik udara :
=913,288 ft
3
/s
Waktu tinggal didalam menara pengering tidak lebih dari 30 detik.........(Perry, 1999)
Diperkirakan waktu tinggalnya adalah 3 detik, maka :
Vd (volume menara) =913,288 ft
3
/s x 3 s =2739,864 ft
12
) . . 866 , 0 (
4
.
3 2
D D
+
|
|
.
|

\
|
3

Vd =4D ......................................... (Walas, 1988)
2739,864 ft
3
=3,367 D
3

D =9,336 ft =2,846 m
Rasio L/D =1 ..................................................... (Walas, 1988)
Maka tinggi menara pengering, L =1 x 9,336 ft =9,336 ft =2,846 m
Universitas Sumatera Utara
Untuk ukuran standar, ukuran partikel 200 m didapat :........................ (Walas, 1988)
Kecepatan putar motor =3600 rpm; 5 hp

LC.33 Cyclon (FG-501)
Fungsi : Memisahkan uap air dari padatan susu.
Bahan konstruksi : Baja karbon SA-283 grade C
J enis sambungan : Double welded butt joints
J umlah : 1 unit
Kondisi operasi :
Temperatur =80
0
Densitas () susu pasta =1000 kg/m
C
Tekanan =1 atm
Laju alir =5768 kg/jam
3
..........(www.powderandbulk.com. 2008)
Laju alir volumetrik =
3
/ 1000
/ 5768
m kg
jam kg

=5,768 m
3
/jam
=96,133 Liter/menit
Effisiensi, =80 %
Dari grafik 10.22 R.K.Sinnot, diperoleh d
50
Densitas () susu bubuk =640,74 kg/m
=150
3
....(www.powderandbulk.com. 2008)
=1000 kg/m
3
640,74 kg/m
3
=359,26 kg/m
3
=0,359 gr/cm
3

Dari grafik 10.23 R.K.Sinnott, diperoleh Dc =13 cm
D

=Dc/2 =6,5 cm
Bc =Dc/4 =3,25 cm
Hc =Dc/2 =6,5 cm
Lc =2 Dc =26 cm
Sc =Dc/8 = 1,625 cm
Zc =2 Dc =26 cm
J c =Dc/4 =3,25 cm


LC.34 Rotary Cooler ( TE-502 )
Universitas Sumatera Utara
Fungsi : Untuk menurunkan suhu produk dari 80
o
C menjadi 30
o
C.
J enis : Rotary Cooler
Bahan : Commercial Steel

1. Menentukan Diameter Rotary Cooler
Air pendingin masuk : 20
o
C =68
o
F
Air Pendingin keluar : 40
o
C =104
o
F
Banyak air pendingin yang dibutuhkan =3116,523 kg/jam =6870,793 lb/jam
Range kecepatan aliran =200 10.000 lb/jam.ft
2
...(Perry, 1999)
Diambil kecepatan rata-rata (G) =3000 lb/jam. ft
2
4
D

2

Luas penampang pendingin, A = =0,785 D
A
pendingin air Kebutuhan
2

G =
500 lb/jam.ft
2
2
785 , 0
/ 6870
D
jam lb
=
D
2
785 , 0 . / 500
/ 6870
2
ft jam lb
jam lb
=
D =4,184 ft

2. Menentukan Panjang cooler
Q
t
=0,4 x L x D x G
0,67
T G D
Q
t

67 , 0
4 , 0
x ............................................................ (Perry,
1999)
L =
Dimana :
Q
t
=J umlah panas yang dipindahkan
=112818,15 kJ /jam =106.930,554 Btu/jam
D =Diameter rotary cooler (ft)
L =Panjang dryer (ft)
G =kecepatan air pendingin =3000 lb/jam.ft
2


Universitas Sumatera Utara
Temperatur air pendingin masuk (t
1
) =20
o
C =68
o
F
Temperatur air pendingin keluar (t
2
) =40
o
C =104
o
F
Temperatur umpan masuk (t
3
) =80
o
C =176
o
F
Temperatur umpan keluar (t
4
) =30
o
C =86
o
2
) 68 104 ( ) 86 176 (
0 0
F F
F
T = =27
o
27 3000 184 , 4 4 , 0
554 , 930 . 106
67 , 0

F
L = =11,077 ft =3,376 m

3. Waktu Tinggal
=
S D N
L

9 , 0
23 , 0

Dimana :
=waktu tinggal, menit
L =panjang rotary cooler, ft
N =putaran rotary cooler, (0 8 rpm, diambil 1 rpm)................... (Perry, 1999)
D =diameter rotary cooler, ft
S =kemiringan dari rotary cooler, (4 7
o
, diambil 5
o
0873 , 0 184 , 4 1
077 , 11 23 , 0
9 , 0


).................. (Perry, 1999)
Maka :
= =6,975 menit

4. Menghitung Putaran Rotary Cooler
N =
D
v
.

Dimana :
v =kecepatan putaran linear =30 -150 ft/menit (Perry, 1999)
Diambil kecepatan putaran linear 100 ft/menit
N =
184 , 4 14 , 3
100
x
=7,612 rpm
Range :
N x D =25 35 rpm (Perry, 1999)
N x D =7,612 x 4,184 =31,845 rpm (memenuhi)
Universitas Sumatera Utara
5. Menentukan Power
Total Hp untuk penggerak rotary cooler =(0,5 D
2
) (D
2
)
Diambil power =0,75 D
2

=0,75 (4,184)
2
=13,129 Hp

LC.35 Tangki Produk ( TK-501 )
Fungsi : Untuk menyimpan produk susu kedelai bubuk.
Bentuk : Silinder vertikal dengan dasar dan tutup datar
Bahan : Stainless Steel, SA-316 grade C
J umlah : 1 unit
Kondisi operasi : T =30
o
C ; P =1 atm
Kebutuhan rancangan : 7 hari
Faktor keamanan : 20 %
Laju Alir : 577 kg/jam
Densitas susu bubuk kedelai () : 40 lb/ft
3
=640,74 kg/m
................(
3

www.powderandbulk.com. 2008)
a. Volume Tangki
Perhitungan :
Volume larutan, V
l
3
3
287 , 151
/ 74 , 640
7 / 24 / 577
m
m kg
hari hari jam jam kg
=

=
Volume tangki, V

=1,2 x 151,287 m
3
=181,544 m
3
b. Diameter dan tinggi shell

Volume shell tangki (Vs) :
Vs =
4
1
Di
2
16
5
H
Direncanakan perbandingan diameter dengan silinder tangki ; D : H =4 : 5
Vs = Di
24

3
Volume tutup tangki (Ve) :
Ve = Di
3
48
17
........................................................................ (Brownell, 1959)
Volume tangki (V) :
V =Vs +Ve
V = Di
3

Universitas Sumatera Utara
181,544 m
3
48
17
= Di
P SE
PD
2 , 1 2
3

Di =5,465 m
H =6,831 m
c. Tebal shell tangki
t = ............................................................ (Brownell, 1959)
Dimana :
t =tebal shell
D =Diameter dalam tangki
E =Joint effesiensi =0,8........................................................ (Brownell, 1959)
P =tekanan desain
S =allowable stress =12.650 psia =87.218,714 kPa............ (Brownell, 1959)
P
o
=tekanan udara luar =1 atm =101,325 kPa
P =F/A =[(577 kg/jam x 24 jam/hari x 7 hari)(9,8 m/s
2
)] / [/4 (5,465)
2
m
2
]
=(949972,8 kg.m/s
2
)/(23,445 m
2
) =40519,207 N/m
2
=40,519 kPa
P
operasi
=P
o
+P =101,325 kPa +40,519 kPa =141,844 kPa
Maka, P
design
P SE
PD
2 , 1 2
=(1,2) (141,844 kPa) =170,213 kPa
Tebal shell tangki :
t =
=
) 213 , 170 ( 2 , 1 ) 8 , 0 ).( 714 , 218 . 87 ( 2
) 465 , 5 ).( 213 , 170 (
kPa kPa
m kPa

=0,0067 m =0,263 in
Faktor korosi =1/20 in
Maka tebal shell yang dibutuhkan =0,263 in +(1/20 in) =0,313 in
Tebal shell standar yang digunakan =0,3 in ........................ (Brownell, 1959)






Universitas Sumatera Utara
LAMPIRAN D
SPESIFIKASI PERALATAN UTILITAS

L.D.1 Pompa Air Sumur Bor (Po 1)
Fungsi : Memompa air sumur bor ke Bak Pengendapan.
Jenis : centrifugal pump
Bahan Konstruksi : Commercial steel
Jumlah : 1 unit
Kondisi Operasi
Temperatur = 30
o
C
Tekanan = 1 atm
Densitas air () = 995,68 kg/m
3
= 62,158 lb
m
/ft
3
.......................(Geankoplis, 1997)
Viskositas air () = 0,8007 cP = 0,000538 lb
m
/ft.s................. (Kirk Othmer,1967)
Laju alir massa (F) = 9.091 kg/jam = 5,567 lb
m
s ft
ft lb
s lb F
m
m
/ 089 , 0
/ 158 , 62
/ 567 , 5
3
3
= =

/s
Laju alir volumetric, Q = = 0,0025 m
3
/s
Desain Pompa
D
i,opt
= 0,363 (Q)
0,45
()
0,13
....................................(Per.12-15, Peters, 2004)
= 0,363 (0,0025 m
3
/s)
0,45
.(995,68 kg/m
3
)
0,13

= 0,06 m = 2,362 in
Ukuran Spesifikasi Pipa
Dari Appendix A.5 Geankoplis, 1997, dipilih pipa commercial steel dengan ukuran
sebagai berikut :
Ukuran pipa nominal = 3 in
Schedule number = 40
Diameter dalam (ID) = 4,026 in = 0,1023 m = 0,336 ft
Diameter Luar (OD) = 4,500 in = 0,1143 m = 0,375 ft
Luas Penampang dalam (A
t
s m
m
s m
A
Q
t
/ 304 , 0
008219 , 0
/ 0025 , 0
2
3
= =
) = 0,008219 m
2

Kecepatan linier, v = = 0,997 ft/s

Universitas Sumatera Utara
Bilangan Reynold,
N
Re
226 , 672 . 38
. / 10 . 8007 , 0
) 1023 , 0 ( ) / 304 , 0 ( ) / 68 , 995 (
3
3
= =

s m kg
m s m m kg D V

=
Karena N
Re
> 4100, maka aliran turbulen
Untuk pipa commercial steel diperoleh harga = 0,000046 m
............................................................ (Fig.12-1, Peters, 2004)
Pada N
Re
00045 , 0
1023 , 0
000046 , 0
= =
m
m
D

= 38.672,226 diperoleh harga


Maka harga f = 0,01 ............................................................ (Fig.12-1, Peters, 2004)

Instalasi pipa
- Panjang pipa lurus, L
1
= 150 ft
- 1 buah gate valve fully open ; L/D = 13.............................. (App.C-2a, Foust,1980)
L
2
= 1 x 13 x 0,336 = 4,368 ft
- 2 buah standard elbow 90
o
; L/D = 30................................ (App.C-2a, Foust,1980)
L
3
= 2 x 30 x 0,336 = 20,16 ft
- 1 buah sharp edge entrance ;K = 0,5; L/D = 27 .................(App.C-2a, Foust,1980)
L
4
= 0,5 x 27 x 0,336 = 4,536 ft
- 1 buah sharp edge exit ; K = 1,0 ; L/D = 55....................... (App.C-2a, Foust,1980)
L
5
lbm lbf ft
D g
L v f
c
/ . 09 , 0
) 336 , 0 )( 174 , 32 ( 2
) 544 , 197 ( ) 997 , 0 ( ) 01 , 0 (
. 2
. .
2 2
=

=

= 1,0 x 55 x 0,336 = 18,48 ft


Panjang pipa total (L) = 197,544 ft
Faktor gesekan ,
F =
( ) F Pv
ag
V
g
g
c c
+ +

+
2
2
Kerja Pompa
Dari persamaan Bernoulli :
W = Z .......................................... (Peters, 2004)
Tinggi pemompaan, Z = 30 ft
Velocity Head, 0
2
2
=

c
g
V

Universitas Sumatera Utara
Pressure Head, 0 =

P

Static head, Z
c
g
g
= 30 ft.lb
f
/lb
m

Maka, W = 30 + 0 + 0 + 0,09 = 30,09 ft.lb
f
/lb
m


Daya Pompa
P = W Q = (30,09 ft.lb
f
/lb
m
)(0,089 ft
3
/s)(62,158 lb
m
/ft
3
) = 166,459 ft.lb
f
8 , 0 550
459 , 166
x
/s
Efisiensi pompa 80% : P = = 0,378 Hp
Digunakan pompa dengan daya standar 1 Hp

L.D.2 Bak Pengendapan ( BP )
Fungsi : tempat menampung air sementara dari pompa sumur bor
untuk diproses.
Bahan Konstruksi : Beton
Bentuk : Persegi Panjang dengan alas datar
Jumlah : 1 unit
Kondisi Operasi :
Temperatur = 30
o
C
Tekanan = 1 atm
Densitas air () = 995,68 kg/m
3
= 62,158 lb
m
/ft
3
.......................(Geankoplis, 1997)
Viskositas air () = 0,8007 cP = 0,000538 lb
m
/ft.s................. (Kirk Othmer,1967)
Laju alir massa (F) = 9.091 kg/jam = 5,567 lb
m
s ft
ft lb
s lb F
m
m
/ 089 , 0
/ 158 , 62
/ 567 , 5
3
3
= =

/s
Laju alir volumetric, Q = = 0,0025 m
3

/s
Kebutuhan : 3 hari
Faktor Kelonggaran : 20 %




Universitas Sumatera Utara
Perhitungan :
a. Volume Bak
Volume larutan, V
l
3
3
392 , 657
/ 68 , 995
24 3 / 091 . 9
m
m kg
jam x hari x jam kg
= =
Volume bak, V
t
= (1 + 0,2) x 657,392 m
3
= 788,87 m
3
b. Spesifikasi Bak

Asumsi apabila :
Panjang Bak (P) = 2 x Lebar Bak (L) = Tinggi Bak (T)
Maka :
Volume Bak = P x L x T
788,87 m
3
= 2L x L x L
L = 7,334 m
Maka : P = 2 x 7,334 = 14,668 m
T = L = 7,334 m

L.D.3 Pompa Bak Pengendapan (Po 2)
Fungsi : Memompa air dari sumur bor ke Bak Pengendapan.
Jenis : centrifugal pump
Bahan Konstruksi : Commercial steel
Jumlah : 1 unit

Kondisi Operasi
Temperatur = 30
o
C
Tekanan = 1 atm
Densitas air () = 995,68 kg/m
3
= 62,158 lb
m
/ft
3
.......................(Geankoplis, 1997)
Viskositas air () = 0,8007 cP = 0,000538 lb
m
/ft.s................. (Kirk Othmer,1967)
Laju alir massa (F) = 9.091 kg/jam = 5,567 lb
m
s ft
ft lb
s lb F
m
m
/ 089 , 0
/ 158 , 62
/ 567 , 5
3
3
= =

/s
Laju alir volumetric, Q = = 0,0025 m
3
/s



Universitas Sumatera Utara
Desain Pompa
D
i,opt
= 0,363 (Q)
0,45
()
0,13
....................................(Per.12-15, Peters, 2004)
= 0,363 (0,0025 m
3
/s)
0,45
.(995,68 kg/m
3
)
0,13

= 0,06 m = 2,362 in
Ukuran Spesifikasi Pipa
Dari Appendix A.5 Geankoplis, 1997, dipilih pipa commercial steel dengan ukuran
sebagai berikut :
Ukuran pipa nominal = 3 in
Schedule number = 40
Diameter dalam (ID) = 4,026 in = 0,1023 m = 0,336 ft
Diameter Luar (OD) = 4,500 in = 0,1143 m = 0,375 ft
Luas Penampang dalam (A
t
s m
m
s m
A
Q
t
/ 304 , 0
008219 , 0
/ 0025 , 0
2
3
= =
) = 0,008219 m
2

Kecepatan linier, v = = 0,997 ft/s

Bilangan Reynold,
N
Re
226 , 672 . 38
. 10 . 8007 , 0
) 1023 , 0 ( ) / 304 , 0 ( ) / 68 , 995 (
3
3
= =

s Pa
m s m m kg D V

=
Karena N
Re
> 4100, maka aliran turbulen
Untuk pipa commercial steel diperoleh harga = 0,000046 m
.................................................. (Fig.12-1, Peters, 2004)
Pada N
Re
00045 , 0
1023 , 0
000046 , 0
= =
m
m
D

= 109.147,269 diperoleh harga


Maka harga f = 0,01 ............................................................ (Fig.12-1, Peters, 2004)
Instalasi pipa
- Panjang pipa lurus, L
1
= 25 ft
- 1 buah gate valve fully open ; L/D = 13.............................. (App.C-2a, Foust,1980)
L
2
= 1 x 13 x 0,336 = 4,368 ft
- 2 buah standard elbow 90
o
; L/D = 30................................ (App.C-2a, Foust,1980)
L
3
= 2 x 30 x 0,336 = 20,16 ft
- 1 buah sharp edge entrance ;K = 0,5; L/D = 27................. (App.C-2a, Foust,1980)
L
4
= 0,5 x 27 x 0,336 = 4,536 ft
Universitas Sumatera Utara
- 1 buah sharp edge exit ; K = 1,0 ; L/D = 55 ......................(App.C-2a, Foust,1980)
L
5
lbm lbf ft
D g
L v f
c
/ . 033 , 0
) 336 , 0 )( 174 , 32 ( 2
) 544 , 72 ( ) 997 , 0 ( ) 01 , 0 (
. 2
. .
2 2
=

=

= 1,0 x 55 x 0,336 = 18,48 ft


Panjang pipa total (L) = 72,544 ft
Faktor gesekan ,
F =
( ) F Pv
ag
V
g
g
c c
+ +

+
2
2
Kerja Pompa
Dari persamaan Bernoulli :
W = Z ................................................... (Peters, 2004)
Tinggi pemompaan, Z = 10 ft
Velocity Head, 0
2
2
=

c
g
V

Pressure Head, 0 =

P

Static head, Z
c
g
g
= 30 ft.lb
f
/lb
m

Maka, W = 30 + 0 + 0 + 0,033 = 30,033 ft.lb
f
/lb
m


Daya Pompa
P = W Q = (30,033 ft.lb
f
/lb
m
)(0,089 ft
3
/s)(62,158 lb
m
/ft
3
) = 166,144 ft.lb
f
8 , 0 550
144 , 166
x
/s
Efisiensi pompa 80% : P = = 0,27 Hp
Digunakan pompa dengan daya standar 1 Hp

L.D.4 Clarifier (CL)
Fungsi : Memisahkan endapan (flok-flok) yang terbentuk karena penambahan
alum dan soda abu
Bahan konstruksi : Carbon steel SA-53, Grade B
Laju massa air (F
1
) = 25.280 kg/jam
Laju massa Al
2
(SO4)
3
(F
2
) = 1,264 kg/jam
Laju massa Na
2
CO
3
(F
3
) = 0,6826 kg/jam
Universitas Sumatera Utara
Laju massa total, m = 25.281,947 kg/jam = 7,023 kg/detik
Densitas Al
2
(SO
4
)
3
= 2,71 gr/ml (Perry, 1999)
Densitas Na
2
CO
3
= 2,535 gr/ml (Perry, 1999)
Densitas air = 0,99568 gr/ml (Perry, 1999)
Reaksi koagulasi:
Al
2
(SO
4
)
3
+ 3Na
2
CO
3
+ 3H
2
O 2Al(OH)
3
+ 3Na
2
SO
4
+ 3CO
( )


18
2
gDp
U
s
s

=
3
Perhitungan:
Terminal settling velocity menurut Hukum Stokes :
(Ulrich,1984)
dimana :

s
= kecepatan terminal pengendapan (cm/s)
Dp = diameter partikel = 0,002 cm (Perry, 1999)

s
= densitas partikel campuran pada 30
0
C
= densitas larutan pada 30
0
C
= viskositas larutan pada 30
0
C = 0,0345 (gr/cm.s)
g = percepatan gravitasi = 980 cm/cm.s
2533
6826 , 0
2710
264 , 1
68 , 995
280 . 25
947 , 281 . 25
+ +
=
Kecepatan terminal pengendapan
Densitas larutan,
= 995,728 kg/m
3
= 0,996 gr/cm
3
= 62,123 lbm/ft
( )
2533
6826 , 0
2710
264 , 1
6826 , 0 264 , 1
+
+
=
3

Densitas partikel,
= 2.645,184 kg/m
3
= 2,645 gr/cm
3
= 165,133 lbm/ft
( )
s cm U
t
/ 009 , 0
621 , 0
006 , 0
0345 , 0 18
002 , 0 980 996 , 0 645 , 2
2
= =


=
3

Sehingga,

3
/ 68 , 995
det 3600 / 1 / 280 . 25
m kg
ik jam jam kg F
=

Ukuran Clarifier
Laju alir volumetrik, Q =
Universitas Sumatera Utara
= 0,007 m
3
/detik

Sehingga : Q = 4.10
-4
x D
2
(Ulrich, 1984)
Dimana :
Q = laju alir volumetrik umpan, m
3
2
1
4
10 . 4

Q
/detik
D = diameter clarifier, m
Sehingga :
D = =
2
1
4
10 . 4
007 , 0

= 4,183 m = 13,723 ft
Tinggi clarifier :
H
t
D
2
3
= = ) 183 , 4 (
2
3
= 6,274 m = 20,585 ft
ik cm
m cm x m
Us
Ht
det / 009 , 0
/ 100 274 , 6
=
Waktu Pengendapan
t = = 69.711,111 detik = 19,364 jam
- Allowable working stress (S) : 12.750 Psi
Tebal Dinding Clarifier
Direncanakan digunakan bahan konstruksi Carbon Steel SA-53 Grade B.
Dari tabel 13.1 hal 251 Brownell & Young, diperoleh data :
- Efisiensi sambungan (E) : 0,8
- Umur alat (A) direncanakan : 10 tahun
- Faktor korosi : 1/8 in (Timmerhaus, 1980)
- Tekanan operasi, Po : 1 atm = 14,7 Psi
- Tekanan hidrostatik, Ph :
Ph =
144
) 1 ( Hs
=
144
/ 123 , 62 . ) 1 585 , 20 (
3
ft lbm
= 8,449 Psi
- Faktor Keamanan : 20 %
- Tekanan desain, P = 1,2 x (14,7 + 8,449)
= 27,779 Psi



Universitas Sumatera Utara
in 0,349 125 , 0
si) ,2(27,779 1 Psi)(0,8) 2(12.750
in/ft) ft)(12 (13,723 Psi) (27,779
,2P 1 2SE
PD
t
= +

=
+

=
P
Cc
Tebal Dinding Clarifier
Tebal shell tangki :

Tebal shell standar yang digunakan = 0,4 in (Brownell,1959)
Daya Clarifier
P = 0,006 D
2
(Ulrich, 1984)
Dimana :
P = daya yang dibutuhkan, Hp
Sehingga,
P = 0,006 (13,723)
2
= 1,129 Hp
Maka digunakan pompa standar dengan daya 2 Hp

L.D.5 Pompa Clarifier (Po-3)
Fungsi : Memompa air dari clarifier ke sand filter.
Jenis : centrifugal pump
Bahan Konstruksi : Commercial steel
Jumlah : 1 unit
Kondisi Operasi
Temperatur = 30
o
C
Tekanan = 1 atm
Densitas air () = 995,68 kg/m
3
= 62,158 lb
m
/ft
3
(Perry, 1999)
Viskositas air () = 0,8007 cP = 0,000538 lb
m
/ft.s (Kirk Othmer,1967)
Laju alir massa (F) = 25.280 kg/jam = 15,481 lb
m
s ft
ft lb
s lb F
m
m
/ 249 , 0
/ 158 , 62
/ 481 , 15
3
3
= =

/s
Laju alir volumetric, Q = = 0,00705 m
3
/s
Desain Pompa
D
i,opt
= 0,363 (Q)
0,45
()
0,13
(Per.12-15, Peters, 2004)
= 0,363 (0,00705 m
3
/s)
0,45
.(995,68 kg/m
3
)
0,13

= 0,096 m = 3,779 in
Universitas Sumatera Utara
Ukuran Spesifikasi Pipa
Dari Appendix A.5 Geankoplis, 1997, dipilih pipa commercial steel dengan ukuran
sebagai berikut :
Ukuran pipa nominal = 3 in
Schedule number = 40
Diameter dalam (ID) = 4,026 in = 0,1023 m = 0,336 ft
Diameter Luar (OD) = 4,500 in = 0,1143 m = 0,375 ft
Luas Penampang dalam (A
t
) = 0,008219 m
s m
m
s m
A
Q
t
/ 858 , 0
008219 , 0
/ 00705 , 0
2
3
= =
2

Kecepatan linier, v = = 2,815 ft/s
Bilangan Reynold,
N
Re
269 , 147 . 109
. 10 . 8007 , 0
) 1023 , 0 ( ) / 858 , 0 ( ) / 68 , 995 (
3
3
= =

s Pa
m s m m kg D V

=
Karena N
Re
> 2100, maka aliran turbulen
Untuk pipa commercial steel diperoleh harga = 0,000046 m
(Fig.12-1, Peters, 2004)
Pada N
Re
00045 , 0
1023 , 0
000046 , 0
= =
m
m
D

= 109.147,269 diperoleh harga


Maka harga f = 0,005 (Fig.12-1, Peters, 2004)

Instalasi pipa
- Panjang pipa lurus, L
1
= 25 ft
- 1 buah gate valve fully open ; L/D = 13 (App.C-2a, Foust,1980)
L
2
= 1 x 13 x 0,336 = 4,368 ft
- 2 buah standard elbow 90
o
; L/D = 30 (App.C-2a, Foust,1980)
L
3
= 2 x 30 x 0,336 = 20,16 ft
- 1 buah sharp edge entrance ;K = 0,5; L/D = 27 (App.C-2a, Foust,1980)
L
4
= 0,5 x 27 x 0,336 = 4,536 ft
- 1 buah sharp edge exit ; K = 1,0 ; L/D = 55 (App.C-2a, Foust,1980)
L
5
= 1,0 x 55 x 0,336 = 18,48 ft
Panjang pipa total (L) = 72,544 ft
Faktor gesekan ,
Universitas Sumatera Utara
F = lbm lbf ft
D g
L v f
c
/ . 133 , 0
) 336 , 0 )( 174 , 32 ( 2
) 544 , 72 ( ) 815 , 2 ( ) 005 , 0 (
. 2
. .
2 2
=

=


( ) F Pv
ag
V
g
g
c c
+ +

+
2
2
Kerja Pompa
Dari persamaan Bernoulli :
W = Z (Peters, 2004)
Tinggi pemompaan, Z = 10 ft
Velocity Head, 0
2
2
=

c
g
V

Pressure Head, 0 =

P

Static head, Z
c
g
g
= 30 ft.lb
f
/lb
m

Maka, W = 30 + 0 + 0 + 0,133 = 30,133 ft.lb
f
/lb
m


Daya Pompa
P = W Q = (30,133 ft.lb
f
/lb
m
)(0,249 ft
3
/s)(62,158 lb
m
/ft
3
) = 466,379 ft.lb
f
8 , 0 550
379 , 466
x
/s
Efisiensi pompa 80% : P = = 1,059 Hp
Digunakan pompa dengan daya standar 2 Hp

L.D.6 Tangki Pelarutan Alum, Al
2
(SO
4
)
3
(T - 1)
Fungsi : Membuat larutan alum [Al
2
(SO
4
)
3
]
Bentuk : Silinder tegak dengan alas dan tutup datar
Bahan konstruksi : Plate Steel SA167 tipe 304
Kondisi pelarutan: Temperatur = 30 C
Tekanan = 1 atm
Al
2
(SO
4
)
3
yang digunakan = 30 ppm
Al
2
(SO
4
)
3
yang digunakan berupa larutan 30 % (% berat)
Laju massa Al
2
(SO
4
)
3
= 1,264 kg/jam
Densitas Al
2
(SO
4
)
3
30 % = 1.363 kg/m
3
= 85,089 lb
m
/ft
3
(Perry, 1999)
Kebutuhan perancangan = 30 hari
Universitas Sumatera Utara
Perhitungan:
3
l
kg/m 1.363 0,3
hari 30 jam/hari 24 kg/jam 264 , 1
V


=
Ukuran Tangki
Volume larutan,
= 2,226 m
3

Volume tangki, V
t
= 1,2 2,226 m
3

= 2,671 m
3 3
2 3
2
D
8
3
m 671 , 2
D
2
3
D
4
1
m 2,671
H D
4
1
V
=

=
=
3

Direncanakan perbandingan diameter dengan tinggi silinder tangki, D : H = 2 : 3

Maka: D = 1,314 m = 4,311 ft
H = 1,971 m = 6,466 ft
Tinggi Al
2
(SO
4
)
3
2
m) (1,314
4
1
2,226

dalam tangki = = 1,642 m = 5,387 ft



- Allowable working stress (S) : 18.750 Psi
Tebal dinding tangki :
Direncanakan menggunakan bahan konstruksi Plate Steel SA-167, tipe 304.
Dari Brownell & Young, Item 4, Appendix D, diperoleh data :
- Efisiensi sambungan (E) : 0,8
- Umur alat (A) direncanakan : 10 tahun
- Faktor korosi : 1/8 in (Timmerhaus, 1980)
- Tekanan operasi, Po : 1 atm = 14,7 Psi
- Tekanan hidrostatik, Ph :
Ph =
144
) 1 ( Hs
=
144
/ 089 , 85 ) 1 387 , 5 (
3
ft lbm
= 2,592 Psi
- Faktor Keamanan : 20 %
- Tekanan desain, P = 1,2 x (14,7 + 2,592)
= 20,750 Psi

Universitas Sumatera Utara
in 0,161 125 , 0
si) ,2(20,750 1 Psi)(0,8) 2(18.750
in/ft) ft)(12 (4,311 Psi) (20,750
P 2 , 1 2SE
PD
t
= +

=
+

=
in
P
CA
Tebal Dinding tangki :

Tebal shell standar yang digunakan = 3/16 in (Brownell,1959)

Daya Pengaduk :
Dt/Di = 3, Baffel = 4

(Brownell, 1959)
Dt = 4,311 ft
Di = 1,437 ft
Kecepatan Pengadukan, N = 1 rps
Viskositas Al
2
(SO
4
)
3
30 % = 6,27 x 10
-4
lbm/ft.det (Kirk Othmer, 1967)
Bilangan Reynold,
N
Re

2
. . D N
= = 089 , 233 . 280
) 10 . 27 , 6 (
) 437 , 1 )( 1 )( 089 , 85 (
4
=


Dari gambar 3.3-4 (Geankoplis, 1983) untuk N
Re
= 280.233,089 diperoleh
Np

gc
Di N Np . . .
5 3
= 0,4.
Sehingga :
P = (Geankoplis, 1983)
= 482 , 6
174 , 32
) 089 , 85 ( ) 437 , 1 ( ) 1 )( 4 , 0 (
5 3
=
Efesiensi penggerak motor = 80 %
Daya penggerak motor = Hp 1025 , 8
8 , 0
482 , 6
=
Maka digunakan pompa standar dengan daya 8 Hp

L.D.7 Tangki Pelarutan Na
2
CO
3
(T 2)
Fungsi : Membuat larutan Na
2
CO
3
Kondisi pelarutan: Temperatur = 30 C
30% berat
Bentuk : Silinder tegak dengan alas dan tutup datar
Bahan konstruksi : Plate Steel SA167, tipe 304
Universitas Sumatera Utara
Tekanan = 1 atm
Na
2
CO
3
yang digunakan = 27 ppm
Na
2
CO
3
yang digunakan berupa larutan 30 % (% berat)
Laju massa Na
2
CO
3
= 0,6826 kg/jam
Densitas Na
2
CO
3
30 % = 1.327 kg/m
3
= 85,842 lb
m
/ft
3
(Perry, 1999)
Kebutuhan perancangan = 30 hari
Faktor keamanan = 20 %
Perhitungan:
3
l
kg/m 1.327 0,3
hari 30 jam/hari 24 kg/jam 6826 , 0
V


=
Ukuran Tangki
Volume larutan,
= 1,234 m
3

Volume tangki, V
t
= 1,2 1,234 m
3

= 1,481 m
3 3
2 3
2
D
8
3
m 481 , 1
D
2
3
D
4
1
m 1,481
H D
4
1
V
=

=
=
3

Direncanakan perbandingan diameter dengan tinggi silinder tangki, D : H = 2 : 3

Maka : D = 1,079 m = 3,539 ft
H = 1,618 m = 5,308 ft
Tinggi Na
2
CO
3
ft m 429 , 4 350 , 1
m) (1,079
4
1
m 1,234
2
3
= =

dalam tangki =

- Allowable working stress (S) : 18.750 Psi
Tebal dinding tangki :
Direncanakan menggunakan bahan konstruksi Plate Steel SA-167, tipe 304.
Dari Brownell & Young, Item 4, Appendix D, diperoleh data :
- Efisiensi sambungan (E) : 0,8
- Umur alat (A) direncanakan : 10 tahun
- Faktor korosi : 1/8 in (Timmerhaus, 1980)
Universitas Sumatera Utara
- Tekanan operasi, Po : 1 atm = 14,7 Psi
- Tekanan hidrostatik, Ph :
Ph =
144
) 1 ( Hs
=
144
/ 842 , 85 ) 1 429 , 4 (
3
ft lbm
= 2,044 Psi
- Faktor Keamanan : 20 %
- Tekanan desain, P = 1,2 x (14,7 + 2,044)
= 20,093 Psi
in 0,153 125 , 0
si) ,2(20,093 1 Psi)(0,8) 2(18.750
in/ft) ft)(12 (3,539 Psi) (20,093
P 2 , 1 2SE
PD
t
= +

=
+

=
in
P
CA
Tebal Dinding tangki :

Tebal shell standar yang digunakan = 4/16 in (Brownell,1959)
Daya Pengaduk :
Dt/Di = 3, Baffel = 4

(Brownell, 1959)
Dt = 3,539 ft
Di = 1,179 ft
Kecepatan Pengadukan, N = 1 rps
Viskositas Na
2
CO
3
30 % = 3,69 x 10
-4
lbm/ft.det (Kirk Othmer, 1967)
Bilangan Reynold,
N
Re

2
. . D N
= = 658 , 275 . 274
) 10 . 69 , 3 (
) 179 , 1 )( 1 )( 842 , 85 (
4
=


Dari gambar 3.3-4 (Geankoplis, 1983) untuk N
Re
= 274.275,658 diperoleh
Np

gc
Di N Np . . .
5 3
= 0,4.
Sehingga :
P = (Geankoplis, 1983)
= 431 , 2
174 , 32
) 842 , 85 ( ) 179 , 1 ( ) 1 )( 4 , 0 (
5 3
=
Efesiensi penggerak motor = 80 %
Daya penggerak motor = Hp 039 , 3
8 , 0
431 , 2
=
Maka digunakan pompa standar dengan daya 3 Hp
Universitas Sumatera Utara

L.D.8 Sand Filter ( SF )
Fungsi : Menyaring partikel-partikel yang terbawa dalam air yang keluar dari
clarifier
Jenis : Selinder tegak dengan alas dan tutup ellipsoidal
Bahan Konstruksi : Carbon steel SA 283 grade C
Jumlah : 1 unit

Kondisi Operasi
Temperatur = 30
o
C
Tekanan = 1 atm
Densitas air () = 995,68 kg/m
3
= 62,158 lb
m
/ft
3
.......................(Geankoplis, 1997)
Laju alir massa (F) = 9.091 kg/jam = 5,567 lb
m
s ft
ft lb
s lb F
m
m
/ 089 , 0
/ 158 , 62
/ 567 , 5
3
3
= =

/s
Laju alir volumetric, Q =
Faktor keamanan = 20 %
Sand filter dirancang untuk penampungan jam operasi
Sand filter dirancang untuk volume bahan penyaring 1/3 volume tangki

Perhitungan :
a. Volume Tangki
Volume air, V
l
3
3
283 , 2
/ 68 , 995
25 , 0 / 091 . 9
m
m kg
jam x jam kg
= =
Volume tangki, V
t
= (1 + 0,2) x 2,283 m
3
= 2,739 m
3

Volume total, V
total
= (1 + 1/3) x 2,739 m
3
= 3,652 m
3
b. Spesifikasi Tangki

Silinder (Shell)
Direncanakan perbandingan diameter dengan tinggi, D : H = 1 : 2
V
total
H D
2
4
1
= (Brownell, 1959)
3,652 m
3
) 2 (
4
1
2
D D =
Universitas Sumatera Utara
3,652 m
3 3
2
1
D =
D = 1,325 m
Maka, D = 1,325 m
H = 2,65 m
Diameter dan tinggi tutup
Diameter tutup = diameter tangki = 1,325 m
H
h
) 325 , 1 (
16
1
m x
= 1/16 D
Tinggi tutup = = 0,083 m
Tinggi tangki total = 1,5 x 2(0,083) = 0,249 m

Tebal Silinder dan Tutup Tangki
Tinggi penyaring (H
p
m x 6625 , 0 65 , 2
4
1
= ) =
Tinggi cairan dalam tangki (H
s
m x H x
v
v
total
l
65 , 2
652 , 3
283 , 2
= ) = = 1,657 m
P
air
= x g x H
s

= 995,68 kg/m
3
x 9,8 m/det
2
x 1,657 m
= 16,168 kPa
P
penyaring
= x g x H
P

= 995,68 kg/m
3
x 9,8 m/det
2
x 0,6625 m
= 6,464 kPa

Tekanan operasi = 1 atm = 101,325 kPa
P = 16,168 kPa + 6,464 kPa + 101,325 kPa = 123,957 kPa
Faktor kelonggaran 5 %
Maka, P
desain
P SE
PD
2 , 1 2
= (1,05) x 123,957 kPa = 130,155 kPa
Joint Efficiency (E) = 0,85........................................ (Peters,2004)
Allowable stress (S) = 12.650 psi = 87.218,714... (Brownell,1959)

Tebal Shell, t = ................................................ (Peters,2004)
Maka, tebal shell :
Universitas Sumatera Utara
t =
) 155 , 130 ( 2 , 1 ) 85 , 0 )( 714 , 218 . 87 ( 2
) 325 , 1 ( ) 155 , 130 (
kPa
m kPa
= 0,00116 m = 0,046 in
Faktor korosi = 1/8 in
Maka tebal shell yang dibutuhkan = 0,046 in + 1/8 in = 0,171 in
Tebal Shell standard yang digunakan = in.......................... (Brownell,1959)
Tutup terbuat dari bahan yang sama dengan dinding tangki dan ditetapkan tebal
tutup in

L.D.9 Pompa Sand Filter (Po 4)
Fungsi : Memompa air dari sand filter ke menara air.
Jenis : centrifugal pump
Bahan Konstruksi : Commercial steel
Jumlah : 1 unit
Kondisi Operasi
Temperatur = 30
o
C
Tekanan = 1 atm
Densitas air () = 995,68 kg/m
3
= 62,158 lb
m
/ft
3
.......................(Geankoplis, 1997)
Viskositas air () = 0,8007 cP = 0,000538 lb
m
/ft.s................. (Kirk Othmer,1967)
Laju alir massa (F) = 9.091 kg/jam = 5,567 lb
m
s ft
ft lb
s lb F
m
m
/ 089 , 0
/ 158 , 62
/ 567 , 5
3
3
= =

/s
Laju alir volumetric, Q = = 0,0025 m
3
/s
Desain Pompa
D
i,opt
= 0,363 (Q)
0,45
()
0,13
....................................(Per.12-15, Peters, 2004)
= 0,363 (0,0025 m
3
/s)
0,45
.(995,68 kg/m
3
)
0,13

= 0,06 m = 2,362 in
kuran Spesifikasi Pipa
Dari Appendix A.5 Geankoplis, 1997, dipilih pipa commercial steel dengan ukuran
sebagai berikut :
Ukuran pipa nominal = 3 in
Schedule number = 40
Diameter dalam (ID) = 4,026 in = 0,1023 m = 0,336 ft
Diameter Luar (OD) = 4,500 in = 0,1143 m = 0,375 ft
Universitas Sumatera Utara
Luas Penampang dalam (A
t
) = 0,008219 m
s m
m
s m
A
Q
t
/ 304 , 0
008219 , 0
/ 0025 , 0
2
3
= =
2

Kecepatan linier, v = = 0,997 ft/s
Bilangan Reynold,
N
Re
226 , 672 . 38
. / 10 . 8007 , 0
) 1023 , 0 ( ) / 304 , 0 ( ) / 68 , 995 (
3
3
= =

s m kg
m s m m kg D V

=
Karena N
Re
> 4100, maka aliran turbulen

Untuk pipa commercial steel diperoleh harga = 0,000046 m
................................................................................. (Fig.12-1, Peters, 2004)
Pada N
Re
00045 , 0
1023 , 0
000046 , 0
= =
m
m
D

= 109.147,269 diperoleh harga


Maka harga f = 0,01 ............................................................ (Fig.12-1, Peters, 2004)

Instalasi pipa
- Panjang pipa lurus, L
1
= 30 ft
- 1 buah gate valve fully open ; L/D = 13.............................. (App.C-2a, Foust,1980)
L
2
= 1 x 13 x 0,336 = 4,368 ft
- 2 buah standard elbow 90
o
; L/D = 30................................ (App.C-2a, Foust,1980)
L
3
= 2 x 30 x 0,336 = 20,16 ft
- 1 buah sharp edge entrance ;K = 0,5; L/D = 27 ................(App.C-2a, Foust,1980)
L
4
= 0,5 x 27 x 0,336 = 4,536 ft
- 1 buah sharp edge exit ; K = 1,0 ; L/D = 55....................... (App.C-2a, Foust,1980)
L
5
lbm lbf ft
D g
L v f
c
/ . 036 , 0
) 336 , 0 )( 174 , 32 ( 2
) 544 , 77 ( ) 997 , 0 ( ) 01 , 0 (
. 2
. .
2 2
=

=

= 1,0 x 55 x 0,336 = 18,48 ft


Panjang pipa total (L) = 77,544 ft
Faktor gesekan ,
F =
( ) F Pv
ag
V
g
g
c c
+ +

+
2
2
Kerja Pompa
Dari persamaan Bernoulli :
W = Z .......................................... (Peters, 2004)
Universitas Sumatera Utara
Tinggi pemompaan, Z = 10 ft
Velocity Head, 0
2
2
=

c
g
V

Pressure Head, 0 =

P

Static head, Z
c
g
g
= 10 ft.lb
f
/lb
m

Maka, W = 10 + 0 + 0 + 0,036 = 10,036 ft.lb
f
/lb
m

Daya Pompa
P = W Q = (10,036 ft.lb
f
/lb
m
)(0,089 ft
3
/s)(62,158 lb
m
/ft
3
) = 55,519 ft.lb
f
8 , 0 550
519 , 55
x
/s
Efisiensi pompa 80% : P = = 0,126 Hp
Digunakan pompa dengan daya standar 1 Hp

L.D.10 Menara Air ( MA )
Fungsi :Menampung air sementara untuk didistribusikan ke unit lain, dan sebagian
dipakai sebagai air domestik.
Jenis : Selinder tegak dengan alas dan tutup datar
Bahan Konstruksi : Carbon steel SA 283 grade C
Jumlah : 1 unit
Kondisi Operasi
Laju alir massa (F) = 9.091 kg/jam = 5,567 lb
m
/s
Densitas air () = 995,68 kg/m
3
= 62,158 lb
m
/ft
3
.......................(Geankoplis, 1997)
Viskositas air () = 0,8007 cP = 0,000538 lb
m
s ft
ft lb
s lb F
m
m
/ 089 , 0
/ 158 , 62
/ 567 , 5
3
3
= =

/ft.s................. (Kirk Othmer,1967)


Laju alir volumetric, Q = = 0,0025 m
3
a. Volume Tangki
/s
Faktor keamanan = 20 %
Kebutuhan Perancangan = 3 jam
Perhitungan :
Volume air, V
l
3
3
391 , 27
/ 68 , 995
3 / 9.091
m
m kg
jam x jam kg
= =
Universitas Sumatera Utara
Volume tangki, V
t
= (1 + 0,2) x 27,391 m
3
= 32,869 m
3
b. Spesifikasi Tangki

Silinder (Shell)
Direncanakan perbandingan diameter dengan tinggi, D : H = 3 : 4
V
s
H
D
4
2

= (Brownell, 1959)
Maka, V
s

D
D
3
4
4
2

=
V
s
3
3
D
=
32,869 m
3
3
3
D
=
Maka, D = 3,155 m
H = 4,207 m
Tinggi air dalam tangki (H
s
m x H x
v
v
total
l
207 , 4
869 , 32
391 , 27
= ) = = 3,506 m
Tebal Tangki
Tekanan hidrostatik
P
air
= x g x H
s

= 995,68 kg/m
3
x 9,8 m/det
2
x 3,506 m
= 34,210 kPa
Tekanan operasi = 1 atm = 101,325 kPa
P = 34,210 kPa + 101,325 kPa = 135,535 kPa
Faktor kelonggaran 20 %
Maka, P
desain
P SE
PD
2 , 1 2
= (1,2) x 135,535 kPa = 162,642 kPa
Joint Efficiency (E) = 0,85........................................................... (Peters,2004)
Allowable stress (S) = 12.650 psi = 87.218,714 kPa............... (Brownell,1959)
Tebal Shell, t = ................................................ (Peters,2004)
Maka, tebal shell :
t =
) 642 , 162 ( 2 , 1 ) 85 , 0 )( 714 , 218 . 87 ( 2
) 155 , 3 ( ) 642 , 162 (
kPa
m kPa
= 0,0034 m = 0,134 in
Universitas Sumatera Utara
Faktor korosi = 1/2 in
Maka tebal shell yang dibutuhkan = 0,134 in + 1/2 in = 0,634 in
Tebal Shell standard yang digunakan = 3/4 in (Brownell,1959)
Tutup terbuat dari bahan yang sama dengan dinding tangki dan ditetapkan tebal
tutup 3/4 in

L.D.11 Penukar Kation / Cation Exchanger ( CE )
Fungsi : untuk mengurangi kesadahan air
Tipe : silinder tegak dengan tutup dan alas ellipsoidal
Bahan konstruksi : Carbon steel SA-53 grade B
Kondisi penyimpanan : Temperatur = 28C
Tekanan = 1 atm
Densitas air () = 995,68 kg/m
3
= 62,158 lb
m
/ft
3
...............(Geankoplis, 1997)
Viskositas air () = 0,8007 cP = 0,000538 lb
m
/ft.s ..........(Kirk Othmer,1967)
Laju alir massa (F) = 1.971,433 kg/jam = 1,207 lb
m
s ft
ft lb
s lb F
m
m
/ 0194 , 0
/ 158 , 62
/ 207 , 1
3
3
= =

/s
Laju alir volumetric, Q = = 0,000549 m
3
/s
Kebutuhan perancangan = 1 jam
Faktor keamanan = 20 %

- Diameter penukar kation = 1 ft = 0,305 m
Ukuran Cation Exchanger
Dari Tabel 12.4, The Nalco Water Handbook, diperoleh:
- Luas penampang penukar kation = 0,78544 ft
- Tinggi resin dalam cation exchanger = 2,5 ft
- Tinggi silinder = 1,2 2,5 ft = 3 ft = 0,914 m
Direncanakan perbandingan diameter dengan tinggi silinder tangki, D : H = 2 : 1
Maka: H = D = (0,305) = 0,1525 m
Sehingga tinggi cation exchanger = 0,914 + 0,1525 = 1,066 m = 3,497 ft
Diameter tutup = diameter tangki = 0,305 m


2

Universitas Sumatera Utara


- Allowable working stress (S) : 18.750 Psi
Tebal dinding tangki :
Direncanakan menggunakan bahan konstruksi Carbon Steel SA-53 grade B.
Dari Brownell & Young, Item 4, Appendix D, diperoleh data :
- Efisiensi sambungan (E) : 0,8
- Faktor korosi : 1/8 in ............................... (Timmerhaus, 1980)
- Tekanan hidrostatik, Po : 1 atm = 14,7 Psi
- Faktor Keamanan : 20 %
- Tekanan desain, P = 1,2 x14,7
= 17,64 Psi
in 0,132 125 , 0
si) ,2(17,64 1 Psi)(0,8) 2(18.750
in/ft) ft)(12 (1 Psi) (17,64
P 2 , 1 2SE
PD
t
= +

=
+

=
in
P
CA
Tebal Dinding tangki cation exchanger:

Tebal shell standar yang digunakan = in............................. (Brownell,1959)

L.D.12 Tangki Pelarutan H
2
SO
4
(T 3)
Fungsi : Tempat membuat larutan H
2
SO
4
.
Bentuk : Silinder tegak dengan alas dan tutup datar
Bahan konstruksi : Carbon Steel SA-53 grade B.
Jumlah : 1 unit
Kondisi Operasi
Temperatur = 30
o
C
Tekanan = 1 atm
- H
2
SO
4
yang digunakan memiliki konsentrasi 50 % (% berat)
- Densitas H
2
SO
4
() = 1387 kg/m
3
= 85,587 lbm/ft
3
................(Perry, 1999)
- Laju alir massa H
2
SO
4

= 0,0267 kg/jam
- Kebutuhan perancangan = 1 hari
- Faktor keamanan = 20%
Universitas Sumatera Utara

3
l
kg/m 387 . 1 0,5
hari 30 hari / 24 kg/jam 0267 , 0
V


=
jam
Ukuran Tangki
Volume larutan, = 0,0277 m
3

Volume tangki, V
t
= 1,2 0,0277 m
3
= 0,0332 m
3 3
2 3
2
D
16
3
m 0332 , 0
D
4
3
D
4
1
m 0332 , 0
H D
4
1
V
=

=
=
3

Direncanakan perbandingan diameter dengan tinggi silinder tangki, D : H = 4 : 3

Maka:
D = 0,3835 m = 1,258 ft
H = 0,2875 m = 0,943 ft
Tinggi larutan H
2
SO
4
2
3
m) (0,3835
4
1
0277 , 0

m
dalam tangki = = 0,24 m

- Allowable working stress (S) : 18.750 Psi
Tebal dinding tangki :
Direncanakan menggunakan bahan konstruksi Carbon Steel SA-53 grade B.
Dari Brownell & Young, Item 4, Appendix D, diperoleh data :
- Efisiensi sambungan (E) : 0,8
- Faktor korosi : 1/8 in ............................... (Timmerhaus, 1980)
- Tekanan hidrostatik, Po : 1 atm = 14,7 Psi
- Faktor Keamanan : 20 %
- Tekanan desain, P = 1,2 x14,7 = 17,64 Psi

in 0,134 125 , 0
si) ,2(17,64 1 Psi)(0,8) 2(18.750
in/ft) ft)(12 (1,258 Psi) (17,64
P 2 , 1 2SE
PD
t
= +

=
+

=
in
P
CA
Tebal Dinding tangki cation exchanger:

Tebal shell standar yang digunakan = 3/16 in .........................(Brownell,1959)
Universitas Sumatera Utara


Daya Pengaduk :
Dt/Di = 3, Baffel = 4 ................................................................(Brownell, 1959)
Dt = 0,834 ft
Di = 0,278 ft
Kecepatan Pengadukan, N = 1 rps
Viskositas H
2
SO
4
50 % = 3,4924 x 10
-4
lbm/ft.det ..............(Kirk Othmer, 1967)
Bilangan Reynold,
N
Re

2
. . D N
= = 308295
) 10 . 4924 , 3 (
) 258 , 1 )( 1 )( 5874 , 85 (
4
=


Dari gambar 3.3-4 (Geankoplis, 1997) untuk N
Re
= 308295 diperoleh Np

gc
Di N Np . . .
5 3
= 0,9.
Sehingga :
P = .............................................................(Geankoplis, 1997)
= 0039 , 0
174 , 32
) 587 , 85 ( ) 278 , 0 ( ) 1 )( 9 , 0 (
5 3
=
Efesiensi penggerak motor = 80 %
Daya penggerak motor = Hp 0048 , 0
8 , 0
0039 , 0
=

L.D.13 Tangki Pelarutan NaOH (T 4)
Fungsi : Tempat membuat larutan NaOH
Bentuk : Silinder tegak dengan alas dan tutup datar
Bahan konstruksi : Carbon Steel, SA-283, grade C
Jumlah : 1 unit
Laju alir massa NaOH = 0,056 kg/jam
Waktu regenerasi = 24 jam
NaOH yang dipakai berupa larutan 10% (% berat)
Densitas larutan NaOH 10% = 1.518 kg/m
3
= 94,765 lbm/ft
3
.......(Perry, 1999)
Kebutuhan perancangan = 30 hari
Universitas Sumatera Utara
Faktor keamanan = 20%

3
l
kg/m 1518 0,1
hari 30 24 kg/jam 056 , 0
V


=
jam
Ukuran Tangki
Volume larutan, = 0,2656 m
3

Volume tangki, V
t
= 1,2 0,2656 m
3
= 0,319 m
3 3
2 3
2
D
8
3
m 319 , 0
D
2
3
D
4
1
m 319 , 0
H D
4
1
V
=

=
=
3

Direncanakan perbandingan diameter dengan tinggi silinder tangki, D : H = 2 : 3

Maka:
D = 0,647 m = 2,123 ft
H = 0,973 m = 3,192 ft
Tinggi larutan NaOH dalam tangki =
2
3
m) (0,647
4
1
2656 , 0

m
= 0,808 m

- Allowable working stress (S) : 18.750 Psi
Tebal dinding tangki :
Direncanakan menggunakan bahan konstruksi Carbon Steel SA-53 grade B.
Dari Brownell & Young, Item 4, Appendix D, diperoleh data :
- Efisiensi sambungan (E) : 0,8
- Faktor korosi : 1/8 in (Timmerhaus, 1980)
- Tekanan hidrostatik, Po : 1 atm = 14,7 Psi
- Faktor Keamanan : 20 %
- Tekanan desain, P = 1,2 x14,7 = 17,64 Psi
in 0,14 125 , 0
si) ,2(17,64 1 Psi)(0,8) 2(18.750
in/ft) ft)(12 (2,123 Psi) (17,64
P 2 , 1 2SE
PD
t
= +

=
+

=
in
P
CA
Tebal Dinding tangki cation exchanger:

Tebal shell standar yang digunakan = 3/16 in (Brownell,1959)

Universitas Sumatera Utara
Daya Pengaduk :
Dt/Di = 3, Baffel = 4

(Brownell, 1959)
Dt = 0,692 ft
Di = 0,231 ft
Kecepatan Pengadukan, N = 1 rps
Viskositas NaOH

10 % = 4,302 x 10
-4
lbm/ft.det (Kirk Othmer, 1967)
Bilangan Reynold,
N
Re

2
. . D N
= = 124 , 467657
) 10 . 302 , 4 (
) 123 , 2 )( 1 )( 765 , 94 (
4
=


Dari gambar 3.3-4 (Geankoplis, 1997) untuk N
Re
= 467657,124 diperoleh Np

gc
Di N Np . . .
5 3
=
0,9.
Sehingga :
P = (Geankoplis, 1983)
= 0017 , 0
174 , 32
) 765 , 94 ( ) 231 , 0 ( ) 1 )( 9 , 0 (
5 3
=
Efesiensi penggerak motor = 80 %
Daya penggerak motor = Hp 0021 , 0
8 , 0
0017 , 0
=

L.D.14 Pompa cation exchanger (Po 6)
Fungsi : Memompa air dari cation exchanger ke anion exchanger.
Jenis : centrifugal pump
Bahan Konstruksi : Commercial steel
Jumlah : 1 unit
Kondisi Operasi
Temperatur = 30
o
C
Tekanan = 1 atm
Densitas air () = 995,68 kg/m
3
= 62,158 lb
m
/ft
3
................................ (Perry, 1999)
Viskositas air () = 0,8007 cP = 0,000538 lb
m
/ft.s .................(Kirk Othmer,1967)
Laju alir massa (F) = 1.971,433 kg/jam = 1,207 lb
m
/s
Universitas Sumatera Utara
Laju alir volumetric, Q = s ft
ft lb
s lb F
m
m
/ 0194 , 0
/ 158 , 62
/ 207 , 1
3
3
= =

= 0,000549 m
3
/s

Desain Pompa
D
i,opt
= 0,363 (Q)
0,45
()
0,13
......................... (Per.12-15, Peters, 2004)
= 0,363 (0,000549 m
3
/s)
0,45
.(995,68 kg/m
3
)
0,13

= 0,03 m = 1,181 in
Ukuran Spesifikasi Pipa
Dari Appendix A.5 Geankoplis, 1997, dipilih pipa commercial steel dengan ukuran
sebagai berikut :
Ukuran pipa nominal = 3 in
Schedule number = 40
Diameter dalam (ID) = 4,026 in = 0,1023 m = 0,336 ft
Diameter Luar (OD) = 4,500 in = 0,1143 m = 0,375 ft
Luas Penampang dalam (A
t
s m
m
s m
A
Q
t
/ 067 , 0
008219 , 0
/ 000549 , 0
2
3
= =
) = 0,008219 m
2

Kecepatan linier, v = = 0,219 ft/s
Bilangan Reynold,
N
Re
155 , 523 . 8
. 10 . 8007 , 0
) 1023 , 0 ( ) / 067 , 0 ( ) / 68 , 995 (
3
3
= =

s Pa
m s m m kg D V

=
Karena N
Re
> 4100, maka aliran turbulen
Untuk pipa commercial steel diperoleh harga = 0,000046 m
.................................................. (Fig.12-1, Peters, 2004)
Pada N
Re
00045 , 0
1023 , 0
000046 , 0
= =
m
m
D

= 8.523,115 diperoleh harga


Maka harga f = 0,008 .................................................. (Fig.12-1, Peters, 2004)

Instalasi pipa
- Panjang pipa lurus, L
1
= 10 ft
- 1 buah gate valve fully open ; L/D = 13.............................. (App.C-2a, Foust,1980)
L
2
= 1 x 13 x 0,336 = 4,368 ft
- 2 buah standard elbow 90
o
; L/D = 30................................ (App.C-2a, Foust,1980)
Universitas Sumatera Utara
L
3
= 2 x 30 x 0,336 = 20,16 ft
- 1 buah sharp edge entrance ;K = 0,5; L/D = 27 ................ (App.C-2a, Foust,1980)
L
4
= 0,5 x 27 x 0,336 = 4,536 ft
- 1 buah sharp edge exit ; K = 1,0 ; L/D = 55....................... (App.C-2a, Foust,1980)
L
5
lbm lbf ft
D g
L v f
c
/ . 001 , 0
) 336 , 0 )( 174 , 32 ( 2
) 544 , 57 ( ) 219 , 0 ( ) 008 , 0 (
. 2
. .
2 2
=

=

= 1,0 x 55 x 0,336 = 18,48 ft


Panjang pipa total (L) = 57,544 ft
Faktor gesekan ,
F =
( ) F Pv
ag
V
g
g
c c
+ +

+
2
2
Kerja Pompa
Dari persamaan Bernoulli :
W = Z .......................................... (Peters, 2004)
Tinggi pemompaan, Z = 15 ft
Velocity Head, 0
2
2
=

c
g
V

Pressure Head, 0 =

P

Static head, Z
c
g
g
= 15 ft.lb
f
/lb
m

Maka, W = 15 + 0 + 0 + 0,001 = 15,001 ft.lb
f
/lb
m


Daya Pompa
P = W Q = (15,001 ft.lb
f
/lb
m
)(0,0194 ft
3
/s)(62,158 lb
m
/ft
3
) = 18,089 ft.lb
f
8 , 0 550
18089
x
/s
Efisiensi pompa 80% : P = = 0,041 Hp
Digunakan pompa dengan daya standar 0,3 Hp

L.D.15 Tangki Kaporit (T 5)
Fungsi : Tempat membuat larutan tangki Kaporit
Bentuk : Silinder tegak dengan alas dan tutup datar
Bahan konstruksi : Carbon Steel, SA-283, grade C
Universitas Sumatera Utara
Jumlah : 1 unit
Laju alir massa kaporit = 0,0019 kg/jam
Waktu regenerasi = 24 jam
(Ca(ClO)
2
) yang dipakai berupa larutan 50% (% berat)
Densitas kaporit (Ca(ClO)
2
) = 1.272 kg/m
3
= 79,411 lbm/ft
3
...... (Perry, 1999)
Kebutuhan perancangan = 30 hari
Faktor keamanan = 20%
3
l
kg/m 1.272 0,5
hari 30 24 kg/jam 0019 , 0
V


=
jam
Ukuran Tangki
Volume larutan, = 0,00215 m
3

Volume tangki, V
t
= 1,2 0,00215 m
3
= 0,00258 m
3 3
2 3
2
D
8
3
m 00258 , 0
D
2
3
D
4
1
m 00258 , 0
H D
4
1
V
=

=
=
3

Direncanakan perbandingan diameter dengan tinggi silinder tangki, D : H = 2 : 3

Maka:
D = 0,129 m = 0,423 ft
H = 0,193 m = 0,633 ft
Tinggi larutan dalam tangki =
2
3
m) (0,129
4
1
00215 , 0

m
= 0,164 m

- Allowable working stress (S) : 18.750 Psi
Tebal dinding tangki :
Direncanakan menggunakan bahan konstruksi Carbon Steel SA-53 grade B.
Dari Brownell & Young, Item 4, Appendix D, diperoleh data :
- Efisiensi sambungan (E) : 0,8
- Faktor korosi : 1/8 in ............................... (Timmerhaus, 1980)
- Tekanan hidrostatik, Po : 1 atm = 14,7 Psi
- Faktor Keamanan : 20 %
- Tekanan desain, P = 1,2 x14,7 = 17,64 Psi
Universitas Sumatera Utara




in 0,128 125 , 0
si) ,2(17,64 1 Psi)(0,8) 2(18.750
in/ft) ft)(12 (0,423 Psi) (17,64
P 2 , 1 2SE
PD
t
= +

=
+

=
in
P
CA
Tebal Dinding tangki cation exchanger:

Tebal shell standar yang digunakan = 3/16 in ....................... (Brownell,1959)

L.D.16 Ketel Uap ( KU )
Fungsi : Untuk menampung air umpan ketel sebelum didistribusi.
Bentuk : Silinder tegak dengan alas dan tutup datar
Bahan konstruksi : Carbon Steel, SA-283, grade C
Jumlah : 1 unit
Kondisi Operasi
- Temperatur = 30
o
C
- Tekanan = 1 atm
- Densitas air () = 995,68 kg/m
3
3
l
kg/m 995,68
hari 1 24 kg/jam 164 , 857 . 9
V

=
jam
(Perry, 1999)
- Laju alir masa air umpan ketel = 9.857,164 kg/jam
- Kebutuhan perancangan = 1 hari
- Faktor keamanan= 20%
Ukuran Tangki :
Volume air, = 237,598 m
3

Volume tangki, V
t
= 1,2 237,598 m
3
= 285,118 m
3

Direncanakan perbandingan diameter dengan tinggi silinder tangki, D : H = 2 : 3
Universitas Sumatera Utara

3 3
2 3
2
D
8
3
m 118 , 285
D
2
3
D
4
1
m 118 , 285
H D
4
1
V
=

=
=

Maka:
D = 6,233 m = 20,449 ft
H = 9,349 m = 30,672 ft
Tinggi air dalam tangki =
2
3
m) (6,233
4
1
598 , 237

m
= 7,791 m
Tebal dinding tangki :
Tekanan hidrostatik :
P = x g x l
= 995,68 kg/m
3
x 9,8 m/det
2
in 453 , 0 125 , 0
) ,2(186,214 1 kPa)(0,8) 8 2(87.099,9
in/ft) ft)(12 (20,449 kPa) (186,214
P 2 , 1 2SE
PD
t
= +

=
+

=
in
kPa
CA
x 7,791 m
= 76,022 kPa
Tekanan operasi = 1 atm = 101,325 kPa
P = 76,022 kPa + 101,325 kPa = 177,347 kPa
Faktor kelonggaran = 5 %
Tekanan desain, P = (1,05)(177,347) = 186,214 kPa
Join Effisiensi = 0,8 (Brownell, 1959)
Allowable working stress (S) = 12.750 Psi = 87.099,98 kPa (Brownell, 1959)
Tebal Dinding tangki :

Tebal shell standar yang digunakan = in (Brownell,1959)

L.D.17 Deaerator ( DE )
Fungsi : Menghilangkan gas-gas yang terlarut dalam air umpan ketel
Bentuk : Silinder tegak dengan tutup dan alas ellipsoidal
Bahan konstruksi : Carbon steel SA-53, Grade B
Universitas Sumatera Utara
Jumlah : 1
Kondisi operasi : Temperatur = 90
0
C
Tekanan = 1 atm
Kebutuhan Perancangan : 24 jam
Laju alir massa (F) = 7.582,434 kg/jam = 4,643 lbm/s
Densitas campuran () = 995,68 kg/m
3
= 62,141 lbm/ft
3

Faktor keamanan = 20 %
3
l
kg/m 68 , 995
hari 1 x jam/hari 24 kg/jam 7.582,434
V

=
Perhitungan Ukuran Tangki
Volume larutan,
= 182,768 m
3

Volume tangki, V
t
= 1,2 182,768 m
3

= 219,322 m
3 3
2 3
2
D
8
3
m 322 , 219
D
2
3
D
4
1
m 322 , 219
H D
4
1
V
=

=
=
3

Direncanakan perbandingan diameter dengan tinggi silinder tangki, D : H = 2 : 3

Maka:
D = 5,711 m = 18,737 ft
H = 8,566 m = 28,103 ft
Tinggi air dalam tangki =
2
3
m) (5,711
4
1
768 , 182

m
= 7,138 m

- Allowable working stress (S) : 18.750 Psi
Tebal dinding tangki :
Direncanakan menggunakan bahan konstruksi Carbon Steel SA-53 grade B.
Dari Brownell & Young, Item 4, Appendix D, diperoleh data :
- Efisiensi sambungan (E) : 0,8
- Faktor korosi : 1/8 in (Timmerhaus, 1980)
- Tekanan hidrostatik, Po : 1 atm = 14,7 Psi
- Faktor Keamanan : 20 %
Universitas Sumatera Utara
- Tekanan desain, P = 1,2 x14,7 = 17,64 Psi

in 0,257 125 , 0
si) ,2(17,64 1 Psi)(0,8) 2(18.750
in/ft) ft)(12 (18,737 Psi) (17,64
P 2 , 1 2SE
PD
t
= +

=
+

=
in
P
CA
Tebal Dinding silinder tangki :

Tebal shell standar yang digunakan = 7/16 in (Brownell,1959)
L.D.18 Pompa Deaerator (Po 7)
Fungsi : untuk memompakan air dari deaerator ke ketel uap
Jenis : centrifugal pump
Bahan Konstruksi : Commercial steel
Jumlah : 1 unit
Kondisi Operasi
- Temperatur = 30
o
C
- Tekanan = 1 atm
Densitas air () = 995,68 kg/m
3
= 62,158 lb
m
/ft
3
(Perry, 1999)
Viskositas air () = 0,8007 cP = 0,000538 lb
m
/ft.s (Kirk Othmer,1967)
Laju alir massa (F) = 7.582,434 kg/jam = 4,643 lb
m
s ft
ft lb
s lb F
m
m
/ 075 , 0
/ 158 , 62
/ 643 , 4
3
3
= =

/s
Laju alir volumetric, Q = = 0,0021 m
3
/s
Desain Pompa :
D
i,opt
= 0,363 (Q)
0,45
()
0,13
(Per.12-15, Peters, 2004)
= 0,363 (0,0021 m
3
/s)
0,45
.(995,68 kg/m
3
)
0,13

= 0,055 m = 2,165 in
Ukuran Spesifikasi Pipa
Dari Appendix A.5 Geankoplis, 1997, dipilih pipa commercial steel dengan ukuran
sebagai berikut :
Ukuran pipa nominal = 3 in
Schedule number = 40
Diameter dalam (ID) = 4,026 in = 0,1023 m = 0,336 ft
Diameter Luar (OD) = 4,500 in = 0,1143 m = 0,375 ft
Universitas Sumatera Utara
Luas Penampang dalam (A
t
) = 0,008219 m
s m
m
s m
A
Q
t
/ 255 , 0
008219 , 0
/ 0021 , 0
2
3
= =
2

Kecepatan linier, v = = 0,837 ft/s
Bilangan Reynold,
N
Re
874 , 438 . 32
. 10 . 8007 , 0
) 1023 , 0 ( ) / 255 , 0 ( ) / 68 , 995 (
3
3
= =

s Pa
m s m m kg D V

=
Karena N
Re
> 4100, maka aliran turbulen
Untuk pipa commercial steel diperoleh harga = 0,000046 m
(Fig.12-1, Peters, 2004)
Pada N
Re
00045 , 0
1023 , 0
000046 , 0
= =
m
m
D

= 109.147,269 diperoleh harga


Maka harga f = 0,005 (Fig.12-1, Peters, 2004)

Instalasi pipa
- Panjang pipa lurus, L
1
= 25 ft
- 1 buah gate valve fully open ; L/D = 13 (App.C-2a, Foust,1980)
L
2
= 1 x 13 x 0,336 = 4,368 ft
- 2 buah standard elbow 90
o
; L/D = 30 (App.C-2a, Foust,1980)
L
3
= 2 x 30 x 0,336 = 20,16 ft
- 1 buah sharp edge entrance ;K = 0,5; L/D = 27 (App.C-2a, Foust,1980)
L
4
= 0,5 x 27 x 0,336 = 4,536 ft
- 1 buah sharp edge exit ; K = 1,0 ; L/D = 55 (App.C-2a, Foust,1980)
L
5
lbm lbf ft
D g
L v f
c
/ . 012 , 0
) 336 , 0 )( 174 , 32 ( 2
) 544 , 72 ( ) 837 , 0 ( ) 005 , 0 (
. 2
. .
2 2
=

=

= 1,0 x 55 x 0,336 = 18,48 ft


Panjang pipa total (L) = 72,544 ft
Faktor gesekan ,
F =

( ) F Pv
ag
V
g
g
c c
+ +

+
2
2
Kerja Pompa :
Dari persamaan Bernoulli :
W = Z (Peters, 2004)
Universitas Sumatera Utara
Tinggi pemompaan, Z = 15 ft
Velocity Head, 0
2
2
=

c
g
V

Pressure Head, 0 =

P

Static head, Z
c
g
g
= 15 ft.lb
f
/lb
m

Maka, W = 15 + 0 + 0 + 0,012 = 15,012 ft.lb
f
/lb
m

Daya Pompa
P = W Q = (15,012 ft.lb
f
/lb
m
)(0,075 ft
3
/s)(62,158 lb
m
/ft
3
) = 69,984 ft.lb
f
8 , 0 550
984 , 69
x
/s
Efisiensi pompa 80% : P = = 0,159 Hp
Digunakan pompa dengan daya standar 0,2 Hp

LC.19 Water Cooling Tower ( WCT )
Fungsi : Mendinginkan air pendingin bekas dari temperatur 40
o
C menjadi 20
o
C
Jenis : Mechanical Draft Cooling Tower
Bahan konstruksi : Carbon Steel SA-53 Grade B
Jumlah : 1 unit
Kondisi operasi :
Suhu air masuk menara (T
L2
) = 40
o
C = 104
o
F
Suhu air keluar menara (T
L1
) = 20
o
C = 68
o
F
Suhu udara (T
G1
) = 25
o
C = 77
o
F
Dari Gambar 12-14 Perry (1999), diperoleh suhu bola basah, T
w
= 68
o
F
Dari Gambar 12-14 Perry (1999), untuk data temperatur di atas diperoleh
konsentrasi air = 1,85 gal/ft
2
.menit
Dari Gambar 12-3 Perry (1999), untuk T
w
= 68
o
F dan Temperatur bola kering =
77
o
F diperoleh kelembaban, (H) = 0,014 kg uap air/kg udara kering.
Densitas air (40
o
C) = 990,16 kg/m
3

Laju massa air pendingin = 35.405,213 kg/jam
Universitas Sumatera Utara
Laju volumetrik air pendingin Q = jam m
m kg
jam kg F
/ 757 , 35
/ 16 , 990
/ 213 , 405 . 35
3
3
= =


Kapasitas air, Q = 35,757 m
3
/jam 264,17 gal/m
3
x 0,0167 jam/menit
= 157,74 gal/menit
Faktor keamanan = 20%
Luas menara, A = 1,2 (kapasitas air/konsentrasi air)
= 1,2 (157,74 gal/menit)/(1,85 gal/ft
2
.menit)
= 102,32 ft
) m s)(1 )(3600 ft (102,32
ft) 8 jam)(3,280 kg/jam)(1 3 (35.405,21
2 2
2
2


Laju alir air tiap satuan luas (L)=
= 0,315 kg/s.m
2

Perbandingan L : G direncanakan = 5 : 6
Sehingga laju alir gas tiap satuan luas (G) = 1,25 kg/m
2
.s

Perhitungan tinggi menara :
Maka, dari Persamaan 9.3.8 Geankoplis (1997) menjadi:
Hy
1
= (1,005 + 1,88 H)(T
G1
-0) + (2501,4 H)
= (1,005 + 1,88 0,014)(25-0) + 2501,4 (0,014)
= 60,803 kJ/kg
Dari pers. 10.5-2, Geankoplis (1997) :
G (Hy
2
Hy
1
) = L C
L
(T
L2
T
L1
)
Diasumsikan c
L
adalah konstan sehingga didapat harga c
L
sebesar 4,187 kJ/kg.K
Sehingga didapat harga Hy
2
adalah sebagai berikut :
1,25 (Hy
2
60,8) = 0,315 (4,187)(40-20)
Hy
2
= 81,902 kJ/kg

Universitas Sumatera Utara
30
50
70
90
110
130
150
170
190
210
230
10 15 20 25 30 35 40 45 50
Suhu (C)
E
n
t
a
l
p
i

1
0
^
3

(
j
/
k
g
)
kesetimbangan
Operasi

Gambar LC.1 Grafik Entalpi dan Temperatur Cairan pada Cooling Tower (CT)




Tabel LC.1 Perhitungan Entalpi dalam Penentuan Tinggi Menara Pendingin
Hy Hy* 1/(Hy*-Hy)
60,8 88 0,0368
68 130,90 0,0159
75 172,63 0,0102
81,902 213,8 0,0076


Universitas Sumatera Utara
0.0000
0.0050
0.0100
0.0150
0.0200
0.0250
0.0300
0.0350
0.0400
0.0000 50.0000 100.0000 150.0000 200.0000 250.0000
Hy*
1
/
(
H
y
*
-
H
y
)

Gambar LC.2 Kurva Hy* terhadap 1/(Hy*-Hy)

Ketinggian menara, z =


y2
y1
H
H G
Hy * Hy
dHy
.a M.k
G
(Geankoplis, 1997)
Luasan daerah di bawah kurva dari Gambar LC.2 :


y2
y1
H
H
Hy * Hy
dHy
= 1,347
Estimasi k
G
.a = 1,207.10
-7
kg.mol/s.m
3
) )(1,013.10 (1,207.10 29
347 , 1 x 0,582
5 7

(Geankoplis, 1997)
Maka ketinggian menara, z =
= 2,211 m =7,252 ft
Perhitungan Daya Kipas
Diambil performance menara 90%, maka dari Gambar 12-15 Perry (1999),
diperoleh tenaga kipas 0,03 hp/ft
2
.
Daya yang diperlukan = 0,03 hp/ft
2
7,252
2
ft
2
= 1,578 hp
Digunakan daya standart 5 hp
Perhitungan laju alir udara minimum
Dari Gambar LD.1 diperoleh slope = 7,28
Slope = L/G
min
(Geankoplis, 1997)
G
min
= 0,315/7,28
= 0,043 kg/s.m
Laju alir udara minimum adalah: 0,043 kg/s.m
2

2
.
Universitas Sumatera Utara
LC.18 Blower (JB)
Fungsi : Menghisap udara yang ada disekitar untuk dimasukkan ke dalam Hot
Chamber (HC-201).
Jenis : Rotary Compressor Type Straight Lobes
Bahan : Commercial Steel
Kondisi Operasi :
Temperatur (T) : 180
0
C
Tekanan (P) : 1 atm (14,696 psi)
Laju Udara yang masuk = 2576,805 Kg/jam
Banyaknya Udara yang Dihisap = 2576,805 Kg/jam
Densitas Udara 180
0
C = 0,842 kg/m
3
jam m
m kg
jam kg
/ 338 , 3060
/ 842 , 0
/ 805 , 2576
3
3
=

(Tabel A.3-3, Geankoplis,1983)
Volume Udara =
Volume Udara = 3060,338m
3
/jam = 10040,358 ft
3
/jam
= 167,34 ft
3
/menit
Untuk Blower kapasitas 500 ft
3
1. Features (male x female) = 2 x 2
/min, Spesifikasinya adalah Sebagai berikut :
(Tabel 7.8 Walas,1998)
2. Max Displacement = 500 ft
3
3. Diameter Maksimum = 18 in
/menit
4. Diameter Minimum = 10 in
5. Kecepatan Maksimum = 0,05 Mach
6. Kecepatan Normal = 0,04 Mach
7. Maksimum L/d, Tekanan rendah = 2,5
8. Maksimum L/d, Tekanan tinggi = 1,50
9. Efisiensi Volumetric = 5
10. Faktor X untuk displacement = 0,27
11. Efisiensi Normal Overall = 68
12. Normal Mach = 95 %
13. Daya = 100 Hp

Universitas Sumatera Utara
LC.19 Hot Chamber (HC)
Fungsi : Menghasilkan udara panas yang dibutuhkan dalam proses
Jenis : Hot Room
Bahan : Batu Tahan Api, asbestos dan Beton
Kondisi Operasi :
Temperatur (T) : 150
0
C
Tekanan (P) : 1 atm (14,696 psi)
Laju Udara yang masuk = 2576,805 Kg/jam
Banyaknya Udara yang Dihisap = 2576,805 Kg/jam
Densitas Udara 180
0
C = 0,842 kg/m
3
jam m
m kg
jam kg
/ 338 , 3060
/ 842 , 0
/ 805 , 2576
3
3
=

(Tabel A.3-3, Geankoplis,1983)
Volume Udara =
Volume Udara = 3060,338m
3
/jam = 10040,358 ft
3
/jam
= 167,34 ft
3
1. Dibuat dari batu tahan api dilapisi dengan asbestos dan beton
/menit
Spesifikasinya adalah sebagai berikut : (Sianturi, 1977)
2. Dibuat dalam 2 kamar untuk memungkinkan regenerasi
menit m
jam menit
jam m
/ 005 , 51
/ 60
/ 338 , 3060
3
3
=
Perhitungan Luas Kamar
Volume udara tiap menit adalah =
Volume total =
3 3
502 , 25
2
005 , 51
m m =
Diasumsikan P=2/3 L=T
Maka :
Volume Total = P x L x T
25,502 = 3/2 P
3

Maka :
P = 2,571 m diambil ukuran panjang 3 m
L = 3/2 x 3m = 4,5 m
Dan T = P = 3m

Universitas Sumatera Utara
LC.20 Brander (BR)
Fungsi : Menyemprotkan bahan bakar untuk menghasilkan api pemanas yang
digunakan dalam hot chamber (HC)
Bahan : Besi-besi Tuang
Kondisi Operasi :
Temperatur : 30
1. Terbuat dari besi-besi tuang
0

Tekanan : 1 atm
Spesifikasinya adalah : (Sianturi, 1977)
2. Dilengkapi dengan alat-alat kontrol

Universitas Sumatera Utara
LAMPIRAN E
PERHITUNGAN ANALISA EKONOMI

Dalam rencana Pra Rancangan Pabrik Susu Kedelai Bubuk digunakan
ketentuan sebagai berikut :
1. Pabrik beroperasi selama 340 hari
2. Kapasitas maksimum adalah 5.000 ton/tahun
3. Perhitungan didasarkan pada harga peralatan tiba di pabrik atau Purchased
Equipment Delivered (Peters, dkk. 2004)
4. Harga alat disesuaikan dengan nilai tukar dolar terhadap rupiah adalah :
US$ 1 = Rp. 9.200,- (Harian Analisa, 4 Juli 2008)

E.1 Modal Investasi Tetap (Fixed Capital Investment)
E.1.1 Modal Investasi Tetap Langsung (MITL)
E.1.1.1 Perincian Harga Peralatan
Harga peralatan yang diimpor dapat ditentukan dengan menggunakan
persamaan berikut (Peters, dkk. 2004) :
C
x
= C
y
(
(

y
x
m
I
I
X
X
1
2
(Peters dkk, 2004)
Dimana :
C
x
= Harga alat pada tahun 2007
C
y
= Harga alat pada tahun dan kapasitas yang tersedia
X
1
= Kapasitas alat yang tersedia
X
2
= Kapasitas alat yang diinginkan
I
x
= Indeks harga pada tahun 2007
I
y
| |
( ) ( ) ( ) ( )




=
2
2
2
2
. .
. . .
i i i i
i i i i
Y Y n x X X n
Y X Y X n
r
= Indeks harga pada tahun yang tersedia
m = Faktor eksponensial untuk kapasitas (tergantung jenis alat)
Untuk menentukan indeks harga pada tahun 2007 digunakan metode regresi
koefisien korelasi sebagai berikut (Montgomery, 1992) :
(Montgomery, 1992)
Universitas Sumatera Utara
Harga indeks Marshall dan Swift dapat dilihat pada tabel LE.1 dibawah ini.
Tabel LE.1 Harga Indeks Marshall dan Swift
No
Tahun
(Xi)
Indeks
(Yi)
Xi.Yi Xi
2
Yi
2

1 1989 895 1780155 3956121 801025
2 1990 915 1820850 3960100 837225
3 1991 931 1853621 3964081 866761
4 1992 943 1878456 3968064 889249
5 1993 964 1927231 3972049 935089
6 1994 993 1980042 3976036 986049
7 1995 1028 2050860 3980025 1056784
8 1996 1039 2073844 3984016 1079521
9 1997 1057 2110829 3988009 1117249
10 1998 1062 2121876 3992004 1127844
11 1999 1068 2134932 3996001 1140624
12 2000 1089 2178000 4000000 1185921
13 2001 1094 2189094 4004001 1196836
14 2002 1103 2208206 4008004 1216609
Total 27937 14184 28307996 55748511 14436786
(Sumber : Tabel 6-2, Peters, dkk. 2004)

Data :
n = 14
Xi = 27937
Yi = 14184
Xi.Yi = 28307996
Xi
2
= 55748511
Yi
2
= 14436786
Dengan memasukkan harga harga pada tabel LE 1 ke persamaan diatas,
maka diperoleh harga koefiseien korelasi sebagai berikut :
Universitas Sumatera Utara
( ) ( ) | | ( ) ( ) | |
( ) ( ) ( ) | | ( ) ( ) ( ) | | | |
5 , 0
2 2
14184 14436786 . 14 27937 55748511 . 14
14184 . 27937 28307996 . 14


=
x
r
r = 0,98 1
Harga koefisien yang mendekati +1 menyatakan bahwa terdapat hubungan
linier antar variabel X dan Y, sehingga persamaan regresi yang mendekati adalah
persamaan regresi linier.
Persamaan umum regresi linier adalah sebagai berikut :
Y = a + b.X (Peters dkk, 2004)
Dimana :
Y = Indeks harga pada tahun yang dicari (2008)
X = Variabel tahun ke n-1
a, b = Tetapan persamaan regresi
Tetapan regresi dapat ditentukan dengan persamaan sebagai berikut (Montgomery,
1992) :

( ) ( )
( ) ( )
2
2
.
. . .

=
i i
i i i i
X X n
Y X Y X n
b (Montgomery, 1992)

( )

=
2
2
2
.
. . .
i i
i i i i i
X X n
Y X X X Y
a (Montgomery, 1992)
Maka :

( ) ( ) ( )
( ) ( )
8088 , 16
3185
53536
27937 55748511 . 14
14184 27937 28307996 . 14
2
= =

= b

( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( )
3185
103604228
27937 55748511 . 14
28307996 27937 55748511 14184
2
=

= a
= - 32528,8
Sehingga diperoleh persamaan regresi liniernya adalah sebagai berikut :
Y = a + b.X
Y = - 32528,8 + 16,8088 (X)
Dengan demikian harga indeks pada tahun 2008 adalah sebagai berikut :
Y = -32528,8 + 16,8088 (2008)
Y = 1223,2704
Universitas Sumatera Utara
Perhitungan harga peralatan yang digunakan adalah menggunakan harga faktor
eksponensial (m) Marshall & Swift. Harga faktor eksponen ini dapat dilihat pada
(tabel 64, Peters, dkk. 2004). Untuk alat yang tidak tersedia, faktor eksponensialnya
dianggap 0,6 (Peters, dkk. 2004).
Contoh Perhitungan Harga Peralatan
Tangki NaOH 0,05% (TB-101)
Kapasitas tangki, X
1
= 51,881 m
3
. Dari fig. 12 52, Peters, dkk. 2004,
diperoleh untuk harga kapasitas tangki (X
2
) 43,234 m
3
adalah (C
y
) US$ 70.000. Dari
Tabel 6-4, Peters , dkk. 2004, faktor eksponen tangki adalah (m) 0,49. Indeks harga
pada tahun 2002 (I
y
) 1103. Indeks harga tahun 2008 (I
x
) adalah 1223,2704. Maka
estimasi harga tangki untuk (X
2
) adalah sebagai berikut :
C
x
1103
2704 , 1223
234 , 43
881 , 51
49 0
x
,
= US$ 70.000 x
C
x
= US$ 84887,67241
C
x
= Rp. 780.966.586 / unit
Dengan cara yang sama diperoleh perkiraan harga alat lainnya yang dapat
dilihat pada Tabel LE.2 untuk perkiraan peralatan proses dan Tabel LE.3 untuk
perkiraan peralatan utilitas.
Tabel LE.2 Estimasi Harga Peralatan Proses
No Kode Unit
Harga
(Rp) / Unit
Harga Total
(Rp)
1. Bucket Elevator 1 76.447.561 76.447.561
2. Tangki NaOH 1 780.966.586 780.966.586
3. Tangki NaHCO 1
3
508.597.856 508.597.856
4. Tangki Santan 1 531.207.813 531.207.813
5. Tangki Pencampuran I 1 109.049.183 109.049.183
6. Vibrating Screen Filter I 1 156.843.955 133.422.693
7. Tangki Perendaman 4
198.511.955 794.047.820
8. Bucket Elevator 4
65.319.178 261.276.712
9. Tangki Pencampuran II 1 263.363.759 263.363.759
10. Vibrating Screen Filter II 1 378.756.660 378.756.660
11. Tangki Perendaman II 2 151.533.493 303.066.987
12. Bucket Elevator III 3 65.319.178 195.957.534
13. Tangki Pencampuran III 1 265.234.532 265.234.532
14. Vibrating Screen Filter III 1 381.488.305 381.488.305
Universitas Sumatera Utara
15. Tangki Perebusan 1 116.157.069 116.157.069
16. Roller Mill 1 107.748.761 107.748.761
17. Mix tank I 1 465.270.298 465.270.298
18. Filter Press 1 1.970.078.267 1.970.078.267
19. Bak Penampung Cake 1 947.622.483 947.622.483
20. Mix Tank II 1 404.302.198 404.302.198
21. Evaporator 1 343.888.955 343.888.955
22. Tangki Produk 1 266.750.784 266.750.784
23. Rotary Cooler 1 166.533.848 166.533.848
24. Tangki Pasteurisasi 1 938.780.036 938.780.036
25. Pompa-1* 1 2.500.000 2.500.000
26. Pompa-2* 1 2.500.000 2.500.000
27. Pompa-3* 1 2.500.000 2.500.000
28. Pompa-4* 1 2.500.000 2.500.000
29. Pompa-5* 1 2.500.000 2.500.000
30. Pompa-6* 1 2.500.000 2.500.000
31. Pompa-7* 1 2.500.000 2.500.000
Total
10.492.078.645
* PT Sinar Teknik. 2008

Tabel LE.3 Estimasi Harga Peralatan Utilitas
No Nama Alat Unit
Harga/Unit
(Rp)
Harga Total
(Rp)
1 Bak Pengendapan* 1 26.000.000 26.000.000
2 Sand Filter 1 114.308.685 114.308.685
3 Menara Air 1 38.338.450 38.338.450
4 Penukar Kation 1 28.544.226 28.544.226
5 Penukar Anion 1 28.544.226 28.544.226
6 Pembangkit Steam 1 287.350.676 287.350.676
7 Water Cooling Tower 1 248.704.088 248.704.088
8 Deaerator 1 43.756.800 43.756.800
9 Tangki NaOH 1 6.573.016 6.573.016
10 Tangki H
2
SO 1
4
7.199.965 7.199.965
11 Tangki Kaporit 1 6.725.317 6.725.317
Universitas Sumatera Utara
12 Clarifier 1 61.064.000 61.064.000
13 Tangki Alum 1 6.486.445 9.486.445
14 Tangki Natrium Karbonat 1 7.064.001 7.064.001
15 Pompa - 1* 2 3.000.000 6.000.000
16 Pompa - 2* 2 3.000.000 6.000.000
17 Pompa - 3* 1 3.000.000 3.000.000
18 Pompa - 4* 1 3.000.000 3.000.000
19 Pompa - 5* 1 3.000.000 3.000.000
20 Pompa - 6* 1 3.000.000 3.000.000
21 Pompa 7* 1 3.000.000 3.000.000
22 Genset 2 112.248.066 224.496.132
23 Blower 1 127.895.360
127.895.360
24 Hot Chamber 1 41.040.640
41.040.640
25 Brander 1 13.936.000
13.936.000
Total 1.171.092.027.-
* PT Sinar Teknik. 2008
Total harga peralatan (A) = Rp 10.492.078.645,- + Rp 1.171.092.027.-
= Rp 11.663.170.672,-
Harga peralatan di atas masih merupakan perkiraan. Untuk harga alat sampai di
lokasi pabrik ditambahkan biaya sebagai berikut (Peters dkk. 2004):
- Biaya transportasi = 5 %
- Biaya asuransi = 1 %
- Bea masuk = 15 %
- PPn = 10 %
- PPh = 10 %
- Biaya gudang di pelabuhan = 0.5 %
- Biaya administrasi pelabuhan = 0.5 %
- Transportasi lokal = 0.5 %
- Biaya tak terduga = 0.5 %
Universitas Sumatera Utara
Total = 43 %
Alat dengan tanda (

* ) adalah harga OTR dan tidak dikenakan biaya tambahan maka
alat yang dikenakan biaya tambahan adalah :
= Rp 11.663.170.672 - Rp. 1.001.122.483
= Rp. 10.662.048.189,-
Total harga peralatan tiba di lokasi pabrik (Purchased Equipment Delivered) adalah :
Harga alat impor sampai ke lokasi pabrik = 1.43 x Rp 10.662.048.189,-
= Rp 15.246.728.910,-
Harga total alat = Rp 15.246.728.910,- + Rp. 1.001.122.483
= Rp. 16.247.851.393,-
Biaya pemasangan diperkirakan 10 % dari harga peralatan (Peters dkk. 2004)
Biaya pemasangan = 0.1 x Rp 16.247.851.393,-
= Rp 1.624.785.139,-

E.1.1.2 Harga Peralatan Terpasang (HPT)
Harga Peralatan Terpasang (B) = Rp 16.247.851.393.- + Rp. 1.624.785.139,-
= Rp. 17.872.636.533,-

E.1.1.3 Instrumentasi dan Alat Kontrol
Diperkirakan biaya instrumentasi dan alat kontrol 13 % dari HPT (Peters, dkk.
2004).
Biaya instrumentasi dan alat kontrol (C) = 0,13 x Rp. 17.872.636.533,-
= Rp. 2.323.442.749,-
E.1.1.4 Biaya Perpipaan
Diperkirakan biaya perpipaan 80 % dari HPT (Peters, dkk. 2004).
Biaya perpipaan (D) = 0,8 x Rp. 17.872.636.533,-
= Rp. 14.298.109.226,-

E.1.1.5 Biaya Instalasi Listrik
Diperkirakan biaya instalasi listrik 10 % dari HPT (Peters, dkk. 2004).
Biaya instalasi listrik (E) = 0,1 x Rp. 17.872.636.533,-
= Rp. 1.787.263.653,-
Universitas Sumatera Utara
E.1.1.6 Biaya Insulasi
Diperkirakan biaya insulasi 8 % dari HPT. (Peters dkk. 2004)
Biaya insulasi (F) = 0.08 x Rp 17.872.636.533,-
= Rp 1.429.810.923.-

E.1.1.7 Biaya Inventaris Kantor
Diperkirakan biaya inventaris kantor 1 % dari HPT (Peters, dkk. 2004).
Biaya inventaris kantor (G) = 0,01 x Rp.17.872.636.533,-
= Rp. 178.726.365,-

E.1.1.7 Biaya Fasilitas Servis
Diperkirakan biaya fasilitas servis 1 % dari HPT (Peters, dkk. 2004).
Biaya perlengkapan kebakaran dan keamanan (H)
= 0,01 x Rp. 17.872.636.533,-
= Rp. 178.726.365,-

E.1.1.8 Harga Bangunan dan Sarana
Harga bangunan dan sarananya dapat dilihat pada Tabel LE.4 dibawah ini.
Tabel LE.4 Perincian Harga Bangunan dan Sarana Lainnya
No Nama Bangunan
Luas
(m
2
)
Harga (Rp./m
2
) Jumlah (Rp)
1 Gudang Bahan Baku (GB) 180 750.000 135.000.000
2 Gudang Produk (GP) 300 750.000 225.000.000
3 Areal Proses 3500 2.000.000 7.000.000.000
4 Laboratorium 50 1.000.000 50.000.000
5 Perkantoran 200 1.500.000 300.000.000
6 Parkir 200 150.000 30.000.000
7 Kantin 60 500.000 30.000.000
8 Poliklinik 70 500.000 35.000.000
9 Tempat Ibadah 80 500.000 40.000.000
10 Bengkel 60 500.000 30.000.000
11 Ruang Kontrol 80 700.000 56.000.000
Universitas Sumatera Utara
12 Ruang Bahan Bakar 80 700.000 56.000.000
13 Generator Listrik 200 750.000 150.000.000
14 Pengolahan Air 1.700 1.000.000 1.700.000.000
15 Pos Keamanan 40 150.000 6.000.000
16 Jalan 700 200.000 140.000.000
17 Kamar Mandi 100 150.000 15.000.000
18 Gudang Peralatan 300 400.000 120.000.000
19 Taman 250 150.000 37.500.000
20 Areal Perumahan Karyawan 2000 1.000.000 2.000.000.000
Total
12.155.500.000

Total biaya bangunan dan sarana (I) = Rp. 12.155.500.000,-

E.1.1.9 Biaya Tanah Lokasi Pabrik
Luas tanah seluruhnya = 10.000 m
2

Biaya tanah pada lokasi pabrik berkisar Rp. 100.000 Rp. 300.000 / m
2

Diperkirakan harga tanah sekitar Rp. 200.000 /m
2

(Masyarakat Galang, Lubuk Pakam, 2008)
Harga tanah seluruhnya = 10.000 m
2
x Rp. 200.000 /m
2

= 2.000.000.000,-
Biaya perataan tanah diperkirakan 5 % (Peters, dkk. 2004)
Biaya perataan tanah = 0,05 x Rp. 2.000.000.000 = Rp. 100.000.000,-
Maka total biaya tanah (J) adalah Rp 2.100.000.000,-

E.1.1.10 Sarana Transportasi
Sarana transportasi untuk mempermudah pekerjaan dapat dilihat pada Tabel
LE.5 dibawah ini.
Tabel LE.5 Rincian Biaya Sarana Transportasi
Peruntukan Unit Tipe Harga/unit (Rp) Harga Total (Rp)
Manager 1 Sedan 350.000.000 350.000.000
Bus karyawan 3 Bus 300.000.000 900.000.000
Truk 3 Truk 200.000.000 600.000.000
Universitas Sumatera Utara
Fork Lift 2 - 150.000.000 300.000.000
Total
2.150.000.000
Total biaya sarana transportasi (K) adalah sebesar Rp. 2.150.000.000,-

Total Modal Investasi Tetap Langsung (MITL)
MITL = A + B+ C + D + E + F + G + H + I + J + K = (Rp. 11.663.170.672 +
Rp.17.872.636.533 + Rp. 2.323.442.749 + Rp.14.298.109.226 + Rp. 1.787.363.653 +
Rp.1.429.810.923+ Rp. 178.726.365 + Rp. 178.726.365 + Rp 12.155.500.000,- + Rp.
2.100.000.000 + Rp. 2.150.000.000) = Rp 66.137.386.486,-

E.1.2 Modal Investasi Tetap Tidak Langsung (MITTL)
E.1.2.1 Pra Investasi
Diperkirakan 7 % dari MITL (Peters, dkk. 2004).
Pra Investasi (L) = 0,07 x Rp. 66.137.386.486,-
= Rp. 4.629.617.054,-

E.1.2.2 Biaya Engineering dan Supervisi
Diperkirakan 8 % dari MITL (Peters, dkk. 2004).
Biaya Engineering dan Supervisi (M) = 0,08 x Rp. 66.137.386.486,-
= Rp.5.290.990.919 ,-

E.1.2.3 Biaya Kontraktor
Diperkirakan 2 % dari MITL (Peters, dkk. 2004)
Biaya Kontraktor (N) = 0,02 x Rp. 66.137.386.486,-
= Rp. 1.322.747.730,-

E.1.2.5 Biaya Tidak Terduga
Diperkirakan 10 % dari total harga peralatan (Peters, dkk. 2004)
Biaya Tidak Terduga (O) = 0,1 x Rp. 66.137.386.486,-
= Rp. 6.613.738.649,-


Universitas Sumatera Utara
Total MITTL = L + M + N + O
= (Rp. 4.629.617.054+ Rp. 5.290.990.919 + Rp. 1.322.747.730 +
Rp. 6.613.738.649)
= Rp. 17.857.094.351,-
Total MIT = MITL +MITTL
= (Rp. 66.137.386.486,- + Rp. 17.857.094.351,-)
= Rp. 83.994.480.838,-

E.2 Modal Kerja
Modal kerja dihitung untuk pengoperasian pabrik selama 90 hari kerja
E.2.1 Persediaan Bahan Baku
E.2.1.1 Bahan Baku Proses
1. NaOH
Kebutuhan = 200 kg/jam
Harga = Rp.10.000,- /kg (PT. Bratachem, 2008)
Harga total = 90 hari x 24 jam/hari x 200 kg/jam x Rp.10.000,-/kg
= Rp.4.320.000.000,-
2. NaHCO
Kebutuhan = 607 Kg/jam
Harga = Rp. 10.000- /kg (PT. Bratachem,2008)
Harga total = 90 hari x 24 jam/hari x 607 Kg/jam x Rp. 10.000,-/kg
= Rp. 13.111.200.000,-
3

3. Santan
Kebutuhan = 552 Kg/jam
Harga = Rp. 8.000,- /kg (Dwipa Tani Distrindo,2008)
Harga total = 90 hari x 24 jam/hari x 552 Kg/jam x Rp. 8.000,-/kg
= Rp.172.260.000,-
4. Kacang Kedelai
Kebutuhan = 613 kg / jam
Harga Kacang Kedelai = Rp. 7.000,- /kg (Pusat Pasar, 2008)
Harga total = 90 hari x 24 jam/hari x 613 kg/jam x Rp. 7.000,-/kg
= Rp. 9.268.560.000,-
Universitas Sumatera Utara
E.2.1.2 Bahan Baku Utilitas
1. Kaporit
Kebutuhan = 0,0019 kg/jam
Harga = Rp. 22.000,- /kg (PT. Bratachem, 2008)
Harga total = 90 hari x 24 jam/hari x 0,0019 kg/jam x Rp. 22.000,-/kg
= Rp. 67.858,56,-
2. Solar
Kebutuhan = 19,589 Liter/jam
Harga solar industri = Rp. 5.500,- /Liter (PT. Pertamina, 2008)
Harga total = 90 hari x 24 jam/hari x 19,589 Liter/jam x Rp. 5.500,-/Liter
= Rp. 139.780.080,-
3. Al
2
(SO
4
)
Kebutuhan = 0,455 kg/jam
Harga = Rp.5.000,- /kg (PT. Bratachem, 2008)
Harga total = 90 hari x 24 jam/hari x 0,455 kg/jam x Rp. 5.000,-/kg
= Rp. 842.400,-
3

4. Na
2
CO
Kebutuhan = 0,6826 kg/jam
Harga = Rp.10.000,- /kg (PT. Bratachem, 2008)
Harga total = 90 hari x 24 jam/hari x 0,6826 kg/jam x Rp. 10.000,-/kg
= Rp.9.136.800,-
3

5. NaOH Teknis
Kebutuhan = 0,026 kg/jam
Harga = Rp.10.000,- /kg (PT. Bratachem, 2008)
Harga total = 90 hari x 24 jam/hari x 0,026 kg/jam x Rp. 10.000,-/kg
= Rp.561.600,-
6. Asam Sulfat
Kebutuhan = 0,056 kg/jam
Harga = Rp.10.000,- /kg (PT. Bratachem, 2008)
Harga total = 90 hari x 24 jam/hari x 0,056 kg/jam x Rp. 10.000,-/kg
= Rp.1.209.600,-

Universitas Sumatera Utara
Total biaya bahan baku proses dan utilitas
Total = Rp. 26.872.020.000 + Rp. 151.598.338
= Rp.27.023.618.338,-
Total Biaya persediaan bahan baku proses dan utilitas selama 3 bulan adalah
Rp.81.070.855.014,-
Total biaya bahan baku dan utilitas selama 1 tahun :
0.056,- 324.283.42 Rp
.014,- 81.070.855 xRp
3
12
=
|
.
|

\
|
=

E.2.2 Kas
E.2.2.1 Gaji Pegawai
Perincian gaji pegawai dapat dilihat pada Tabel LE.6 dibawah ini.
Tabel LE.6 Perincian Gaji Pegawai Pabrik Pembuatan Susu Kedelai Bubuk
Jabatan Jlh Gaji/bln (Rp) Total gaji/bln (Rp)
Manager 1 24.000.000 24.000.000
Sekretaris 1 4.500.000 4.500.000
Kepala Bagian Produksi 1 8.000.000 8.000.000
Kepala Bagian Teknik 1 7.000.000 7.000.000
Kepala Bagian General Affair 1 7.000.000 7.000.000
Kepala Bagian Financial Marketing 1 7.000.000 7.000.000
Kepala Seksi Utilitas 1 6.000.000 6.000.000
Kepala Seksi Proses 1 6.000.000 6.000.000
Kepala Seksi Laboratorium 1 6.000.000 6.000.000
Kepala Seksi Maintanace dan listrik 1 6.000.000 6.000.000
Kepala Seksi Instrumen 1 6.000.000 6.000.000
Kepala Seksi Personalia 1 6.000.000 6.000.000
Kepala Seksi General Affair 1 6.000.000 6.000.000
Kepala Seksi Marketing 1 6.000.000 6.000.000
Kepala Seksi Pembelian 1 6.000.000 6.000.000
Kepala Seksi Keuangan 1 6.000.000 6.000.000
Universitas Sumatera Utara
Kepala Seksi Keamanan 1 6.000.000 6.000.000
Karyawan Produksi 24 4.500.000 108.000.000
Karyawan Teknik 16 4.500.000 72.000.000
Karyawan Keuangan dan Personalia 7 4.500.000 31.500.000
Karyawan Pemasaran dan Penjualan 7 4.500.000 31.500.000
Dokter 1 5.000.000 5.000.000
Perawat 2 2.500.000 5.000.000
Petugas Kebersihan 7 1.500.000 10.500.000
Petugas Keamanan 9 2.500.000 22.500.000
Supir 3 2.000.000 6.000.000
Buruh Angkat 7 1.500.000 10.500.000
Total 100 387.000.000
Total gaji pegawai selama 1 bulan = Rp. 387.000.000,-
Total gaji pegawai selama 3 bulan = Rp. 1.161.000.000,-

E.2.2.2 Biaya Administrasi Umum
Diperkirakan 10 % dari gaji pegawai (Peters, dkk. 2004).
Biaya Administrasi Umum = 0,1 x Rp. 1.161.000.000,-
= Rp. 116.100.000,-

E.2.2.3 Biaya Pemasaran
Diperkirakan 10 % dari gaji pegawai (Peters, dkk. 2004).
Biaya Pemasaran = 0,1 x Rp. 1.161.000.000,-
= Rp. 116.100.000,-

E.2.2.4 Pajak Bumi dan Bangunan
Menurut UU No. 20 Tahun 2000 Jo UU No. 21 Tahun 1997:
Objek Pajak Luas (m
2 NJOP (Rp)
)
Per m Jumlah
2

Bumi 10.000 100.000 1.000.000.000
Bangunan 10.070 300.000 3.021.000.000


Universitas Sumatera Utara
Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sebagai dasar pengenaan PBB
= Rp 1.000.000.000.- + Rp 3.021.000.000.- = Rp 4.021.000.000.-
Bangunan yang tidak kena pajak adalah tempat ibadah yaitu sebesar 80 m
2

NJOP Tidak Kena Pajak = 80 x Rp 300.000.- (Perda Sumatera Utara, 2000)
= Rp 24.000.000.-
NJOP untuk penghitungan PBB = Rp 4.021.000.000,- Rp 24.000.000,-
= Rp 3.997.000.000,-
Nilai Jual Kena Pajak = 20 % x Rp 3.997.000.000.-
= Rp 799.400.000.-
Pajak Bumi dan Bangunan yang terutang = 5 % x Rp 799.400.000.-
= Rp 39.970.000.-
Pajak Bumi dan Bangunan per 3 bulan = (3/12) x Rp 39.970.000.-
= Rp 9.992.500.-

Berikut perincian Biaya kas pada Tabel LE.7.
Tabel LE.7 Perincian Biaya Kas
No Jenis Biaya Jumlah (Rp)
1 Gaji Pegawai 1.161.000.000,-
2 Administrasi Umum 116.100.000,-
3 Pemasaran 116.100.000,-
4 Pajak Bumi dan Bangunan 9.992.500,-
Total
1.403.192.500,-

E.2.3 Biaya Start Up
Diperkirakan 12 % dari Modal Investasi Tetap (MIT) (Peters, dkk. 2004).
Biaya Start-Up = 0,12 x Rp. 83.994.480.838,-
= Rp 10.079.337.701,-

E.2.4 Piutang Dagang
PD = HPT x
IP
12
(Peters dkk, 2004)

Universitas Sumatera Utara
Dimana :
PD : Piutang Dagang
IP : Jangka waktu kredit yang diberikan (3 bulan)
HPT : Hasil Penjualan Tahunan

Penjualan :
Dari harga Susu Kedelai Bubuk dipasaran seperti berikut ini :
Susu Kedelai Bubuk = Rp.115.000/kg (Pusat Pasar, 2008)

Produksi Susu Kedelai Bubuk = 577 kg/jam
Harga jual Susu Kedelai Bubuk = Rp.100.000/kg (Pusat Pasar, 2008)
Hasil penjualan Susu Kedelai Bubuk tahunan
= 577 kg/jam x 24 jam/hari x 340 hari/tahun x Rp.100.000,- /kg
= Rp. 470.832.000.000,-

Piutang Dagang = ,- 000 . 000 . 832 . 470 .
12
3
Rp x
= Rp. 117.708.000.000,-

Perincian modal kerja dapat dilihat pada Tabel LE.8 dibawah ini.
Tabel LE.8 Perincian Modal Kerja
No Perincian Jumlah (Rp)
1 Bahan Baku 81.070.855.014,-
2 Kas 1.403.192.500,-
3 Start Up 10.079.337.701,-
4 Piutang Dagang 117.708.000.000,-
Total
Rp. 210.261.385.215,-

Total Modal Investasi = Modal Investasi Tetap + Modal Kerja
= Rp. 83.994.480.838,- + Rp. 210.261.385.215
= Rp. 294.255.866.052,-
Universitas Sumatera Utara
Modal ini berasal dari :
1. Modal Sendiri
Besarnya modal sendiri adalah 60 % dari total modal investasi
Modal sendiri adalah sebesar = 0,60 x Rp 294.255.866.052,-
= Rp. 176.553.519.631,-
2. Pinjaman dari Bank
Besarnya modal sendiri adalah 40 % dari total modal investasi
Pinjaman dari bank adalah sebesar = 0,40 x Rp. 294.255.866.052,-
= Rp. 117.702.346.421,-

E.3 Biaya Produksi Total
E.3.1 Biaya Tetap (Fixed Cost = FC)
E.3.1.1 Gaji Tetap Karyawan
Gaji tetap karyawan terdiri dari gaji tetap tiap bulan ditambah 3 bulan gaji yang
diberikan sebagai tunjangan, sehingga besarnya gaji total (P) adalah sebagai berikut :
Gaji total (P) = (12+1) x Rp. 387.000.000,-
= Rp. 5.031.000.000,-

E.3.1.2 Bunga Pinjaman Bank
Bunga pinjaman bank adalah sebesar 13 % dari total pinjaman dari bank
Bunga pinjaman bank (Q) = 0,13 x Rp. 117.702.346.421,-
= Rp. 15.301.305.035,-

E.3.1.3 Depresiasi dan Amortisasi
Depresiasi dihitung dengan metode garis lurus dengan harga akhir nol.
D =
n
L P
(Waluyo, 2000)
Dimana :
D = Depresiasi per tahun
P = Harga awal peralatan
L = Harga akhir peralatan
n = Umur peralatan (tahun)
Universitas Sumatera Utara
Semua modal investasi tetap langsung (MITL) kecuali tanah mengalami
penyusutan yang disebut depresiasi, sedangkan modal investasi tetap tidak langsung
(MITTL) juga mengalami penyusutan yang disebut amortisasi.
Biaya amortisasi diperkirakan 20 % dari MITTL, sehingga biaya amortisasi
adalah sebagai berikut :
Biaya Amortisasi = 0,20 x Rp. 17.857.094.351
= Rp. 3.571.418.870,-

Perincian biaya depresiasi sesuai UU Republik Indonesia dapat dilihat pada Tabel
LE.9 dibawah ini.
Tabel LE.9 Perhitungan Biaya Depresiasi sesuai UU RI No. 17 Tahun 2000
Komponen Biaya (Rp)
Umur
(Tahun)
Depresiasi (Rp)
Bangunan
12.155.500.000
30 405.183.333
Peralatan proses 10.492.078.645 10 1.049.207.865
Peralatan utilitas 1.171.092.027 10 117.109.203
Instrumentasi dan Alat
kontrol
2.323.442.749 10 232.344.275
Perpipaan 14.298.109.226 15 953.207.282
Instalasi listrik 1.787.263.653 20 89.363.183
Insulasi 1.429.810.923 15 95.320.728
Inventaris kantor 178.726.365 5 35.745.273
Fasilitas servis 178.726.365 5 35.745.273
Sarana transportasi
2.150.000.000
10 215.000.000
Total
3.228.226.414

Total biaya amortisasi dan depresiasi (R) = Rp 3.571.418.870 + Rp 3.228.226.414
= Rp. 6.799.645.284.,-



Universitas Sumatera Utara
E.3.1.4 Biaya Tetap Perawatan
1. Perawatan mesin dan alat alat proses
Diambil 10 % dari harga peralatan terpasang di pabrik (Peters, dkk. 2004)
Biaya perawatan mesin = 0,1 x Rp. 17.872.636.533
= Rp 17.872.637,-
2. Perawatan bangunan
Diperkirakan 10 % dari harga bangunan (Peters, dkk. 2004)
Perawatan bangunan = 0,1 x Rp. 12.155.500.000
= Rp.1.215.550.000,-
3. Perawatan kendaraan
Diperkirakan 10 % dari harga kendaraan (Peters, dkk. 2004).
Perawatan kendaraan = 0,1 x Rp. 2.150.000.000,-
= Rp. 215.000.000,-
4. Perawatan instrumentasi dan alat kontrol
Diperkirakan 10 % dari harga instrumentasi dan alat kontrol (Peters, dkk.
2004).
Perawatan instrumen = 0,1 x Rp. 2.323.442.749
= Rp. 232.344.275,-
5. Perawatan perpipaan
Diperkirakan 10 % dari harga perpipaan (Peters, dkk. 2004).
Perawatan perpipaan = 0,1 x Rp. 14.298.109.226
= Rp. 1.429.810.923,-
6. Perawatan instalasi listrik
Diperkirakan 10 % dari harga instalasi listrik (Peters, dkk. 2004).
Perawatan listrik = 0,1 x Rp. 17.872.636.533
= Rp 1.787.263.653,-
7. Perawatan insulasi
Diperkirakan 10 % dari harga insulasi (Peters, dkk. 2004).
Perawatan insulasi = 0,1 x Rp. 1.429.810.923
= Rp. 142.981.092,-


Universitas Sumatera Utara
8. Perawatan inventaris kantor
Diperkirakan 10 % dari harga inventaris kantor (Peters, dkk. 2004).
Perawatan inventaris = 0,1 x Rp. 178.726.365
= Rp. 17.872.637,-
9. Perawatan fasilitas servis
Diperkirakan 10 % dari harga fasilitas servis (Peters, dkk. 2004).
Perawatan perlengkapan kebakaran = 0,1 x Rp. 178.726.365
= Rp. 17.872.637,-

Total biaya perawatan (S) = Rp.17.872.637,- + Rp.1.215.550.000,- +
Rp.215.000.000,- + Rp. 232.344.275,- +
Rp.1.429.810.923,- + Rp. 1.787.263.653,- +
Rp.142.981.092,- + Rp. 17.872.637,- +
Rp.17.872.637,-
= Rp. 5.237.421.581,-

E.3.1.5 Biaya Tambahan (Pant Overhead Cost)
Diperkirakan 20 % dari modal investasi tetap (T) = 0,2 x Rp 83.994.480.838.-
= Rp 16.798.896.168,-

E.3.1.6 Biaya Laboratorium, Penelitian dan Pengembangan
Diperkirakan 10 % dari biaya tambahan (U) = 0.1 x Rp 16.798.896.168,-
= Rp 1.679.889.617,-

E.3.1.7 Biaya Asuransi
- Asuransi pabrik diperkirakan 1 % dari modal investasi tetap
= 0.01 x Rp 83.994.480.838,-
= Rp 839.944.808,-
- Asuransi karyawan 1.54 % dari total gaji karyawan
(Biaya untuk asuransi tenaga kerja adalah 2.54 % dari gaji karyawan. dimana 1%
ditanggung oleh karyawan dan 1.54 % ditanggung oleh perusahaan)
= 0.0154 x (12/3) x Rp 383.000.000,-
Universitas Sumatera Utara
= Rp 23.592.800.-
Total biaya asuransi (V) = Rp 839.944.808 + Rp 23.592.800
= Rp. 863.537.608 ,-

E.3.1.8 Pajak Bumi dan Bangunan
PBB (W) = Rp 39.970.000.-
Total Biaya Tetap = P + Q + R + S + T + U + V + W
= Rp.5.031.000.000,- + Rp. 15.301.305.035,- +
Rp.6.799.645.284,- + Rp. 5.237.421.581,- +
Rp.16.798.896.168,- + Rp.1.679.889.617,- +
Rp.863.537.608,- + Rp. 39.970.000
= Rp.51.751.911.693,-

E.3.2 Variabel
E.3.2.1 Biaya Variabel Bahan Baku Proses dan Utilitas per tahun
Biaya persediaan bahan baku proses dan utilitas selama 90 hari adalah
Rp.81.070.855.014,-
Total biaya bahan baku dan utilitas selama 1 tahun :
0.056,- 324.283.42 Rp
.014,- 81.070.855 xRp
3
12
=
|
.
|

\
|
=

E.3.2.2 Biaya Variabel Pemasaran
Diperkirakan 10 % dari Biaya Tetap Pemasaran
Biaya variabel pemasaran = 0,1 x Rp 116.100.000,-
= Rp. 11.610.000,-

E.3.2.3 Biaya Variabel Perawatan
Diperkirakan 10 % dari biaya tetap Perawatan
Biaya Perawatan = 0,1 x Rp. 5.237.421.581,-
= Rp. 523.742.158,-

Universitas Sumatera Utara
E.3.2.4 Biaya Variabel Lainnya
Diperkirakan 5 % dari Biaya tambahan
Biaya Variabel Lainnya = 0,05 x Rp. 16.798.896.168,-
= Rp. 839.944.808
Total Biaya Variabel = Rp. 325.658.717.023,-

Total Biaya Produksi = Biaya Tetap + Biaya Variabel
= Rp 51.751.911.693 + Rp. 325.658.717.023
= Rp. 377.410.628.716,-

E.4 Perkiraan Laba / Rugi Perusahaan
Laba sebelum pajak = total penjualan total biaya produksi
= Rp. 470.832.000.000,- Rp. 377.410.628.716,-
= Rp. 93.421.371.284,-
E.4.1 Pajak Penghasilan
Berdasarkan UURI Nomor 17 Ayat 1 Tahun 2000, tentang Perubahan ketiga
atas Undang Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan adalah
sebagai berikut (Rusdji, 2004) :
1. Penghasilan sampai dengan Rp. 50.000.000,- dikenakan pajak sebesar 10 %.
2. Penghasilan antara Rp. 50.000.000,- sampai dengan Rp. 100.000.000,-
dikenakan pajak sebesar 15 %.
3. Penghasilan diatas Rp. 100.000.000,- dikenakan pajak sebesar 30 %.
Maka pajak penghasilan yang harus dibayar adalah sebagai berikut :
10 % x Rp. 50.000.000,- = Rp. 5.000.000,-
15 % x (Rp. 100.000.000 Rp. 50.000.000) = Rp. 7.500.000,-
30% x (Rp. 93.421.371.284,- Rp.100.000.000) = Rp.27.996.411.385,-
Total PPh Rp. 28.008.911.385,-

E.4.2 Laba setelah Pajak
Laba setelah pajak = laba sebelum pajak PPh
= Rp. 93.421.371.284,- Rp. 28.008.911.385,-
= Rp. 65.412.459.899,-
(+)
Universitas Sumatera Utara
E.5 Analisa Aspek Ekonomi
E.5.1 Profit Margin (PM)
PM = % 100 x
Penjualan Total
pajak sebelum Laba

= % 100
,- 000 . 000 . 832 . 470 .
371.284,- Rp.93.421.
x
Rp

= 19,842 %

E.5.2 Break Even Point (BEP)
BEP = % 100 x
Variabel Biaya Penjualan Total
Tetap Biaya


BEP = % 100
,- 023 . 717 . 658 . 325 . ,- 000 . 000 . 832 . 470 .
,- 693 . 911 . 751 . 51 .
x
Rp Rp
Rp


= 35,648 %
Kapasitas produksi pada titik BEP = 35,648 % x 5.000 ton/tahun
= 1.782.419 ton/tahun
Nilai penjualan pada titik BEP = 35,648 % x Rp. 470.832.000.000,-
= Rp.167.843.941.989,-

E.5.3 Return On Investment (ROI)
ROI = % 100
mod
x
Investasi al Total
pajak setelah Laba

ROI = % 100
66.052,- .294.255.8
,- 899 . 459 . 412 . 65 .
x
Rp
Rp

= 22,2 %

E.5.4 Pay Out Time(POT)
POT = Tahun x
ROI
1
1

POT = Tahun x1
222 , 0
1

POT = 4,49 Tahun

Universitas Sumatera Utara
POT selama 4,49 tahun merupakan jangka waktu pengembalian modal dengan
asumsi bahwa perusahaan beroperasi dengan kapasitas penuh tiap tahun.

E.5.5 Return On Network (RON)
RON = % 100 x
sendiri Modal
pajak setelah Laba

RON = % 100
19.631,- .176.553.5
,- 899 . 459 . 412 . 65 .
x
Rp
Rp

RON = 37 %

E.5.6 I nternal Rate Of Return (IRR)
Untuk menentukan nilai IRR harus digambarkan jumlah pendapatan dan
pengeluaran dari tahun ke tahun yang disebut Cash Flow. Untuk memperoleh cash
flow diambil ketentuan sebagai berikut :
1. Laba kotor diasumsikan mengalami kenaikan 10 % tiap tahun
2. Masa pembangunan disebut tahun ke nol
3. Jangka waktu cash flow dipilih 10 tahun
4. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan nilai pada tahun ke 10
5. Cash flow adalah laba sesudah pajak ditambah penyusutan
Dari Tabel LE.10 dibawah ini, diperoleh nilai IRR = 28,842 %

Universitas Sumatera Utara
0
5E+10
1E+11
2E+11
2E+11
3E+11
3E+11
4E+11
4E+11
5E+11
5E+11
0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100
kapasitas (%)
N
i
l
a
i

(
R
p
)
Penjualan
Biaya tetap
Biaya variabel
Biaya produksi
35,648 %

Gambar LE.1 Skema Break Even Chart Pabrik Susu Kedelai Bubuk
Universitas Sumatera Utara




Universitas Sumatera Utara

Tabel L E 10 Data Perhitungan Internal Rate Of Return (IRR)
Thn
Laba sblm
Pajak
Pajak
Laba Sdh
Pajak
Depresiasi Net Cash Flow
P/F pada i PV pada i P/F pada i PV pada i
28 28 29 29
0 0 0 0 0

(294,255,866,052) 1

(294,255,866,052) 1

(294,255,866,052)
1

93,421,371,284

28,008,911,385

65,412,459,899

6,799,645,284 72,212,105,183 0.7813

56,415,707,175

0.7752 55,978,376,111
2

102,763,508,413

30,809,802,524

71,953,705,889

6,799,645,284 78,753,351,173 0.6104

48,067,230,941

0.6009 47,324,891,036
3

113,039,859,254

33,890,782,776

79,149,076,478

6,799,645,284 85,948,721,762 0.4768

40,983,544,236

0.4658 40,037,807,881
4

124,343,845,179

37,279,861,054

87,063,984,125

6,799,645,284 93,863,629,410 0.3725

34,966,926,802

0.3611 33,895,223,490
5

136,778,229,697

41,007,847,159

95,770,382,538

6,799,645,284

102,570,027,822 0.2910

29,851,806,997

0.2799 28,712,560,402
6

150,456,052,667

45,108,631,875

105,347,420,792

2,977,481,141

108,324,901,933 0.2274

24,630,231,095

0.2170 23,506,612,207
7

165,501,657,934

49,619,495,063

115,882,162,871

1,869,606,527

117,751,769,398 0.1776

20,916,916,092

0.1682 19,807,947,200
8

182,051,823,727

54,581,444,569

127,470,379,158

1,869,606,527

129,339,985,685 0.1388

17,949,528,764

0.1304 16,866,117,678
9

200,257,006,100

60,039,589,026

140,217,417,074

1,869,606,527

142,087,023,601 0.1084

15,405,105,967

0.1011 14,363,061,637
10

220,282,706,710

66,043,547,928

154,239,158,781

1,869,606,527

156,108,765,308 0.0847

13,222,926,757

0.0784 12,232,921,416


8,154,058,773 (1,530,346,995)

( )
% 387 , 28
% 28 % 29
995 . 346 . 530 . 1 773 . 058 . 154 . 8
773 . 058 . 154 . 8
% 28
=

+ = IRR


Universitas Sumatera Utara