Anda di halaman 1dari 26

Pelayanan Kesehatan Reproduksi Remaja

di Tingkat Pelayanan Kesehatan Primer di Indonesia



Pembimbing:
Dr. dr. Raditya Wratsangka, Sp.OG(K)
Penyusun:
Benita Putri P (030.05.050)
Andriati W (030.0!.0"#)
A$%an &aki% (030.0'."#0)
($ni ur )ati*a* (030.0'."#3)
+asita* (030.0'."#5)
,r )ate*a* (030.0'."-")
uru. Aina (030.0'."--)
uru. &as.inda (030.0'.300)
Kepaniteraan Klinik Ilmu Kesehatan Masyarakat
Periode 4 November 2!" # !! $anuari 2!4
%akultas Kedokteran &niversitas Trisakti $akarta
K'T' P(N)'NT'R
1
Pu/i syukur ka%i pan/atkan kepada 0u*an 1ang +a*a 2sa atas 3erkat, ra*%at dan anugera*4
ya, %aka ka%i dapat %enye.esaikan %aka.a* ini. Penyusunan %aka.a* ini %erupakan sa.a*
satu tugas kepaniteraan k.inik (K+ )aku.tas Ked,kteran 0risakti peri,de 5 ,6e%3er "073 8 77
9anuari "075.
Pada kese%patan ini pu.a, ka%i ingin %engu:apkan teri%a kasi* kepada Dr. dr. Raditya
Wratsangka, Sp.OG(K) se.aku pe%3i%3ing ka%i da.a% ku.ia* ,3sgyn s,sia. dan %aka.a* ini
dengan /udu. ;Pe.ayanan Kese*atan Repr,duksi Re%a/a di tingkat Pe.ayanan Kese*atan Pri%er
di (nd,nesia<, dan kepada se%ua te%an4te%an yang 3erpartisipasi da.a% penyusunan %aka.a*
ini.
+aka.a* ini ka%i susun dengan segenap ke%a%puan ka%i, na%un ka%i %enyadari isi dari
%aka.a* ini %asi* 3anyak terdapat kesa.a*an dan kekurangan. O.e* karena itu ka%i sangat
%eng*arapkan kritik dan saran yang %e%3angun de%i penye%purnaan %aka.a* ka%i. Ak*ir
kata, se%,ga %aka.a* ini 3erguna 3aik 3agi penyusun sendiri, rekan4rekan ka%i di tingkat
k.inik, pe%3a:a, )K =sakti, %aupun se%ua pi*ak yang %e%3utu*kan.
9akarta, 75 Dise%3er "073
Penyusun
*'%T'R I+I
2
K'T' P(N)'NT'R .............................................................................................................."
*'%T'R I+I...................>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>... 3
,', I : P(N*'-&.&'N.........................................................................................................5
,', II : P(M,'-'+'N..........................................................................................................5
".7 Ruang ?ingkup Kese*atan Repr,duksi.. >>>>>>>>>>>>>>>>>>.>..5
"." K(24 Kese*atan Repr,duksi>>>>>>>...>>>>>>>>>>>>>>>>>!
".3 +asa.a* da.a% Kese*atan Repr,duksi>>>>.................................................>>....>. '
".5 Kese*atan Repr,duksi Re%a/a>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>.75
".5.7 De@inisi Kese*atan Repr,duksi Re%a/a.......................>>>>>>>...>> >>75
".5." &a. yang Ber*u3ungan dengan Kese*atan Repr,duksi Re%a/a>...>>>.....>>. 75
".5.3 Perke%3angan )isik pada Re%a/a>>>>>>>>>>....................................... 7!
".5.5 +asa.a* Kese*atan Repr,duksi Re%a/a..................................................................... 7'
".5.5 9enis4/enis Penyakit yang +enyerang Repr,duksi Re%a/a......................................... "7
".5.! Penanganan =ntuk +en:ega* +asa.a* Kese*atan Repr,duksi Re%a/a>>>>>..""
".5.# Bagan A.ur Pe.ayanan Kese*atan Re%a/a...................................................................."5
".5.' Bagan A.ur Pe.ayanan Kese*atan Re%a/a (&a%i.)......................................................."5
,', III : P(N&T&P ................................................................................................................"!
*'%T'R P&+T'K' ..............................................................................................................."#
,', !
P(N*'-&.&'N
3
Saat ini kese*atan repr,duksi %endapat per*atian k*usus se:ara g.,3a. se/ak di3a*as
da.a% K,n@erensi (nternasi,na. tentang Kependudukan dan Pe%3angunan (International
Conference on Population and Development, ICPD) di Aair,, +esir. &a. penting da.a%
k,n@erensi terse3ut ada.a* disepakatinya peru3a*an paradig% da.a% penge.,.aan %asa.a*
kependudukan dan pe%3angunan dari pendekatan yang ter@,kus pada kese*atan repr,duksi
%enurut (APD Kair,, yaitu suatu keadaan se/a*tera @isik, %enta. dan s,:ia. se:ara utu*, tidak
se%ata4%ata 3e3as dari penyakit atau ke:a:atan da.a% se%ua *a. yang 3erkaitan dengan siste%
repr,duksi, serta @ungsi dan pr,sesnya.
Persepsi re%a/a tentang kese*atan repr,duksi, .e3i* :enderung kepada *u3ungan seksua.
se%ata, dan seks 3iasanya se:ara ,t,%atis di da.a% pandangan %asyarakat akan di*u3ungkan
dengan 3er3agai *a. yang negati@, dita%3a* .agi dengan asu%si %asyarakat %enyangkut seks,
seks %erupakan sesuatu yang k,t,r tidak pantas di3i:arakan. Seks %asi* dianggap ta3u, tidak
3isa di3i:arakan dengan 3e3as se*ingga k,nsep seksua. yang 3enar tidak dapat tersa%paikan.
(ni.a* pers,a.an yang %en/adi tantangan %engenai pe%a*a%an kese*atan repr,duksi re%a/a
yang ada di %asyarakat.
7
Sekitar 50 /uta ,rang ("0B) p,pu.asi (nd,nesia ada.a* re%a/a (usia 70 4 7- ta*un).
Be3erapa %asa.a* re%a/a antara .ain ke*a%i.an yang tidak diinginkan (33,#-B) re%a/a yang
suda* siap, untuk %e.akukan a3,rsi (PKB(, "005). Pada pene.itian .ain didapatkan, dari ",5 /uta
a3,rsi "7B (#00 8 '00 ri3u) di.akukan ,.e* re%a/a (BBKB4?D)2=(, "000). Sedangkan P+S
pada re%a/a 5,7'B, &(CDA(DS 50B, ter/adi pada u%ur 75 8 "- ta*un (9a3ar, "007).
7
,', II
P(M,'-'+'N
4
2/! Ruang lingkup Kesehatan Reproduksi
Ke3i/akan asi,na. Kese*atan Repr,duksi di (nd,nesia %enetapkan 3a*Ea Kese*atan
Repr,duksi %en:akup 5 (.i%a) k,%p,nenDpr,gra% terkait, yaitu Pr,gra% Kese*atan (3u dan
Anak, Pr,gra% Ke.uarga Beren:ana, Pr,gra% Kese*atan Repr,duksi Re%a/a, Pr,gra%
Pen:ega*an dan Penanggu.angan Penyakit +enu.ar Seksua. (P+S) ter%asuk &(CDA(DS, dan
Pr,gra% Kese*atan Repr,duksi pada =sia ?an/ut. Pe.aksanaan Kese*atan Repr,duksi
di.aksanakan dengan %enggunakan pendekatan sik.us *idup (life-cycle approach) agar diper,.e*
sasaran yang pasti dan pe.ayanan yang /e.as 3erdasarkan kepentingan sasaranDk.ien dengan
%e%per*atikan *ak repr,duksi %ereka. Saat ini, kese*atan repr,duksi di (nd,nesia yang
dipri,ritaskan 3aru %en:akup e%pat k,%p,nenDpr,gra%, yaitu F Kese*atan (3u dan Bayi Baru
?a*ir, Ke.uarga Beren:ana, Kese*atan Penyakit +enu.ar Seksua. (P+S) ter%asuk &(CDA(DS.
Pe.ayanan yang %en:akup e%pat k,%p,nenDpr,gra% terse3ut dise3ut Pe.ayanan Kese*atan
Repr,duksi 2sensia. (PKR2). 9ika PKR2 dita%3a* dengan pe.ayanan Kese*atan Repr,duksi
untuk =sia ?an/ut, %aka pe.ayanan yang di3erikan akan %en:akup se.uru* k,%p,nen Kese*atan
Repr,duksi yang dise3ut Pe.ayanan Kese*atan Repr,duksi K,%pre*ensi@ (PKRK).
"
Pe.aksanaan Pe.ayanan Kese*atan Repr,duksi 2sensia. (PKR2) 3ertu%pu pada
pe.ayanan diri %asing4%asing pr,gra% terkait yang suda* ada di tingkat pe.ayanan kese*atan
dasar. (ni 3erarti 3a*Ea Paket Pe.ayanan Kese*atan Repr,duksi 2sensia. 3ukan suatu pr,gra%
pe.ayanan yang 3aru %aupun 3erdiri sendiri, na%un 3erupa keterpaduan 3er3agai pe.ayanan dari
pr,gra% yang terkait, dengan tu/uan agar sasaranDk.ien %e%per,.e* se%ua pe.ayanan se:ara
terpadu dan 3erkua.itas, ter%asuk da.a% aspek k,%unikasi, in@,r%asi dan edukasi (K(2).
Da.a% %e.aksanakan Kuriku.u% Ber3asis K,%petensi (KBK), sa.a* satu k,%petensi
yang *arus di%i.iki ada.a* ked,kteran k,%unitas. Berdasarkan Standar K,%petensi D,kter,
5
%asa.a* k,%unitas yang sering di/u%pai ada.a* Ke.uarga Beren:ana Kese*atan Repr,duksi.
O.e* karena itu, Ke.uarga Beren:ana Kese*atan Repr,duksi per.u di%asukkan da.a% kuriku.u%
pendidikan d,kter yang 3er3asis k,%petensi 3erupa kegiatan )ie.d ?a3 Ke.uarga Beren:ana4
Kese*atan Repr,duksi.
"
2/2 KI(0 K(+(-'T'N R(PR1*&K+I
0u/u* aspek penting yang per.u diper*atikan da.a% %e.aksanakan setiap kegiatan K(2
Kese*atan Repr,duksi, yaitu F
3
7. Keterpaduan
Kegiatan K(2 Kese*atan Repr,duksi di.aksanakan se:ara terpadu. Keterpaduan dapat
3erupa keterpaduan da.a% aspek sasaran, .,kasi, petugas penye.enggara, dana,
%aupun sarana.
". +utu
+ateri K(2 Kese*atan Repr,duksi *arus.a* 3er%utu, artinya se.a.u didasarkan pada
in@,r%asi i.%ia* ter3aru, ke3enarannya dapat dipertanggung/aEa3kan, /u/ur serta
sei%3ang (%en:akup keuntungan G kerugian 3agi sasaran), sesuai dengan %edia dan
/a.ur yang dipergunakan untuk %enya%paikannya, /e.as dan terara* pada ke.,%p,k
sasaran se:ara ta/a% (.,kasi, tingkat s,:ia.4ek,n,%i, .atar 3e.akang 3udaya, u%ur)
tepat guna dan tepat sasaran.
3. +edia dan /a.ur
Kegiatan K(2 Kese*atan Repr,duksi dapat di.aksanakan %e.a.ui 3er3agai %edia
(tatap %uka, penyu.u*an %assaDke.,%p,k dan .ain4.ain) dan /a.ur (@,r%a.,
in@,r%a.,instusi,na. dan .ain4.ain) sesuai dengan situasi dan k,ndisi yang ada.
Pe%i.i*an %edia dan /a.ur ini %e%per*atikan kekuatan dan ke.e%a*an %asing4
%asing %edia dan /a.ur dengan k,ndisi ke.,%p,k sasaran dan pesan yang ingin
disa%paikan.
6
5. 2@ekti@ (3er,rientasi pada pena%3a*an pengeta*uan dan peru3a*an peri.aku
ke.,%p,k sasaran)
5. Di.aksanakan 3erta*ap, 3eru.ang dan %e%per*atikan kepuasan sasaran
Penya%paian %ateri dan pesan4pesan *arus di3erikan se:ara 3erta*ap, 3eru.ang4u.ang
dan 3er6ariasi, sesuai dengan daya serap dan ke%a%puan ke.,%p,k sasaran untuk
%e.aksanakan peri.aku yang di*arapkan. O.e* karena itu, %ateri per.u di,.a*
sede%ikian rupa agar akra3 dengan k,ndisi dan .ingkungan ke.,%p,k sasaran %e.a.ui
pe%i.i*an 3a*asa, %edia, /a.ur dan %et,de yang sesuai.
!. +enyenangkan
Perke%3angan terak*ir dunia k,%unikasi %enun/ukkan 3a*Ea kegiatan K(2 pa.ing
3er*asi. /ika di.aksanakan dengan :ara penya%paian yang kreati@ dan in,6ati@
se*ingga %e%3uat ke.,%p,k sasaran %erasa senang atau ter*i3ur. Penya%paian yang
kreati@ dan in,6ati@ ini di.akukan %e.a.ui pendekatan Hpendidikan yang %eng*i3urI
(edu4tain%ent) yang %erupakan k,%3inasi dari edu:ati,n dan entertain%ent. +et,de
ini 3ersi@at %enga/ak ke.,%p,k sasaran 3er@ikir %e.a.ui rangsangan rasi,na. se*ingga
%endapat in@,r%asi yang 3er%an@aat (se3agai *asi. kegiatan pendidikan) seka.igus
di3eri rangsangan e%,si,na. 3erupa *i3uran %enarik yang %e%3uat %ereka %erasa
senang.
#. Berkesina%3ungan
Se%ua kegiatan K(2 tidak 3er*enti pada penya%paian pesan4pesan sa/a, na%un *arus
diikuti dengan tindak .an/ut yang 3erkesina%3ungan. Artinya, sete.a* kegiatan K(2
di.aksanakan per.u se.a.u diikuti peni.aian atas pr,ses (apaka* te.a* di.aksanakan
sesuai ren:ana) dan peni.aian atas *asi. (apaka* pengeta*uan dan peri.aku ke.,%p,k
sasaran te.a* 3eru3a*) untuk %enyiapkan kegiatan 3erikutnya.
2/" Masalah dalam Kesehatan Reproduksi
7
Keadaan kese*atan repr,duksi di (nd,nesia deEasa ini %asi* 3e.u% seperti yang
di*arapkan. Bi.a di3andingkan dengan keadaan di egara AS2A .ainnya, (nd,nesia %asi*
tertingga. da.a% 3anyak aspek kese*atan repr,duksi. Berikut ini %erupakan 3e3erapa %asa.a*
yang ter/adi pada k,%p,nen kese*atan repr,duksi yang dapat %e%3erikan ga%3aran u%u%
keadaan kese*atan repr,duksi F
3
a/ 'ngka Kematian Ibu yang masih tinggi
Angka Ke%atian (3u (AK() di (nd,nesia %asi* sangat tinggi 3i.a di3andingkan dengan
egara4negara AS2A .ainnya. Pada ta*un 7--5 (SDK() AK( di (nd,nesia ada.a* 3-0
per 700.000 ke.a*iran *idup. Penurunan AK( terse3ut sangat .a%3at, yaitu %en/adi 335
per 700.000 pada ta*un 7--# (SDK() dan 30# per 700.000 ke.a*iran *idup (SDK( "00"4
"003), "!" ("005), "55 ("00!) dan "5' ("00#), se%entara pada ta*un "070 ditargetkan
%en/adi 7"5 per 700.000 ke.a*iran *idup. Besarnya AK( %engga%3arkan %asi*
renda*nya tingkat kesadaran peri.aku *idup 3ersi* dan se*at, status gisi dan status
kese*atan i3u, :akupan dan kua.itas pe.ayanan untuk i3u *a%i., i3u %e.a*irkan dan i3u
ni@as serta k,ndisi kese*atan .ingkungan. Penye3a3 ke%atian %aterna. dikateg,rikan
se3agai 3erikut F
i) Penye3a3 .angsung
Penye3a3 .angsung ke%atian i3u ter/adi pada u%u%nya sekitar persa.inan dan
-0B ter/adi ,.e* karena k,%p.ikasi. Penye3a3 .angsung ke%atian i3u %enurut
SKR0 "007 ada.a* F perdara*an ("'B), ek.a%psia ("5B), in@eksi (77B),
k,%p.ikasi puerperineu% (77B), a3,rtus (5B), trau%a ,3stetri: (5B), e%3,.i
,3stetri: (5B), partus .a%aD%a:et (5B) serta .ainnya (77B).
ii) Penye3a3 tidak .angsung
Penye3a3 tidak .angsung ke%atian %aterna. ada.a* renda*nya status gi$i,
renda*nya status kese*atan serta adanya @a:t,r risik, ke*a%i.an pada i3u. SKR0
"007 %enun/ukkan 3a*Ea 35B i3u *a%i. %enga.a%i kurang energy kr,nis
8
(K2K), sedangkan 50B %enderita ane%ia gi$i 3esi (AGB). SDK( "00"4"003
%enun/ukkan 3a*Ea "",5B i3u %asi* da.a% keadaan H5 ter.a.uI yaitu 5,7B
ke*a%i.an ter/adi pada i3u 3eru%ur kurang dari 7' ta*un (ter.a.u %uda), 3,'B
ter/adi pada i3u 3eru%ur .e3i* dari 35 ta*un (ter.a.u tua), 5,"B persa.inan ter/adi
da.a% inter6a. Eaktu kurang dari " ta*un (ter.a.u sering) dan -,3B i3u *a%i.
%e%punyai paritas .e3i* dari 3 (ter.a.u 3anyak). Penye3a3 %endasar ke%atian
%aterna. dipengaru*i ,.e* k,ndisi ge,gra@is, penye3aran penduduk, k,ndisi s,:ia.
ek,n,%i, 3udaya, k,ndisi 3ias gender da.a% %asyarakat dan ke.uarga dan tingkat
pendidikan %asyarakat pada u%u%nya. &asi. Audit +aterna. Perinata. (A+P)
%enun/ukkan 3a*Ea ke%atian %aterna. .e3i* 3anyak ter/adi pada i3u dengan
karakteristik pendidikan di 3aEa* Sek,.a* ?an/utan Perta%a (S?P), ke%a%puan
%e%3ayar 3iaya pe.ayanan persa.inan renda*, ter.a%3at %e%eriksakan
ke*a%i.annya, serta %e.akukan persa.inan di ru%a*. Keadaan ini %enye3a3akan
keter.a%3atan se3agai 3erikut F
i) 0er.a%3at %engena.i tanda 3a*aya dan %enga%3i. keputusan untuk
segera %en:ari pert,.,ngan
ii) 0er.a%3at %en:apai @asi.itas pe.ayanan kese*atan yang %a%pu
%e%3erikan pert,.,ngan persa.inan
iii) 0er.a%3at %e%per,.e* pert,.,ngan yang %e%adai di @asi.itas pe.ayanan
kese*atan
b/ 'ngka Kematian ,ayi
Angka Ke%atian Bayi (AKB) di (nd,nesia se3esar 35 per 7000 ke.a*iran *idup (SDK(,
"00"4"003) %asi* di atas egara4negara seperti +a.aysia (70), 0*ai.and ("0), Cietna%
(7'), Brunei (') dan Singapura (3). Wa.aupun de%ikian AKB terse3ut suda* %enurun
se3esar 57B se.a%a 75 ta*un ini yaitu dari 5- per 700.000 ke.a*iran *idup pada ta*un
7-'-47--" %en/adi 35 per 700.000 ke.a*iran *idup pada ta*un 7--'4"00" (SDK().
9
Sekitar 50B ke%atian 3ayi terse3ut ter/adi pada 3u.an perta%a ke*idupannya. Penye3a3
ke%atian pada %asa perinata.Dne,nata. pda u%u%nya 3erkaitan dengan kese*atan i3u
se.a%a *a%i., kese*atan /anin se.a%a di da.a% kandungan dan pr,ses pert,.,ngan
persa.inan yang diteri%a i3uD3ayi yaitu as@iksia, *ip,ter%ia karena pre%aturitasDBB?R,
trau%a persa.inan dan tetanus ne,nat,ru%. Pr,p,srsi ke%atian 3ayi di (nd,nesia %enurut
SKR0 "007, ke%atian antara 04# *ari (3"B), '4"' *ari ('B) dan "' *ari4773u.an (!0B),
sedangkan penye3a3 ke%atian ne,nata. di (nd,nesia ada.a* F BB?R ("-B), as@iksia
("#B), tetanus (70B), %asa.a* pe%3erian %inu% (70B), in@eksi (5B), gangguan
*e%at,.,gi: (!B) dan .ain4.ain (73B). Penye3a3 ke%atian 3ayi ter3anyak di (nd,nesia
%enurut SKR0 ta*un "007 ada.a* karena gangguan perinata. (3!B), gangguan sa.uran
na@as ("'B), diare (-B), gangguan sa.uran :erna (5B), penyakit sara@ (3B), tetanus (3B)
dan gangguan .ainnya (7#B). Sedangkan penye3a3 ke%atian 3a.ita %enurut SKR0 "007
ada.a* se3agai 3erikutF gangguan sa.uran na@as ("3B), diare (73B), penyakit sara@ (7"B),
ti@us (77B), gangguan sa.uran :erna (!B) serta gangguan .ainnya (35B).
2/ 'ngka Kesuburan Total
Angka Kesu3uran 0,ta. (0,ta. )erti.ity RateD0)R) %enurut kurun Eaktu 7-!#47--#).
Berdasarkan SDK( "00"4"003, 0)R saat ini se3esar ",! per pere%puan. Data SDK( ini
%enun/ukkan penurunan tingkat @erti.itas.
d/ Pelayanan K,
Aakupan pe.ayanan KB (A,ntra:epti6e Pre6a.en:e Rate, APR) pada ta*un 7-'# ada.a*
5-B, yang %eningkat %en/adi 5#B pada ta*un 7--# dan !0,3B pada ta*un "00".
Partisipasi pria 3aik da.a% 3er4KB %aupun da.a% pe%e.i*araan kese*atan i3u dan anak
ter%asuk pen:ega*an ke%atian %aterna. *ingga saat ini %asi* renda*
10
Da.a% SKD( "00"4"003 ternyata 3a*Ea ! dari 70 pere%puan kaEin u%ur 7547- ta*un di
(nd,nesia %e%akai k,ntrasepsi, di%ana *a%pir se.uru*nya %e%akai k,ntrasepsi %,dern (5#B)
se%entara 3,!B %e%akai k,ntrasepsi tradisi,na.. K,ntrasepsi yang pa.ing p,pu.ar ada.a* suntik
("'B), pi. (73B) dan (=D (!B).
Pr,p,rsi dr,p4,ut peserta KB (dis:,ntinuati,n rate) %enurut SKD( 7--# ada.a* "5B.
A.asan peng*entian antara .ain ada.a* 70B karena e@ek sa%pingDa.as an kese*atan, !B karena
ingin *a%i. dan 3B karena kegaga.an. Pada ta*un "003 (SKD(), angka putus pe%akaian turun
%en/adi "0,#B dengan a.asan kegaga.an ",7B, ingin *a%i. 5,'B, ganti :ara .ain -B dan a.asan
.ain 5,'B.
Unmeet need (ke.,%p,k Eanita yang tidak terpenu*i ke3utu*an KB4nya) %enurut SKD(
ta*un 7--# ada.a* -,"B dan %enurun %enurut SKD( "00" turun %en/adi ',!B. Dari segi
pe%enu*an ter*adap ke3utu*an %asyarakat ter*adap pe.ayanan KB, tingkat un%eet need
%e%er.ukan upaya yang /au* .e3i* 3esar .agi. &arapan ta*un "007 turun %en/adi 'B dan ta*un
"005 turun %en/adi !,5B.
a%un, seperti dike%ukakan diatas, sekitar !5B i3u *a%i. %e%punyai satu atau .e3i*
keadaan H5 ter.a.uI (ter.a.u %uda, tua, sering dan 3anyak). +enurut SKD( "00"4"003 keadaan H 5
ter.a.uI didapatkan pada "",5B dari se.uru* persa.inan.
e/ Kehamilan di luar nikah dan aborsi
Sur6ey Depkes ta*un 7--5D7--! pada re%a/a 7307- ta*un di 9aEa Barat dan Ba.i
didapatkan angka #B dan 5B ke*a%i.an pada re%a/a. Data tentang ke*a%i.an tidak
dike*endaki (K0D) dari 3e3erapa su%3er ada.a* !7B pada usia 7547- ta*un ( J 7370,
SKD( ,.e* Prad,n, 7--#), diantaranya se3esar 7","B (J-' ,rang) %e.akukan pengguguran
11
di%ana #,"B dit,.,ng ,.e* d,kter dan 3idan, 70."B ,.e* dukun dan #0,5B tanpa
pert,.,ngan.
+enurut perundangan yang 3er.aku saat ini, tindakan a3,rsi di .uar tindakan %edis
ada.a* i..ega.. Diperkirakan a3,rsi terk,%p.ikasi yang %en/adi penye3a3 ke%atian i3u
ada.a* se3esar 75B. +asi* tingginya angka ke/adian a3,rsi %erupakan re@.eksi 3anyaknya
kasus ke*a%i.an yang tidak dike*endaki. Berdasarkan *asi. sur6ey tentang ke/adian a3,rsi di
70 k,ta 3esar dan ! ka3upaten ta*un "000 dite%ukan 3a*Ea a.asan %e.akukan a3,rsi untuk
k.ien di k,ta karena :ukup /u%.a* anak (53,#B) disusu. karena 3e.u% siap %enika* ("5,3B).
Sedangkan di ka3upaten persentase tertinggi a.asan a3,rsi ada.a* karena %asi* sek,.a*
(5!,5B), disusu. dengan /u%.a* anak yang suda* :ukup.
3/ Kurangnya pengetahuan tentang PM+
Berdasarkan *asi. 3ase4.ine sur6ey yang di.akukan ,.e* ?e%3aga De%,gra@i =ni6ersitas
(nd,nesia (?D=() di 5 pr,pinsi (9ati%, 9ateng, 9a3ar dan ?a%pung) pada ta*un 7---,
%enun/ukkan 3a*Ea 5"B re%a/a %engatakan &(C tidak ditu.arkan ,.e* ,rang yang
ta%pak se*at, *anya "5B re%a/a %engeta*ui tentang P+S, *anya 55B %engeta*ui
tentang pr,ses ke*a%i.an, 53B re%a/a tidak %engeta*ui 3a*Ea seka.i sa/a 3er*u3ungan
dapat %engaki3atkan ke*a%i.an, 5!B re%a/a 3eranggapan 3a*Ea &(C.A(DS 3isa
dise%3u*kan, dan "!B re%a/a %engatakan k,nd,% tidak dapat %en:ega* &(CDA(DS,
5#,7B re%a/a putri %engidap ane%ia (SKR0,7--5), "3B re%a/a kekurangan energi
ka.,ri, #5B ke3iasaan %akan tidak teratur, !7B ke*a%i.an yang tidak diinginkan pada
re%a/a usia 7547- ta*un dengan %e.akukan 7"B dari %ereka %e.akukan a3,rsi yang
di.akukan F
a) Di.akukan sendiri #0B
12
3) Di.akukan dukun 70B
:) 0enaga %edis #B
d) 55,7B re%a/a %e%punyai pengeta*uan yang 3aik tentang ,rgan repr,duksi, pu3ertas,
%enstruasi dan ke3ersi*an diri
2/4 Kesehatan Reproduksi Remaja
+asa.a* kese*atan repr,duksi re%a/a se.ain 3erda%pak se:ara @isik, /uga dapat
3erpengaru* ter*adap kese*atan %enta. dan e%,si, keadaan ek,n,%i dan kese/a*teraan s,:ia.
da.a% /angka pan/ang. Da%pak /angka pan/ang terse3ut tidak *anya 3erpengaru* ter*adap
re%a/a itu sendiri, tetapi /uga ter*adap ke.uarga, %asyarakat dan 3angsa pada ak*irnya.
Da.a% pr,ses tu%3u* ke%3ang, %asa re%a/a %erupakan pera.i*an antara %asa kanak4kanak ke
%asa deEasa. Pr,ses ini ditandai dengan pertu%3u*an @isik dan pe%atangan @ungsi ,rgan
*,r%,na. serta pengaru* .ingkungan.
2/4/! *e3inisi Kesehatan Reproduksi Remaja
a4 Kesehatan Reproduksi Remaja
Dide@inisikan se3agai seuatu keadaan kese*atan yang se%purna se:ara @isik, %enta. dan s,sia.
dan 3ukan se%ata4%ata ter3e3as dari penyakit atau ke:a:atan da.a% sega.a aspek yang
3er*u3ungan dengan siste% repr,duksi.
5
b4 Reproduksi
13
Suatu pr,ses ke*idupan %anusia da.a% %eng*asi.kan keturunan de%i ke.estarian *idup.
Kese*atan repr,duksi ada.a* keadaan se*at /as%ani, r,*ani dan 3ukan *anya ter.epas dari
ketidak*adiran penyakit atau ke:a:atan se%ata, yang 3er*u3ungan dengan siste%, @ungsi dan
pr,ses repr,duksi.
5
24 Kesehatan reproduksi
+enurut Depkes ("005) ada.a* keadaan kese/a*teraan @isik, %enta., dan s,sia. yang utu*
(tidak se%ata4%ata 3e3as dari penyakit atau ke:a:atan) da.a% sega.a *a. yang 3erkaitan
dengan siste% repr,duksi dan @ungsi serta pr,sesnya. Kese*atan repr,duksi %en:akup k,ndisi
di%ana Eanita dan pria dapat %e.akukan *u3ungan seks se:ara a%an, dengan atau tanpa
tu/uan ter/adinya ke*a%i.an, dan 3i.a ke*a%i.an diinginkan, Eanita di%ungkinkan
%en/a.ankan ke*a%i.an dengan a%an, %e.a*irkan anak yang se*at serta dida.a% k,ndisi siap
%eraEat anak yang di.a*irkan. Kese*atan repr,duksi re%a/a ada.a* suatu k,ndisi se*at yang
%enyangkut siste%, @ungsi dan pr,ses repr,duksi yang di%i.iki ,.e* re%a/a. Pengertian se*at
disini tidak se%ata4%ata 3erarti 3e3as penyakit atau 3e3as dari ke:a:atan na%un /uga se*at
se:ara %enta. serta s,sia. ku.tur.
5
Per%asa.a*an pri,r,tas kese*atan repr,duksi pada re%a/a dapat dike.,%p,kkan se3agai 3erikut F
Ke*a%i.an tak dike*endaki, yang seringka.i %en/urus kepada a3,rsi yang tidak a%an dan
k,%p.ikasinya
Ke*a%i.an dan persa.inan usia %uda yang %ena%3a* risik, kesakitan dan ke%atian i3u
dan 3ayi
+asa.a* P+S, ter%asuk in@eksi &(CDA(DS
14
0indak kekerasan seksua. seperti pe%erk,saan, per.e:e*an seksua. dan transaksi seks
k,%ersia.
2/4/2 -al yang berhubungan dengan Kesehatan Reproduksi Remaja
&a. yang 3er*u3ungan dengan Kese*atan Repr,duksi Re%a/a (KRR) yaitu pu3ertas
yang %e%punyai arti aEa. %asa re%a/a. Pada %asa pu3ertas ter/adi peru3a*an 3adania* yang
%enandai adanya ke%a%puan untuk %e.an/utkan keturunan (repr,duksi). Ada yang %enye3ut
pu3ertas se3agai saat pe%atangan seksua.. Peru3a*an ini disertai peru3a*an %enta. dan akan
%e%pengaru*i peri.aku.
5
Peru3a*an yang ter/adi pada setiap ,rang itu 3er3eda43eda, karena setiap ,rang
%e%i.iki per3edaan saat ke%atangan seksua.. Biasanya pere%pan %enga.a%i pu3ertas .e3i*
aEa. pada usia 7747" ta*un, sedangkan .aki4.aki pada usia 73475 ta*un.
Di (nd,nesia, 3atasan re%a/a %endekati 3atasan PBB tentang pe%uda kurun usia
754"5 ta*un yang dike%ukakan da.a% Sensus Penduduk "070. +enurut sensus ini, /u%.a*
re%a/a (nd,nesia ada.a* 75#.33'.0#5 /iEa atau 7',5B dari se.uru* penduduk (nd,nesia.
Ped,%an u%u% %asyarakat (nd,nesia untuk %enentukan 3atasan usia re%a/a yaitu 77 8 "5
ta*un dan 3e.u% %enika*.
2/4/" Perkembangan %isik pada Remaja
Pada %asa re%a/a sese,rang %enga.a%i pertu%3u*an @isik yang .e3i* :epat di3andingkan
dengan %asa se3e.u%nya. (ni na%pak pada ,rgan seksua.nya, di%ana 3i,.,gik sa%pai pada
kesiapan untuk %e.an/utkan keturunan. Airi sekunder indi6idu deEasa ada.a* pada pria ta%pak
tu%3u* ku%is, /engg,t dan re%3ut sekitar a.at ke.a%in dan ketiak. Ra%3ut yang tu%3u* re.ati@
15
.e3i* kasar. Suara %en/adi .e3i* 3esar, dada %e.e3ar dan 3er3entuk segitiga, serta ku.it re.ati@
.e3i* kasar. Dan pada Eanita ta%pak ra%3ut %u.ai tu%3u* di sekitar a.at ke.a%in dan ketiak,
payudara dan panggu. %u.ai %e%3esar, dan ku.it re.ati@ .e3i* *a.us.
!
Sedangkan ,rgan ke.a%in /uga %enga.a%i peru3a*an ke ara* pe%atangan yaituF
i. Pada pria, se/ak usia ini testis akan %eng*asi.kan sper%a yang tersi%pan da.a% skr,tu%.
Ke.en/ar pr,stat %eng*asi.kan :airan se%en, dan penis dapat digunakan untuk
3ersengga%a da.a% perkaEinan. Se,rang pria dapat %eng*asi.kan pu.u*an sa%pai /utaan
sper%a seka.i e/aku.asi dan %enga.a%i %i%pi 3asa*, di%ana sper%a ke.uar dengan
sendirinya se:ara a.a%ia*.
ii. Pada Eanita, kedua indung te.ur (,6ariu%) akan %eng*asi.kan se. te.ur (,6u%). &,r%,n
ke.a%in Eanita %e%persiapkan uterus (ra*i%) untuk %eneri%a *asi. k,nsepsi
3i.a ,6u% di3ua*i ,.e* sper%a, /uga %e%persiapkan 6agina se3agai peneri%a penis saat
sengga%a. Se/ak saat ini Eanita akan %enga.a%i ,6u.asi dan %enstruasi. Pada %asa
%en/e.ang %enstruasi perta%a (%enar:*) re%a/a putri sangat.a* sensiti@. +ereka /uga
seringka.i %enga.a%i %asa prementruasi syndrome (P+S) yang sangat 3erat. O6u.asi
ada.a* pr,ses ke.uarnya ,6u% dari ,6ariu% dan /ika tidak di3ua*i, %aka ,6u% akan %ati
dan ter/adi.a* %enstruasi. +enstruasi ada.a* peristiEa a.a%ia* ke.uarnya dara* dari
6agina yang 3erasa. dari uterus aki3at .epasnya end,%etriu% se3agai aki3at
dari ,6u% yang tidak di3ua*i.
Perkembangan Psikosial pada Remaja
16
Kesadaran akan 3entuk @isik yang 3ukan .agi anak4akan %en/adikan re%a/a sadar
%eningga.kan tingka* .aku anak4anaknya dan %engikuti n,r%a serta aturan yang 3er.aku.
+enurut &a6igrust aspek psik,.,gis yang %enyertainya yaituF
'
i. +eneri%a kenyataan (rea.itas) /as%ani
ii. +en:apai *u3ungan s,sia. yang.e3i* %atang dengan te%an se3aya.
iii. +en/a.ankan peran4peran s,sia. %enurut /enis ke.a%in sesuaikan dengan n,r%a.
i6. +en:apai ke3e3asan e%,si,na. (tidak tergantung) pada ,rang tua atau ,rang deEasa .ain.
6. +enge%3angkan ke:akapan inte.ektua. serta k,nsep untuk 3er%asyarakat.
6i. +e%i.i* dan %e%persiapkan diri untuk suatu peker/aan atau /a3atan.
2/4/4 Masalah Kesehatan Reproduksi Remaja
a4 -amil yang Tidak *ikehendaki (Unwanted Pregnancy)
Ke*a%i.an yang tidak dike*endaki (Unwanted pregnancy) %erupakan sa.a* satu aki3at
dari kurangnya pengeta*uan re%a/a %engenai peri.aku seksua. re%a/a. )akt,r .ain penye3a3
se%akin 3anyaknya ter/adi kasus ke*a%i.an yang tidak dike*endaki (unwanted pregnancy) yaitu
anggapan4anggapan re%a/a yang ke.iru seperti ke*a%i.an tidak akan ter/adi apa3i.a %e.akukan
*u3ungan seks 3aru perta%a ka.i, atau pada *u3ungan seks yang /arang di.akukan, atau
*u3ungan seks di.akukan ,.e* pere%puan %asi* %uda usianya, atau 3i.a *u3ungan seks
di.akukan se3e.u% atau sesuda* %enstruasi, atau *u3ungan seks di.akukan dengan %enggunakan
teknik :,itus interuptus (sengga%a terputus) (,t,ad%,d/,, "00#).
Da.a% pene.itian yang di.akukan terdapat resp,nden yang %engatakan untuk %eng*indari
ke*a%i.an %aka *u3ungan seks di.akukan di antara dua Eaktu %enstruasi. (n@,r%asi itu
%e.akukan *u3ungan seks diantara dua %enstruasi ini tentu sa/a 3ertentangan dengan kenyataan
3a*Ea se3enarnya %asa anatara dua sik.us %enstruasi %erupakan %asa su3ur 3agi se,rang
Eanita (,t,at%,d/,, "00#).
17
Ke*a%i.an yang tidak dike*endaki (unwanted pregnancy) %e%3aEa re%a/a pada dua
pi.i*an yaitu %e.an/utkan ke*a%i.an ke%udian %e.a*irkan da.a% usia re%a/a (early
childbearing) atau %enggugurkan kandungan %erupakan pi.i*an yang *arus re%a/a itu /a.ani.
Banyak re%a/a putri yang %enga.a%i ke*a%i.an yang tidak diinginkan (unwanted pregnancy)
terus %e.an/utkan ke*a%i.annya.
+enurut A@@andi (7--5) :it ,t,at%,d/, ("00#) k,nsekuensi dari keputusan untuk
%e.an/utkan ke*a%i.an ada.a* %e.a*irkan anak yang dikandungnya da.a% usia yang re.ati@
%uda. &a%i. dan %e.a*irkan da.a% usia re%a/a %erupakan sa.a* satu @akt,r resik, ke*a%i.an
yang tidak /arang %e%3aEa ke%atian i3u. Ke%atian i3u yang *a%i. dan %e.a*irkan pada usia
kurang dari "0 ta*un .e3i* 3esar 345 ka.i dari ke%atian i3u yang *a%i. dan %e.a*irkan pada usia
"0435 ta*un. Dari sudut kese*atan ,3stetri, *a%i. pada usia re%a/a dapat %engaki3atkan risik,
k,%p.ikasi pada i3u dan 3ayi antara .ain yaitu ter/adi perdara*an pada tri%ester perta%a dan
ketiga, ane%ia, preek.a%psia, ek.a%psia, a3,rtus, partus pre%atur, ke%atian perinata., 3erat 3ayi
.a*ir renda* (BB?R) dan tindakan ,perati@ ,3stetrik.
-
b4 'borsi
A3,rsi (pengguguran) 3er3eda dengan keguguran. A3,rsi atau pengguguran kandungan
ada.a* ter%inasi (peng*entian) ke*a%i.an yang disenga/a (a3,rtus pr,6,katus). A3,rtus
pr,6,:atus yaitu ke*a%i.an yang dipr,6,kasi dengan 3er3agai %a:a% :ara se*ingga ter/adi
pengguguran. Sedangkan keguguran ada.a* ke*a%i.an 3er*enti karena @akt,r4@akt,r a.a%ia*
(a3,rtus sp,ntaneus) (&aEari, "00!). Data yang tersedia dari 7.000.000 a3,rsi sekitar !0,0B
di.akukan ,.e* Eanita yang tidak %enika*, ter%asuk para re%a/a. Sekitar #0,04 '0,0B
%erupakan a3,rsi yang tidak a%an (unsafe abortion) A3,rsi tidak a%an %erupakan sa.a* satu
@akt,r %enye3a3kan ke%atian i3u.
18
+enurut &aEari ("00!), a3,rsi yang disenga/a (a3,rtus pr,6,:atus) ada dua %a:a% yaitu
perta%a, a3,rtus pr,6,:atus %edi:a.is yakni peng*entian ke*a%i.an (ter%inasi) yang disenga/a
karena a.asan %edik. Praktek ini dapat diperti%3angkan, dapat dipertanggung/aEa3kan dan
di3enarkan ,.e* *uku%. Kedua, a3,rtus pr,6,:atus :ri%ina.is, yaitu peng*entian ke*a%i.an
(ter%inasi) atau pengguguran yang %e.anggar k,de etik ked,kteran, %e.anggar *uku% aga%a,
*ara% %enurut syariat (s.a% dan %e.anggar =ndang4=ndang (kri%ina.).
24 Penyakit Menular +eksual 5PM+4
+enurut ,t,at%,d/, ("00#), penyakit %enu.ar seksua. %erupakan suatu penyakit yang
%engganggu kese*atan repr,duksi yang %un:u. aki3at dari pri.aku seksua. yang tidak a%an.
Penyakit +enu.ar Seksua. (P+S) %erupakan penyakit anak %uda atau re%a/a, karena re%a/a
atau anak %uda ada.a* ke.,%p,k ter3anyak yang %enderita penyakit %enu.ar seksua. (P+S)
di3andingkan ke.,%p,k u%ur yang .ain. P+S ada.a* g,.,ngan penyakit yang ter3esar
/u%.a*nya (Duarsa, "005) :it (S,et/iningsi*, "005) Re%a/a sering ka.i %e.akukan *u3ungan seks
yang tidak a%an, adanya ke3iasaan 3ergani4ganti pasangan dan %e.akukan ana. seks
%enye3a3kan re%a/a se%akin rentan untuk tertu.ar Penyakit +enu.ar Seksua. (P+S), seperti
Si@i.is, G,n,re, &erpes, K.a%idia. Aara %e.akukan *u3ungan ke.a%in pada re%a/a tidak *anya
se3atas pada genita.4genita. sa/a 3isa /uga ,r,genita. %enye3a3kan penyakit ke.a%in tidak sa/a
ter3atas pada daera* genita., tetapi /uga pada daera*4daera* ekstra genita. (,t,atd/,, "00#).
)akt,r4@akt,r yang %e%pengaru*i %eningkatnya resik, penu.aran penyakit %enu.ar
seksua. (P+S) pada re%a/a ada.a* @akt,r 3i,.,gi, @akt,r psik,.,gis dan perke%3angan k,gniti@,
peri.aku seksua., @akt,r .ega. dan etika dan pe.ayanan kese*atan k*usus re%a/a.
70
19
d4 -I67'I*+ 5Human Immunodeficiency Virus and Acquired Immunodeficiency
Syndrome)
A(DS ada.a* suatu sindr,% atau ku%pu.an ge/a.a penyakit dengan karakteristik
de@isiensi keke3a.an tu3u* yang 3erat dan %erupakan %ani@estasi stadiu% ak*ir in@eksi 6irus
;&(C< (0uti ParEati, 7--!) :it (,t,at%,d/,, "00#). &(C ada.a* retr,6irus RA tungga. yang
%enye3a3kan A(DS. )akt,r yang 3eresik, %enye3a3kan &(C pada re%a/a ada.a* peru3a*an
@isi,.,gis, akti@itas s,sia., in@eksi %enu.ar seksua., pri.aku penggunaan ,3at ter.arang dan anak
/a.anan dan re%a/a yang .ari dari ru%a*. Peru3a*an @isi,.,gis yang dapat %en/adi resik,
penye3a3 in@eksi dan per/a.anan a.a%ia* &(C %e.iputi per3edaan perke%3angan siste% i%un
yang 3er*u3ungan dengan /u%.a* .i%@,sit dan %akr,@ag pada stadiu% pu3ertas yang 3er3eda
dan peru3a*an pada siste% repr,duksi.
Akti@itas seksua. tanpa pr,teksi %erupakan resik, peri.aku yang pa.ing 3anyak pada
re%a/a. &u3ungan seksua. dengan 3anyak pasangan /uga %eningkatkan resik, k,ntak dengan
6irus &(C. Ada tiga tipe *u3ungan seksua. yang 3er*u3ungan dengan trans%isi &(C yaitu
6agina., ,ra., dan ana..
2/4/8/ $enis0jenis penyakit yang menyerang Reproduksi Remaja
i. G,n,rr*ea (GO)
Penyakit yang dise3a3kan 3akteri !eisseeria "onnorrea, %asa inku3asi atau %asa
tunasnya "470 *ari sesuda* ku%an %asuk ke tuu* %e.a.ui *u3ungan seks.
ii. Si@i.is
Penyakit yang dise3a3kan ku%an #reponema Pallidum. +asa inku3asinya atau %asa
tunasnya "4! %inggu, kadang4kadang sa%pai 3 3u.an sesuda* ku%an %asuk keda.a%
tu3u* %e.a.ui *u3ungan seks. Sete.a* itu 3e3erapa ta*un dapat 3er.a.u tanpa ge/a.a.
20
iii. &erpes Genita.is
Penyakit yang dise3a3kan 6irus herpes si%p.eK, dengan %asa inku3asi atau %asa
tunasnya 54# *ari sesuda* %asuk ke tu3u* %e.a.ui *u3ungan seks.
i6. 0rik,%,niasis Cagina.is
Dise3a3kan ,.e* se/enis pr,t,$,a #ri$omonas %aginalis. Pada u%u%nya dike.uarkan
%e.a.ui *u3ungan seks.
6. A*ar:r,id
Penye3a3nya ada.a* 3akteri &aemophilus du:rey, dan dike.uarkan %e.a.ui *u3ungan
seksua..
6i. K.a%ida
Penyakit %enu.ar seksua. ini dise3a3kan ,.e* 'lamidia trachomatis.
6ii. K,ndi.,%a aku%inata Genita. Warts (&PC)
Penye3a3nya ada.a* 6irus &uman Papilloma.
2/4/9 Penanganan yang *ilakukan &ntuk Men2egah Masalah Kesehatan Reproduksi Remaja
Penanganan yang di.akukan untuk %en:ega* %asa.a* kese*atan repr,duksi re%a/a
ada.a* %e.a.ui e%pat pendekatan yaitu institusi ke.uarga, ke.,%p,k se3aya (peer group),
institusi sek,.a* dan te%pat ker/a. (nstitusi ke.uarga disini di*arapkan ,rang tua *arus %a%pu
%enya%paikan in@,r%asi tentang kese*atan repr,duksi dan seka.igus %e%3erikan 3i%3ingan
sikap dan pri.aku kepada re%a/a.
Peer group di*arapkan %a%pu tu%3u* %en/adi peer educator yang di*arapkan dapat
%e%3a*as dan %enangani per%asa.a*an kese*atan repr,duksi re%a/a. (nstitusi sek,.a* dan
te%pat ker/a %erupakan /a.ur yang sangat p,tensia. untuk %e.ati* peer gr,up ini, karena institusi
sek,.a* dan te%pat ker/a ini sangat %e%pengaru*i ke*idupan dan pergau.an re%a/a.
'/ Pelayanan Kesehatan Reproduksi Remaja yang direkomendasikan
Pe.ayanan kese*atan repr,duksi yang direk,%endasikan ada.a*F
k,nse.ing , in@,r%asi dan pe.ayanan Ke.uarga Beren:ana (KB)
21
pe.ayanan ke*a%i.an dan persa.inan (ter%asukF pe.ayanan a3,rsi yang a%an, pe.ayanan
3ayi 3aru .a*irDne,nata.)
peng,3atan in@eksi sa.uran repr,duksi ((SR) dan penyakit %enu.ar seksua. (P+S),
ter%asuk pen:ega*an ke%andu.an
K,nse.ing dan pe.ayanan kese*atan repr,duksi re%a/a (KRR)
K,nse.ing, in@,r%asi dan edukasi (K(2) %engenai kese*atan repr,duksi
,/ Mengapa Remaja Perlu Mengetahui Kesehatan Reproduksi/
Re%a/a per.u %engeta*ui kese*atan repr,duksi agar %e%i.iki in@,r%asi yang 3enar
%engenai pr,ses repr,duksi serta 3er3agai @akt,r yang 3er*u3ungan. Dengan in@,r%asi
yang 3enar, di*arapkan re%a/a %e%i.iki sikap dan tingka* .aku yang 3ertanggung /aEa3
%engenai pr,ses repr,duksi.
:/ Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja/
Pengena.an %engenai siste%, pr,ses dan @ungsi a.at repr,duksi (aspek tu%3u* ke%3ang
re%a/a)
%engapa re%a/a per.u %endeEasakan usia kaEin serta 3agai%ana y%eren:anakan
ke*a%i.an agar sesuai dengan keinginannya dan pasangannya
Penyakit %enu.ar seksua. dan &(CDA(DS serta da%paknya ter*adap yk,ndisi kese*atan
repr,duksi
Ba*aya penggunaan ,3at ,3atanDnark,3a pada kese*atan yrepr,duksi
Pengaru* s,sia. dan %edia ter*adap peri.aku seksua.
Kekerasan seksua. dan 3agai%ana %eng*indarinya
+enge%3angkan ke%a%puan 3erk,%unikasi ter%asuk %e%perkuat keper:ayaan diri
agar %a%pu %enangka. *a.4*a. yang 3ersi@at negati@
&ak4*ak repr,duksi
22
2/4/; ,')'N '.&R P(.'<'N'N K(+(-'T'N R(M'$'
23
K,ntak Re%a/a
'N'MN(+I+
(dentitas
Apa yang suda* dketa*ui tentang kes. repr,duksi re%a/a F
4 Peru3a*an @isik G psikis
4 +asa.a* yang %ungkin ti%3u.
4 Aara %eng*adapi %asa.a*
Apa yang suda* diketa*ui ttg pri.aku *idup se*at 3agi re%a/a
4 Pe%e.i*araan kese*atan diri (gi$i, *ygiene)
4 &a. 4 *a. yang per.u di*indari F nap$a, ter%asuk r,k,k dan %inu%an keras L
serta pergau.an 3e3as
4 &u3ungan antara .aki4.aki G pere%puan
Apa yang suda* diketa*ui tentang persiapan 3erke.uarga
- $ehamilan
- '(
- P)*+&I%+,ID*
+asa.a* yang di*adapi
4 )isik
4 Psikis
4 Kekerasan
4 Pergau.an antara .aki4.aki G pere%puan
P(M(RIK+''N %I+IK
=%u% F
4 0anda4tanda ane%ia
4 0anda4tanda K2K
4 0anda4tanda Ktp
K*usus F
4 Se%ua dengan ke.u*an diru/uk ke Puskes%asDPetugas Kese*atan
P(.'<'N'N K1N+(.IN)
Kese*atan Repr,duksi Re%a/a
Peri.aku *idup se*at 3agi re%a/a
Persiapan 3erke.uarga
K,nse.ing untuk %engatasi %asa.a* yang di*adapi 3i.a tidak dapat
ditangani diru/uk ke @asi.itas kese*atan yang sesuai
2/4/= ,')'N '.&R P(.'<'N'N K(+(-'T'N R(M'$' 5-'MI.4
24
Re%a/a &a%i. atau 0ersangka &a%i.
'N'MN(+I+
(dentitas
Kapan %e.akukan *u3ungan seksua.
-esi$o penularan P)*
Perkiraan u%ur ke*a%i.an
&ari Perta%a &aid 0erak*ir (&P&0)
Ke.u*an yang dirasakan
-iwayat 'tP
Dukungan ke.uargaD,rang terdekat
Sikap penderita ter*adap ke*a%i.an saat ini
P(M(RIK+''N %I+IK
=%u% F
4 Peni.aian u%u% @isik G psikis
Pe%eriksaan @isik ke*a%i.an (sa%a dengan Bagan
A.ur Pe.ayanan Antenata.)
Bi.a per.u di.akukan test ke*a%i.an
P(.'<'N'N K1N+(.IN)
Pe.ayanan Antenata.
K,nse.ing yang 3erkaitan dengan ke*a%i.an di
.uar nika*
4 An/uran untuk %e%perta*ankan ke*a%i.an
4 +e%3antu %engatasi %asa.a* yang ti%3u.
aki3at ke*a%i.annya
Per:,3aan pengguguran kandungan
Pengaturan ke.angsungan pendidikan
&u3ungan dengan pasangan seksua.
&u3ungan dengan ke.uarga
Persiapan %en/adi ,rang tua
,', III
P(N&T&P
+asa.a* kese*atan repr,duksi %erupakan %asa.a* yang k,%p.eks dan %e%er.ukan
penanganan se:ara .intas pr,gra%, .intas sekt,r dan .intas disip.in i.%u dengan %e%per*atikan
kesetaraan dan keadi.an gender. Ber3agai %asa.a* kese*atan repr,duksi 3erkaitan erat dengan
isu terse3ut dan *ak repr,duksi 3agi Eanita. Keterkaitan yang erat antara %asa.a* kese*atan
repr,duksi dengan %asa.a* di .uar ruang .ingkup 3idang kese*atan ini %enuntut adanya upaya
k,,rdinasi yang intensi@.
Puskes%as se3agai tingkat pe.ayanan pri%er %e%punyai pr,gra% ;Puskes%as Pe.ayanan
Kese*atan Pedu.i Re%a/a (PKPR)< yang %e%3erikan .ayanan kese*atan 3agi re%a/a 3er3asis
sek,.a* dan 3er3asis %asyarakat. Pe.ayanan di puskes%as PKPR, disesuaikan dengan ke3utu*an
re%a/a dengan peningkatan kua.itas k,nse.ing tenaga kese*atan dan pe%3erdayaan re%a/a
se3agai Hk,nse.,rI se3aya.
Re%a/a per.u %engeta*ui kese*atan repr,duksi agar %e%i.iki in@,r%asi yang 3enar
%engenai pr,ses repr,duksi serta 3er3agai @akt,r yang 3er*u3ungan. Dengan in@,r%asi yang
3enar, di*arapkan re%a/a %e%i.iki sikap dan tingka* .aku yang 3ertanggung /aEa3 %engenai
pr,ses repr,duksi.
Penanganan yang di.akukan untuk %en:ega* %asa.a* kese*atan repr,duksi re%a/a
ada.a* %e.a.ui e%pat pendekatan yaitu institusi ke.uarga, ke.,%p,k se3aya (peer group),
institusi sek,.a* dan te%pat ker/a.
77
25
*'%T'R P&+T'K'
7. S,ekid/,, ,t,at%,d/,.("00#).'esehatan masyara$at,edisi ke 77.9akarta F Rineka Aipta.
". Ad/ie S9+. Kese*atan Repr,duksi Re%a/a da.a% Aspek S,sia.. "00-. A::essed ,n 70
De:e%3er "073 at *ttpDDEEE.idai.,r.idDre%a/aDartike..aspMNJ"0703"775-5.
3. A%ir . Pe.ayanan Kese*atan Pedu.i Re%a/a (PKPR). ,6e%3er 7
st
, "077 O:ited "07"
9u.y 70
t*
P.A6ai.a3.e at *ttpFDDEEE.kese*atananak.depkes.g,.idDindeK.p*pM,pti,nJ
:,%Q:,ntentG6ieEJarti:.eGidJ!'Fpe.ayanan4kese*atan4pedu.i4re%a/a4pkprR:atidJ.
5. De@inisi Pe.ayanan Kese*atan Repr,duksi Re%a/a *ttpFDDEEE.k5*ea.t*.,rg Diakses pada
- Dese%3er "073
5. Situ%,rang A. Ad,.es:ent Repr,du:ti6e &ea.t* in (nd,nesiaF A rep,rt 7. prepared @,r
S0AR& pr,gra% 9,*ns &,pkins =ni6ersity. 9akartaF Aenter @,r A,%%uni:ati,n Pr,gra%,
"003.
!. Departe%en Kese*atan R(. Bina Kese*atan +asyarakat. Ped,%an Pe.aksanaan Kegiatan
K,%unikasi, (n@,r%asi, 2dukasi (K(2), Kese*atan Repr,duks untuk Petugas Kese*atan
di 0ingkat Pe.ayanan Dasar. 9akartaF DepkesL "00'L p.7#.'.
#. Departe%en Kese*atan dan Kese/a*teraan S,sia.. Pr,gra% Kese*atan Repr,duksi dan
Pe.ayanan (ntegrati@ di 0ingkat Pe.ayanan Dasar. 9akartaF Deperte%en Kese*atan R(
Direkt,rat 9endra. Bina Kese*atan +asyarakatL "00'L p. 3345.
'. Para%it*a A, Wid/iartini, S,epar%ant, P. Pe.ayanan Kese*atan Re%a/a yang di Wi.aya*
Ker/anya 0erdapat ?,kasi Pr,stitusi. 9urna. Pene.itian Siste% Kese*atan "00#L -F 75!4!3.
-. Pen:ega*an Ke*a%i.an Re%a/a "0704"075. A.a3a%a Departe%en Kese*atan Oseria.
,n.ineP "070 O:ited "07" 9u.y 70PL 7F 74". A6ai.a3.e at
*ttpFDDEEE.:d:.g,6D0eenPregnan:yDPre6ent0eenPreg.*t%
70. Kese*atan Repr,duksi Re%a/a *ttpFDDdr*andri.E,rdpress.:,% Diakses pada - Dese%3er
"073
77. )au$i, "00'. Kese*atan Repr,duksi Re%a/a. Diper,.e* dariF *ttpFDDEEE.kesrepr,.in@,DM
NJre%a/a . Diakses pada - Dese%3er "07"
26