Anda di halaman 1dari 52

Soal Bab I

1. Salah satu pengguanaan data surveilans yaitu...


a. Mengakses status kesehatan masyarakat berdasarkan data kualitatif
b. Mengakses status kesehatan masyarakat berdasarkan data kuantitatif
c. Memberi perikiraan besarnya masalah kesehatan secara kualitatif
d. Memberi perikiraan besarnya masalah kesehatan secara kuantitatif
e. Melakukan pengumpulan data secara kualitatif dan kuantitatif
Jawaban: D
2. Surveilans kesehatan masyarakat merupakan kegiatan pengumpulan,
analisis, interpretasi data secara terus menerus dan sistematis yang
kemudian didiseminasikan (disebarluaskan) kepada pihak-pihak yang
bertanggung jawab dalam pencegahan penyakit dan masalah kesehatan
lainnya. Surveilans memantau secara terus-menerus hal di bawah ini,
kecuali...
a. Kejadian dan kecenderungan penyakit
b. Spesifik pada penyakit
c. Beberapa faktor penyebab penyakit
d. Mendeteksi dan memprediksi KLB
e. BSSD
Jawaban: B
3. Data surveilans dapat digunakan dalam perencanaan penelitian.
Penggunaan data surveilans ini yaitu pada...
a. Perencanaan
b. Evaluasi kontrol dan cara pencegahan
c. Deteksi perubahan pada praktek kesehatan
d. Uji Hipotesis
e. Monitoring dan evaluasi
Jawaban: C
4. Penggunaan data surveilans dapat digunakan untuk uji hipotesis yang
pernah dilakukan pada kasus...
a. Campak
b. HIV/AIDS
c. Polio
d. Malaria
e. Kanker
Jawaban: A
5. Penggunaan data surveilans dapat digunakan untuk evaluasi kontrol dan
cara pencegahan yang pernah dilakukan pada kasus...
a. Campak
b. HIV/AIDS
c. Polio
d. Malaria
e. Kanker
Jawaban: C
6. Penggunaan data surveilans dapat digunakan untuk memfasilitasi
laboratorium penelitian epidemiolgi yang pernah dilakukan pada kasus...
a. Campak
b. HIV/AIDS
c. Polio
d. Malaria
e. Kanker
Jawaban: E
7. Data surveilans bertujuan untuk... kecuali
a. Mengidentifikasi masalah
b. Monitoring dan evaluasi
c. Dokumentasi dan penyebaran informasi
d. Melakukan penelitian
e. Mengakses status kesehatan masyarakat
Jawaban: C
8. Faktor yang berperan dalam perkembangan surveilans kesehatan
masyarakat yaitu...kecuali
a. Kemajuan teknologi
b. NETSS
c. Peran Komputer
d. Penggunaan media elektronik untuk penyebaran data
e. BSSD
Jawaban: E
9. Surveilans tidak hanya spesifik memantau penyakit secara terus menerus
tapi juga memantau...
a. Perubahan biologis vektor
b. Perubahan perilaku reservoir
c. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian penyakit
d. A dan C benar
e. Benar semua
Jawaban: D
10. Salah satu tantangan dalam surveilans kesehatan masyarakat yaitu...
a. Harus dapat menyebarkan data secara desentralisasi
b. Harus dapat diakses oleh semua ahli kesehatan masyarakat
c. Harus dapat meningkatkan pengawasan ke daerah baru
d. Harus dapat digunakan untuk penelitian selanjutnya
e. BSSD
Jawaban: B
1. Berikut merupakan kegiatan pokok surveilans ,kecuali......?
a. Analisis
b. Interpretasi
c. Pengumpulan data
d. Penyebaran data
e. Dokumentasi kejadian kesehatan
Jawaban : E. Dokumentasi kejadian kesehatan

2. Apa yang dimaksud dengan diseminasi dalam surveilans kesehatan
masyarakat.....?
a. Menyebarluaskan informasi kesehatan kepada pihak pihak yang
bertanggungjawab dalam pencegahan penyakit dan masalah kesehatan
b. Menafsirkan informasi kesehatan yang telah dikumpulkan berdasarkan
data yang ada
c. Analisis data kesehatan
d. Mengakses status kesehatan masyarakat
e. Semua benar
Jawaban : A. Menyebarluaskan informasi kesehatan kepada
pihak pihak yg Bertanggung jawab dalam pencegahan penyakit
dan masalah Kesehatan

3. Berikut merupakan tujuan data surveilans kesehatan masyarakat
adalah........?
a. Informasi untuk tindakan kesehatan masyarakat
b. Analisis statistik masalah kesehatan
c. Menetapkan prioritas masalah kesehatan yang ada di masyarakat dan
mengakses status kesehatan masyarakat
d. Interpretasi data kesehatan
e. Penyebaran data
Jawaban : C. Menetapkan prioritas masalah kesehatan yang ada
di masyarakat dan mengakses status kesehatan masyarakat

4. Apa yang dimaksud dengan NETSS dalam surveilans kesehatan
masyarakat?
a. Sistem telekomunikasi nasional untuk surveilans
b. Analisis statistik surveilans
c. Media elektronik surveilans
d. A dan B benar
e. Semua benar
Jawaban : A.Sistem telekomunikasi nasional untuk surveilans

5. Di bawah ini hal yang termasuk dalam penggunaan data surveilans
,kecuali........?
a. Memberikan perkiraan data secara kuantitatif berdasarkan masalah
kesehatan yang ada
b. Deteksi epidemiologi
c. Evalusasi kontrol dan alat pencegahan
d. Pemantauan dan perubahan agen infeksius
e. Peningkatan penggunaan media elektronik untuk penyebaran data
surveilans
Jawaban : E. Peningkatan penggunaan media elektronik untuk
penyebaran data surveilans

6. Jelaskan yang dimaksud dengan analisis data dalam surveilans kesehatan
masyarakat.....?
a. Penyebarluasan informasi kesehatan
b. Menafsirkan informasi yang telah dikumpulkan
c. Analisis data surveilans menggunakan pendekatan dengan determinan
epidemiologi berdasarkan keterangan waktu,orang ,dan tempat
d. Pengumpulan data
e. Semua benar
Jawaban : C. Analisis data surveilans menggunakan pendekatan
dengan determinan epidemiologi berdasarkan keterangan
waktu,orang,dan tempat

7. Dibawah ini yang merupakan sumber data surveilans adalah
a. Sistem pelaporan penyakit,statistik vital,survei,dan tes laboratorium
b. Analisis statistik
c. Media elektronik surveilans
d. Pencarian pengobatan
e. Bukan salah satu di atas
Jawaban : A. Sistem pelaporan penyakit , statistik vital , survei ,
dan tes laboratorium

8. Jelaskan yang dimaksud dengan interpretasi data dalam surveilans
kesehatan masyarakat...........?
a. Penyebaran data kesehatan
b. Pengumpulan data kesehatan
c. Monitoring dan evaluasi data kesehatan
d. Analisis data kesehatan
e. Menafsirkan telah dikumpulkan berdasarkan data yang ada
Jawaban : E. Menafsirkan informasi berdasarkan data yang ada

9. Dibawah ini yang bukan merupakan tujuan dari surveilans kesehatan
masyarakat adalah......?
a. Program monitoring dan evaluasi
b. Deteksi KLB
c. Menetapkan prioritas masalah kesehatan yang ada di masyarakat
d. Pemantauan perubahan agen infeksius
e. Mengakses status kesehatan masyarakat
Jawaban : D.Pemantauan perubahan agen infeksius

10. Dibawah ini merupakan tantangan kritis dalam surveilans kesehatan
masyarakat adalah ......?
a. Sistem ini harus dapat diakses oleh semua tingkat profesional
kesehatan masyarakat
b. Adanya desentralisasi dalam akses penggunaan data kesehatan
c. Adanya deteksi perubahan dalam praktek kesehatan
d. Meningkatnya penggunaan data surveilans kesehatan masyarakat oleh
para ilmuwan
e. Semua benar
Jawaban : A. Sistem ini harus dapat diakses oleh semua tingkat
profesional kesehatan masyarakat

1. Apakah yang disebut dengan NETTS?
a. Jaringan dunia maya yang menyediakan ragam informasi surveilans
b. Sistem telekomunikasi nasional elektronik untuk surveilans
c. Orang-orang yang memegang peranan penting dalam pemeliharaan
website surveilans di AS
d. Website penyedia layanan dan informasi terkait surveilans di seluruh
dunia
e. Sistem internasional yang menggabungkan hasil surveilans dari
seluruh negara
JAWAB: B

2. Faktor berikut memiliki peranan penting dalam kontribusi masa depan
surveilans kesehatan masyarakat, kecuali...
a. Peningkatan penggunaan media elektronik untuk penyebaran data
surveilans
b. Meningkatnya penggunaan data surveilans kesehatan masyarakat oleh
para ilmuwan
c. Peningkatan penerapan konsep pengawasan ke daerah-daerah baru
praktek kesehatan masyarakat
d. Sentralisasi yang memungkinkan akses ke maupun penggunaan data
pada semua tingkatan
e. Semua jawaban benar
JAWAB: D

3. Tantangan kritis yang meliputi jaminan kegunaan surveilans kesehatan
masyarakat antara lain adalah...
a. Surveilans harus dipandang sebagai suatu kegiatan dan aktivitas
profesional berkenaan dengan kepentingan masyarakat
b. Sudah seharusnya surveilans memiliki evaluasi yang ketat dan
terpantau
c. Pengguna harus memahami penggunaan data surveilans berserta
penerapan dan peranannya
d. Sistem surveilans harus dapat diakses oleh semua tingkat profesional
kesehatan masyarakat
e. Kemudahan akses sangat memperngaruhi jaminan fungsi surveilans
JAWAB: A

4. Surveilans epidemiologi menurut para profesional dapat dijabarkan
sebagai...
a. Kegiatan pengumpulan, analisis, interpretasi data secara terus menerus
dan sistematis yang disebarluaskan kepada pihak yang bertanggung
jawab dalam pencegahan penyakit dan masalah kesehatan lainnya
b. Kegiatan pengumpulan, analisis dan penyebaran data secara berkala
dan sistematis yang diinterpretasikan kepada masyarakat luas sebagai
upaya preventif segala permasalahan kesehatan masyarakat yang ada.
c. Kegiatan pengumpulan dan analisis yang diinterpretasikan kepada
pihak yang bertanggung jawab tehadap permasalahan kesehatan
masyarakat sebagai upaya pencegahan penyakit maupun agen
penyebabnya.
d. Kegiatan penyebaran data setelah melalui proses analisis dan
pengumpulan kepada masyarakat luas agar masyarakat dapat
memanfaatkan hasil surveilans itu secara mandiri dan berkelanjutan.
e. BSSD
JAWAB: A

5. Pernyataan berikut yang tidak menggambarkan penggunaan data
surveilans adalah, kecuali...
a. Memberikan perkiraan dala secara kualitatif berdasar masalah
kesehatan yang ada
b. Deteksi penanganan dalam usaha healing dalam praktek kesehatan
c. Perencanaan
d. Pengklasifikasian agen infeksius dan memantaunya secara berkala
e. Hipotesis sebagai prakiraan
JAWAB: C

6. Komponen praktik kesehatan masyarakat meliputi hal-hal berikut
kecuali...
a. Jasa
b. Penyedia
c. Surveilans
d. Penelitian
e. Pelatihan
JAWAB: B

7. Tujuan data surveilans kesehatan masyarakat adalah...
a. Mengidentifikasi akar masalah di masyarakat
b. Melakukan percobaan
c. Menetapkan prioritas masalah di masyarakat
d. Mengakses status kesehatan masyarakat
e. Memberikan jawaban atas issue global kesehatan yang menjadi tren
JAWAB: D

8. Mengapa deteksi perubahan dalam praktik kesehatan menjadi salah satu
penggunaan data surveilans?
a. Karena hasil surveilans merupakan jawaban atas masalah kesehatan
yang sedang menjadi tren dalam masyarat
b. Karena data hasil surveilans berguna untuk memberikan rencana
jangka panjang dan jangka pendek penatalaksanaan dalam masyarakat
c. Karena data berguna dalam memantau dampak perubahan dalam
praktek pelayanan kesehatan
d. Semua jawaban benar
e. Semua jawaban salah
JAWAB: C

9. Maksud dari istilah surveilans kesehatan masyarakat di bawah ini adalah
salah, kecuali...
a. Menjelaskan ruang lingkup (surveilans)
b. Menggambarkan konteks hubungan trias epidemiologi (host, agent,
environment)
c. Menganalisa penyebab dan menyebarkan hasil analisisnya kepada
masyarakat secara mandiri
d. Perbandingan usaha preventif dengan hasil yang dicapai
e. Tidak menjelaskan hubungan apapun karena surveilans merupakan
ilmu inti dalam epidemiologi
JAWAB: A

10. Pernyataan berikut adalah benar, kecuali...
a. Istilah epidemiologi tidak dapat tepat digunakan untuk memodifikasi
surveilans
b. Istilah surveilans tidak menjelaskan ruang lingkup surveilans
c. Data surveilans harus digunakan untuk identifikasi kebutuhan peneliti
d. Hasil surveilans epidemiologi dapat langsung diinformasikan kepada
masyarakat
e. Surveilans adalah bagian dari ilmu dan seni perilaku masyarakat
JAWAB: A
1. Pernyataan berikut yang benar mengenai pengertian Surveilans Kesehatan
Masyarakat adalah
a. kegiatan pengumpulan, analisis, interpretasi data secara terus menerus dan
sistematis dalam pencegahan penyakit
b. Kegiatan pengumpulan dan analisis serta interpretasi data kepada pihak-pihak
yang bertanggung jawab terhadap pencegahan penyakit dan masalah kesehatan
lainnya
c. Menjelaskan ruang lingkup
d. Kegiatan mengumpulkan data yang sistematis mengenai pencegahan penyakit
dan masalah kesehatan
e. Semua benar
Jawab : B

2. Tujuan dari data surveilans kesehatan masyarakat adalah sebagai berikut
a. Mengakses status kesehatan masyarakat
b. Menetapkan prioritas masalah kesehatan yang ada di masyarakat
c. Program monitoring dan evaluasi
d. Melakukan penelitian dan mengidentifikasi masalah
e. Semua benar
Jawab : E
3. Fungsi penggunaan data surveilans adalah
a. Analisis
b. Interpretasi
c. Penyebaran
d. Menggambarkan riwayat alamiah penyakit
e. Memudahkan penyelesaian suatu masalah kesehatan
Jawab : D
4. Faktor yang berkontribusi untuk masa depan surveilans kesehatan masyarakat adalah
a. Peran komputer
b. Analisis statistik yang semakin canggih
c. Peningkatan konsep pengawasan ke daerah-daerah baru praktek kesehatan
d. Peningkatan penggunaan media elektronik
e. Semua benar
Jawab : E
5. Apa yang di maksud dengan Surveilans
a. Kegiatan yang dilakukan secara terus menerus namun tidak teratur
b. Kegiatan yang dilakukan secara teratur namun tidak terus menerus
c. Kegiatan yang dilakukan secara teratur dan terus menerus
d. Kegiatan yang dilakukan secara teratur dan terus menerus yang meliputi
pengumpulan data, analisis data, interpretasi dan penyebaran data
e. Semua salah
Jawab : D
6. Fungsi perencanaan pada data surveilans adalah
a. Data membantu pejabat kesehatan merencanakan pelayanan kesehatan yang
tepat, pengendalian, dan kegiatan pencegahan untuk populasi baru
b. Membantu masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan
c. Membantu pejabat kesehatan untuk merencanakan pelayanan kesehatan yang
tepat dan juga membantu masyarakat untuk mendapat pelayanan kesehatan
d. Semua salah
e. Semua benar
Jawab : A
7. Tantangan kritis pada surveilans kesehatan adalah
a. Evaluasi sistem surveilans kesehatan masyarakat harus ketat
b. Pengawasan harus dianggap sebagai usaha ilmiah
c. Pengguna harus mengerti menggunakan data surveilans, aplikasi dalam
pengambilan keputusan, serta peranannya dalam penelitian mengidentifikasi
peluang
d. Sistem ini harus dapat diakses oleh semua tingkat profesional kesehatan
masyarakat
e. Semua benar
Jawab : E
8. Perbedaan surveilans dan surveilans kesehatan masyarakat adalah
a. Surveilans menjelaskan tentang ruang lingkup dan menunjukkan dimana
peristiwa itu terjadi
b. Surveilans kesehatan masyarakat merupakan kegiatan pengumpulan, analisis,
interpretasi data secara terus menerus dan sistematis
c. Jawaban A dan B benar
d. Jawaban B benar
e. Semua benar
Jawab : C
9. Yang bukan merupakan tujuan data surveilans kesehatan masyarakat adalah adalah
a. Mengakses status kesehatan masyarakat
b. Menetapkan prioritas masalah kesehatan yang ada di masyarakat
c. Program monitoring dan evaluasi
d. Melakukan penelitian
e. Pengujian hipotesis
Jawab : E
10. Pengertian surveilans adalah sebagai berikut kecuali
a. Kegiatan terus menerus dan teratur yang terdiri dari pengumpulan, analisis,
interpretasi dan pengumpulan data
b. Kegiatan yang menjelaskan tentang ruang lingkup
c. Kegiatan yang menjelaskan tentang ruang lingkup dan dimana kejadian itu terjadi
d. Jawaban B dan C benar
e. Jawaban A benar
Jawab : D
1. Pengertian tentang surveillance epidemiologi dibawah ini adalah benar,
kecuali
a. Dengan surveillance epidemiologi memungkinkan informasi untuk
para pembuat keputusan
b. Hasil dari surveillance epidemiologi harus didiseminasikan
c. Dengan surveillance epidemiologi memungkinkan memantau suatu
kejadian dan kecenderungan penyakit secara terus menerus
d. Surveillance epidemiologi tidak dapat digunakan untuk mencegah
outbreak
e. Tujuan surveillance epidemiologi adalah untuk mengendalikan
masalah kesehatan masyarakat
Jawaban D
2. Surveillance epidemiologi digunakan untuk mendeteksi letusan penyakit
disentri dengan menghubungkan antara periode waktu dengan insidensi kasus
penyakit, hal tersebut merupakan tujuan dari surveillance epidemiologi yang
berkaitan dengan
a. Mengidentifikasi kebutuhan riset
b. Memantau kecenderungan perubahan mendadak insidensi penyakit
c. Memonitor kecenderungan (trends) penyakit
d. Memonitor kemampuan program
e. Menaksir besarnya beban penyakit
Jawaban B
3. Berikut yang bukan indicator surveillance epidemiologi adalah
a. Measurable
b. Timely
c. Realistic
d. Action oriented
e. Uptake
Jawaban E
4. Memonitor kemampuan program TB untuk memastikan penyelesaian
pengobatan dan kesembuhan, hal tersebut merupakan tujuan dari surveillance
epidemiologi yang berkaitan dengan
a. Mengidentifikasi kebutuhan riset
b. Memantau kecenderungan perubahan mendadak insidensi penyakit
c. Memonitor kecenderungan (trends) penyakit
d. Memonitor efektifitas dan cakupan program
e. Menaksir besarnya beban penyakit
Jawaban D
5. Berikut ini merupakan kegiatan yang dilakukan dalam surveillance
epidemiologi, kecuali
a. Pengumpulan data
b. analisis
c. interpretasi
d. penyebaran data
e. Prediksi
Jawaban E
Petunjuk soal no 6-8
a. 1, 2, dan 3 benar
b. 1 dan 3 benar
c. 2 dan 4 benar
d. Hanya 4 yang benar
e. Semua pilihan benar/salah

6. Data surveillance digunakan untuk:
1) Menggambarkan riwayat alamiah penyakit
2) Deteksi epidemiologi
3) Untuk dokumentasi dan penyebaran kejadian
4) Pemantauan pembangunan
Jawaban A
7. Ukuran yang digunakan untuk memonitor sebuah penyakit:
1) Angka/ jumlah kasus
2) Jumlah kunjungan
3) Rate
4) Jumlah penduduk
Jawaban B
8. Berikut adalah unsur dasar surveillance:
1) Definisi kasus dan mekanisme pelaporan yang jelas
2) Umpan balik yang baik dan respon cepat
3) System komunikasi yang efisien
4) Definisi kasus yang rumit
Jawaban A
9. Berikut ini yang bukan merupakan faktor pendukung dalam pelaksanaan
surveillance adalah
a. Adanya sistem telekomunikasi nasional elektronik untuk surveilans
b. Analisis statistik semakin canggih
c. Sumber data yang kurang valid
d. Meningkatnya penggunaan data surveilans kesehatan masyarakat oleh para
ilmuwan
e. Penggunaan data surveillance oleh pembuat kebijakan di semua tingkatan
Jawaban C
10. Berikut merupakan alasan dalam pertimbangan dilakukannya surveillens
penyakit, kecuali
a. Data mudah didapat
b. Memungkinkan dilakukan intervensi kesehatan
c. Intervensi berkaitan dengan sisi perdagangan
d. Intervensi bernilai (aspek uang, SDM dsb)
e. Intervensi berkaitan dengan sisi kesehatan/ medis
Jawaban C
1. Berikut ini adalah tujuan dari surveilens epidemiologi, kecuali:
a. Mengurangi tingkat kecacatan populasi
b. Melakukan evaluasi program pencegahan
c. Mendeteksi dan prediksi outbreak/ KLB
d. eliminasi dan eradikasi penyakit
e. Memonitor kecenderungan (trend) penyakit
Jawab: A
2. Berikut ini adalah kegiatan-kegiatan yang dilakukan pada surveilens
epidemiologi, kecuali:
a. pengumpulan
b. analisis
c. interpretasi
d. penyebaran data
e. pemusnahan data
Jawab: E
3. Pengertian surveilens epidemiologi menurut WHO adalah:
a. Pengumpulan, analisis dan interpretasi data kesehatan secara sistematis
dan terus menerus, yang diperlukan untuk perencanaan, implementasi
dan evaluasi upaya kesehatan masyarakat, dipadukan
dengan desiminasi data secara tepat waktu kepada pihak pihak yang
perlu mengetahuinya.
b. Pengumpulan, pengolahan, analisis dan interpretasi data kesehatan
secara sistematis dan terus menerus, serta desiminasi informasi tepat
waktu kepada pihak pihak yang perlu mengetahui sehingga dapat
diambil tindakan yang tepat.
c. Pengamatan yang terus menerus atas distribusi, dan kecenderungan
suatu penyakit melalui pengumpulan data yang sistematis agar dapat
ditentukan penanggulangannya yang secepat-cepatnya
d. Pengumpulan dan pengamatan secara sistematik berkesinambungan,
analisa dan interprestasi data kesehatan dalam proses menjelaskan dan
memonitoring kesehatan
e. Kegiatan pengamatan secara teratur dan terus menerus terhadap semua
aspek kejadian penyakit dan kematian akibat penyakit tertentu, baik
keadaan maupun penyebarannya dalam suatu masyarakat tertentu
untuk kepentingan pencegahan dan penanggulangan.
Jawab: B
4. Berikut adalah kegiatan surveilens yang tepat yaitu:
a. Pengumpulan data, analisis data, pengolahan data, interpretasi data,
disseminasi, investigasi, tindakan
b. Pengumpulan data, disseminasi, pengolahan data, analisis data,
interpretasi data, investigasi, tindakan
c. Pengumpulan data, pengolahan data, analisis data, interpretasi data,
disseminasi, investigasi, tindakan
d. Pengumpulan data, interpretasi data, pengolahan data, analisis data,
disseminasi, tindakan, investigasi
e. Pengumpulan data, pengolahan data, interpretasi data, analisis data,
disseminasi, investigasi, tindakan
Jawab: C
5. Keputusan Menteri Kesehatan mengatur pedoman penyelenggaraan sistem
surveilens epidemiologi kesehatan di Indonesia dalam:
a. KMK nomor 1479
b. KMK nomor 1277
c. KMK nomor 275
d. KMK nomor 1116
e. KMK nomor 424
Jawab: D
6. Sistem Surveilans Epidemiologi Kesehatan merupakan subsistem dari:
a. Surveilans Dampak Krisis
b. SST (Sistem Surveilans Terpadu)
c. SKD-KLB (Sistem Kewaspadaan Dini Kejadian Luar Biasa)
d. PIN (Pekan Imunisasi Nasional)
e. SIKNAS (Sistem Informasi Kesehatan Nasional)
Jawab: E
7.





Dari data diatas dapat dikatan penggunaan surveilens epidemiologi untuk:
a. Mengurangi tingkat kecacatan populasi
b. Melakukan evaluasi program pencegahan
c. Mendeteksi outbreak/ KLB
Kasus Malaria Mingguan Puskesmas X Tahun Y
0
1
2
3
4
5
6
7
1 4 7
1
0
1
3
1
6
1
9
2
2
2
5
2
8
3
1
3
4
3
7
4
0
4
3
4
6
4
9
5
2
M
i
n
g
g
u
d. eliminasi dan eradikasi penyakit
e. Memproyeksikan perencanaan pelayanan kesehatan
Jawab: C
8. Berikut adalah alasan yang mendasari dilakukannya kegiatan surveilens
epidemiologi, kecuali:
a. Beban Penyakit ( Burden of Disease ) tinggi, sehingga merupakan
masalah penting kesehatan masyarakat.
b. Terdapat tindakan masyarakat yang dapat dilakukan untuk mengatasi
masalah tersebut
c. Fokus hanya pada penyakit-penyakit tertentu saja
d. Data yang relevan mudah diperoleh
e. Hasil yang diperoleh sepadan dengan upaya yang dilakukan
(pertimbangan efisiensi)
Jawab: C
9. Berikut adalah hambatan-hambatan yang sering dialami dalam melakukan
kegiatan surveilens epidemiologi, kecuali:
a. Petugas tidak memahami data yang harus diinformasikan
b. Secara cepat memperoleh data kejadian penyakit
c. Karena alasan politis sehingga informasi kejadian penyakit tidak di
sampaikan.
d. Tidak tersedianya biaya untuk proses laporan kejadian penyakit
e. Partisipasi masyarakat rendah
Jawab: B
10. Berikut adalah kegunaan data surveilens, kecuali:
a. Memberikan informasi yang hanya terfokus pada masalah kesehatan
anak dan ibu saja
b. Memberikan perkiraan data secara kuantitatif berdasarkan masalah
kesehatan yang ada
c. Memantau dampak perubahan dalam praktek dan prosedur pada hasil
dan biaya yang terkait dengan pelayanan kesehatan
d. Membantu pejabat kesehatan merencanakan pelayanan kesehatan yang
tepat, pengendalian, dan kegiatan pencegahan untuk populasi baru
e. Memberikan informasi mengenai penggunaan berbagai teknologi
dalam perawatan kesehatan
Jawab: A
BAB 2
1. Sejarah surveilans dimulai pada abad ke 14 dan 15, keberadaannya
ditandai oleh hal- hal berikut ini, kecuali
a. Peristiwa Black Death
b. Dilaksanakan vaksin poliomyelitis
c. Epidemi pneumonia pada tahun 1348-an
d. Karantina untuk berbagai penyakit yang dipelopori oleh V.
Francatorius dan Sydenham
e. Melakukan identifikasi pada penumpang kapal yang akan berlayar
2. Tokoh yang identik dengan London Bill Of Mortality adalah
a. John Graunt
b. Thomas Sydenham
c. Gottfried Wilhelm Von Leibniz
d. William Farr
e. Hippocrates
3. Pada tahun 1850 William Farr dan Shattuck mengemukakan mengenai
sanitary komisi yaitu untuk mengetahui besarnya mortalita pada bayi, dan
ibu. Berikut adalah komponen- komponennya sebagai berikut, kecuali
a. Melakukan sensus setipa 10 tahun sekali
b. Melakukan imunisasi dan kesehatan sekolah
c. Deteksi dini pada penderita
d. Pengumpulan data pasien secara sistemik
e. Standarisasi nomeklatur penyebab penyakit
4. Pernyataan pada abad ke 17 dan 18 berikut adalah benar, kecuali
a. Mendeteksi jumlah kematian akibata penyakit tertentu
b. Adanya hukum dasar mengenai kelahiran dan kematian
c. Lebih menekankan pada penyakit menular
d. Adanya undang- undang yang lebih luas untuk pelaporan penyakit
tertentu
e. Pengembangan sistem sentinel untuk doktor di Inggris dan
Belanda
5. Berikut adalah komponen utama dalam surveilans menurut Languimir,
keculai
a. Pengumpulan sistemik data pasien
b. Publikasi data pasien secara sembarangan
c. Melakukan kegiatan analisis terhadap data yang telah diperoleh
d. Evaluasi data
e. Diseminasi terhadap hasil evaluasi data
6. Tokoh yang memprakarsai John Snow untuk studi tentang kolera adalah
a. Hippocrates
b. Achenwall
c. Johan Peter Frank
d. William Farr
e. John Graunt
7. Kejadian di abad ke- 20 setelah masa William Farr di abad ke- 19
adalah
a. Meningkatnya penggunaan konsep surveilans
b. Adanya wajib lapor penderita dan penderita yang meninggal di italia
c. Identifikasi penyebab wabah kolera di London
d. Negara- negara bagian mulai berpartisipasi dalam pelaporan
morbiditas
e. Pelaporan kejadian penyakit infeksi
8. Negara- negara bagian yang ikut berpartisipasi dalam pelaporan wajib
penyakit menular, benar adalah
a. Italia
b. Inggris dan Michigan
c. Amerika Serikat
d. Inggris dan Belanda
e. Benar semua
9. Yang mendasari William Farr sebagai Bapak Surveilans Modern adalah
benar, kecuali
a. Memanfaatkan media massa untuk menyebarkan informasi
b. Pencatatan statistik vital
c. Mendorong peneliti lain untuk melakukan penelitian
d. Menyebarkan informasi mengenai kesehatan mental
e. Penggagas nomeklatur internasional
10. Jenis penyakit menular yang harus di laporkan pada tahun 1901 adalah
a. HIV AIDS, tuberculosis, cacar
b. SARS, sifilis, cacar
c. Kolera, cacar, ISPA
d. Tuberkulosis, cacar, kolera
e. Cacar, kolera, tuberculosis, HIV AIDS

1. Salah satu pendiri dari konsep modern surveilans yang merupakan
pengawas dari departemen statistik kantor Kepaniteraan Jenderal Inggris
dan Wales pada tahun 1839-1879 adalah .
a. Von Leibnitz
b. William Farr
c. Johann Peter Frank
d. Edward Jenner
e. Achenwall
2. Di Eropa, wajib lapor penyakit menular dimulai di . pada tahun .
a. Italia, 1881
b. Italia, 1890
c. Inggris, 1880
d. Inggris, 1881
e. Inggris, 1890
3. Fungsi utama dari penerapan konsep epidemologi di dalam surveilans
adalah .
a. untuk menetapkan tujuan surveilans epidemiologi
b. untuk memperluas penerapan konsep surveilans
c. untuk menggali informasi epidemiologi lebih dalam
d. untuk menganalisis informasi epidemiologi yang di dapat
e. untuk menguji hipotesis
4. MMWR (Laporan Mingguan Morbiditas dan Mortalitas) dan pengawasan
kesehatan masyarakat di negara New Hampshire dan di beberapa wilayah
lainnya diarahkan untuk peristiwa .
a. kasus paralisis poliura
b. influenza
c. laju kasus pneumonia
d. a dan c benar
e. semua benar
5. Informasi surveilans juga dapat digunakan sebagai efek yang baik yaitu
untuk .
a. memperluas penerapan konsep surveilans
b. mengurangi kasus penyebaran suatu penyakit
c. mendeteksi perubahan dalam praktek kesehatan
d. mencegah adanya kejadian luar biasa
e. meningkatkan upaya memberatas penyakit
6. Contoh penggunaan data surveilans untuk mendeteksi epidemic atau
penyebaran penyakit antara lain .
a. pada tahun 1978 Dinas Kesehatan AS mengumumkan program
eliminasi campak
b. progam imunisasi flu babi pada tahun 1976
c. pada akhir 1970-an, gonorrhea resistensi antibiotik yang diperkenalkan
ke Amerika Serikat dari Asia
d. informasi tentang pengungsi yang memasuki Amerika Serikat dari
Asia Tenggara pada awal tahun 1980
e. penerapan program imunisasi anak dan balita pada tahun 1985
7. Informasi dari surveilans kesehatan masyarakat digunakan untuk .
a. menilai status kesehatan masyarakat
b. menentukan prioritas program kesehatan masyarakat
c. mengevaluasi program
d. menjalankan suatu penelitian
e. semua jawaban benar
8. Sebagai contoh penggunaan informasi surveilans untuk menguji hipotesis
antara lain .
a. pada tahun 1978 Dinas Kesehatan AS mengumumkan program
eliminasi campak
b. progam imunisasi flu babi pada tahun 1976
c. pada akhir 1970-an, gonorrhea resistensi antibiotik yang diperkenalkan
ke Amerika Serikat dari Asia
d. informasi tentang pengungsi yang memasuki Amerika Serikat dari
Asia Tenggara pada awal tahun 1980
e. penerapan program imunisasi anak dan balita pada tahun 1985
9. Sampai saat ini , informasi surveilans disebarkan sebagai dokumen tertulis
yang diterbitkan secara berkala oleh .
a. LSM
b. Rumah Sakit
c. Puskesmas
d. Lembaga Survei
e. Instansi Pemerintah
10. Yang bukan kegunaan surveilans adalah .
a. evaluasi, pengendalian dan pencegahan
b. menggambarkan riwayat alamiah penyakit
c. deteksi perubahan dalam praktek kesehatan
d. meneliti perubahan perilaku kesehatan
e. mendeteksi kejadian epidemic

1. Tokoh epidemiologi yang berperan dalam pengembangan surveilans
modern dengan mengumpulkan, mengolah, menganalisa, dan
menginterpretasi data statistik vital kesehatan serta menyebarluaskannya
dalam bentuk laporan mingguan, bulanan, dan tahunan adalah
a. John Graunt
b. Hipocrates
c. William Far
d. John Snow
e. Johan Peter Frank
2. Tokoh epidemiologi yang pertama kali mempelajari konsep jumlah dan
pola penyakit secara epidemiologis serta menerbitkan buku yang berjudul
Natural and Political Observation on the Bills Mortality adalah
a. Edwin Chadwick
b. Louis Rene Villerme Shattuc
c. Johan Peter Frank
d. William Farr
e. John Graunt

3. Salah satu peristiwa penting yang tercatat dalam perkembangan konsep
surveilans dunia dalam 100 tahun terakhir khususnya pada tahun 1965
adalah
a. Didirikan Unit Surveilans Epidemiologi pada divisi
penyakit menular di WHO Pusat, Geneva
b. Publikasi internasional penyebab penyakit oleh
Internasional Statistical Institution London (1885)
c. Pengembangan sistem sentinel untuk Doktor (General
Practice) di Inggris dan Belanda
d. Pencatatan pertama Penyakit Kanker (The Danish Cancer
Registry) dan Surveilans morbiditas yang pertama kali di
Inggris
e. Wajib lapor penderita dan yang meninggal karena penyakit
menular di Italia
4. Salah satu peristiwa besar yang menjadi awal mula perkembangan
surveilans epidemiologi pada abad ke 14-15 adalah munculnya wabah
Black Death yang menyerang dunia. Penganggulangan Black Death
pada era tersebut dilakukan dengan cara, kecuali
a. Melakukan karantina terhadap penderita menyakit sampar
selama 40 hari
b. Mengangkat pengawas kesehatan yang bertugas untuk
mendeteksi dan menolak kapal-kapal yang memiliki
penumpang terinfeksi penyakit pes sebelum memasuki
negara
c. Mengubur korban penyakit pes segera setalah meninggal
d. Mengisolasi pendereita penyakit pes dan sampar
e. Melakukan vaksinasi terhadap penderita penyakit pes
dan sampar
5. Data pencatatan kematian yang diterbitkan di London yang tercatat sebagai
salah satu sejarah dalam perkembangan surveilans adalah
a. London mortality data
b. Bills of mortality
c. The mortality report in London
d. Mortality and morbidity statistic data of London
e. London vital statistic of mortality
6. Tokoh epidemiologi yang berperan dalam perkembangan germ theory pada
abad ke 19 antara lain, kecuali
a. Jacob Henle
b. Louis Pasteur
c. Robert Koch
d. Edward Jenner
e. Anton van Leeuwenhoek
7. Teori John Snow yang yang mengemukan pendapat berbeda berbeda
tentang tentang teori terjadinya kolera dipublikasikan dalam sebuh esai yang
berjudul
a. On the mode of communication of cholera
b. The essay of the research on cholera
c. Cholera and the way of the communication
d. The theory of cholera
e. A true innovation on the cholera prevention
8. Pada tahun 1776, Johan Peter Frank melaksakanan tindakan surveilans
dengan mengangkat polisi kesehatan di Jerman, yang tugasnya berkaitan
dengan hal-hal berikut, kecuali
a. pengawasan kesehatan anak sekolah
b. pencegahan kecelakaan
c. pencegahan penularan penyakit influenza
d. pengawasan kesehatan ibu dan anak
e. pemeliharaan sanitasi air serta limbah
9. Salah satu peristiwa penting yang terjadi dalam perkembangan surveilans
adalah pencatatan pertama penyakit kanker, the Danish Cancer Registry dan
surveilans morbiditas yang pertama kali di Inggris yang berlangsung pada
a. 1935-1943
b. 1865-1966
c. 1888-1893
d. 1911-1935
e. 1943-1965
10. Pada tahun 1889 Inggris Raya mulai memberlakukan peraturan wajib
lapor untuk beberapa jenis penyakit yaitu, kecuali
a. Pes
b. Demam kuning
c. Sampar
d. Cacar
e. Kolera
1. Salah satu syarat apa yang memungkinkan untuk terjadinya sistem
terorganisir dari suiveilans dalam skala besar?
a. Tidak adanya beberapa kemiripan dari kesehatan terorganisir
b. Sistem perawatan di pemerintahan yang stabil
c. Sistem klasifikasi perawatan
d. Penyakit tidak harus diterima oleh masyarakat
e. Suatu penyakit tidak selalu ditentukan dan ditetapkan
Jawaban : B
2. Pada akar analisis data surveilans, prinsip prinsip dasar surveilans
kesehatan masyarakat apa saja yang dikembangkan oleh John Graunt di
akhir abad ke 17?
a. Jumlah kematian tertentu, konsep pola penyakit dan tingkat
kematian
b. Tingkat kematian dan jumlah hidup
c. Menerapkan analisis numerik untuk perencanaan kesehatan
d. Jumlah kematian dan analisis numerik
e. Menerapkan analisis numerik untuk statistik kematian
Jawaban : A
3. Siapakah tokoh tokoh yang menerbitkan laporan ekstensif pertama kali
mengenai statistik kesehatan mental dan mengumpulkan data surveilans
rumah sakit dalam menentukan jalannya demam nifas?
a. Thurnam dan William Farr
b. Semmelweis dan Johann Peter Frank
c. Lemuel Shattuck dan Thurnam
d. Thurnam dan Semmelweis
e. Johann Peter Frank dan Thurnam
Jawaban : D







4. Pelaporan sistematis penyakit di Amerika Serikat kepada Dewan
Kesehatan (PHS) , seperti :
1) Mengumpulkan data morbiditas yang digunakan dalam tindakan
karantina terhadap penyakit mewabah seperti kolera, cacar,
tuberkolosis dan demam kuning
2) Melembagakan rencana sukarela bagi dokter untuk memberikan
laporan mingguan tentang penyakit menular
3) Semua negara mulai berpartisipasi dalam pelaporan morbiditas
nasional yang diikuti seluruh dunia, seperti meningkatnya
pelaporan hubungannya dengan epidemi polio parah dan pandemi
influenza
4) Survei kesehatan nasional warga AS pertama kali dilakukan pada
tahun 1935

a. 1, 2 dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4 saja
e. Benar semua
Jawaban : E
5. Pengawasan kesehatan masyarakat dan konsep Morbiditas dan Mortalitas
Laporan Mingguan (MMWR) yang dikembangkan oleh Alexander
Langmuir dibentuk dan diarahkan untuk pelaporan peristiwa, seperti :
Untuk soal no 4 sampai 6
a. 1, 2 dan 3 benar
b. 1 dan 3 benar
c. 2 dan 4 benar
d. Hanya 4 yang benar
e. Semua benar
1) kasus paralisis poliomyelitis
2) laju kasus salmonella
3) influenza
4) tubercolosis dan ISPA

a. 1, 2 dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4 saja
e. Semua benar
Jawaban : A
6. Peran apa saja yang dilakukan oleh pusat pengendalian dan pencegahan
penyakit?
1) Mengumpulkan, menyusun, menganalisis, dan melaporkan data
2) Menyediakan layanan kesehatan
3) Memberikan pelatihan dalam semua aspek surveilans kesehatan
masyarakat
4) Menyiapkan laporan umum sebagai data yang tersedia serta
mempertimbangkan perubahan kegiatan surveilans kesehatan
masyarakat

a. 1, 2 dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4 saja
e. Semua benar
Jawaban : B
7. Beberapa variasi laporan kondisi dan penyakit antar negara, kecuali ...
a. Orang-orang yang diwajibkan untuk melaporkan
b. Lembaga untuk mengirim laporan
c. Kondisi di mana laporan yang diperlukan
d. Kerangka waktu pelaporan
e. Jumlah informasi yang dilaporkan
Jawaban : B
8. Yang bukan merupakan tujuan dibentuknya dewan epidemiologi negara
dan teritorial (CSTE) adalah ...
a. Untuk menentukan penyakit apa yang harus dilaporkan oleh negara
untuk Dinas Kesehatan
b. Mengembangkan prosedur pelaporan
c. Melaporkan setiap kejadian penyakit kepada Asosiasi Negara dan
Teritorial Pejabat Kesehatan (ASTHO)
d. Bekerja sama dengan CDC
e. Merekomendasikan kepada anggota penyusunnya dalam perubahan
pelaporan morbiditas dan pengawasan
Jawaban : C
9. Hippocrates sangat berperan penting dalam perkembangan surveilans,
sebab Hippocrates menyampaikan ide ide mengenai dasar surveilans.
Dibawah ini yang bukan merupakan bagian ide dari Hippocrates adalah ...
a. Ide mengamati, merekam, dan mengumpulkan fakta
b. Menganalisis data
c. Mempertimbangkan tindakan yang wajar
d. Menganalisis informasi
e. Mencegah orang-orang yang sakit yang membawa wabah dari
darat
Jawaban : D

10. Perkembangan konsep surveilans kesehatan masyarakat pada abad ke-18,
Achenwall memperkenalkan statistik dan selama beberapa dekade
berikutnya statistik vital menjadi lebih luas di negara ...
a. China
b. Eropa
c. Inggris
d. Jerman
e. London
Jawaban : B
1. Di bawah ini yang merupakan ide mengenai dasar surveilans yang
disampaikan oleh Hipocrates adalah:
a. Ide mengamati, merekam, dan mengumpulkan fakta
b. Menganalisis data
c. Mempertimbangkan tindakan yang wajar
d. Jawaban a,b dan c salah
e. Jawaban a,b dab c benar
Jawaban : E
2. Tokoh yang menyerukan pembentukan sebuah dewan kesehatan dan
penerapan analisis numerik dalam statistik kematian untuk perencanaan
kesehatan adalah
a. Von Leibnitz d. Johann Peter Frank
b. John Graunt e. William Farr
c. Achenwall
Jawaban : A
3. Tokoh yang menerbitkan laporan ekstensif pertama statistik kesehatan mental
(London) adalah
a. Thurnam d. William Farr
b. Lemuel Shattuck e. Von Leibnitz
c. John Snow
Jawaban : A
4. Survei kesehatan nasional warga AS pertama kali dilakukan pada tahun
a. 1953 d. 1949
b. 1935 e. 1952
c. 1948
Jawaban : B
5. MMWR dan pengawasan kesehatan masyarakat diarahkan untuk peristiwa
dibawah ini, kecuali
a. Influenza d. Kasus paralisis poliomyelitis
b. Cholera e. BSSD
c. Laju kasus salmonella di negara New Hampshire dan di beberapa wilayah
di suatu negara
Jawaban : B
6. Pada tahun 1961, tanggung jawab untuk publikasi MMWR dan isinya
dipindahkan ke Pusat Penyakit Menular, yang sekarang kita kenal dengan
a. PHS d. NETSS
b. WHO e. PPM
c. CDC
Jawaban : C
7. Tokoh yang mengembangkan MMWR lebih lanjut adalah
a. William Farr d. Alexander Langmuir
b. Lemuel Shattuck e. John Snow
c. John Graunt
Jawaban : D
8. Tugas ASTHO adalah
a. menentukan penyakit apa yang harus dilaporkan oleh negara untuk Dinas
Kesehatan
b. mengembangkan prosedur pelaporan
c. Mempertimbangkan tindakan yang wajar
d. Jawaban a dan b benar
e. BSSD
Jawaban : D
9. Peran pusat pengendalian dan pencegahan penyakit untuk mendukung negara
adalah
a. Mengumpulkan, menyusun, menganalisis, dan melaporkan data
b. Menyiapkan dan mendistribusikan laporan khusus sebagai data yang
tersedia
c. Memberikan pelatihan dalam semua aspek surveilans kesehatan
masyarakat
d. Jawaban b dan c benar
e. Benar Semua
Jawaban : E
10. Pada tahun 1901, semua hukum negara dan kota diperlukan pemberitahuan
(yaitu, pelaporan) kepada pemerintah daerah dari penyakit menular tertentu
yang termasuk diantaranya adalah
a. Cacar, demam kuning, kolera d. Demam kuning, campak, kolera
b. Cacar, tuberculosis, influenza e. Tuberculosis, campak, cacar.
c. Cacar, tuberculosis, kolera
Jawaban : C
1. Dengan adanya pengenalan vaksin virus polio tidak aktif di AS pada tahun
1950-an membuktikan bahwa terjadi penurunan jumlah kasus yang
dilaporkan dari jumlah yang dilaporkan pada kasus lumpuh poliomyelites.
Contoh diatas merupakan kegunaan surveilans sebagai
a. Pengujian hipotesis dalam surveilans
b. Perencanaan yang digunakan untuk masa depan
c. Informasi dalam mengevaluasi atau control dan langkah-langkah
pencegahan
d. Mendeteksi adanya perubahan dalam praktek kesehatan
e. Menggambarkan riwayat alamiah penyakit
Jawaban : C
2. Untuk mendukung negara dalam perannya sebagai pusat pengendalian
pencegahan penyakit dilakukan tindakan sebagai berikut, kecuali
a. Memberikan pelatihan pada aspek surveilans
b. Mendistribusikan laporan secara komprehensif
c. Menyediakan layanan computer
d. Mengumpulkan, menyusun, menganalisis dan melaporkan data
e. Menyediakan SDM dalam jumlah banyak
Jawaban : E
3. Tokoh pertama yang melatarbelakangi ide surveilans
a. John Snow
b. Hippocrates
c. John Graunt
d. Achenwall
e. Johan Peter Frank
Jawaban : B
4. Peristiwa pelaporan dalam surveilans di AS pertama kali di pantau dengan
metode
a. Pendaftaran kematian dan sensus 10 tahun pertama
b. Pelaporan mingguan melalui dokter tentang penyakit umum
c. Pelaporan ketika ada wabah
d. Pelaporan kematian 5 tahun pertama
e. Kasus yang dianggap serius
Jawaban : A
5. Perkembangan surveilans kesehatan masyarakat menitikberatkan pada
a. Pengembangan untuk mengendalikan penyakit di masyarakat
b. Penyuluhan promosi kesehatan di masyarakat
c. Menganalisis masalah di masyarakat
d. Pengembangan untuk mengendalikan dan mencegah penyakit di
masyarakat
e. Pengukuran data statistik
Jawaban : D
6. Deteksi perubahan dalam praktek kesehatan masyarakat merupakan
pengaruh baik yang timbul dari adanya
a. Informasi surveilans
b. Perencanaan surveilans
c. Monitoring surveilans
d. Kegiatan surveilans
e. Data surveilans
Jawaban : A
7. William Farr merupakan salah satu tokoh pengembang surveilans pada
abad ke 19 dengan konsep
a. Konsep penentuan dasar surveilans penyakit
b. Konsep perencanaan kesehatan
c. Konsep modern surveilans
d. Konsep statistik panjang
e. Konsep pengumpulan data kematian
Jawaban : C
8. Dalam kerjasama antara CSTE dengan CDC merekomendasikan adanya
perubahan dalam
a. Perubahan dalam kualitas masyarakat
b. Perubahan dalam pengawasan universal
c. Perubahan struktur organisasi WHO
d. Perubahan dalam pelaporan morbiditas dan pengawasan
e. Perubahan preventif kedokteran
Jawaban : D
9. Peristiwa pelaporan dalam surveilans mencakup hal-hal di bawah ini,
kecuali
a. Pemantauan penyakit nasional
b. Pelaporan sistematis
c. Pengumpulan data morbiditas
d. Pendistribusian data kematian
e. Pelaporan wajib penyakit menular
Jawaban : D
10. Peristiwa Epidemik yang terjadi pada kelanjutan evolusi MMWR dan
pengawasan kesehatan masyarakat
a. Salmonella
b. Vibrio cholera
c. Escherechia colli
d. Kematian missal
e. Demam berdarah
Jawaban : A
BAB 3
1. Metode dibawah ini yang tidak termasuk pengumpulan data penyelidikan
wabah / KLB adalah
A. Pengamatan
B. Dokumentasi
C. Survei
D. Angket
E. Wawancara
JAWABAN: C

2. Kepmenkes RI yang mengatur tentang Pedoman Penyelenggaraan Sistem
Surveilans Epidemiologi Kesehatan adalah
A. Kepmenkes RI No.1161/Menkes/SK/VII/2003
B. Kepmenkes RI No.1116/Menkes/SK/VIII/2003
C. Kepmenkes RI No.1616/Menkes/SK/IX/2003
D. Kepmenkes RI No.1611/Menkes/SK/X/2003
E. Kepmenkes RI No.1166/Menkes/SK/XI/2003
JAWABAN: B

3. Data surveilans dibawah ini yang tidak dapat digunakan adalah
A. Untuk memperkirakan besarnya masalah kesehatan pada populasi yang
berisiko
B. Untuk mendeteksi wabah atau epidemi
C. Untuk mengevaluasi konsep surveilans
D. Untuk memantau perubahan agen infeksius
E. Untuk memantau kegiatan isolasi
JAWABAN: C

4. Dibawah ini yang termasuk dalam sumber data dalam surveilans
epidemiologi adalah
A. Laporan penyelidikan wabah/KLB
B. Studi epidemiologi dan hasil penelitian lainnya
C. Laporan kondisi pangan
D. Semua benar
E. Semua salah
JAWABAN: D

5. Surveilans secara inheren berorientasi pada
A. Output
B. Input
C. Proses
D. A dan B benar
E. A, B dan C benar
JAWABAN: A

6. Untuk menetapkan sistem pengumpulan data dilakukan hal sebagai berikut,
kecuali:

A. Memilih metode pengumpulan data
B. Menyelaraskan pendapat
C. Memilih waktu yang tepat
D. Mengetahui tipe kondisi
E. Menggunakan basis laboratorium untuk informasi
JAWABAN: B

7. Dalam merencanakan surveilans ada tahap-tahap yang harus dilalui antara
lain, kecuali:
A. Menetapkan tujuan
B. Mengembangkan definisi kasus
C. Mengembangkan sistem pengumpulan data
D. Mengembangkan instrument pengumpulan data
E. Menguji metode pengumpulan data
JAWABAN: E

8. Yang bukan termasuk tujuan dari data surveilans kesehatan masyarakat
dibawah ini adalah
A. Menilai status kesehatan masyarakat
B. Menentukan prioritas kesehatan masyarakat
C. Memantau dan mengevaluasi program
D. Meningkatkan derajat kesehatan
E. Mengidentifikasi masalah
JAWABAN: D

9. Kegiatan surveilans kesehatan masyarakat tentunya harus dapat memberikan
manfaat bagi peningkatan kesehatan masyarakat dan manfaat data surveilans
tersebut yang tidak termasuk dibawah ini adalah
A. Menyediakan estimasi kuantitatif besarnya masalah kesehatan
masyarakat
B. Potret riwayat alamiah penyakit
C. Mendeteksi gejala penyakit
D. Dokumentasi distribusi dan penyebaran suatu peristiwa kesehatan
E. Memfasilitasi riset epidemiologis dan riset
JAWABAN: C

10. Di era globalisasi kinerja tenaga surveilans diharapkan dapat meningkat untuk
itu diperlukan faktor penunjang antara lain:
A. Peranan computer National Electronic Telecommunication System for
Surveillance (NETSS)
B. Peningkatan manfaat media elektronik untuk diserninasi data surveilans
C. Peningkatan aplikasi konsep surveilans
D. A, B, dan C benar
E. BSSD
JAWABAN: D
1. Berikut merupakan langkah-langkah dalam perencanaan surveilans
kesehatan masyarakat, kecuali:
a. Menetapkan tujuan
b. Mengembangkan dan menguji dengan pendekatan analitik
c. Menentukan metode evaluasi
d. Menilai perbedaan berdasarkan wilayah geografis dan pekerjaan
e. Menentukan metode uji lapangan
Jawaban: D
2. Berikut yang bukan merupakan elemen-elemen untuk pengujian lapangan
dalam perencanaan surveilans kesehatan masyarakat adalah:
a. Jenis data yang akan dikumpulkan dalam sistem surveilans
b. Sumber data
c. Metode penyebaran data
d. Metode pengumpulan data
e. Prosedur penanganan informasi
Jawaban: C
3. Pada umumnya, Surveilans Epidemiologis dilakukan pada kondisi berikut,
kecuali:
a. Penyakit yang dapat menimbulkan wabah
b. Penyakit degeneratif
c. Penyakit kronis dan Endemis
d. Penyakit baru yang dapat menimbulkan masalah epidemiologis
e. Penyakit yang dapat menimbulkan Epidemi ulang.
Jawaban: B
4. Perbedaan surveilans dengan monitoring/survei adalah sebagai berikut,
kecuali:
a. Surveilans melakukan pengamatan secara kontinu dan terus menerus
sedangkan survey mengamati secara intermiten dan episodik
b. Surveilans bersifat lebih aktif dan dinamis, monitoring survey bersifat
kasuistik serta kurang dinamis.
c. Surveilans mencakup penggunaan data yang telah dikumpulkan untuk
upaya pencegahan dan pengendalian masalah kesehatan. Sedangkan
Monitoring mencakup penggunaan data yang diambil langsung dari
responden.
d. Tujuan surveilans adalah untuk Memonitor, mengevaluasi, dan
memperbaiki program pencegahan dan pengendalian penyakit.
Sedangkan Tujuan survey adalah untuk mendiskripsikan gejala,
peristiwa, situasi/variabel lain yang ada pada populasi.
e. Surveilans diadakan untuk mendapatkan gambaran tentang penyebaran
penyakit atau cirri-ciri penyakit yang ada pada masyarakat. Sedangkan
Survei dilakukan untuk dapat mendeteksi dini dan dapat dilakukan
respons pelayanan kesehatan dengan lebih efektif.
Jawaban: E
5. Pengumpulan data yang dilakukan secara langsung untuk mempelajari
penyakit tertentu dalam waktu yang relatif singkat (seminggu sekali atau 2
minggu sekali) yang dilakukan oleh petugas kesehatan, disebut sebagai:
a. Surveilans aktif
b. Surveilans pasif
c. Surveilans epidemiologi
d. Monitoring survey
e. Auditing
Jawaban: A
6. Berikut merupakan kegiatan pokok dalam melakukan Surveilans
Epidemiologis. Kecuali:
a. Pengumpulan data
b. Pengolahan data
c. Analisis data dan Interpretasi data
d. Penyebaran Informasi
e. Auditing
Jawaban: E
7. Berikut bukan merupakan hal yang dilakukan pada Surveilans Aktif
adalah:
a. Ditemukan kasus baru
b. Penelitian tentang cara penyebaran yang baru suatu penyakit tertentu
c. Resiko tinggi terjadinya penyakit musiman,
d. Penyakit tertentu yang timbul di daerah baru atau akan menimbulkan
pengaruh pada kelompok penduduk tertentu atau penyakit dengan
insidensi yang rendah mendadak terjadi peningkatan.
e. Pengambilan laporan setiap bulannya yang diperoleh dari pelayanan
kesehatan di daerah
Jawaban: E
8. Penyelenggaraan Surveilans epidemiologi pada populasi dan wilayah
terbatas untuk mendapatkan signal adanya masalah kesehatan pada suatu
populasi atau wilayah yang lebih luas disebut dengan..
a. Surveilans sentinel
b. Surveilans khusus
c. Surveilans rutin
d. Surveilans aktif
e. Surveilans terbatas
Jawaban: A
9. Tujuan dari penyebaran informasi dalam surveilans epidemiologi adalah..
a. Untuk memperoleh kesepahaman dan feedback dalam perumusan
kebijakan.
b. Untuk memberikan informasi tentang epidemi yang timbul
c. Untuk menunjukkan bagaimana informasi dapat diperoleh dan
ditransfer dengan mudah
d. Untuk memonitor kemajuan pencapaian peningkatan kesehatan
masyarakat
e. Untuk memantau terjadinya penyakit di setiap daerah
Jawaban: A
10. Berikut merupakan tindakan dalam kesehatan masyarakat yang
berhubungan dengan surveilans epidemiologi adalah
a. Pengumpulan
b. Analisis
c. Interpretasi
d. Diseminasi
e. Investigasi
Jawaban: E
1. Pertimbangan dalam perencanaan Surveilans kesehatan masyarakat bertujuan
untuk...
a. Mendeskripsikan tahap-tahap dalam perencanaan surveilens kesehatan
masyarakat
b. Menjelaskan rasional (alasan-alasan) untuk setiap tahap perencanaan
c. Mendeskripsikan aktivitas yang dilakukan dalam setiap tahap
perencanaan
d. Mendeskripsikan penyakit yang dilaporkan dan mekanisme
perencanaan
e. A,B,C benar
Jawaban : E
2. Manfaat perencanaan surveilans kesehatan masyarakat adalah sebagai berikut,
KECUALI..
a. Memenuhi kebutuhan masyarakat (yang senantiasa) berubah
b. Memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat (yang senantiasa) berubah
c. Memperoleh informasi untuk aksi / tindak lanjut
d. A dan B
e. BSSD
Jawaban : E
3. Tahap awal dalam perencanaan surveilans kesehatan masyarakat adalah...
a. Menetapkan tujuan survailans
b. Menetapkan indikator pengukuran penyakit
c. Menetapkan indikator survailans
d. Menetapkan unsur dasar survailans
e. Menetapkan kasus
Jawaban : A
4. Faktor yang dapat mempengaruhi definisi kasus dalam tahap perencanaan
surveilans adalah..
a. Frekuensi kasus
b. Kriteria pendefinisian kasus
c. Tingkat keparahan kasus
d. Aplikasi konsep studi kasus
e. BSSD
Jawaban : B
5. Berikut tahap tahap dalam perencanaan surveilans yang benar secara
berurutan adalah...
a. Menetapkan tujuan pengembangan definisi kasus pengumpulan
data instrumen pengujian di lapangan analisis data evaluasi
b. Menetapkan tujuan instrumen pengumpulan data analisis data
uji lapangan pengembangan kasus evaluasi
c. Menetapkan definisi kasus pengumpulan data instrumen
pengujian di lapangan analisis data pengembangan tujuan evaluasi
d. Menetapkan definisi kasus pengembangan tujuan instrumen
pengumpulan data pengujian di lapangan analisis data evaluasi
e. BSSD
Jawaban : A
6. Elemen - elemen yang dibutuhkan dalam pengujian di lapangan adalah..
a. Jenis data, karakteristik epidemiologi, diagnosis klinis dan laboratorium
b. Jenis data, instrumen, kriteria tempat dan orang
c. Jenis data, sumber data, metode dan prosedur pengumpulan data
d. Jenis data, informasi dan proses pengumpulan adekuat / memadai
e. BSSD
Jawaban : C
7. Penglibatan pihak yang berkepentingan dalam perencanaan surveilans adalah...
KECUALI
a. Penyedia pelayanan kesehatan
b. Pemerintah daerah
c. Pembuat kebijakan / organisasi
d. Pengelola program
e. BSSD
Jawaban : E
8. Kriteria untuk menentukan kejadian penyakit dengan prioritas tinggi adalah...
a. Biaya langsung dan tidak langsung
b. Kemampuan untuk dicegah
c. Diagnosis klinis dan laboratorium
d. A dan B benar
e. BSSD
Jawaban : D
9. Keberhasilan suatu program perencanaan surveilans biasanya dapat ditemukan
melalui...
a. Tercapainya tujuan
b. Tanggapan dari masyarakat
c. Membandingkan biaya dan angka penyakit
d. Melihat kecenderungan angka penyakit / prevalensi
e. BSSD
Jawaban : A
10. Jenis jenis sistem yang dapat dilakukan dalam tahap pengumpulan data
surveilans adalah...
a. Aktif
b. Pasif
c. Terbatas
d. A dan B benar
e. A, B, C benar
Jawaban : E
*Pilihan jawaban
A. Jika 1,2,3 benar
B. Jika 1,3 benar
C. Jika 2,4 benar
D. 4 benar
E. Semua benar

1. Berikut adalah langkah-langkah dalam perencanaan surveilans, kecuali....
A. Menetapkan tujuan
B. Mengembangkan definisi kasus
C. Metode pengumpulan data
D. Mengembangkan instrumen pengumpulan data
E. Menguji metode di lapangan
Jawaban: C

2. Elemen-elemen untuk suatu definisi kasus diantaranya:
1. Kriteria untuk waktu, tempat, dan orang
2. Isu kemunculan penyakit
3. Diagnosis klinis dan laboratoris
4. Kriteria pendefinisian kasus
Jawaban: B (1,3)

3. Yang bukan merupakan penetapan sistem pengumpulan data adalah....
A. Metode pengumpulan data
B. Keseimbangan antara sistem dan tujuannya
C. Ketepatan waktu
D. Proses konsensus
E. Tipe kondisi
Jawaban: D
4. Ciri-ciri sistem surveilans pasif diantaranya:
1. Sederhana
2. Tidak memberatkan
3. Menyediakan data yang menggambarkan tren
4. Dapat tidak representatif
Jawaban: E (benar semua)
5. Salah satu kegunaan sistem surveilans terbatas adalah....
A. Menjamin laporan lebih lengkap
B. Dapat digunakan bersama investigasi khusus
C. Dapat memvalidasi kerepresentatifan
D. Dapat digunakan untuk periode yang singkat
E. Memecahkan masalah kasus
Jawaban: E
6. Berikut ini adalah benar. Elemen-elemen pengujian di lapangan, kecuali....
A. Jenis data
B. Sumber data
C. Metode pengumpulan data
D. Ketepatan waktu
E. Prosedur untuk penanganan
Jawaban: D
7. Di bawah ini yang bukan merupakan kriteria untuk menentukan kejadian
penyakit yaitu....
A. Pencegahan
B. Diagnosa penyakit
C. Tingkat keparahan
D. Frekuensi
E. Daya komunikasi
Jawaban: B

8. Salah satu tujuan pengujian lapangan adalah....
A. Memfasilitasi pelaksanaan sistem yang layak
B. Mengevaluasi efektivitas dan manfaat dari tindakan kesehatan masyarakat
C. Memfasilitasi pelaksanaan konsekuensi tindakan kesehatan masyarakat
D. Mengaktifkan pengambilan keputusan di semua tingkatan
E. Membuat keputusan tentang intervensi kesehatan masyarakat yang sesuai
Jawaban: A

9. Salah satu alasan perlu dilakukannya uji lapangan adalah....
A. Memecahkan masalah kasus
B. Menjamin laporan lebih lengkap
C. Mengidentifikasi masalah-masalah validitas
D. Mengidentifikasi semua kasus
E. Memvalidasi kerepresentatifan
Jawaban: A

10. Alasan perlunya dilaksanakan surveilans adalah....
A. Memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat yang senantiasa berubah
B. Mengembangkan sistem pengumpulan data
C. Mendeskripsikan kesehatan masyarakat
D. Mengembangkan definisi kasus
E. Menguji metode lapangan
Jawaban: A
1. Berikut ini adalah kriteria surveilans epidemiologi ...
a. Keparahan, pencegahan, spesifik
b. Tepat waktu, pencegahan, frekuensi
c. Pencegahan, frekuensi, proses konsensus
d. Spesifik, tepat waktu, dapat diukur
e. Dapat diukur, tepat waktu, proses konsensus
Jawaban : C
2. Perhatikan langkah-langkah berikut ini :
1. Melakukan uji lapangan
2. Menetapkan tujuan
3. Mengembangkan definisi kasus
4. Mengembangkan instrumen
5. Mengembangkan sistem pendataan
Langkah-langkah dalam perencanaan sistem surveilans yang benar
adalah...
a. 2,3,5,4,1
b. 2,5,4,3,1
c. 3,2,5,1,4
d. 3,5,2,4,1
e. 2,3,4,5,1
Jawaban : A
3. Berikut adalah alasan dilakukannya perencanaan surveilans adalah ...
a. Memperkirakan besarnya masalah kesehatan
b. Mendeteksi riwayat alamiah suatu penyakit
c. Mendeteksi wabah
d. Mengevaluasi pengendalian program
e. Memperoleh informasi untuk aksi selanjutnya
Jawaban : E
4. Di bawah ini yang bukan merupakan elemen untuk suatu definisi kasus
adalah ...
a. Diagnosis klinis dan laboratoris
b. Sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi
c. Peningkatan pengetahuan
d. Kriteria waktu, tempat, dan orang
e. Karakteristik epidemiologis penyakit
Jawaban : C
5. Berikut adalah ciri-ciri sistem pengumpulan data pasif, kecuali ...
a. Sederhana
b. Terbatas variabilitasnya
c. Menggambarkan tren
d. Menjamin laporan yang lengkap
e. Membutuhkan biaya yang lebih murah
Jawaban : D
6. Di bawah ini yang bukan merupakan tujuan dilakukannya pengujian
lapangan adalah ...
a. Memberikan fasilitas untuk melaksanakan sistem
b. Memfasilitasi analisis data yang dikumpulkan
c. Menunjukkan bagaimana informasi dapat diperoleh
d. Mendeteksi kesulitan saat pengumpulan data
e. Mengidentifikasi masalah yang ada
Jawaban : B
7. Berikut elemen yang termasuk dalam pengujian lapangan yang benar
adalah ...
a. Data kesakitan dan kematian
b. Data geografis wilayah
c. Metode pengumpulan data
d. Laporan wabah
e. Studi epidemiologi
Jawaban : C
8. Berikut adalah alasan pentingnya merencanakan analisis data surveilans
adalah ...
a. Mengetahui keistimewaan data
b. Memulai dari data yang paling sederhana ke yang paling kompleks
c. Menyadari ketidaktepatan data dapat menghalangi analisis yang baik
d. Data yang bias tidak perlu digunakan
e. Menjamin sumber data dan proses pengumpulan adekuat/memadai
Jawaban : E
9. Salah satu tujuan evaluasi dalam analisis dan interpretasi yang benar
adalah ...
a. Evaluasi berkala menjamin sistem surveilans tetap hidup
b. Data yang dihasilkan dari analisis dan interpretasi dapat memberikan
jawaban atas masalah
c. Penggunaan teknologi baru dalam sistem surveilans
d. Memfasilitasi komunikasi
e. Metode yang digunakan sesuai dengan sumber daya dan kebutuhan
Jawaban : B
10. Berikut ini yang bukan merupakan subjek-subjek yang dilibatkan dalam
proses perencanaan surveilans ...
a. Klinisi
b. Apotik
c. Laboratorium
d. Rumah Sakit
e. Pembuat kebijakan
Jawaban : B
1. Berikut ini merupakan kegiatan dalam surveilans epidemiologi, kecuali...
a. ketepatan waktu
b. analisis
c. Interpretasi
d. Perlindungan data
e. pengambilan tindakan
Jawab: D
2. Hal utama dalam perencanaan sistem surveilans adalah...
a. tujuan
b. pengolahan data
c. pengujian data
d. monitoring
e. evaluasi
Jawab: A
3. Yang bukan termasuk pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk
menentukan prioritas masalah adalah...
a. Frekuensi
b. Severity
c. Biaya
d. Kepentingan umum
e. Sistem politik
Jawab: E
4. Berikut merupakan karakteristik sistem pengumpulan data pasif, kecuali...
a. Paling sering digunakan
b. Murah
c. Representatif
d. Menggambarkan tren
e. Sederhana
Jawab: C
5. Dibawah ini yang merupakan karakteristik sistem pengumpulan data aktif
adalah...
a. Laporan lebih lengkap
b. Waktu lama
c. Kompleks
d. Murah
e. Bukan untuk tujuan diskrit
Jawab: A
6. Terdapat beberapa tujuan pengujian lapangan yakni sebagai berikut,
kecuali...
a. Memberikan fasilitas yang layak untuk pelaksanaan sistem
b. Menghindari adanya perubahan setelah sistem diimplementasikan
c. Meningkatkan kesempatan untuk menggunakan sistem pada kondisi
yang sama
d. Menunjukkan bagaimana informasi diperoleh
e. Menunjukkan kesulitan mentransfer informasi
Jawab: E
7. Dalam surveilans epidemiologi terdapat beberapa pertimbangan untuk
analisis data, diantaranya kecuali...
a. Menentukan biaya yang dikeluarkan
b. Jenis analisis
c. Format pelaporan
d. Menentukan hardware & software yang akan digunakan
e. Menggunakan sistem otomatis
Jawab: A
8. Di bawah ini yang bukan indikator dari surveilans epidemiologi adalah...
a. Simplicity
b. Flexibility
c. Acceptability
d. Sensitivity
e. Presentatif
Jawab: E
9. Dalam diseminasi, penggunaan media audiovisual, grafik, tabel dalam
penyajian informasi memiliki tujuan untuk, kecuali...
a. Mempermudah pemahaman data
b. Mengikuti perkembangan jaman
c. Menjangkau seluruh lapisan
d. Penyebaran informasi cepat
e. Penyebaran informasi lebih luas
Jawab: B
10. Dibawah ini yang bukan merupakan tujuan evaluasi adalah...
a. Menentukan tujuan surveilan sudah terpenuhi atau belum
b. Menentukan apakah masalah sudah terjawab atau belum
c. Menentukan apakah informasi tepat waktu
d. Menentukan apakah perkembangan sepadan dengan usaha
e. Menentukan apakah informasi benar atau tidak
Jawab: E