Anda di halaman 1dari 6

BAB IV

PEMBAHASAN
4.1. Identifikasi Penyelesaian
Penyebab masalah bisa berasal dari man, money, material, methode,
dan environment. Berikut ini analisis dari tiap komponen penyelesaian kasus
PMS yang di obati pada tahun 2013 di puskesmas 23 ilir Palembang.
a. Man (Manusia)
Terselenggaranya pelayanan dan kinera program !MS di Puskesmas
23 !lir Palembang melibatkan banyak pihak. "itinau dari aspek kualitas
ketenagaan pelayanan puskesmas sudah memadai dilihat dari petugas
pengelola program !MS berumlah 3 orang dikoordinatori oleh salah satu
dokter dipuskesmas 23 ilir beserta 2 orang sta## yang bertugas memegang
program khusus !MS yang ada di puskesmas 23 !lir Palembang Sebagai
penggerak program sehingga kinera bisa optimal.
Selain itu koordinasi pihak puskesmas dengan masyarakat seperti
pihak manaemen PP$T atau %otel atau salon ke&antikan mengenai
penyakit !MS sudah baik hal ini berkaitan dengan melakukan penyuluhan
tentang penyakit !MS bagi masyarakat khususnya pega'ai PP$T atau %otel
atau Salon ke&antikan di 'ilayah kera puskesmas 23 ilir dalam rangka
meningkatkan pen&apaian keberhasilan program !MS sehingga pen&apaian
penyakit !MS oleh petugas program ter&apai.
(esadaran penderita Penyakit !MS uga sudah baik dengan
memeriksakan diri se&ara teratur dan minum obat teratur.
b. Money (Pembiayaan)
Sumber pembiayaan program ini berasal dari dana Global Fund
()*). Pada tahun 200+ klinik !MS dibuka tetapi klinik ini baru beralan pada
tahun 2010.
23
Pada pelaksanaannya, dana yang dialokasikan pada program ini
sudah men&ukupi pada tahun 2013 yaitu dana dari )* untuk meruuk pasien
kelayanan !MS.
(ebanyakan penderita berasal dari golongan ekonomi menengah
sehinga mampu mengimbangi pengobatan !MS.
&. Material ( Sarana dan Prasarana)
"alam pelaksanaannya, Puskesmas 23 !lir Palembang memiliki
satu ambulan untuk pelaksanaan mobile klinik. Peralatan untuk
pengambilan sampel pada !MS serta sarana untuk penyuluhan ke
masyarakat sudah &ukup seperti penyediaan pam#let dan brosur sebagai
media penyuluhan.
d. Methode (Metode)
Penemuan kasus !MS yaitu se&ara akti# dan pasi#. -kti# yaitu
petugas program !MS mendatangi langsung ke tempat risiko tinggi seperti
PP$T, hotel dan salon ke&antikan plus plus untuk mengambil spesimen dari
penyakit !MS pada masyarakat yang resiko tinggi untuk pemeriksaan
penegakkan diagnosis pada kelompok resti setiap 1 bulan sekali, dan uga
program pembagian obat single dose pada pasien.pasien yang dianggap
positi# menderita !MS dan penyuluhan penyuluhan yang dilakukan 1 bulan
sekali. Metode pasi# yaitu adanya poliklinik !MS yang dibuka setiap hari
ke&uali hari minggu dan hari libur. Pen&atatan dan pelaporan yang baik dan
akurat yang dilakukan oleh petugas program !MS. Terad'alnya rapat
e/aluasi yang dilakukan setiap sebulan sekali untuk mengikuti
pengembangan program yang dialani oleh sarana kesehatan yang ada
sehingga bisa mengatasi hambatan hambatan yang ada. Serta terad'alnya
'aktu penyuluhan dan pemeriksaan spesimen se&ara langsung ke PP$T
atau hotel atau salon ke&antikan plus plus di 'ilayah kera puskesmas 23 ilir
Palembang yang diadakan sebulan sekali.
24
e. Environment (0ingkungan)
Mengingat di 'ilayah kera puskesmas 23 ilir banyak terdapat
hotel, PP$T dan salon ke&antikan plus plus yang merupakan risiko tinggi
teradinya !MS. Peran serta masyarakat dan terutama pada penderita sendiri
harus mendukung dan ikut serta dalam keberhasilan program ini di
Puskesmas, pengetahuan tentang penyakit !MS sendiri melalui penyuluhan.
penyuluhan yang diadakan oleh petugas yang bertanggung a'ab pada
program !MS harus ditingkatkan sehingga menimbulkan keinginan dari diri
sendiri untuk men&egah dan mengobati !MS dan penyebab dari &andidiasis
itu sendiri dan datang ke pusat pelayanan !MS.
Selain itu untuk men&ari akar penyelesaian masalah dapat
menggunakan Fishbone diagram seperti tertera dalam gambar berikut.
)ambar 1.1 Fishbone diagram PMS yang di obati di puskesmas 23 ilir
25
"ana )* &ukup
untuk program !MS
Sarana
Poster atau
lea#let
mengenai
penyakit
!MS sudah
memadai
Dana
Lingkungan
Manusia Metode
Petugas tidak
memiliki
tugas lain
(tugas
rangkap)
(oordinasi pihak
puskesmas dengan
masyarakat sudah baik
Peyuluhan
mengenai
!MS sudah
baik
Pengetahuan
masyarakat
sudah &ukup
baik
Masyarakat
langsung berobat
ke puskesmas
penemuan dan
pelaporan
tentang
penyakit !MS
sudah baik
Pengobatan
terhadap PMS
di puskesmas
23 ilir tahun
2013 sudah baik
Terad'alnya rapat
e/aluasi mengenai
pengembangan
program !MS.
kesadarkan
penderita
akan
penyakit
nya sudah
baik
Penderita berasal
dari golongan
ekonomi
menengah
Pembagian obat
single dose sudah
baik
4.. Prioritas !enyelesaian Masala"
Masalah yang mempunyai total angka tertinggi dari hasil penumlahan
yang akan menadi prioritas penyelesaian masalah.
(eterangan 2
$2 $rgent
(mendesak)
Paling
mendesak
Sangat
mendesak
mendesak Biasa Tidak
Mendesak
3 1 3 2 1
S 2 Serious
(ga'at)
*atal Sangat
ga'at
)a'at Biasa Tidak
)a'at
3 1 3 2 1
) 2 )ro'th
(perkembangan)
Sangat 4epat 4epat -gak 4epat Biasa 0ambat
3 1 3 2 1
Tabel 1.1. Penentuan Prioritas Penyebab penyelesaian Masalah
No. As!ek Masala" #rgensi Seriousness $ro%t" &otal
1. (oordinasi pihak puskesmas
dengan masyarakat sudah
baik
3 3 1 100
2. petugas tidak memiliki
tugas rangkap
3 1 1 50
3. "ana )* &ukup untuk
program !MS
3 1 1 50
1. penemuan dan pelaporan
tentang penyakit !MS sudah
baik
3 1 1 50
3. Pembagian obat single dose
sudah baik
3 1 1 50
6. kesadarkan penderita akan
penyakit nya sudah baik
1 3 3 60
7. Peyuluhan mengenai !MS
sudah baik
1 3 3 60
5. Poster atau lea#let mengenai
penyakit !MS sudah
memadai
1 3 3 60
+. Pengetahuan masyarakat
&ukup baik
1 3 3 36
10. Masyarakat memutuskan
untuk langsung berobat ke
1 3 3 36
26
puskesmas
11. Penderita berasal dari
golongan ekonomi
menengah
1 3 3 36
12. Terad'alnya rapat e/aluasi
mengenai pengembangan
program !MS
1 3 3 36
"ari hasil skoring dengan metode $S) diatas, didapatkan prioritas
masalahnya adalah (oordinasi pihak puskesmas dengan masyarakat sudah
baik.
4.'. Alternatif Penyelesaian Masala"
Tabel 1.2. -lternati# Penyelesaian Masalah
Prioritas
(asala"
Prioritas
!enyelesaian
Masala"
Alternatif Penyelesaian Masala"
(oordinasi pihak
puskesmas
dengan
masyarakat sudah
baik
(oordinasi
pihak
puskesmas
dengan
masyarakat
sudah baik
dalam
melakukan
penyuluhan
tentang
penyakit !MS
. 0ebih meningkatkan lagi
mengenai pemantauan dan
perkembangan tentang penyakit
!MS kepada petugas puskesmas
dan masyarakat.
. Memberikan reward kepada
masyarakat yang melakukan
tugasnya dengan baik.
. Menambah umlah pihak
puskesmas untuk lebih
mengoptimalkan pengambilan
data.
. Menyediakan kendaraan8alat
transportasi untuk petugas
puskesmas agar dapat
memudahkan men&apai ke sarana.
27
28