Anda di halaman 1dari 33

1

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam Pembukaan UUD 1945, tercantum tujuan nasional
bangsa Indonesia yakni melindungi segenap bangsa
Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk
memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan
bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang
berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan
sosial.
erdasarkan !istem "esehatan #asional $!"#%, khususnya
sub&sistem pemberdayaan masyarakat, salah satu tujuan !"#
adalah terselenggaranya upaya pelayanan, ad'okasi dan
penga(asan sosial oleh perorangan, kelompok dan
masyarakat di bidang kesehatan secara berhasil guna dan
berdaya guna, untuk menjamin terselenggaranya
pembangunan kesehatan guna meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat yang setinggi&tingginya.
Pada saat ini, dalam penyelenggaraan upaya kesehatan,
masyarakat masih diposisikan sebagai obyek dan belum
sebagai subyek. !elain itu masih banyak upaya kesehatan
yang belum menyentuh masyarakat yang tinggal di daerah
terpencil, tertinggal, kepulauan dan perbatasan.
Untuk itu perlu adanya upaya kesehatan yang berbasis
masyarakat, agar upaya kesehatan lebih tercapai
(accessible), lebih terjangkau (affordable), serta lebih
berkualitas (quality).
Dalam perkembangan pemberdayaan masyarakat sampai
de(asa ini, telah tumbuh dan berkembang berbagai upaya
kesehatan yang berbasis masyarakat $U")%. erbagai
U") yang telah berkembang antara lain* Pos Pelayanan
Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
2
+erpadu $Posyandu%, Pondok ersalin Desa $Polindes%, Pos
,bat Desa $P,D%-.arung ,bat Desa $.,,%, Pos Upaya
"esehatan "erja $Pos U""%, dan Pos "esehatan Pesantren
$Poskestren%.
Untuk lebih memantapkan penyelenggaraan berbagai U")
yang ada di desa, perlu dikembangkan suatu bentuk U")
yang dapat ber/ungsi mengkoordinasikan seluruh U") yang
ada. 0ungsi koordinasi ini diperlukan, agar penyelenggaraan
U") tersebut dapat sinergis dalam upaya me(ujudkan
Desa !iaga. Per(ujudan Desa !iaga ini adalah dalam rangka
mempercepat pencapaian Desa !ehat. U") yang ber/ungsi
koordinati/ di desa tersebut adalah Pos "esehatan Desa
$Poskesdes%.
Dalam "epmenkes #,.514 +h.2331 tentang Pedoman
Pelaksanaan Pengembangan Desa !iaga disebutkan bah(a
kriteria Desa !iaga adalah memiliki minimal satu Poskesdes.
Pada akhir&akhir ini terjadi berbagai permasalahan kesehatan
masyarakat yang memerlukan penanganan secara khusus
dan terpadu. Permasalahan kesehatan masyarakat tersebut
antara lain balita gi4i buruk, 5'ian In/luen4a, kejadian luar
biasa demam berdarah dengue, campak, polio serta diare.
Untuk mengatasi dan menanggulangi permasalahan tersebut
perlu dilakukan sur'eilans-penanganan /aktor risiko $penyakit,
gi4i, perilaku dan lingkungan% secara e/isien dan e/ekti/.
"eberhasilan pembangunan kesehatan yang salah satunya
ditandai dengan ketersediaan sarana kesehatan belum dapat
dirasakan oleh seluruh masyarakat, terutama bagi masyarakat
yang tinggal di daerah yang sulit dijangkau karena berbagai
alasan, antara lain kendala geogra/is, ekonomi, in/ormasi dan
sosial budaya. ,leh karenanya perlu dilakukan upaya untuk

Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
3
mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat
di desa.
B. Landasan Hukum
!ebagai acuan hukum dalam pengembangan buku pedoman
ini antara lain adalah*
1. Undang&undang Dasar tahun 1945, pasal 26 7 ayat 1.
2. Undang&Undang #omor 4 tahun 1964 tentang .abah
Penyakit )enular
8. Undang&undang #omor 28 tahun 1992 tentang "esehatan
4. Undang&undang #omor 28 tahun 2338 tentang
Perlindungan 5nak.
5. Undang&undang #omor 82 tahun 2334 tentang
Pemerintahan Daerah
1. Undang&undang #omor 88 tahun 2334 tentang
Perimbangan "euangan antara Pusat dan pemerintahan
Daerah
9. Peraturan Presiden nomor 9 tahun 2335 tentang :encana
Pembangunan ;angka )enengah #asional $:P;)#%
2334&2339.
6. "eputusan )enteri "esehatan :I #omor 594-)enkes-
!"-<-2333 tentang Pembangunan "esehatan )enuju
Indonesia !ehat 2313.
9. "eputusan )enteri Dalam #egeri Dan ,tonomi Daerah
#omor 9 +ahun 2331 +entang "ader Pemberdayaan
)asyarakat.
13. "eputusan )enteri "esehatan :I #omor* 334-)enkes-
!"-I-2338 tentang "ebijakan dan !trategi Desentralisasi
idang "esehatan.
11. "eputusan )enteri Dalam #egeri #omor 121 +ahun 2338
+entang entuk Produk Produk 7ukum Di =ingkungan
Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
4
Pemerintahan Desa.
12. "eputusan )enteri "esehatan :I #omor 126-)enkes-!"-
II-2334 tentang "ebijakan Dasar Pusat "esehatan
)asyarakat $Puskesmas%
18. "eputusan )enteri "esehatan :I #omor 181-)enkes-!"-
II-2334 tentang !istem "esehatan #asional
14. "eputusan )enteri "esehatan :I #omor 881-)enkes-!"-
<-2331 tentang :encana !trategis Departemen
"esehatan +ahun 2335&2339.
15. "eputusan )enteri "esehatan :I 514-)enkes-!"-<II
1-2331 tentang Pelaksanaan Pengembangan Desa !iaga

Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
5
BAB II KONSEP DASAR POS KESEHATAN
DESA
A. Pengertian
Pos "esehatan Desa yang selanjutnya disingkat dengan
Poskesdes, adalah upaya kesehatan bersumberdaya
masyarakat $U")% yang dibentuk di desa dalam rangka
mendekatkan-menyediakan pelayanan kesehatan dasar bagi
masyarakat desa.
Poskesdes dibentuk dalam rangka mendekatkan pelayanan
kesehatan dasar bagi masyarakat serta sebagai sarana
kesehatan yang merupakan pertemuan antara upaya
masyarakat dan dukungan pemerintah.
Pelayanan Poskesdes meliputi upaya promoti/, pre'enti/ dan
kurati/ yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan $terutama
bidan% dengan melibatkan kader atau tenaga sukarela lainnya.
Pengertian >Desa> dapat berarti desa atau kelurahan atau
nagari atau sebutan lainnya bagi satuan administrasi
pemerintahan setingkat desa.
B. Tujuan
1. Tujuan Umum
+er(ujudnya masyarakat sehat yang siaga terhadap
permasalahan kesehatan di (ilayah desanya.
2. Tujuan Khusus
a. +erselenggaranya promosi kesehatan dalam rangka
meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang
kesehatan
b. +erselenggaranya pengamatan, pencatatan dan
Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
6
pelaporan dalam rangka meningkatkan ke(aspadaan dan
kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko dan bahaya
yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan, terutama
penyakit menular dan penyakit yang berpotensi
menimbulkan kejadian luar biasa $"=% serta /aktor&/aktor
risikonya $termasuk status gi4i dan ibu hamil yang
berisiko%.
c. +erselenggaranya upaya pemberdayaan masyarakat
dalam rangka meningkatkan kemampuan masyarakat
untuk menolong dirinya di bidang kesehatan
d. +erselenggaranya pelayanan kesehatan dasar yang
dilaksanakan oleh masyarakat dan tenaga pro/esional
kesehatan.
e. +erkoordinasinya penyelenggaraan U") lainnya yang
ada di desa.
. !uang Lingku" Kegiatan
:uang lingkup kegiatan Poskesdes meliputi upaya kesehatan
yang menyeluruh mencakup upaya promoti/, pre'enti/ dan
kurati/ yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan $terutama
bidan% dengan melibatkan kader atau tenaga sukarela lainnya.
"egiatan Poskesdes, utamanya adalah, pengamatan dan
ke(aspadaan dini $sur'eilans penyakit, gi4i, perilaku berisiko,
dan lingkungan, dan masalah kesehatan lainnya%,
penanganan kega(atdaruratan kesehatan, dan kesiapsiagaan
terhadap bencana serta pelayanan kesehatan dasar.
"egiatan Poskesdes lainnya yang merupakan kegiatan
pengembangan yaitu promosi kesehatan, penyehatan
lingkungan, dan lain&lain. !ebagai bentuk
pertanggungja(aban maka kegiatan di Poskesdes didukung
dengan pencatatan dan pelaporan.
Poskesdes juga merupakan pusat pengembangan atau

Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
#
re'italisasi berbagai U"), menumbuhkembangkan
partisipasi masyarakat, kemitraan dengan berbagai pemangku
kepentingan $stake holder% terkait.
"egiatan dilakukan berdasarkan pendekatan edukati/ atau
kemasyarakatan yang dilakukan melalui musya(arah dan
mu/akat yang disesuaikan dengan kondisi dan potensi
masyarakat setempat.
$. %ungsi P&skesdes
1. !ebagai (ahana peran akti/ masyarakat di bidang
kesehatan.
2. !ebagai (ahana ke(aspadaan dini terhadap berbagai
risiko dan masalah kesehatan.
8. !ebagai (ahana pelayanan kesehatan dasar, guna lebih
mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta untuk
meningkatkan jangkauan dan cakupan pelayanan
kesehatan.
4. !ebagai (ahana pembentukan jejaring berbagai U")
yang ada di desa.
'. Pri&ritas Pengem(angan
)engingat Poskesdes merupakan salah satu upaya
memeratakan pelayanan kesehatan yang sekaligus (ahana
partisipasi masyarakat, maka prioritas pengembangannya
adalah *
1. Desa - kelurahan yang tidak terdapat sarana kesehatan
$Puskesmas dan rumah sakit%. 5dapun desa yang
terdapat Puskesmas Pembantu masih memungkinkan
untuk dikembangkan Poskesdes.
2. Desa di lokasi terisolir, terpencil, tertinggal, perbatasan
atau kepulauan.
Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
)
!ebagai langkah a(al pengembangan dapat diutamakan
pada desa yang sudah terdapat Polindes.
%. *an+aat
1. agi )asyarakat Desa
a. Permasalahan kesehatan di desa dapat dideteksi secara
dini, sehingga bisa ditangani dengan cepat dan
diselesaikan, sesuai kondisi, potensi dan kemampuan
yang ada .
b. )asyarakat desa dapat memperoleh pelayanan
kesehatan dasar yang dapat dijangkau $secara
geogra/is%.
2. agi "ader
a. "ader mendapatkan in/ormasi a(al di bidang kesehatan.
b. "ader mendapatkan kebanggaan, bah(a dirinya lebih
berkarya bagi (arga desanya.
8. agi Puskesmas
a. )emperluas jangkauan pelayanan Puskesmas dengan
mengoptimalkan segala sumberdaya secara e/ekti/ dan
e/isien.
b. Dapat mengoptimalkan /ungsi Puskesmas sebagai pusat
penggerak pembangunan ber(a(asan kesehatan, pusat
pemberdayaan masyarakat, dan pusat pelayanan
kesehatan strata pertama.
4. agi !ektor =ain
a. Dapat memadukan kegiatan sektornya dengan bidang
kesehatan.
b. "egiatan pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan lebih
e/ekti/ dan e/isien.

Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
,
-. Peng&rganisasian
Prinsip pengorganisasian Poskesdes adalah dikelola oleh
masyarakat yang dalam hal ini kader dengan bimbingan
tenaga kesehatan.
1. +enaga Poskesdes
5gar Poskesdes dapat terselenggara, maka perlu didukung
dengan tenaga sebagai berikut*
a. +enaga masyarakat
"ader
+enaga sukarela lainnya
+enaga masyarakat sekurang&kurangnya berjumlah 2
$dua% orang yang mendapatkan pelatihan khusus.
b. +enaga "esehatan
+enaga kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan di
Poskesdes minimal se&rang Bidan.
Pemenuhan tenaga kesehatan Poskesdes a(alnya dapat
dilakukan atas bantuan pPemerintah, dan selanjutnya
diharapkan bisa dilakukan secara bertahap oleh masyarakat
sendiri. Diharapkan tenaga kesehatan yang akan membantu
Poskesdes berdomisili di desa-kelurahan setempat.
2. "epengurusan
"epengurusan Poskesdes dipilih melalui musya(arah dan
mu/akat masyarakat desa, serta ditetapkan oleh kepala desa.
struktur pengurus minimal terdiri dari pembina, ketua,
sekretaris, bendahara dan anggota. !usunan pengurus
Poskesdes bersi/at /leksibel, sehingga dapat dikembangkan
sesuai dengan kebutuhan, kondisi dan permasalahan
setempat.
Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
1
.
3. "edudukan dan 7ubungan "erja
"edudukan dan hubungan kerja antara Poskesdes dengan
unit&unit serta masyarakat, dapat digambarkan sebagai
berikut*
"eterangan*
1. Poskesdes merupakan koordinator dari U") yang ada
$misalnya* Posyandu, Poskestren, ambulan desa%. Dengan
demikian, maka Poskesdes bertugas pula membina
kelestarian U") lain tersebut.
2. Poskesdes berada di ba(ah penga(asan dan bimbingan
Puskesmas setempat. Pelaksana Poskesdes (ajib
melaporkan kegiatannya kepada Puskesmas ataupun kepada
sektor terkait lainnya sesuai dengan bidangnya. =aporan
kesehatan disampaikan kepada Puskesmas, adapun laporan
yang menyangkut pertanggungja(aban keuangan
disampaikan kepada kepala desa.

Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
DI#"?! "5-",+5 :!UD "5-",+5
PU!"?!)5!
PU!+U PU!+U
P,!"?!D?!
P,!@5#DU U") lain
"eluarga-
masyarakat
11
3. ;ika di (ilayah desa tersebut terdapat Puskesmas Pembantu,
maka Poskesdes berkoordinasi dengan Puskesmas
Pembantu tersebut.
4. Poskesdes diba(ah pembinaan "abupaten-"ota melalui
Puskesmas. Pembinaan dalam aspek upaya kesehatan
masyarakat maupun upaya kesehatan perorangan. 5pabila
Poskesdes tidak mampu memberikan pelayanan maka perlu
melakukan rujukan ke Puskesmas, antara lain pelayanan
kega(atdaruratan. Pada keadaan tertentu Poskesdes dapat
melakukan rujukan langsung ke rumah sakit dengan
sepengetahuan Puskesmas.
Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
1
2
BAB III LANGKAH PENGEMBANGAN POS
KESEHATAN DESA
,leh karena Poskesdes merupakan penggerak dalam
pengembangan Desa !iaga, maka langkah&Iangkah
pengembangan Poskesdes terintegrasi dalam langkah&langkah
pengembangan Desa !iaga sebagaimana tercantum dalam
"eputusan )enteri "esehatan #omor 514 tahun 2331 tentang
Pedoman Pelaksanaan Pengembangan Desa !iaga. Untuk lebih
jelasnya, langkah&Iangkah tersebut adalah sebagai berikut.
A. Persia"an /nternal
=angkah ini merupakan a(al kegiatan, sebelum kegiatan&
kegiatan lainnya dilaksanakan. +ujuan langkah ini adalah
mempersiapkan para provider, atau petugas kesehatan yang
berada di (ilayah Puskesmas, baik petugas teknis maupun
petugas administrasi. Persiapan para pro'ider ini bisa
berbentuk sosialisasi, pertemuan dan pelatihan yang bersi/at
konsolidasi yang tentunya disesuaikan dengan kondisi
setempat.
=uaran langkah ini diharapkan para provider telah memahami
tugas dan /ungsinya, dan siap untuk melakukan pendekatan
pada pemangku kepentingan (stakeholder) dan masyarakat.
B. Persia"an 'ksternal
+ujuan langkah ini adalah untuk mempersiapkan masyarakat,
terutama tokoh masyarakat, agar mereka tahu, mau dan
mampu mendukung pengembangan Poskesdes.

Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
13
Pendekatan kepada para tokoh masyarakat, diharapkan agar
mereka memahami dan mendukung dalam pembentukan
opini publik untuk menciptakan iklim yang kondusi/ bagi
pengembangan Poskesdes. ;adi dukungan yang diharapkan
dapat berupa moril, /inansiil dan materiil, seperti kesepakatan
dan persetujuan masyarakat untuk pengembangan
Poskesdes.
=angkah ini termasuk kegiatan ad'okasi kepada para
penentu kebijakan, agar mereka mau memberikan dukungan,
baik berupa dana maupun kebijakan atau anjuran, serta
restu, sehingga Poskesdes dapat berjalan dengan lancar.
;ika di daerah tersebut telah terbentuk (adah&(adah
kegiatan masyarakat di bidang kesehatan seperti "onsil
"esehatan "ecamatan-adan Penyantun Puskesmas $PP%,
adan Pemberdayaan Desa, P"", serta organisasi
kemasyarakatan lainnya hendaknya menjadi penggerak
dalam pengembangan Poskesdes.
. 0ur1ei *a2as $iri atau Telaah *a2as $iri
!ur'ei ma(as diri $!)D% atau community self survey $A!!%
bertujuan agar masyarakat dengan bimbingan petugas
mampu melakukan telaah ma(as diri untuk desanya. !ur'ei
ini harus dilakukan oleh masyarakat setempat dengan
bimbingan pro'ider kesehatan, dan diharapkan agar mereka
sadar akan permasalahan yang dihadapi di desanya, serta
dapat membangkitkan niat dan tekad untuk mencari solusinya
berdasar potensi yang dimiliki. Untuk itu, sebelumnya perlu
dilakukan pemilihan dan pembekalan keterampilan bagi
(arga masyarakat yang dinilai mampu melakukan !)D.
Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
1
4
=uaran !)D ini adalah identi/ikasi permasalahan kesehatan
serta da/tar potensi di desa yang didayagunakan dalam
menyelesaikan masalah kesehatan.
$. *us3a2arah *as3arakat $esa
+ujuan penyelenggaraan musya(arah ini adalah untuk
mencari alternati/ penyelesaian masalah kesehatan hasil
!)D dikaitkan dengan potensi yang dimiliki desa. Inisiati/
penyelenggaraan musya(arah sebaiknya berasal dari para
tokoh masyarakat yang mendukung pembentukan
Poskesdes. Peserta musya(arah ini adalah (akil&(akil tokoh
masyarakat termasuk perempuan dan generasi muda.
Data serta temuan lain yang diperoleh pada saat !)D
disajikan, utamanya adalah da/tar masalah kesehatan, data
potensi, serta harapan masyarakat. 7asil pendataan tersebut
dimusya(arahkan untuk penentuan prioritas, dukungan dan
kontribusi apa yang dapat disumbangkan oleh masing&
masing indi'idu-lembaga yang di(akilinya, serta langkah&
Iangkah pemecahan untuk pembentukan Poskesdes.
'. Pem(entukan P&skesdes
!ecara operasional pembentukan Poskesdes dilakukan
dengan kegiatan sebagai berikut *
1. Pemilihan Pengurus dan "ader Poskesdes
Pemilihan pengurus dan kader Poskesdes dilakukan melalui
pertemuan khusus para pimpinan, pengelola dan tokoh
masyarakat serta beberapa (akil masyarakat. Pemilihan
dilakukan secara musya(arah mu/akat, sesuai dengan tata
cara dan kriteria yang disepakati, dengan /asilitasi
Puskesmas. ;umlah kader untuk setiap Poskesdes minimal 2
$dua% orang atau disesuaikan dengan kegiatan yang
dilaksanakan dan kemampuan serta potensi desa setempat.

Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
15
2. ,rientasi-Pelatihan "ader Poskesdes
!ebelum melaksanakan tugasnya, kepada pengelola dan
kader Poskesdes terpilih perlu diberikan orientasi atau
pelatihan tentang pengelolaan Poskesdes.
,rientasi-pelatihan dilaksanakan oleh Puskesmas sesuai
dengan pedoman orientasi-pelatihan yang berlaku.
)ateri orientasi-pelatihan antara lain mencakup kegiatan
yang akan dilaksanakan di Poskesdes meliputi *
a. Pengamatan epidemiologis sederhana terhadap penyakit,
terutama penyakit menular dan penyakit yang berpotensi
menimbulkan kejadian luar biasa $"=% dan /aktor
risikonya $termasuk status gi4i% serta kesehatan ibu hamil
yang berisiko.
b. Penanggulangan penyakit, terutama penyakit menular
dan penyakit yang berpotensi menimbulkan "=, serta
/aktor&/aktor risikonya $termasuk kurang gi4i%.
c. "esiapsiagaan dan penanggulangan bencana dan
kega(atdaruratan kesehatan.
d. Pelayanan kesehatan sederhana sesuai dengan
kompetensinya.
Pada (aktu menyelenggarakan orientasi-pelatihan, sekaligus
disusun rencana kerja (Plan o/ Action) Poskesdes yang akan
dibentuk, lengkap dengan (aktu dan tempat
penyelenggaraan, para pelaksana dan pembagian tugas
serta sarana dan prasarana yang diperlukan.
3. Pemenuhan-penempatan dan pelatihan tenaga kesehatan
a. Penempatan dan penugasan tenaga kesehatan, terutama
bidan sebagai penyelenggara Poskesdes oleh "epala
Dinas "esehatan "abupaten-"ota.
Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
1
6
b. Pelatihan tenaga kesehatan
!ebelum melaksanakan tugasnya, tenaga kesehatan
diberikan pelatihan sesuai dengan kompetensi dan
ke(enangan yang harus dimiliki serta tugas yang
menjadi tanggungja(abnya.
%. Pengem(angan 4ejaring Kerjasama
)engingat permasalahan kesehatan sangat dipengaruhi oleh
kinerja sektor lain, serta adanya keterbatasan sumberdaya,
maka untuk memajukan Poskesdes perlu adanya
pengembangan jejaring kerjasama dengan berbagai pihak.
5ktualisasi dari pengembangan jejaring Poskesdes, dapat
dilakukan melalui temu jejaring U") secara internal di
dalam desa sendiri dan atau temu jejaring antar Poskesdes,
serta temu jejaring antar tenaga kesehatan $praktek s(asta%.
!elain untuk memantapkan kerjasama, juga diharapkan
dapat dijadikan (ahana untuk melakukan tukar menukar
pengalaman dan memecahkan masalah&masalah yang
dihadapi bersama.

Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
1#
BAB IV PENYELENGGARAAN POS
KESEHATAN DESA
"egiatan rutin Poskesdes diselenggarakan dan dimotori oleh kader
Poskesdes dan tenaga kesehatan yang ada di desa tersebut
dengan bimbingan Puskesmas setempat dan sektor terkait.
A. Kegiatan
Pelayanan kesehatan yang diselenggarakan oleh Poskesdes
meliputi promoti/, pre'enti/ dan kurati/ $pengobatan% sesuai
dengan kompetensi.
"egiatan pelayanan kesehatan tersebut dikelompokkan
menjadi kegiatan utama dan kegiatan pengembangan.
"egiatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat desa,
adalah*
1. Pengamatan epidemiologis sederhana terhadap penyakit,
terutama penyakit menular dan penyakit yang berpotensi
menimbulkan kejadian luar biasa $"=%, dan /aktor
risikonya $termasuk status gi4i% serta kesehatan ibu hamil
yang berisiko.
2. Penanggulangan penyakit, terutama penyakit menular
dan penyakit yang berpotensi menimbulkan "=, serta
/aktor&/aktor risikonya $termasuk kurang gi4i%.
3. "esiapsiagaan dan penanggulangan bencana dan
kega(atdaruratan kesehatan.
4. Pelayanan medis dasar, sesuai dengan kompetensi.
Pelayanan tersebut dilaksanakan baik di dalam Poskesdes
maupun di luar Poskesdes $dalam gedung maupun luar
gedung%.
Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
1
)
5dapun kegiatan pengembangan, meliputi promosi
kesehatan untuk*
1. Peningkatan keluarga sadar gi4i,
2. Peningkatan Perilaku 7idup ersih dan !ehat $P7!%,
8. Penyehatan lingkungan.
Poskesdes juga merupakan pusat pengembangan atau
re'italisasi berbagai U") lain yang dibutuhkan oleh
masyarakat desa, antara lain .arung ,bat Desa, "elompok
Pemakai 5ir, 5risan ;amban "eluarga. Dengan demikian
Poskesdes juga berperan sebagai koordinator dari berbagai
U") yang ada di (ilayah desa.
B. 5aktu Pen3elenggaraan
Pelayanan Poskesdes dilaksanakan secara rutin setiap hari.
. Tem"at Pen3elenggaraan
Poskesdes perlu memiliki tempat pelayanan. Dalam
pelaksanaan pelayanan kesehatan di dalam Poskesdes,
diperlukan ruangan yang dapat ber/ungsi sebagai *
1. :uang penda/taran
2. :uang tunggu
8. :uang pemeriksaan
4. :uang tindakan $persalinan%
5. :uang ra(at inap persalinan
1. :uang petugas
9. :uang konsultasi $gi4i, sanitasi, dll%
6. :uang obat
9. "amar mandi dan toilet

Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
1,
Pengadaan gedung Poskesdes dapat dilaksanakan dengan*
1. )eman/aatkan gedung Polindes yang ada, yang
dikembangkan menjadi Poskesdes.
2. )eman/aatkan-menumpang pada sarana gedung yang
tersedia, seperti balai desa, balai pertemuan desa, dan
lain&lain.
3. Pengadaan tempat dan pembangunan gedung
Poskesdes dapat diupayakan dengan alternati/
pembiayaan *
a. s(adaya masyarakat
b. donatur- dunia usaha- s(asta
c. /asilitasi pemerintah $pusat atau daerah%.
Untuk itu pemetaan potensi desa sangat diperlukan.
$. Peralatan $an L&gistik
!elain sarana tersebut di atas, Poskesdes perlu dilengkapi
dengan*
1. Peralatan6
a. Peralatan medis
Disesuaikan dengan jenis pelayanan yang disediakan.
b. Peralatan non medis
)eubelair, sarana pencatatan, sarana komunikasi,
sarana transportasi dan lain&lain sesuai kebutuhan.
Pemenuhan peralatan Poskesdes dapat dilaksanakan
melalui*
a. Peman/aatan alat yang telah ada di Polindes.
b. Pengadaan alat Poskesdes dengan s(adaya
masyarakat.
c. Pengadaan alat Poskesdes dengan bantuan donatur-
Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
2
.
dunia usaha- s(asta.
d. Pengadaan alat Poskesdes dengan /asilitasi pemerintah
$pusat atau daerah%.
2. 7(at8&(atan
;enis dan jumlah obat&obatan yang perlu disediakan di
Poskesdes sesuai dengan .jenis pelayanan yang
diselenggarakan, yang penetapannya berkoordinasi dengan
Puskesmas setempat.
Penyediaan obat Poskesdes dapat dilaksanakan dengan*
a. !(adaya masyarakat di ba(ah penga(asan dan
pembinaan Puskesmas.
b. antuan donatur-dunia usaha-s(asta diba(ah
penga(asan dan pembinaan Puskesmas.
c. 0asilitasi pemerintah $pusat atau daerah% melalui
Puskesmas.
'. Tugas $an Tanggungja2a( Para Pelaksana
+erselenggaranya pelayanan Poskesdes melibatkan banyak
pihak. 5dapun tugas dan tanggungja(ab masing&masing
pihak dalam menyelenggarakan Poskesdes adalah sebagai
berikut*
1. Tenaga P&skesdes
a. Poskesdes diselenggarakan oleh tenaga kesehatan
$minimal seorang bidan% dan dibantu oleh sekurang&
kurangnya 2 $dua% orang kader.
b. +ugas masing&masing pelaksana sesuai dengan
kompetensi, kemampuan dan ke(enangannya.
c. +enaga pelaksana Poskesdes, baik tenaga kesehatan

Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
21
maupun kader, terlebih dahulu mendapatkan pelatihan.
2. Petugas Puskesmas
"ehadiran tenaga kesehatan Puskesmas yang di(ajibkan di
Poskesdes minimal satu kali dalam sebulan. Peran petugas
Puskesmas antara lain sebagai berikut*
a. )emberikan bimbingan dan pembinaan kader dan tenaga
kesehatan dalam penyelenggaraan Poskesdes.
b. )enyelenggarakan pelatihan atau penyegaran bagi kader
dan tenaga kesehatan Poskesdes.
c. )elakukan analisis hasil kegiatan Poskesdes, serta
menyusun rencana kerja dan melaksanakan upaya
perbaikan sesuai dengan kebutuhan Poskesdes.
d. )enerima konsultasi-rujukan dalam menangani berbagai
kasus kesehatan yang tidak dapat ditanggulangi oleh
pelaksana Poskesdes.
e. )endukung pemenuhan-pengadaan alat dan obat&obatan
yang dibutuhkan Poskesdes.
/. )elakukan konsultasi kepada dinas kesehatan setempat
mengenai permasalahan yang dihadapi di Poskesdes
baik dari segi tenaga, peralatan dan sarana lain serta
dana.
5gar dapat melaksanakan seluruh tugas tersebut di atas,
Puskesmas perlu ditingkatkan kemampuannya $melalui
re'italisasi Puskesmas% sehingga pembinaan ke Poskesdes
dapat dilaksanakan secara optimal.
Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
2
2
%. Pem(ia3aan
1. 0um(er Bia3a
Pembiayaan Poskesdes berasal dari berbagai sumber, antara
lain*
a. )asyarakat
1% luran pengguna-pengunjung Poskesdes.
2% luran masyarakat umum dalam bentuk dana sehat.
8% !umbangan-donatur dari perorangan atau kelompok
masyarakat,
4% )obilisasi dana sosial keagamaan
b. !(asta-dunia usaha
Peran akti/ s(asta-dunia usaha juga diharapkan dapat
menunjang pembiayaan Poskesdes. )isalnya dengan
menjadikan Poskesdes sebagai anak angkat
s(asta-dunia usaha. antuan yang diberikan dapat
berupa dana, sarana, prasarana, atau tenaga, yakni
sebagai sukarela(an Poskesdes.
c. 7asil usaha
Pengelola dan kader Poskesdes dapat melakukan usaha
mandiri, yang hasilnya disumbangkan untuk biaya
pengelolaan Poskesdes.
d. Pemerintah
antuan dari pemerintah terutama diharapkan pada
tahap a(al pembentukan, yakni berupa dana stimulan
atau bantuan lainnya dalam bentuk sarana dan
prasarana Poskesdes.

Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
23
2. Peman+aatan dan Pengel&laan $ana
a. Peman/aatan Dana
Dana yang diperoleh Poskesdes, digunakan untuk
membiayai kegiatan Poskesdes, antara lain untuk*
1) iaya operasional Poskesdes.
2) antuan biaya rujukan bagi yang membutuhkan.
3) )odal usaha.
b. Pengelolaan Dana
Pengelolaan dana dilakukan oleh pengelola dan kader
Poskesdes. Dana harus disimpan di tempat yang aman
dan jika mungkin mendatangkan hasil. Untuk keperluan
biaya rutin disediakan kas kecil yang dipegang oleh kader
yang ditunjuk. !etiap pemasukan dan pengeluaran harus
dicatat dan dikelola secara bertanggung ja(ab.
3. P&la Tari+
+ari/ pelayanan di Poskesdes ditetapkan oleh desa dan
diperkuat dengan surat keputusan kepala desa. Dalam
penetapannya dilakukan melalui musya(arah masyarakat
desa dengan /asilitasi Puskesmas. Prinsip yang perlu
dipegang adalah bah(a besaran tari/ tidak membebani
masyarakat dan dapat digunakan untuk operasional
Poskesdes.
.- Pen9atatan $an Pela"&ran
1. Pen9atatan
Pencatatan dilakukan oleh kader dan tenaga kesehatan
segera setelah kegiatan dilaksanakan. Pencatatan dilakukan
Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
2
4
dengan menggunakan /ormat yang ada, antara lain*
a. uku catatan sasaran Poskesdes, yang mencatat jumlah
seluruh (arga dan masyarakat sekitarnya.
b. uku catatan rekapitulasi kegiatan pelayanan Poskesdes.
c. uku catatan kegiatan pertemuan yang diselenggarakan
oleh Poskesdes.
d. uku catatan kegiatan usaha, apabila Poskesdes
menyelenggarakan kegiatan usaha.
e. uku pengelolaan keuangan.
f. Dan lain&lain sesuai kegiatan yang dilaksanakan dan
kebutuhan Poskesdes yang bersangkutan.
2. Pela"&ran
Pada dasarnya kader Poskesdes tidak (ajib melaporkan
kegiatannya kepada Puskesmas. 5kan tetapi kegiatan yang
menyangkut pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan
Poskesdes, tetap harus dilaporkan dengan mengacu /ormat
pelaporan Puskesmas disesuaikan dengan kegiatan di
Poskesdes. Untuk itu, setiap Puskesmas harus menunjuk
petugas yang bertanggungja(ab untuk melakukan
pembinaan pencatatan dan pelaporan Poskesdes. erkaitan
dengan pertanggungja(aban keuangan, Poskedes
melaporkan kepada pengurus Poskesdes dan kepala desa.

Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
25
BAB V PEMBINAAN DAN PENINGKATAN
POS KESEHATAN DESA
A. Pem(inaan
Pembinaan Poskesdes dilaksanakan secara terpadu dengan
Iintas sektor. Pembinaan teknis medis dilakukan oleh
Puskesmas, sedangkan hal&hal non teknis medis dilakukan
oleh pemerintahan desa dan lintas sektor di tingkat
kecamatan.
Pembinaan Poskesdes meliputi peningkatan pengetahuan
baik petugas kesehatan, kader, maupun tenaga non
kesehatan, pembinaan administrasi, termasuk pengelolaan
keuangan.
Pembinaan ini ditujukan untuk memelihara operasionalisasi
dan ber/ungsinya Poskesdes. Pembinaan tersebut ditujukan
pada pengelolaan sumberdaya Poskesdes, yang terdiri dari
dana, sarana penunjang, dan sumberdaya man usia.
Pembinaan dilaksanakan secara berjenjang mulai dari desa
sampai pusat oleh berbagai pemangku kepentingan $stake
holder%. 5dapun peran pembina Poskesdes tersebut antara
lain*
1. Ke"ala desa
a. )emberikan produk hukum guna kelancaran operasional
Poskesdes
b. )enggalang kader dan tenaga P""
c. )engupayakan in/rastruktur Poskesdes
d. )elakukan pendekatan dengan tokoh masyarakat dan
s(asta
Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
2
6
e. )enggalang dana
/. )elaksanakan pembinaan administrasi
2. Lintas sekt&r di desa
a. )engkoordinasikan program-kegiatan sektor dengan
program-kegiatan Poskesdes
b. Ikut menciptakan suasana kondusi/ bagi kelancaran
pelaksanaan Poskesdes
3. Petugas Puskesrnas
a. )elaksanakan monitoring, pembinaan dan e'aluasi
berkaitan dengan teknis medis $pelatihan, super'isi, dsb%
b. )elaksanakan ad'okasi kepada pejabat dan kelompok
potensial lainnya
c. )enggalang in/ormasi kesehatan dari hasil pelaporan
d. )elakukan /asilitasi pelayanan kesehatan apabila
diperlukan.
4. amat
a. )engkoordinasikan seluruh potensi yang ada
b. )engupayakan in/rastruktur Poskesdes
c. )enggalang dana untuk operasional Poskesdes
d. )enggalang kader dan tenaga P""
e. )elaksanakan pembinaan administrasi
5. Peran $inas Kesehatan Ka(u"aten:K&ta
a. )engembangkan komitmen dan kerjasama tim di tingkat
kabupaten-kota dalam rangka pengembangan
Poskesdes.
b. )ere'italisasi Puskesmas $dan jaringannya% sehingga
mampu melaksanakan /ungsi dan menyelenggarakan
pelayanan kesehatan secara optimal.
c. )ere'italisasi rumah sakit sehingga mampu
melaksanakan pelayanan rujukan dengan baik.

Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
2#
d. )enyelenggarakan pelatihan bagi petugas kesehatan
dan kader.
e. )elakukan ad'okasi ke berbagai pihak $pemangku
kepentingan% tingkat kabupaten-kota dalam rangka
pengembangan Poskesdes.
f. ersama Puskesmas melakukan pemantauan, bimbingan
dan e'aluasi teknis terhadap Poskesdes.
g. )enyediakan dukungan anggaran dan sumberdaya bagi
kesinambungan dan kelestarian Poskesdes.
6. Peran $inas Kesehatan Pr&1insi
a. )engembangkan komitmen dan kerjasama tim di tingkat
pro'insi dalam rangka pengembangan Poskesdes.
b. )embantu dinas kesehatan kabupaten-kota mengem&
bangkan kemampuan melalui pelatihan manajemen,
pelatihan teknis dan cara lain.
c. )embantu dinas kesehatan kabupaten-kota mengem&
bangkan kemampuan $re'italisasi% Puskesmas $dan
jaringannya% dan rumah sakit dalam rangka
pengembangan Poskesdes.
d. )elakukan ad'okasi ke berbagai pihak $pemangku
kepentingan% tingkat pro'insi dalam rangka
pengembangan Poskesdes.
e. ersama dinas kesehatan kabupaten-kota melakukan
pemantauan, bimbingan dan e'aluasi teknis terhadap
Poskesdes.
f. )enyediakan dukungan anggaran dan sumberdaya lain
bagi kesinambungan dan kelestarian Poskesdes.
#. Peran $e"artemen Kesehatan
a. )enyusun konsep dan pedoman pengembangan
Poskesdes serta melakukan sosialisasi dan ad'okasi.
b. )em/asilitasi re'italisasi dinas kesehatan, Puskesmas
Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
2
)
$dan jaringannya%, rumah sakit, Posyandu dan berbagai
U") lainnya.
c. )em/asilitasi pembangunan Poskesdes
d. )em/asilitasi pengembangan sistem sur'eilans, sistem
in/ormasi-pelaporan, serta sistem kesiapsiagaan dan
penanggulangan kega(atdaruratan dan bencana
berbasis masyarakat.
e. )em/asilitasi ketersediaan tenaga kesehatan untuk
Poskesdes.
/. )enyelenggarakan pelatihan bagi pelatih $+,+%.
g. )enyediakan dana dan dukungan sumberdaya lain.
h. )enyelenggarakan pemantauan dan e'aluasi.
). Peran "emangku ke"entingan (stake holder)
a. Pejabat pemerintah daerah
)emberikan dukungan kebijakan, sarana dan dana
untuk penyelenggaraan Poskesdes
)engkoordinasikan penggerakan masyarakat untuk
meman/aatkan pelayanan Poskesdes
)engkoordinasikan penggerakan masyarakat untuk
berperan akti/ dalam penyelenggaraan Poskesdes.
)elakukan pembinaan untuk terselenggaranya
kegiatan Poskesdes secara berkesinambungan dan
lestari.
b. +im penggerak P""
erperan akti/ dalam pengembangan dan
penyelenggaraan Poskesdes.
)enggerakkan masyarakat untuk mengelola,
menyelenggarakan dan meman/aatkan Poskedes.

Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
2,
)enyelenggarakan penyuluhan kesehatan dalam
mendukung kegiatan Poskesdes.
c. +okoh masyarakat
)enggali sumberdaya untuk kesinambungan dan
kelangsungan penyelenggaraan Poskesdes.
)enaungi dan membina Poskesdes.
)enggerakkan masyarakat untuk berperan akti/ dalam
kegiatan Poskesdes.
d. ,rganisasi kemasyarakatan-=!)-dunia usaha s(asta
erperan akti/ dalam penyelenggaraan Poskesdes.
)emberikan dukungan sarana dan dana untuk
pengembangan dan penyelenggaraan Poskesdes.
B. Peningkatan
Dalam rangka peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan,
maka perlu adanya peningkatan sarana prasarana serta
sumberdaya penunjang. 5da dua macam peningkatan, yakni*
1. Peningkatan program pelayanan
Peningkatan program yang dimaksud adalah
meningkatnya jenis kegiatan pelayanan yang disediakan
untuk masyarakat. 7al ini bisa dilakukan setelah Pos
"esehatan Desa tersebut telah mampu dalam arti
memiliki sarana, prasarana dan sumberdaya yang
memadai serta kegiatan utamanya telah dapat
diselenggarakan secara optimal.
Penambahan jenis kegiatan pelayanan ini ditetapkan
melalui langkah&Iangkah P")D serta melibatkan
masyarakat dan unit terkait, dengan /asilitasi Puskesmas.
Penambahan program atau kegiatan tetap
memperhatikan /ungsi dan ke(enangan Poskesdes.
Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
3
.
2. Peningkatan kualitas pelayanan
Poskesdes mempunyai tanggung ja(ab dan ke(enangan
untuk memberikan pelayanan dan menyelenggarakan
kegiatan tertentu. Penyelenggaraan kegiatan serta
pelayanan yang diberikan harus memperhatikan dan
menjamin mutu. 5rtinya pelayanan yang diberikan harus
sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. ,leh
karenanya peningkatan mutu pelayanan harus selalu
dilaksanakan.

Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
31
BAB VI INDIKATOR KEBERHASILAN
POS KESEHATAN DESA
Buna mengukur keberhasilan pelaksanaan Poskesdes, dapat
dilihat dari komponen sistem Poskesdes, yaitu input dan output
menurut tujuan, sasaran, /ungsi dan pelayanan yang diberikan.
Indikator yang ditetapkan harus mempunyai daya ungkit terhadap
pembangunan kesehatan masyarakat di (ilayahnya. 5dapun
indikator tersebut adalah *
1. /n"ut
a. ;umlah kader akti/
b. ;umlah tenaga kesehatan yang tersedia
c. +ersedianya sarana $alat dan obat%
d. +ersedianya tempat pelayanan
e. +ersedianya dana operasional Poskesdes
/. +ersedianya data-catatan $jumlah bayi di imunisasi, jumlah
kematian%
2. 7ut"ut
a. Aakupan ibu hamil yang dilayani $"4%
b. Aakupan persalinan yang dilayani $linakes%
c. Aakupan kunjungan neonatus $"#2%
d. Aakupan =: yang dirujuk
e. ;umlah bayi dan anak balita tidak naik $+% ditangani
/. ;umlah balita gakin umur 1&24 bulan yang mendapat )P&
5!I
g. Aakupan imunisasi
h. Aakupan pelayanan ga(at darurat dan "= dalam tempo
24 jam
Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
3
2
i. Aakupan keluarga yang punya jamban
j. Aakupan keluarga yang dibina sadar gi4i
k. Aakupan keluarga menggunakan garam beryodium
l. +ersedianya data kesehatan lingkungan $jumlah jamban,
air bersih dan !P5=%
m. ;umlah kasus kesakitan dan kematian akibat penyakit
menular tertentu yang menjadi masalah setempat.
n. Peningkatan perkembangan U") yang dibina

Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes
33
BAB VII PENUTUP
uku Pedoman ini diharapkan dapat memberikan gambaran umum
guna pelaksanaan dan pengembangan Poskesdes di lapangan.
Dalam kenyataannya banyak sekali 'ariasi dalam melaksanakan
dan mengembangkan Poskesdes, sehingga perlu impro'isasi dan
modi/ikasi yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan
permasalahan setempat.
uku ini diakui masih banyak kekurangan, dan tidak mungkin dapat
mencakup segala permasalahan dan pemecahannya di lapangan.
,leh karena itu, akan dilakukan penyempurnaan berdasarkan
pengalaman daerah dalam pembentukan dan pengembangan
Poskesdes dan masukan pihak terkait.
"eberhasilan Poskesdes sebagai (ujud upaya kesehatan berbasis
masyarakat tentu akan bergantung pada penerapan langkah&
Iangkah sehingga dapat mengoptimalkan partisipasi masyarakat,
dan hasil dari dukungan Puskesmas serta seluruh upaya berbagai
pemangku kepentingan terkait.
Juknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Poskesdes