Anda di halaman 1dari 1

V-1

BAB V
KESIMPULAN




V.1. Kesimpulan
Dari hasil uraian sebelumnya maka penulis dapat mengambil kesimpulan
sebagai berikut :
1. Secara alami minyak dan gas bumi akan mengalir sendiri ke permukaan
secara sembur alam melalui sumur-sumur produksi karena adanya
perbedaan tekanan antara reservoir dengan dasar lubang sumur maupun
antara dasar lubang sumur dengan permukaan. Dengan berjalannya waktu
diproduksikan hidrokarbon tekanan reservoir akan menurun karena
reservoir kehilangan tekanan hidrostatis akibat pori-pori batuan yang
ditinggalkan oleh fluida hidrokarbon. Adanya penurunan tekanan
reservoir ini mengakibatkan menurunnya tenaga sembur alam yang
menyebabkan produksi hidrokarbon menurun. Hal inilah yang mendasari
diperlukannya metode artificial lift (pengangkatan buatan).
2. Minyak yang telah diproduksi dari sumur ada yang dialirkan langsung ke
Stasiun Pengumpul melalui flowline da nada pula yang ditampung di
Tank on Site sebelum pada akhirnya dibawa menuju Stasiun Pengumpul
oleh Vacuum Truck. Lapangan TMT sendiri mempunyai tiga stasiun
pengumpul yaitu SP X, SP Y dan SP Akhir serta memiliki 15 buah Tank
on Site (TOS).
3. Metode produksi yang digunakan di Field TMT yaitu metode artificial lift
dengan menggunakan Electrical Submersible Pump (ESP) sebanyak 5
sumur dan Hydraulic Pumping Unit sebanyak 21 sumur.
4. Pemilihan alat artificial lift (pengangkatan buatan) didasarkan pada :
a. Tekanan reservoir sumur
b. Kecepatan aliran fluida (produksi) yang diharapkan