Anda di halaman 1dari 1

V-2

c. Produktivitas sumur
d. Water cut
e. Viskositas minyak
f. Kedalaman sumur
g. Prediksi performance sumur
h. Operating cost dan capital cost
i. Masalah produksi (scale, korosi)
5. Pengambilan data fluid level dilakukan dengan cara sonolog dan water cut
produksi dengan cara mengambil sampel fluida dalam gelas ukur dan
dipisahkan secara gravitasi berdasarkan berat jenis.
6. Stimulasi yang dilakukan yaitu acidizing yang bertujuan untuk
memperbaiki permeabilitas di sekitar lubang bor. Bila harga kumulatif
produksi setelah stimulasi lebih besar dari kumulatif perkiraan produksi
tanpa stimulasi, maka bisa diambil kesimpulan bahwa stimulasi berhasil.
7. Pressure Maintenance dalam hal ini Water Treatment yang berada pada
TM-AQ dialirkan (berupa air asin) dari SP X, kemudian diinjeksikan ke
TMT-Z dan TMT-AB. Hal itu dilakukan untuk membuang limbah (air
asin) itu sendiri dan menjaga agar tekanan dalam reservoir tetap tinggi
sehingga dapat mendesak minyak ke permukaan.
V.2. Saran
Kepada para mahasiswa yang nantinya akan melakukan kerja praktek
di industri migas, harus dapat mengambil manfaat sebanyak mungkin selama
kerja praktek tersebut berlangsung. Karena pada saat kerja praktek itulah
ilmu serta pengalaman secara langsung di lapangan merupakan saat terbaik
untuk dapat mengintegrasikan antara teori dengan keadaan di lapangan.