Anda di halaman 1dari 31

PENERAPAN DESAIN PEMBELAJARAN KIMIA

BERBASIS BRAIN BASED LEARNING UNTUK


MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS
DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMA N 1
TENGARAN
Dyah Ayu Wulandari
4301409012

Dosen Penguji Utama : Drs. Wisnu Sunarto, M.Si
Dosen Penguji Kedua : Drs. Soeprodjo, M.S
Dosen Penguji Ketiga : Dra. Saptorini, M.Pi

Kemampuan berpikir kritis siswa
kurang diasah
Banyak siswa yang tidak tuntas dalam
materi kelarutan & Ksp
Otak berperan penting terhadap
kemampuan berpikir seseorang
Brain based learning adalah prinsip
pembelajaran yang didasarkan cara otak secara
alamiah bekerja
Desain pembelajaran berbasis brain based
learning diduga dapat meningkatkan
kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar
siswa
Tujuan
Untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan
kemampuan berpikir kritis siswa setelah
penerapan desain pembelajaran kimia berbasis
brain based learning
Untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan hasil
belajar siswa setelah penerapan desain
pembelajaran kimia berbasis brain based learning

Brain Based Learning
suatu prinsip pembelajaran yang
didasarkan dari cara otak secara
alamiah belajar (Jensen, 2008)

Desain Pembelajaran
Adalah seluruh proses yang dilakukan
untuk menganalisis kebutuhan dan
tujuan pembelajaran serta pengembangan
sistem penyampaian materi berdasarkan
prinsip-prinsip pembelajaran untuk
mencapai tujuan tersebut
Desain Pembelajaran berdasarkan
Prinsip Brain Based Learning
Pra-pemaparan
Persiapan
Inisiasi dan Akuisisi
Elaborasi
Inkubasi dan Memasukkan Memori
Verifikasi dan Pengecekan Keyakinan
Perayaan dan Integrasi
Kemampuan berpikir kritis
Menurut Ennis (dalam Fisher, 2009:4) berpikir
kritis adalah pemikiran yang masuk akal dan
reflektif yang berfokus untuk memutuskan apa
yang mesti dipercaya atau dilakukan
Lima kemampuan berpikir kritis yaitu:
Memberikan penjelasan sederhana
Membangun keterampilan dasar
Menyimpulkan
Memberikan penjelasan lebih lanjut
Mengatur strategi dan taktik
Hipotesis
Pembelajaran dengan desain
pembelajaran berbasis brain based
learning mampu meningkatkan
kemampuan berpikir kritis dan hasil
belajar siswa
Jenis penelitian : kuasi eksperimen
Desain penelitian: pretest-posttest control
group design
Teknik sampling : cluster random sampling
Populasi : seluruh siswa kelas XI IPA
SMA N 1 Tengaran
Sampel : siswa kelas XI IPA 2 sebagai kelas
kontrol & siswa kelas XI IPA 4
sebagai kelas eksperimen

Variabel penelitian
Variabel bebas : strategi pembelajaran
Variabel terikat : kemampuan berpikir
kritis dan hasil
belajar siswa
Variabel kontrol : guru, jumlah jam
pelajaran, materi,
kurikulum yang sama


Instrumen Penelitian
Instrumen tes
Validitas : 1. Teoritik muka, isi,
konstruk
2. Butir Soal rpbis
Reliabilitas : KR-21
Daya Pembeda
Indeks Kesukaran
Instrumen non tes
Validitas
Reliabilitas : Alpha Cronbach
Metode Pengumpulan Data
Metode Dokumentasi
Metode Tes
Metode Angket atau Kuesioner
Teknik Analisis Data
Analisis Data Tahap Awal
Uji Normalitas : uji chi kuadrat
Uji Homogenitas : uji Bartlett
Uji Kesamaan rata-rata : uji t dua pihak
Analisis Data Tahap Akhir
Uji Normalitas : uji chi kuadrat
Uji Kesamaan Dua Varians : uji F
Uji Rata-rata : uji t satu pihak kanan
Uji Hipotesis (peningkatan) : uji t satu pihak kanan
Uji Pendukung
Analisis data Indeks Gain

Analisis Data Tahap Awal
Uji Normalitas Populasi

Kelas 2 hitung 2 tabel Kriteria
XI IPA 1

XI IPA 2

XI IPA 3

XI IPA 4
3,345

3,049

3,105

4,474
7,81

7,81

7,81

7,81
Berdistribusi
normal
Berdistribusi
normal
Berdistribusi
normal
Berdistribusi
normal
Uji Homogenitas Populasi



Uji Kesamaan Rata-rata

Data 2 hitung 2 tabel Kriteria
Nilai ulangan
kimia
semester 1
2,119 7,815 Memiliki
homogenitas
yang sama
Data t hitung t tabel Kriteria
Nilai ulangan
kimia
semester 1
0,3694 1,67 Rata-rata
kedua kelas
sampel tidak
berbeda
Analisis Instrumen Tes
No. soal uji
coba
No. pretes No. postes
No. soal uji
coba
No. pretes No. postes
2
4
5
6
8
11
12
13
15
18
19
20
21
24
25
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
2
4
15
3
1
5
7
9
24
10
11
8
16
12
6
26
27
28
31
34
36
37
39
40
41
42
44
45
46
50
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
13
28
14
17
18
25
22
21
27
23
20
19
29
30
26
Analisis Instrumen Non Tes
Lembar Observasi Psikomotorik
Kelompok
Aspek
r tabel Kriteria
1 2 3 4 5 6 7 8
1
2
3
0,72
0,69
0,74
0,71
0,74
0,72
0,62
0,62
0,62
0,62
0,69
0,74
0,71
0,74
0,75
0,62
0,62
0,74
0,75
0,71
0,62
0,62
0,71
0,74
0,514 Reliabel
Reliabel
Reliabel

Lembar Observasi Afektif




Angket

Kelo
mpok
Aspek
r
tabel
Kriteria
1 2 3 4 5 6 7 8
1
2
3
0,71
0,67
0,74
0,71
0,71
0,62
0,69
0,75
0,69
0,72
0,75
0,74
0,69
0,62
0,62
0,72
0,75
0,75
0,62
0,74
0,71
0,72
0,71
0,74
0,514 Reliabel
Reliabel
Reliabel
r hitung r tabel Kriteria
0,612 0,514 Reliabel
Analisis Tahap Akhir
Uji Normalitas Nilai Pretes Hasil Belajar



Uji Normalitas Nilai Pretes Berpikir Kritis
Kelompok Kelas 2 hitung 2 tabel Kriteria
Eksperimen
Kontrol
XI IPA 4
XI IPA 2
4,22
2,644
7,81
7,81
Normal
Normal
Kelompok Kelas 2 hitung 2 tabel Kriteria
Eksperimen
Kontrol
XI IPA 4
XI IPA 2
2,114
2,401
7,81
7,81
Normal
Normal
Uji Kesamaan Dua Varians Nilai Pretes



Uji Rata-rata Satu Pihak Kanan Nilai Pretes





Data Nilai Pretes F hitung F tabel Kriteria
Hasil Belajar
Kemampuan
Berpikir Kritis
1,2492
1,0093
2,0174
2,0174
Varians sama
Varians sama
Data Nilai Pretes t hitung t tabel Kriteria
Hasil Belajar
Kemampuan
Berpikir Kritis
0,299
0,227
1,67
1,67
Ho diterima
Ho diterima
Uji Normalitas Nilai Postes Hasil Belajar



Uji Normalitas Nilai Postes Berpikir Kritis

Kelompok Kelas 2
hitung
2 tabel Kriteria Kelompok
Eksperimen
Kontrol
XI IPA 4
XI IPA 2
1,17
4,87
7,81
7,81
Normal
Normal
Eksperimen
Kontrol
Kelompok Kelas 2
hitung
2 tabel Kriteria Kelompok
Eksperimen
Kontrol
XI IPA 4
XI IPA 2
2,22
3,105
7,81
7,81
Normal
Normal
Eksperimen
Kontrol
Uji Kesamaan Dua Varians Nilai Postes




Uji Rata-rata Satu Pihak Kanan Nilai Postes

Data Nilai
Postes
F hitung F tabel Kriteria
Hasil Belajar
Kemampuan
Berpikir Kritis
1,1472
1,0522
2,0174
2,0174
Varians sama
Varians sama
Data Nilai
Postes
t hitung t tabel Kriteria
Hasil Belajar
Kemampuan
Berpikir Kritis
4,01
2,749
1,67
1,67
Ho ditolak
Ho ditolak
Uji Hipotesis (peningkatan)



Perhitungan Indeks Gain
Data Nilai
Postes
t hitung t table Kriteria
Hasil Belajar
Kemampuan
Berpikir Kritis
6,96
3,38
1,67
1,67
Ho ditolak
Ho ditolak
Data Kelas <S>
pretes
<S> postes <g> Kriteria
Hasil belajar Eksperimen 26,12 78,97 0,72 Tinggi
Kontrol 25,91 73,59 0,64 Sedang
Kemampuan
Berpikir Kritis
Eksperimen 15,85 76,53 0,72 Tinggi
Kontrol 15,63 70,12 0,65 Sedang
Diagram Hasil Penilaian Aspek
Psikomotorik Siswa
Kelas Kontrol, 1, 2.8
Kelas Kontrol, 2, 2.7
Kelas Kontrol, 3, 3.2
Kelas Kontrol, 4, 3.3
Kelas Kontrol, 5, 4 Kelas Kontrol, 6, 4 Kelas Kontrol, 7, 4
Kelas Kontrol, 8, 2.8
Kelas Eksperimen, 1, 3.3
Kelas Eksperimen, 2, 3.6 Kelas Eksperimen, 3, 3.6
Kelas Eksperimen, 4, 3.7
Kelas Eksperimen, 5, 4 Kelas Eksperimen, 6, 4 Kelas Eksperimen, 7, 4
Kelas Eksperimen, 8, 3.3
N
i
l
a
i

R
a
t
a
-
r
a
t
a

Aspek Psikomotorik
Kelas Kontrol Kelas Eksperimen
Diagram Hasil Penilaian Aspek Afektif
N
i
l
a
i

r
a
t
a
-
r
a
t
a


Aspek Afektif
Kelas Kontrol Kelas Eksperimen
Diagram Hasil Analisis Angket
%

P
e
n
d
a
p
a
t

S
i
s
w
a

Pernyataan
Sangat Setuju
Setuju
Tidak Setuju
Sangat Tidak
Setuju
Daftar Pustaka
Achmad, A. 2007. Memahami Berpikir Kritis. [online]. Tersedia:
http://re-searchengines.com/1007arief3.html
Bahriah, E. S. 2011. Indikator Berpikir Kritis dan Kreatif. [online].
Tersedia:
http://evisapinatulbahriah.wordpress.com/2011/06/30/indikator-
berpikir-kritis-dan-kreatif/
Coughlan, A. 2007. Creative Thinking and Critical Thinking. [online].
Tersedia:
http://www4.dcu.ie/sites/default/files/students/studentlearning/creative
andcritical.pdf
Fisher, A. 2009. Berpikir Kritis Sebuah Pengantar. Jakarta: Erlangga.
Hasliza, A. dan W. Emilin. 2012. New Way to Learn, New Way to
Success: Transforming a Brain-Based Library Via Active Learning
Instructions. [online]. Tersedia:
http://docs.lib.purdue.edu/iatul/2012/papers/38

Jensen, E. 2008. Brain-Based Learning Pembelajaran Berbasis
Kemampuan Otak Cara Baru dalam Pengajaran dan Pelatihan Edisi
Revisi. Yogyakarta: Pustaka Belajar
Jensen, E. 2011. Brain-Based Learning Pembelajaran Berbasis Otak.
Jakarta: Indeks
Johari, J.M.C & Rachmawati.M. 2010. Chemistry2B for Senior High
School Grade XI
Semester 2. Jakarta: Esis.
Johnson, E. 2011. CTL Contextual Teaching & Learning. Bandung:
Kaifa.
Kaufman et. al. 2008. Engaging Students with Brain-Based Learning.
[online]. Tersedia:
https://www.acteonline.org/uploadedFiles/Publications_and_Online_M
edia/files/files-techniques-2008/Research-Report-September-2008.pdf
Kommer et. al. 2007. ABCs of Brain-Based Learning. [online].
Tersedia:
http://personal.ashland.edu/dkommer/ABCs%20of%20BBL.pdf
Mulyasa. 2002. Kurikulum Berbasis Kompetensi. Bandung: Rosda-
karya.
Ozden, M. dan M. Gultekin. 2008. The Effects of Brain-Based
Learning on Academic Achievement and Retention of Knowledge in
Science Course. Electronic Journal of Science Education Vol 12, No.
1
Prawiradilaga, D.S. 2008. Prinsip Desain Pembelajaran. Jakarta:
Kencana
Pribadi, B. 2010. Model Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Dian
rakyat
Saleh, S. 2011. The Effectiveness of The Brain Based Teaching
Approach in Dealing with Problems of Form Four Students
Conceptual Understanding of Netwonian Physics. Asia Pasific
Journal of Educators and Education, Vol. 26, No. 1, 91-106, 2011.
Spears, A. dan L. Wilson. 2007. Brain-Based Learning Highlights.
[online]. Tersedia:
http://itari.in/categories/brainbasedlearning/DefinitionofBrain-
BasedLearning.pdf
Sudjana. 2002. Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan
Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Warpala, I.W.S. 2009. Pendekatan Pembelajaran Konvensional.
[online]. Tersedia:
http://edukasi.kompasiaa.com/2009/12/20/pendekatan-pembelajaran-
konvensional/
Yanuarita, F.A. 2012. Memaksimalkan Otak melalui Senam Otak
(Brain Gym). Yogyakarta: Terranova Book
Yunia, Ratna. 2010. Keterampilan Berpikir Kritis. [online]. Tersedia:
http://fisikasma-online.blogspot.com/2010/12/keterampilan-berpikir-
kritis.html

Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai