Anda di halaman 1dari 15

AHMAD M.A.

IBROHIM 01
YOPI AGUNG SAPUTRA 11
KRISNA SAGITA SAYIBTO 16
AGENG WAHYUDIANTO 20
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
PENGENALAN JARINGAN LAN
--====----====----====----====----====----====----====----====----====----===--

Pengertian dan Prinsip Kerja LAN


================================

LAN dapat definisikan sebagai network atau jaringan sejumlah sistem


komputer yang lokasinya terbatas didalam satu gedung, satu kompleksgedung atau suatu
kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon,
melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinya adalah pemilik LAN itu
sendiri.
Dari definisi diatas dapat kita ketahui bahwa sebuah LAN dibatasi oleh lokasi
secara fisik. Adapun penggunaan LAN itu sendiri mengakibatkansemua komputer yang
terhubung dalam jaringan dapat bertukar data atau dengan kata lain berhubungan.
Kerjasama ini semakin berkembang dari hanya pertukaran data hingga penggunaan
peralatan secara bersama.
LAN yang umumnya menggunakan hub, akan mengikuti prinsip kerja hub itu
sendiri. Dalam hal ini adalah bahwa hub tidak memiliki pengetahuantentang alamat
tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast, dan juga karena hub hanya memiliki
satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk maka port-port yang lain
harus menunggu.

Komponen-komponen Dasar LAN


===========================

Beberapa komponen dasar yang biasanya membentuk suatu LAN adalah sebagai
berikut:

•Workstation
------------
Workstation merupakan node atau host yang berupa suatu sistem komputer. Sistem
komputer ini dapat berupa PC atau dapat pula berupa suatu komputer yang besar seperti
sistem minicomputer, bahkan suatu mainframe. Workstation dapat bekerja sendiri
(stand-alone) dapat pula menggunakan jaringan untuk bertukar data dengan workstation
atau user yang lain.
•Server
-------

Perangkat keras (hardware) yang berfungsi untuk melayani jaringan dan workstation
yang terhubung pada jaringan tersebut.pada umumnya sumber daya (resources) seperti
printer, disk, dan sebagainya yang hendak digunakan secara bersama oleh para
pemakai di workstation berada dan bekerja pada server. Berdasarkan jenis
pelayanannya dikenal disk server, file server, print server, dan suatu server juga dapat
mempunyai beberapa fungsi pelayanan sekaligus.

•Link (hubungan)
----------------
Workstation dan server tidak dapat berfungsi apabila peralatan tersebut
secara fisik tidak terhubung. Hubungan tersebut dalam LAN dikenal sebagai
media transmisi yang umumnya berupa kabel. Adapun beberapa contoh dari
link adalah:
1.Kabel Twisted Pair

•Kabel ini terbagi dua, yaitu Shielded Twisted Pair dan Unshielded Twisted
Pair(UTP)
•Lebih banyak dikenal karena merupakan kabel telpon
•Relatif murah
•Jarak yang pendek
•Mudah terpengaruh oleh gangguan
•Kecepatan data yang dapat didukung terbatas, 10-16 Mbps

2.Kabel Coaxial

•Umumnya digunakan pada televisi


•Jarak yang relatif lebih jauh
•Kecepatan pengiriman data lebih tinggi di banding Twisted Pair, 30 Mbps
•Harga yang relatif tidak mahal
•Ukurannya lebih besar dari Twisted Pair
3.Kabel Fiber Optic

•Jarak yang jauh


•Kecepatan data yang tinggi, 100 Mbps
•Ukuran yang relatif kecil
•Sulit dipengaruhi gangguan
•Harga yang relatif masih mahal
•Instalasi yang relatif sulit

•Network Interface Card (NIC)


-----------------------------
Suatu workstation tidak dihubungkan secara langsung dengan kabel
jaringan ataupun tranceiver cable, tetapi melalui suatu rangkaian
elektronika yang dirancang khusus untuk menangani network
protocol yang dikenal dengan Network Interface Card (NIC).

•Network Software
-----------------
Tanpa adanya software jaringan maka jaringan tersebut tidak akan bekerja sebagaimana
yang dikehendaki. Software ini juga yang memungkinkan sistem komputer yang satu
berkomunikasi dengan sistem komputer yang lain.

Peralatan Pendukung LAN


=======================
a.Repeater
------------
•Pada OSI, bekerja pada lapisan Physical
•Meneruskan dan memperkuat sinyal
•Banyak digunakan pada topologi Bus
•Penggunaannya mudah dan Harga yang relatif murah
•Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian
data secara broadcast
•Hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk
maka port-port yang lain harus menunggu.

b.Hub
-----
•Bekerja pada lapisan Physical
•Meneruskan sinyal
•Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan
•Penggunaannya relatif mudah dan harga yang terjangkau
•Hanya memiliki satu buah domain collision
c.Bridge
--------

•Bekerja di lapisan Data Link


•Telah menggunakan alamat-alamat untuk meneruskan data ke
tujuannya
•Secara otomatis membuat tabel penterjemah untuk diterima masing-
masing port

d.Switch
--------
•Bekerja di lapisan Data Link
•Setiap port didalam swith memiliki domain collision
sendiri-sendiri
•Memiliki tabel penterjemah pusat yang memiliki daftar
penterjemah untuk
semua port
•Memungkinkan transmisi secara full duflex (dua arah)

e.Router
--------

•Router berfungsi menyaring atau memfilter lalu lintas data


•Menentukan dan memilih jalur alternatif yang akan dilalui oleh data
•Menghubungkan antar jaringan LAN, bahkan dengan WAN
Tipe Jaringan LAN
=============
1) Peer to peer (PC ke PC)

Keunggulan :

• Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya
seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer.
• Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server,
salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan
khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
• Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah
satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami
gangguan.

Kelemahan :

• Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer
setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan
client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation.
• Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan peer to server , karena setiap
komputer/peer disamping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus
mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
• Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur
keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki. Karena data jaringan tersebar di
masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing-
masing komputer tersebut.
2) Peer to Server (PC ke HUB)

Keunggulan :
• Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya
dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas
lain seperti sebagai workstation.
• Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat sebuah
komputer yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi
dan sistem keamanan jaringan.
• Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan peer to server backup dilakukan
terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang digunakan di dalam
jaringan.

Kelemahan :
• Biaya operasional relatif lebih mahal.
• Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan
sebagai server.
• Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami
gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu.
Topologi LAN
=============

Pengertian topologi Jaringan adalah susunan lintasan aliran data didalam jaringan yang
secara fisik menghubungkan simpul yang satu dengan simpul lainnya. Berikut ini
adalah beberapa topologi jaringan yang ada dan dipakai hingga saat ini, yaitu:

•Topologi Star
Beberapa simpul/node dihubungkan dengan simpul pusat/host, yang membentuk
jaringan fisik seperti bintang, semua komunikasi ditangani langsung dan dikelola oleh
host yang berupa mainframe komputer.

•Topologi Hierarkis
Berbentuk seperti pohon bercabang yang terdiri dari komputer induk(host)
dihubungkan dengan simpul/node lain secara berjenjang. Jenjang yang lebih tinggi
berfungsi sebagai pengatur kerja jenjang dibawahnya.

[Server]
/ \
[server/PC] [server/PC]
/ \ / \
/ \ / \
[PC1] [PC2] [PC3] [PC4]
•Topologi Bus
Beberapa simpul/node dihubungkan dengan jalur data (bus). Masing2 node dapat
melakukan tugas-tugas dan operasi yangberbeda namun semua mempunyai hierarki yang
sama.

•Topologi Loop
Merupakan hubungan antar simpul/node secara serial dalam bentuk suatu lingkaran
tertutup. Dalam bentuk ini tak ada central node/host, semua mempunyai hierarki yang
sama.

[PC1]
[PC2] | [PC3]
\ | /
(_) <== lingkaran
/ \
[PC4] [PC5]
•Topologi Ring
Bentuk ini merupakan gabungan bentuk topologi loop dan bus, jika salah satu
simpul/node rusak, maka tidak akan mempengaruhi komunikasi node yang lain karena
terpisah dari jalur data.

•Topologi Web
Merupakan bentuk topologi yang masing-masing simpul/node dalam jaringan dapat
saling berhubungan dengan node lainnya melalui beberapa link. Suatu bentuk web
network dengan n node, akan menggunakan link sebanyak n(n-1)/2.

[ PC1 ]
/ / \ \
[PC2]=-+---+=[PC3]
| / \ |
[PC4]=--------=[PC5]

Dengan menggunakan segala kelebihan dan kekurangan masing2 konfigurasi,


memungkinkan dikembangkannya suatu konfigurasi baru yang menggabungkan
beberapa topologi disertai teknologi baru agar kondisi ideal suatu sistem jaringan
dapat terpenuhi.
Tipe Pengkabelan
=============

1) Straight
Untuk tipe jaringan peer to server digunakan tipe pengkabelan Straight.
Susunan Side A Susunan Side B
1. Putih Orange 1. Putih Orange

2. Orange 2. Orange

3. Putih Hijau 3. Putih Hijau

4. Biru 4. Biru

5. Putih Biru 5. Putih Biru

6. Hijau 6. Hijau

7. Putih Coklat 7. Putih Coklat

8. Coklat 8. Coklat

2) Crossover
Untuk tipe jaringan peer to peer digunakan tipe pengkabelan Crossover.
Susunan Side A Susunan Side B
1. Putih Hijau 1. Putih Orange
2. Hijau 2. Orange
3. Putih Orange 3. Putih Hijau
4. Biru 4. Biru
5. Putih Biru 5. Putih Biru
6. Orange 6. Hijau
7. Putih Coklat 7. Putih Coklat
8. Coklat 8. Coklat
Protokol
.Pengertian

Manusia dalam berkomunikasi antar sesamanya, sering terjadi kedua pihak baik
pengirim maupun penerima berita tidak mengerti informasi yang disampaikan.
Salah satu alasan utamanya adalah ketidakksamaan bahasa yang digunakan
diantara mereka.
Agar keduanya dapat memahami informasi yang disampaikan, maka diperlukan
bahasa yang dapat dipahami oleh kedua belah pihak, atau dengan kata lain
harus ada aturan yang jelas dan disepakati untuk dapat berkomunikasi.
Komunikasi antar mesin/komputer pun demikian pula, apabila komputer/mesin
tersebut merupakan produk dari berbagai pabrik, oleh karena itu diperlukan
suatu aturan agar pengirim dan penerima mengerti informasi yang dikirim,
jadi dalam komunikasi data juga memerlukan sebuah peraturan atau prosedur
yang saling menterjemahkan bahasa yang dipakai pengirim dan penerima.
Aturan itu adalah protokol, yaitu suatu kumpulan dari aturan -aturan yang
berhubungan dengan komunikasi data agar komunikasi data dapat dilakukan
dengan benar. Protokol pada dasarnya, adalah sebuah persetujuan semua
pihak yang berkomunikasi tentang bagaimana komunikasi tersebut harus
dilakukan.

.Model-Model Protokol

1. Protokol Model OSI


Secara umum untuk jaringan sekarang, pembakuan yang paling banyak
digunakan adalah model yang dibuat oleh International Standard Organization
(ISO) yang dikenal dengan Open System Interconnection (OSI). Model OSI
tidak membahas secara detail cara kerja dari lapisan-lapisan OSI, melainkan
hanya memberikan suatu konsep dalam menentukan proses apa yang harus
terjadi, dan protokol-protokol apa yang dapat dipakai di suatu lapisan tertentu.

Model OSI dibagi atas tujuh lapisan (layer) yang masing-masing lapisan
mempunyai fungsi dan aturan tersendiri. Tujuan pembagian adalah untuk
mempermudah pelaksanaan standar tersebut secara praktis dan untuk
memungkinkan fleksibilitas dalam arti perubahan salah satu lapisan tidak
mempengaruhi perubahan dilapisan lain.

Berikut ini akan dijabarkan mengenai fungsi dari masing-masing lapisan:

•Lapisan Aplikasi (Application Layer)


Merupakan interface pengguna dengan Layer OSI lainnya di layer inilah
aplikasi-aplikasi jaringan berada seperti e-mail,ftp, http,danlain sebagainya.
Tujuan dari layer ini adalah menampilkan data dari layer dibawahnya kepada
pengguna.
•Lapisan Presentasi (Presentation Layer)
Berfungsi mengubah data dari layer diatasnya menjadi data yang bisa dipahami
oleh semua jenis hardware dalam jaringan.

•Lapisan Session (Session Layer)


Berfungsi mensinkronisasikan pertukaran data antar proses aplikasi dan
mengkoordinasikan komunikasi antar aplikasi yang berbeda.

•Lapisan Transport (Transport Layer)


Layer ini menginisialisasi, memelihara, serta mengakhiri komunikasi antar
komputer,selain itu juga memastikan data yang dikirim benar serta memperbaiki
apabila terjadi kesalahan.

•Lapisan Network (Network Layer)


Berfungsi untuk menyediakan routing fisik, menentukan rute yang akan
ditempuh.

•Lapisan Data Link (Data Link Layer)


Layer ini berwenang untuk mengendalikan lapisan fisik, mendeteksi serta
mengkoreksi kesalahan yang berupa gangguan sinyal pada media transmisi fisik.

•Lapisan Fisik (Physical Layer)


Menangani koneksi fisik jaringan dan prosedur-prosedur teknis yang berhubungan
langsung dengan media transmisi fisik.

2. Protokol Model TCP/IP

Selain penggunaan model OSI sebagai protokol, perlu juga kita ketahui suatu
jenis protokollagi yang pertama digunakan dalam hubungan internet.
Banyakistilah dan konsep yang dipakai dalam hubungan internet berasal dari
istilah dan konsep yang dipakai oleh TCP/IP yang dikeluarkan oleh DOD
Amerika Serikat.
Model ini terdiri dari empat lapisan (layer) yang memiliki kesamaan dan juga
perbedaan dalam fungsi-fungsinya dengan model OSI, untuk lebih jelasnya dapat
dilihat dalam tabel berikut ini.:

Model TCP/IP(DOD) Model OSI Protokol


Process/Application Application Telnet, FTP, SMTP,
Presentation Kerberos,TFTP, DNS,
Session SNMP, NFS, XWindows
Host to Host/transport Transport UDP, TCP
Internet Network IP, ARP, RARP, ICMP
Network Access Data Link Physical Ethernet,Token Ring,FDDI
.application layer pada model protokol TCP/iP adalah seperti seperti gabungan
dari layer application, presentation dan session pada protokol model OSI,pada
model protokol tcp/ip maka aplikasi yang dibuat dan berhubungan langsung
dengan pemakai akan diletakkan di sini.
contohnya : FTP, SMTP, HTTP, SNMP, RPC, DNs, dll

.host to host/transport layer sama seperti pada model protokol OSI yaitu
berfungsi menghubungkan antara aplication layer dan internet layer
contohnya : UDP, TCP
SNMP (apliccation) menggunakan UDP
Telnet, FTP, SMTP (apliccation) menggunakan TCP

.Internet layer berfungsi untuk memberikan layanan dasar pengantaran


data.salah satu protokol yang bekerja pada layer ini adlah IP (internet protokol)
yang diantaranya berfungsi:
- mentransfer data dari Network access layer ke transport layer dan sebaliknya
- menangani datagaram termasuk fragmentasi dan defragmentasi
- menangani skema pengalamatan yang diguankana dalam pertukaran data
- menangani proses routing

.Network access sama halnya dengan layer Data link dan Physical layer pada OSI
yang mengurusi banyak hal yang berhubungan dengan prosedur mekanis dan
elektrisdalam transmisi bit-bit.

..*sub bagian host to host/transport layer :


--TCp (transport control Protocol)
protokol ini memeproleh data dari layer diatasnya berupa deretan byte yang
stream (mengalir secara asinkron), kemudian dikelompokkan dalam
beberapasegment dan kemudian dilanjutkan kelayer dibawahnya dan
sebaliknya. pada tcp dipastikan bahwa tidak ada segment yang hilang dan
melakukan beberapa mekanisme (flow control, error detection, dan error
recovery). TCP akan menerima signal dari penerima bahwa segment yang
dikirmkan telah diterima dengan baik, jika tidak maka akan diterima pesan
error yang mengakibatkan tcp akan mengirimkan kembali segment yang error.

--UDP (user Data Protocol)


protokol ini bisa dipakai dimana pengantaran packet atau pesan secara cepat
lebih penting dari akurasi.artinya dipakai oleh aplikasi yang tidak terlalu
mementingkan layanan reliabilitas

..../*sub bagian dari protokol udp dan tcp:


**port : baik destination port atau source port digunakan oleh transport layer
untuk menentukan ke aplikasi mana data itu harus dikirimkan. nilai port adalah
antara 1-65535.
**socket : merupakan kombinasi dari IP address dan port, sering disebut juga
sebagai 'endpoint' dari komunikasi dua arah antar aplikasi.
SUMBER
E-ZINE ===> http://ezine.echo.or.id/
INSTALASI LAN ===> oleh: Aghilia-nunung-dwi [SMKIT NUURUL FIKRI]
GAMBAR ===> dari hasil pencarian google.com