Anda di halaman 1dari 26

Pengelasan adalah proses

penyambungan antara dua bagian atau


lebih dengan menggunakan energi panas.
Logam disekitar lasan mengalami siklus
termal, menyebabkan perubahan :
metalurgi, deformasi, tegangan termal.
Hal ini erat hubungannya dengan :
ketangguhan, cacat las, retak, keamanan
konstruksi yang dilas.


Metalurgi Las
Baja Dalam Pengelasan
Tergantung kecepatan pendinginan dari
suhu austenit ke suhu kamar(E30
0
C).
Struktur mikro berubah, maka sifat
mekaniknya berubah.
Hubungan terbentuknya struktur mikro
dapat dilihat pada diagram
CCT(Continuous cooling Tranformation)

Struktur Mikro & Sifat Mekanik
Siklus Termal daerah Lasan
1 = Logam lasan
2 = HAZ
3 =Logam Induk
Pembekuan logam Las
Pusat Busur
Siklus Termal Las
Waktu Pendinginan pada Las Busur
Diagram CCT STRUKTUR MIKRO H.A.Z
STRUKTUR MIKRO H.A.Z
Ketangguhan Daerah Lasan
Uji Tumbuk Impak Charpy
Uji Rambat Retak (Crack Opening
Displacemen = COD )
Uji Ketangguhan Van der Veen
Uji dengan Pemukul Jatuh (Impact Drop)
Uji Tarik
Uji Tumbuk Charpy
Uji Rambat Retak (Crack Opening
Displacemen = COD )

Uji Ketangguhan Van der Veen
Uji dengan Pemukul Jatuh
(Impact Drop)
Uji Tarik
Retak Pada Daerah las
Retak dingin = terjadi di daerah las pada
suhu dibawah suhu tranformasi
martensit(M
s
) kira-kira 300
0
C.
Beberapa menit s/d 48jam setelah
pengelasan
Retak panas = terjadi di daerah las pada
suhu di atas suhu tranformasi
martensit(M
s
), di atas 550
0
C.

Retak Bebas Tegang = terjadi pada daerah kaki pada
daerah HAZ.
JENIS
2
CACAT LASAN