Anda di halaman 1dari 15

Pembimbing: dr. Jo Kheng Tek, Sp.

B
1
Trombosis Vena Dalam
2
Pembentukan bekuan darah (trombus) pada vena
dalam.

Sering mengenai vena profunda pada tungkai.

Dapat juga terjadi pada vena dalam lainnya (sinus
cerebral, vena pada lengan, retina, dan mesenterika).
Definisi
3
Pembuluh vena pada ekstremitas dibagi atas
tiga sistem :
a. Sistem pembuluh vena profunda
b. Sistem pembuluh vena superficial
c. Sistem penghubung antara keduanya (junction
antara sist vena superfisial & sist vena profunda).
Anatomi
4
Berdasarkan trias Virchow :
- Stasis
- Peningkatan viskositas darah
- Trauma endotel

Patofisiologi
5
Stasis
Bed rest lama
Penerbangan lama
Tidak sadar
6
Peningkatan Viskositas Darah
Kontrasepsi oral
Keganasan
Kelainan darah (polycythaemia)
Defisiensi antithrombin III, protein S dan
protein C
7
Trauma Endotel
Trauma pada pembuluh darah, kanulasi
Kompresi dari luar, inflamasi, tumor
8
Faktor risiko

Usia ( > 40 tahun )
Obesity
Operasi malignant disease
Sebelumnya pernah mengalami DVT/emboli
paru
9
Lokasi DVT pada tungkai
75 % di betis
25 % di femoralis proximal/ileofemoral
10
Asimptomatik bila mengenai vena kecil
Bila mengenai vena utama:
Nyeri tekan di otot betis
Udem
Pelebaran vena superfisial
Kaki agak panas
Perubahan warna kulit
Nyeri dorsofleksi kaki pada uji Homans

Manifestasi klinis
11
Berdasarkan atas :
Anamnesis
PF
PP

Diagnosis
12
Pemeriksaan Penunjang
Continuous Wave Ultrasound
Duplex Scanning
Pulse wave Doppler Ultrasound blood flow
Grey-scale Ultrasound cross sectional tissue
echogenicity

125
I Fibrinogen Uptake Test
Venography
13
Penanganan trombosis vena dalam secara
umum terbagi atas :
Antikoagulan
Terapi trombolitik
Compression stocking
Pembedahan

Tatalaksana
14
Komplikasi yang dapat terjadi antara lain :
Perdarahan
Emboli paru
Sindrom post trombotik

Komplikasi
15
Profilaksis
Mechanical : compression stocking
Pharmacological : heparin (s/d 7 hari post-op)