Anda di halaman 1dari 24

REFERAT

PEMERIKSAAN PENUNJANG KEBIDANAN


Pembimbing :
Dr. NandiNurhandi Sp.OG
Disusun Oleh :
Filiana Efriska Anandarti
!"!!#$
Kepaniteraan Klinik Mahasiswa
Fakultas Kedokteran Uniersitas !ARSI
Ba"ian #$"%n & RSUD Ka$upaten Bekasi
BAB I
PENDA'U(UAN
1
%erdasarkan &'O( setiap tahun terdapat kira)kira *+ ,*(- .uta/ dari "! .uta ba0i
lahir mengalami asfiksia( hampir .uta ba0i ini kemudian meninggal. Di 1nd2nesia( dari
seluruh kematian ba0i( seban0ak 34+ meninggal pada masa ba0i baru lahir ,usia di ba5ah
bulan/. Setiap - menit terdapat satu ba0i baru lahir 0ang meninggal. Pen0ebab kematian ba0i
baru lahir di 1nd2nesia adalah ba0i berat lahir rendah ,"#+/( asfiksia ,"4+/( trauma lahir(
tetanus ne2nat2rum( infeksi lain dan kelainan k2ngenital. Asfiksia intrapartum merupakan +
dari k2mplikasi kehamilan( mengakibatkan kematian .anin pada !(3 per !!! kehamilan dan
6erebral pals0 pada per !!! kehamilan.,An2n0m( "!!7( 8ames D( "!!/ Penga5asan .anin
saat kelahiran bertu.uan untuk memprediksi dan mendiagn2sis asfiksia .anin sebelum
ter.adin0a kerusakan 2tak akibat ter.adi gangguan pertukaran gas darah.
Pemantauan kese.ahteraan .anin merupakan hal penting dalam penga5asan .anin(
terutama pada saat persalinan. Dukungan tekn2l2gi sangat berperan dalam kema.uan
pemantauan .anin( hal ini tampak n0ata setelah era tahun #-!an. Sa0angn0a( data
epidemi2l2gis menun.ukkan han0a sekitar !+ kasus serebral palsi 0ang disebabkan 2leh
gangguan intrapartum dapat dideteksi dengan pemantauan elektr2nik tersebut. Angka
m2rbiditas dan m2rtalitas perinatal merupakan indikat2r kualitas pela0anan 2bstetri disuatu
tempat atau negara. Angka m2rtalitas perinatal 1nd2nesia masih .auh diatas rata)rata negara
ma.u( 0aitu -! 9 4! berbanding kurang dari ! per .!!! kelahiran hidup. Salah satu
pen0ebab m2rtalitas perinatal 0ang men2n.2l adalah masalah hip2ksia intra uterin.
:ardi2t2k2grafi ,:TG/ merupakan peralatan elektr2nik 0ang dapat dipergunakan untuk
mengidentifikasi .anin 0ang mempun0ai resik2 mengalami hip2ksia dan kematian intrauterin
atau mengalami kerusakan neur2l2gik( sehingga dapat dilakukan tindakan untuk
memperbaiki nasib ne2natus.
;ltras2n2grafi ,;SG/ merupakan salah satu imaging diagn2sti6 ,pen6itraan
diagn2stik/ untuk pemeriksaan alat)alat tubuh( dimana kita dapat mempela.ari bentuk( ukuran
anat2mis( gerakan( serta hubungan dengan .aringan sekitarn0a.Pemeriksaan ini bersifat
n2nin<asi<e( tidak menimbulkan rasa sakit pada penderita( dapat dilakukan dengan 6epat(
aman( dan data 0ang diper2leh mempun0ai nilai diagn2stik 0ang tinggi. Tidak ada
k2ntraindikasin0a( karena pemeriksaan ini sama sekali tidak memperburuk pen0akit
penderita.
Asuhan antenatal m2dern memerlukan tatalaksana 0ang efisien( efektif( andal( dan
k2mprehensif. Pemantauan kese.ahteraan .anin sudah merupakan suatu k2mpetensi 0ang
2
harus dimiliki 2leh tenaga medis dan paramedis 0ang melakukan asuhan antenatal dan asuhan
persalinan. Standarisasi pemantauan sudah merupakan suatu pras0arat 0ang harus dipenuhi
agar e<aluasi keberhasilan atau kegagalan pemantauan kese.ahteraan .anin 0ang dikaitkan
dengan luaran perinatal dapat dilaksanakan dengan baik. %ila hal ini dapat dilakukan dengan
baik( diharapkan angka kematian ibu dan perinatal dapat diturunkan. Standarisasi
memerlukan kegiatan 0ang terstruktur dan berkesinambungan dengan e<aluasi berkala
melalui suatu pelatihan pemantauan kese.ahteraan .anin.
BAB II
PEMBA'ASAN
I) KARDI#*#K#GRAFI JANIN
3
:adri2t2t2k2grafi ,:TG/ adalah suatu alat elektr2nika 0ang digunakan untuk
penilaian p2la den0ut .antung .anin dalam hubungann0a dengan adan0a k2ntraksi ataupun
akti<itas .anin. Pada :TG ada tiga bagian besar k2ndisi 0ang dipantau 0aitu den0ut .antung
.anin ,D88/( k2ntraksi rahim( dan gerak .anin serta k2relasi diantara ketiga parameter
tersebut.Pada saat pemeriksaan :TG( p2sisi pasien tidak b2leh tidur terlentang( tetapi harus
setengah duduk atau tidur miring. =ara pemantauann0a bisa dilakukan se6ara langsung
,in<asif>internal/ 0akni dengan alat pemantau0ang dimasukan dalam r2ngga rahim atau
se6ara tidak langsung ,n2n in<asif>eksternal/ 0akni dengan alat 0ang dipasang pada dinding
perut ibu. Pada saat ini 6ara penggunaan alat eksternal lebih p2pular karena dapat dilakukan
selama antenatal ataupun intranatal.

Gambar . =TG 1n<asif Gambar ". =TG N2n 1n<asif
+)+ S%arat Pe,eriksaan K*G
) ;sia kehamilan? "7 minggu.
) Ada persetu.uan tindak medik dari pasien ,se6ara lisan/.
) Punktum maksimum den0ut .antung .anin ,D88/ diketahui.
) Pr2sedur pemasangan alat dan pengisian data pada k2mputer ,pada :TG
terk2mputerisasi/ sesuai buku petun.uk dari pabrik.
+)- Pe,eriksaan Kardiotoko"ra.i pada Masa Keha,ilan
Pada a5al pemeriksaan kardi2t2k2grafi diker.akan pada saat persalinan ,inpartu/.
Namun( karena terbukti pemeriksaan ini ban0ak manfaatn0a pada kehamilan( khususn0a pada
kasus)kasus dengan fakt2r risik2 untuk ter.adi gangguan kese.ahteraan .anin ,hip2ksia/ dalam
rahim seperti :
'ipertensi dalam kehamilan> gest2sis
:ehamilan dengan diabetes millitus
:ehamilam p2st)term
4
Pertumbuhan .anin dalam rahim terhambat
:etuban pe6ah prematur
Gerakan .anin berkurang
:ehamilan dengan anemia
:ehamilan ganda>gemeli
Oligihidramni2n
P2lihidramni2n
Ri5a0at 2bstetrik buruk
:ehamilan dengan pen0akit ibu
+)/ Mekanis,e Pen"aturan Den%ut Jantun" Janin
Frekuensi den0ut .antung .anin rata)rata sekitar $! den0ut per menit ,dpm/ dengan
<ariasi n2rmal "! dpm diatas atau diba5ah nilai rata)rata. 8adi( nilai n2rmal den0ut .antung
.anin adalah "!)-! dpm. @ekanisme pengaturan den0ut .antung .anin dipengaruhi
beberapa fakt2r anatara lain A
Siste, Sara. Si,patis
Distribusi saraf simpatis sebagian besar berada di dalam mi2kardium. Stimulasi saraf
simpatis( misaln0a dengan 2bat beta)adrenergik( akan meningkatkan frekuensi D88(
menambah kekuatan k2ntraksi .antung( dan meningkatkan <2lume 6urah .antung. Dalam
keadaan stress( sistem saraf simpatis berfungsi mempertahankan akti<itas pem2mpaan darah.
1nhibisi saraf simpatis( misaln0a dengan 2bat pr2pran2l2l( akan menurunkan frekuensi D88
dan sedikit mengurangi <ariabilitas D88.
Siste, Sara. Parasi,patis
Sistem saraf parasimpatis terutama terdiri dari serabut ner<us <agus 0ang berasal dari batang
2tak. Sistem saraf ini akan mengatur n2dus SA( n2dus BA( dan neur2n 0ang terletak di antara
atrium dan <entrikel .antung. Stimulasi ner<us <agus( misaln0a dengan asetil k2lin akan
menurunkan frekuensi D88A sedangkan inhibisi ner<us <agus( misaln0a dengan atr2pin( akan
meningkatkan frekuensi D88.
Baroreseptor
Resept2r ini letakn0a pada arkus a2rta dan sinus kar2tid. %ila tekanan darah meningkat(
bar2resept2r akan merangsang ner<us <agus dan ner<us gl2s2faringeus pada batang 2tak.
Akibatn0a akan ter.adi penekanan akti<itas .antung berupa penurunan frekuensi D88 dan
6urah .antung.
Ke,oreseptor
5
:em2resept2r terdiri dari dua bagian( 0aitu bagian perifer 0ang terletak di daerah kar2tid dan
k2rpus a2rtikA dan bagian sentral 0ang terletak di batang 2tak. Resept2r ini berfungsi
mengatur perubahan kadar 2ksigen dan karb2ndi2ksida dalam darah dan 6airan serebr2)
spinal. %ila kadar 2ksigen menurun dan karb2ndi2ksida meningkat( akan ter.adi refleks dari
resept2r sentral berupa takikardia dan peningkatan tekanan darah. 'al ini akan memperlan6ar
aliran darah( meningkatkan kadar 2ksigen( dan menurunkan kadar karb2ndi2ksida. :eadaan
hip2ksia atau hiperkapnia akan mempengaruhi resept2r perifer dan menimbulkan refleks
bradikardia. 1nteraksi kedua ma6am resept2r tersebut akan men0ebabkan bradikardi dan
hip2tensi.
Susunan Sara. Pusat
Akti<itas 2tak meningkat sesuai dengan bertambahn0a <ariabilitas D88 dan gerakan .anin.
Pada keadaan .anin tidur( akti<itas 2tak menurun( dan <ariabilitas D88)pun akan berkurang.
Siste, Pen"aturan 'or,onal
Pada keadaan stres( misaln0a hip2ksia intrauterin( medula adrenal akan mengeluarkan
epinefrin dan n2r)epinefrin. 'al ini akan men0ebabkan takikardia( peningkatan kekuatan
k2ntraksi .antung dan hipertensi.
Karakteristik Den%ut Jantun" Janin
Den0ut .antung .anin dalam pemeriksaan kardi2t2k2grafi ada " ma6am :
. Den0ut .antung .anin basal ,basal fetal heart rate/( 0akni frekuensi dasar ,baseline rate/
dan <ariabilitas ,<ariabilit0/ den0ut .antung .anin saat uterus dalam keadaan istirahat
,relaksasi/.
". Perubahan peri2dik ,rea6ti<it0/( merupakan perubahan den0ut .antung .anin 0ang ter.adi
saat ada gerakan .anin atau k2ntraksi uterus.
Frekuensi Dasar Den0ut 8antung .anin.
a. Takikardi
Takikardia dapat ter.adi pada keadaan :
) 'ip2ksia .anin ,ringan>kr2nik/
) :ehamilan preterm ,C*!minggu/
) 1nfeksi ibu atau .anin
6
) 1bu febris atau gelisah
) 1bu hipertir2id
) Takhiaritmia .anin
) Obat)2batan , misaln0a: atr2pin( betamitetik/
%iasan0a keadaan takikardi tidak berdiri sendiri. %ila takikardi disertai <ariabilitas den0ut
.antung .anin 0ang masih n2rmal( biasan0a .anin masih dalam keadaan n2rmal.
b. %radikardi
) 'ip2ksia .anin ,berat>akut/
) 'ip2termi .anin
) %radiaritmia .anin
) Obat)2batan ,pr2pan2l2l(2bat anastesi l2kal/
) 8anin dengan kelainan .antung ba5aan
:eadaan bradikardi tidak berdiri sendiri( sering disertai dengan ge.ala 0ang lain. %ila
bradikardi antara !!)"! dpm disertai <ariabilitas 0ang masih n2rmal biasan0a menun.ukan
.anin hip2ksia ringan dan .anin masih mampu untuk mengk2mpensasin0a. %ila hip2ksia .anin
men.adi lebih berat lagi akan ter.adi penururnan frekuensi 0ang makin rendah ,C!!dpm/
disertai perubahan <ariabilitas 0ang .elas.
0aria$ilitas Den%ut 1antun" 1anin
Bariabilitas den0ut .antung .anin adalah gambaran 2silasi 0ang tidak teratur( 0ang tampak
pada rekaman den0ut .antung .anin. Bariabilitas den0ut .antung .anin diduga ter.adi akibat
keseimbangan interaksi dari sistem simpatis ,kardi2akselerat2r/ dan parasimpatik
,kardi2deselat2r/. Ada pendapat lain 0ang mengatakan bah5a <ariabititas den0ut .antung
.anin dari k2rteks 2tak besar 0ang diteruskan ke pusat pengatur den0ut .antung dibagian
batang 2tak dengan perantara n. Bagus. Bariabititas den0ut .antung .anin 0ang n2rmal
menun.ukkan sistem persarafan .anin mulai dari k2rteks 9 batang 2tak 9 n. Bagus dan sistem
k2nduksi .antung semua dalam keadaan baik. :eadaan hip2ksia 2tak akan men0ebabkan
gangguan k2mpensasi hem2dinamik untuk mempertahankan 2ksigenasi 2tak.
Bariabilitas dapat dibedakan men.adi " 0aituA
Bariabilitas .angka pendek
7
Gambar *. Bariabilitas .angka pendek.
Bariabilitas ini merupakan perbedaan inter<al antar den0ut 0ang terlihat pada
gambaran kardi2t2k2grafi 0ang .uga menun.ukan <ariasi dari frekuensi antar den0ut
pada den0ut .antung .anin. Rata)rata <aribilitas den0ut .antung .anin .angka pendek
0ang n2rmal ")* dpm.
Bariabilitas .angka pan.ang
Gambar $. Bariabilitas .angka pan.ang
Bariabilitas ini merupakan gambaran 2silasi 0ang lebih kasar dan lebih .elas tampak
pada rekaman kardi2t2k2grafi dibandingkan dengan <aribilitas .angka pendek. Rata)
rata memiliki siklus *)- kali per menit. %erdasarkan amplitud2 fluktuasi 2silasi
tersebut( <ariabilitas .angka pan.ang dapat dibedakan men.adiA
) N2rmal : bila amplitud2 antara -)"3 dpm.
) %erkurang : bila amplitud2 antara ")3 dpm.
) @enghilang : bila amplitud2 kurang dari " dpm.
8
) Saltat2r0 : bila amplitud2 lebih dari "* dpm.
+)2 Peru$ahan Periodik Den%ut Jantun" Janin
%eberapa perubahan peri2dik>epis2dik D88 0ang dapat dikenali pada pemeriksaan :TG
adalah : Akselerasi( Deselerasi dini( Deselerasi lambat( dan Deselerasi <ariable.
a) Akselerasi
@erupakan resp2ns simpatetik( dimana ter.adi peningkatan frekuensi den0ut .antung .anin(
suatu resp2ns fisi2l2gik 0ang baik ,reaktif/.=iri)6iri akselerasi 0ang n2rmal adlaah amplitude
D 3 dpm( laman0a 3 detik dan ter.adi paling tidak " kali dalam 5aktu rekaman "!
menit.Penting untuk membedakan antara akselerasi 2leh katena k2ntraksi dan gerakan .anin.
) Akselerasi 0ang seragam ,;nif2rm A66elerati2n/. Ter.adin0a akselerasi sesuai dengan
k2ntraksi uterus.
) Akselerasi 0ang ber<ariasi ,Bariable A66elerati2n/. Akselerasi ter.asi sesuai dengan
gerakan atau rangsangan pada .anin.
$) Deselerasi
@erupakan resp2ns parasimpatis ,n.<agus/ melalui resept2r)resept2r ,bar2resept2r>
kem2resept2r/ sehingga men0ebabkan penurunan frekuensi den0ut .antung .anin.
Deselerasi dini
Ga,$ar 3) Deselerasi dini
=iri)6irin0a :
) Timbul dan menghilangn0a bersamaan>sesuai dengan k2ntraksi uterus. Gambaran
deselerasi ini se2lah merupakan 6ermin k2ntraksi uterus
9
) Penurunan amplitud2 tidak lebih dari "! dpm
) Eaman0a deselerasi kurang dari #! detik
) Frekuensi dasar dan <ariabilitas masih n2rmal
Deselerasi dini sering ter.adi pada persalinan n2rmal>fisi2l2gis dimana ter.adi k2ntraksi
uterus 0ang peri2di6 dan n2rmal.Deselerasi ini disebabkan 2elh penekanan kepala .anin 2leh
.alan lahir 0ang mengakibatkan hip2ksia dan merangsang refleF <agal.
Deselerasi la,$at
Ga,$ar 4) Deselerasi la,$at
=iri)6irin0a :
) Timbuln0a sekitar "!)*! detik setelah k2ntraksi uterus dimulai
) %erakhirn0a sekitar "!)*! detik setelah k2ntraksi uterus menghilang
) Eaman0a kurang dari #! detik ,rata)rata $!)-! detik/
) Timbul berulang pada setiap k2ntraksi dan beratn0a sesuai dengan intensitas k2ntraksi
uterus
) Frekuensi dasar den0ut .antung .anin biasan0a n2rmal atau takhikardi ringan( akan
10
tetapi pada keadaan hip2ksia 0ang berat bias bradikardi
Deselerasi aria$le
=iri)6irin0a :
) Gambaran deselerasi 0ang ber<ariasi( baik saat timbuln0a( laman0a( amplitud2
maupun bentukn0a
) Saat dimulai dan berakhirn0a deselerasi ter.adi dengan 6epat dan penurunan frekuensi
dasar dne0ut .antung .anin bias sampai -! dpm
) %iasan0a ter.adi akselerasi sebelum atau sesudah ter.adin0a deselerasi
) Deselerasi <ariable dianggap berat apabila memenuhi rule 2f siFt0 0aitu deselerasi
men6apai -! dpm atau lebih di ba5ah frekuensi dasar den0ut .antung .anin dan
laman0a deselerasi lebih dari -! detik
) %ila ter.adi deselerasi <ariable 0ang berulang terlalu sering atau deselerasi <ariable
0ang meman.ang harus 5aspada terhadap kemungkinan ter.adin0a hip2ksia .anin
0ang berlan.ut
Deselerasi <ariable ini sering ter.adi akibat penekanan tali pusat pada masa hamil atau kala 1.
penekanan tali pusat ini bias 2leh karena lilitan tali pusat( tali pusat tumbung( atau .umlah air
ketuban berkurang ,2lig2hidramni2n/. Selama <ariabilitas den0ut .antung .anin masih baik(
biasan0a .anin tidak mengalami hip2ksia 0ang berarti.
Penanganan 0ang dian.urkan pada keadaan ini adalah perubahan p2sisi ibu( rep2sisi tali pusat
bila ditemukan adan0a tali pusat menumbung( pemberian 2ksigen pada ibu( amni2)infusi2n
untuk mengatasi 2lig2hidramni2n bila memungkinkan( dan terminasi persalinan bila
diperlukan.
Non Stress Test (NST)
Pemeriksaan ini dilakukan untuk menilai hubungan gambaran den0ut .antung .anin
dan akti<itas .anin. =ara pemeriksaan ini dikenal .uga dengan nama akt2kardi2grafi( atau
fetal activity determination , FAD/> fetal activity acceleration determination , FAAD/.
Penilaian dilakukan terhadap frekuensi dasar den0ut .antung .anin( <ariabilitas( dan
timbuln0a akselerasi 0ang men0ertai gerakan .anin.
Interpretasi NS*
+) Reakti. 5
11
Ga,$ar 6 ) DJJ reakti. dan nor,al)
) Terdapat gerakan .anin sedikitn0a " kali dalam "! menit( disertai dengan
akselerasi sedikitn0a 3 dpm.
) Frekuensi dasar den0ut .antung .anin di luar gerakan .anin antara "! 9 -!
dpm.
) Bariabilitas den0ut .antung .anin antara 3 9 "3 dpm.
-) Non7reakti. 5
) Tidak terdapat gerakan .anin dalam "! menit( atau tidak terdapat akselerasi
pada gerakan .anin.
) Frekuensi dasar den0ut .antung .anin abn2rmal ,kurang dari "! dpm( atau
lebih dari -! dpm/.
) Bariabilitas den0ut .antung .anin mungkin masih n2rmal atau kurang dari "
dpm.
/) Mera"ukan 5
) Gerakan .anin kurang dari " kali dalam "! menit( atau terdapat akselerasi
0ang kurang dari ! dpm.
) Frekuensi dasar den0ut .antung .anin n2rmal.
) Bariabilitas den0ut .antung .anin antara n2rmal.
Pada hasil 0ang meragukan( pemeriksaan hendakn0a diulang dalam 5aktu "$ .am
atau dilan.utkan dengan pemeriksan contractoin stress test ,=ST/.
'asil pemeriksaan NST disebut abn2rmal , baik reaktif atau n2n reaktif/ apabila
ditemukan:
) %radikardi
12
) Deselerasi $! dpm atau lebih diba5ah frekuensi dasar ,baseline/ atau den0ut
.antung .anin men6apai #! dpm( 0ang laman0a -! detik.
Pada keadaan ini sebaikn0a dilakukan terminasi kehamilan bila .anin sudah <iabel atau
pemeriksaan ulang setiap ")$ .am bila .anin belum <iabel. 'asil NST 0ang reaktif biasan0a
diikuti 2leh keadaan .anin 0ang masih baik sampai minggu kemudian , dengan spesifitas
sekitar #!+/( sehingga pemeriksaan ulang dian.urkan minggu kemuadian. Namun( bila ada
fakt2r risik2 seperti hipertensi( diabete millitus( perdarahan atau 2lig2hidramni2m hasil NST
0ang reaktif tidak men.amin bah5a keadaan .anin akan masih tetap baik sampai minggu
kemudian( sehingga pemeriksaan ulang harus sering. 'asil NST 0ang n2n reaktif mempun0ai
nilai prediktif p2sitif 0ang rendah C *!+( sehingga diperlukan pemeriksaan lan.utan dengan
=ST atau pemeriksaan lain 0ang mempun0ai nilai prediksi p2sitif 0ang lebih tinggi ,d2ppler)
;SG/.
Contraction Stress Test (CST)
Pemeriksaan =ST untuk menilai gambaran den0ut .antung .anin dalam hubungann0a dengan
k2ntraksi uterus. =ST biasan0a dilakukan untuk memantau kese.ahteraan .anin saat pr2ses
persalinan ter.adi ,inpartu/ seperti haln0a NST( pada pemeriksaan =ST dilakukan penilaian
terhadap frekuensi dasar den0ut .antung .anin dan perubahan peri2dikn0a ,akselerasi ataupun
deselerasi/ dalam kaitann0a dengan k2ntraksi uterus.
Interpretasi 8S*
+) Ne"ati. 5
) Frekuensi dasar den0ut .antung .anin n2rmal.
) Bariabilitas den0ut .antung .anin n2rmal.
) Tidak terdapat deselerasi lambat.
-) Positi. 5
) Deselerasi lambat 0ang persisten pada setiap k2ntraksi.
) Deselerasi lambat 0ang persisten meskipun k2ntraksi tidak adekuat
) Deselerasi <ariabel berat 0ang persisten pada setiap k2ntraksi.
) Bariabilitas den0ut .antung .anin berkurang atau menghilang.
/) Men9uri"akan(suspicious) 5
) Deselerasi lambat 0ang intermiten pada k2ntraksi 0ang adekuat.
) Deselerasi <ariabel ,dera.at ringan atau sedang/.
13
) Frekuensi dasar den0ut .antung .anin abn2rmal.
2) *idak ,e,uaskan(unsatisfactory)5
) 'asil perekaman tidak baik( misaln0a 2leh karena ibu gemuk( atau gerakan
.anin 0ang berlebihan.
) Tidak terdapat k2ntraksi 0ang adekuat.
3) 'ipersti,ulasi 5
) Terdapat k2ntraksi 3 kali atau lebih dalam ! menitA atau lama k2ntraksi lebih
dari #! detik.
) Seringkali disertai deselerasi lambat atau bradikardia.
'asil =ST negatif menggambarkan keadaan .anin 0ang masih baik sampai minggu
pas6a pemeriksaan ,spesifisitas ##+/. 'asil =ST p2sitif disertai dengan nasib perinatal 0ang
.elek pada 3!+ kasus.
'asil =ST 0ang men6urigakan harus terus di2bser<asi se6ara ketat ,=ST diulang
setiap *! 9 -! menit/A bila memungkinkan dilakukan pemeriksaan p' darah .anin. 'asil =ST
0ang tidak memuaskan harus diulang dalam 5aktu "$ .am. %ila terdapat hiperstimulasi(
k2ntraksi harus segera dihilangkan ,t2k2lisis/ dan kehamilan>persalinan diakhiri.
Kontraindikasi 8S*
. Abs2lut
) Adan0a risik2 ruptura uteri: bekas seksi2 sesarea klasik( ri5a0at mi2mekt2mi
masif( dsb.
) Perdarahan antepartum: plasenta pre<ia( s2lusi2 plasenta.
) Tali pusat terkemuka.
". Relatif :
) :etuban pe6ah premature
) :ehamilan kurang bulan
) :ehamilan ganda
) 1nk2mpetensia ser<iks
) Dispr2p2rsi sefal2)pel<ik
-) 0A(#SIME*RI D#PP(ER
14
Pemeriksaan dengan menggunakan <el2simetri d2ppler adalah suatu pemeriksaan dengan
menggunakan efek ultras2n2grafi dan efek d2ppler.
Teknik pen6itraan pada ultras2n2grafi menggunakan gel2mbang suara dengan frekuensi
tinggi 0ang terputus)putus ,intermiten/ 0ang ditimbulkan dari transduser 0ang dibuat dari
bahan 0ang mengandung kristal 0ang kemudian mengubah energi listrik men.adi men.adi
gel2mbang suara dengan frekuensi tinggi dan mengubah gel2mbang pantulann0a ,e6h2/
men.adi energi listrik. 8adi tiap kristal pada transduser selain sebagai pengirim gel2mbang
.uga sebagai penerima gel2mbang pantulann0a. Gambaran 0ang diper2leh adalah gambaran
dua dimensi 0ang dihasilkan ketika gambaran pantulan untras2und ditampilkan pada la0ar
2s6ill2s62pe.
-)+ Ga,$aran 0elosi,etri Doppler pada Keha,ilan Nor,al
Pada trise,ester perta,a
Gambarann0a adalah pun6ak sist2lik tinggi dengan diikuti penurunan aliran darah
diast2lik. 1nimenun.ukan bah5a tahanan pembuluh darah uterina masih tinggi. Pada
a5al kehamilan bisa ditemukan akhir diastolik notch.
Pada akhir trise,ester dua
Pun6ak sist2lik 0ang kemudian diikuti dengan k2mp2nen diast2lik 0ang melebar. 1ni
menun.ukan menurunn0a hambatan pada pla6ental bed. Peningkatan hambatan pada
pla6ental bed berhubungan dengan adan0a hambatan pertumbuhan pada .anin. Pada
<al2simetri d2ppler didapatkan gambaran menghilangn0a gambaran akhir diat2lik
atau pada keadaan 0ang ekstrem terdapat gambaran terbalikn0a akhir diast2lik.
-)- Pen""unaan 0elosi,rtri Doppler di Bidan" #$stetri
Pe,$uluh darah i$u
Dapat dilihat dengan .elas aliran darah dalam arteri uterina( arkuata( radialis( dan
spiralis disekitar .aringan tr2p2blas( sehingga dapat dilakuakan pengukuran berbagai
indeks 0ang diperlukan.
15
Pada kehamilan n2rmal( rasi2 S>D( P1( dan R1 akan menurun setelah kehamilan "$)-
minggu( sampai ter6apai gambaran 0ang menetap 0aitu gambaran <el2sitas diast2lik
0ang tinggi dan hampir mendatar.
Ga,$ar :) Gelo,$an" doppler dari keha,ilan nor,al) Diperhatikan searah 1aru, 1a, dari arah arteri
ar9uata; arteri uterina; dan arteri iliaka e<terna ,aternal dan dari arteri u,$ilikalis serta pars de9endens
aorta pada 1anin) Ke9epatan diastolik akhir %an" ter$alik terlihat diarteri iliaka eksterna; sedan"kan
aliran diastolik %an" kontin%u ,enandakan arteri uterina dan arteri a9uarta) Akhirn%a aliran darah
diastolik akhir %an" ,en"hilann" pada pars de9endens 1anin)
Pe,$uluh darah 1anin
duktus <en2sus
pembuluh darah pulm2nal
pembuluh darah 2tak
pembuluh darah gin.al
pe,$uluh darah utero7plasenta
pada arteri umbilikalis pemeriksaan d2ppler sudah dapat dimulai se.ak minggu ke)4.
Se6ara fisi2l2gis gel2mbang akhir dist2lik tidak ditemukan pada umur kehamilan
kurang dari 7 minggudan mulai terlihat pada kehamilan 7 minggu atau lebih. 'al
ini disebabkan 2leh menurunn0a resistensi pembuluh darah plasenta pada kehamilan
n2rmal.
/) U(*RAS#N#GRAFI =USG>
/)+ De.inisi 5
16
;ltras2n2grafi adalah <isualisasi struktur dalam tubuh 0ang beker.a merekam pantulan
,gema/ den0utan gel2mbang ultras2nik 0ang diarahkan ke .aringan tubuh.
;ltras2nik adalah gel2mbang suara dengan frekuensi lebih tinggi daripada
kemampuan pendengaran telinga manusia( sehingga kita tidak bisa mendengarn0a sama
sekali. Suara 0ang dapat didengar manusia mempun0ai frekuensi antara "! 9 "!.!!! =pd
,=i6les per detik G 'H/. Pemeriksaan ;SG ini menggunakan gel2mbang suara 0ang
frekuensin0a 9 ! @'H , 9 ! .uta 'H /.Gel2mbang suara frekuensi tinggi tersebut
dihasilkan dari kristal)kristal 0ang terdapat dalam suatu alat 0ang disebut transduser.
Perubahan bentuk akibat ga0a mekanis pada kristal( akan menimbulkan tegangan listrik.
Fen2mena ini disebut efek pieH2)ele6tri6( 0ang merupakan dasar perkembangan ;SG
selan.utn0a. %entuk kristal .uga akan berubah bila dipengaruhi 2leh medan listrik. Sesuai
dengan p2laritas medan listrik 0ang melaluin0a( kristal akan mengembang dan mengkerut(
maka akan dihasilkan gel2mbang suara frekuensi tinggi.
/)- Ko,ponen Ultrasono"ra.i
Gambar 8. Alat USG
. Transduser
Transduser adalah k2mp2nen ;SG 0ang ditempelkan pada bagian tubuh 0ang akan
diperiksa( seperti dinding perut atau dinding p2r2s usus besar pada pemeriksaan pr2stat. Di
dalam transduser terdapat kristal 0ang digunakan untuk menangkap pantulan gel2mbang 0ang
disalurkan 2leh transduser. Gel2mbang 0ang diterima masih dalam bentuk gel2mbang
akusitik ,gel2mbang pantulan/ sehingga fungsi kristal disini adalah untuk mengubah
gel2mbang tersebut men.adi gel2mbang elektr2nik 0ang dapat diba6a 2leh k2mputer
sehingga dapat diter.emahkan dalam bentuk gambar.
17
".@2nit2r @2nit2r 0ang digunakan dalam ;SG
*. @esin ;SG
/)/ Jenis71enis USG
. ;SG " Dimensi
@enampilkan gambar dua bidang ,meman.ang dan melintang/. :ualitas gambar 0ang baik
sebagian besar keadaan .anin dapat ditampilkan.
". ;SG * Dimensi
Dengan alat ;SG ini maka ada tambahan bidang gambar lagi 0ang disebut k2r2nal.
Gambar 0ang tampil mirip seperti aslin0a. Permukaan suatu benda ,dalam hal ini tubuh
.anin/ dapat dilihat dengan .elas. %egitupun keadaan .anin dari p2sisi 0ang berbeda. 1ni
dimungkinkan karena gambarn0a dapat diputar ,bukan .aninn0a 0ang diputar/.
*. ;SG $ Dimensi
Sebetuln0a ;SG $ Dimensi ini han0a istilah untuk ;SG * dimensi 0ang dapat bergerak ,li<e
*D/. :alau gambar 0ang diambil dari ;SG * Dimensi statis( sementara pada ;SG $ Dimensi(
gambar .aninn0a dapat IbergerakJ. 8adi pasien dapat melihat lebih .elas dan memba0angkan
keadaan .anin di dalam rahim.
$. ;SG D2ppler
Pemeriksaan ;SG 0ang mengutamakan pengukuran aliran darah terutama aliran tali pusat.
Alat ini digunakan untuk menilai keadaan>kese.ahteraan .anin.
Penilaian kese.ahteraan .anin ini meliputi:
. Gerak napas .anin ,minimal "F>! menit/.
". T2nus ,gerak .anin/.
*. 1ndeks 6airan ketuban ,n2rmaln0a !)"! 6m/.
$. D2ppler arteri umbilikalis.
3. Reakti<itas den0ut .antung .anin.
/)2 *eknik Pe,eriksaan USG
18
Ada dua 6ara dalam pemeriksaan ;SG( 0aitu :
Transabd2minal ,;SG)TA/
Transduser ,probe/ 0ang digunakan untuk pemeriksaan ;SG)TA adalah .enis linear atau
k2n<eks.Pemeriksaan ;SG)TA terutama diker.akan pada kehamilan trimester 11 dan 111.
=ara pemeriksaan :
Pr2be ;SG di atas perut.
) %iasa dilakukan pada kehamilan lebih dari " minggu.
) :arena dari atas perut maka da0a tembusn0a akan mele5ati 2t2t perut( lemak
baru menembus rahim.
Trans<aginal ,;SG)TB/
Pemeriksaan ;SG)TB dilakukan dalam keadaan kandung kemih 0ang k2s2ng.%iasan0a
pemeriksaan ;SG)TB dilakukan pada kehamilan trimester 1.
=ara pemeriksaan :
) @emasukkan pr2be ;SG trans<aginal>seperti melakukan pemeriksaan dalam.
) Dilakukan pada kehamilan di ba5ah 7 minggu.
) Eebih mudah dan ibu tidak perlu menahan ken6ing.
) Eebih .elas karena bisa lebih dekat pada rahim.
) Da0a tembusn0a 7)! 6m dengan res2lusi tinggi.
) Tidak men0ebabkan keguguran.
/)3 Indikasi USG
1ndikasi pemeriksaan ;SG pada trimester 1( 0aitu :
) :2nfirmasi kehamilan intrauterus
) E<aluasi ke6urigaan kehamilan ekt2pik
) @enentukan pen0ebab perdarahan <agina
) E<aluasi n0eri pel<is
19
) Perkiraan usia gestasi
) Diagn2sis atau e<aluasi gestasi multi.anin
) :2nfirmasi akti<itas .antung
) @embantu pengambilan sampel <ilus k2ri2nik( transfer mudigah( dan l2kalisasi serta
pengangkatan 1;D
) @enilai an2mali .anin tertentu( seperti anensefali
) E<aluasi massa pel<is maternal dan>atau abn2rmalitas uterus
) @engukur translusensi nukal
) E<aluasi ke6urigaan pen0akit tr2f2blastik gestasi2nal
:2mp2nen)k2mp2nen 0ang dinilai pada trimester 1 adalah :
) E2kasi kant2ng gestasi2nal
) 1dentifikasi mudigah dan>atau sakus <itelinus
) Pan.ang 6r25n)rump
) Akti<itas .antung
) 8umlah .anin
) Penilaian anat2mi mudigah>.anin
) E<aluasi uterus( adneksa( dan 6ul)de)sa6
) Penilaian regi2n nukal .anin
1ndikasi pemeriksaan ;SG pada trimester 11 dan 111( 0aitu :
) Perkiraan usia gestasi
) E<aluasi perkembangan .anin
) Perdarahan <agina
) 1nsufisiensi ser<iks
) Penentuan presentasi .anin
) Dugaan gestasi multi.anin
) @embantu amni2sentesis
) @assa pel<is
) Dugaan kehamilan m2lar
) Dugaan kehamilan ekt2pik
) Dugaan kematian .anin
20
) E<aluasi kese.ahteraan .anin
) Dugaan hidramni2n atau 2lig2hidramni2n
) E<aluasi lan.utan l2kasi plasenta pada ke6urigaan plasenta pre<ia
) Penapisan an2mali .anin
:2mp2nen)k2mp2nen 0ang dinilai pada trimester 11 dan 111 adalah :
) 8umlah .anin
) Presentasi
) Akti<itas .antung .anin
) E2kasi plasenta
) B2lume 6airan amni2n
) ;sia gestasi
) %erat .anin
) E<aluasi uterus( adneksa( dan ser<iks
) Sur<e0 anat2mi .anin
/)4 Bio,etri Janin
Gambar 8. Interpretasi USG
Usia Gestasi
Diameter %iparietal ,%PD/ dan Eingkar :epala ,'=/
21
@erupakan .arak antara kedua tulang parietal( penting untuk menentukan usia kehamilan(
pertumbuhan .anin( taksiran berat badan .anin( dan diagn2se hidr2sefalus. @ulai dideteksi
se.ak kehamilan " minggu( paling akurat dari usia $)"- minggu.
%PD dihitung dari tepi terluar tengk2rak bagian pr2ksimal hingga di tepi terdalam tengk2rak
bagian distal( setinggi thalamus dan ka<um septum pelusidum.
Pengukuran lingkar kepala ,'=/ dilakukan dengan mengukur %PD Kluar ke luarL dan
diameter fr2nt2)2ksipital.
Pan.ang Femur ,FE/
Pengukuran dilakukan terhadap diafisis tulang femur 0ang berada pada p2sisi h2riH2ntal.
Eingkar abd2men,A=/
Pengukuran lingkar abd2men dilakukan melalui diameter trans<ersal abd2men Kluar ke luarL
dan diameter anter2)p2steri2r abd2men Kluar ke luarL.
=airan amni2n
Pengukuran 0ang paling umum digunakan adalah amni2ni6 fluid indeF ,AF1/( 0ang diukur
dengan menambahkan kedalaman kant2ng <erti6al terbesar pada masing)masing keempat
kuadran uterus 0ang sama. @et2de lainn0a mengukur kant2ng 6airan amni2n <ertikal
terbesar.
B2lume air ketuban ;kuran diameter 6airan amni2n
N2rmal
P2lihidramni2n
@arginal
Oligihidramni2n
D" 6m C 7 6m
D 7 6m
D 6m ) C " 6m
C 6m
Plasenta
1ndikasi untuk pemeriksaan letak plasenta antara lain adalah sangkaan adan0a plasenta pre<ia
dan sebagai persiapan sebelum melakukan amni2sentesis.
*a$el Perke,$an"an Janin dan Ga,$aran USG
22
;sia :ehamilan Perkembangan 8anin Gambaran ;SG
$)"! hari Fertilisasi Tidak tampak
"* hari 1mplantasi Penebalan end2metrium dan
daerah ekh2genik
3 minggu :ant2ng amni2n( embri2 * lapis(
dan plasenta primiti<e
:ant2ng ketuba dan 6in6in
- minggu Embri2 3 mm 8anin tampak
4 minggu Embri2 ! mm Dapat diukur 8:%( den0ut
.antung( tampak gerakan .anin dan
02lk sa6 sebagai kant2ng ke6il
7 minggu Embri2 7 mm( kant2ng ketuban $3
mm
:ant2ng ketuban mengisi separuh
ka<um uteri
! minggu Embri2 *" mm( kant2ng ketuban $3
mm
Tampak kepala .anin( plasenta
lebih .elas
" minggu 8anin 3)- 6m :epala sama besar seperti tubuh(
dapat diukur
")- minggu :2ri2n bersatu dengan desidua
parietalis( pertumbuhan 6epat dari
2rgan
Bertebra tampak .elas( .uga gaster
dan kandung kemih
"! minggu ))))))) D%P 3 6m( dada dan perut .elas(
lingkaran perut
DAF*AR PUS*AKA
23
. Pra5ir2hard.2 S( :ardi2t2k2grafi 8anin dan ;ltras2n2grafi Dalam Obstetri( dalam1lmu
:ebidanan. Edisi :eempat. 8akarta: PT. %ina Pustaka Sar52n2 Pra5ir2hard.2A "!! :
"")44
". =unningham F( Ee<en2 :( %l22m S( 'auth 8( Gilstrap E( &enstr2m :( F. Pen6itraan
8anin dalam: %uku &illiam Obstetri6s( Ed "*
rd
( Ne5 M2rk: @6Gra5)'ill( "!" : *--)7"
*. =unningham F( Ee<en2 :( %l22m S( 'auth 8( Gilstrap E( &enstr2m :( Pemeriksaan
1ntrapartum dalam : %uku &illiam Obstetri6s( Ed "*
rd
( Ne5 M2rk: @6Gra5)'ill( "!" :
$"7)$*
$. http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/21437/4/Chapter%20.pd!
3. http://reprodu"sium#.b$o%spot.com/2011/10/pe&%amata&'#a&i&'
i&trapartum.htm$
-. http://a$e'ri()a&.b$o%spot.com/2013/04/me&%e&a$'u$traso&o%ra*'da&'
ma&!aat&ya.htm$
24