Anda di halaman 1dari 27

ANTICIPATORY

GUIDANCE
Kehadiran
anak
tantanga
n
tergantun
g
Mobilitas
meningkat
keamanan
Perlu bimbingan ortu
Tumbang anak
optimal
Pengertian
Anticipatory guidance

Petunjuk antisipasi

petunjuk yang perlu diketahui ortu terlebih
dahulu agar dpt mengarahkan dan
membimbing anaknya scr bijaksana shg dpt
tumbuh dan berkembang scr normal.
Usia 6 bln pertama
Membantu ortu dan menyiapkan ortu :

memahami bahwa bayi sbg ind yg mpy
kebutuhan , bgm bayi mengekspresikan
keinginan, perlu stimulasi lingkungan, keamanan ,
kesehatan, perhatian penuh.
Membuat jadwal harian dlm memenuhi keb bayi
Support kesenangan ortu dlm melihat tumbang
anak
Menyiapkan utk mengenalkan memberi makanan
padat



Usia 6 bulan kedua
Menyiapkan ortu thd adanya stranger anxiety
Menganjurkan ortu utk mengijinkan anak dekat
dgn ayah ibu, hindarkan perpisahan terlalu
lama
Ortu lebih disiplin mobilitas anak meningkat
Mggk suara negatif dan kontak mata daripada
hukuman badan sbg suatu disiplin
Memberikan lbh byk perhatian pd saat bayi
berkelakuan baik drpd saat menangis
Pencegahan kecelakaan
Usia 12 - 18 bulan
Mengantisipasi perub tingkah laku todler
Penyapihan scr bertahap
Tingkatkan intake makanan padat jadwal
makan rutin
Pencegahan bhy kecelakaan
Perlu peraturan disiplin
Perlu mainan baru mengembangkan
motorik, bahasa, pengetahuan, ketramp sosial
Kaji pola tidur malam
Usia 18-24 bulan
Menekankan pentingnya persahabatan teman
sebaya dlm bermain
Menekankan pentingnya Persiapan anak thd
kehadiran bayi baru
Mendiskusikan kesiapan fisik dan psikologis anak
utk toilet training
Mendiskusikan berkembangnya rasa takut
Menyiapkan ortu adanya tanda regresi
Menunjukkan harapan akan adanya perub anak di
thn mendatang


Memberi kesempatan ortu utk
mengekspresikan rasa lelah, frustasi dlm
merawat balita
Mengkaji kemampuan anak utk berpisah
sesaat
Menekankan kebutuhan akan pengawasan thd
gigi dan tipe kebersihan di rumah

Usia 24-36 bulan
Mendiskusikan pentingnya kebutuhan nanak
utk meniru dan libatkan dalam kegiatan
Mendiskusikan keg yg dilak dlm toilet training
Menekankan keunikan proses pikir balita
bahasa, pemahanan waktu
Menekankan disiplin
Cegah kecelakaan

Usia 3 tahun
Menyiapkan ortu meningkatkan minat nak
thd hub yg luas
Menganjurkan ortu utk mendaftarkan anak ke
play group
Menekankan pentingnya tat cara/peraturan
Menyiapkan ortu utk mengantisipasi tingkah
laku berlebihan
Menganjurkan ortu menawarkan alternatif
pilihan ketika anak bimbang
Perlu perhatian ekstra
Mengantisipasi selera makan yang menjadi
tetap dengan pemilihan makanan yg lebih
luas.
Mengingatkan ortu bahwa keseimbangan usia
3 thn berubah ke tingkahlaku agresif
Usia 4 tahun
Menyiapkan orang tua terhadap perilaku anak
yang agresif , termasuk aktivitas motorik dan
bahasa yg mengejutkan
Menyiapkan ortu utk menghadapi perlawanan
anak
Menyiapkan ortu utk menghadapi rasa ingin tahu
anak tentang sexual
Menyiapkan ortu utk meningkatkan imajinasi
anak, anak mengikuti kata hatinya bedakan
dgn kebohongan
Menyarankan pelajaran berenang

Usia 5 tahun
Memberikan pengertian bahwa periode ini
anak lebih tenang
Menyiapkan dan membantu anak memasuki
lingkungan sekolah
Cegah kecelakaan, penuhi keb. aman dan
kesh
Usia 6 tahun
Bantu ortu utk memahami keb mendorong
anak berinteraksi dengan temannya
Ajarkan pencegahan kecelakaan dan
keamanan terutama naik sepeda
Siapkan ortu akan peningkatan interaksi di
luar rumah
Dorong ortu utk respek thd keb anak akan
privacy dan menyiapkan kamar tidur yg
berbeda
Usia 7-10 tahun
Menekankan untuk mendorong kebutuhan
akan kemandirian
Interes beraktivitas diluar rumah
Siapkan ortu utk perubahan pada wanita
memasuki prapubertas
Usia 11-12 tahun
Bantu ortu utk menyiapkan anak tentang
perubahan tubuh saat pubertas
Anak wanita mengalami pertumbuhan cepat
Sex education yang adequat dan informasi yg
akurat
Pencegahan Kecelakaan
Faktor yg menyebabkan :
- Usia
- Jenis Kelamin
- Lingkungan
- Adanya penjaga atau pengasuh
Cara Pencegahan
Pemahaman tingkat perkembangan dan
tingkah laku anak
Kualitas asuhan meningkat
Lingkungan aman
Masa BayiJenis kecelakaan
aspirasi benda, jatuh, luka
bakar, keracunan, kuran O2
Pencegahan
- aspirasi : bedak, kancing,
permen hati-hati, hindarkan
benda tsb
- kurang O2 : plastik, sarung
bantal
- jatuh : t4 tidur ditutup,
pengaman,
- luka bakar : cek air mandi
- keracunan : simpan bahan
toxic dilemari


Masa Todler
Jenis kecelakaan jatuh, tenggelam, keracunan,
terbakar, tertabrak, aspirasi, asfiksia
Pencegahan
- awasi jika dekat sumber air
- ajarkan berenang
- simpan korek api, hati2 thd kompor, seterika
- tempatkan bhn kimia/toxic dialmari,
- jgn biarkan anak main tanpa pengawasan
- cek air mandi sblm dipakai
- hindari makan yg ada durinya
- awasi aktivitas anak lompat, lari

Pra sekolah
Kurang menyadari thd obyek panas, benda
tajam, naik sepeda, menyebrang jalan, lari
ngejar bola, dll
Pencegahan :
- mengontrol lingkungan
- mendidik anak thd keamanan dan potensial
dapat membahayakan anak.
Usia sekolah
Anak sdh berfikir sblm bertindak
Aktif dlm kegiatan : bersepeda, berenang
Pencegahan :
- ajarkan aturan lalu lintas bagi pengendara
sepeda
- ajarkan aturan yang aman saat berenang
- anjurkan utk tdk mggk alat yang bisa
meledak/terbakar
Remaja
Penyebab kecelakaan Penggunaan
kendaraan bermotor bila jatuh dpt berakibat
fraktur, cidera kepala dan Kecelakaan krn olah
raga
Perlu petunjuk dlm penggunaan kendaraan
bermotor, perlu negosiasi ortu dan anak
sebelumnya.
Menggunakan alat pengaman yg sesuai
Melakukan latihan fisik yg sesuai sblm olah
raga
Toilet Training
Kesiapan Fisik anak
- Pengontrolan saraf usia 18-24 bulan (spinkter
uretra dan ani)
- Mampu utk tetap kering (mnahan BAK) selama
2 jam
- Perkmbangan ketrampilan motorik kasar :
duduk, jongkok, berjalan
- Perkembangan ketrampilan motorik halus :
mampu membuka celana dan berpakaian

Kesiapan psikologis anak
Mengenal adanya dorongan miksi dan
defekasi
Kemampuan berkomunikasi : verbal dan
nonverbal mmengindikasikan dorongan utk
miksi /defekasi
Kemam kognitif : meniru dgn tepat dan
mengikuti pengarahan
Mengekspresikan keinginan utk
menyenangkan ortu
Mampu duduk / jongkok ditoilet 5-10 mnt tanpa
turun/cerewet

Sibling Rivalry
Persaingan dgn saudara kandung
Perasaan tsbtimbul akibat : adanya perubahan
situasi / kondisi perhatian ibu terbagi,
kebiasaaan rutin berubah, merasa ada
saingan.
Perlu persiapan todler utk menerima
kehadiran saudara kandung mulai sejak bayi
dlm kandungan.
Anak perlu dilibatkan dlm perawatan adik
barunya.
Anak perlu dijelaskan perubahan yg terjadi
dgn ilustrasi sederhana