Anda di halaman 1dari 12

ASI Eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi selama 0-6 bulan

saja tanpa memberikan tambahan makanan dan minuman lain.


Cara Menyusui Yang Benar
1 Sebelum menyusui bayi, terlebih dahulu ibu mencuci kedua tangannya
dengan menggunakan air bersih dan sabun sampai bersih.
2 Lalu bersihkan kedua puting susu dengan kapas yang telah direndam
terlebih dahulu dengan air hangat.
3 aktu menyusui bayi, sebaiknya ibu duduk atau berbaring dengan
santai, pikiran ibu harus dalam keadaan tenang ! tidak tegang ".
4 #egang bayi pada belakang bahunya, tidak pada dasar kepala.
5 $payakan badan bayi menghadap pada badan ibu, rapatkan dada bayi
dengan dada ibu atau bagian ba%ah payudara ibu.
6 &empelkan dagu bayi pada payudara ibu.
7 'auhkan hidung bayi dari payudara ibu dengan cara menekan pantat
bayi dengan lengan ibu bagian dalam.
8 (ayi disusui secara bergantian dari susu sebelah kiri lalu ke
sebalah kanan sampai bayi merasa kenyang.
9 Setelah selesai menyusui, mulut bayi dan kedua pipi bayi
dibersihkan dengan kapas yang telah direndam air hangat.
10 Sebelum ditidurkan, bayi harus disenda%akan dulu supaya udara yang
terhisap bisa keluar dengan cara meletakan bayi tegak lurus pada ibu
dan perlahan-lahan diusap belakangnya sampai bersenda%a. $dara akan
kelaur dengan sendirinya.
Anjuran )akan untuk Anak

$sia 0-6 bulan
*iberikan hanya air susu saja sesuai keinginan anak, paling sedikit +
kali sehari pagi, siang maupun malam.

$sia 6-, bulan
v &eruskan pemberian ASI
v )ulai memberikan )# ASI, seperti bubur susu, pisang, pepaya lumat
halus, air jeruk, air t-mat saring,dll.
v Secara bertahap sesuai pertumbuhan umur.
v (erikan bubur tim lumat ditambah kuning telur . ayam . ikan .
tempe . tahu . daging pisang . %-rtel . bayam . kacang hijau .
santan . minyak .
v Setiap hari makan diberikan /
6 bulan / 0 1 6 sdm peres.
2 bulan / 0-3 4 2 sdm peres.
+ buan / 3 4 + sdm peres.
$sia ,-50 bulan
v &eruskan pemberian ASI
v )# ASI diberikan lebih padat dan kasar seperti bubur nasi, nasi
tim, nasi lembek.
v &ambah telur . ayam . ikan . tempe . tahu . bayam . santan .
kacang hijau . santan . minyak.
v Setiap hari pagi, siang dan malam diberikan /
, bulan / 3 4 , sdm peres
50 bulan / 3 4 50 sdm peres
55 bulan / 3 4 55 bulan sdm peres
v (erikan makanan selingan 0 kali sehari diantara %aktu makan
! buah, biskuit, kue "
$sia 50-06 bulan
v &eruskan pemberian ASI.
v (erikan makanan keluarga secara bertahap sesuai dengan kemampuan
anak.
v #-rsi makanan sebanyak 5.3 -rang de%asa terdiri dari nasi, lauk
pauk, sayur dan buah.
v )akanan selingan kaya gi7i sebanyak 0 kali sehari diantara %aktu
makan.
v )akanan harus ber8ariasi.
$sia lebih dari 06 bulan
v (erikan makanan keluarga 3 kali sehari sebanyak 9.3-: p-rsi makan
de%asa terdiri dari nasi, lauk pauk, sayur dan buah.
v (erikan makanan selingan kaya gi7i 0 kali sehari diantara %aktu
makan.

#eran kader

)elakukan penyuluhan tentang /
v #entingnya )# ASI
v )acam-macam )# ASI
v ;ara penyajian
v (erapakali pemberian
v <ebersihan dalam penyajiannya.

=I&A)I> A

)erupakan salah satu 7at gi7i penting yang larut dalam lemah dan
disimpan dalam hati, tidak dapat dibuat -leh tubuh sehingga harus
dipenuhi dari luar.

?ungsinya untuk penglihatan, pertumbuhan, dan meningkatkan daya tahan
tubuh terhadap anak.

Sumber 8itamin A
v ASI
v (ahan makanan he%ani seperti hati, kuning telur, ikan, daging,
ayam dan bebek.
v (uah-buahan ber%arna kuning dan jingga seperti pepaya, mangga
masak, alpukat, jambu biji merah, pisang.
v Sayuran yang ber%arna hijau tua dan ber%arna jingga seperti bayam,
daun singk-ng, kangkung, daun katuk, daun mangk-kan, t-mat,
%-rtel.
v (ahan makanan yang dif-rtifikasi seperti margarine, dan susu.

=itamin A d-sis tinggi

<apsul 8itamin A d-sis tinggi adalah kapsul yang mengandung 8itamin A
v 500.000 SI yang ber%arna biru.
v 000.000 SI yang ber%arna merah.

Sasaran 8itamin A

11 (ayi 6-55 bulan !kapsul 8itamin A %arna biru".
12 Anak belita 50-@, bulan !kapsul 8itamin A %arna merah".
13 Ibu nifas !0 kapsul 8itamin A %arna merah yang diminum, 5 kapsul
setelah melahirkan dan 5 kapsul lagi setelah 06 jam".

)anfaat 8itamin A

14 )enjaga kesehatan mata dan mencegah kebutaan.
15 )eningkatkan daya tahan tubuh.
16 )empercepat pertumbuhan diare, campak atau infeksi lain.

<urang 8itamin A

Apa penyebab 8itamin A/

v <-nsumsi 8itamin A tidak mencukupi kebutuhan tubuh dalam jangka
%aktu lama.
v #r-ses penyerapan makanan dalam tubuh terganggu karena cacingan,
diare, rendahnya k-nsumsi lemak, pr-tein dan 7inc.
v Adanya penyakit IS#A, campak dan diare.

Apabila kekurangan 8itamin A itu berlanjut, akan timbul kekeringan pada
mata yang disebut 4er-phthalmia dan mempunyai resik- menjadi buta.
Cara Menjaga Mutu dan Jumlah Produksi ASI
17 )engk-nsumsi makan bergi7i seimbang, banyak makan sayuran dan
buah-buahan. )akan lebih banyak dari biasanya.
18 (anyak minum air putih paling sedikit + gelas sehari.
19 ;ukup istirahat dengan tidur siang.berbaring selama 5-0 jam dan
menjaga ketenangan pikiran.
20 Susui bayi sesering mungkin dari kedua payudara kiri dan kanan
secara bergantian hingga bayi tenang dan puas.
Yang Perlu Diperhatikan Untuk Membantu eberhasilan Pemberian ASI !ksklusi"
*ukungan suami, -rang tua, ibu mertua, dan keluarga lainnya sangat
diperlukan agar upaya pemberian ASI Eksklusif selama enam bulan bisa
berhasil.

Cara Menyimpan ASI Dirumah
21 ASI yang disimpan di rumah di tempat yang sejuk akan tahan 6-+
jam.
22 ASI yang disimpan di dalam term-s berisi es batu akan tahan 06
jam.
23 ASI yang disimpan di lemari es akan tahan 3 kali 06 jam.
24 ASI yang disimpan di free7er akan tahan selama 0 minggu.
Ibu Yang Bekerja #etap Bisa Memberikan ASI !ksklusi" Pada Bayi$ Caranya %
25 (erikan ASI sebelum berangkat bekerja.
26 Selama bekerja bayi tetap bisa diberi ASI dengan cara memerah ASI
sebelum berangkat kerja dan ditampung di gelas yang bersih dan
tertutup untuk diberikan kepada bayi di rumah.
27 Setelah pulang bekerja bayi disusui kembali seperti biasa.
Cara Memberikan ASI Yang Disimpan
28 ;uci tangan dengan sabun dan bilas dengan air bersih
29 Apabila ASI diletakan di ruangan yang sejuk, segera berikan
sebelum masa simpan berakhir ! + jam".
30 Apabila ASI disimpan di dalam term-s atau lemari es, ASI yang
disimpan dalam gelas bersih tertutup dihangatkan dengan cara direndam
dalam mangk-k berisi air hangat, kemudian ditunggu sampai ASI terasa
hangat ! tidak dingin ".
31 ASI diberikan dengan send-k yang bersih, jangan pakai b-t-l atau
d-t, kerana b-t-l dan d-t lebih sulit dibersihkan dan menghindari
terjadinya bingung puting susu pada bayi.
Ma&am ' Ma&am (i)i Buruk Pada Balita Ada * %
32 <%ashi-rk-r, tanda - tandanya/
o Edema seluruh tubuh ! terutama pada punggung kaki "
o ajah bulat dan sembab
o ;engengan.re%el.apatis.
o #erut buncit.
o Aambut kusam dan mudah dicabut.
o (ercak kulit yang luas dan kehitaman.bintik kemerahan.
)arasmus, tanda - tandanya /
o &ampak sangat kurus.
o ajah seperti -rang tua.
o ;engengan.re%el.apatis.
o Iga gambang, perut cekung.
o Bt-t pantat mengend-r.
o #engeriputan -t-t lengan dan tungkai.
33 )aramus - <%ashi-rk-r.
+, P!-I.AU /IDUP B!-SI/ DA0 S!/A# DI -UMA/ #A0((A

34 #ersalinan dit-l-ng -leh tenaga kesehatan
35 )emberi bayi ASI Eksklusif
36 )enimbang balita setiap bulan
37 )enggunakan air bersih
38 )encuci tangan dengan air bersih dan sabun
39 )enggunakan jamban sehat
40 )emberantas jentik di rumah sekali seminggu
41 )akn buah dan sayur setiap hari
42 )elakukan akti8itas fisik setiap hari
43 &idak mer-k-k di dalam rumah

#anda ' #anda Persalinan
44 Ibu mengalami mulas-mulas yang timbulnya semakin sering dan kuat.
45 Aahim terasa kencang bila diraba, terutama pada saat mulas.
46 <eluar lendir bercampur darah dari jalan lahir.
47 <eluar cairan ketuban yang ber%arna jernih kekuningan dari jalan
lahir.
48 )erasa seperti mau buang air besar.
#anda ' #anda Bahaya Persalinan
49 (ayi tidak lahir selama 50 jam sejak terasa mulas.
50 <eluar darah dari jalan lahir sebelum melahirkan.
51 &ali pusar atau tangan.kaki bayi terlihat pada jalan lahir.
52 &idak kuat mengejan.
53 )engalami kejang - kejang.
54 Air ketuban keluar dari jalan lahir sebelum terasa mulas.
55 Air ketuban keruh dan berbau.
56 Setelah bayi lahir, ari - ari tidak keluar.
57 Celisah atau mengalami kesakitan yang hebat.
58 <eluar darah banyak setelah bayi lahir. (ila ada tanda bahaya, ibu
harus segera diba%a ke bidan . d-kter.
I)$>ISASI #A*A A>A<
Apa imunisasi itu /

)emberikan kekebalan pada bayi dan balita dengan suntikan atau tetesan
untuk mencegah agar anak tidak sakit atau %alaupun sakit tidak menjadi
parah.

)engapa sese-rang haru di imunisasi /

v Agar kebal terhadap penyakit, karena bila tidak di imunisasi,
dengan mempermudah terserang penyakit yang seharusnya dapat
dicegah dengan imunisasi.

&empat pelayanan imunisasi /

Imunisasi dapat diberikan di p-syandu, p-lindes.p-skesdes pembantu,
puskesmas,Aumah Sakit dan sarana kesehatan lainnya
'ad%al pemberian dan jenis imunisasi /

$mur bayi 'enis imunisasi
0-2 hari D(0
5 bulan (;C, #-li- 5
0 bulan *#&.D( 5, #-li- 0
3 bulan *#&.D( 0 #-li- 3
6 bulan *#&.D( 3, #-li- 6
, bulan ;ampak
)anfaat Imunisasi /

I)$>ISASI #E>EA<I& EA>C (ISA *I;ECAD
Depatitis )encegah hepatitis ( ! kerusakan
hati "
(;C )encegah &(;
#-li- )encegah p-li- ! lumpuh layu pada
tungkai kaki F lengan "
*#&.D( )encegah /
*ifteri ! penyumbatan jalan
nafas "
#erturis . batuk rejen . batuk
seratus hari.
&etanus
Depatitis (
;ampak )encegah campak

#enyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi G#*3IH /
59 &uberkul-sis
v Adalah penyakit yang disebabkan -leh basil tubercul-sis,
yang menyerang paru, kelenjar, tulang, sendi, kulit dan
selaput -tak.
v Cejala batuk berdahak I 0 minggu, sesak nafas, berkeringat
dimalam hari, nafsu makan dan berat badan menurun.
v )enyerang semua g-l-ngan umur, terutama ek-n-mi rendah.
v )enular le%at percikan ludah.
v <uman &(; dapat bertahan pada suhu lembab dan kurang sinar
matahari.
v Aumah yang berlantai tanah, kurang sinar matahari dan tidak
ada aliran udara akan mempermudah penularan &(;.
v #encegahan dengan imunisasi (;C dan perilaku hidup bersih
dan sehat.
60 #-li-
v #enyakit yang disebabkan 8irus #-li-.
v Dampir sebagian besar penyakit p-li- tanpa gejala atau
gejala ringan seperti flu, diare ringan, sebagian kecil
menjadi lumpuh layu dan menetap seumur hidup, yang terjadi
terutama pada tingkai.
v Imunisasi p-li- secara lengkap pada bayi sebanyak 6 kali,
dan melaksanakan p-la hidup bersih merupakan pencegahan
penyakit p-li-.
61 Depatitis (
v #enyakit yang disebabkan 8irus hepatitis (
v Cejala hepatitis ( antara lain /
>afsu makan hilang
Aasa tidak enak di perut
)ual sampai muntah
>yari dan rasa penuh pada perut sisi kanan atas
*isertai demam tidak tinggi
<adang-kadang disertai nyeri tinggi
Setelah satu minggu, pada mata bagian putih tampak
ber%arna kuning, kulitpun kuning
Air seni ber%arna c-klat seperti teh
v #enularan dari ibu ke bayi pada saat pr-ses kelahiran dan
melalui alat suntik bekas, tranfusi darah dan hubungan
seksual
v #encegahan dengan imunisasi Depatitis (
62 *ifteri /
v Adalah penyakit akut yang disebabkan -leh racun yang
dikeluarkan kuman difteri.
v Cejalanya / demam, nyeri saat menelan, terdapat lapisan
putih abu-abu pada tengg-r-kan
v #enyakit ini menyerang selaput lendir hidung, tengg-r-kan
dan radang kulit.
v *ifteri ini sering menyebabkan kematian bila terlambat
diba%a ke sarana kesehatan akibat sumbatan jalan nafas dan
kelumpuhan -t-t--t-t pernafasan
63 #ertusis /
v Adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan-leh acun yang
dikeluarkan -leh kuman pertusis
v Cejalanya mula-mula seperti flu biasa, makin lama batuknya
makin hebat, terus menerus, dan cepat, keras sampai puluhan
kali, dam diakhiri dengan sekuat tenaga mengambil nafas
sampai berbunyi keras. <adang-kadang sampai muntah, muka
tanpak kebiruan dan lelah.
v #ertusis sering menimbulkan kematian karena radang paru-paru
tau perdarahan -tak
64 &etanus /
#enyakit yang disebabkan -leh racun yang dikeluarkan -leh kuman
tetanus, yang masuk melalui luka atau pera%atan tali pusat bayi
yang tidak baik.

v Cejala penyakit ini adalah kejang seluruh tubuh yang
berulang selama beberapa menit, rahang terkunci dan balita
!mulut mencucu untuk bayi", kaku leher, sulit menelan dan
kaki -t-t perut.
v #encegahan memberikan imunisasi yang diberikan pada ibu
hamil, dan $S !%anita usia subur" dan sis%i di sek-lah.
v <ekebalan && dapat diberikan dengan imunisasi && @ d-sis,
untuk kekebalan seumur hidup.
65 ;ampak